AXA Mandiri Annual Report 2012

advertisement
Laporan Tahunan 2012
2012 Annual Report
FLYING HIGH
NO LIMITS
TERBANG TINGGI TANPA BATAS
38
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
LAPORAN
DEWAN
KOMISARIS
Report from
the Board of Commissioners
Inkawan D. Jusi
Presiden Komisaris
President Commissioner
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
39
Dewan Komisaris berkomitmen
untuk melaksanakan tugas
pengawasan terhadap penerapan
Tata Kelola Perseroan,
Pengendalian Internal dan Kinerja
Perseroan. Hal ini dimaksudkan
agar Perseroan dapat mencapai
kinerja yang telah ditetapkan dan
untuk memaksimalkan
shareholder value yang dapat
meningkat secara konsisten dan
berkelanjutan.
Board of Commissioners is committed to carry
out the supervisory duty on Corporate
Governance implementation, Internal Control
implementation and Company's
Performance. This is aimed at encouraging the
Company to achieve targeted performance
and to maximize the improvement of
shareholder value consistently and
continuously.
Pemegang Saham yang terhormat,
Our distinguished Shareholders,
Dengan memanjatkan rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha
Esa atas terlaksananya tugas pengawasan yang dilakukan
Dewan Komisaris selama tahun 2012, perkenankanlah kami
menyampaikan Laporan Pengawasan yang telah kami
lakukan atas kinerja Direksi AXA Mandiri sepanjang tahun
2012.
By sending our gratitude to God Almighty for the success of our
supervisory duty throughout 2012, let us deliver this
Supervisory Report on AXA Mandiri Board of Directors
performance in 2012.
Tahun 2012 telah kita hadapi dengan berbagai pengalaman
dan catatan penting sebagai salah satu tahapan untuk
mendukung pertumbuhan Perseroan secara berkelanjutan
pada tahun-tahun yang akan datang.
We were dealing with various experiences and significant
records in 2012 as one of the stages to support the Company's
sustainable growth in the future.
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
40
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Sesuai dengan fungsi dan perannya, Dewan Komisaris
berkomitmen untuk melaksanakan tugas pengawasan atas
pengelolaan Perseroan yang dilakukan oleh Direksi. Hal ini
dimaksudkan agar Perseroan dapat mencapai kinerja yang
telah ditetapkan dan untuk memaksimalkan shareholder
value yang dapat meningkat secara konsisten dan
berkelanjutan.
Under its functions and roles, the Board of Commissioners is
committed to carry out the supervisory duty on Company
management conducted by the Board of Directors. This is
aimed at encouraging the Company to achieve targeted
performance and to maximize the improvement of
shareholder value consistently and continuously.
Dalam melaksanakan tugas pengawasan dimaksud, Dewan
Komisaris telah mendasarkan fungsinya pada prinsip tata
kelola yang baik melalui penerapan kebijakan berdasarkan
prinsip manajemen risiko serta pemenuhan terhadap
semua ketentuan hukum yang berlaku. Melalui pertemuan
rutin dengan Direksi Perseroan yang dilakukan setiap bulan,
Dewan Komisaris berinteraksi dengan Direksi dan
memberikan pendapat, komentar dan saran.
In carrying out the supervisory duty, the Board of
Commissioners has based its function on good corporate
governance principle through the implementation of policies
based on risk management principles and compliance with all
applicable laws. Through monthly meetings with the Board of
Directors, the Board of Commissioners interacts with the
Directors and provides opinions, comments, and suggestions.
GARIS BESAR PELAKSANAAN TUGAS PENGAWASAN
OUTLINE OF SUPERVISORY DUTY IMPLEMENTATION
Pengawasan terhadap penerapan Tata Kelola Perseroan Pengawasan terhadap penerapan tata kelola Perseroan
dilakukan melalui pemantauan atas pemenuhan
kebijakan pengelolaan risiko, kebijakan investasi,
kebijakan penerimaan pertanggungan baru, kebijakan
penyelesaian klaim dan kebijakan pelaporan keuangan.
Monitoring atas pelaksanaan dan tindak lanjut yang perlu
dilakukan, terkait kebijakan dimaksud untuk memenuhi
prinsip usaha asuransi yang sehat, telah dilaksanakan
secara berkala setiap 3 (tiga) bulan melalui Board of Audit
& Compliance Committee meeting dan Board of Risk &
Good Corporate Governance Committee meeting.
Monitoring of Corporate Governance implementation
�
Supervision of Corporate Governance implementation is
performed through monitoring on the compliance with risk
management policies, investment policies, new insured
admissions policies, claim settlement policy and financial
reporting policy. Monitoring on the implementation and
necessary follow-ups, related to concerned policies to meet
healthy insurance principles, is carried out regularly every 3
(three) months through the Board of Audit & Compliance
Committee meetings and Board of Risk & Good Corporate
Governance Committee meetings.
Pengawasan terhadap penerapan
Pengendalian Internal
Pengawasan terhadap penerapan pengendalian internal
Perseroan dilakukan melalui pemantauan atas
penerapan Delegated Authority Parameters (DAP) yang
konsisten dan atas tindakan perbaikan yang perlu
dilakukan berdasarkan temuan Internal Audit. Proses
monitoring terhadap tindak lanjut atas temuan Internal
Audit dan hal lain yang diperlukan untuk memenuhi
Monitoring of Internal Control implementation
�
Supervision of Company's internal control implementation
is performed through monitoring on consistent
implementation of Delegated Authority Parameters (DAP)
and necessary corrective actions based on Internal Audit
findings. Monitoring on the follow ups of the Internal Audit
findings and other significant matters to meet applicable
provisions and healthy insurance principles is carried out
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
41
ketentuan yang berlaku untuk memenuhi prinsip usaha
asuransi yang sehat telah kami lakukan secara rutin
setiap 3 bulan melalui pertemuan Board of Audit and
Compliance Committee.
regularly every 3 months through the Board of Audit and
Compliance Committee meetings.
Dewan Komisaris berpendapat bahwa manajemen
secara umum telah menerapkan prinsip pengendalian
internal yang memadai melalui penerapan Delegated
Authority Parameters (DAP) yang jelas dan konsisten, dan
melalui penerapan mekanisme Internal Audit yang
terencana dengan baik dan dengan mekanisme
pemantauan yang memadai.
The Board of Commissioners believes that the
management in general has implemented adequate
internal control principles through clear and consistent
implementation of Delegated Authority Parameters (DAP),
well-planned implementation of Internal Audit
mechanisms as well as adequate monitoring mechanisms.
Pengawasan terhadap Kinerja Perseroan
Pengawasan terhadap kinerja Perseroan dilakukan
dengan me-review rencana kerja dan anggaran
Perseroan ser ta melakuk an pemantauan
pelaksanaannya dan pencapaiannya secara berkala
setiap bulan untuk dapat memberikan arahan yang
dibutuhkan berikut penetapan strategi selanjutnya.
Supervision of Company's Performance
Supervision of Company's performance is done every
month through review on Company work plan and budget
and monitoring on its implementation and achievement to
provide directions needed for determining the next
strategies.
Dalam tahun 2012, dari sisi profitabilitas, Perseroan
membukukan Laba Bersih sebesar Rp 1.013,87 miliar,
meningkat 20% dibandingkan Laba Bersih tahun 2011
sebesar Rp 845,89 miliar. Per akhir Desember 2012, Total
Aset Perseroan sebesar Rp 15,10 triliun, meningkat
sebesar 30% dibandingkan Total Aset tahun 2011
sebesar Rp 11,59 triliun. Selama tahun 2012, Perseroan
membukukan pendapatan premi sebesar Rp 5.670,47
milyar, meningkat sebesar 17% dibandingkan dengan
pendapatan premi sepanjang tahun 2011 sebesar
Rp 4.851,17 miliar.
In 2012, in terms of profitability, the Company recorded Net
Income amounting to Rp 1.013,87 billion, an increase by
20% compared to 2011 Net Income of Rp 845,89 billion. At
the end of December 2012, total assets reached Rp 15,10
trillion; an increase by 30% compared to 2011 total assets of
Rp 11,59 trillion. During 2012, the Company recorded
premium income of Rp 5.670,47 billion; an increase by 17%
compared to 2011 premium income of Rp 4.851,17 billion.
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
42
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PANDANGAN AKHIR LAPORAN TUGAS PENGAWASAN
DEWAN KOMISARIS
FINAL VIEW ON THE BOARD OF COMMISSIONERS
SUPERVISORY DUTY REPORT
Berdasarkan hal-hal tersebut di atas, Dewan Komisaris
berpendapat bahwa manajemen secara umum telah
menerapkan prinsip tata kelola perusahaan yang memadai
melalui penerapan kebijakan pengelolaan risiko dan
pengelolaan investasi yang memadai dan diperbaharui
secara berkala.
Based on things mentioned above, the Board of
Commissioners believes that the management has generally
applied adequate corporate governance principles through
adequate implementation of risk management policies and
investment management which are updated regularly.
Dewan Komisaris berpendapat bahwa manajemen secara
umum telah menerapkan prinsip pengendalian internal
yang memadai melalui penerapan Delegated Authority
Parameters (DAP) yang jelas dan konsisten, dilaksanakan
melalui penerapan mekanisme Internal Audit dan dengan
mekanisme pemantauan yang memadai.
The Board of Commissioners believes that the management
has generally implemented adequate internal control
principles through the implementation of clear and consistent
Delegated Authority Parameters (DAP) which is performed
through adequate implementation of Internal Audit and
monitoring mechanisms.
Dewan Komisaris berpendapat bahwa manajemen secara
umum telah melakukan fungsi dan perannya secara teratur
untuk pencapaian kinerja yang telah ditetapkan dan telah
berupaya untuk menerapkan strategi yang memadai dalam
pencapaian kinerja Perseroan serta untuk meningkatkan
shareholder value.
The Board of Commissioners believes that the management
has generally performed its functions and role on a regular
basis for achieving targeted performance and has been trying
to implement adequate strategies in achieving Company's
performance and increasing shareholder value.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Akhirnya atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan
apresiasi kepada seluruh jajaran Perseroan yang telah
memberikan kontribusinya dalam pencapaian kinerja
selama tahun 2012 serta untuk keberlanjutan pertumbuhan
Perseroan secara berkesinambungan di masa-masa yang
akan datang.
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
43
Finally, on behalf of the Board of Commissioners, we express
our appreciation to all of Company levels who have
contributed to the performance achievement throughout
2012 and to the sustainability of Company s growth in more
years to come.
Jakarta, 30 April 2013
�
Atas Nama Dewan Komisaris
�
On Behalf of the Board of Commissioners
Inkawan D. Jusi
Presiden Komisaris
President Commissioner
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
44
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PROFIL
DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners Profile
Inkawan D. Jusi
Presiden Komisaris | President Commissioner
51 tahun, lahir di Singkawang pada 1 Mei tahun 1962, menyelesaikan pendidikan terakhir
dari Business Administration di Western Illinois University AS dengan gelar MBA pada tahun
1989.
Perjalanan Karir
Mulai bergabung di Bank Mandiri pada tahun 2004 sebagai Vice President, E-Banking
Department, kemudian dipromosikan sebagai Senior Vice President Electronic Banking
Group, dan Senior Vice President Mass & Electronic Banking Group. Sebelum di Bank Mandiri
beliau pernah menduduki posisi Presiden Direktur Euronet Sigma Nusantara (2003-2004),
Vice President, Region Head Bank Universal (1998-1999) dan sebagai Management Associate
di Citybank sejak tahun 1989.
Penunjukan Komisaris : Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
51 years old, born in Singkawang on May 01, 1962. Earned MBA in Business Administration at
Western Illinois University, US in 1989.Career Path
Career Path
Started joining Bank Mandiri in 2004 as Vice President for E-Banking Department, then promoted
into Senior Vice President of Electronic Banking Group and Senior Vice President of Mass and
Electronic Banking Group. Prior to joining Bank Mandiri, he served as President Director of
Euronet Sigma Nusantara (2003-2004), Vice President, Region Head of Bank Universal (19981999), and as Management Associate at Citibank since 1989.
Commissioner Appointment : Notarial Deed No. 1 dated July 2012
Randy Lianggara
Komisaris | Commissioner
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Inkawan D. Jusi
Presiden Komisaris | President Commissioner
Sidharta Utama
Komisaris
Independent
Independen Commissioner
Terbang Tinggi Tanpa Batas
FLYING HIGH NO LIMITS
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
45
Randy Lianggara
Komisaris | Commissioner
Sidharta Utama
Komisaris Independen | Independent Commissioner
46 tahun, lahir di Bali, menyelesaikan pendidikan formal Business Administration
(BBA) di IOWA State University, Amerika Serikat pada tahun 1990 dan memperoleh
gelar Master of Business Administration (MBA) dari Golden Gate University, Amerika
Serikat pada tahun 1992. Selain pendidikan formal, beliau juga memiliki beberapa
sertifikasi, diantaranya: Chartered Financial Consultant (ChFC), Chartered Life
Underwriter (CLU), Certified Professional, Life and Health Insurance (CPLHI), Certified
Wealth Management (CWM), Certified Financial Planner (CFP)
48 tahun, lahir di Jakarta, pada tanggal 5 Juli tahun 1965. Menyelesaikan pendidikan Sarjana
Ekonomi bidang akuntansi dari FEUI tahun 1987, MBA bidang keuangan dan sistem informasi
dari Indiana University, USA tahun 1990, serta PhD bidang akuntansi dari Texas A&M University, USA
tahun 1996. Memperoleh sertifikasi Chartered Financial Analyst (CFA) pada tahun 1999.
Perjalanan Karir
Memulai karir di Sewu New York Life (1992-1997) dengan posisi terakhir sebagai
Deputy General Manager, Panin Life Tbk dengan posisi terakhir sebagai Direktur
(1997-2000), dan MLC Life Indonesia dengan posisi terakhir sebagai Chief Executive
Officer (2000-2006). Pada Juni 2006, MLC Life Indonesia diakuisisi oleh AXA. Beliau
bergabung di AXA sebagai Chief Executive Officer AXA Financial Indonesia, dan
pada tanggal 1 Januari 2007, beliau ditunjuk untuk menduduki jabatan sebagai
Country CEO AXA Indonesia sampai dengan sekarang.
Penunjukan Komisaris : Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
46 years old, born in Bali. Earned BBA in Business Administration at Iowa State University,
U.S in 1990 and MBA in Business Administration at Golden Gate University, US in 1992.
Apart from formal education, he also earned a number of certifications, including
Chartered Financial Consultant (ChFC), Chartered Life Underwriter (CLU), Certified
Professional, Life, and Health Insurance (CPLHI), Certified Wealth Management (CWM),
and Certified Financial Planner (CFP).
Career Path
Starting his career at Sewu New York Life (1992-1997) with his last position as Deputy
General Manager, Panin Life Tbk. with last position as Director (1997-2000), and MLC Life
Indonesia with last position as Chief Executive Officer (2000-2006). In June 2006, MLC Life
Indonesia was acquired by AXA. He joined AXA as AXA Financial Indonesia Chief Executive
Officer, and in January 01, 2007 was appointed to serve as AXA Indonesia County CEO until
currently.
Commissioner Appointment : Notarial D eed No. 1 dated July 02, 2012
Perjalanan Karir
Guru besar tetap Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (FEUI), anggota Komite Ekonomi
Nasional, anggota Dewan Pembina Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) dan
anggota Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). Saat ini juga menjabat anggota
Komite Audit beberapa perusahaan publik dan pernah menjabat sebagai anggota Komite
Pengawas Perpajakan Kementerian Keuangan. Menjadi dewan editor dari sejumlah jurnal ilmiah
nasional, telah mempublikasi puluhan makalah di berbagai jurnal ilmiah dalam dan luar negeri,
serta aktif sebagai pembicara di lokakarya, seminar, konferensi di dalam dan luar negeri. Menjadi
konsultan lepas bidang corporate governance di beberapa organisasi Internasional seperti
Asian Development Bank, OECD dan World Bank. Pernah menjabat sebagai ketua Departemen
Akuntansi dan Wakil Dekan bidang Akademik di FEUI serta pernah menjadi anggota Dewan Standar
Akuntansi Keuangan (IAI). Bidang kepakaran adalah akuntansi keuangan, corporate governance,
keuangan dan pasar modal.
�
Penunjukan Komisaris : Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
�
48 years old, born in Jakarta on July 05, 1965. Graduated with a degree in Economic majoring in
Accounting at Faculty of Economics University of Indonesia (FEUI) in 1987, MBA in Finance and
Information System atIndiana University, US in 1990, and Ph.D in Accounting at Texas A&M University, US
in 1996. He received Chartered Financial Analyst (CFA) certification in 1999.
Career Path
Full-time Professor at the Faculty of Economics University of Indonesia (FEUI), Chairman of the
Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), and member of Indonesian Institute of
Accountants National Board. Currently serving as the member of Audit Committee at several public
companies and once served as the member of Supervisory Committee on Taxation Ministry of Finance.
He is also a member of the Board of Editors at several national scientific journals and has published
dozens of papers in scientific journals both domestically and foreign. He is an actively serves as a speaker
at numerous domestic and foreign workshops, seminars, and conference. He also serves as a freelance
Corporate Governance consultant for several international organizations such as the Asian
Development Bank, OECD, and World Bank. He once served as Head of Accounting Department and Vice
Dean for Academic Affair at Faculty of Economics University of Indonesia and member of Indonesian
Accounting Standards Board Indonesian Institute of Accountant. His expertise covers financial
accounting, corporate governance, finance, and capital market.
Commissioner Appointment : Notarial Deed No. 1 dated July 02, 2012
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
46
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
LAPORAN DIREKSI
Board of
Directors Report
Jon Sandham
Presiden Direktur
President Director
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
47
Tahun 2012 merupakan masa
penting bagi perusahaan dimana
kami telah mulai meletakkan
dasar-dasar untuk pertumbuhan
yang berkelanjutan. Semua upaya
ini kami lakukan untuk
memastikan terciptanya
pertumbuhan yang
berkesinambungan di masa-masa
yang akan datang, baik dari sisi
pendapatan premi maupun dari
sisi profitabilitas.
Year 2012 is a significant period for
the company when we laid down the
foundation for sustainable growth.
We undertook the entire efforts to
secure the creation of sustainable
growth, be it from the premium
income or profitability aspect.
Kami patut memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang
Maha Esa sehingga atas perkenan-Nya kami, Direksi AXA
Mandiri, telah berhasil menyelesaikan tugas dan tanggung
jawab di tahun 2012 dengan baik. Tahun 2012 merupakan
tahun yang penuh tantangan bagi Perseroan dimana
perusahaan mengimplementasikan beragam inisiatif untuk
dapat mempertahankan pertumbuhan yang
berkesinambungan di masa-masa yang akan datang. Sebagai
bentuk bentuk pertanggungjawaban kami kepada
pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan, di
dalam Laporan Tahunan ini kami paparkan rangkuman
kegiatan selama tahun 2012.
www.axa-mandiri.co.id/life
We would like to give our thanks to God that for His willing we,
the Board of Directors, have been successful in duly completing
our duties and responsibilities in 2012. Year 2012 was a
challenging year for the company as we implemented numerous
strategic initiatives in order to maintain sustainable growth for
the years to come. We would like to present a summary of 2012 in
the annual report as the form of our accountability to the
shareholders and all stakeholders.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
48
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
KINERJA PERUSAHAAN DI TAHUN 2012
COMPANY'S PERFORMANCE IN 2012
Tahun 2012 merupakan masa penting bagi perusahaan
dimana kami telah mulai meletakkan dasar-dasar untuk
pertumbuhan yang berkelanjutan baik dari sisi organisasi,
sumber daya manusia, infrastruktur, sistem informasi dan
teknologi, manajemen risiko, serta tata kelola perusahaan
yang baik. Semua upaya ini kami lakukan untuk memastikan
terciptanya pertumbuhan yang berkesinambungan di
masa-masa yang akan datang, baik dari sisi pendapatan
premi maupun dari sisi profitabilitas. Hal ini perlu kami
lakukan untuk memastikan perusahaan tetap dapat
memenuhi kewajibannya kepada seluruh pemegang polis
di masa-masa yang akan datang.
Year 2012 was a significant period for the company when we
laid down the foundations for sustainable growth in terms of
organization, human resources, infrastructure, information
and technology, risk management and good corporate
governance. We undertook these efforts to secure the
manifestation of sustainable growth from both premium
income and profitability. These actions were considered
essential for us to ensure that the company remains capable of
meeting its obligations to all policy holders in the future.
Hingga akhir Desember 2012, perusahaan berhasil
mencetak laba bersih sebesar Rp1.013,87 miliar, yang
merupakan pencapaian tertinggi perusahaan sampai
dengan saat ini. Laba bersih ini meningkat sebesar 20%
dibandingkan dengan laba bersih tahun 2011 sebesar
Rp845,89 miliar. Pertumbuhan laba bersih ini merupakan
hasil dari upaya manajemen untuk dapat memanfaatkan
kekuatan yang dimiliki perusahaan untuk menangkap
setiap peluang yang ada guna memaksimalkan kinerja
perusahaan.
Up to end of December 2012, the company has succeeded to
generate net income of Rp1,013.87 billion, the highest in the
Company's history and a healthy 20% growth compared with
2011 (Rp854.89 billion). The growth in net income is the result
of management's efforts to utilize its strength to capture every
opportunity in a bid to maximize the company performance.
Pertumbuhan laba bersih ini ditopang oleh pertumbuhan
pendapatan premi sepanjang tahun 2012 sebesar
Rp5.670,47 miliar, meningkat sebesar 17% dibandingkan
dengan pendapatan premi sepanjang tahun 2011 sebesar
Rp4.851,17 miliar. Pertumbuhan pendapatan premi yang
berkesinambungan ini merupakan salah satu faktor penting
yang menunjang pertumbuhan yang berkesinambungan
bagi Perseroan di masa-masa yang akan datang.
The growth in net income is supported by the increase in
premium income during 2012 (Rp5,607.47 billion), increasing
1 7 % f r o m t h e p r e v i o u s ye a r ' s p r e m i u m i n co m e
(Rp4,851.17billion). The premium income growth is one of key
factors that will support sustainable growth for the Company
in the years to come.
Dari sisi per tumbuhan aset, Perseroan berhasil
membukukan total aset sebesar Rp15,10 triliun pada akhir
tahun 2012. Posisi aset ini menunjukkan adanya
pertumbuhan sebesar 30% dibandingkan dengan posisi
aset pada akhir tahun 2011 sebesar Rp11,59 triliun.
Portofolio produk Unit Link masih mendominasi komposisi
aset perusahaan sebesar Rp11,03 triliun atau 73% dari total
aset Perseroan. Posisi surplus Perseroan berada pada posisi
yang sangat kuat sebesar Rp1.604,01 miliar, tumbuh 47%
dibandingkan posisi yang sama pada akhir tahun 2011.
In terms of asset growth, the Company recorded total assets at
Rp15.10 trillion at the end 2012. This represents a significant
growth of 30% from the previous year(Rp11.59 trillion).
The unit link products portfolio dominates the assets
composition, standing at Rp11.3 trillion or 73% of the total
assets. The surplus position was very strong at Rp1,604.01
billion, 47% higher than the corresponding position at the end
of 2011.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
49
FOKUS KEPADA STRATEGI BISNIS
FOCUS ON BUSINESS STRATEGY
Untuk memastikan terciptanya pertumbuhan usaha yang
berkesinambungan, kami telah mengupayakan terciptanya
proses underwriting yang baik dan konsisten, termasuk
melalui penerapan tele underwriting untuk untuk
memastikan pemegang polis mengerti dengan benar fitur
produk yang dibeli. Kami juga telah mengupayakan
perubahan produk Unit Link dengan Premi Regular untuk
memastikan target profitabilitas Perseroan tetap terpelihara
dengan baik di masa yang akan datang. Di samping itu,
Perseroan juga sudah meluncurkan 2 produk kesehatan
yaitu Mandiri Kesehatan Prima dan Mandiri Kesehatan
Global untuk meningkatkan porsi produk kesehatan dan
proteksi dalam keseluruhan portofolio Perseroan. Produk
dan inisiatif ini juga dimaksudkan untuk memberikan
perlindungan yang lebih menyeluruh bagi masyarakat atas
kebutuhan perlindungan kesehatan yang semakin
meningkat. Untuk menunjang proses penjualan, kami juga
terus berupaya untuk meningkatkan jumlah dan kualitas
Financial Advisor melalui proses rekrutmen berbasis
kompetensi dan training yang berkualitas dan
berkesinambungan. Jumlah FA yang direkrut dan dilatih
selama tahun 2012 mencapai 1.225 orang, dengan jumlah
FA pada akhir tahun 2012 mencapai 1.888 orang. Kami juga
telah berupaya untuk memaksimalkan jumlah Tele Sales
Officer (TSO) untuk mendukung proses penjualan melalui
jalur distribusi telemarketing. Sampai dengan akhir tahun
2012, jumlah TSO telah mencapai 463 orang.
To ensure the creation of sustainable growth, we have taken
efforts to develop a proper and consistent underwriting
process, which includes the implementation of tele
underwriting to ensure the policy holders fully understand the
features of product they buy. We have endeavored for a change
in Unit Link products directed into Regular Premiums to
maintain the profitability target in the years to come.
In addition, the Company has launched 2 health products
'Mandiri Kesehatan Prima' and Mandiri Keshatan Global to
increase health and protection products share in the Company
portfolio. The new product and initiatives are also aimed at
providing a more comprehensive protection against the ever
increasing needs for health protection. To strengthen the sales
process, we are continuously trying to increase the number as
well as quality of Financial Advisors through competencebased recruitment with quality and sustainable training. The
number of FAs recruited and trained in 2012 was 1,225, with
year-end total at 1,888. We are striving to maximize the
number of Tele Sales Officers (TSO) to boost the sales through
the telemarketing distribution channel. Up to the end 2012, the
total of TSOs reached 463.
Disamping meningkatkan tenaga pemasar, kami juga terus
berupaya untuk mengembangkan jalur distribusi yang baru
serta meningkatkan sinergi dengan sesama Perusahaan
Anak di lingkungan Bank Mandiri. Hal ini dilakukan melalui
pembentukan jalur distribusi khusus untuk nasabah
Prioritas, nasabah Business Banking, dan nasabah
Commercial Banking. Disamping itu kami juga terus
berupaya untuk meningkatkan kerjasama dengan Bank
Syariah Mandiri dan Perusahaan Anak lainnya di lingkungan
Bank Mandiri.
Other than improving on the marketing resources, we have
been developing new distribution channels and expanding
synergy with our subsidiary counterparts within Bank Mandiri.
These efforts have been realized through the setting up of
special distribution channel for Priority (Prioritas), business
banking customers and commercial banking customers. We
also kept enhancing co-operations with Bank Syariah Mandiri
and other subsidiaries within Bank Mandiri.
Dari sisi portofolio produk, kami juga terus mengupayakan
diferensiasi portofolio produk dengan mengembangkan
produk kesehatan individu dan kumpulan. Kami menilai
terdapat panga pasar yang sangat besar untuk kedua
produk ini, dan sosialisasi mengenai perlunya proteksi
kesehatan telah dilakukan di beberapa kota melalui
program AXA Health City dan beberapa inisiatif lainnya
melalui media cetak dan media elektronik.
On the product portfolio, our aim for differentiation in product
portfolio is carried out through the development of both
individual and group health products. We see there is still a
huge market potential for both products, and we are trying to
promote the importance of health protection through
socialization events in several cities in conjunction with AXA
Health City, as well through some other initiatives in printed
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
50
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Untuk menunjang pertumbuhan usaha di masa yang akan
datang, kami juga sedang mengembangkan proses
digitalisasi untuk mendukung tenaga pemasar dalam proses
pemasaran dan penutupan polis. Hal ini kami upayakan
melalui pengembangan distributors' portal dan eapplication yang dapat diakses dengan mudah melalui
website. Tahapan awal proses implementasi strategi ini telah
mulai dilakukan di beberapa wilayah yang dipilih dan
diharapkan dapat diberlakukan di seluruh wilayah pada
paruh kedua tahun 2013.
To facilitate our future business growth, we are currently
developing digitalization process as a support to our sales force
in their marketing and case closing. The development of
distributors' portal and e-application easily accessible via
website are among the execution. The initial process of this
strategy has been rolled out in a number of select regions and is
expected to be available in all regions by mid 2013.
Kami juga terus mengembangkan penerapan blue culture
yang telah dilaksanakan dalam beberapa tahun terakhir,
untuk mendorong karyawan agar berani menyampaikan
pendapat demi tercapainya High Perfoming Organization.
Selain itu dalam rangka mempertahankan High Level
Engagement, Perseroan berupaya menjadikan AXA Mandiri
sebagai tempat kerja terbaik karyawan-karyawannya dengan
memberikan manfaat yang sesuai dan melibatkan karyawan
dalam program-program yang membangun bagi Perseroan
dan karyawan.
We keep on intensifying the implementation of blue culture
which has been started over the last few years, to encourage
employees to openly express their opinion in our pursuit to be a
High Performing Organization. Furthermore, to maintain the
high level engagement, we always put our efforts to make AXA
Mandiri as the best work place for its employees by providing
appropriate benefits and engaging them in programs that are
constructive for both employees and Company.
PENGENDALIAN DAN MANAJEMEN RISIKO
RISK CONTROL AND MANAGEMENT
Kami menyadari bahwa bisnis asuransi jiwa terkait erat
dengan pengelolaan risiko. Hal ini tentunya tidak terlepas
dari aspek internal maupun eksternal yang keseluruhannya
merupakan bagian dari sistem tata kelola perusahaan yang
baik (Good Corporate Governance).
We realize that life insurance business is closely linked with risk
management. This is not apart from both internal and external
aspects serving as part of Good Corporate Governance system.
Sebagai perusahaan patungan, AXA Mandiri mengadopsi
dan mengembangkan pengelolaan risiko yang dimiliki oleh
AXA Group dan Bank Mandiri. Dalam mengelola risiko,
diterapkan konsep 3 lines of defense , yaitu (i) garis
pertahanan pertama, dimana pihak Manajemen dan
Karyawan bertanggung jawab mengelola risiko usaha dalam
kegiatan sehari-hari; (ii) garis pertahanan kedua, dimana Unit
Manajemen Risiko dan Kepatuhan bertanggung jawab atas
pengelolaan semua risiko di tingkat Perusahaan, memastikan
penerapan kerangka kerja kepatuhan, serta pemantauan
terhadap proses-proses kerja, dan (iii) garis pertahanan
ketiga, dimana Audit Internal yang bertanggung jawab untuk
memastikan bahwa disain dan implementasi manajemen
risiko Perusahaan sudah sesuai dengan arahan dan kebijakan
AXA Group dan Bank Mandiri.
As a joint venture, AXA Mandiri adopts and has developed risk
management that belongs to both AXA Group and Bank
Mandiri. In managing risks we implement the 3 lines of defense
concept. It consists of (i) first line of defense, in which the
Management and employees are responsible to manage
business risks in day to day activities; (ii) second line of defense, in
which the Risk and Compliance Management Unit is responsible
for risk management in all levels of the Company, ensuring the
implementation of compliance work framework, and
monitoring the work processes, and (iii) third line of defense, in
which the Internal Audit has the responsibility to ensure the
Company's risk design and management is in line with
directions and policies of AXA Group and Bank Mandiri.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
51
KOMITMEN GCG
GCG COMMITMENT
Kami menyadari, bahwa untuk mencetak kinerja terbaik
secara berkesinambungan hanya dapat dicapai melalui
pelaksanakan usaha yang memenuhi prinsip tata kelola
perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG) yang
mengacu kepada international best practices. Untuk itu, kami
berusaha menjunjung tinggi prinsip transparansi dalam
rangka menjaga kinerja Perusahaan.
We are aware that to deliver best performance in a sustainable
way can only be accomplished through the business operations
that comply with the GCG principles in reference to the
international best practices. Therefore, we strive to uphold the
transparency principle in sustaining the Company performance.
Bagi AXA Mandiri, penerapan GCG bukan sekedar memenuhi
peraturan perundang-undangan namun merupakan elemen
fundamental yang mengacu kepada international best
practices. Manajemen meyakini bahwa dengan menerapkan
GCG akan memfasilitasi value driver yang optimal, sehingga
mampu meningkatkan nilai perusahaan (value creation).
For AXA Mandiri, GCG implementation is not merely to comply
with the Laws and Regulations but it is a fundamental element
that adheres to international best practices. The Management
believes that implementing GCG will facilitate an optimal value
driver that will lead to the increase in value creation.
APRESIASI
APPRECIATION
Kerja keras manajemen dan seluruh karyawan AXA Mandiri
telah menghasilkan pencapaian dan berbagai penghargaan
yang kami terima sepanjang tahun 2012. Atas seluruh
pencapaian tersebut, k ami ingin menyampaik an
penghargaan setinggi-tingginya atas dedikasi yang telah
ditunjukkan oleh para karyawan. Kami juga menyampaikan
terima kasih kepada Dewan Komisaris atas dukungan dan
pengawasan yang sudah dilakukan selama tahun 2012. Juga
kepada pemegang saham, mitra usaha, dan nasabah atas
kepercayaan yang telah diberikan. Dukungan dari semua
pihak merupakan kunci keberhasilan AXA Mandiri sampai
saat ini dan tentunya untuk masa-masa yang akan datang.
The hard work of AXA Mandiri's management and all employees
has resulted in numerous achievements and awards we received
in 2012. For all the accomplishments, we would like to convey our
appreciation to the dedication demonstrated by the employees.
We also would like to extend our gratitude to the Board of
Commissioners for their support and supervisory performed in
2012. Also to our shareholders, business partners and customers
for the trust given. The support from all parties has been a key
component in our success to date and will no doubt continue to
be a critical factor in our ongoing growth story.
Jakarta, 30 April 2013
�
Atas Nama Direksi
�
On Behalf of Board of Directors
Jon Sandham
Presiden Direktur
President Director
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
52
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PROFIL
DIREKSI
Directors Profile
Jon Sandham
Presiden Direktur | President Director
46 tahun, lahir di Lincoln, Inggris pada tanggal 7 Oktober 1967. Menyelesaikan studi
di Tapton School, Sheffield pada tahun 1986. Meraih Financial Planning Certificate
dari Chartered Insurance Institute di London pada tahun 1993. Berpengalaman
25 tahun di semua tingkatan dalam tenaga penjualan langsung, lembaga, dan
bisnis bancassurance, baik di Inggris maupun Asia.
46 years old, born in Lincoln, England on October 07, 1967. Graduated from Tapton
School, Sheffield in 1986. He earned the Financial Planning Certificate at Chartered
Insurance Institute London in 1993. Has 25 years of experience at all levels of
bancassurance direct sales force, institution, and business in United Kingdom
and Asia.
Perjalanan Karir
Jon Sandham, bergabung dengan AXA Indonesia pada bulan November 2011
sebagai Presiden Direktur AXA Financial Indonesia, dan kemudian, diangkat
menjadi Presiden Direktur AXA Mandiri Financial Services pada Juni 2012.
Sebelum bergabung dengan AXA, ia memimpin Partnerships Distribution di
Prudential Singapura, salah satu mitra distribusi terbesar untuk beberapa
Prudential di Asia.
Career Path
Jon Sandham joined AXA Indonesia in November 2011 as AXA Financial Indonesia
President Director and later was appointed as AXA Mandiri Financial Services President
Director in June 2012. Prior to joining AXA, he led Partnerships Distribution at Prudential
Singapore, one of the largest distribution partners for Prudential in Asia.
Dari November 2005 hingga Januari 2008, sebagai Vice President Bancassurance
untuk Cigna International, Taiwan, yang bertanggung jawab untuk
mengembangkan saluran distribusi melalui mitra perbankan lokal, penerapan
praktek manajemen penjualan, dan pengembangan produk serta strategi
pemasaran. Pengalamannya di saluran agen distribusi diperoleh ketika memimpin
tenaga pemasaran American International Assurance yang berbasis di Kuala
Lumpur, Malaysia, pada tahun 2003.
From November 2005 to January 2008 he served as Vice President Bancassurance for
Cigna International, Taiwan and was responsible for developing distribution channel
through local banking partners, implementation of sales management practice, and
product and marketing strategy development. He gained the experience in distribution
channel while leading marketing force at the American International Assurance based
in Kuala Lumpur, Malaysia in 2003.
Penujukan Direksi : Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Director Appointment : Notarial Deed No. 1 dated July 02, 2012
Iwan Pasila
Direktur Keuangan | Director of Finance
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Jon Sandham
Direktur | President Director
Rudy Munardi
Direktur | Director
Terbang Tinggi Tanpa Batas
FLYING HIGH NO LIMITS
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
53
Rudy Munardi
Direktur | Director
Iwan Pasila
Direktur | Director
43 tahun, lahir di Rangkasbitung, pada tanggal 29 Maret 1970. Menyelesaikan pendidikan formal
terakhir di Prasetya Mulya, Business School dengan gelar Magister Managemen (MM) pada tahun
2004.
46 tahun, lahir di Kendari, 16 September 1967, pendidikan formal terakhir dengan
memperoleh gelar Master of Science dari City University London ( 1996). Sebelumnya
menyelesaikan program studi S-1 bidang Matematika pada Institut Teknologi
Bandung/ ITB (1992)
Perjalanan Karir
Memulai perjalanan karir di bidang marketing sejak tahun 1993. Menginjak tahun 1995, PT. Bank
Bumi Daya (Persero) menjadi pijakan karir perbankan yang mulai dijalani, dimulai dari posisi
sebagai Management Trainee (Officer Development Program), Loan Administration Clerk, dan
Relationship Officer di beberapa cabang. Karir di PT. Bank Mandiri (Persero) dimulai dengan posisi
sebagai Regional Marketing Officer (1999-2001), Branch Manager (2001-2007) , Priority Banking
Manager & Branch Manager (2007), Regional Wealth Manager (2007-2010), Vice President Wealth
Management Group, Sales & Service Department (2010-2011), dan Area Manager (2012).
Penunjukan Direksi : Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
43 years old, born in Rangkasbitung on March 29, 1970. He earned Magister Management at Prasetya
Mulya Business School in 2004.
Career Path
Beginning his career in marketing since 1993. Entering 1995, he built his career by joining PT. Bank Bumi
Daya (Persero), starting from becoming a Management Trainee (Officer Development Program) to Loan
Administration Clerk and eventually appointed as Relation Officer at several branches.
His career with PT. Bank Mandiri (Persero) was started as the Regional Marketing officer (1999-2001) and
continues as Branch Manager (2001-2007), Priority Banking Manager and Branch Manager (2007),
Regional Wealth Manager (2007-2010), Vice President Wealth Management Group, Sales and Service
Department (2010-2011), and Area Manager (2012).
Director Appointment : Notarial Deed No. 1 dated July 02, 2012
Perjalanan Karir
Mulai karir dibidang usaha asuransi dengan berkerja sebagai pengawas usaha
perasuransian di lingkungan Direktorat Asuransi, Direktorat Jenderal Lembaga
Keuangan, Kementrian Keuangan RI, pada tahun 1993. Beliau terakhir menjabat sebagai
Kepala Seksi Analisis Operasional Perusahaan Asuransi sebelum bergabung dengan
PT AIG Life di bagian Aktuaria pada tahun 2003. Beliau bekerja di PT AIG Life selama
5 tahun dengan jabatan terakhir sebagai Associate Director dan Chief Actuary, sebelum
bergabung PT AXA Mandiri Financial Services sebagai Chief Financial Officer pada tahun
2008.
Penunjukan Direksi : Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
46 years old, born in Kendari on September 16, 1967, latest formal education by achieving a
Master of Science from City University London (1996) after receiving a Bachelor's Degree in
Mathematics at Bandung Institute of Technology (1992).
Career Path
Beginning his career in insurance field by working as Insurance Supervisor at Insurance
Directorate, Directorate General of Financial Institutions, the Ministry of Finance of the
Republic of Indonesia in 1993. He last served as the Section Head of Insurance Company
Operational Analyst prior to joining PT AIG Life in Actuary Division in 2003. He worked for PT
AIG Life for five years with the last position as Chief Actuary Associate Director before joining
PT AXA Mandiri Financial Services as Chief Financial Officer in 2008.
Director Appointment : Notarial Deed No. 1 dated July 02, 2012
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
54
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PROFIL
DEWAN PENGAWAS
�
SYARIAH
Profile of Sharia
Supervisory Board
Huzaemah Tahido Yanggo
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Chairman of Sharia Supervisory Board
67 tahun, lahir di Donggala, 30 Desember 1946. pendidikan formal
sehingga memperoleh gelar Doktor (S3) Jurusan Fiqh dan Ushul Fiqh ,
Konsentrasi/Spesialisasi Hukum Islam Komparatif Fakultas Kajian Islam
dan Bahasa Arab Universitas Al Azhar, Mesir (1984). Ia juga
menyandang gelar Magister pada universitas yang sama pada tahun
1991. Huzaemah berhasil menyelesaikan Program S1 di Fakultas
Syari'ah Universitas Islam Alkhairaat, Palu (1975).
Perjalanan Karir
Dosen pasca sarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah,
Universitas Muhamadiyah dan Universitas Indonesia, Wakil Ketua
Komisi Fatwa MUI dan Direktur Pasca Sarjana Institiut Ilmu Al-Qur an
Jakarta. Bahkan kerap menjadi narasumber untuk berbagai seminar
dan training terkait ilmu syariah dan keislaman
67 years old, born in Donggala on December 30, 1946. She earned
Doctorate Degree (1984) and Master's Degree (1991) in Fiqh and Ushul
Fiqh at the Faculty of Islamic Studies and Arabic Language, Al Azhar
University, Egypt. Huzaemah received her Bachelor's Degree at the Faculty
of Sharia, Alkhairaat Islamic University, Palu (1975).
Career Path
She serves as a lecturer at the Graduate Program of Syarif Hidayatullah
State Islamic University, Muhammadiyah University, and University of
Indonesia in Jakarta. She also serves as the Vice Chairman of Fatwa
Committee of the Indonesian Ulema Council and Director of Graduate
Program at Al-Qur'an Science Institute Jakarta. She often serves as the
guest speaker at seminars and trainings related to Sharia and Islamic
sciences.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
55
Kanny Hidaya Y.
H. Zainut Tauhid Sa'adi
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Members of Sharia Supervisory Board
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Members of Sharia Supervisory Board
47 tahun, lahir di Jakarta, 8 Juni 1966 ini menamatkan Program
S-1 di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (1993).
Selanjutnya, beliau menempuh Program Magister Bidang
Ekonomi Islam di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif
Hidayatullah, Jakarta (2008).
50 tahun, lahir Jepara pada 20 Juli 1963. Beliau sampai saat
ini masih menempuh program Doktor dalam Konsentrasi
/Spesialisasi Studi Ilmu Politik Islam di UIN Syarif Hidayatullah,
Jakarta.
Perjalanan Karir
Sekretaris Deputi Badan Pelaksana Harian Dewan Syariah
Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI). Ia juga menjabat
sebagai anggota Dewan Pengawas Syariah pada sejumlah
lembaga perbankan Syariah. Memperoleh lisensi sebagai
Wakil Manajer Investasi dari Badan Pengawas Pasar Modal
(Bapepam) dan pernah menjabat sebagai AVP pada suatu
perusahaan manajemen investasi.
Perjalanan Karir
Wakil Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Majelis Ulama
Indonesia Pusat (2010-2015), Wakil Sekretaris Badan
Pelaksana Harian Dewan Syariah Nasional (2010-2015),
Sekretaris Penasinat Lembaga Pengkajian Pangan, Obatobatan, dan Kosmetika (LP POM) MUI. Mantan Ketua Umum
Pimpinan Pusat Ikatan Putra Nahdlatul Ulama (1988-1996),
sampai sekarang masih tercatat sebagai anggota DPR RI
(2009-2014) Komisi IV yang membidangi Pertanian,
Kelautan dan Kehutanan serta menjadi anggota Badan
Legislasi (Baleg).
47 years old, born in Jakarta on June 08, 1966. He earned
Bachelor's Degree at the Faculty of Economics University of
Indonesia (1993) and Master's Degree in Islamic Economy at
Syarif Hidayatullah State Islamic University, Jakarta (2008).
Career Path
Serving as Deputy Secretary of Daily Implementation Agency at
the National Sharia Board Indonesian Ulema Council (DSN-MUI).
He also serves as the member of Sharia Supervisory Board at a
number of Sharia banking institutions. He earned the license as
Deputy Manager of Investment from the Capital Market
Supervisory Agency and had served as an AVP at an investment
management company.
www.axa-mandiri.co.id/life
50 years old, born in Jepara on July 20, 1963. He is currently
attending Doctorate Program in Islamic Political Studies at Syarif
Hidayatullah State Islamic University, Jakarta.
Career Path
He serves as Deputy Secretary of Indonesian Ulema Council
Center Directorate General (2010-2015), Deputy Secretary of
Daily Implementation Agency National Sharia Board (20102015), Secretary of Assessment Institute for Foods, Drugs And
Cosmetics Advisory Board of Indonesian Ulema Council. Former
Chairman of the Central Board of Nahdlatul Ulama Students
Association (1988-1996), and currently is serving as the member
of the House of Representatives of the Republic of Indonesia
Commission IV in Agriculture, Maritime, and Forestry as well as
serving as the member of Legislative Body (Baleg).
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
56
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
TANGGUNG JAWAB MANAJEMEN ATAS LAPORAN TAHUNAN 2012
�
Management Responsibility for 2012 Annual Report
SURAT PERNYATAAN ANGGOTA DEWAN KOMISARIS DAN
DIREKSI TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS LAPORAN
TAHUNAN 2012 PT AXA Mandiri Financial Services
THE BOARD OF COMMISSIONERS AND DIRECTORS STATEMENT
REGARDING THE RESPONSIBILITY FOR ANNUAL REPORT 2012 PT
AXA Mandiri Financial Services
Kami yang bertanda tangan di samping ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan PT AXA Mandiri Financial Services tahun 2012 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan.
�
We the undersigned hereby declare that all information in Annual Report 2012 of PT AXA Mandiri Financial Services has been fully stated and solely responsible for the accuracy of the contents of the Annual Report.
�
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
This statement has been made truthfully
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
57
DEWAN KOMISARIS
BOARD OF COMMISSIONERS
Inkawan D. Jusi
Presiden Komisaris
President Commissioner
Sidharta Utama
Komisaris Independen
Independent Commissioner
Randy Lianggara
Komisaris
Commissioner
DIREKSI
DIRECTORS
Jon Sandham
Presiden Direktur
President Director
Rudy Munardi
Direktur
Director
www.axa-mandiri.co.id/life
Iwan Pasila
Direktur
Director
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
132
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Berdiri dalam Integritas,
Berkembang
dengan Inovasi
Stand in Integrity, Expand in Innovation
ANALISA DAN
PEMBAHASAN MANAJEMEN
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
133
TATA KELOLA PERUSAHAAN
Corporate Governance
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
134
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
TATA KELOLA PERUSAHAAN Corporate Governance
DASAR DAN PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN
BASIC AND IMPLEMENTATION OF
CORPORATE GOVERNANCE
Penerapan Tata Kelola Perusahaan/Good Corporate
Governance (GCG) di AXA Mandiri didasarkan pada
beberapa perundangan yang berlaku sebagai berikut:
a. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas
b. Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1992 tentang Usaha
Perasuransian
c. Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992 tentang
Penyelenggaraan Usaha Perasuransian sebagaimana
telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 81 Tahun 2008 tentang Perubahan
Ketiga atas Peraturan Pemerintah Nomor 73 Tahun 1992
tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian
d. Anggaran Dasar AXA Mandiri
Implementation of Good Corporate Governance (GCG) in AXA
Mandiri is based on existing laws as follows:
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
a. Law No. 40 Year 2007 regarding Limited Liability
Companies
b. Law No. 2 Year 1992 regarding Insurance Business
c. Government Regulation No. 73 Year 1992 on
Implementation of Insurance Business, as amended
several times, most recently by Government Regulation No.
81 Year 2008 on the Third Amendment to Government
Regulation No. 73 Year 1992 regarding Implementation of
Insurance Business
d. AXA Mandiri's Article of Association
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
135
AXA Mandiri meyakini bahwa dengan
menerapkan GCG akan memfasilitasi
value driver yang optimal, sehingga
mampu meningkatkan nilai perusahaan
(value creation).
Axa Mandiri believes that by implementing
GCG will facilitate optimal value drivers, so as
to enhance value creation
KOMITMEN IMPLEMENTASI GCG
GCG IMPLEMENTATION COMMITMENT
AXA Mandiri berkomitmen melaksanakan GCG di seluruh
tingkatan dan jenjang organisasi untuk memaksimalkan
nilai Perusahaan bagi pemegang saham dengan cara
meningkatkan prinsip keterbukaan, akuntabilitas,
bertanggung jawab, adil dan independen agar Perusahaan
memiliki daya saing yang kuat, baik secara nasional maupun
internasional.
AXA Mandiri is committed to implement good corporate
governance at all levels of the organization to maximize value
for the Company's shareholders by increasing the principles of
transparency, accountability, responsibility, fairness and
independence so that Company has strong competitiveness,
both nationally and internationally.
Bagi AXA Mandiri, penerapan GCG bukan sekedar
memenuhi peraturan perundang-undangan namun
merupakan elemen fundamental yang mengacu kepada
international best practices. Manajemen meyakini bahwa
dengan menerapkan GCG akan memfasilitasi value driver
yang optimal, sehingga mampu meningkatkan nilai
perusahaan (value creation).
For AXA Mandiri, GCG implementation is not only to comply the
legislation but also to be a fundamental element that refers to
the international best practices. Management believes that by
implementing GCG will facilitate optimal value drivers, so as to
enhance value creation.
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, AXA Mandiri selalu
mengacu kepada implementasi tata kelola perusahaan
yang baik (GCG). Hal ini menjadi bukti komitmen AXA
Mandiri untuk memenuhi semua kepentingan stakeholders
dengan sebaik-baiknya.
In conducting its business activities, AXA Mandiri always refers
to the implementation of good corporate governance (GCG).
It is a testament to the commitment AXA Mandiri to meet all
stakeholders' interests well.
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
136
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Pentingnya penerapan dari prinsip-prinsip GCG diharapkan
dapat membawa AXA Mandiri kepada kemajuan yang
signifikan dan berkelanjutan. Prinsip-prinsip GCG yang
dimaksud meliputi:
1. Transparansi, yaitu prinsip keterbuk aan yang
tercerminkan dalam proses pengambilan keputusan dan
keterbukaan dalam mengemukakan informasi materiil
yang relevan mengenai Perusahaan.
2. Akuntabilitas, yaitu prinsip kejelasan tanggung-gugat
sebagaimana yang dijabarkan dalam tugas pokok, fungsi,
peran dan kewenangan dari setiap organ atau unit kerja
yang terdapat di dalam Perusahaan dalam rangka
mewujudkan secara efektif pengelolaan perusahaan
sebagai suatu organisasi.
3. Tanggung Jawab, yaitu prinsip pertanggungjawaban
dalam pengelolaan Perusahaan terutama menyangkut
kesesuaiannya terhadap etika usaha maupun hukum
yang berlaku serta prinsip-prinsip pengelolaan
perusahaan yang sehat
4. Kemandirian, yaitu prinsip pengelolaan perusahaan
yang dilakukan secara mandiri dan profesional dengan
menghindari benturan kepentingan serta pengaruh
maupun tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai
dengan etika usaha, hukum yang berlaku atau prinsipprinsip pengelolaan perusahaan yang sehat.
5. Kewajaran, yaitu prinsip perlakuan yang wajar dan
proporsional dalam memenuhi hak-hak shareholders
maupun stakeholders berdasarkan hukum dan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
Penerapan implementasi GCG di AXA Mandiri bertujuan
untuk:
- Mengoptimalkan nilai Perusahaan agar memiliki daya
saing yang kuat, baik secara nasional maupun
internasional, sehingga mampu mempertahankan
keberadaannya dan berkelanjutan untuk mencapai
maksud dan tujuan perusahaan;
- Mendorong pengelolaan Perusahaan secara profesional,
efisien, dan efektif, serta memberdayakan fungsi dan
meningkatkan kemandirian Organ Perusahaan;
-
-
Mendorong agar Organ Perusahaan dalam membuat
keputusan dan menjalankan tindakan dilandasi nilai
moral yang tinggi dan kepatuhan terhadap peraturan
perundang-undangan, serta kesadaran akan adanya
tanggung jawab sosial terhadap stakeholders maupun
kelestarian lingkungan di sekitar Perusahaan;
M e n i n g k a t k a n k o n t r i b u s i Pe r u s a h a a n d a l a m
perekonomian nasional;
Meningkatkan iklim yang kondusif bagi
perkembangan investasi nasional.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
The importance of GCG implementation is expected to bring AXA
Mandiri to significant and sustainable progress. GCG principles
include:
1. Transparency, the openness principle which is reflected in
the decision-making process and openness in expressing
the relevant material information concerning the Company.
34
%
2. Accountability, the principle of clarity of accountability as
set out in the main tasks, functions, roles and powers of each
organ or unit of work in the Company in order to realize
effective management of the company as an organization.
3. Responsibility, the principle of accountability in the
management of the Company, especially regarding its
suitability to business ethics and compliance with
applicable laws and the principles of sound corporate
governance
4. Independence, the principle of corporate management
which are done independently and professionally to avoid
conflicts of interest and influence or pressure from any party
that is not in accordance with business ethics, applicable
law or the principles of sound corporate governance.
5. Fairness, the principle of fair and proportional treatment in
fulfilling the rights of shareholders and stakeholders under
the laws and regulations in force.
Implementation of GCG in AXA Mandiri aims to:
-
Optimize the value of Company in order to have strong
competitiveness, both nationally and internationally, so as
to maintain its existence and continue to achieve the
company's goals and objectives;
-
E n c o u ra g e t h e m a n a g e m e n t o f t h e C o m p a n y
professionally, efficiently, and effectively, and empower
function as well as increase the independence of the
Company Organ;
Encourage Organ Company in making decisions and
execute actions based on high moral values
and
compliance with laws and regulations, as well as an
awareness of the social responsibility towards stakeholders
and preserve environment around the Company;
-
-
Increase the Company's contributions to the national
economy;
Increasing a conducive climate to the development of
national investment.
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
137
ASSESSMENT GCG
GCG ASSESSMENT
Untuk melakukan pemantauan terhadap implementasi GCG
di AXA Mandiri, secara berkala dilakukan Assessment GCG
untuk mengukur tingkat kepatuhan AXA Mandiri dalam
penerapannya. AXA Mandiri telah melakukan penilaian (Self
Assessment) atas implementasi Good Corporate Governace
(GCG) selama tahun 2012 dan telah disampaikan
kepada regulator.
For monitoring the implementation of GCG in AXA Mandiri, it is
conducted GCG Assessment periodically to measure the level of
compliance of AXA Mandiri in its application. AXA Mandiri has
conducted Self Assessment on the implementation of Good
Corporate Governace (GCG) in 2012 and has been submitted to
the regulator.
STRUKTUR TATA KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE STRUCTURE
Sesuai Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas, Organ Perusahaan terdiri dari Rapat
Umum Pemegang Saham (RUPS), Dewan Komisaris dan
Direksi. Organ Perusahaan tersebut memainkan peran kunci
dalam keberhasilan pelaksanaan GCG. Organ Perusahaan
menjalankan fungsinya sesuai dengan ketentuan
perundang-undangan, Anggaran Dasar dan ketentuan
lainnya atas dasar prinsip bahwa masing-masing organ
mempunyai independensi dalam melaksanakan tugas,
fungsi dan tanggung jawabnya untuk kepentingan
AXA Mandiri.
Pursuant to the Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
Companies, Company Organ consists of a General Meeting of
Shareholders (GMS), the Board of Commissioners and Board of
Directors. Company Organ is playing a key role in the successful
implementation of GCG. Company Organ perform its functions
in accordance with statutory provisions, other provisions of the
Constitution and on the principle that each organ has the
independence in carrying out the duties, functions and
responsibilities for the benefit of AXA Mandiri.
Mekanisme pelaksanaan GCG di AXA Mandiri mengacu pada
GCG Charter, yang antara lain mengatur Corporate
Governance Structure, yang meliputi: Pemegang Saham;
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS); Dewan Komisaris;
Komite-komite di bawah Dewan Komisaris; Dewan Pengawas
Syariah; Direksi.
Mechanisms in the implementation of GCG in AXA Mandiri refers
to GCG Charter, including regulates Corporate Governance
Structure, which includes: Shareholders; General Meeting of
Shareholders (GMS), the Board of Commissioners; Committees
under the Board of Commissioners; Sharia Supervisory Board;
the Board of Directors.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM
GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) selaku pemegang
kekuasan tertinggi dalam struktur kepengurusan memiliki
wewenang yang tidak dimiliki Dewan Komisaris
atau Direksi. Wewenang meliputi pengambilan keputusan
tentang pengubahan Anggaran Dasar Perusahaan,
penggabungan, peleburan, pengambilalihan, kepailitan, dan
pembubaran Perusahaan. Pada dasarnya wewenang tersebut
diatur dan dibatasi oleh Undang-Undang Perusahaan
Terbatas dan Anggaran Dasar Perusahaan.
General Meeting of Shareholders (GMS) as the holder of the
highest power in the management structure has the authority
that is not owned by the Board of Commissioners or Board of
Directors. It Includes decision-making authority about
modifying the Articles of Association of the Company, merger,
consolidation, acquisition, bankruptcy, and the dissolution of
the Company. Basically the authority is regulated and limited by
Limited Companies Act and the Articles of Association of the
Company.
Di tahun 2012 AXA Mandiri menyelenggarakan 1 (satu) kali
R U P S Ta h u n a n d a n t i d a k m e n y e l e n g g a r a k a n
RUPS Luar Biasa.
In 2012 AXA Mandiri conducted 1 (once) Annual General Meeting
of Shareholders and there was no Extraordinary General
Meeting.
RUPS Tahunan
Pada tanggal 27 Juni 2012 AXA Mandiri menyelenggarakan
RUPS Tahunan dengan agenda sebagai berikut :
Annual GMS
On June 27, 2012 AXA Mandiri conducted Annual GMS with the
agenda were as follows:
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
138
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Agenda 1
Persetujuan Laporan Tahunan Perusahaan, Laporan
Pengawasan Dewan Komisaris dan Laporan Direksi untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011.
Agenda 1
Approval of the Company's Annual Report, Supervisory Report of
Board of Commissioners and Directors' Report for the fiscal year
ended on December 31, 2011.
Agenda 2
Persetujuan penggunaan laba bersih Perusahaan untuk
tahun buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2011.
Agenda 2
Approval of the net profit usage of the Company for the financial
year ended December 31, 2011.
Agenda3
Persetujuan penunjukan kembali Kantor Akuntan Publik
( KAP ) Tanudiredja Wibisana & Rekan (PWC) sebagai auditor
Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada tanggal 31
Desember 2012 dan menetapkan biaya/remunerasinya.
Agenda 3
Approval of the reappointment of Public Accounting Firm (KAP)
Tanudiredja Wibisana & Rekan (PWC) as the Company's auditors
for the fiscal year ended December 31, 2012 and set a
fee/remuneration.
Agenda 4
Pertimbangan nominasi terhadap anggota Direksi dan
Anggota Dewan Komisaris Perusahaan oleh pemegang
saham serta pengangkatannya atau pengakhirannya dan
untuk mengkonfirmasi susunan dari anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris Perusahaan;
Agenda 4
Nomination consideration of the members of the Board of
Directors and Board of Commissioners of the Company by the
shareholders as well as the appointment or dismisal and to
confirm the composition of the Board of Directors and Board of
Commissioners;
Agenda 5
Penetapan gaji serta tunjangan atas anggota Direksi dan
anggota Dewan Komisaris Perusahaan;
Agenda 5
Determination of salaries and allowances for members of the
B oard of D irec tors and B oard of Commissioners;
Agenda 6
Persetujuan perubahan Anggaran Dasar Perusahaan
sehubungan dengan perubahan tempat kedudukan
Perusahaan.
Agenda 6
Approval of amendments to the Articles of Association in
connection with the Company's change of domicile.
Keputusan RUPS Tahunan tersebut adalah:
Decision of the Annual GMS are:
Keputusan Agenda 1
1. Menyetujui Laporan Tahunan Perusahaan termasuk
untuk pengesahan Laporan Keuangan Tahunan
Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2011 yang telah di audit oleh Kantor Akuntan
Publik ( KAP ) Tanudiredja, Wibisana & Rekan ( PWC )
sebagaimana ditetapkan dalam Laporan Nomor
A120305003/DC2/MJW/II/2012 tanggal 5 Maret 2012 dan
Laporan Dewan Komisaris, Laporan Dewan Pengawas
Syariah, serta Laporan Direksi untuk tahun buku yang
berakhir tanggal 31 Desember 2011.
2. Memberikan pembebasan dan pelunasan tanggung
jawab sepenuhnya ( volledig acquit et de charge ) kepada
semua anggota Direksi terhadap semua tindakan
pengurusan Perusahaan selama tahun buku yang
berakhir tanggal 31 Desember 2011, memberikan
pembebasan dan pelunasan tanggung jawab
sepenuhnya kepada Dewan Komisaris Perusahaan atas
segala pengawasan terhadap tugas tugas Direksi
Perusahaan selama tahun buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2011 sejauh tindakan tersebut bukan
merupakan tindak pidana dan tindakan tersebut
tercermin dalam Laporan Tahunan di Laporan Keuangan
yang disahkan oleh Rapat.
Decision Agenda 1
1. Approved the Annual Report of the Company including the
Company's Annual Financial Report for the year ended 31
December 2011 which have been audited by Public
Accountant (KAP) Tanudiredja, Wibisana & Rekan (PWC) as
defined in Statement No. A120305003/DC2/MJW/ II/2012
dated March 5, 2012 and the Report of the Board of
Commissioners, Report of the Sharia Supervisory Board, as
well as the Directors' Report for the year ended December 31,
2011.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
34
%
2. Provide release and full discharge responsibility (Volledig
acquit et de charge) to all members of the Board of Directors
of the Company in all acts of management during the
financial year ended December 31, 2011 give release and full
discharge responsibility to the Board of Commissioners for
any oversight of the duties of Directors of the Company
during the financial year ended December 31, 2011 as far as
the act is not a crime and those actions are reflected in the
Annual Report on the Financial Statements approved by the
Meeting.
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
139
Keputusan Agenda 2
1. Menyetujui penggunaan dan alokasi laba bersih
Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir
31 Desember 2011 sebagai berikut :
(i) Tidak ada penyisihan Laba Bersih Perusahaan atau
setara Rp.0.00 ( nol rupiah ) untuk dana cadangan
sebagaimana dimaksud dalam pasal 70 ayat (1)
Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas. Mengingat saat ini Perusahaan
telah memiliki cadangan wajib sebesar
Rp20.300.000.000,- dan karenanya telah memenuhi
ketentuan minimal sebesar 20% dari modal
ditempatkan dan disetor Perusahaan sebesar
Rp101.400.000.000,(ii) 59,1% atau Rp500.000.000.000,- dari laba bersih
Perusahaan tahun buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2011 dialokasikan sebagai dividen tunai
kepada pemegang saham. Pembagian dividen
kepada Pemegang Saham berdasarkan jumlah porsi
kepemilikan saham dalam Perusahaan. Laporan atas
rekomendasi pembayaran dividen telah
dipersiapkan oleh Direksi kepada Dewan Komisaris
Perusahaan guna memastikan bahwa pembayaran
dividen tidak akan mengganggu kemampuan
Perusahaan untuk memenuhi persyaratan RBC (Risk
Based Capital) sesuai dengan pasal 2 ayat (1)
Keputusan Menteri Keuangan Nomor
424/KMK.06/2003 dan tersedia sebagai referensi
untuk Rapat ini;
(iii) 17,7% atau Rp150.000.000.00,- dari laba bersih
Perusahaan tahun buku yang berakhir tanggal 31
Desember 2011 dialokasikan sebagai pencadangan
untuk mendukung rencana Perusahaan untuk
mengakuisisi 99% saham pada
PT. AXA Life Indonesia.
(iv) 23,2% atau Rp195.900.000.00,- dari laba bersih
Perusahaan berakhir tanggal 31 Desember 2011
dialokasikan sebagai cadangan lainnya.
Decision Agenda 2
1. Approved the use and allocation of Company's net income
for the year ended December 31, 2011 as follows:
2. Memberikan wewenang kepada Direksi Perusahaan
untuk melakukan semua dan setiap tindakan yang
diperlukan sehubungan dengan penggunaan dan
alokasi laba bersih Perusahaan tersebut diatas, sesuai
dengan peraturan dan perundang undangan yang
berlaku.
2. Authorized Directors of the Company to make any and all
necessary actions in relation to the use and allocation of the
Company's net income mentioned above, in accordance
with the laws and regulations in force.
Keputusan Agenda 3
1. Menetapkan Kantor Akuntan Publik (KAP) Tanudiredja
Wibisana & Rekan (PWC) untuk mengaudit Laporan
Keuangan Perusahaan untuk tahun buku yang berakhir
tanggal 31 Desember 2012; dan
2. Memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris
Perusahaan untuk menetapkan biaya/remunerasi dari
Akuntan Publik dan persyaratan lainnya bagi Kantor
Akuntan Publik dan auditor tersebut.
Decision Agenda 3
1. Setting a Public Accounting Firm (KAP) Tanudiredja
Wibisana & Rekan (PWC) to audit the Company's Financial
Statements for the year ended December 31, 2012, and
www.axa-mandiri.co.id/life
(i) There is no provision for the reserve fund of Company's
Net Income or equivalent to Rp.0.00 (zero rupiah) as
referred to in Article 70 paragraph (1) of Act No. 40 of
2007 on Limited Liability Companies. Given the
company currently has a mandatory reserve of
Rp20.300.000.000, - and therefore have complied with
a minimum of 20% of the issued and paid-up capital
amounting Rp101.400.000.000, -
(ii) 59.1% or Rp500.000.000.000, - of the Company's net
income the year ended December 31, 2011 was
allocated as cash dividends to shareholders. Dividend
distribution to shareholders is based on the portion of
ownership shares in the Company. Reports on the
recommendation of dividend payments has been
prepared by the Company's Board of Directors to the
Board of Commissioners to ensure that the dividend
payments will not interfere with the ability of the
Company to meet the requirements of RBC (Risk Based
Capital) in accordance with article 2, paragraph (1)
Decree of the Minister of Finance No. 424/KMK.06 / 2003
and is available as a reference for this Meeting;
(iii) 17.7% or Rp150.000.000.00, - of the Company's net
income the year ended December 31, 2011 was
allocated as a backup to support the Company's plans
to acquire 99% shares in PT.AXA Life Indonesian.
(iv) 23.2% or Rp195.900.000.00,- of the Company's net
income ended on December 31, 2011 was allocated to
other reserves.
2. Authorizing the Board of Commissioners of the Company to
establish the cost/remuneration of Certified Public
Accountants and other requirements for the Office of the
Public Accountants and auditors.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
140
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Keputusan Agenda 4
1.� Menyetujui untuk mengangkat anggota Direksi
Perusahaan untuk masa jabatan berakhir pada saat
ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham yang
dilaksanakan pada tahun 2017 sebagai berikut :
a. Tuan Jonathan Mark Sandham (Jon Sandham) sebagai
Presiden Direktur Perusahaan
b. Tuan Rudy Munardi sebagai Direktur Perusahaan
c. Tuan Iwan Pasila sebagai Direktur Perusahaan
Untuk jabatan Tuan Rudy Munardi tetap tunduk pada
persyaratan kelulusan atas uji kelayakan dan
kepatutan (fit and proper test) yang diadakan oleh
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga
K e u a n g a n s e s u a i d e n g a n k e te nt u a n ya n g
perundang undangan yang berlaku.
2.� Menyetujui untuk mengangkat anggota Dewan
Komisaris Perusahaan untuk masa jabatan berakhir pada
saat ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham yang
dilaksanakan pada tahun 2017 sebagai berikut :
a. Tuan Inkawan Dharma Jusi sebagai Presiden Komisaris
Perusahaan
b. Tuan Randy Lianggara sebagai Komisaris Perusahaan
Kecuali untuk masa jabatan Tuan Sidharta Utama
sebagai Komisaris Independen yang akan berakhir
pada saat ditutupnya Rapat Umum Pemegang Saham
yang akan diselenggarakan pada tahun 2016.
3. Menyatakan susunan anggota Direksi Perusahaan,
sebagai berikut :
Presiden Direktur : Tuan Jonathan Mark Sandham
(Jon Sandham) Direktur
: Tuan Rudy Munardi Direktur
: Tuan Iwan Pasila
�
4.� Menyatakan susunan anggota Dewan Komisaris
Perusahaan, sebagai berikut :
Presiden Komisaris : Tuan Inkawan Dharma Jusi
�
Komisaris
: Tuan Randy Lianggara
�
Komisaris Independen
: Tuan Sidharta Utama.
�
Keputusan Agenda 5
1.� Tantiem gross yang diberikan kepada Direksi dan
Presiden Komisaris adalah sebesar Rp.2.645.000.000,yang bersumber dari cadangan yang telah dianggarkan
dan diperhitungkan sebagai biaya untuk tahun buku
berakhir pada 31 Desember 2011
2. Porsi pembagian tantiem gross antara Presiden Direktur,
Direktur dan Presiden Komisaris adalah 100%,
75% dan 50%
3. Pajak atas tantiem gross menjadi tanggung jawab
penerima dan tidak dapat dibebankan kepada
Perusahaan.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Decision Agenda 4
1. Appointed members of the Board of Directors of the
Company for a term ending at the conclusion of the General
Meeting of Shareholders held in 2017 as follows:
a.�Mr. Jonathan Mark Sandham (Jon Sandham) as
President Director of the Company
b. Mr. Rudy Munardi as a Director of the Company
c. Mr. Iwan Pasila as a Director of the Company
For the post of Mr. Rudy Munardi remains subject to the
passing grade on fit and proper test conducted by the
Capital Market Supervisory Agency and Financial
Institution in accordance with the provisions of the
applicable legislation.
2. Approved the appointment of members of the Board of
Commissioners for a term ending at the conclusion of the
General Meeting of Shareholders to be held in 2017 as
follows:
a. Mr. Inkawan Dharma Jusi as President Commissioner of
the Company
b. Mr. Randy Lianggara as Commissioner of the Company
Except for a term of Mr. Sidhartha Utama as an
Independent Commissioner that will expire at the
conclusion of the General Meeting of Shareholders to be
held in 2016.
3. Stated the composition of the Board of Directors, as follows:
President Director : Mr. Jonathan Mark Sandham
(Jon Sandham) Director
: Mr. Rudy Manardi
�
Director
: Mr. Iwan Pasila
�
4. Stated the composition of the Board of Commissioners, as
follows:
President
Commissioner
: Mr. Inkawan Dharma Jusi
Commissioner
: Mr. Randy Lianggara
Independent
Commissioner
: Mr. Sidharta Utama.
Decision Agenda 5
1. Tantiem gross given to the Board of Directors and President
Commissioner is Rp.2.645.000.000,- from the allocation of
reserves which has been budgeted and accounted for as
expenses for the fiscal year ended on December 31, 2011.
2. Portion of the tantiem gross division between the President
Director, Director and President Commissioner are 100%,
75% and 50%
3. Taxes on tantiem gross is the responsibility of the recipient
and can not be charged to the Company.
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
141
Keputusan Agenda 6
Menyesuaikan Anggaran Dasar Pasal 1 ayat (1) untuk tempat
kedudukan Perusahaan dari Jakarta Pusat menjadi Jakarta
Selatan.
Decision Agenda 6
In accordance with the Articles of Association Article 1
paragraph (1) the domicile of the Company from Central Jakarta
to South Jakarta.
DEWAN KOMISARIS
THE BOARD OF COMMISSIONERS
Menurut Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas, Dewan Komisaris adalah organ
perusahaan yang bertugas melakukan pengawasan secara
umum dan/atau khusus sesuai dengan anggaran dasar serta
memberi nasihat kepada Direksi. Dewan Komisaris diangkat
melalui RUPS untuk jangka waktu tertentu dan dapat
diangkat kembali.
According to Law No. 40 of 2007 on Limited Liability Companies,
the Board of Commissioners is the organ in charge of supervising
the company in general and/or special in accordance with the
articles of association and giving advice to the Board of
Directors. Board of Commissioners is appointed by the GMS for a
period of time and may be reappointed.
Komposisi Dewan Komisaris
Berdasarkan akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012 komposisi
Dewan Komisaris terdiri dari 1 (satu) orang Presiden Komisaris
dan 2 (dua) orang Komisaris.
Composition of the Board of Commissioners
Based on Notarial Deed dated July 2, 2012 the composition of the
Board of Commissioners consists of 1 (one) Chairman and two
(2) Commissioners.
Nama
Name
Jabatan
Position
Dasar Pengangkatan
Basic of Appointment
Inkawan D. Jusi*
Presiden Komisaris
President Commissioner
Komisaris
Commissioner
Komisaris
Commissioner
Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Notarial Deed No. 1 date July 02, 2012
Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Notarial Deed No. 1 date July 02, 2012
Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Notarial Deed No. 1 date July 02, 2012
Sidharta Utama
Randy Lianggara
* Terhitung sejak tanggal 15 Desember 2012 berdasarkan Akta Notaris No. 90 tanggal 25 Januari 2013 Inkawan D. Jusi mengundurkan diri dariPresiden Komisaris
* Effective December 15, 2012 based on Notarial No. 90 date January 25, 2013 Inkawan D. Jusi resign from President Commissioner
Independensi Dewan Komisaris
Komposisi Dewan Komisaris yang terdiri atas 3 (tiga) orang,
dimana salah satunya merupakan Komisaris Independen
dimaksudkan agar pengambilan keputusan dapat berjalan
dengan efektif, tepat dan cepat. Dalam melaksanakan
tugasnya, anggota Dewan Komisaris bersifat independen,
tidak mempengaruhi atau dipengaruhi oleh pihak manapun.
Board of Commissioners Independence
The composition of the Board of Commissioners consists of three
(3) persons, one of whom is an Independent Commissioner
intended that the decision-making can be effective, precise and
fast. In performing their duties, members of the Board are
independent, do not affect or be affected by any party.
Antar anggota Dewan Komisaris dan antara
anggota Dewan Komisaris dengan anggota Direksi tidak ada
hubungan keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga,
baik menurut garis lurus maupun garis ke samping atau
hubungan semenda.
Among the members of the Board of Commissioners and
members of BOC and BOD there is no family relationship to the
third degree, both in a straight line to the side or relationship by
marriage.
Tugas Dan Tanggung Jawab Dewan Komisaris
Duties and Responsibilities of
the Board of Commissioners
Duties and responsibilities of the Board of Commissioners
contained in the Articles of Association of AXA Mandiri consists
of:
Board of Commissioners at any time in office hours of the
Company may enter premises or other place that is used or
held by the Company and the right to examine all books,
Tugas dan tanggung jawab Dewan Komisaris yang terdapat
dalam Anggaran Dasar AXA Mandiri terdiri dari :
Dewan Komisaris setiap waktu dalam jam kerja kantor
Perusahaan berhak memasuki tempat tersebut atau
tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh
Perusahaan dan berhak memeriksa semua pembukuan,
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
142
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
surat dan alat bukti lainnya, memeriksa dan mencocokan
keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak untuk
mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh
Direksi.
letters and other evidence, checking and matching state
money and other cash and have a right to know all actions
that have been implemented by the Board of Directors.
Direksi dan setiap anggota Direksi wajib untuk
memberikan penjelasan tentang segala hal yang
ditanyakan oleh Dewan Komisaris.
Dewan Komisaris setiap waktu berhak memberhentikan
untuk sementara seorang atau lebih anggota Direksi,
apabila anggota Direksi tersebut ber tindak
bertentangan dengan Anggaran Dasar dan/atau
perundang-undangan yang berlaku.
Pemberhentian sementara sebagaimana yang tersebut
diatas harus diberitahukan kepada anggota Direksi
yang bersangkutan, disertai alasannya.
Dalam jangka waktu 30 hari sesudah pemberhentian
sementara itu, Dewan Komisaris diwajibkan untuk
menyelenggarakan RUPS untuk memutuskan apakah
anggota Direksi tersebut akan diberhentikan
seterusnya atau dikembalikan kepada kedudukannya
semula. Anggota Direksi yang diberhentikan sementara
itu diberi kesempatan untuk hadir guna membela diri.
RUPS tersebut harus dipimpin oleh Presiden Komisaris,
dan apabila ia tidak hadir, oleh anggota Dewan
Komisaris lainnya, dan apabila tidak ada Komisaris yang
hadir, maka RUPS harus dipimpin oleh orang yang
dipilih oleh dan diantara mereka yang hadir.
Apabila RUPS tidak diadakan dalam jangka waktu 30
hari setelah pemberhentian sementara itu atau apabila
RUPS tidak dapat mengambil keputusan, maka
pemberhentian itu menjadi batal demi hukum, dan
yang bersangkutan berhak menjabat jabatannya
semula.
Apabila seluruh anggota Direksi diberhentikan
sementara dan Perusahaan tidak mempunyai
seorangpun anggota Direksi maka untuk sementara
Dewan Komisaris diwajibkan untuk mengurus
Perusahaan.
Dalam hal demikian Dewan Komisaris berhak untuk
memberikan kekuasaan sementara kepada seorang
atau lebih diantara anggota Dewan Komisaris atas
tanggungan Dewan Komisaris.
Dalam hal hanya ada seorang anggota Dewan
Komisaris, segala tugas dan wewenang yang diberikan
kepada Presiden Komisaris atau anggota Dewan
Komisaris dalam anggaran dasar ini berlaku pula
baginya
Board of Directors and each member of the Board of
Directors is obliged to give an account of everything that is
asked by the Board of Commissioners.
The Board of Commissioners reserves the right at any time
to temporarily lay off one or more members of the Board of
Directors, if the members of the Board of Directors act
contrary to the Articles of Association and/or the
applicable legislation.
Suspension as mentioned above must be notified to the
relevant members of the Board of Directors, along with
reasons.
Within 30 days after the suspension, the Board of
Commissioners is required to hold the GMS to decide
whether the member of the Board of Directors shall be
dismissed forgood or returned to his original position.
Director member who was temporary laid off is given the
opportunity to present and defend himself.
Sesuai dengan fungsi dan perannya, dalam rangka
meningkatkan tata kelola perusahaan, Dewan Komisaris
juga melakukan koordinasi dan komunikasi dengan unit
Internal Audit dan Auditor External, memantau proses audit
laporan keuangan, serta melakukan review atas laporan
keuangan Perusahaan sebelum di publikasikan.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
The GMS must be chaired by the President Commissioner,
and if he is absent, by the members of the Board of
Commissioners, and in the absence of Commissioners
present, the GMS must be led by people who are elected by
and among those present.
If the GMS is not held within 30 days after the suspension or
if the GMS can not make decisions, then the dismissal was
null and void, and he is entitled to the original position.
If all the members of the Board of Directors are temporary
suspended and the Company does not have any member
of the Board of Directors for the interim Board of
Commissioners is required to take care of the Company.
In such case, the Board of Commissioners reserves the right
to provide temporary power to one or more of the members
of the Board of Commissioners shall be borne by the Board
of Commissioners.
In case there is only one member of the Board of
Commissioners, all the duties and powers granted to the
President Commissioner or member of the Board of
Commissioners in this statute applies to him.
In accordance with its functions and roles, in order to
improve corp orate governance, the B oard of
Commissioners is also coordinating and communicating
with Internal Audit Unit and External Auditor in monitoring
the process of financial audit report as well as reviewing
Company's financial statements prior to publication.
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
143
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Rapat Dewan Komisaris
Menurut pasal 18 Anggaran Dasar, Rapat Dewan Komisaris
diselenggarakan minimal 1 (satu) kali dalam 3 (tiga) bulan,
atau setiap saat apabila dianggap perlu. Rapat Dewan
Komisaris juga dapat diadakan setiap waktu bilamana
dianggap perlu oleh Presiden Komisaris, seorang atau lebih
anggota Komisaris, atau atas permintaan tertulis seorang
atau lebih anggota Direksi.
Board of Commissioners Meeting
According to article 18 of the Articles of Association, the Board
of Commissioners Meeting is held a minimum of 1 (once) within
three (3) months, or at any time if deemed necessary. Board of
Commissioners meetings can also be held at any time when
deemed necessary by the President Comissioner, one or more
members of the Commissioners, or upon written request of one
or more members of the Board of Directors.
Selama tahun 2012 Dewan Komisaris telah melaksanakan 8
kali rapat. Uraian kehadiran Dewan Komisaris dalam rapatrapat tersebut dapat dilihat melalui tabel berikut ini.
During 2012 the Board of Commissioners has conducted 8
meetings. Description of the presence of the Board of
Commissioners meetings can be viewed through the following
table.
Tabel Kehadiran Rapat Dewan Komisaris
Table Attendance Board of Commissioners Meeting
Nama
Name
Jabatan
Position
Jumlah Rapat
Number of Meetings
Kehadiran
Attendance
Presentase (%)
Percentage (%)
Inkawan D. Jusi
Presiden Komisaris President Commissioner
8
7
88
Sidharta Utama
Komisaris Commissioner
8
7
88
Randy Lianggara
Komisaris Commissioner
8
8
100
Pelaksanaan tugas Dewan Komisaris selama tahun 2012
antara lain:
1. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai channel Bank Syariah Mandiri dan financial
update.
2. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai employee discount program, production
update, klausula pembukaan rekening baru serta
apresiasi untuk distribution network dan regional
manager.
3. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai leads monitoring, sales force, lead generator fee
dan non medical limit.
4. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai rekruitmen FA prioritas, premium holiday,
update akuisisi dan sales update.
5. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai evaluasi Foreign Trip Incentive dan
telemarketing.
6. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai lead generator fee dan brand preference
tracking.
7. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai fund manager, procurement project update,
strategy meeting update dan update hasil riset konsultan.
8. Menerima laporan Direksi dan memberikan arahan
mengenai dampak peraturan baru (RBC)
dan customer scope.
www.axa-mandiri.co.id/life
Implementation of the duties of the Board of Commissioners
for the year 2012 includes:
1. Receive Directors reports and provide direction on Bank
Syariah Mandiri channel and financial update.
2. Receive Directors reports and provide guidance on
employee discount program, production update, new
account opening clause, appreciation for the distribution
network and the regional manager.
3. Receive Directors reports and provide guidance on leads
monitoring, sales force, lead generator fee and nonmedical limit.
4. Receive Directors reports and provide guidance on
priorities FA recruitment, premium holiday, update the
acquisition and sales update
5. Receive Directors reports and provide guidance regarding
the evaluation of Foreign Trip Incentive and telemarketing.
6. Receive Directors reports and provide direction on lead
generator fee, alpha project update, brand preference
tracking
7. Receive Directors reports and provide direction on fund
manager, procurement project update, strategy meeting
update and update result of consultant research.
8. Receive Directors reports and provide guidance on the
impact of new regulations (RBC) and customer scope.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
144
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Pelatihan Dewan Komisaris Tahun 2012
Untuk meningkatkan kompetensi dan pengetahuan Dewan
Komisaris dalam menjalankan tugas dan fungsinya, selama
tahun 2012, Anggota Dewan Komisaris telah mengikuti
seminar, training dan workshop sebagai berikut:
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
BOC training in 2012
To improve the competence and knowledge of the Board of
Commissioners in carrying out its duties and functions, during
2012, Member of the Board of Commissioners has attended
seminars, trainings and workshops as follows:
Nama
Name
Nama Pelatihan
Training
Tempat & Tanggal Pelatihan
Place & Date of Training
Inkawan D. Jusi
The 6th Jakarta Risk Management Convention:
Otoritas Jasa Keuangan
The 6th Jakarta Risk Management Convention:
Finance Service Authority
Jakarta, 10/11/2012
Jakarta, 10/11/2012
DIREKSI
DIRECTORS
Menurut Undang-Undang Nomor 40 tahun 2007 tentang
Perseroan Terbatas, Direksi merupakan organ perusahaan
yang berwenang dan bertanggung jawab penuh atas
pengurusan Perusahaan untuk kepentingan perusahaan,
sesuai dengan maksud dan tujuan perusahaan, serta
mewakili Perusahaan, baik di dalam maupun di luar
pengadilan sesuai dengan ketentuan anggaran dasar.
Anggota Direksi diangkat melalui RUPS untuk jangka waktu
tertentu dan dapat diangkat kembali.
According to Law No. 40 of 2007 on Limited Liability
Companies, the Board of Directors is a company organ
authorized and are fully responsible for management of the
Company for the benefit of the company, in accordance with
the purposes and objectives of the company, as well as
representing the company, both inside and outside the court in
accordance with the provisions of articles of association.
Members of the Board of Directors are ppointed by the General
Meeting of Shareholders for a period of time and may be
reappointed.
Komposisi Direksi
Berdasarkan akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012. Direksi
terdiri dari 1 (satu) orang Presiden Direktur dan 2 (dua)
orang Direktur sebagai berikut:
Composition of the Board of Directors
Based on Notarial Deed No.1 dated July 2, 2012, the Board of
Directors consists of 1 (one) President Director and 2 (two)
Directors as follows:
Nama
Name
Nama Pelatihan
Training
Dasar Pengangkatan
Basic of Appointment
Jon Sandham
Presiden Direktur
President Director
Direktur
Director
Direktur
Director
Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Notarial Deed No.1 dated July 2, 2012
Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Notarial Deed No.1 dated July 2, 2012
Akta Notaris No.1 tanggal 02 Juli 2012
Notarial Deed No.1 dated July 2, 2012
Rudy Munardi
Iwan Pasila
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
145
Independensi Direksi
Antara para anggota Direksi dan antara anggota Direksi
dengan anggota Dewan Komisaris tidak ada hubungan
keluarga sedarah sampai dengan derajat ketiga, baik
menurut garis lurus maupun garis ke samping atau
hubungan semenda (menantu atau ipar).
Independence of BOD
Among the members of the Board of Directors and the
members of the Board of Directors with the Board of
Commissioners there is not any related blood to the third
degree, both in a straight line to the side or relationship by
marriage (in-law or brother in law).
Dalam melaksanakan fungsi dan tugasnya, anggota Direksi
bertindak secara mandiri, tidak dipengaruhi atau
mempengaruhi pihak mana pun.
In carrying out its functions and duties, the Board of Directors
acts independently, not influenced or influence any party.
Tanggung Jawab Direksi
Dalam melaksanakan tugasnya untuk mencapai maksud
dan tujuan Perusahaan, Direksi bertanggung jawab penuh
kepada Pemegang Saham. Sesuai dengan ketentuan yang
terdapat dalam Anggaran Dasar Perusahaan maka tugas
pokok, wewenang, dan kewajiban Direksi antara lain:
Responsibilities of Directors
In performing its duties to achieve the aims and objectives of
the Company, the Directors are solely responsible to the
Shareholders. Accordance with the provisions contained in the
Articles of Association of the Company, principal duties,
powers, and duties of Directors include:
1. Tugas dan Kewenangan Presiden Direktur
a. Memimpin pelaksanaan pengurusan Perusahaan
untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan.
b. Menjadi koordinator dari seluruh anggota Direksi
yang lain dalam melaksanakan tugas dan
wewenang Direksi sesuai dengan yang ditetapkan
dalam Anggaran Dasar.
c.� Mengkoordinir Unit Internal Audit, Operation,
Marketing, Bancassurance Academy, dan Human
Capital untuk menjamin kelancaran aktivitas
operasional Perusahaan.
2. Tugas dan Kewenangan Direktur Pemasaran
a. Melaksanakan tugas dan kewenangan Direksi sesuai
dengan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
1. Duties and Authority of The President Director
a. Leading the implementation and management of the
Company for the benefit of the Company's objectives.
b. Be the coordinator of all the other members of the
Board of Directors in carrying out the duties and
authority of the Board of Directors in accordance with
that set out in the Articles of Association.
c. Coordinate the Internal Audit Unit, Operations,
Marketing, Bancassurance Academy, and Human
Capital to ensure smooth operational activities of the
Company.
2. Duties and Authority of Director of Marketing
a. Carry out the duties and authority of the Board of
Directors in accordance with that set out in the Articles
of Association.
b. Coordinate the marketing activities of the Company in
order to achieve the set targets.
c. Coordinate Sales Development Unit to explore and
optimize alternate distribution channels.
b. Mengkoordinir kegiatan pemasaran Perusahaan
agar dapat mencapai target yang telah ditetapkan.
c.� Mengkoordinir Unit Sales Development untuk
menggali dan mengoptimalkan saluran pemasaran
alternatif.
3. Tugas dan Kewenangan Direktur Keuangan
a. Melaksanakan tugas dan kewenangan Direksi sesuai
dengan yang ditetapkan dalam Anggaran Dasar.
b. Mengkoordinir aktivitas keuangan Perusahaan agar
dapat mencapai target keuangan yang telah
ditetapkan.
c. Mengkoordinir Unit Finance, JV Performance & Risk
Management, Business Analyst, Actuary, System
Development, Legal, Investment dan Procurement
untuk mendukung operasional Perusahaan.
www.axa-mandiri.co.id/life
3. Duties and Authority of the Director of Finance
a.� Carry out the duties and authority of the Board of
Directors in accordance with that set out in the Articles
of Association.
b. Coordinate the financial activities of the Company in
order to achieve the financial targets that have been
set.
c. The unit coordinates the Unit Finance, JV Performance
& Risk Management, Business Analyst, Actuary, System
Development, Legal, Investment and Procurement to
support the Company's operations.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
146
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Rapat Direksi
Selama tahun 2012 Direksi mengadakan rapat internal 16
(enam belas) kali dalam setahun serta rapat berkala
gabungan bersama Dewan Komisaris.
BOD Meetings
During 2012, the Board of Directors has conducted internal
meetings for 16 (sixteen) times in a year and periodical joint
meetings with the Board of Commissioners.
a. Berikut tabel kehadiran rapat Direksi periode
Januari Juni 2012
a. Below is meeting attendance table of BOD meeting period
January-June 2012
Tabel Kehadiran Rapat Dewan Direksi
Table Attendance Directors Meeting
z
Nama
Name
Wiroyo Karsono
Kuki Kadarisman
Iwan Pasila
Jabatan
Position
Presiden Direktur President Director
Direktur Director
Direktur Director
b. Berikut tabel kehadiran rapat Direksi periode
Juli Desember 2012
Nama
Name
Jon Sandham
Rudy Munardi
Iwan Pasila
Jabatan
Position
Presiden Direktur President Director
Direktur Director
Direktur Director
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Jumlah Rapat
Number of Meetings
8
8
8
Kehadiran
Attendance
8
7
8
Presentase (%)
Percentage (%)
100
88
100
b. Below is meeting attendance table of BOD meeting period
July-December 2012
Jumlah Rapat
Number of Meetings
8
8
8
Kehadiran
Attendance
8
7
8
Presentase (%)
Percentage (%)
100
88
100
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
172
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Fokus Kepada
Nasabah Untuk
Mengembangkan
Masyarakat
Customer Focus to Develops Community
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
173
TANGGUNG JAWAB SOSIAL PERUSAHAAN
Corporate Social Responsibility
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
174
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
TANGGUNG JAWAB
SOSIAL PERUSAHAAN
�
CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY
PENDAHULUAN
FOREWORD
Bagi AXA Mandiri, Corporate Social Responsibility (CSR)
dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab terhadap
konsumen, karyawan, pemegang saham, masyarakat dan
lingkungan dalam segala aspek operasional perusahaan.
Hal ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan
perusahaan dengan tanpa mengabaikan tanggung jawab
untuk membangun masyarakat mandiri demi terciptanya
kesejahteraan.
For AXA Mandiri, Corporate Social Responsibility (CSR) is
defined as a form of responsibility to customers, employees,
shareholders, communities and environment in all aspects of
company operations. This aims to support company
sustainability without neglecting the responsibility to build a
self-sufficient community for the creation of prosperity.
AXA Mandiri menyadari bahwa keberhasilan sebuah bisnis
tidak hanya diukur dari keuntungan bisnis semata,
melainkan juga dilihat dari kemampuan Perusahaan
memenuhi harapan stakeholder, maka secara konsisten AXA
Mandiri melaksanakan program-program khusus sebagai
bentuk pelayanan dan bagian dari investasi sosial
perusahaan untuk keberlanjutan.
AXA Mandiri realizes that the success of a business is no longer
measured solely by business profits, but also by Company's
ability to meet stakeholders' expectations; therefore AXA
Mandiri consistently implements specific programs as a service
and part of the corporate social investment for sustainability.
Agar program CSR berjalan secara terarah dan tepat
sasaran, AXA Mandiri telah menetapkan strategi yang telah
dirumuskan antara lain dengan melakukan koordinasi
kegiatan CSR yang melibatkan karyawan dan keluarga
karyawan, membangun kesadaran masyarakat maupun
karyawan dan mendukung tindakan green culture di tempat
kerja dan lingkungan sekitar. serta menggunakan klausula
anti bribery and coruption untuk perjanjian dengan
vendor.
For focused and targeted CSR program implementation, AXA
Mandiri has formulated some strategies, among others by
coordinating CSR activities by involving employees and their
families, building awareness in community and employees,
supporting green culture activities in the workplace and
environment, and applying anti-Bribery and Corruption
clauses to make agreements with vendors.
PENGELOLA CSR
CSR MANAGEMENT
Sebagai perusahaan Asuransi, AXA Mandiri berkomitmen
untuk selalu berkontribusi terhadap masyarakat yang
diwujudkan dalam program CSR. Pada tahun 2012 AXA
Mandiri belum memiliki pengelola CSR secara khusus dalam
struktur organisasi. Namun demikan Perusahaan pada
tahun 2013 telah mengangkat pengelola CSR yaitu CSR
Officer.
As an insurance company, AXA Mandiri is committed to always
contribute to society as embodied in CSR programs. In 2012
AXA Mandiri did not have specific CSR management in the
organizational structure. However, in 2013 the Company has
appointed CSR Officer to manage CSR.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
175
Secara konsisten
AXA Mandiri
melaksanakan programprogram khusus sebagai
bentuk pelayanan dan
bagian dari investasi sosial
perusahaan untuk
keberlanjutan.
AXA Mandiri consistently
implements specific
programs as a service
and part of the
corporate social
investment for
sustainability
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
176
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Sepanjang tahun 2012 AXA Mandiri telah menyalurkan
dana CSR sebesar
Throughout 2012 AXA Mandiri has distributed CSR fund
amounting to
,
81564
merupakan angka total dari keseluruhan
dana CSR AXA Indonesia
as the total of overall AXA Indonesia CSR fund
ANGGARAN DAN PROGRAM CSR
CSR BUDGET AND PROGRAMS
Budget
Komitmen AXA Mandiri diimplentasikan guna mendorong
peningkatan manfaat bagi pemangku kepentingan baik
dari segi ekonomi, sosial maupun lingkungan melalui
penerapan kebijakan alokasi anggaran CSR (Corporate
Social Responsibility) yang memperhatikan asas kepatutan
dan kewajaran.
Budget
AXA Mandiri commitment is implemented to drive the
improvement of benefits for stakeholders either economically,
socially, or environmentally through the implementation of
CSR (Corporate Social Responsibility) budget allocation policy
that considers the fit and proper principles.
Sepanjang tahun 2012 AXA Mandiri bersama AXA Group
telah menyalurkan dana CSR sebesar Euro 81.564 .
Throughout 2012 AXA Mandiri has distributed CSR fund
amounting to Euro 81.564 (as the total of overall AXA Indonesia
CSR fund).
Perlindungan Karyawan
Ruang lingkup pelaksanaan hubungan dengan karyawan
antara lain mencakup aspek-aspek kesetaraan dan
kesempatan kerja yang sama, pelatihan dan
pengembangan k ar yawan, ser ta kesehatan dan
keselamatan kerja.
Employee Protection
The scope of employee relations implementation, among
others includes the aspects of equality and equal employment
opportunity, employee training and development, as well as
workplace health and safety.
Pelatihan dan Pengembangan Karyawan
Pengembangan karyawan dilakukan untuk mendukung
pencapaian sasaran dan tujuan perusahaan dalam jangka
pendek maupun jangka panjang. Hal tersebut tercermin
dari jumlah karyawan yang diikutsertakan dalam pelatihan
dan biaya pelatihan yang terus mengalami peningkatan
dari tahun ke tahun.
Employee Training and Development
Employee development is delivered to support the
achievement of company's short- and long-term goals and
objectives. This is reflected in the number of employees
participating in trainings as well as training costs that continue
to increase from year to year.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)
Dalam hal Keselamatan Kerja (SMK3), AXA Mandiri
memastikan pelaksanaan setiap aktivitas pekerjaan telah
sesuai dengan kebijakan dan standar Kesehatan
Keselamatan Kerja (K3). Aktivitas yang dilakukan mencakup
call tree dan firedrill.
Workplace Health and Safety
For Workplace Safety (SMK3), AXA Mandiri ensures the
implementation of any work activities meets Workplace Health
and Safety (K3) policies and standards. Activities performed
include call tree and fire drill.
Dampak Keuangan
AXA Mandiri menyakini sepenuhnya bahwa dengan
semakin tinggi berkontribusi terhadap karyawan maka
manfaatnya akan dirasakan kembali oleh Perusahaan
dengan meningkatnya profitabilitas Perusahaan
di tahun 2012.
Financial Impact
AXA Mandiri fully believes that higher contribution to
employee will bring benefits for the Company in the form of
increased profitability in 2012.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
177
FOKUS PELANGGAN DAN HUBUNGAN DENGAN
STAKEHOLDERS LAIN
FOCUS TO CUSTOMERS AND RELATIONS WITH OTHER
STAKEHOLDERS
Sesuai visi AXA Mandiri untuk menjadi perusahaan pilihan
nasabah dan Misi perusahaan sebagai solusi keuangan
terbaik dengan menjadi perusahaan asuransi jiwa yang
dapat memenuhi kebutuhan nasabah, andal dan penuh
perhatian, maka AXA Mandiri secara sinergis berkomitmen
untuk selalu ada ketika Nasabah membutuhkan dan
mendengarkan dengan sungguh-sungguh (Available),
mengatakan apa yang kami lakukan dan kami melakukan
apa yang kami katakan (Reliable), memperlakukan nasabah
dengan pengertian dan empati melayani dengan sentuhan
pribadi dan menghargai kesetiaan nasabah (Attentive), serta
memberikan dan melindungi informasi nasabah untuk
menjaga kepercayaan mereka.
In accordance with AXA Mandiri vision to be a customer's
choice company and Company's Mission to be the best
financial solution by becoming a reliable and attentive life
insurance company that meets customers' needs, AXA Mandiri
is synergistically committed to always be available and intently
listening to customer's needs (Available), saying what we do
and doing what we say (Reliable), treating the customers with
understanding and empathy, serving with personal touch, and
appreciating customer's loyalty (Attentive), as well as
providing and protecting customer's information to keep their
trust.
AXA Mandiri membagi program kegiatan terkait hubungan
dengan pelanggan dan stakeholders lainnya, yang meliputi:
AXA Mandiri's programs in connection to relationship with
customers and other stakeholders cover:
Pelayanan Kepada Pelanggan
AXA Mandiri melakukan berbagai upaya yang dapat
memenuhi harapan pelanggan diantaranya melalui :
Service to Customers
AXA Mandiri performs several efforts to meet customer's needs
among others through:
Website
: www.axa-mandiri.co.id
Layanan Pengaduan
Customer Service
: PT AXA Mandiri Financial Services
AXA Tower Lt. 1
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Kuningan City
Jakarta - 12940, Indonesia
Telp.
: 021-3005 8788
Fax.
: 021-3005 8500
Email
: [email protected]
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
178
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Hubungan Stakeholder
Bagi AXA Mandiri menempatkan diri dan memenuhi
harapan para pemangku kepentingan merupakan insentif
penting bagi Perusahaan untuk keberlanjutan bisnis
Perusahaan. Oleh Karena itu Perusahaan menempatkan
hubungan dengan stakeholder sebagai salah satu upaya
kunci dalam pengelolaan perusahaan.
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Relations with Stakeholders
For AXA Mandiri, placing itself and fulfilling stakeholders'
expectation are significant for the Company's business
continuity. Therefore the Company places the relations with
stakeholders as a key effort in Company management.
Keterangan
Description
2011
2012
Tingkat Kepuasan Nasabah
Customer Satisfaction Level
84%
80%
Sebagai bentuk komitmen AXA Mandiri terhadap
kepuasan pelanggan, setiap tahun Perusahaan melakukan
survei kepuasan nasabah. Pada tahun 2012, tingkat
kepuasan Nasabah mengalami penurunan menjadi 80%
dibanding tahun 2011 sebesar 84%. Namun demikian,
bukan berarti Perusahaan berkurang dalam memberikan
pelayanan yang prima kepada para Nasabah. Hal ini
dibuktikan dengan kenaikan kinerja Perusahaan secara
signifikan di tahun 2012 dan dari tahun ke tahun.
As its commitment to customer satisfaction, AXA Mandiri
performs customer satisfaction survey annually. In 2012 the
Customer Satisfaction Level decreased to 80% compared to
customer satisfaction level in 2011 which was 84%.
However, this does not mean that the Company provided less
excellent service to Customers. This can be proven by
significant increase in Company performance in 2012 and from
year to year.
Fokus Penilaian Tingkat Kepuasan Nasabah
· Kepuasan nasabah terhadap proses penjualan
(selling satisfaction).
Penilaian nasabah terhadap proses penjualan yang
meliputi pengetahuan sales force mengenai produk yang
ditawarkan, proses penjualan, kualitas pelayanan yang
diberikan oleh sales force kepada nasabah, saluran
informasi mengenai produk yang ditawarkan, serta
proses underwriting sampai dengan polis itu diterima
oleh Pemegang Polis.
Customer Satisfaction Level Assessment Focus
Customer satisfaction to selling process (selling
satisfaction).
Customer's assessment on selling process which covers
sales force's knowledge on offered products, selling process,
quality of sales force service to customers, information
channel on offered products, and underwriting process
until the policy is received by policy holder.
· Kepuasan nasabah terhadap proses pelayanan
(service satisfaction).
Penilaian nasabah terhadap proses pelayanan (service)
yang diberikan atas pertanyaan/permintaan yang
diajukan oleh nasabah melalui staff customer
support/financial advisor dengan memperhatikan
kompetensi staf, kualitas pelayanan dan efisiensi, serta
proses service request dan saluran pelayanan.
Customer satisfaction to services process (service
satisfaction).
Customer's assessment on service process provided on
questions/requests from customers through customer
support/financial advisor staff by considering staff
competency, quality of service and efficiency, and service
request process and service channel.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
Laporan Keuangan
Financial Report
· Kepuasan nasabah terhadap proses klaim (claim
satisfaction).
Penilaian nasabah terhadap proses klaim (claim) yang
diberikan atas proses klaim yang diajukan oleh nasabah
dengan memperhatikan kompetensi staf, kualitas
pelayanan dan efisiensi, serta proses pengajuan klaim
dan saluran pelayanannya.
www.axa-mandiri.co.id/life
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
179
Customer satisfaction to claim process (claim
satisfaction).
Customer's assessment on claim process provided on claim
submitted by customers by considering staff competency,
quality of service and efficiency, and claim submission
process and service channel.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
180
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
PT AXAMANDIRI
FINANCIAL SERVICES
Laporan
Keuangan
Financial Statements
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas
FLYING HIGH NO LIMITS
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Keuangan
Financial Report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
181
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
DAFTAR ISI CONTENTS
Laporan Posisi Keuangan Statements of Financial Position
189
Laporan Laba Rugi Komprehensif Statements of Comprehensive Income
190
Laporan Perubahan Ekuitas Statements of Changes in Equity
191
Laporan Arus Kas Statements of Cash Flows
192-193
Catatan atas Laporan Keuangan Notes to the Financial Statements
194-261
188
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Halaman ini sengaja dikosongkan
This page is intentionally left blank
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
262
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
REFERENSI PERATURAN
�
BAPEPAM-LK NO. X.K.6
�
BAPEPAM-LK NO.X.K.6 CROSS REFERENCE
No.
Keterangan
Explanation
Kriteria Criteria�
Hal.
Page
I. UMUM GENERAL
1.�
Laporan tahunan disajikan dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar
dan dianjurkan menyajikan juga dalam bahasa Inggris.
In good and correct Indonesian, it is recommended to present the report also in English.
�

2.�
Laporan tahunan dicetak dengan kualitas yang baik dan menggunakan
jenis dan ukuran huruf yang mudah dibaca.
In good and correct Indonesian, it is recommended to present the report also in English.
�

3.�
Laporan tahunan mencantumkan identitas perusahaan dengan jelas
Annual Report should state clearly the identity of the company.
4.
Laporan tahunan ditampilkan di website Perusahaan.�
The Annual Report is presented in the company s website.
Nama perusahaan dan tahun Annual Report ditampilkan di:
1. Sampul muka;
2. Samping;
3. Sampul belakang; dan
4. Setiap halaman .
Name of the company and year of the annual report is placed on:
1. The front cover;
2. Sides;
3. Back cover; and
4. Each page.


II. IKHTISAR DATA KEUANGAN PENTING SUMMARY OF VITAL FINANCIAL DATA
1.�
Informasi hasil usaha perusahaan dalam bentuk perbandingan selama 3
(tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan
tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 3 (tiga)
tahun.
Financial information in comparative form over a period of 3 financial
years
or since the commencement of business if the company has been running
its business activities for less than 3 years.
Informasi memuat antara lain:
1. Penjualan/pendapatan usaha.
2. Laba (rugi).
3. Total laba (rugi) komprehensif .
4. Laba (rugi) per saham.
The information includes:
1. Sales/income from business.
2. Gross profit (loss)
3. Business profit (loss)
4. Net profit (loss)
5. Net profit (loss) per share
4-6
2.�
Informasi posisi keuangan perusahaan dalam bentuk perbandingan
selama 3 (tiga) tahun buku atau sejak memulai usahanya jika
perusahaan tersebut menjalankan kegiatan usahanya selama kurang
dari 3 (tiga) tahun.
Financial information in comparative form over a period of 5 financial
years
or since the commencement of business if the company has been running
its business activities for less than 5 years.
Informasi memuat antara lain:
1. Modal kerja bersih
2. Jumlah investasi pada entitas asosiasi dan/atau joint venture
3. Jumlah aset
4. Jumlah liabilitas
5. Jumlah ekuitas
The information contained includes:
1. Net working capital
2. Investments in other business social entities/or joint venture
3. Total assets
4. Total liabilities
5. Total equity
4-6
3.�
Rasio keuangan dalam bentuk perbandingan selama 3 (tiga) tahun
buku atau sejak memulai usahanya jika perusahaan tersebut
menjalankan kegiatan usahanya selama kurang dari 3 (tiga) tahun.
Financial Ratio in comparative form over a period of 3 financial years or
since the commencement of business if the company has been running its
business activities for less than 3 years.
Informasi memuat 5 (lima) rasio keuangan yang umum dan relevan dengan
industri perusahaan.
The information contains 5 (five) general financial ratios and relevant
to the industry.
4-6
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria
Criteria
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
263
Hal.
Page
4.�
Informasi harga saham dalam bentuk tabel dan grafik.
Information regarding share price in the form of tables and graphs.
Informasi dalam bentuk tabel dan grafik yang memuat:
1. Jumlah saham yang beredar;
2. Kapitalisasi pasar;
3. Harga saham tertinggi, terendah, dan penutupan; dan
4. Volume perdagangan
untuk setiap masa triwulan dalam 2 (dua) tahun buku terakhir
(jika ada).
The information contained includes:
1. Highest share price;
2. Lowest share price;
3. Closing share price; and
4. Share volume
for each three-month period in the last two (2) financial years
(if any).
6
5.�
Informasi mengenai obligasi, sukuk atau obligasi konversi yang masih
beredar dalam 2 (dua) tahun buku terakhir.
Information regarding bonds, sharia bonds or convertible bonds issued
and which are still outstanding in the last 2 financial years.
Informasi memuat: 1. Jumlah obligasi/sukuk/obligasi konversi yang beredar
(outstanding).
2. Tingkat bunga/imbalan.
3. Tanggal jatuh tempo.
4. Peringkat obligasi/sukuk.
The information contained includes:
1. The amount/value of bonds/convertible bonds outstanding.
2. Interest rate.
3. Maturity date.
4. Rating of bonds.
6
III.
LAPORAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI BOARD OF COMMISSIONERS AND BOARD OF DIRECTOR S REPORT
1.�
Laporan Dewan Komisaris
Board of Commissioners Report.
Memuat hal-hal sebagai berikut: 1. Penilaian atas kinerja Direksi mengenai pengelolaan
perusahaan
2. Pandangan atas prospek usaha perusahaan yang disusun oleh
Direksi
3. Perubahan komposisi Dewan Komisaris dan alasan
perubahannya (jika ada)
Contains the following items:
1. Assessment on the performance of the Board of
Directors in managing the company.
2. View on the prospects of the company s business as
established by the Board of Directors.
3. Committees under the Board of Commissioners.
4. Changes in the composition of the Board of
Commissioners (if any).
38-43
2.�
Laporan Direksi.
Board of Directors Report.
Memuat hal-hal sebagai berikut:
1. Analisis atas kinerja perusahaan, yang mencakup antara lain
kebijakan strategis, perbandingan antara hasil yang dicapai
dengan yang ditargetkan, dan kendala-kendala yang dihadapi
perusahaan.
2. Gambaran tentang prospek usaha.
3. Penerapan tata kelola perusahaan.
4. Perubahan komposisi anggota Direksi dan alasan
perubahannya (jika ada).
Contains the following items:
1. Analysis of the company s performance, i.e. strategic policies,
comparison between achievement of results and targets, and
challenges faced by the company.
2. Business prospects.
3. Implementation of Good Corporate Governance by the company.
4. Changes in the composition of the Board of Directors (if any).
46-51
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
264
No.
3.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Kriteria
Criteria
Tanda tangan anggota Direksi dan anggota Dewan Komisaris.
Signature of members of the Board of Directors and
Board of Commissioners.
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan Explanation�
Hal.
Page
Memuat hal-hal sebagai berikut: 1. Tanda tangan dituangkan pada lembaran tersendiri.
2. Pernyataan bahwa Direksi dan Dewan Komisaris bertanggung
jawab penuh atas kebenaran isi laporan tahunan.
3. Ditandatangani seluruh anggota Dewan Komisaris dan
anggota Direksi dengan menyebutkan nama dan jabatannya.
4. Penjelasan tertulis dalam surat tersendiri dari yang bersangkutan
dalam hal terdapat anggota Dewan Komisaris atau Direksi yang tidak
menandatangani laporan tahunan, atau: penjelasan tertulis dalam
surat tersendiri dari anggota yang lain dalam hal tidak terdapat
penjelasan tertulis dari yang bersangkutan.
Contains the following items:
1. Signatures are set on a separate page.
2. Statement that the Board of Directors and the Board of Commissioners
are fully responsible for the accuracy of the annual report.
3. Signed by all members of the Board of Commissioners and Board of
Directors, stating their names and titles/positions.
4. A written explanation in a separate letter from each member of the
Board of Commissioners or Board of Directors who refuses to sign the
annual report, or: written explanation in a separate letter from the other
members in the event that there is no written
explanation provided by the said member.
56-57
IV.
PROFIL PERUSAHAAN COMPANY PROFILE
1.
Nama dan alamat lengkap perusahaan.
Name and address of the company.
Informasi memuat antara lain nama dan alamat, kode pos, no. Telp, no.
Fax, email, dan website.
Includes information on name and address, zip code, telephone and/or
facsimile, email, website.
24
2.
Riwayat singkat perusahaan.
Brief history of the company.
Mencakup antara lain: tanggal/tahun pendirian, nama, dan perubahan
nama perusahaan (jika ada).
Includes among others: date/year of establishment,
name and change in the company name, if any.
25
3.
Bidang usaha
Field of business.
Uraian mengenai antara lain: 1. Kegiatan usaha perusahaan menurut anggaran dasar terakhir;
dan
2. Penjelasan mengenai produk dan/atau jasa yang dihasilkan
Contains description of:
1. Business activities of the company according to the last articles of
association; and
2. Description of products and/or services produced.
26-33
4.
Struktur organisasi.
Organizational structure.
Dalam bentuk bagan, meliputi nama dan jabatan paling kurang sampai
dengan struktur satu tingkat di bawah direksi.
In the form of a chart, giving the names and titles at least until one-level
structure under the board of directors
34-35
5.
Visi dan misi perusahaan.
Company Vision and Mission.
Mencakup: 1. Visi perusahaan.
2. Misi perusahaan; dan.
3. Keterangan bahwa visi dan misi tersebut telah disetujui oleh.
Direksi/Dewan Komisaris.
The information should contain:
1. Company vision and mission statements
2. A note that the vision and mission statements have been
approved by the Board of Directors/ Commissioners
6.
Identitas dan riwayat hidup singkat anggota Dewan Komisaris.
Name, title, and brief curriculum vitae of the members of
the Board of Commissioners.
Informasi memuat antara lain:
1. Nama.
2. Jabatan (termasuk jabatan pada perusahaan atau lembaga lain).
3. Umur.
4. Pendidikan.
5. Pengalaman kerja.
6. Tanggal penunjukkan pertama kali sebagai anggota Dewan
Komisaris.
The information should contain:
1. Name
2. Title (including position in other company or institution)
3. Age
4. Education
5. Working experience
6. Date of first appointment to the Board of Commissioners
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
22
44-45
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria
Criteria
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
265
Hal.
Page
7.
Identitas dan riwayat hidup singkat anggota Direksi.
Name, title, and brief curriculum vitae of the members
of the Board of Directors.
Informasi memuat antara lain: 1. Nama
2. Jabatan (termasuk jabatan pada perusahaan atau lembaga lain)
3. Umur
4. Pendidikan
5. Pengalaman kerja
6. Tanggal penunjukkan pertama kali sebagai
anggota Dewan Komisaris
The information should contain:
1. Name
2. Title (including position in other company or institution)
3. Age
4. Education
5. Working experience
6. Date of first appointment to the Board of Directors
52-53
8.
Jumlah karyawan (komparatif 2 tahun) dan deskripsi pengembangan
kompetensinya (misal: aspek pendidikan dan pelatihan karyawan).
Number of employees (comparative in two years) and description of
competence building (for example: education and training of employees).
Informasi memuat antara lain: 1. Jumlah karyawan untuk masing- masing level organisasi
2. Jumlah karyawan untuk masing- masing tingkat pendidikan
3. Pelatihan karyawan yang telah dilakukan dengan mencerminkan
adanya persamaan kesempatan kepada seluruh karyawan
4. Biaya yang telah dikeluarkan
The information should contain:
1. The number of employees for each level of the organization.
2. The number of employees for each level of education.
3. Training of employees that has been conducted, which also reflect equal
opportunity to all employees.
4. Expenses incurred.
81-87
9.
Komposisi pemegang saham
Composition of shareholders.
Mencakup antara lain: 1. Nama pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham
2. Nama direktur dan komisaris yang memiliki saham
3. Kelompok pemegang saham masyarakat dengan kepemilikan saham
masing-masing kurang dari 5%, dan persentase kepemilikannya
Should include:
1. Names of shareholders having 5% or more shares.
2. Directors and Commissioners who own shares.
3. Groups of public shareholders with less than 5% ownership each,
and their ownership percentage
36
10.
Daftar entitas anak dan/atau entitas asosiasi
List of Subsidiary and/or Affiliate companies
Informasi memuat antara lain : 1. Nama entitas anak dan/atau asosiasi
2. Persentase kepemilikan saham
3. Keterangan tentang bidang usaha entitas anak dan/atau entitas
asosiasi
4. Keterangan status operasi entitas anak dan/atau entitas asosiasi
(telah beroperasi atau belum beroperasi)
The information contains, among others:
1. Name of Subsidiary/Affiliate
2. Percentage of share ownership.
3. Information on the field of business of Subsidiary/
Affiliate.
4. Explanation regarding the operational status of the
Subsidiary/Affiliate (already operating or not yet
operating).
36
11.
Struktur grup perusahaan
Company Group Structure
Struktur grup perusahaan yang menggambarkan entitas anak, entitas
asosiasi, joint venture, dan special purpose vehicle (SPV), atau
pernyataan tidak memiliki grup.
Company Group Structure describes the group subsidiaries association
entity, joint venture, and special purpose vehicle (SPV), or do not have a
group statement.
36
12.
Kronologis pencatatan saham
Chronology of shares listing.
Mencakup antara lain: 1. Kronologis pencatatan saham
2. Jenis tindakan korporasi (corporate action) yang menyebabkan
perubahan jumlah saham
3. Perubahan jumlah saham dari awal pencatatan sampai dengan akhir
tahun buku
4. Nama bursa dimana saham perusahaan dicatatkan
Includes among others:
1. Chronology of shares listing.
2. Types of corporate action that caused changes in
the number of shares.
3. Changes in the number of shares from the beginning of listing up to
the end of the financial year.
4. Name of Stock Exchange where the company shares are listed.
6
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
266
No.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan
Explanation
Kriteria
Criteria
Hal.
Page
13.
Kronologis pencatatan efek lainnya.
Chronology of other securities listing.
Mencakup antara lain: 1. Kronologis pencatatan efek lainnya
2. Jenis tindakan korporasi (corporate action) yang menyebabkan
perubahan jumlah efek lainnya
3. Perubahan jumlah efek lainnya dari awal pencatatan sampai dengan
akhir tahun buku
4. Nama Bursa dimana efek lainnya dicatatkan
5. Peringkat efek
Includes among others:
1. Chronology of other securities listing.
2. Types of corporate action that caused changes in the number of
securities.
3. Changes in the number of securities from the initial listing up to the end
of the financial year.
4. Name of Stock Exchange where the company s other securities are listed.
5. Rating of the securities.
6
14.�
Nama dan alamat lembaga dan atau profesi penunjang pasar modal.
Name and address of capital market institutions and or
supporting professions.
Informasi memuat antara lain: 1. Nama dan alamat BAE.
2. Nama dan alamat Kantor Akuntan Publik.
3. Nama dan alamat perusahaan pemeringkat efek.
The information contains, among others:
1. Name and address of Share Registrar.
2. Name and address of the Public Accountants Office.
3. Name and address of the Securities Rating Company.
37
15.�
Penghargaan dan/atau sertifikasi yang diterima perusahaan baik yang
berskala nasional maupun internasional.
Award and certification received by the company, both on a national scale
and international scale.
Informasi memuat antara lain: 1. Nama penghargaan dan/atau sertifikasi
2. Tahun perolehan
3. Badan pemberi penghargaan dan/atau sertifikasi
4. Masa berlaku (untuk sertifikasi)
Information should include:
1. Name of the award and or certification.
2. Year of receiving the award.
3. Institution presenting the award and or certification.
4. Period of validity (for certificates).
18-19
16.�
Nama dan alamat entitas anak dan/atau kantor cabang atau kantor
perwakilan (jika ada)
Name and address of subsidiary companies and or branch office or
representative office (if any).
37
V.
ANALISA DAN PEMBAHASAN MANAJAMEN ATAS KINERJA PERUSAHAAN
MANAGEMENT S DISCUSSION AND ANALYSIS ON COMPANY PERFORMANCE
1.
Tinjauan operasi per segmen usaha.
Operational review per business segment.
Memuat uraian mengenai: 1. Produksi/kegiatan usaha;
2. Peningkatan/penurunan kapasitas produksi;
3. Penjualan/pendapatan usaha;
4. Profitabilitas;
64-73
Untuk masing-masing segmen usaha yang diungkapkan dalam laporan
keuangan (jika ada).
Contains description of:
1. Production/business activity;
2. Increase/decrease in production capacity;
3. Sales/income from business;
4. Profitability.
For each business segment expressed in the financial statements (if any).
2.
Uraian atas kinerja keuangan perusahaan.
Description of company s financial performance.
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Analisis kinerja keuangan yang mencakup perbandingan antara kinerja
keuangan tahun yang bersangkutan dengan tahun sebelumnya (dalam
bentuk narasi dan tabel) , antara lain mengenai:
1. Aset lancar, aset tidak lancar, dan total aset
2. Liabilitas jangka pendek, liabilitas jangka panjang dan total liabilitas
3. Ekuitas
4. Penjualan/pendapatan usaha, beban dan laba (rugi), pendapatan
komprehensif lain, dan total laba (rugi) komprehensif
5. Arus kas
Financial performance analysis which includes a comparison between the
financial performance of the current year and that of the previous year (in the
form of narration and tables), among others concerning:
1. Current assets, non-current assets, and total assets.
2. Short term liabilities, long term liabilities, total liabilities
3. Sales/operating revenues, expenses and profit (loss)
4. Other comprehensive revenues, and total comprehensive profit (loss)
5. Cash flows
88-112
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria
Criteria
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
267
Hal.
Page
3.�
Bahasan dan analisis tentang kemampuan membayar utang dan
tingkat kolektibilitas piutang perusahaan, dengan menyajikan
perhitungan rasio yang relevan.
Discussion and analysis on the capacity to pay debts and the company s
accounts receivable collectibility, by presenting the relevant calculation
ratio .
Penjelasan tentang :
1. Kemampuan membayar hutang, baik jangka pendek
maupun jangka panjang
2. Tingkat kolektibilitas piutang
Explanation on:
1. Capacity to pay debts in long term and short term
2. Accounts receivable collectibility.
4.�
Bahasan tentang struktur modal (capital structure), dan kebijakan
manajemen atas struktur modal (capital structure policy)
Discussion on capital structure and capital structure
policies
Penjelasan atas:
1. Struktur modal (capital structure), dan
2. Kebijakan manajemen atas struktur modal (capital structure policies)
Explanation on:
1. Capital structure.
2. Capital structure policies.
115
5.�
Bahasan mengenai ikatan yang material untuk investasi barang modal
Discussion on material ties for the investment of capital goods.
Penjelasan tentang:
1. Tujuan dari ikatan tersebut
2. Sumber dana yang diharapkan untuk memenuhi ikatan-ikatan
tersebut
3. Mata uang yang menjadi denominasi
4. Langkah-langkah yang direncanakan perusahaan untuk melindungi
risiko dari posisi mata uang asing yang terkait
Catatan: apabila perusahaan tidak mempunyai ikatan terkait investasi
barang modal, agar diungkapkan
Explanation on:
1. The purpose of such ties.
2. Source of funds expected to fulfil the said ties.
3. Currency of denomination.
4. Steps taken by the company to protect the position
of related foreign currency against risks.
Note: Should be disclosed if the company has no material ties
in investments in capital goods
117
6.�
Jika laporan keuangan mengungkapkan peningkatan atau penurunan
yang material dari penjualan/pendapatan bersih, maka berikan
bahasan tentang sejauh mana perubahan tersebut dapat dikaitkan
dengan jumlah barang atau jasa yang dijual, dan/atau adanya produk
atau jasa baru.
If the financial statement discloses a material increase or decrease in net
sales or net revenues, then an explanation should be included concerning
the extent that such changes can be linked to, among others, the amount
of goods or services sold, and or the existence
of new products or services.
Penjelasan mengenai:
1. Besaran peningkatan/penurunan penjualan atau pendapatan bersih
2. Faktor penyebab peningkatan/penurunan material dari penjualan
atau pendapatan bersih yang dikaitkan dengan jumlah barang atau
jasa yang dijual, dan/atau adanya produk atau jasa baru
Explanation on:
1. The increase/decrease in net sales or net revenues
2. Reasons for the material increase/decrease in net sales or net revenues,
related to the amount of goods or services sold, and or any new products
or services
88
7.�
Informasi perbandingan antara target pada awal tahun buku dengan
hasil yang dicapai (realisasi), dan target atau proyeksi yang ingin
dicapai untuk satu tahun mendatang mengenai pendapatan, laba,
struktur permodalan, atau lainnya yang dianggap penting bagi
perusahaan.
Comparison between the target information at the beginning of the year
book results achieved (realized), and target or projection revenues to be
achieved in the upcoming year, profit, capital structure, or other
considered important to the company.
Informasi memuat antara lain:
1. Perbandingan antara target pada awal tahun buku dengan hasil yang
dicapai (realisasi)
2. Target atau proyeksi yang ingin dicapai dalam satu tahun mendatang
The information contains, among others:
1. Comparison between the target at the beginning of the year book with
achieved the results
2. Target or projected to be achieved in the next one year
-
8.�
Informasi dan fakta material yang terjadi setelah tanggal laporan
akuntan.
Material Information and facts that occurred after the
date of the accountant s report (subsequent events).
Uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk
dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.
113-115
116
Catatan: apabila tidak ada kejadian penting setelah tanggal laporan
akuntan, agar diungkapkan
Description of important events after the date of
the accountant s report including their impact on
performance and business risks in the future.
Note: should be disclosed if there is no significant
events after the date of accountant report
9.�
Uraian tentang prospek usaha perusahaan.
Description of the company s business prospects.
www.axa-mandiri.co.id/life
Uraian mengenai prospek perusahaan dikaitkan dengan industri dan
ekonomi secara umum disertai data pendukung kuantitatif dari sumber
data yang layak dipercaya.
Information on the company prospects in connection with industry, economy
in general, accompanied with supporting quantitative data if there is a
reliable datasource.
62
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
268
No.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Kriteria
Criteria
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan
Explanation
Hal.
Page
10.�
Uraian tentang aspek pemasaran.
Information on marketing aspects.
Uraian tentang aspek pemasaran atas produk dan/atau jasa perusahaan,
antara lain strategi pemasaran dan pangsa pasar.
Information regarding the marketing of the company s products and
services, among others concerning the market segment.
11.�
Uraian mengenai kebijakan dividen dan jumlah dividen kas per saham
dan jumlah dividen per tahun yang diumumkan atau dibayar selama 2
(dua) tahun buku terakhir.
Description regarding the dividend policy and the date and amount of
cash dividend per share and amount of dividend per year as announced or
paid during the past two (2) years.
Memuat uraian mengenai: 1. Jumlah dividen kas
2. Jumlah dividen kas per saham
3. Payout ratio untuk masing-masing tahun
74-77
116
Catatan: apabila tidak ada pembagian dividen, agar diungkapkan
alasannya.
Contains information on:
1. Amount of dividend
2. Dividend per share
2. Pay-out ratio for each year
Note: if there is no dividend payment, disclose the reasons for not making a
dividend payment
12.
Realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum (dalam hal
perusahaan masih diwajibkan menyampaikan laporan realisasi
penggunaan dana).
Use of proceeds from the public offering (in the event that the company is
still obligated to report such use of proceeds).
Memuat uraian mengenai: 1. Total perolehan dana,
2. Rencana penggunaan dana,
3. Rincian penggunaan dana,
4. Saldo dana, dan
5. Tanggal persetujuan RUPS atas perubahan penggunaan dana
(jika ada)
Contains information on:
1. Total funds obtained,
2. Plan for funds utilization,
3. Details of funds utilization,
4. Remaining balance of funds, and
5. Date of approval of the General Meeting of Shareholders for change of
funds using. (if any)
117
13.
Informasi material mengenai investasi, ekspansi, divestasi, penggabungan/peleburan usaha, akuisisi atau restrukturisasi utang/modal. Material information, among others concerning
�
investment, expansion, divestment, acquisition, debt/
�
capital restructuring.
�
Memuat uraian mengenai: 1. Tujuan dilakukannya transaksi;
2. Nilai transaksi atau jumlah yang direstrukturisasi;
3. Sumber dana.
117
Catatan: apabila tidak mempunyai transaksi dimaksud, agar
diungkapkan
Contains information on:
1. The purpose of the transaction;
2. The value of transactions or amount being restructured
3. Source of funds
Note: should be disclosed if there are no such transactions
14.
Informasi transaksi material yang mengandung benturan kepentingan dan/atau transaksi dengan pihak afiliasi. Information on material transactions with conflict of
�
interest and/or transactions with related parties.
�
Memuat uraian mengenai: 1. Nama pihak yang bertransaksi dan sifat hubungan afiliasi;
2. Penjelasan mengenai kewajaran transaksi;
3. Alasan dilakukannya transaksi;
4. Realisasi transaksi pada periode berjalan;
5. Kebijakan perusahaan terkait dengan mekanisme review atas
transaksi; dan
6. Pemenuhan peraturan dan ketentuan terkait.
119-125
Catatan: apabila tidak mempunyai transaksi dimaksud, agar
diungkapkan
Contains information on:
1. Name of the transacting parties and nature of related parties;
2. A description of the fairness of the transaction;
3. Reason for the transaction
4. Realization of transactions during the period.
5. Company policies regarding the review mechanism on the transactions
6. Compliance with related rules and regulations
Note: should be disclosed if there are no such transactions
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
15.
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria
Criteria
Uraian mengenai perubahan peraturan perundang-undangan yang berpengaruh signifikan terhadap perusahaan.
�
Description of changes in regulation which have a
�
significant effect on the company.
�
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
269
Hal.
Page
Uraian memuat antara lain: perubahan peraturan perundang-undangan
dan dampaknya terhadap perusahaan
126
Catatan: apabila tidak terdapat perubahan peraturan perundangundangan yang berpengaruh signifikan, agar diungkapkan
Description should contain among others: any changes
in regulation and its impact on the company.
Note: if there is no change in regulation which have a
significant effect, to be disclosed
16.
Uraian mengenai perubahan kebijakan akuntansi.
Description of changes in the accounting policy.
Uraian memuat antara lain: perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan
dampaknya terhadap laporan keuangan Catatan: apabila tidak terdapat
perubahan kebijakan akuntansi, agar diungkapkan.
Description should contain among others:
Any revision to accounting policies, rationale and impact
127
VI.
TATA KELOLA PERUSAHAAN CORPORATE GOVERNANCE
1.�
Uraian Dewan Komisaris
Information on the Board of Commissioners.
Uraian memuat antara lain:
1. Uraian tanggung jawab Dewan Komisaris
2. Pengungkapan prosedur penetapan remunerasi
3. Struktur remunerasi yang menunjukkan komponen remunerasi dan
jumlah nominal per komponen untuk setiap anggota
Dewan Komisaris
4. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran Dewan Komisaris dalam
pertemuan
5. Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi Dewan
Komisaris
6. Pengungkapan mengenai Board Charter (pedoman dan tata tertib
kerja Dewan Komisaris)
The information should contain:
1. Description of the responsibility of the Board of Commissioners.
2. Disclosing the procedure for determining remuneration
3. Remuneration structure, disclosing the remuneration components
and nominal amount of each component for each Commissioner
4. Frequency of meetings and attendance of
the Board of Commissioners in the meetings.
5. Training programs for improving the competence of
the Board of Commissioner.
141 144,
148
2.�
Uraian Direksi.
Information on the Board of Directors.
Uraian memuat antara lain:
1. Ruang lingkup pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing
anggota Direksi
2. Frekuensi pertemuan
3. Tingkat kehadiran anggota direksi dalam pertemuan
4. Program pelatihan dalam rangka meningkatkan kompetensi direksi
5. Pengungkapan mengenai Board Charter (pedoman dan tata tertib
kerja Direksi)
The information should include:
1. Scope of work and responsibility of each member of
the Board of Directors.
2. Frequency of meetings.
3. Attendance of the Board of Directors in the meetings.
4. Training programs for improving the competence of
the Board of Directors.
144-147
3.�
Assessment terhadap anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi.
Assessment on members of the Board of Commissioners and/
or Board of Directors
Mencakup antara lain:
1. Proses pelaksanaan assessment atas kinerja anggota Dewan
Komisaris dan/atau Direksi
2. Kriteria yang digunakan dalam pelaksanaan assessment atas kinerja
anggota Dewan Komisaris dan/atau Direksi
3. Pihak yang melakukan assessment
Description of:
1. The assessment process on the performance of members of the Board of
Commissioners and/or Directors
2. The criteria used in the assessment on the performance of members
of the Board of Commissioners and/or Directors
3. The party performing the assessment
148
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
270
No.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Kriteria
Criteria
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan
Explanation
Hal.
Page
4.�
Uraian mengenai kebijakan remunerasi bagi Direksi
Description of the remuneration policy for the Board of Directors
Mencakup antara lain: 1. Pengungkapan prosedur penetapan remunerasi
2. Struktur remunerasi yang menunjukkan jenis dan jumlah imbalan
jangka pendek, pasca kerja, dan/atau jangka panjang lainnya untuk
setiap anggota Direksi
3. Pengungkapan indikator kinerja untuk mengukur
performance Direksi
Includes among others:
1. Remuneration procedures
2. Remuneration structure, disclosing the type and amount of short- term
and long-term compensation/post service benefits for each
member of the Board of Directors
3. Performance indicators to measure the performance of
the Board of Directors.
148
5.�
Informasi mengenai Pemegang Saham Utama dan Pengendali, baik
langsung maupun tidak langsung, sampai kepada pemilik individu
Information regarding the major Shareholders and Regulator, either
directly or indirectly, up to the individual owners
Dalam bentuk skema atau diagram In form of Schema or diagram
36
6.�
Pengungkapan hubungan afiliasi antara anggota Direksi, Dewan
Komisaris, dan Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali
Disclosure affiliation relations between the members of the Board of
Directors, Board of Commissioners, and majority Shareholders and / or
Regulators
Mencakup antara lain: 1. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan
anggota Direksi lainnya
2. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan
anggota Dewan Komisaris
3. Hubungan afiliasi antara anggota Direksi dengan
Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali
4. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris
dengan anggota Dewan Komisaris lainnya
5. Hubungan afiliasi antara anggota Dewan Komisaris dengan
Pemegang Saham Utama dan/atau Pengendali
141, 145
Catatan: apabila tidak mempunyai hubungan afiliasi dimaksud, agar
diungkapkan
Includes among others:
1. Affiliation relations between members of the Board of Directors with
other members of the Board of Directors
2. Affiliation relations between the members of the board of directors and
Board of Commissioners
3. Affiliate relationship between the members of the Board of Directors and
major shareholders and/or Regulator
4. Affiliation relations between members of the board of commissioners
with other member of board of commissioners
5. Affiliate relationship between the members of the Board of
Commissioners with major shareholders and/or Regulator
Note: should be disclosed if there are no such
affiliation connection
7.�
Komite Audit
Audit Committee
Mencakup antara lain: 1. Nama dan jabatan anggota komite audit
2. Kualifikasi pendidikan dan pengalaman kerja anggota komite audit
3. Independensi anggota komite audit
4. Uraian tugas dan tanggung jawab
5. Laporan singkat pelaksanaan kegiatan komite audit
6. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran komite audit
Includes among others:
1. Name and title of the members of the Audit Committee.
2. Education and work experience of Audit Committee members
3. Independence of the members of the Audit Committee
4. Description of tasks and responsibilities.
5. Brief report on the activities carried out by the Audit Committee.
6. Frequency of meetings and the attendance of the Audit Committee.
150-151
8.�
Komite Nominasi dan Remunerasi
Nomination and Remuneration Committee
Mencakup antara lain: 1. Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota komite nominasi
dan/atau remunerasi
2. Independensi anggota komite nominasi dan/atau remunerasi
3. Uraian tugas dan tanggung jawab
4. Uraian pelaksanaan kegiatan komite nominasi dan/atau remunerasi
5. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran komite nominasi
dan/atau remunerasi
Includes among others:
1. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of the
Nomination Committee.
2. Independence of the members of the Nomination Committee.
3. Description of the tasks and responsibilities.
4. Activities carried out by the Nomination Committee.
5. Frequency of meetings and the attendance of the
Nomination Committee
152-153
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
9.
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria
Criteria
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
271
Hal.
Page
Komite-komite lain di bawah Dewan Komisaris yang dimiliki oleh
perusahaan
Other committees under the Board of Commissioners
(Risk Oversight Committee)
Mencakup antara lain: 1. Nama, jabatan, dan riwayat hidup singkat anggota komite lain
2. Independensi anggota komite lain
3. Uraian tugas dan tanggung jawab
4. Uraian pelaksanaan kegiatan komite lain
5. Frekuensi pertemuan dan tingkat kehadiran komite lain
Includes among others:
1. Name, title, and brief curriculum vitae of the members of
the committees
2. Independence of the members of the committee.
3. Description of the tasks and responsibilities.
4. Activities carried out by the committees
5. Frequency of meetings and the attendance of other committee.
10.�
Uraian tugas dan fungsi sekretaris perusahaan
Description of tasks and function of the Corporate
Secretary.
Mencakup antara lain: 1. Nama dan riwayat jabatan singkat sekretaris perusahaan
2. Uraian pelaksanaan tugas sekretaris perusahaan
Includes among others:
1. Name and brief history of the position of Corporate Secretary.
2. Description of the tasks performed by the Corporate Secretary.
155
11.�
Uraian mengenai unit audit internal
Description of the company s internal audit unit
Mencakup antara lain: 1. Nama ketua unit audit internal
2. Jumlah pegawai (auditor internal) pada unit audit internal
3. Kualifikasi/sertifikasi sebagai profesi audit internal
4. Kedudukan unit audit internal dalam struktur perusahaan
5. Uraian pelaksanaan tugas
6. Pihak yang mengangkat/memberhentikan ketua unit audit internal
Includes among others:
1. Name of the head of audit internal unit
2. Number of auditors in the unit
3. Qualification/certification as an internal audit profession
4. Structure or position of the internal audit unit
5. Description of audit work performed
6. The party authorized to appoint/dismiss the head of internal
audit unit
157
12.�
Akuntan perseroan
Company accountant
Informasi memuat antara lain: 1. Jumlah periode akuntan telah melakukan audit laporan
keuangan tahunan
2. Jumlah periode Kantor Akuntan Publik telah melakukan audit
laporan keuangan tahunan
3. Besarnya fee untuk masing-masing jenis jasa yang diberikan
oleh akuntan publik
4. Jasa lain yang diberikan akuntan selain jasa audit laporan
keuangan tahunan
153-154
160-161
Catatan: apabila tidak ada jasa lain dimaksud, agar diungkapkan
The information should contain:
1. How many audit periods has the accountant audited the financial
statements of the company.
2. How many audit periods has the public accountant firm audited the
financial statements of the company.
3. The amount of fees for the audit and other attestation services (in the
event that such accountant provides other attestation services
together with the audit)
4. Other service provided by the accountant in addition to financial audit.
Note: should be disclosed if there are no other services
Mencakup antara lain:
13.�
Uraian mengenai manajemen risiko perusahaan
Description of the company s risk management
www.axa-mandiri.co.id/life
1. Penjelasan mengenai sistem manajemen risiko
2. Penjelasan mengenai evaluasi yang dilakukan atas efektivitas sistem
manajemen risiko
3. Penjelasan mengenai risiko-risiko yang dihadapi perusahaan
4. Upaya untuk mengelola risiko tersebut
Includes among others:
1. Description of risk management systems
2. Description of evaluation on the effectiveness of
risk management systems
3. Description of risks faced by the company
4. Efforts to manage these risks
161-163
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
272
No.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Kriteria
Criteria
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan
Explanation
Hal.
Page
14.
Uraian mengenai sistem pengendalian intern
Description of internal control systems
Mencakup antara lain: 1. Penjelasan singkat mengenai sistem pengendalian intern, antara lain
mencakup pengendalian keuangan dan operasional
2. Penjelasan kesesuaian sistem pengendalian intern dengan kerangka
yang diakui secara internasional/COSO (control environment, risk
assessment, control activities, information and communication, and
monitoring activities)
3. Penjelasan mengenai evaluasi yang dilakukan atas efektivitas sistem
pengendalian intern
Includes among others:
1. Short description of the internal control system
2. Description of the internal control system in compliance with an
internationally recognized framework/COSO (control environment,
risk assessment, control activities, information and communication,
and monitoring activities)
3. Description of evaluation on the effectiveness of internal
control system
156-160
15.
Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan
lingkungan hidup
Description of corporate social responsibility activities
related to environment
Mencakup antara lain informasi tentang: 1. Kebijakan,
2. Kegiatan yang dilakukan, dan
3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait program lingkungan hidup
yang berhubungan dengan kegiatan operasional perusahaan,
seperti penggunaan material dan energi yang ramah lingkungan
dan dapat didaur ulang, sistem pengolahan limbah perusahaan, dan
lain-lain
4. Sertifikasi di bidang lingkungan yang dimiliki
Contains information on, among others:
1. Policies
2. Activities conducted,
3. Financial impact of environment-related activities,
such as usage of recycled materials, energy, waste
treatment, etc
4. Environment-related certification
172-179
16.
Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan
ketenagakerjaan, kesehatan dan keselamatan kerja
Description of corporate social responsibility related to the workforce,
work health and safety
Mencakup antara lain informasi tentang: 1. Kebijakan,
2. Kegiatan yang dilakukan, dan
3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait praktik ketenagakerjaan,
kesehatan, dan keselamatan kerja, seperti kesetaraan gender dan
kesempatan kerja, sarana dan keselamatan kerja, tingkat turnover
karyawan, tingkat kecelakaan kerja, dan lain-lain
Contains information on, among others:
1. Policies
2. Activities conducted
3. Financial impact of workforce, health and safety related activities, such
as gender equality, equal work opportunity, work and safety facilities,
employee turnover, work incident rate, training, etc
172-179
17.
Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan
pengembangan sosial dan kemasyarakatan
Description of corporate social responsibility activities
related to social and community development
Mencakup antara lain informasi tentang: 1. Kebijakan,
2. Kegiatan yang dilakukan, dan
3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait pengembangan sosial dan
kemasyarakatan, seperti penggunaan tenaga kerja lokal,
pemberdayaan masyarakat sekitar perusahaan, perbaikan sarana
dan prasarana sosial, bentuk donasi lainnya, dan lain-lain
Contains information on, among others:
1. Policies
2. Activities conducted
3. Financial impact of social and community
development related activities, such as the
use of local work force, empowerment of local
communities, aid for public social facilities, social
donations, etc
172-179
18.
Uraian mengenai corporate social responsibility yang terkait dengan
tanggung jawab kepada konsumen
Description of corporate social responsibility activities related to
responsibility to the consumer
Mencakup antara lain: 1. Kebijakan,
2. Kegiatan yang dilakukan, dan
3. Dampak keuangan dari kegiatan terkait tanggung jawab produk,
seperti kesehatan dan keselamatan konsumen, informasi produk,
sarana, jumlah dan penanggulangan atas pengaduan konsumen,
dan lain-lain
Contains information on, among others:
1. Policies
2. Activities conducted
3. Financial impact on consumer protection related activities, such as
consumer health and safety, product information, facility for consumer
complaint, number and resolution of consumer
complaint cases, etc
172-179
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
19.�
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria Criteria�
Perkara penting yang sedang dihadapi oleh perusahaan, entitas anak,
anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris yang menjabat
pada periode laporan tahunan
Important legal cases faced by the Company, subsidiaries, members of the
Board of Directors and Board of Commissioners serving in the period of
the annual report
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
273
Hal.
Page
Mencakup antara lain:
1. Pokok perkara/gugatan
2. Status penyelesaian perkara/gugatan
3. Pengaruhnya terhadap kondisi perusahaan
4. Sanksi administrasi yang dikenakan kepada entitas, anggota Direksi
dan Dewan Komisaris, oleh otoritas terkait (pasar modal, perbankan
dan lainnya) pada tahun buku terakhir (atau terdapat pernyataan
bahwa tidak dikenakan sanksi administrasi)
164-167
Catatan: dalam hal tidak berperkara, agar diungkapkan
Information includes among others:
1. Substance of the case/claim.
2. Status of settlement of case/claim.
3. Potential impacts on the financial condition of the
company.
Notes: in case not litigants, to be disclosed
20.�
Akses informasi dan data perusahaan
Access to corporate information and data.�
Uraian mengenai tersedianya akses informasi dan data perusahaan
kepada publik, misalnya melalui website (dalam bahasa Indonesia dan
bahasa Inggris), media massa, mailing list, buletin, pertemuan dengan
analis, dan sebagainya
Description on the availability of access to corporate information and data
to the public, for example through website, mass media, mailing list,
bulletin, analyst meeting, etc
21.�
Bahasan mengenai kode etik
Discussion of company code of conduct
Memuat uraian antara lain:
1. Isi kode etik
2. Pengungkapan bahwa kode etik berlaku bagi seluruh level organisasi
3. Upaya dalam penerapan dan penegakannya
4. Pernyataan mengenai budaya perusahaan (corporate culture) yang
dimiliki perusahaan
Contains information on:
1. The existence of the Code of Conduct.
2. Content of the Code of Conduct.
3. Disclosure on the relevancy of the code of conduct
for all levels of the organization
4. Implementation and enforcement of the code of
conduct
5. Statement concerning the corporate culture.
168-169
22.�
Pengungkapan mengenai whistleblowing system
Disclosure on the whistleblowing system.
Memuat uraian tentang mekanisme whistleblowing system antara lain:
1. Penyampaian laporan pelanggaran
2. Perlindungan bagi whistleblower
3. Penanganan pengaduan
4. Pihak yang mengelola pengaduan
5. Hasil dari penanganan pengaduan
Description of the mechanism of the whistleblowing
system, including:
1. Mechanism for violation reporting
2. Protection for the whistleblower
3. Handling of violation report
170-171
Kesesuaian dengan peraturan terkait tentang tanggung jawab atas
laporan keuangan
Compliance with Regulation on Responsibility of the Board of Directors on
the Financial Statement
184-185
VII.�
155
INFORMASI KEUANGAN FINANCIAL INFORMATION
1.�
Surat pernyataan direksi dan/atau dewan komisaris tentang tanggung
jawab atas laporan keuangan
Statement by the Board of Directors concerning the Responsibility of the
Board of Directors on the Financial Statement
2.�
Opini auditor independen atas laporan keuangan
Independent auditor s opinion on the financial statement
3.�
Deskripsi auditor independen di opini
Description of the Independent Auditor in the Opinion.
www.axa-mandiri.co.id/life
187
Deskripsi memuat tentang:
1. Nama & tanda tangan
2. Tanggal Laporan Audit
3. Nomor ijin KAP dan nomor ijin Akuntan Publik
The description contains:
1. Name and signature.
2. Date of the audit report.
3. KAP license number and Public Accountant license number.
187
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
274
No.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Kriteria
Criteria
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan
Explanation
Hal.
Page
4.
Laporan keuangan yang lengkap
Comprehensive financial statement.
Memuat secara lengkap unsur-unsur laporan keuangan:
1. Laporan posisi keuangan (neraca)
2. Laporan laba rugi komprehensif
3. Laporan perubahan ekuitas
4. Laporan arus kas
5. Catatan atas laporan keuangan
6. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang
disajikan ketika entitas menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara
retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-pos laporan
keuangan, atau ketika entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan
keuangannya (jika relevan)
Contains all elements of the financial statement:
1. Financial Position (Balance sheet)
2. Comprehensive Profit loss statement
3. Statement of changes in equity
4. Statement of Cash flows.
5. Notes to the financial statement
6. Financial position at the start of comparative periods being presented
when the company implement retrospective application of accounting
policies, or re-stated its accounts of financial statements, or re-classified
the accounts of its financial statements (where applicable)
180-261
5.�
Pengungkapan dalam catatan atas laporan keuangan ketika entitas
menerapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau
membuat penyajian kembali pos-pos laporan keuangan, atau ketika
entitas mereklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya
Disclosure on the Notes to the Financial Statements when the company
implement retrospective application of accounting policies, or re-stated its
accounts of financial statements, or re-classified the accounts of its
financial statements
Ada atau tidak ada pengungkapan sesuai dengan PSAK
There is or there is no disclosure in accordance with PSAK
195-196
6.�
Perbandingan tingkat profitabilitas
Comparison of profitability
Perbandingan laba (rugi) tahun berjalan dengan tahun sebelumnya
Comparison of profit (loss) from operations for the year by
the previous year
190-191
7.�
Laporan arus kas
Cash Flow Report
Memenuhi ketentuan sebagai berikut: 1. Pengelompokan dalam tiga kategori aktivitas:
operasi, investasi, dan pendanaan
2. Penggunaan metode langsung (direct method) untuk melaporkan
arus kas dari aktivitas operasi
3. Pemisahan penyajian antara penerimaan kas dan/atau pengeluaran
kas selama tahun berjalan pada aktivitas operasi, investasi dan
pendanaan
4. Pengungkapan transaksi non kas harus dicantumkan dalam catatan
atas laporan keuangan
Meets the following provisions:
1. Grouped into three categories of activity:
operational activity, investment, and funding.
2. Uses a direct method reporting for cash flows for operational activity.
3. Separating the presentation between cash receipt and or cash expended
during the current year for operational, investment, and funding
activities.
4. Disclosing activities that do not influence the cash flow.
192-193
8.�
Ikhtisar kebijakan akuntansi
Summary of Accounting Policy
Meliputi sekurang-kurangnya: 1. Pernyataan kepatuhan terhadap SAK
2. Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
3. Pengakuan pendapatan dan beban
4. Aset tetap
5. Instrumen keuangan
Includes at least:
1. Statement of compliance to Financial Accounting Standard
2. Basis for the measurement and preparation of financial statements
3. Recognition of revenues and expenses
4. Fixed assets
5. Financial instruments
195-217
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
Corporate Social Responsibility
No.
9.
Laporan Keuangan
Financial Report
Kriteria
Criteria
Referensi Peraturan Bapepam-LK No. X.K.6
Bapepam-LK No.X.K.6 Cross Reference
Keterangan
Explanation
275
Hal.
Page
Pengungkapan transaksi pihak berelasi
Disclosure on transaction with related parties
Hal-hal yang diungkapkan antara lain: 1. Nama pihak berelasi, serta sifat dan hubungan dengan pihak
berelasi;
2. Nilai transaksi beserta persentasenya terhadap total pendapatan dan
beban terkait; dan
3. Jumlah saldo beserta persentasenya terhadap total aset atau
liabilitas.
Disclosure of, among others:
1. Name of related party, and nature of relation with related party
2. Amount of transaction and its percentage to total related revenues
and expenses
3. Total balance of transaction and its percentage to total assets
or liabilities
4. Terms and condition of transaction with related parties
239-244
10.
Pengungkapan yang berhubungan dengan perpajakan
Disclosure related to taxation
Hal-hal yang harus diungkapkan: 1. Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini;
2. Penjelasan hubungan antara beban (penghasilan) pajak dan laba
akuntansi;
3. Pernyataan bahwa Laba Kena Pajak (LKP) hasil rekonsiliasi dijadikan
dasar dalam pengisian SPT Tahunan PPh Badan;
4. Rincian aset dan liabilitas pajak tangguhan yang diakui pada laporan
posisi keuangan untuk setiap periode penyajian, dan jumlah beban
(penghasilan) pajak tangguhan yang diakui pada laporan laba rugi
apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari jumlah aset atau liabilitas
pajak tangguhan yang diakui pada laporan posisi keuangan; dan
5. Pengungkapan ada atau tidak ada sengketa pajak.
Issues that should be disclosed:
1. Explanation on the relation between tax expenses (benefit) and
accounting/book profit
2. Fiscal reconciliation and calculation of current tax.
3. Statement that the amount of Taxable Profit as calculated through
reconciliation is in accordance with the Tax Return.
4. Details of deferred tax assets and liabilities recognized on the financial
position (balance sheet) for each reporting period, and the amount of
deferred tax expenses (benefit) recognized in the profit/loss statement in
the event that the amount is not recognizable from the amount of
deferred tax assets and liabilities presented on the financial position
(balance sheet)
5. Disclosure of whether or not there is a tax dispute.
232-234
11.
Pengungkapan yang berhubungan dengan aset tetap
Disclosure related to Fixed Assets
Hal-hal yang harus diungkapkan: 1. Metode penyusutan yang digunakan;
2. Uraian mengenai kebijakan akuntansi yang dipilih antara model
revaluasi dan model biaya;
3. Metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam mengestimasi
nilai wajar aset tetap (untuk model revaluasi) atau pengungkapan
nilai wajar aset tetap (untuk model biaya); dan
4. Rekonsiliasi jumlah tercatat bruto dan akumulasi penyusutan aset
tetap pada awal dan akhir periode dengan menunjukkan:
penambahan, pengurangan dan reklasifikasi,
Issues that should be disclosed:
1. Depreciation method used
2. Description of the selected accounting policies between the revaluation
model and cost model
3. The methods and significant assumptions used in estimating the fair
value of fixed assets (revaluation model) or disclosure of the fair value of
fixed assets (cost model)
4. Reconciliation of the gross book value and accumulated depreciation of
fixed assets at the beginning and end of the reporting period, showing
any addition, reduction and reclassification.
214,
226-227
www.axa-mandiri.co.id/life
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
276
No.
Kilas Kinerja 2012
2012 Performance Review
Profil Perusahaan
Corporate Profile
Kriteria
Criteria
Analisa dan Pembahasan Manajemen
Management s Discussion and Analysis
Tata Kelola Perusahaan
Corporate Governance
Keterangan
Explanation
Hal.
Page
12.
Kebijakan akuntansi yang berhubungan dengan imbalan kerja
Accounting policies related to employee benefits
Hal-hal yang harus diungkapkan: 1. Jenis imbalan kerja yang diberikan kepada karyawan;
2. Deskripsi umum mengenai jenis program imbalan pascakerja yang
diselenggarakan oleh perusahaan;
3. Kebijakan akuntansi perusahaan dalam mengakui keuntungan dan
kerugian aktuarial; dan
4. Pengakuan keuntungan dan kerugian untuk kurtailmen dan
penyelesaian.
Issues that should be disclosed:
1. A kind of reward awarded to an employee;
2. General description about type of reward program post work which held
by the company;
3. Corporate accounting policy in recognizing the actuarial profit and loss;
and
4. Recognition of profit and loss on curtailments and settlements
214-216,
238-239
13.
Pengungkapan yang berhubungan dengan instrumen keuangan
Disclosures relating to Financial Instruments
Hal-hal yang harus diungkapkan: 1. Persyaratan, kondisi dan kebijakan akuntansi untuk setiap kelompok
instrumen keuangan;
2. Nilai wajar tiap kelompok instrumen keuangan;
4. Tujuan dan kebijakan manajemen risiko;
5. Penjelasan risiko yang terkait dengan instrumen keuangan: risiko
pasar, risiko kredit dan risiko likuiditas; dan
6. Analisis risiko yang terkait dengan instrumen keuangan secara
kuantitatif.
Issues that should be disclosed:
1. Terms, conditions and accounting policies for each class of financial
instruments
2. Classification of financial instruments
3. The fair value of each class of financial instruments
4. Explanation of the risks associated with financial instruments: market
risk, credit risk and liquidity risk
5. Objectives and policies of financial risk management
200-205,
244-254
14.
Penerbitan laporan keuangan
Publication of financial statements
Hal-hal yang diungkapkan antara lain: 1. Tanggal laporan keuangan diotorisasi untuk terbit; dan
2. Pihak yang bertanggung jawab mengotorisasi laporan keuangan.
Issues to be disclosed include:
1. The date that the financial statements is authorized to be published; and
2. The party responsible to authorize the published financial statements
195
Laporan Tahunan 2012 Annual Report
PT AXA Mandiri Financial Services
Terbang Tinggi Tanpa Batas FLYING HIGH NO LIMITS
�
Download