BAB 2 LANDASAN TEORI 2.1 Aplikasi Perangkat lunak aplikasi

advertisement
BAB 2
LANDASAN TEORI
2.1 Aplikasi
Perangkat lunak aplikasi adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang
memanfaatkan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang
diinginkan pengguna. Biasanya dibandingkan dengan perangkat lunak sistem yang
mengintegrasikan berbagai kemampuan komputer, tapi tidak secara langsung
menerapkan
kemampuan
tersebut
untuk
mengerjakan
suatu
tugas
yang
menguntungkan pengguna. Contoh utama perangkat lunak aplikasi adalah pengolah
kata, lembar kerja, dan pemutar media.
Beberapa aplikasi yang digabung bersama menjadi suatu paket kadang disebut
sebagai suatu paket atau suite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft
Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata,
lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket
biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga
memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Sering
kali, mereka memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi satu sama lain sehingga
menguntungkan pengguna. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dibenamkan dalam
Universitas Sumatera Utara
7
suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang
terpisah.
2.2 Pengertian Alat
Alat adalah suatu benda yang dipakai untuk mengerjakan sesuatu; perkakas,
perabot, yang dipakai untuk mencapai maksud.
2.3 Pengertian Musik
Musik adalah ilmu atau seni menyusun nada atau suara di urutan, kombinasi, dan
hubungan temporal untuk menghasilkan komposisi (suara) yang mempunyai
kesatuan dan kesinambungan. Nada atau suara yang disusun demikian rupa
sehingga mengandung irama, lagu, dan keharmonisan (terutama yang menggunakan
alat-alat yang dapat menghasilkan bunyi-bunyi itu).
2.4 Pengertian Alat Musik
Alat musik adalah suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan
menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan
dengan cara tertentu biasa diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik.
Walaupun demikian, istilah ini umumnya diperuntukkan bagi alat yang khusus
ditujukan untuk musik. Bidang ilmu yang mempelajari alat musik disebut organologi
Universitas Sumatera Utara
8
2.4.1 Alat Musik Tradisional
Alat Musik Tradisional Indonesia atau yang biasa juga disebut dengan alat musik
daerah Indonesia sangat banyak sekali karena biasanya masing-masing provinsi
mempunyai alat musik tradisional masing-masing. Dari sekian banyak provinsi
berserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang seni tradisi
yang merupakan identitas dan jati diri serta media ekspresi dari masyarakat.
2.4.2 Alat Musik Modren
Berbeda dengan musik tradisional, musik modern tidak lahir dari tradisi suatu
masyarakat tertentu, tetapi musik ini di bangun berdasarkan suatu aturan komposisi
yang jelas, seperti sistem notasi, tangga nada, tekstur, dan instrumen yang telah
dikenal luas dan mudah dipelajari. Selain itu musik modern bersifat terbuka, artinya
komposisi dan gaya musik ini sangat dipengaruhi oleh berbagai pengalaman musikal
para musisi dari suatu masa. Kritik terhadap suatu komposisi tertentu menjadi suatu
hal yang biasa dilakukan, sehingga tidak heran apabila suatu komposisi atau gaya
musik tertentu menjadi hilang atau ditinggalkan oleh masyarakat dan diganti dengan
gaya musik yang lain.
Universitas Sumatera Utara
9
2.5 Alat Musik Berdasarkan Cara Memainkan
2.5.1 Alat musik tiup
Alat musik tiup menghasilkan suara sewaktu suatu kolom udara didalamnya
digetarkan. Tinggi rendah nada ditentukan oleh frekuensi gelombang yang dihasilkan
terkait dengan panjang kolom udara dan bentuk instrumen, sedangkan timbre
dipengaruhi oleh bahan dasar, konstruksi instrumen dan cara menghasilkannya
Contoh alat musik ini adalah terompet dan flute
2.5.2
Alat musik pukul
Alat musik pukul menghasilkan suara sewaktu dipukul atau ditabuh.
pukul dibagi menjadi dua yakni bernada dan tidak bernada.
Alat musik
Bentuk dan bahan
bagian-bagian instrumen serta bentuk rongga getar, jika ada, akan menentukan suara
yang dihasilkan instrumen. Contoh alat musik ini adalah gendang dan kolintang.
2.5.3 Alat musik petik
Alat musik petik menghasilkan suara ketika senar digetarkan dengan cara
dipetik.Tinggi rendah nada dihasilkan dari panjang pendeknya dawai. Contoh
alat musik ini adalah gitar dan kecapi.
Universitas Sumatera Utara
10
2.5.4 Alat musik gesek
Alat musik gesek menghasilkan suara ketika dawai digesek.Seperti alat musik petik,
tinggi rendah nada tergantung panjang dan pendeknya dawai. Contoh alat musik ini
adalah kepyak dan rebab.
2.6 Android
2.6.1 Mengenal Android
Android adalah sistem operasi perangkat mobile berBasis linux yang mencakup
sistem operasi, middleware, dan aplikasi. Berberapa pengertian lain dari
Android,yaitu:
a. Merupakan platform terbuka atau Open Source (bagi para pengembang ) atau
proggramer untuk membuat aplikasi.
b. Merupakan sistem operasi yang dibeli Google Inc. dari Android Inc.
c. Bukan bahasa pemrograman, akan tetapi hanya menyediakan lingkungan hidup
atau Run time Enivroment yang disebut DVM (Delvik Virtual Machine) yang telah
dioptimasi untuk device/ alat dengan sistem memory yang kecil.
Awalnya, Google Inc. membeli Android Inc., pendatang baru yang membuat
peranti lunak untuk ponsel. Kemudian untuk mengembangkan Android, dibentuklah
Open Handset Alliance konsorsium dari 34 perusahaan peranti keras, peranti lunak,
dan telekomunikasi.
Universitas Sumatera Utara
11
Pada saat perilisan perdana Android, 5 November 2007, Android bersama
Open Handset Alliance menyatakan mendukung pengembangan standar terbuka pada
perangkat seluler. Di lain pihak, Google merilis kode–kode Android di bawah lisensi
Apache, sebuah lisensi perangkat lunak dan standar terbuka perangkat seluler.
Di dunia ini terdapat dua jenis distributor sistem operasi Android. Pertama yang
mendapat dukungan penuh dari Google atau Google Mail Services (GMS) dan kedua
adalah yang benar–benar bebas distribusinya tanpa dukungan langsung Google
atau dikenal sebagai Open Handset Distribution (OHD).
Setiap tahun Android mengalami pengembangan untuk memperbaiki dan
menambah fitur – fitur yang ada adapun urutannya adalah sebagai berikut :
1. Android versi 1.1
Pada tanggal 9 Maret 2009, Google merilis Android versi 1.1. Android versi ini
dilengkapi dengan
pembaharuan estestis pada aplikasi, jam alarm, voice search
(pencarian suara), pengiriman pesan dengan Gmail, dan pemberitahuan e-mail.
2. Android versi 1.5 (Cupcake)
Pada pertengahan Mei 2009, Google kembali merilis telepon seluler dengan
menggunakan Android dan SDK
(Sofrware Development Kit) dengan versi 1.5
(Cupcake). Terdapat beberapa pembaruan termasuk juga penambahan beberapa fitur
dalam seluler versi ini yakni kemampuan merekam dan menonton video dengan
modus kamera, mengunggah video ke Youtube dan gambar ke Picasa langsung dari
telepon, dukungan Bluetooth A2DP , kemampuan terhubung secara otomatis ke
headset Bluetooth, animasi layar, dan keyboard pada layar yang dapat disesuakan
sistem.
Universitas Sumatera Utara
12
3. Android versi 1.6 (Donut)
Donut (versi 1.6) dirilis pada september dengan menampilkan proses pencarian yang
lebih baik di banding sebelumnya, penggunaan baterai indikakor dan kontrol applet
VPN. Fitur lainnya adalah galeri yang memungkinkan pengguna untuk memilih foto
yang akan dihapus, kamera, camcorder dan galeri yang diintegrasikan, CDMA /
EVDO, 802.1x, VPN, Gesture, dan Text-to-speech engine, kemampuan dial kontak,
teknologi text to change ( tersedia pada semua ponsel, pengadaan resolusi VWGA).
4. Android versi 2.0/2.1 (Eclair)
Pada tanggal 3 Desember 2009 kembali di luncurkan ponsel Android dengan versi
2.0/2.1 (Éclair), perubahan yang dilakukan adalah pengoptimalan Hardware,
peningkatan Google Maps 3.1.2, perubahan UI dengan browser baru dan dukungan
HTML5, daftar kontak yang baru, dukungan flash untuk kamera 3,2 MP, digital Zoom,
dan Bluetooth 2.1. Untuk bergerak cepat dalam persaingan perangkaat generasi
berikut, Google melakukan investasi dengan mengadakan kompetisi aplikasi mobile
terbaik (killer apps-aplikasi unggulan). Kompetisi ini berhadiah $25,000 bagi setiap
pengembang apliksi terpilih. Kompetisi diadakan selama dua tahap yang tiap tahapnya
dipilih 50 aplikasi terbaik. Dengan semakin berkembangnya dan semakin
bertambahnya jumlah handset Android, semakin banyak pihak ketiga yang berminat
untuk menyalurkan aplikasi mereka kepada sistem operasi Android. Aplikasi terkenal
yang diubah ke dalam sistem operasi Android adalah Shazam, Backgrounds, dan
WeatherBug. Sistem operasi Android dalam situs internet juga di anggap penting
untuk menciptakan aplikasi Android asli, contohnya oleh MySpace dan Facebook.
Universitas Sumatera Utara
13
5. Android versi 2.2 (Froyo: Frozen Yoghurt)
Pada tanggal 20 Mei 2010, Android versi 2.2 (Froyo) diluncurkan. Perubahanperubahan umumnya terhadap versi-versi sebelumnya antara lain dukungan Adobe
Flash 10.1, kecepatan kinerja dan aplikasi 2 sampai 5 kali lebih cepat, intergrasi V8
Java Script engine yang dipakai Google Chrome yang mencermatkan kemampuan
rendering pada browser, pemasangan aplikasi dalam SD Card, kemampuan WiFi
Hotspot portabel, dan kemampuan auto update dalam aplikasi Android Market.
6. Android versi 2.3 (Gingerbread)
Pada tanggal 6 Desember 2010, Android versi 2.3 (Gingerbread) diluncurkan.
Perubahan-perubahan umum yang didapat dari Android versi ini antara lain
peningkatan kemampuan permainan, peningkatan fungsi copy paste, layar antar muka
(User Interface) didesain ulang, dukungan format video VP8 dan WebM, efek audio
baru (reverb, equalization, headphone virtualization, dan bass boost), dukungan
kemampuan Near Field Communication (NFC), dan dukungan jumlah kamera yang
lebih dari satu.
7. Android versi 3.0 (HoneyComb)
Android Honeycomb dirancang khusus untuk tablet. Android versi ini mendukung
ukuran layar yang lebih besar. User Interface pada Honeycomb juga berbeda karena
sudah didesain untuk tablet. Honeycomb juga mendukung multi prosesor dan juga
akselerasi perangkat keras (Hardware) untuk grafis. Tablet pertama yang dibuat
dengan menjalankan Honeycomb adalah Motorola Xoom.
Universitas Sumatera Utara
14
8. Android versi 4.0 (Ice Cream Sandwich)
Diumumkan pada tanggal 19 Oktober 2011, membawa fitur Honeycomb untuk
smartphone dan menambahkan fitur baru termasuk membuka kunci dengan
pengenalan wajah, jaringan data pemantauan penggunaan dan kontrol, terpadu kontak
jaringan sosial, perangkat tambahan fotograsi, mencari e-mail secara offline, dan
berbagi informasi dengan menggunakan NFC
9. Android versi 5.0 (Jelly Bean)
Android Jelly Bean lebih memofuskan fiturnya ke peningkatan User Interface yang
lebih lancar dan responsif. Di versi ini juga menandai hadirnya fitur Google Now yang
memberikan saran dan rekomendasi berdasarkan data-data yang tersimpan (kontak,
kalender, lokasi, dll) di Handphone.(Dodit,2012)
2.6.2 Fitur-Fitur Android
Fitur-fitur yang dimiliki Android yaitu sebagai berikut:
1. Handset Layout adalah Platform disesuaikan dengan lebih besar, VGA, grafik 2D
perpustakaan, grafis 3D perpustakaan berdasarkan open GL ES 1,0 spesifikasi, dan
tata letak smartphone tradisional.
2. Stronge (Penyimpanan) adalah Software database SQLite digunakan untuk tujuan
penyimpanan data
Universitas Sumatera Utara
15
3.Connectivity (Konektivitas) adalah Android mendukung teknologi konektivitas
termasuk GSM/EDGE, CDMA, EV-DO, UMTS, Bluetooth, dan Wi-Fi.
4.Messaging ( Pesan) adalah SMS dan MMS tersedia bentuk threaded pesan termasuk
pesan teks.
5.Web browser adalah Browser web yang tersedia di Android di dasarkan pada open
source Web Kit kerangka aplikasi.
6.Java support (Dukungan Java) adalah Perangkat keras yang di tulis di Java dapat di
komplikasi akan dieksekusi dalam Dalvik mesin virtual, yang merupakan
implementasi VM yang dirancang khusus untuk perangkat mobile digunakan,
meskipun tidak secara teknis standar Java Virtual Machine.
7.Media support (Dukungan Media) adalah Android berikut mendukung audio
/video/masih format media: H.263, H.264 (Dalam 3GP atau MP4 wadah), MPEG-4
SP, AMR, AMR-WB (dalam kontainer 3GP), AAAC, HE-AAC (dalam MP4 atau
kontainer 3GP), MP3, MIDI, OGG Vorbis, JPEG, WAV, PNG, GIF, BMP.
8.Additional Hardware support (Dukungan Hardware tambahan) adalah Android
dapat menggunakan video /still camera, touchscreens, GPS, pengukur kecepatan,
maagnet meter, akselerasi 2D bitblits (dengan Hardware orientasi, scaling, konversi
format piksel) dan mempercepat grafis 3D.
9. Development enviroment (Lingkungan pengembangan), Termasuk perangkat
emulator, tools untuk debugging, memori dan kinerja profil, sebuah plugin untuk
Eclipse IDE
Universitas Sumatera Utara
16
10. Market (Pasar), mirip dengan App Store pada iPhone OS, Android pasar adalah
sebuah aplikasi yang dapat di download dan di install untuk menargetkan Hardware
over-the-air, tanpa menggunakan PC. Awalnya hanya freeware aplikasi yang
didukung. Paid untuk aplikasi telah tersedia di pasar Android Amerika Serikat sejak
19 Februari 2009.
11. Multi-touch adalah Android memiliki dukungan asli multi-touch tapi fitur
dinonaktifkan pada level kemel (mungkin untuk menghindari Apple melanggar paten
pada teknologi layar sentuh). Model tidak resmi telah dikembangkan yang
memungkinkan multi-touch, tetapi membutuhkan super user akses ke perangkat
berkedip kemel yang unsigned.
2.6.3 Struktur dan Arsitektur Android
Struktur aplikasi Android atau fundamental aplikasi ditulis dalam bahasa
pemrograman Java. Kode Java dikompilasi dengan file Resource yang dibutuhkan
oleh aplikasi, dimana prosesnya di-Package oleh tools yang dinamakan “app tools”
kedalam paket Android, sehingga menghasilkan file dengan ekstensi apk. File apk ini
yang disebut dengan aplikasi, dan nantinya dapat dijalankan pada eclipse/peralatan
mobile.(Supriadi,2011) Lihat pada gambar 2.1
Ada empat komponen aplikasi Android sebagai berikut:
a. Activities merupakan komponen untuk menyajikan user interface(tampilan
program) kepada pengguna.
b. Services merupakan komponen yang tidak memiliki user interface(tampilan
program), tetapi berjalan secara Backgrounds.
Universitas Sumatera Utara
17
c. Broadcast Reciever merupakan komponen yang berfungsi menerima dan bereaksi
untuk menyampaikan notifikasi.
d. Content provider merupakan komponen membuat kumpulan aplikasi data secara
spesifik sehingga bisa digunakan aplikasi lain.
Secara garis besar, arsitektur Android terdiri atas Applications, Applications
Frameworks, Libraries, Android Run time, dan Linux Kernel.
a. Apllications merupakan layer (lapis), dimana kita berhubungan dengan aplikasi
saja.
b. Application
Frameworks
merupakan
Open
Development
Platform
yang
ditawarkan Android untuk dapat dikembangkan guna membangun apikasi.
Pengembang memiliki akses penuh menuju API frameworks seperti yang dilakukan
oleh aplikasi kategori inti. Komponen-komponen yang termasuk didalam Appliaction
Frameworks adalah sebagai berikut : Views, Content Provider, Resource Manager,
Notifications Manager, dan Activity Manager.
c. Libraries merupakan layer, dimana fitur-fitur Android berada.
d. Android Run Time merupakan layer yang membuat aplikasi Android dapat
dijalankan, dimana dalam prosesnya menggunakan implementasi linux.
e. Linux Kernel merupakan layer inti dari sistem operasi Android berada.
Universitas Sumatera Utara
18
APPLICATIONS
Phone
Contacs
Home
Browser
Other
APPLICATIONS FRAMEWORK
Activity Manager
Window Manager
Manager
Telephony Manager
Package Manager
Content Providers
Resource Manager
View System
Notification Manager
Location Manager
LIBRARIES
Surface Manager
Media Framework
SQLite
OpenGL / ES
FreeType
WebKit
SGL
SSL
ANDROID RUNTIME
Core Libraries
Dalvik Virtual Machine
libc
LINUX KERNEL
Display Driver
Camera Driver
Flash Memory Driver
Binder(IPC) Driver
Keypad Driver
WiFi Driver
Audio Drivers
Power Management
Gambar 2.1 Arsitektur Sistem Operasi Android
2.7 Eclipse
Eclipse
adalah
sebuah
IDE
(Integrted
Development
Envirotment)
untuk
mengembangkan perangkat lunak dan dapat di jalankan di semua platform (Platform
Independent). Berikut ini adalah sifat dari Eclipse:
Multi-platform:
Target
sistem
operasi
Eclipse
adalah Microsoft Windows,
Linux, Solaris, AIX, HP-UX dan Mac OS X.
Mulit-language: Eclipse dikembangkan dengan bahasa pemrograman Java,akan
tetapi Eclipse mendukung pengembangan aplikasi berBasis
bahasa
pemrograman
lainnya, seperti C/C++, Cobol, Python, Perl, PHP, dan lain sebagainya.
Multi-role: Selain sebagai IDE untuk pengembangan aplikasi, Eclipse pun bisa
Universitas Sumatera Utara
19
digunakan untuk aktivitas dalam siklus pengembangan perangkat lunak, seperti
dokumentasi, test perangkat lunak, pengembangan web, dan lain sebagainya.
Eclipse pada saat ini merupakan salah satu IDE favorit dikarenakan gratis dan
open source, yang berarti setiap orang boleh melihat kode pemrograman perangkat
lunak ini. Selain itu, kelebihan dari Eclipse yang membuatnya populer adalah
kemampuannya untuk dapat dikembangkan oleh pengguna dengan komponen yang
dinamakan plug-in.
2.8 JDK(Java Development Kit)
Java Development Kit (JDK) memuat program-program dan library yang Anda
butuhkan untuk meng-compile dan me-launch program Java. Dua program utama
yang ada di JDK adalah javac dan java. Program java dan javac berada di subdirectory bin/ di bawah JAVA_HOME. Agar Anda bias meng-compile dan me-launch
program Java dari directory mana saja, Anda bisa menambahkan JAVA_HOME/bin ke
dalam environment variable bernama PATH. Untuk mengetahui cara penggunaan dari
javac, yaitu Java compiler, Anda bisa menjalankan perintah javac help melalui
terminal. Untuk mengetahui cara penggunaan dari java, yaitu Java application
launcher, Anda bisa menjalankan perintah java -help melalui terminal.
Universitas Sumatera Utara
20
2.9 Flowchart
Flowchart merupakan bagan yang menunjukkan arus pekerjaan secara keseluruhan
dari sistem. Flowchart menjelaskan tentang urutan –urutan dari prosedur yang ada di
dalam sistem dengan menggunakan simbol-simbol. Adapun simbol dan fungsi
flowchart tersebut dijelaskan pada table 2.1.
Tabel 2.1 Simbol-Simbol Flowchart
Universitas Sumatera Utara
21
2.10 Basis Data
2.10.1 Pengertian Basis Data
Basis data atau juga disebut database, terdiri dari dua penggalan kata yaitu data dan
base, yang artinya berbasiskan pada data, tetapi secara konseptual, database diartikan
sebuah koleksi atau kumpulan data-data yang saling berhubungan (relation), disusun
menurut
aturan
tertentu
secara
logis,
sehingga
menghasilkan
informasi.
Selain itu, untuk mengelola dan memanggil query Basis data agar dapat
disajikan dalam berbagai bentuk yang diinginkan dibutuhkan perangkat lunak yang
disebut Sistem Manajemen Basis Data atau juga disebut Database Management
System (DBMS). Penggabungan Database Management System (DBMS) dengan Basis
Data akan membentuk satu kesatuan yang disebut Sistem Basis Data. Sistem Basis
Data adalah suatu sistem penyusunan dan pengelolaan record-record dengan
menggunakan komputer, dengan tujuan untuk menyimpan atau merekam serta
memelihara data operasional lengkap sebuah organisasi/perusahaan sehingga mampu
menyediakan informasi yang diperlukan pemakai untuk kepentingan proses
pengambilan keputusan.
2.10.2 Komponen Dasar Basis Data
Dalam membuat basis data harus memiliki komponen dasar. Agar terciptanya basis
data maka hal yang diperhatikan adalah tersedianya:
Universitas Sumatera Utara
22
a. Data: representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek yang direkam
dalam bentuk angka, huruf, symbol, teks, gambar, bunyi atau kombinasinya
b. Hardware: terdiri dari semua peralatan perangkat keras komputer yang digunakan
untuk mengelola sistem basis data berupa: peralatan penyimpanan (disk, drum, tape),
peralatan input dan output, atau peralatan komunikasi
c. Software: sebagai perantara antara pemakai dengan data fisik pada basis data,
dapat berupa: Database Management System (DBMS) atau program-program aplikasi
dan prosedur-prosedur.
2.11 Database SQLite Manager
SQLite Manager adalah sebuah ekstensi atau add-ons dari browser mozila firefox
yang digunakan untuk mengelola database SQLite dengan tampilan berbasis web.
Untuk dapat menggunakan aplikasi SQLite Manager ini caranya adalah sebagai
berikut :
1. Buka browser Mozila Firefox
2. Download dan Install SQLite Manager
3.Jika sudah selesai menginstall, untuk membuka aplikasinya pilih menu
Tools>SQLite Manager, lihat gambar 2.2
Universitas Sumatera Utara
23
Gambar 2.2 SQLite Manager
2.1 Photoscape
Photoscape adalah sebuah Software editor gambar seperti Photoshop. Software dapat
didownload dengan gratis karena bersifat freeware. Untuk anda yang bingung
menggunakan Adobe Photoshop bisa menggunakan Photoscape untuk mengedit
foto/image.
Memang
Photoscape
memiliki
beberapa
keterbatasan
dibandingkan
Photoshop, namun Software ini sangat ringan dan sangat mudah untuk digunakan
dibandingkan dengan Adobe Photoshop. Fitur Utama yang dimiliki Photoscape yaitu:
1. Viewer : Lihat folder foto, slideshow
2. Editor : mengubah ukuran, kecerahan warna dan penyesuaian, white balance, latar
koreksi, frame, mosaik modus, menambahkan teks, gambar lukisan, filter,
mengakibatkan mata merah
3. Batch editor : mengedit beberapa foto
Universitas Sumatera Utara
24
4. Page : Membuat satu foto dengan menggabungkan beberapa foto di halaman
bingkai
5. Combine : Membuat satu foto dengan melampirkan beberapa foto vertikal atau
horizontal
6. Animated GIF : Membuat animasi satu foto dengan beberapa foto
7. Print : Cetak potret shot, carte de penghabisan, foto paspor
8. Splitter : Bagikan foto ke dalam beberapa bagian
9. Screen Capture : Ambil foto layar Anda dan menyimpannya
10. Color Picker : Perbesar gambar pada layar, pencarian dan memilih warna
11. Rename : Mengubah nama file foto dalam modus batch
12. Raw Converter : Mengkonversi RAW ke jpg
13. Paper Print : Cetak berjajar, grafik, musik, kertas kalender
14. Face Search : Cari yang mirip wajah-wajah di internet.
Universitas Sumatera Utara
Download