Sumber Berita

advertisement
Sumber Berita
Media Indonesia
11 Oktober 2008
Perubahan Iklim Ancam Keragaman Hayati Daerah Tropis
CHICAGO--MI: Perubahan iklim dalam waktu dekat diduga akan membuat
cuaca jadi terlalu panas bagi banyak spesies asli, yang akan dipaksa bergerak
menuju dataran yang lebih tinggi guna menghindari udara panas.
Menurut studi itu, perubahan iklim bukan hanya mengancam beruang kutub
dan spesies lain yang mencintai udara dingin, tapi juga membuat spesies
pencinta panas menghadapi resiko. "Kita mengetahui bahwa iklim bertambah
panas," kata Robert Colwell dari University of Connecticut, yang penelitiannya
disiarkan di dalam jurnal Science.
"Jika keadaan berjalan sebagaimana diperkirakan, akan terjadi penghangatan
3 derajat Celsius di wilayah tropis Kosta Rika selama abad mendatang,"
katanya.
Colwell dan rekannya meramalkan bahwa saat iklim di daerah tropis
menghangat, rentang panas akan naik ke atas gunung setinggi 600 meter.
"Iklim saat ini pada ketinggian 100 meter akan menjadi 700 meter," kata
Colwell dalam suatu wawancara telefon.
Colwell dan rekannya menganalisis data hampir 2.000 spesies tanaman,
serangga dan jamur di Kosta Rika. Timnya memperkirakan sebanyak separuh
spesies itu nanti harus pindah ke tempat yang benar-benar baru, jauh dari
rangkaian lereng gunung tinggi. "Jika spesies tertekan oleh panas, mereka
akan berbuat lebih baik di zona iklim tempat mereka sudah terbiasa. Kami
memperkirakan banyak spesies harus naik ke gunung sebagaimana sudah
didokumentasikan di Eropa dan Amerika Serikat," katanya.
Akibatnya ialah, keragaman populasi dan kekayaan spesies dataran rendah di
wilayah tropis akan segera mengalami kemerosotan, sebagian karena tak ada
spesies lain yang dapat menyesuaikan diri dengan iklim. Dan spesies yang
hidup di dataran tinggi mungkin akan kehabisan ruang untuk memanjat lebih
tinggi lagi.
Colwell mengatakan perkiraan tersebut bertolak-belakang dengan asumsi
banyak peneliti yang percaya spesies di wilayah tropis takkan terpengaruh
©
http://www.huma.or.id
sama parahnya dengan spesies di wilayah dingin oleh perubahan iklim.
"Kebijakan konvensional saat ini bahkan di kalangan ilmuwan ialah spesies
tropis akan baik-baik saja meskipun terjadi pemanasan global karena pada
masa kuno --5 sampai 50 juta tahun lalu-- iklim bertambah hangat dan saat
itu ada hutan tropis," katanya. (Ant/OL-06)
©
http://www.huma.or.id
Download