CIRI KHAS HALOBACTERIA

advertisement
Halobacteria
Ariani Intan Utami (10407016)
Yosi Ayu Aulia (10407019)
Fida Farhana (10407021)
CLASSIFICATION
KLASIFIKASI
PHYLOGENETIC
TREE
Universal phylogenetic tree as determined from
comparative ribosomal RNA sequencing.
Detailed phylogenetic tree of the Archaea based on 16S
ribosomal RNA sequence comparisons.
KARAKTERISTIK
HALOBACTERIA
Halobacteria
•Termasuk ke dalam domain Archaea
•Memiliki kemampuan untuk hidup di
lingkungan salinitas tinggi
•Merupakan mikroba extrim halofil (konsentrasi
garam 10 x lebih pekat dari laut pada umumnya)
•Merupkan mikroba kemoorganotrof
Structure
Bentuk sel : cocci or rods.
Dinding sel: Archaebacterial; gram-.
Motilitas: Non-motile cocci, or rods with polar
flagella.
FISIOLOGI
• aerob / fakultatif anaerob
•Substrat : kemoheterotrof
ENERGI
 fotofosforilasi bila tersedia cahaya dan
O2
Atau menggunakan asam amino,sulfur,
dan nitrat sebagai acceptor elektron (in
absence of O2)
EKOLOGI
•membutuhkan NaCl 2mol/l (ditemukan
pada danau asin,air asin, dan produk yang
diawetkan dengan garam)
•Memiliki struktur lipid membran yang
khas

mengurangi
pengaruh
lingkungan thd sel
•Memiliki konsentrasi K+ yang tinggi di
sitoplasma

tahan
terhadap
lingkungan ekstrim halofil
•Dalam jumlah besar, Halobacteria
terlihat berwarna kemerahan  adanya
pigmen bacteriorhodopsin
•Memiliki pigmen halorhodopsin 
memompa
ion
Clsehingga
menimbulkan votage gradient
Halobacterium sp. NRC-1
•Halobacterium sp. NRC-1 atau strain ATCC 700922 dapat
hidup pada kondisi garam yang sangat tinggi.
•Mikroba mesofiik ini bersifat gram negatif, berbentuk batang,
dan memiiki kemampuan untuk bergerak dan survive pada
lingkungan yang ekstrim.
•Ukuran genomnya 2Mb, terdiri atas 1 kromosom dan 2
plasmid
•Tidak memiliki endospora, sehingga dapat dirusak dengan
sinar ultraviolet dan gamma serta suhu tinggi.
•Temperatur optimalnya adalah 42ºC dan konsentrasi NaCl
optimumnya 4.3 M.
Halobacterium salinarum
•Halobacterium salinarum merupakan
organism model bagi archaea halophilic.
•Berbentuk rod shape, motil, hidup pada
konsentrasi garam tinggi.
•Dapat hidup hanya dengan cahaya sebagai
sumber energi karena memiliki
bacteriorhodopsin.
•Memiliki empat retinal protein:
- bacteriorhodopsin
- halorhodopsin
- sensory rhodopsin I
- sensory rhodopsin I I
APPLICATION
•Halobacterium NRC-1
berperan dalam banyak aplikasi
bioteknologi.
•Produksi recombinant gas vesicles digunakan untuk pemisahan,
antigen presentation dan pengembangan vaksin.
•Digunakan juga dalam rekayasa genetika tumbuhan sehingga
tumbuhan dapat mentoleransi kadar garam tinggi.
•Enzim protease yang dihasilkan digunakan untuk oriental
fish dan soy sauce.
• Bacteriorhodopsin
pada
membrane
menghasilkan
purple membrane film yang digunakan untuk holography
pada bio-computer chips.
•Ekstraksi carotene digunakan untuk food suplement atau
pewarna makanan.
•Lipase biasa digunakan untuk detergent.
•Halobacteria adalah kandidat organisme yang bisa hidup
di Mars.
• masalah Halobacteria untuk hidup di mars adalah
ketidakstabilan sinar ultraviolet (menurun).
•microorganisms ini membuat lapisan tipis buram dari
garam (sodium klorida) yang dapat mencukupi sinar
ultraviolet yang dibutuhkan.
•Perintang Halobacteria dapat mengatasi suhu yang
rendah agar Halobacteria tetap dapat hidup
CURRENT RESEARCH
•Banyak studi tentang Halobacterium NRC-1
mengenai keterlibatan genetis sejalan dengan
meningkatnya perkembangan aktivitas bioteknologi
•Percobaan mengenai analisis fungsi dan regulasi
gen menunjukan adanya gen resistansi arsenik dan
gen metilase yang berfungsi untuk detoksifikasi.
perkembangan genom dengan oligonucleotide
microarray dapay dilakukan dengan analisis
transkriptome
•Dilakukan dengan mendedahkan pada variabel
lingkungan yang berbeda
DAFTAR PUSTAKA
Anonim 1,2009. Halobacterium sp (Halobacterium sp. NRC-1) Genome Browser
Gateway. http://archaea.ucsc.edu/cgi-bin/hgGateway?db=haloHalo1 tanggal akses 5
November 2009
Gygly, Patrick, 2009. Resistance of the Extreme Halophile Halobacterium sp. NRC-1 to
Multiple Stresses . http://adsabs.harvard.edu/abs/2009AIPC.1099..993G tanggal
akses 5 November 2009
Hong,
Sung-Hee,
2009.
Halobacterium
sp.
NRC-1
.
http://microbewiki.kenyon.edu/index.php/Halobacterium_sp._NRC-1 tanggal akses 5
November 2009
Josip, Blonder. 2004. A detergent- and cyanogen bromide-free method for integral
membrane proteomics: Application to Halobacterium purple membranes and the
human
epidermal
membrane
proteome
.
http://cat.inist.fr/?aModele=afficheN&cpsidt=15455870 tanggal akses 5 November
2009
TERIMA KASIH
Download