Kartu Plastik

advertisement
Kartu Plastik
• FUNGSI uang kontan sebagai alat bayar
semakin tergantikan dengan kartu plastik.
Akibatnya, kartu-kartu plastik semakin
mendominasi dompet masyarakat perkotaan
selain kartu tanda penduduk. Cobalah tengok
dompet kawan Anda. Selain kartu tanda
penduduk atau kartu surat izin mengemudi,
ada berapa kartu plastik di dalamnya?
Umumnya, sebagian besar mengantongi kartu
kredit, kartu ATM, atau kartu debet.
Pengertian
• Kartu plastik merupakan alat berbentuk kartu yang
diterbitkan oleh suatu lembaga keuangan dan dapat
digunakan untuk berbagai macam transaksi keuangan
• Kartu plastic mulai diperkenalkan kepada kartu kredit dan
kartu ATM. Citibank dan Bank Duta adalah bank-bank yang
termasuk pelopor penggunaan kartu plastic di Indonesia
melalui kerja samanya dengan Visa International dan
Mastercard International. Perkembangan kartu plastic
semakin pesar dengan dibangunnya jaringan perbankan di
seluruh Indonesia, dan nama-nama kartu yang lain mulai
diperkenalkan seperti Amex Card, BCA Card, Astra Card,
Procard, Exim Smart, dan lain-lain sesuai dengan fungsi
keunggulannya masing-masing.
• Kartu plastic dapat digunakan sebagai macam
transaksi keuangan. Lingkup geografis
penggunaan kartu ada yang domestic dan ada
juga yang internasional. Kartu dengan lingkup
internasional berarti kartu tersebut tidak
hanya dapat digunakan dalam batas wilayah
satu Negara saja melainkan dapat juga
digunakan di berbagai negara. Atas dasar
bentuk penggunaannya tersebut, jenis kartu
plastic terdiri dari:
Jenis kartu plastik
•
•
•
•
Kartu kredit
Carge card
Kartu debit (Debit card)
Cash card
Kartu Kredit
• Kartu kredit (credit card) atau merupakan alat
berbentuk kartu yang diterbitkan oleh suatu lembaga
keuangan dan dapat digunakan sebagai alat
pembayaran transaksi pembelian barang dan jasa yang
pembayaran pelunasannya dapat dilakukan oleh
pembeli secara sekaligus atau angsuran pada jangka
waktu tertentu setelah kartu digunakan sebagai alat
pembayaran. Dengan mempunyai kartu kredit,
seseorang dapat melakukan pembelian barang dan jasa
pada tempat-tempat khusus yang menjalin kerja sama
dengan perusahaan kartu kredit yang bersangkutan
tanpa harus menggunakan uang tunai.
• Pada dasarnya Kartu kredit itu bisa dilihat sebagai dua hal:
• a. alat pembayaran
b. fasilitas utang
• Nah, karena itu punya keuntungan dan kerugian:
• 1. Keuntungan
- bisa dibayar belakangan (artinya beli hari ini, bayar belakangan,
maksimal 45 hari)
- bisa jadi jalan keluar saat butuh uang mendadak, misalnya masuk rumah
sakit malam hari
- alat pembayaran, nggak perlu bawa uang tunai dalam jumlah besar.
- Bisa mengkonsolidasikan seluruh tagihan, misalnya telepon, listrik, TV
Kabel, sehingga kita nggak perlu inget tanggal jatuh tempo masing-masing,
cukup ingat satu tanggal tagihan kartu kredit saja.
• 2. Kerugian
- Bunganya besar, kalo kita nggak bayar seluruh tagihan, maka bunga akan
dihitung berdasarkan besarnya tagihan awal. misalnya kita ada tagihan 5
juta, kita bayar 4,9 juta (sisa 100 ribu) maka bunga yang dikenakan
berdasarkan pembelanjaan yang 5 juta, bukan yang seratus ribu. Jelasnya
di klik sini.
- Bisa jadi bumerang, karena kalo kita nggak sadar, maka kita akan terlilit
Real Time Gross Settlement
• Sejak tahun 2000, Bank Indonesia
memperkenalkan kepada stakeholder yakni
perbankan nasional apa yang disebut real time
gross settlement (RTGS). BI-RTGS adalah proses
penyelesaian akhir transaksi (settlement)
pembayaran yang dilakukan per transaksi dan
bersifat real time. Melalui mekanisme BI-RTGS ini
rekening peserta dapat didebit dan dikredit
berkali-kali dalam sehari sesuai dengan perintah
pembayaran dan penerimaan pembayaran
Kliring Elektronik
• Pada tahun 2007 ini Bank Indonesia telah
memperluas implementasi Sistem Kliring
Nasional Bank Indonesia di 18 wilayah kliring
non Bank Indonesia. Dengan demikian, hingga
akhir triwulan II-2007, wilayah yang telah
mengimplementasikan SKNBI berjumlah 65
wilayah yang terdiri atas 37 wilayah KBI dan 28
wilayah non KBI.
Download