01. Konsep dasar teori dan penelitian sosial ekonomi

advertisement
Konsep dasar teori dan
penelitian sosial ekonomi
Mayang Adelia Puspita, SP. MP
Dasar-dasar tentang ilmu dan teori
 Ilmu pengetahuan sosial-budaya (termasuk ekonomi) mencakup studi
mengenai kehidupan sosial-budaya manusia : keyakinan, perilaku,
hubungan, interaksi dan sebagainya.
 Pengetahuan sosial dapat diterapkan ke dalam kepedulian praktis dalam
bidang
terapan
(seperti
konseling,
manajemen,
pemasaran,
perencanaan)
 Sains mengacu pada suatu system untuk memproduksi pengetahuan, dan
pengetahuan yang dihasilkan dalam system tersebut. Pengetahuan yang
dihasilkan dari sains disusun menjadi berbagai teori dan didasarkan pada
data empiris.
 Teori sosial merupakan suatu system dari berbagai gagasan yang saling
terkait dan konsisten secara logis, yang digunakan untuk merangkum dan
menyusun pengetahuan mengenai dunia sosial dan cara kerjanya.
Bagian-bagian dalam teori sosial
 Asumsi

Merupakan suatu pernyataan mengenai sifat suatu hal yang tidak dapat diamati atau tidak dapat
dievaluasi secara empiris. Asumsi merupakan milestone.

Jenis asumsi a.l :
a. Asumsi Latar Belakang
Asumsi yang digunakan untuk melanjutkan penyelidikan. Contoh : Kita berasumsi bahwa
terdapat perbedaan rasial. Asumsi ini kemudian membentuk konsep dan teori.
b. Tractable Assumption (asumsi yang bias dimanipulasi)
Asumsi yang menarik dan memungkinkan untuk melanjutkan argumentasi. Contoh : Kita
berasumsi bahwa prasangka rasial seseorang berlaku bagi orang dalam kelompok rasial lain,
tetapi tidak berlaku bagi kelompok rasial mereka sendiri.
 Konsep

Merupakan unit mendasar dari teori.

Konsep teoritis adalah ide yang dapat diungkapkan sebagai symbol atau dalam kata-kata.
Merupakan gagasan yang dipikirkan dalam-dalam, didefinisikan dengan cermat dan menjadi
eksplisit dalam suatu teori.
Bagian-bagian dalam teori sosial
 Hubungan

Teori-teori sosial lebih dari sekedar sekumpulan asumsi dan konsep, tapi juga merinci hubungan
antar konsep.

Teori-teori sosial mengandung proposisi (dalil) maupun hipotesa mengenai hubungan antar konsep.
a. Dalil/proposisi
Pernyataan teoritis mengenai hubungan antara dua atau lebih konsep
b. Hipotesa
Proposi teoritis versi yang bisa diuji secara empiris yang belum pernah diuji atau diverivikasi
dengan bukti empiris. Paling banyak digunakan dalam pembentukan teori deduktif dan dapat
disajikan kembali sebagai suatu prediksi.
 Unit Analisis

Merupakan unit atau bagian dari kehidupan sosial yang sedang dipelajari. Merupakan inti dalam
mengembangkan konsep, secara empiris mengukur atau mengamati konsep dan menggunakan
analisa data
Cakupan penelitian
 Teori Sosial
Teori sosial merupakan suatu system dari berbagai gagasan yang saling
terkait dan konsisten secara logis, yang digunakan untuk merangkum dan
menyusun pengetahuan mengenai dunia sosial dan cara kerjanya.
 Data
Informasi dan bukti numerik (kuantitatif) dan non numerik (kualitatif) yang
telah dikumpulkan secara cermat, berdasarkan aturan atau prosedur yang
telah ditetapkan
 Empiris
Deskripsi mengenai hal-hal yang dapat kita amati dan pengalaman
langsung melalui indera manusia atau secara tidak langsung dengan
menggunakan teknis yang memperluas indera indera tersebut
Dimensi dan Jenis Utama Penelitian Sosial
1. Berdasarkan penggunaan dan audiens penelitian
a. Penelitian Dasar (basic research)
Penelitian yang dirancang untuk memajukan pengetahuan dasar mengenai cara bekerja dunia dan
membentuk/menguji penjelasan teoritis dengan cara berfokus pada pertanyaan “mengapa”. Komunitas
ilmiah merupakan audiens utamanya.
Contoh : Mengapa perilaku menyimpang terjadi?
b. Penelitian Terapan (applied research)
Penelitian yang dirancang untuk memberikan jawaban praktis atas masalah nyata atau menjelaskan
kebutuhan dokter atau praktisi secara langsung dan spesifik.
b.1. Evaluasi
Penelitian terapan yang mencoba menentukan seberapa baik suatu program atau
kebijakan dalam mencapai tujuan atau sasarannya
b.2. Tindakan (action research)
Penelitian terapan yang tujuan utamanya untuk memfasilitasi perubahan sosial atau membawa tujuan
sosial-politik yang berorientasi pada nilai.
b.3. Dampak sosial (social-impact assessment)
Penelitian terapan yang mendokumentasikan kemungkinan konsekuensi untuk berbagai bidang
kehidupan sosial apabila perubahan baru berskala besar dihadirkan ditengah-tengah komunitas.
Penelitian ini juga memperkirakan kemungkinan konsekuensi sosial dalam kemajuan perubahan yang
direncanakan.
Dimensi dan Jenis Utama Penelitian Sosial
1.
a.
b.
c.
2.
a.
b.
3.
a.
b.
Berdasarkan tujuan penelitian
Eksplorasi
Deskriptif
Ekslanatori
Berdasarkan kajian kasus
Penelitian studi kasus
Penelitian kasus silang
Berdasarkan waktu tunggal atau waktu majemuk
Penelitian cross-sectional
Penelitian longitudinal
b.1. Deret waktu
b.2. Panel
b.3. Kohort
Dimensi dan Jenis Utama Penelitian Sosial
4. Berdasarkan teknik pengumpulan data
a. Data Kuantitatif
a.1. Percobaan
a.2. Survey
a.3. Non reaktif
b. Data Kualitatif
b.1. Lapangan (etnografi, participant observation)
b.2. Historis-komparatif
Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan
 Penelitian Eksplorasi
1. Terbiasa dengan fakta, penataan dan kekhawatiran mendasar
2. Menciptakan gambaran mental umum mengenai kondisi
3. Merumuskan dan memfokuskan pertanyaan untuk penelitian di masa
mendatang
4. Menghasilkan ide atau hipotesa
5. Menetapkan kelayakan untuk melakukan penelitian
6. Mengembangkan teknik untuk mengukur dan melokasikan data masa
depan
Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan
 Penelitian Deskriptif
1. Menyediakan gambaran terperinci dan sangat akurat
2. Menemukan data baru yang bertentangan dengan data lama
3. Menciptakan serangkaian kategori atau mengklasifikasikan jenis
4. Menjelaskan rangkaian tahapan atau langkah
5. Mendokumentasikan proses atau mekanisme sebab akibat
6. Melaporkan latar belakang atau konteks situasi
Jenis Penelitian Berdasarkan Tujuan
 Penelitian Eksplanatori
1. Menguji prediksi atau prinsip suatu teori
2. Menjabarkan dan memperkaya penjelasan teori
3. Mengembangkan teori menjadi persoalan atau topik baru
4. Mendukung atau menentang prediksi
5. Mengaitkan persoalan atau topik dengan prinsip umum
6. Menentukan penjelasan terbaik diantara beberapa penjelasan
Tahapan dan proses penelitian ilmiah
 Pendekatan Kuantitatif dalam Penelitian Sosial
1. Pilih
Topik
2. Fokus
Pertanya
an
7.
Publikasi
Teori
6.
Menginte
pretasika
n Data
5.
Menganalis
a data
3.
Meranca
ng
Penelitia
n
4.
Mengum
pulkan
Data
Tahapan dan proses penelitian ilmiah
 Pendekatan Kualitatif dalam Penelitian Sosial
1. Menyadari
persoalan
sosial
dengan
sendirinya
7.
Publikasi
2.
Menerap
kan
prespekti
f
Teori
6.
Menginte
pretasika
n Data
5.
Menganalis
a data
3.
Meranca
ng
Penelitia
n
4.
Mengum
pulkan
Data
Post Test
 Sebutkan empat bagian dalam teori sosial!
 Sebutkan jenis-jenis penelitian berdasarkan tujuan!
 Sebutkan cakupan penelitian!
 Sebutkan tahapan-tahapan dalam penelitian kuantitatif
Download