sistem pendukung keputusan pemilihan guru

advertisement
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print)
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN
PEMILIHAN GURU BERPRESTASI
MENGGUNAKAN METODE PROMETHEE
Ranida Pradita dan Nurul Hidayat
Jurusan Matematika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111
Email: [email protected]
Abstrak— Sistem pendukung keputusan ini digunakan untuk
memilih guru berprestasi dan ditujukan untuk Dinas
Pendidikan kota Surabaya yang masih menggunakan sistem
manual dalam menilai calon-calon guru berprestasi. Sehingga
sistem ini diharapkan dapat membantu pihak dinas dalam
proses penilaian dan penentuan guru berprestasi di wilayah
Kotamadya Surabaya secara cepat dan tepat. Metode yang
digunakan dalam perangkingan pemilihan guru berprestasi
pada sistem ini menggunakan metode Promethee; yaitu suatu
metode yang termasuk ke dalam kelompok pemecahan
masalah Multi Criteria Decision Making (MCDM). Hasil dari
perangkingan dalam sistem ini dipengaruhi oleh pemilihan
kriteria preferensi dan penentuan threshold yang dimasukkan
ke dalam sistem. Sehingga, hasilnya ada yang sama dan ada
yang tidak sama dengan proses seleksi manualnya. Pengujian
sistem ini menggunakan data nilai dari 45 guru, yang
perangkingannya dibagi menurut kelompok TK, SD/MI,
SMP/Tsanawiyah, SMA/MA, dan SMK. Dari beberapa ujicoba
yang telah dilakukan untuk menentukan guru berprestasi,
hasil perangkingannya jauh lebih cepat dan lebih akuntabel.
Kata Kunci—Sistem Pendukung Keputusan, Guru Prestasi,
Metode Promethee.
I. PENDAHULUAN
G
URU adalah pendidik profesional dengan tugas
utama
mendidik,
mengajar,
membimbing,
mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi
peserta didik pada pendidikan anak usia dini jalur
pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan
menengah. Untuk melaksanakan tugasnya secara
profesional,
guru
tidak
hanya dituntut memiliki
kemampuan teknis edukatif, tetapi juga harus memiliki
kepribadian yang kokoh sehingga dapat menjadi sosok
panutan bagi siswa, keluarga, maupun masyarakat. Selaras
dengan kebijaksanaan pembangunan yang meletakkan
pengembangan sumber daya manusia (SDM) sebagai
prioritas pembangunan nasional, maka kedudukan dan peran
guru semakin strategis untuk mempersiapkan SDM yang
berkualitas dalam menghadapi era global.
Era global menuntut SDM yang bermutu tinggi dan
siap berkompetisi, baik pada tataran nasional, regional,
maupun internasional. Pemilihan guru berprestasi
dimaksudkan antara lain untuk mendorong motivasi,
dedikasi, loyalitas dan profesionalisme guru, yang
diharapkan akan berpengaruh positif pada peningkatan
kinerja. Peningkatan kinerja tersebut dapat terlihat dari
lulusan satuan pendidikan sebagai SDM yang berkualitas,
produktif, dan kompetitif.
Sehubungan dengan itu, Pemerintah memberikan
perhatian yang sungguh-sungguh untuk memberdayakan
guru, terutama bagi guru-guru yang berprestasi. UndangUndang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, Pasal
36 ayat(1) mengamanatkan bahwa ”Guru yang berprestasi,
berdedikasi luar biasa, dan/atau bertugas di daerah khusus
berhak memperoleh penghargaan” [2].
Dalam menentukan guru-guru yang layak
mendapatkan penghargaan guru berprestasi, terkadang tidak
mudah dalam pengambilan keputusan dan pemilihannya.
Selain itu dalam pendataannya, file-file yang dibutuhkan
tersebar dan tidak terorganisir. Sehingga dalam kegiatan
pemilihan guru berprestasi masih kurang maksimal karena
dapat dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal dalam menilai
guru yang menjadi peserta dalam pemilihan guru
berprestasi. Maka, dibutuhkan suatu sistem pendukung
keputusan pemilihan guru prestasi yang dapat memotivasi
guru untuk melakukan kewajibannya dengan baik sehingga
tercapai suatu keputusan yang baik dan optimal. Sistem
pendukung keputusan ini juga berfungsi sebagai aplikasi
yang dapat membantu untuk mendukung keputusan dalam
pemilihan guru prestasi secara cepat dan akurat dengan cara
memberikan alternatif pengambilan keputusan yang baik.
Dalam penentuan rangking calon guru berprestasi, sistem
pendukung keputusan ini menggunakan metode Promethee
yang mampu memilih alternatif terbaik dari beberapa
alternatif dan menggunakan lebih dari satu kriteria
(multikriteria). Oleh karena itu, dilakukan suatu
perancangan dan pembangunan
sistem pendukung
keputusan pemilihan guru berprestasi menggunakan metode
Promethee. Sistem pendukung keputusan pemilihan guru
berprestasi ini diharapkan dapat membantu pihak dinas atau
instansi dalam pengambilan keputusan yang berhubungan
dengan guru.
Sistem pendukung keputusan ini juga berfungsi
untuk mengantisipasi subyektifitas penilai dalam menilai
peserta guru berprestasi. Sehingga, pemilihan guru
berprestasi dapat menghasilkan guru-guru yang memang
berprestasi dalam bidang pendidikan baik dalam kegiatan
formal dan non formal. Selain itu, sistem ini membantu
dalam pendataan yang berhubungan dengan kegiatan
pemilihan guru berprestasi sehingga data-data yang
dibutuhkan terorganisir dengan baik dalam database.
1
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print)
II. DASAR TEORI
A. Sistem Pendukung Keputusan[5]
a. Pengambilan Keputusan
Turban mendefinisikan pengambilan keputusan
sebagai sebuah proses memilih tindakan (diantara berbagai
alternatif) untuk mencapai suatu tujuan atau beberapa
tujuan yang telah ditetapkan. Pengambilan keputusan ini
dilakukan dengan pendekatan sistematis terhadap
permasalahan melalui proses pengumpulan data menjadi
informasi serta ditambah dengan faktor-faktor yang perlu
di pertimbangkan dalam pengambilan keputusan.
Dalam tabel 1 terdapat threshold preferensi q dan p.
Threshold pengabaian q adalah deviasi terbesar yang
dianggap dapat diabaikan oleh pengambil keputusan,
sedangkan threshold preferensi p adalah deviasi terkecil
yang dianggap cukup untuk menghasilkan preferensi penuh.
Tahapan prosedur untuk pelaksanaan Promethee
disajikan sebagai berikut [3] :
1. Penentuan
deviasi
berdasarkan
perbandingan
berpasangan
(1)
dimana
menunjukkan perbedaan antara
evaluasi dari a dan b pada setiap kriteria, dan k
menunjukkan kriteria berhingga.
b. Komponen-Komponen Sistem Pendukung Keputusan
Menurut Turban, Sistem Pendukung Keputusan
terdiri dari empat subsistem seperti yang terlihat pada
Gambar 1. yaitu:
1. Manajemen Data, meliputi basis data yang berisi
data-data yang relevan dengan keadaan dan
Tipe
dikelola oleh perangkat lunak yang disebut
Kriteria
Database Management System (DBMS).
2. Manajemen Model berupa sebuah paket perangkat
lunak yang berisi model-model finansial, statistik,
Kriteria
management science, atau model kuantitatif yang
Umum
menyediakan kemampuan analisa dan perangkat
lunak manajemen yang sesuai.
3. Susbsistem Dialog atau komunikasi, merupakan
Kriteria
subsistem yang dipakai oleh user untuk
Quasi
berkomunikasi dan memberi perintah (menyediakan
user interface).
4. Manajemen Knowledge yang mendukung subsistem
Kriteria
lain atau berlaku sebagai komponen yang berdiri
Linier
sendiri.
Gambar. 1. Model Konseptual Sistem Pendukung Keputusan
2
Tabel 1.
Tipe-tipe Kriteria Dasar (P(d) : fungsi preferensi)
Kriteria Dasar
Definisi
Threshold
-
q
p
Kriteria
Level
p, q
Kriteria
Area
p, q
B. Metode Preference Ranking Organization for
Enrichment Evaluation (PROMETHEE)[1]
Promethee adalah suatu metode penentuan urutan
(prioritas) dalam analisis multikriteria. Masalah pokoknya
Kriteria
s
adalah kesederhanaan, kejelasan, dan kestabilan. Dugaan
Gaussian
dari dominasi kriteria yang digunakan dalam
Promethee adalah penggunaan nilai dalam hubungan
outranking. Metode ini termasuk metode peringkat yang 2. Penerapan fungsi preferensi
cukup sederhana dalam konsep dan aplikasi dibandingkan
(2)
dengan metode lain untuk analisis multikriteria.
dimana Pj (a,b) Sebagai fungsi dj (a,b)
Untuk
setiap
kriteria,
fungsi
preferensi
menunjukkan preferensi alternatif a yang berkaitan
menerjemahkan perbedaan antara dua alternatif menjadi
dengan alternatif b pada setiap kriteria.
derajat preferensi mulai dari nol sampai satu. Struktur
preferensi
Promethee
berdasarkan
perbandingan
3. Perhitungan indeks preferensi global
berpasangan. Semakin kecil nilai deviasi maka semakin
(3)
kecil nilai preferensinya, semakin besar deviasi semakin
dimana
dengan
a
lebih
besar
dari
b
(antara
besar preferensinya. Dalam rangka memfasilitasi pemilihan
nol hingga satu) didefinisikan sebagai jumlah bobot
fungsi preferensi tertentu, Brans dan Vincke, mengusulkan
enam tipe dasar yang akan ditunjukkan pada Tabel 1.
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print)
pada setiap kriteria, dan
berhubungan dengan kriteria ke-j.
4.
adalah bobot yang
Perhitungan aliran perangkingan dan peringkat parsial
(4)
(5)
dimana masing-masing
dan
menunjukkan leaving flow dan entering flow pada
setiap alternatif.
5.
Perhitungan aliran perangkingan bersih dan peringkat
lengkap
(6)
dimana
adalah net flow, digunakan untuk
menghasilkan keputusan
akhir penentuan urutan
dalam menyelesaikan masalah sehingga menghasilkan
urutan lengkap.
III. METODOLOGI PENELITIAN
Pembahasan metodologi sistem diawali dengan
penjelasan tentang peralatan yang digunakan dan tahap
penelitian.
A. Peralatan
Peralatan penelitian yang digunakan untuk
menyelesaikan tugas akhir ini adalah:
1. Perangkat lunak utama yang digunakan untuk
membuat program sistem pendukung keputusan guru
berprestasi dengan menggunakan metode Promethee
adalah Adobe Dreamweaver CS6, dan MySQL. Serta,
jaringan yang digunakan adalah jaringan lokal.
2. Untuk membuat perangkat lunak digunakan laptop
dengan spesifikasi sebagai berikut:
Toshiba satellite L840 series dengan spesifikasi
prosesor Intel® Core™ i7 CPU 3610QM @ 2,30 GHz,
RAM 8 GB, sistem tipe 64-bit, Mobile PC Display
dengan setting layar monitor resolusi 1366 x 768 piksel.
B. Tahap Penelitian
Dalam melakukan penelitian pada tugas akhir
ini, proses pembuatan perangkat lunak sistem pendukung
keputusan guru prestasi dengan menggunakan metode
Promethee ini dilakukan dengan menggunakan model air
terjun (Waterfall)[4]. Sehingga, ada beberapa tahap yang
dilakukan, yaitu:
a. Studi literatur
Tahap ini merupakan tahap pengumpulan informasi
yang diperlukan untuk pengerjaan tugas akhir
sekaligus mempelajarinya.
b. Studi lapangan atau observasi
Yaitu penulis mengadakan pengamatan langsung di
Dinas Pendidikan kota Surabaya untuk mencari data
dan analisis sistem. Selain itu, dilakukan wawancara
kepada petugas bagian ketenagaan Dinas Pendidikan
kota Surabaya yang menangani guru prestasi 2013.
c. Analisis dan perancangan sistem
Pada tahap ini akan dilakukan pengumpulan
data, analisa kebutuhan, pembatasan masalah, dan
tujuan dari pembuatan sistem. Data yang didapat
merupakan data sekunder dari Dinas Pendidikan, dan
d.
e.
kemudian akan diidentifikasi kriteria-kriteria dan subkriteria yang berpengaruh dalam pemilihan guru
berprestasi yang kemudian akan disusun form
penilaian pada masing-masing kriteria, dan subkriteria. Pada proses perancangan akan dilakukan
perancangan sistem menggunakan metode Promethee,
perancangan menu sistem, database, serta arsitektur
sistem secara keseluruhan.
Implementasi sistem
Mengimplementasikan
sistem
pendukung
keputusan pemilihan guru prestasi berdasarkan
kehadiran dengan menggunakan metode Promethee
menggunakan PHP untuk pembuatan interface dan
DBMS dengan menggunakan MySQL.
Uji coba dan evaluasi
Pada tahap ini program yang telah dirancang akan
diuji dengan menerapkan beberapa skenario percobaan
dan kemudian dievaluasi hasilnya. Untuk proses
validasi akan dilakukan uji coba pada data pemilihan
guru berprestasi 2013. Proses validasi ini dilakukan
untuk mengetahui apakah program ini sudah
memenuhi hasil yang sudah dilakukan sebelumnya.
Bagan alir dari uraian metodologi di atas dapat
dilihat pada Gambar 2.
Studi literatur
Studi lapangan atau observasi
Analisis dan perancangan sistem
Implementasi sistem
Uji coba program dan evaluasi
Gambar. 2. Diagram alir metode penelitian sistem pendukung
keputusan pemilihan guru prestasi menggunakan metode Promethee.
IV. PERANCANGAN DAN PEMBAHASAN SISTEM
A. Gambaran Umum Proses
Sistem pendukung keputusan ini mampu menyimpan
semua data guru yang menjadi peserta dalam pemilihan guru
berprestasi. Selain itu, sistem ini juga menyimpan data juri
yang melakukan penilaian terhadap peserta.
Dikarenakan sistem pendukung keputusan ini
menggunakan metode Promethee. Sehingga sistem ini dapat
menyimpan hal-hal yang berhubungan dengan metode
tersebut dan juga hal-hal yang berhubungan dengan
kebutuhan dalam pemilihan guru berprestasi. Hal-hal terkait
adalah seperti kriteria, sub kriteria, nilai sub kriteria, nilai
kriteria, entering flow, leaving flow, dan net flow.
Sistem pendukung keputusan ini bersifat tertutup.
Maksud bersifat tertutup adalah pengguna yang dapat
menggunakan sistem ini adalah admin/petugas Dinas
Pendidikan Kota Surabaya. Hal ini dikarenakan data
penilaian peserta bersifat rahasia dan hanya dapat dilihat
oleh admin/petugas dinas yang bertanggung jawab atas
kegiatan yang dilakukan. Oleh karena itu, dibutuhkannya
3
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print)
proses login untuk melakukan kegiatan yang ada dalam
sistem.
Mulai
Input
alternatif
B. Data Flow Diagram
a. Data Flow Diagram Level 0
DFD level 0 dapat dilihat pada Gambar 3.
Input
kriteria
Hasil penilaian dengan metode promethee
Input
dominasi kriteria
Laporan Data
Manajemen Login
Manajemen Peserta
Admin / Petugas Dispend
Manajemen Juri
1
Manajemen Kriteria
SPK Guru Prestasi
Input
kaidah min max
ManajemenSub Kriteria
Manajemen Nilai Kriteria
Manajemen Nilai Sub Kriteria
Proses
preferensi
Gambar 3. Data Flow Diagram Level 0
Pemberian nilai
kecenderungan dari proses preferensi
b. Data Flow Diagram Level 1
DFD level 1 dapat dilihat pada Gambar 4.
1.9
Laporan data
1.1
1
login
2
peserta
3
juri
Perhitungan Entering Flow, Leaving flow, net
flow
Hasil pengurutan perangkingan
Manajemen Login
1.2
Selesai
Manajemen peserta
1.3
Gambar 6. Flowchart metode Promethee
manajemen juri
Admin / Petugas
Dispend
1.4
manajemen kriteria
1.5
4
kriteria
5
sub_kriteria
manajemen sub kriteria
1.6
6
nilai_kriteria
manajemen nilai kriteria
1.7
7
nilai_sub
manajemen nilai sub kriteria
1.8
hasil nilai promethee
Gambar 4. Data Flow Diagram Level 1
c. Data Flow Diagram Level 2
DFD level 2 dapat dilihat pada Gambar Gambar 5.
8
hasil
1.8.1
6
nilai_kriteria
Hasil perhitungan nilai
promethee
7
nilai_sub
Admin/petugas
dinas
Gambar 5. Data Flow Diagram Level 2
C. Perancangan Logika
Perhitungan
Promethee dapat dilihat dengan
struktur program flowchart, proses perhitungannya, yaitu :
Nilai kriteria, leaving flow, entering flow, dan net flow.
Pada subbab perancangan model sistem diperoleh flowchart
metode Promethee dan flowchart proses preferensi.
Flowchart metode Promethee ditunjukkan pada Gambar 6.
Flowchart proses preferensi ditunjukkan pada Gambar 7.
Gambar 7. Flowchart proses presensi
D. Perancangan Database
CDM database yang akan terdapat dalam sistem
pendukung keputusan ini dapat dilihat dalam Gambar 8.
Berikut ini adalah PDM database yang akan terdapat
dalam sistem pendukung keputusan ini dapat dilihat pada
Gambar 9.
4
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print)
login
# id_login
Integer
o username Variable characters (1024)
o password Variable characters (1024)
...
#
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
o
no_peserta
nama_peserta
nip_peserta
pangkat
golongan
jenis_kelamin
tempat_lahir
tanggal_lahir
pend_trkhr
akta
nama_sek
almt_sek
kecamatan
kabupaten
provinsi
no_telp_sek
almt_email
no_stat_sek
mata_pel
beban_ming
jenis_guru
tahun
...
peserta
Characters (14)
Variable characters (1024)
Characters (9)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Date
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Characters (12)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Date
#
o
o
o
o
o
id_juri
nama_juri
juri_ke
nip_juri
psw_juri
jabatan
...
juri
Integer
Variable characters (1024)
Variable characters (1024)
Characters (14)
Variable characters (144)
Variable characters (100)
sub_kriteria
# id_sub Integer
o nm_sub Variable characters (1024)
memberi
hasil perhitungan dari proses metode Promethee untuk
kelompok TK pada nomor 7, terlihat pada Gambar 10.
Tampilan hasil perangkingan kelompok TK pada nomor 7,
dapat dilihat pada Gambar 11.
asal
memperoleh
mempunyai
nilai_sub
# id_nilaisub Integer
o nilai_sub
Integer
berasal dari
nilai_kriteria
# id_nilaikri Integer
o nilai_kri
Float
mendapatkan
dari
mendapat
#
o
o
o
o
o
o
hasil
id_hasil
lf
rank_lf
ef
rank_ef
nf
rank_nf
...
#
o
o
o
o
o
o
Integer
Float
Integer
Float
Integer
Float
Integer
id_kriteria
nm_kriteria
kaidah
preferensi
parameter_p
parameter_q
nilai_gaussian
...
kriteria
Integer
Variable characters (1024)
Characters (256)
Characters (256)
Float
Float
Float
Gambar 8. Conceptual Data Model
login
juri
id_login
int
<pk>
username varchar(1024)
password varchar(1024)
...
id_juri
nama_juri
juri_ke
nip_juri
psw_juri
jabatan
...
peserta
no_peserta
nama_peserta
nip_peserta
pangkat
golongan
jenis_kelamin
tempat_lahir
tanggal_lahir
pend_trkhr
akta
nama_sek
almt_sek
kecamatan
kabupaten
provinsi
no_telp_sek
almt_email
no_stat_sek
mata_pel
beban_ming
jenis_guru
tahun
...
char(14)
<pk>
varchar(1024)
char(9)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
date
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
char(12)
varchar(1024)
varchar(1024)
varchar(1024)
date
FK_MENDAPAT
int
<pk>
varchar(1024)
varchar(1024)
char(14)
varchar(144)
varchar(100)
FK_MEMBERI
nilai_sub
id_nilaisub
id_juri
id_sub
no_peserta
id_kriteria
nilai_sub
...
FK_MEMPEROLEH
int
int
int
char(14)
int
int
<pk>
<fk3>
<fk1>
<fk2>
<fk4>
Gambar 10. Tampilan hasil perhitungan Promethee
FK_ASAL
sub_kriteria
id_sub
int
<pk>
id_kriteria int
<fk>
nm_sub
varchar(1024)
nilai_kriteria
FK_MEMPUNYAI
id_nilaikri
id_kriteria
no_peserta
nilai_kri
...
int
<pk>
int
<fk1>
char(14) <fk2> FK_BERASAL_DARI
float
FK_MENDAPATKAN
FK_DARI
hasil
id_hasil
no_peserta
lf
rank_lf
ef
rank_ef
nf
rank_nf
...
int
<pk>
char(14) <fk>
float
int
float
int
float
int
kriteria
id_kriteria
nm_kriteria
kaidah
preferensi
parameter_p
parameter_q
nilai_gaussian
...
int
<pk>
varchar(1024)
char(256)
char(256)
float
float
float
Gambar 9. Physical Data Model
V. HASIL DAN PENGUJIAN SISTEM
Pengujian sistem pendukung keputusan ini
menggunakan data hasil pemilihan guru berprestasi yang
diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Kota Surabaya. Data
nilai yang digunakan dalam memproses SPK dengan metode
Promethee ini berjumlah 45 guru yang menjadi peserta
pemilihan guru berprestasi surabaya dan meliputi empat
nilai kriteria, yaitu nilai portofolio, nilai tes tulis, nilai karya
tulis, dan nilai wawancara/inovasi.
Dalam pengujian SPK dari 45 guru, proses untuk
menghasilkan perangkingannya dibagi berdasarkan 5
kelompok sekolah, yakni TK, SD, SMP, SMA, dan SMK.
Percobaan yang dilakukan untuk mengetahui pengaruh
dari nilai yang diambil pada metode Promethee akan
ditunjukkan pada Tabel 2. Dari percobaan yang dilakukan
diketahui bahwa pada masing-masing kelompok mempunyai
nilai persentase kebenaran yang berbeda-beda. Untuk
pencocokan datanya sendiri dibandingkan dengan data
manual yang didapat dari Dinas Pendidikan Surabaya.
Sehingga dapat diketahui data yang cocok dan data yang
tidak cocok. Data yang cocok diambil dari perangkingan
yang dihasilkan oleh nilai net flow. Hasil perangkingan dari
sistem yang hampir cocok dengan data manual diketahui
dipengaruhi oleh kaidah maksimasi. Selain itu dipengaruhi
oleh preferensi yang dipilih dan nilai dari threshold p dan q.
Diketahui dari hasil percobaan yang menghasilkan nilai
akurasi yang baik adalah nomor 7 dari Tabel 2 dengan nilai
rata-rata kebenaran sebesar 84%. Tampilan nilai kriteria dan
Gambar 11. Tampilan data hasil perangkingan TK
VI. KESIMPULAN
Berdasarkan uraian dan pembahasan sebelumnya,
maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :
1. Metode Promethee dapat diaplikasikan pada pembuatan
atau pengembangan sistem pendukung keputusan di
dalam pemilihan guru berprestasi.
2. Dengan sistem ini, hasil perangkingan guru berprestasi
dipengaruhi oleh kriteria preferensi dan threshold yang
dimasukkan.
3. Pemilihan guru berprestasi dengan menggunakan sistem
yang dibuat/dikembangkan ini, hasil perangkingan guruguru berprestasi (dari semua peserta) jauh lebih cepat
didapat dan diharapkan lebih akurat, karena sistem ini
menggunakan kriteria-kriteria yang berkaitan dengan
kualitas dan kuantitas prestasi para guru peserta
pemilihan, serta mereduksi subyektifitas dari para
penilai.
5
JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol. 2, No.1, (2013) 2337-3520 (2301-928X Print)
[1]
[2]
[3]
[4]
[5]
DAFTAR PUSTAKA
Brans, J.P. 1998. "Promethee Method". Belgia : Centrum Voor
Statistiek Operationeel Onderzoek, Brussel University. Avalaible:
http://www.inf.unideb.hu/valseg/dolgozok/anett.racz/docs/DSS/Prom
ethee.pdf
Diakses Tanggal : [27 September 2013]
Direktorat Pembinaan Pendidik Dan Tenaga Kependidikan
Pendidikan Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar Kementerian
Pendidikan Nasional. 2011. "Pedoman Pelaksanaan Pemilihan Guru
Berprestasi SD dan SMP". Jawa Timur:Mendiknas
Ignatius, J. , dkk.
2012. "Financial Performance of Iran’s
Automotive Sector based on PROMETHEE II". Malaysia : IEEE
ICMIT
Pressman, R.S. 2010. "Rekayasa Perangkat Lunak (Jilid 1)".
Indonesia : Andi Publisher
Turban, E., Aronson, J.E., Liang, T.P. 2005. "Sistem Pendukung
Keputusan (Jilid 1)". Indonesia : Andi Publisher
6
Tabel 2.
Tabel percobaan hasil perangkingan
Pe
r
ke-
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
Pre
f
P
Q
G
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
Portofolio
Tes Tulis
max
max
max
1
1
1
0
0
0
0
0
0
0
0
0
max
max
max
max
1
2
2
2
0
0
0
0
0
0.5
0.6
0.7
0
0
0
0
72
max
min
min
min
2
2
2
2
0
0
0
0
0.8
0.5
0.6
0.7
0
0
0
0
0
min
max
max
max
2
2
2
2
0
0
0
0
0.8
0.6
0.7
0.8
0
0
0
0
72
max
max
min
min
2
2
2
2
0
0
0
0
0.9
25
50
30
0
0
0
0
12
min
max
max
max
2
2
2
2
0
0
0
0
40
25
50
30
0
0
0
0
34
min
max
max
max
2
2
2
2
0
0
0
0
40
25
50
30
0
0
0
0
84
max
max
max
max
2
3
3
3
0
30
80
57
40
0
0
0
0
0
0
0
74
max
max
max
max
3
3
3
3
68
10
15
12
0
0
0
0
0
0
0
0
74
max
max
max
max
3
1
2
3
23
0
0
60
0
0
50
0
0
0
0
0
64
max
4
80
30
0
max
max
max
4
4
4
200
300
350
150
250
300
0
0
0
max
4
400
350
0
max
max
5
5
500
700
0
0
Karya Tulis
max
5
500
0
max
5
max
6
700
900
100
0
150
0
0
Tes Tulis
max
6
0
0
Karya Tulis
Wawancara/inova
tif
max
6
0
0
max
6
0
0
Wawancara/inova
tif
Portofolio
13
Rata
2
(%)
Kaida
h
Kriteria
110
0
0
72
58
58
0
500
200
0
700
120
0
0
Download