fund fact sheet

advertisement
FUND FACT SHEET
Periode : 29 April 2016
FWD SPrInt Balance Fund
Periode : Juli 2013
Tujuan Investasi
Performa Investasi
FWD SPrInt Balance Fund bertujuan untuk memberikan hasil
investasi jangka panjang dengan manajemen portofolio aktif di
instrumen saham, surat hutang dan pasar uang.
1 bulan
3 bulan
6 bulan
1 tahun
YTD
Sejak Terbit *
FWD SPrInt Balance Fund
0.82%
5.46%
10.87%
2.99%
7.74%
9.31%
Benchmark **
0.89%
5.59%
9.56%
2.00%
7.10%
7.37%
* Pertumbuhan Rata - Rata Imbal Hasil Investasi Disetahunkan
** 50% IHSG + 50% (80% IBPRTRI + 20% JIBOR 1 bulan)
Komposisi Portofolio
Grafik Performa Investasi
FWD SPrInt Balanced Fund
Pasar Uang
2.90%
10.87%
9.31%
Saham
46.98%
7.74%
5.46%
2.99%
Efek Bersifat Hutang
50.12%
0.82%
1 BULAN
Tanggal Peluncuran
: 15 Januari 2014
NAB (per unit)
: Rp 3,160.6
Profil Resiko
: Resiko Tinggi
Kinerja Terbaik (bulanan)
: 6.33% (Oktober 2015)
Kinerja Terburuk (bulanan)
: -4.76% (September 2015)
3 BULAN
6 BULAN
1 TAHUN
YTD
SEJAK
TERBIT
`
5 Besar Portofolio (diurutkan berdasarkan abjad)
Kebijakan Investasi
Saham
: 35% - 65%
Bank Mandiri (Equity)
PT Telkom (Equity)
Efek bersifat Hutang dan Pasar Uang
: 35% - 65%
FR0070 (Bond)
Unilever (Equity)
FR0071 (Bond)
Market Update
Pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2016 mengalami penurunan ke level 4.92% (yoy) jika dibandingkan dengan kuartal ke-4 tahun 2015 yang tercatat sebesar 5.04%. Konsumsi dalam negeri
mengalami peningkatan, sementara investasi, realisasi belanja pemerintah, dan ekspor bersih tercatat mengalami perlambatan. Pertumbuhan realisasi belanja pemerintah mengalami penurunan terdalam ke
level 2.93% (yoy), jika dibandingkan pada kuartal sebelumnya yaitu sebesar 7.31%. Neraca perdagangan mencatat surplus sebesar USD 497 Juta pada bulan Maret, hal ini sejalan dengan ekspektasi pasar.
Pada bulan April 2016, inflasi kembali mengalami penurunan sebesar 85 bps ke level 3.6% (yoy) dan deflasi bulanan tercatat sebesar 0.45%, yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan perkiraan
konsensus sebesar 0.28% . Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mengubah kebijakan suku bunga dari BI rate ke 7 Days Reverse Repo Rate (7D-RRR), yang akan efektif pada bulan Agustus 2016.
Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan rate yang lebih representatif, dimana 7D-RRR berada pada level 5.5% lebih tinggi dibandingkan dengan overnight interbank rate yang berada pada level 4.9%.
Namun yang harus ditekankan adalah perubahan kebijakan ini tidak mengubah arah kebijakan moneter BI dan tidak memberikan sinyal untuk kembali memberikan kelonggaran pada kebijakan moneter. Hal
ini terefleksi dengan kembali menahan BI rate di level 6.75%. Rupiah mengalami penguatan terhadap Dollar Amerika Serikat pada akhir bulan April sebesar 0.48% ke level 13,197 jika dibandingkan dengan
bulan Maret yang ditutup pada level 13,260. Keputusan Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) untuk mempertahankan kisaran target suku bunga acuannya (Fed fund rate) di level 0.25-0.5% dan kembali
terjadinya surplus neraca perdangan menjadi faktor penguatan Rupiah.
Terjadi volatilitas pada Indeks Harga Saham Gabungan selama bulan April, namun ditutup relatif datar dengan sedikit pelemahan sebesar -0.14% ke level 4,808. Investor asing membukukan pembelian bersih
sebesar USD 22.2 juta pada bulan April, yang menjadikan total pembelian bersih sepanjang tahun 2016 sebesar USD 299.3 juta. Sektor pertambangan kembali mengalami penguatan pada bulan April 2016
sebesar 11.2% yang didukung oleh naiknya harga minyak dunia. Selain pertambangan, sektor konstruksi, konsumen, dan telekomunikasi menjadi sektor dengan kinerja terbaik di bulan April 2016. Sektor
otomotif, agrikultural dan keuangan menjadi sektor dengan kinerja yang kurang baik. Pasar obligasi mengalami pergerakan yang dinamis pada bulan April, Obligasi pemerintah dengan tenor 10 tahun
mengalami penurunan imbal hasil dari 7.67% - 7.41%, sebelum ditutup pada level 7.74% pada akhir bulan.
Tentang Manajer Investasi
PT FWD Life Indonesia
PT Schroder Investment Management Indonesia (PT SIMI)
adalah cabang dari Schroders Plc yang berkantor pusat di
Inggris. Schroders memulai bisnis manajemen investasi di
tahun 1926 dan memiliki dana kelolaan di seluruh dunia
sekitar USD 446.5 Milliar (per September 2015). PT SIMI
memiliki dana kelolaan Rp 68.5 Triliun (per Desember 2015)
untuk nasabah individu maupun institusi (termasuk dana
pensiun, perusahaan asuransi dan yayasan sosial) di
Indonesia.
PT FWD Life Indonesia (“FWD Life”) merupakan perusahaan asuransi jiwa patungan dan bagian dari
FWD Group. Produk yang ditawarkan adalah produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi, asuransi
berjangka individu & kumpulan, asuransi kecelakaan diri individu & kumpulan, dan asuransi kesehatan
kumpulan melalui jalur distribusi yang didukung teknologi terintegrasi termasuk keagenan,
bancassurance, e-commerce dan korporasi. Selain di Indonesia, FWD Group memiliki jaringan usaha di
Hong Kong & Macau, Thailand dan Filipina menawarkan asuransi jiwa dan asuransi kesehatan,
employee benefits, dan asuransi umum. Berdiri di Asia sejak tahun 2013, FWD merupakan lini bisnis
asuransi dari grup investasi, Pacific Century Group. FWD Life terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK).
Disclaimer : Laporan ini dipersiapkan setiap bulan oleh PT FWD Life Indonesia hanya untuk keperluan informasi, tidak seharusnya digunakan sebagai penawaran penjualan atau permohonan pembelian. Investasi di
instrumen pasar modal bergantung pada risiko pasar. Kinerja dana ini tidak dijamin, harga unit dan pendapatan dari dana ini dapat bertambah atau berkurang. Kinerja investasi masa lalu tidak mengindikasikan kinerja
investasi di masa depan.
Download