BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI 2.1 Tinjauan

advertisement
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA DAN DASAR TEORI
2.1
Tinjauan Pustaka
Karya tulis ini mengacu pada beberapa karya tulis yang telah dibuat. Berikut
adalah perbandingan antara karya tulis yang telah dibuat dan karya tulis yang akan
dibuat.
Tabel 2.1 Tabel perbedaan karya tulis
Penulis/Tahun
Wahyu Dwi
Mustofa,(2015)
Bahasa
Pemrograman
Jenis Aplikasi
Metode/Teknologi Objek
Pencarian
global positioning
sistem(GPS)
Pencarian
bengkel di
kabupaten
gunungkidul
Informasi
Java, PHP,
Geografis
Bengkel di Kota MySQL
Denpasar
I Made
Widyana,
Inyoman Piarsa,
dan A. A. K.
Agung
Cahyawan W
(2015)
Pencarian
Google Map API
Sis Pinaryo
(2015)
Pencarian
Haversine
Theofilus
Kurniawan
(2013)
Pencarian
Augmented
Reality
Ibnu Fajar
Yunardi (2014)
Pencarian
Location Based
Service (LBS)
Java
Pencarian
Java
Polsek di
Yogyakarta
Pencarian
Lokasi Bengkel
Resmi Nasmoco Java
di Kota
Semarang
Pencarian
Gamenet di
Yogyakarta
Java
Sebagai
panduan
Marketing
Canvasser
4
Muhammad
Widodo (2016)
Usulan (2016)
Pencarian
Augmented
Reality
Pencarian
Location Based
Service(LBS),
Android Library
Volley
Penerapan
Augmented
Reality Pada
Aplikasi Geo
Position Untuk Java
Pencarian
Tempat Wisata
Yogyakarta
Berbasis
Windows Phone
Pencarian
bengkel resmi
sepeda motor di
daerah Istimewa Java
Ypgyakarta
dengan fasilitas
History
Perbedaan aplikasi ini dari yang lain adalah menggunakan fasilitas history
dimana semua acuan skripsi yang saya gunakan tidak ada yang menggunakan
fasilitas history.
2.2
Dasar Teori
2.2.1
Android
Android adalah sistem operasi berbasis Linux bagi telepon seluler seperti
telepon pintar dan komputer tablet. Android juga menyediakan platform terbuka
bagi para pengembang untuk menciptakan aplikasi mereka sendiri yang akan
digunakan untuk berbagai macam piranti gerak. Awalnya, Google Inc. membeli
Android Inc., pendatang baru yang membuat piranti lunak untuk ponsel. kemudian
dalam pengembangan Android, dibentuklah Open Handset Alliance, konsorsium
dari 34 perusahaan piranti keras, piranti lunak, dan telekomunikasi, termasuk
Google, HTC, Intel, Motorola, Qualcomm, T-Mobile, dan Nvidia.
5
2.2.2 Location Based Service (LBS)
Location Based Service (LBS) atau layanan berbasis lokasi adalah sebuah
layanan informasi yang dapat diakses dengan perangkat bergerak melalui jaringan
dan mampu menampilkan posisi secara geografis keberadaan perangkat bergerak
tersebut. Location Based Service (LBS) dapat berfungsi sebagai layanan untuk
mengidentifikasi lokasi dari seseorang atau suatu objek tertentu, seperti
menemukan lokasi bengkel atau lokasi lainnya.
Hal yang paling penting dari Location Based Service (LBS) dapat bekerja
sesuai yang diinginkan oleh pengembang aplikasi Android. Android pun
memungkinkan pengembang menentukan metode pencarian lokasi yang
dibutuhkan dan juga dapat mengatur kebutuhan daya, biaya dan akurasi
berdasarkan spesifik yang akan dibuat untuk aplikasi tersebut.
2.2.3 Pengenalan Java
Java adalah suatu bahasa pemrograman berorientasi object yang
dikembangkan oleh Sun Microsystems. Java didasarkan pada bahasa C ++, yang
dirancang untuk kemudahan, sederhana, portabilitas.
Sun Microsystems
mengeluarkan beberapa versi java, yang dibagi menjadi 3 versi. Tiga platform yang
berorientasi pada lingkungan proses yang berbeda-beda adalah:
1. Java 2 Standart Edition (J2SE)
2. Java 2 Enterprise Edition (J2EE)
3. Java 2 Micro Edition (J2ME)
6
J2SE diutamakan untuk membuat java Applet dan aplikasi yang berbasis
desktop. J2EE digunakan untuk membuat sistem aplikasi enterprise, dimana sebuah
aplikasi dapat disebarkan pada jaringan komputer dan dapat diakses dari jauh. J2EE
mengandung semua fungsi J2SE dan diutamakan untuk membuat aplikasi client
server.
2.2.4 PHP
PHP atau yang memiliki kepanjangan PHP Hypertext Preprocessor
merupakan suatu bahasa pemrograman yang difungsikan untuk membangun suatu
website dinamis. PHP menyatu dengan kode HTML, maksudnya adalah beda
kondisi. HTML digunakan sebagai pembangun atau pondasi dari kerangka layout
web, sedangkan PHP difungsikan sebagai prosesnya sehingga dengan adanya
PHP tersebut, web akan sangat mudah di-maintenance.
PHP berjalan pada sisi server sehingga PHP disebut juga sebagai bahasa
Server Side Scripting. Artinya bahwa dalam setiap/untuk menjalankan PHP,
wajib adanya web server.
PHP ini bersifat open source sehingga dapat dipakai secara cuma-cuma
dan mampu lintas platform, yaitu dapat berjalan pada sistem operasi Windows
maupun Linux. PHP juga dibangun sebagai modul pada web server apache dan
sebagai binary yang dapat berjalan sebagai CGI.
2.2.5 JSON
JSON (JavaScript Object Notation) adalah format pertukaran data yang
ringan, mudah dibaca dan ditulis oleh manusia, serta mudah diterjemahkan dan
7
dibuat (generate) oleh komputer. Format ini dibuat berdasarkan bagian dari
Bahasa Pemprograman JavaScript, Standar ECMA-262 Edisi ke-3 – Desember
1999. JSON merupakan format teks yang tidak bergantung pada bahasa
pemprograman apapun karena menggunakan gaya bahasa yang umum digunakan
oleh programmer keluarga C termasuk C, C++, C#, Java, JavaScript, Perl, Python
dll. Oleh karena sifat-sifat tersebut, menjadikan JSON ideal sebagai bahasa
pertukaran-data. Penulis menggunakan metode JSON dalam pengiriman data yang
dilakukan, karena JSON memiliki beberapa kelebihan - kelebihan dibandingkan
XML, kelebihan – kelebihan tersebut adalah:
1. Format Penulisan
Untuk merepresentasikan sebuah struktur data yang rumit dan berbentuk
hirarkis penulisan JSON relatif lebih terstruktur dan mudah.
2. Ukuran
Ukuran karakter yang dibutuhkan JSON lebih kecil dibandingkan XML
untuk data yang sama. Hal ini tentu berpengaruh pula pada kecepatan pertukaran
data, walaupun tidak signifikan untuk data yang kecil, namun cukup berarti
jika koneksi yang digunakan relatif lambat untuk mengakses aplikasi web kaya
fitur yang memanfaatkan pertukaran data. Di sini JSON lebih unggul
dibandingkan XML, kecuali jika data dikompresi terlebih dahulu sebelum
dikirimkan, perbedaan JSON dan XML yang telah dikompresi tidaklah
signifikan.
8
3. Browser Parsing
Proses parsing merupakan proses pengenalan token atau bagian-bagian
kecil dalam rangkaian dokumen XML/JSON. Contohnya, terdapat data text dalam
format JSON. Data tersebut harus di-parsing terlebih dahulu sebelum dapat
diakses dan dimanipulasi. Browser parsing berarti proses parsing yang terjadi
pada sisi client/browser.
Melakukan browser parsing pada JSON lebih sederhana dibandingkan
pada XML, JSON menggunakan function JavaScript eval() untuk melakukan
parsing. Sementara dokumen XML di-parsing oleh XMLHttpRequest. Rata-rata
survei menobatkan JSON sebagai pemenang jika diadu kecepatan parsingnya.
JSON terbuat dari dua struktur:
a. Kumpulan pasangan nama/nilai. Pada beberapa bahasa, hal ini
dinyatakan sebagai objek (object), rekaman (record), struktur (struct), kamus
(dictionary), tabel hash (hash table), daftar berkunci (keyed list), atau associative
array.
b . Daftar nilai terurutkan (an ordered list of values). Pada kebanyakan
bahasa, hal ini dinyatakan sebagai larik (array), vektor (vector), daftar (list), atau
urutan (sequence).
Struktur-struktur data ini disebut sebagai struktur data universal. Pada
dasarnya, semua bahasa pemprograman moderen mendukung struktur data ini
dalam bentuk yang sama maupun berlainan. Hal ini pantas disebut demikian
karena format data mudah dipertukarkan dengan bahasa-bahasa pemprograman
9
yang juga berdasarkan pada struktur data ini. JSON menggunakan bentuk sebagai
berikut:
1. Objek
Objek adalah sepasang nama/nilai yang tidak terurutkan. Objek dimulai
dengan { (kurung kurawal buka) dan diakhiri dengan } (kurung kurawal tutup).
Setiap nama diikuti dengan : (titik dua) dan setiap pasangan nama/nilai dipisahkan
oleh , (koma)
Gambar 2.2 Objek JSON
2. Larik
Larik adalah kumpulan nilai yang terurutkan. Larik dimulai dengan [
(kurung kotak buka) dan diakhiri dengan ] (kurung kotak tutup). Setiap nilai
dipisahkan oleh , (koma).
Gambar 2.3 Larik JSON
3. Nilai
Nilai (value) dapat berupa sebuah string dalam tanda kutip ganda, atau
angka, atau true atau false atau null, atau sebuah objek atau sebuah larik. Strukturstruktur tersebut dapat disusun bertingkat.
10
Gambar 2.4 Nilai JSON
4. String
String adalah kumpulan dari nol atau lebih karakter Unicode, yang
dibungkus dengan tanda kutip ganda. Di dalam string dapat digunakan backslash
escapes "\" untuk membentuk karakter khusus. Sebuah karakter mewakili karakter
tunggal pada string. String sangat mirip dengan string C atau Java.
Gambar 2.5 String JSON
5. Angka
Angka adalah sangat mirip dengan angka di C atau Java, kecuali
format oktal dan heksadesimal tidak digunakan.
11
Gambar 2.6 Angka JSON
2.2.6
UML (Unified Modeling Language)
Unified Modeling Language (UML) adalah bahasa spesifikasi standar
untuk mendokumentasikan, menspesifikasikan, dan membangun sistem perangkat
lunak. Unified Modeling Language (UML) adalah himpunan struktur dan teknik
untuk pemodelan desain program berorientasi objek (OOP) serta aplikasinya.
UML adalah metodologi untuk mengembangkan sistem OOP dan sekelompok
perangkat tool untuk mendukung pengembangan sistem tersebut. UML mulai
diperkenalkan oleh Object Management Group, sebuah organisasi yang telah
mengembangkan model, teknologi, dan standar OOP sejak tahun 1980-an.
Sekarang UML sudah mulai banyak digunakan oleh para praktisi OOP. UML
merupakan dasar bagi perangkat (tool) desain berorientasi objek dari IBM.
UML adalah suatu bahasa yang digunakan untuk menentukan,
memvisualisasikan, membangun, dan mendokumentasikan suatu sistem informasi.
UML dikembangkan sebagai suatu alat untuk analisis dan desain berorientasi
objek oleh Grady Booch, Jim Rumbaugh, dan Ivar Jacobson. Namun demikian
UML dapat digunakan untuk memahami dan mendokumentasikan setiap sistem
12
informasi. Penggunaan UML dalam industri terus meningkat. Ini merupakan
standar terbuka yang menjadikannya sebagai bahasa pemodelan yang umum
dalam industri peranti lunak dan pengembangan sistem.
2.2.7
History atau Sejarah
History pada aplikasi ini adalah fasilitas untuk mencatat dan menyimpan
data sejarah penelusuran, history ini bisa sangat bermanfaat jika kita ingin melihat
alamat mana saja yang pernah kita kunjungi. Fasilitas ini bisa kita manfaatkan untuk
melacak kemana saja kita pernah berkunjung, dan bisa juga mengetahui alamat
yang dikunjungi jika dipinjam orang lain.
Histori atau sejarah sangat membantu dalam mengingat dimana kita
pernah mengunjungi suatu alamat. Fasilitas ini sangat bermanfaat untuk
menghemat waktu dan tenaga, kita tinggal memilih mana yang di kehendaki tanpa
harus mengetikkan secara lengkap
13
Download