Farmaka - Jurnal Universitas Padjadjaran

advertisement
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
1
AKTIVITAS ANTIHIPERTENSI DARI BERBAGAI TANAMAN OBAT
Een Herliani*, Sri Adi Sumiwi
Fakultas Farmasi, Universitas Padjadjaran,
Jalan Raya Bandung-Sumedang Km. 21 Jatinangor, Sumedang 45363, Indonesia
Email: [email protected]
Abstrak
Hipertensi atau tekanan darah tinggi terjadi ketika mengalami peningkatan tekanan darah di
atas normal yaitu tekanan darah sistol melebihi 140 mmHg dan diastol 90 mmHg. Hipertensi
masih termasuk masalah kesehatan dunia dan sering dialami oleh masyarakat Indonesia dan
memerlukan penanganan yang baik. Antihipertensi merupakan obat-obatan yang digunakan
untuk menurunkan tekanan darah sehingga mencapai batas normal. Berdasarkan penelitian
yang telah dilakukan ekstrak etanol daun dewandru (Eugenia uniflora L.), ekstrak etanol daun
belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.) , protein biji melinjo terhidrolisis (Gnetum gnemon),
infus kombinasi biji dan rambut jagung (Zea mays L.) , tanaman tali putri (Cassytha filiformis
L.) dan daun akar mambu (Connarus grandis J.) mempunyai aktivitas antihipertensi. Metode
yang digunakan pada review artikel ini pencarian data primer yang dilakukan secara online
menggunakan Google, Schoolar Google dan Portal Garuda(IPI). Hasil dosis optimal
penurunan tekanan darah yang diperoleh dari ekstrak etanol daun dewandaru (Eugenia
uniflora L.) 1,2 mg/200 gBB, ekstrak etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)
dosis 120 mg/kgBB/hari dengan kaptopril 2,5 mg/kgBB, protein biji melinjo terhidrolisis
(Gnetum gnemon) tidak ada perbedaan signifikan dari ke 4 dosis, infus kombinasi biji dan
rambut jagung (Zea mays L.) kombinasi rambut dan biji jagung (50:50), tanaman tali putri
(Cassytha filiformis L.) dosis 5 mg/kg BB dan daun akar mambu (Connarus grandis J.) 20
mg/kgBB.
Kata kunci: antihipertensi, tekanan darah , tanaman obat, ACE-inhibitor,
Abstract
Hypertension or high blood pressure occurs when an increase in blood pressure that is above
normal blood pressure exceeds 140 mmHg systolic and 90 mmHg diastolic. Hypertension is
still included global health problem and is often experienced by the people of Indonesia and
require a good handling. Antihypertensive drugs are used to lower blood pressure to normal
limits. Based on research conducted dewandru leaf ethanol extract (Eugenia uniflora L.),
ethanol extract of leaves of starfruit (Averrhoa bilimbi L.) seeds melinjo hydrolyzed protein
(Gnetum gnemon), infusion of a combination of beans and corn silk (Zea mays L.), plant
dodder (Cassytha filiformis L.) leaves and roots mambu (Connarus grandis J.) having
antihypertensive activity. The method used in this article review the primary data searches
are conducted online using Google, Google Schoolar and Portal Garuda (IPI). The results of
the optimal dose of blood pressure reduction obtained from the ethanol extract of the leaves
dewandaru (Eugenia uniflora L.) 1.2 mg / 200 gBW, ethanol extract of leaves of starfruit
(Averrhoa bilimbi L.) dose of 120 mg / kg / day with captopril 2.5 mg / kg, beans melinjo
hydrolyzed protein (Gnetum gnemon) there was no significant difference from the 4th dose,
infusion of a combination of beans and corn silk (Zea mays L.) combinations of hair and corn
seeds (50:50), plant dodder (Cassytha filiformis L.) dose of 5 mg / kg and leaf root mambu
(Connarus grandis J.) 20 mg / kgBB.
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
2
Keywords:anti-hypirtensive, blood pressure, medicinal plants, ACE-inhibitors,
Pendahuluan
Hipertensi
tinggi
adalah
atau
suatu
tekanan
keadaan
darah
dimana
hipertensi
merupakan
faktor
penyebab
penyakit
jantung
utama
dan
kardiovaskuler. 4
terjadinya peningkatan tekanan darah di
Pada
umumnya
pengobatan
atas normal dalam jangka waktu lama,
penyakit hipertensi membutuhkan jangka
yang ditandai dengan kenaikan tekanan
waktu yang panjang. Faktor keamanan
sistolik melebihi 140 mmHg dan tekanan
penggunaan obat jangka panjang menjadi
diastolik melebihi 90 mmHg.1 Hipertensi
perhatian utama untuk pemilihan obat.5
juga diartikan sebagai peningkatan tekanan
Selain faktor keamanan obat dalam jangka
arteri
dapat
panjang, pemilihan obat antihipertensi juga
angka
perlu mempertimbangkan efikasi, efek
angka
samping yang ditimbulkan
persisten.
mengakibatkan
kesakitan
Kondisi
ini
peningkatan
(morbiditas),
dan
kematian (mortalitas).2
dan nilai
ekonomisnya.
Di Indonesia hipertensi merupakan
Penggunaan
obat
antihipertensi
penyebab kematian nomor 3 pada semua
yang paling banyak digunakan saat ini
umur setelah stroke dan tuberkulosis.3
adalah obat sintetik, namun penggunaan
Pada
penduduk
obat sintetik ini mempunyai efek samping
menderita hipertensi dan meningkat pada
yang besar. Selain obat sintetik, obat
tahun 2004 menjadi 27,5 % . Survei pada
herbal
tahun
penyebab
digunakan untuk pengobatan hipertensi.
kematian tertinggi salah satunya adalah
Penggunaan tanaman obat masih sedikit ,
penyakit
sehingga
tahun
2007
2001
8,3%
menunjukkan
hipertensi
(6,8%).
Jumlah
tersebut dapat terus meningkat mengingat
atau
bahan
diperlukan
alam
juga
usaha
dapat
untuk
mengembangan pengobatan yang dapat
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
3
memberikan efek terapi yang maksimal
berkhasiat sebagai antihipertensi”,. Jurnal
dan memiliki efek samping yang kecil.6
penelitian diskrining berdasarkan kriteria
Berdasarkan
penelitian
ekstrak
inklusi dan eksklusi. Kriteria inklusi
etanol daun dewandru (Eugenia uniflora
berupa jurnal dengan rentang 10 tahun
L.), ekstrak etanol daun belimbing wuluh
terakhir, merupakan original research, dan
(Averrhoa bilimbi L.) , protein biji melinjo
aktivitas antihipertensi yang digunakan
terhidrolisis
infus
dari tanaman. Jumlah jurnal penelitian
kombinasi biji dan rambut jagung (Zea
yang didapat sebanyak 20 jurnal dan
mays L.) , tanaman tali putri (Cassytha
diskrining berdasarkan kriteria tersebut
filiformis L.) dan daun akar mambu
menghasilkan 9 jurnal yang memenuhi
(Connarus grandis J.) diketahuii memiliki
kriteria inklusi.
(Gnetum
gnemon),
aktivitas antihipertensi.
Uji aktivitas antihipertensi dalam
Pada review artikel ini akan dibahas
review artikel ini menggunakan metode
mengenai aktivitas antihipertensi dari ke
penginduksiaan pada hewan uji untuk
enam tanaman obat dan mengetahui dosis
meningkatkan tekanan darah, pembagian
optimalnya.
kelompok uji berdasarkan rentang dosis
Metode
dan pengukuran tekanan
Dalam review arikel ini dilakukan
dengan menggunakan metode pegumpulan
data
primer.
Pencarian
data
darah secara
tidak langsung dengan Tail Cuff methode.
Hasil
primer
Hasil
penelitian
uji
aktivitas
dilakukan secara online menggunakan
antihipertensi dari ekstrak etanol daun
Google,
dewandru (Eugenia uniflora L.), ekstrak
Schoolar Google dan Portal
Garuda(IPI).
Pencarian
jurnal
dengan
etanol daun belimbing wuluh (Averrhoa
mengggunakan kata kunci “antihipertensi”,
bilimbi
“aktvitas antihhipertensi” dan “tanaman
terhidrolisis
L.)
,
protein
(Gnetum
biji
gnemon),
melinjo
infus
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
4
kombinasi biji dan rambut jagung (Zea
Ekstrak
etanol
daun
mays L.) , tanaman tali putri (Cassytha
dewandaru(Eugenia
filiformis L.) dan daun akar mambu
mempunyai aktivitas antihipertensi pada
(Connarus grandis J.) terhadap tikus putih
tikus
jantan yang dibuat hipertensi dengan
adrenalin. Penurunan tekanan darah tikus
pemmberian penginduksi dan dosis yang
putih jantan terlihat secara signifikan pada
berbeda tiap tanaman .
dosis 1,2mg/200g BB.
putih
jantan
uniflora
yang
L.)
diinduksi
Gambar 1.Grafik hubungan rata-rata tekanan darah sistolik(A) dan diastolik(B) pada masingmasing perlakuan awal (T0), setelah induksi adrenalin (T1) dan setelah perlakuan
bahan (T2)
Protein
biji melinjo (Gnetum
terhidrolisis
dosis
10mg/KgBB,
gnemon) terhidrolisis diberikan pada tikus
20mg/KgBB dan 30mg/KgBB mampu
putih jantan Wistar yang dibuat hipertensi
menurunkan tekanan darah sistolik, namun
dengan pemberian penginduksi prednison
tidak terdapat perbedaan penurunan secara
dan NaCl mampu menurunkan tekanan
signifikan diantara ke tiga dosis.
darah
tikus.
Protein
biji
melinjo
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
5
Gambar 2. Grafik tekanan darah tikus setiap perlakuan
Esktrak etanol belimbig wuluh
BB/hari
dan kombinasi ekstrak etanol
(Averrhoa bilimbi L.) diberikan pada tikus
daun belimbing wuluh 120mg/KgBB/hari
jantan galur Wistar yang dibuat hipertensi
dengan kaptopril 2,5 mg/kgBB dapat
dengan diinduksi monosodium glutamat
meningkatkan efek antihipertensi pada
mempunyai aktivitas antihipertensi pada
tekanan darah sistol tikus.
dosis 60120mg/kgBB/hari dan 120mg/Kg
Gambar 3. Perbandingan tekanan darah diastol dan sistol
Infus kombinasi biji dan rambut
jagung
(50:50)
memberikan
efek
penurunan tekanan darah sistol yang sama
dengan
furosemid,
tetepai
memiliki
efektivitas yang lebih besar terhadap
penuruanan tekanan darah diastol.
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
6
Tumbuhan tali putri (Cassytha
antihipertensi pada dosis 5mg/kgBB yang
filiformis L.)yang diberikan pada tikus
tidak berbeda dengan signifikan dengan
hipertensi dengan penginduksi prednison
pembanding yaitu tempol 18mg/kg.
dan
garam
mempunyai
aktivitas
Gambar 4. Penurunan tekana darah sistolik dan diastolik pada tikus hipertensi
Ekstrak
akar
mambu
Dilakukan penapisan fitokima dari
J.)
dengan
ekstrak etanol daun dewandru (Eugenia
model tikus hipertensi
uniflora L.), ekstrak etanol daun belimbing
2K1C-Goldblatt analog keadaan hipertensi
wuluh (Averrhoa bilimbi L.) , protein biji
mempunyai efek penurunan tekanan darah
melinjo terhidrolisis (Gnetum gnemon),
tikus pada dosis 20 mg/KgBB. Potensi efek
infus kombinasi biji dan rambut jagung
hipotensi dari ekstrak etanol daun C.
(Zea mays L.) , tanaman tali putri
grandis ini lebih kecil dibandingkan
(Cassytha filiformis L.) dan daun akar
dengan efek Captopril pada dosis 2,5
mambu (Connarus grandis J.)
mg/KgBB.
mengetahui kandungan senyawa aktif yang
(Connarus
menggunakan
etanol
grandis
untuk
berada dari tanaman tersebut .
Tabel 1. Hasil Penapisan Fitokimia
Senyawa Aktif
Tanaman
Bagian Tanaman
Referensi
A
B
C
D
E
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
Dewandaru
Daun
(Eugenia
etanol
7
:
ekstrak
daun
uniflora L.)
dewandaru
Melinjo
Biji : protein biji
(Gnetum
melinjo
gnemon)
terhidrolisis
Belimbing
Daun
Wuluh
etanol
(Averrhoa
belimbing wuluh
:
+
-
-
+
+
1
-
-
-
-
-
6
-
+
-
-
-
4
+
-
+
-
-
2
+
-
-
-
-
7
-
-
-
-
-
5
ekstrak
daun
bilimbi L.)
Jagung
Biji dan Rambut :
(Zea mays L.)
infus
kombinasi
rambut
dan
biji
jagung
Tali
Putri Ekstrak tali putri
(Cassytha
filiformis L.)
Tanaman Akar Daun
Mambu
etanol
(Connarus
tanaman
grandis J.)
mambu
: ekstrak
daun
akar
Keterangan : A : Flavonoid
B : Phytol
C : Stigmasterol
D : Tanin
E : Saponin
+ : terdeteksi
- : tidak terdeteksi
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
8
senyawa polifenol yang mempunyai
Pembahasan
Hipertensi
suatu
15 atom karbon dan terdapat pada
keadaan dimana meningkatnya tekanan
semua bagian tanaman termasuk daun.
darah secara terus menerus sehingga
Flavanoid
melebihi batas normal, dimana tekanan
resistensi
sistoliknya di atas 140 mmHg dan tekanan
karena menyebabkan vasodilatasi dan
diastolik diatas 90 mmHg. Hipertensi
juga
merupakan
(Angiotensin
pembuluh
merupakan
produk
darah
dari
vaskuler
mempengaruhi
(SVR)
kerja
Converting
ACE
Enzyme)
yang dapat menghambat perubahan
output.8 Penurunan tekanan darah dapat
angiotensin I menjadi angiotensin II.
menggunakan obat-obatan antihipertensi.
Efek vasodilatasi dan ACE inhibitor
Penggunaan antihipertensi pada dasarnya
dapat
untuk
sehingga
tekanan
dan
sistem
menurunkan
kardiak
mencapai
perifer
resistensi
dapat
darah
yang
dianjurkan yaitu 140/90mmHg. Beberapa
tanaman
obat
mempunyai
aktivitas
antihipertensi yaitu :
daun
Berdasarkan hasil identifikasi
tekanan
darah
dewandaru
dapat
menurunkan tekanan darah.1
2. Protein biji melinjo terhidrolisis
Pada
1. Ekstrak etanol daun dewandru
kandungan
menurunkan
protein
biji
melinjo
terhidrolisis terdapat aktivitas ACEinhibitor
.
ACE-inhibitor
dapat
kimia
ekstrak
menghambat kerja dari Angiotensin
adanya
kandungan
Converting Enzyme yang mempunyai
senyawa flavonoid, saponin dan tanin
peran dalam patofisologi terjadinya
di daun dewandaru. Pada artikel ini
hipertensi.
diduga senyawa yang berperan dalam
bahan penginduksi yang digunakan
antihipertensi
flavonoid.
diketahui merupakan golongan ACE-
merupakan
inhibitor yang sesuai dengan aktivitas
menunjukkan
Senyawa
adalah
flavoinoid
Kaptopril
merupakan
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
9
yang dimiliki protein biji melinjo
(Gnetum
gnemon)
Belimbing wuluh (Averrhoa
terhidrolisis.
bilimbi L.) merupakan salah satu jenis
Sehingga dapat digunakan sebagai
tanaman asli Indonesia yang biasanya
pembanding
digunakan sebagai obat. Batang dan
dalam
ACEinhibitor
yang
aktivitas
terdapat
pada
daun belimbing wuluh mengandung
protein biji melinjo (Gnetum gnemon)
tanin,
terhidrolisis.
Senyawa
Kaptopril
digunakan
sebagai
merupakan
obat
yang
pembanding
hipertensi
yang
sulfur
dan
asam
fitokimia
format.
alkaloid
tanin
memiliki efek dalam bidang kesehatan
sebagai
antihipertensi.
bekerja menghambat enzim pengubah
mengurangi
angiotensin I menjadi angiotensin II
darah. Jika pengerasan tidak terjadi,
(ACE-I)
menginaktifkan
peredaran darah lancar sehingga kerja
bradikinin, suatu vasodilator kuat .
jantung tidak terlalu berat dan potensi
Penurunan tekanan darah sebanyak 5-
stroke
6 mmHg dapat mengurangi risiko
merupakan obat antihipertensi yang
terkena serangan stroke sampai 40%,
bekerja sebagai ACE-inhibitor yaitu
penyakit jantung koroner 15-20% dan
sebagai
mengurangi kegagalan jantung. Efek
pengkonversi angiotensin dengan cara
samping
adalah
mengurangi pembentukan angiotensin
jantung,
II. Hal ini juga diungkapkan oleh
dan
dari
meningkatkan
kegagalan
hipertensi
serangan
jantung,
stroke
dan
kerusakan ginjal.6
3. Ekstrak
wuluh
etanol
bisa
bahwa
golongan
daun
belimbing
pengerasan
Tanin
hilang.
pembuluh
Captopril
penghambat
kaptopril
ini
penghambat
dan
enzim
obat-obat
menghambat
yang
enzim
menghidrolisa
angiotensin I menjadi angiotensin II
dan
(dengan
nama
plasmakinase)
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
10
menginaktifk an bradikinin, suatu
mekanisme peningkatkan reabsorpsi
vasodilator yang poten. Kaptopril
air dan garam pada tubulus ginjal.2
tidak memiliki pressor, jadi aktivitas
hipotensif
kaptopril
kemungkinan
5. Ekstrak tali putri
Penelitian ini dilakukan untuk
dihasilkan dari kerja penghambat pada
menginvestigasi
system angiotensin rennin dan suatu
dari tumbuhan tali putri (Cassytha
kerja rangsangan pada sistem kinin
filiformis
kalikrein.3
farmakologis
4. Infus kombinasi biji dan rambut
efek antihipertensi
L.).Beberapa
tali
efek
putri
yaitu
vasorelaksan, antiplatelet , diuretik
dan secara tradisional juga digunakan
jagung
Tanaman jagung mempunyai
untuk mengatasi hipertensi. Ekstrak
mekanisme
diuretik
dalam
bebas lemak dari tanaman tali putri
menurunkan
tekanan
darah.
mempunyai
khasiat
sebagai
Pengunaan infus biji jagung dan
vasorelaksan yang berkaitan dengan
rambut jagung berdasarkan parameter
proses penurunn tekanan darah.9
urinisasi dapat meningkatkan volume
Berdasarkan
kajian
terhadap
urin dari hewan coba.2,11 Pada artikl
hasil penelitian ini, dapat diketahui
ini
bahwa ekstrak tali
hewan
uji
diindiksi
sebagai
DOCA(Deoxycorticosterone acetate) -
tumbuhan
salt. DOCA merupakan garam yang
antioksidan tinggi dapat menurunkan
telah dimodifikasi sehingga dapat
tekanan darah pada tikus hipertensi.
dengan cepat meningkatkan tekanan
Hal ini juga sesuai dengan penelitian
darah pada hewan coba. DOCA-salt
terdahulu yang menyimpulkan bahwa
menginduksi
terapi antioksidan dapat menurunkan
pada
tikus
terjadinya
percobaan
hipertensi
melalui
tekanan
dengan
putri
darah.
kandungan
Hal
ini
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
meingindikasikan
11
efek
reabsorbsi natrium dan air, serta
antihipertensi ekstrak tali putri sangat
peningkatan denyut jantung dan curah
berkaitan
jantung, yang akhirnya meningkatkan
erat
bahwa
dengan
khasiat
antioksidan dari tumbuhan
tersebut,
tekanan darah.9
dimana respon penurunan tekanan
darah.7,9
Bahan
pembanding
yang
digunakan yaitu kaptopril , yang
6. Ekstrak etanol daun tanaman akar
bekerja
menghambat
perubahan
angiotensin I menjadi angiotensin II
mambu
Perlakuan pada tikus dibuat
hipertensi
dengan
sehingga terjadi penurunan tekanan
menggunakan
darah. Hasil penelitian menunjukan
model tikus hipertensi 2K1C-Goldblatt
tidak terdapat perbedaan signifikan
analog dengan keadaan hipertensi
antara kaptopril dengan ekstrak etanol
ginjal secara klinis pada manusia.
daun akar mambu dalam penurunan
Kelebihan dari model
tekanan darah. Esktrak etanol daun
penurunan
tekanan
ini respon
akibat
akar mambu dapat bekerj menurunkan
pemberian obat akan jelas teramati.
tekanan darah karena mempunyai
Perlakuan dengan mempersempit salah
aktivitas
satu arteri ginjal untuk merangsang
parasimpatomimetik.5
pengeluaran
renin
darah
dari
sel
simpatolitik
atau
Simpulan
jukstaglomerulus ginjal. Renin akan
Antihipertensi salah satunya berasal dari
memecah
menjadi
tanaman obat. Aktivitas antihipertensi yang
angiotensin I. Angiotensin I yang
dimiliki suatu tanaman karena adanya
relatif tidak aktif akan dikonversi oleh
senyawa
ACE menjadi angiotensin II, akibatnya
flavanoid, tanin,phytol dan stigmasterol.
terjadi peningkatan resistensi perifer,
Senyawa aktif ini terdapat pada beberapa
angiotensinogen
aktif
yang
berperan
seperti
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
12
bagian tanaman. Tanaman obat yang
Penulis menyatakan tidak terdapat
berkhasiat sebagai antihipertensi dan dosis
potensi
optimalnya yaitu ekstrak etanol daun
penelitian, kepenulisan (authorship), dan
dewandaru (Eugenia uniflora L.) 1,2
atau publikasi artikel ini.
mg/200
Daftar Pustaka
gBB,
ekstrak etanol daun
belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)
konflik
kepentingan
dengan
1. Eka Umayasari, Lucia Vita Inandha ,
dosis 120 mg/kgBB/hari dengan kaptopril
Mamik
2,5
melinjo
Antihipertensi dari Ekstrak Etanol
terhidrolisis (Gnetum gnemon) tidak ada
Daun Dewandaru (Eugenia uniflora L.)
perbedaan signifikan dari ke 4 dosis, infus
pada
kombinasi biji dan rambut jagung (Zea
Diinduksi Adrenalin. Jurnal Farmasi
mays L.) kombinasi rambut dan biji jagung
Indonesia.2015: hal 1-6 Vol.12 No.1
(50:50), tanaman tali putri (Cassytha
2. Hendra Herman, Bayu Putra. Uji
filiformis L.) dosis 5 mg/kg BB dan daun
Antihipertensi Infus Kombinasi Biji
akar mambu (Connarus grandis J.) 20
Dan Rambut Jagung (Zea mays L.)
mg/kgBB.
Pada Tikus Jantan (Rattus norvegicus)
mg/kgBB,
protein
biji
Ponco
Tikus
Dengan
Rahayu.Aktivitas
Putih
Metode
Tail
Jantan
Cuff
yang
Non
Invasive.Media Farmasi .2015: hal 93Ucapan Terima Kasih
Penulis menyampaikan terima kasih
103 Vol.12 No.1
3. Sri Mulyani,Elsye Maria Rosa, Titih
kepada Ibu Sri Adi Sumiwi selaku dosen
Huriah.Pengaruh
pembimbing dan Pak Rizky Abdulah
Belimbing Wuluh(Averrhoa Bilimbi
selaku dosen metodelogi penelitian .
L.)
Konflik Kepentingan
Darah Tikus Putih Jantan (Rattus
Terhadap
Ekstrak
Penurunan
Daun
Tekanan
Printed : 1693–1424
Online : 2089-9157
Farmaka
Volume 4 Nomor 3 Suplemen 1
Norvegicus)
13
Hipertensi.
Universitas
Muhammadiyah Yogyakarta.2013
Ilmiah
4. Devi Nisa Hidayati, Yance Anas, Siti
Nurikha.
Peningkatan
Protein). Universitas Jember ( Artikel
Efek
Hasil
Penelitian
Mahasiswa).2013
7. Yori
Yuliandra,
Arifin.
Saun Belimbing Wuluh (Averrhoa
Tumbuhan
bilimbi L.) Pada Tikus Hipertensi Yang
filiformis L.) Pada Tikus Hiertensi
Diinduksi
Yang Diinduksi Prednison Dan Garam.
Universitas
Glutamat.
Wahid
Hasym
Semarang.2013
Tali
Sains
Antihipertensi
Putri
Farmasi
(Cassytha
dan
Klinik
III.2013
5. Armenia, Welmidayani, Y. Yuliandra
dan
Jurnal
Efek
Helmi
Antihipertensi Oleh Ekstrak Etanol
Monosodium
Studi
Armenia,
Rusdi.Daun
Mambu
(connarus
Sebagai
Obat
Tanaman
Akar
grandis
jack.)
Anti
Hipertensi
8. Sheps. Mengatasi tekanan darah tinggi.
Jakarta : Intisari Mediatama.2005
9. Gusmelia,R., Armenia, dan Rusdi.
:
Hubungan Efek penurunan Tekanan
Efektivitas Ekstrak Etanolnya pada
Darah Dengan Efek Diuretik Dari
Tikus Hipertensi 2k1c Goldblatt. Jurnal
Fraksi
Sains dan Teknologi Farmasi. 2007 :
Mambu terhadap Tikus Hipertensi.
hal 100-107 Vol.12 No.2
Skripsi, Universitas Andalas. 2011
Air
Daun
Tanaman
Akar
6. Yeni Tri Puspitaningrum, Erfan Efendi,
10. Badyal D.K, and Dadhich A.P. Animal
Tri Agus Siswoyo. Analisis In Vivo
Model of Hypertension and Effect of
Aktivitas Antihipertensi dari Protein
Drugs. Indian J of Pharmacology.2003
Biji
: 349-362
Melinjo
(Gnetum
gnemon)
Terhidrolisis (In Vivo Analysis of
Antihypertensive Activity of Melinjo
Seed (Gnetum gnemon) HydrolyzedPrinted : 1693–1424
Online : 2089-9157
Download