karbohidrat - kesmasums2011

advertisement
KARAKTERISTIK
KARBOHIDRAT
A.Pengertian Karbohidrat
Senyawa organik yang tersusun atas unsur
karbon (C), hidrogen (H) dan oksigen (O).
Dalam bentuk sederhana, formula umum
karbohidrat adalah CnH2nOn.
B. Klasifikasi Karbohidrat
Karbohidrat
sederhana
Karbohidrat
Kompleks
•
•
•
•
Monosakarida
Disakarida
Gula alkohol
oligosakarida
• Polisakarida
• Serat
I. Karbohidrat Sederhana
a. monosakarida : terdiri atas jumlah atom C
yang sama dengan molekul air, yaitu :C6H2O
dan C5(H2O)5;
b. disakarida terdiri atas ikatan 2 monosakarida
dimana untuk setiap 12 atom C ada 11 molekul
air C12(H2O)11;
c. gula alkohol merupakan bentuk alkohol dari
monosakarida;
d. oligosakarida adalah gula rantai pendek yang
dibentuk oleh galaktosa, glukosa dan fruktosa.
Monosakarida
• Dikenal sbg heksosa : karena terdiri atas 6 rantai
atau cincin karbon.
• Terdiri atas :
Glukosa
Fruktosa
Galaktosa
• terdapat luas di alam dalam jumlah sedikit,
yaitu dalam sayur, buah, sirup jagung, sari
pohon dan bersamaan dengan fruktosa dalam
madu.
• adalah gula paling manis.
• Banyak terdapat dalam buah-buahan
• tidak terdapat bebas di alam akan tetapi
terdapat dalam tubuh sebagai hasil
pencernaan laktosa.
Disakarida
Sukrosa/sakarosa
• Secara komersial gula pasir yang terdiri atas 99 %
terdiri atas sukrosa.
• Bila dicerna/dihidrolisis, sukrosa pecah : 1 unit
glukosa dan satu unit fruktosa
Maltosa
• tidak terdapat bebas di alam.
• Bila dicernakan atau dihidrolisis, maltosa pecah
menjadi dua unit glukosa.
Laktosa
• hanya terdapat dalam susu dan terdiri atas satu
unit glukosa dan satu unit galaktosa.
• gula yang rasanya paling tidak manis (1/6 manis
glukosa) dan lebih sukar larut daripada disakarida
lain.
Gula alkohol
Sorbitol
manitol
Dulcitol
Inositol
Gula alkohol
Sorbitol
Terdapat dalam
beberapa buah
Banyak digunakan Kemanisan sorbitol
dalam
hanya 60 %
makanan/minuman
dibandingkan
khusus pasien DM
sukrosa
MANITOL
• Manitol dan dulcitol adalah alkohol yang dibuat
dari monosakarida manosa dan galaktosa.
Manitol terdapat di dalam nanas, asparagus, ubi
jalar dan wortel. .
Inositol
Alkohol siklis
menyerupai
glukosa
Bentuk
esternya
Terdapat dalam dengan asam
banyak bahan
fitat
menghambat
makanan,
absorbsi
terutama sekam
kalsium dan zat
serealia
besi dalam usus
halus.
Oligosakarida
• Oligosakarida terdiri atas polimer dua hingga sepuluh
monosakarida.
• Refinosa, stakiosa dan verbakosa adalah oligosakarida
yang terdiri atas unit glukosa, fruktosa dan galaktosa.
Ketiganya terdapat di dalam biji tumbuh-tumbuhan dan
kacang-kacangan serta tidak dapat dipecah oleh enzimenzim pencernaan.
• Fruktan adalah kelompok oligo dan polisakarida yang
terdiri atas beberapa fruktosa yang terikat dengan satu
molekul glukosa. Fruktan terdapat di dalam serealia,
bawang merah, bawang putih dan asparagus.
2. Karbohidrat kompleks
Karbohidrat kompleks terdiri atas :
a. polisakarida yang terdiri atas lebih dari dua
ikatan monosakarida.
b. serat yang dinamakan juga polisakarida
nonpati
Polisakarida
• Karbohidrat mengandung tiga ribu unit gula sederhana
yang tersusun dalam bentuk rantai panjang lurus atau
bercabang.
• Jenis polisakarida yang penting adalah pati, dekstrin,
glikogen dan polisakarida nonpati.
• Starch/ Pati : simpanan karbohidrat tumbuh-tumbuhan
dan merupakan karbohidrat utama yang dimakan
manusia.
• Dekstrin : produk antara pada pencernaan pati atau
dibentuk melalui hidrolisa parsial pati. Dekstrin
merupakan sumber utama karbohidrat dalam makanan
lewat pipa (tube feeding).
• Glikogen/pati hewan karena mrp bentuk
simpanan karbohidrat tubuh manusia dan
hewan,terutama terdapat di dalam hati dan otot.
• Polisakarida Nonpati/Serat
Serat digolongkan menjadi dua yaitu yang tidak
dapat larut dan yang dapat larut dalam air.
• Serat tidak larut adalah selulosa, hemiselulosa
dan lignin.
• Serat larut air adalah pektin, gum, mukilase,
glukan dan algal.
C. Fungsi Karbohidrat
1.
Sumber energi
Fungsi utama : menyediakan energi bagi tubuh. Satu
gram karbohidrat menghasilkan 4 kkalori.
2. Pemberi rasa manis pada makanan
Khususnya monosakarida dan disakarida.
3. Penghemat protein
Bila karbohidrat makanan tidak mencukupi, maka protein
akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan energi.
4. Pengatur metabolisme lemak
Karbohidrat mencegah terjadinya oksidasi lemak yang tidak
sempurna
5. Membantu pengeluaran feses
Karbohidrat membantu pengeluaran feses dengan cara
mengatur peristaltik usus dan memberi bentuk feses.
Kebutuhan Sehari
• Untuk memelihara kesehatan, WHO (1990)
menganjurkan 55 – 75 % konsumsi energi total berasal
dari karbohidrat kompleks dan paling banyak 10 %
berasal dari gula sederhana
• Untuk dapat menghitung kebutuhan karbohidrat harus
memenuhi syarat-syarat sebagai berikut :
• 1. Harus mengetahui kebutuhan energinya
• 2. Harus ditentukan dulu kebutuhan proteinnya
(10 – 15 % total kalori sehari).
• 3. Harus ditentukan dulu kebutuhan lemaknya
(20 – 30 % total kalori sehari).
• 4. Menghitung kebutuhan karbohidrat ( sisa
kalori dari protein dan lemak)
Sumber
• Sumber karbohidrat adalah padi-padian atau
serealia, umbi-umbian, kacang-kacangan kering
dan gula serta hasil olahannya.
• Sayur-sayuran dan buah-buahan tidak banyak
mengandung karbohidrat begitu juga dengan
bahan makanan hewani.
• Serat atau karbohidrat yang tidak dapat dicerna
terdapat pada agar-agar, sayuran, buah, bijibijian dan serealia.
F. Akibat Kekurangan dan Kelebihan Karbohidrat
1.Kondisi karena ketidakseimbangan antara
konsumsi dan kebutuhan
a. Jika konsumsi kurang
Jika konsumsi karbohidrat dalam tubuh kurang akan
menyebabkan KEP (Kurang Energi Protein). Bentuk
KEP ada tiga macam, yaitu :
• (1). Marasmus, yaitu gangguan akibat kekurangan
energi.
• (2). Kwasiorkor, yaitu gangguan akibat kekurangan
protein.
• (3) Marasmus kwasiorkor, yaitu gangguan akibat
kekurangan energi dan protein dengan tanda utama
gabungan dari marasmus dan kwasiorkor.
Marasmus
Kwashiokor
b. Jika konsumsi berlebihan
Jika konsumsi berlebihan akan menyebabkan
obesitas.
Kelebihan karbohidrat akan disimpan dalam
bentuk lemak di bawah kulit dan di jaringan
pirai usus.
c.Divertikulosis
Divertikulosis adalah kelainan yang terjadi pada
usus besar, dimana usus besar terjadi luka atau
lubang-lubang kecil yang disebabkan oleh
hilangnya mukosa yang
melindunginya.penyebab penyakit ini adalah
kurangnya konsumsi serat.
Kelainan metabolik
a. Diabetes Mellitus (DM)
DM disebabkan karena tingginya kadar gula
dalam darah (hiperglikemi.
Tanda-tanda DM : poliuri (banyak urin),
polifagi (banyak makan) dan polidipdi ( banyak
minum).
b. Lactose Intolerance (LI)
Lactose intolerance disebabkan karena
kurangnya enzim laktosa.
Gejala yang timbul adalah diare, kejang perut,
muntah dan perut kembung.
Kelainan karbohidrat yang disebabkan kebiasaan buruk.
• Gangguan yang timbul adalah dental karies
(DK).
Kelainan ini disebabkan plaque (sisa makanan
di sela gigi ) oleh bakteri dalam rongga mulut
diubah menjadi zat tertentu dalam suasana
asam.
• Yang paling berpengaruh terhadap dental karies
adalah sukrosa (gula pasir) sedangkan dekstrin
dan zat pati tidak berpengaruh.
Download