Kata kunci: Sistem monitoring, Codeigniter, point of - E

advertisement
SISTEM MONITORING
PENGGUNA APLIKASI POINT OF SALES
PT NUSANTARA COSPLAY LESTARI
Raessa Fathul Alim
Teknik Informatika dan Komunikasi/Teknik Informatika, Politeknik Negeri Jakarta
Jl. Prof. Dr. G.A Siwabessy, Kampus Baru UI, Beji, Kukusan, Beji, Kota Depok, Jawa
Barat
16424, Indonesia
Email : [email protected]
ABSTRAK Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk mengetahui cara kerja Sistem
Monitoring bagi Pengguna Aplikasi POS ini berhasil dibuat untuk dapat memonitor
penggunaan aplikasi serta menjadi penanda bahwa penggunaan aplikasi yang
sudah melebihi batas waktu yang menampilkan data dari penggunaan aplikasi
Point of Sales berupa jumlah pemakaian produk, jumlah transaksi penjualan serta
jumlah karyawan dalam bentuk grafik agar mudah dianalisa dan dibaca yang di
buat menggunakan bahasa pemrograman PHP, framework codeigniter serta
MYSQL sebagai database.
Kata kunci: Sistem monitoring, Codeigniter, point of sales
1. PENDAHULUAN
adakan pemerintah ataupun perusahaan
swasta lain nya. Uniknya PT Nusantara
1.1 Latar Belakang
Cosplay Lestari ini selalu menjalankan acara
PT Nusantara Cosplay Lestari merupakan
– acara nya dengan konsep teknologi dan
salah satu perusahaan di bidang event
informasi terkini di Karena perusahaan ini
organizer terkemuka di Indonesia. Saat ini
memang memiliki anak perusahaan di
PT
bidang
Nusantara
Cosplay
Lestari
sering
menangani acara – acara besar yang di
teknologi
informasi
berupa
pengembang software. Secara garis besar
pada PT Nusantara Cosplay Lestari terdiri
Monitoring Pengguna Aplikasi Point of
dari 3 bagian yaitu Divisi Event & Organizing,
Sales” di POS-CRM PT Nusantara Cosplay
IT Project, dan IT Product. Pada bagian IT
Lestari.
Product terdapat salah satu unit Customer
diharapkan dapat
Relation & Marketing Analysis Product Point
mengontrol penggunaan aplikasi Point of
of Sales Aplication (POS-CRM). Bagian
Sales agar tidak terjadi melebihi batas
POS-CRM ini bertanggung jawab atas
penggunaan pada versi kedua aplikasi Point
menyimpan
of Sales yang berupa web.
dan
mengawasi
data
penggunaan aplikasi Point of Sales.
Dengan
dibuatnya
system
ini
mempermudah untuk
1.2 Ruang Lingkup
Sebelumnya pada bagian POS-CRM untuk
Kegiatan
mengetahui data pengguna aplikasi Point of
lapangan dilakukan di PT Nusantara
Sales masih dilakukan secara manual yaitu
Cosplay Lestari. Ruang lingkup sistem
dengan meminta data ke salah satu bagian
pelaksanaan
praktik
kerja
monitoring pengguna aplikasi POS yaitu:
penjualan produk dalam bentuk excel.
Bagian POS-CRM sulit untuk mengetahui
a. Sistem
ini
hanya
dapat
penggunaan
menampilkan data pengguna dan
aplikasi dan Analisa marketing yang dapat di
grafik penggunaan berdasarkan
gunakan untuk
kategori
tentang
penggunaan
data
pengambilan keputusan
penjualan aplikasi Point of Sales tersebut di
pengguna
dan
juga
daerah pengguna.
karenakan tidak rapihnya data dan sering
b. Sistem tidak dapat mengakses
kehilangan data yang di akibatkan oleh virus
data aplikasi Point of Sales yang
atau memori data yang rusak. Karena belum
adanya sistem yang menyediakan informasi
tentang penggunaan data tersebut untuk
dapat dimonitor atau dipantau, pihak PT
Nusantara
Cosplay
Lestari
pernah
di gunakan oleh pengguna.
c. Jenis pengguna sistem ini hanya
di bagi menjadi dua, yaitu admin,
dan Manager.
mengalami pembengkakkan penggunaan
d. Sistem ini di gunakan untuk
data license aplikasi Point of Sales pada
memonitor kegiatan serta data
versi pertama yang masih berupa aplikasi
pengguna Aplikasi Point of
desktop serta banyak terjadinya pembajakan
Sales versi kedua yang berupa
aplikasi.
aplikasi berbasi web.
Untuk mengatasi permasalahan ini, penulis
membuat sistem yang berjudul “Sistem
2. TINJAUAN PUSTAKA
1.3 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Praktik kerja lapangan dilaksanakan
2.1 Pengertian Dasar Sistem
pada:
Secara umum, suatu sistem dapat
Tanggal
diartikan
: 7 Agustus s/d 24
kumpulan
untuk memroses atau mengolah data
: Senin s/d Jumat (09.00
yang tertentu. Uraian tersebut seperti
WIB – 17.00 WIB)
Tempat
suatu
elemen-elemen yang saling terintegrasi
Desember 2016
Waktu
sebagai
yang telah dikemukakan oleh Moekijat
dalam
: PT Nusantara Cosplay
Prasojo
mendefinisikan
Lestari
(2011:152)
bahwa
suatu
yang
sistem
adalah setiap sesuatu terdiri dari obyekJl. Margonda Raya No.23 A.
RT01/011 Kel. Depok, Kec.
Panconran Mas, Kota
obyek,
atau
unsur-unsur,
komponen-komponen
yang
atau
bertata
kaitan dan bertata hubungan satu sama
Depok 16431
lain, sedemikian rupa sehingga unsur-
1.4 Tujuan dan Kegunaan
unsur tersebut merupakan satu kesatuan
Tujuan membangun Sistem Monitoring
pemrosesan
Pengguna Aplikasi POS adalah:
tertentu.
a. Menjadi media penyimapan data
b. Menjadi penyedia informasi untuk
Customer
Relation
pengolahan
yang
Menurut Mustakini (2009:54), suatu
sistem mempunyai beberapa
pengguna aplikasi POS
divisi
atau
&
Marketing Analysis
Kegunaan pembuatan sistem ini adalah:
karakteristik sebagai berikut:
a. Suatu
sistem
komponen-komponen
(components)
atau
mempunyai
sistem
subsistem-
subsistem.
Untuk mengontrol penggunaan aplikasi
Point of Sales agar tidak terjadi melebihi
batas penggunaan dan pengguna yang
sudah melebihi batas kapasitas yang di
izinkan.
b. Suatu sistem mempunyai batas
sistem (boundary).
c. Suatu
sistem
mempunyai
lingkungan luar (environment).
d. Suatu
sistem
mempunyai
penghubung (interface).
transaksi jual beli, di dalamnya bisa
terintegrasi juga perhitungan akuntansi,
e. Suatu sistem mempunyai tujuan
(goal).
manajemen barang dan stock, modul
penggajian
karyawan,
perhitungan
hutang piutang dan berbagai macam
2.2 Monitoring
fungsi lainnya.
Tabrani Rusyani (1997) menyatakan
monitoring
(pengawasan)
2.4 ERD
adalah
pengendalian yang dilakukan dengan
ERD
melaksanakan pemeriksaan, penilaian
adalah diagram yang menggambarkan
kemampuan,
keterkaitan antar tabel beserta dengan
meningkatkan
menyempurnakan,
baik
dan
manajemen
(Entity
field-field
di
Relationship
dalamnya
Diagram)
pada
suatu
operasionalnya.
database sistem. ERD ini diperlukan
Monitoring merupakan aktivitas secara
agar dapat menggambarkan hubungan
berkala terhadap kualitas pengendalian
antar
internal
unutk
menggambarkan batasan jumlah entity
menentukan apakah bisa dimodifikasi
dan partisipasi antar entity, mudah
dengan layak jika kondisi mengalami
dimengerti pemakai dan mudah disajikan
perubahan.
oleh perancang database. Untuk itu ERD
maupun
bidang
oleh
manajemen,
2.3 Sistem Informasi POS (Point of Sales)
entity
dengan
jelas,
dapat
dibagi menjadi dua jenis model, yaitu:
a. Conceptual Data Model (CDM)
Menurut Hanif Al Fatta (2007: p7) secara
umum bahwa POS adalah sebuah
system
yang
memungkinkan
diadakannya transaksi yang di dalamnya
termasuk juga penggunaan mesin kasir.
Dalam lingkup POS, sebuah mesin kasir
tidak
berdiri
termasuk
di
sendiri,
namun
dalamnya
sudah
software
penunjang dan piranti lain. Sistem POS
melakukan lebih dari sekedar tugas
Conceptual Data Model (CDM)
adalah jenis model data yang
menggambarkan hubungan antar
tabel secara konseptual.
b. Physical Data Model (PDM)
Physical
Data
Model
(PDM)
adalah jenis model data yang
menggambarkan hubungan antar
tabel secara fisikal.
Sebuah
database
sebuah
tabel dengan
beberapa
buah
memuat
minimal
sebuah
field
atau
(kolom)
2.5 Basis Data
di
dalamnya. Namun pada kenyataannya,
Sistem
database lebih sering memiliki lebih dari
terkomputerisasi yang tujuan utamanya
satu buah tabel (dengan beberapa field
adalah memelihara data yang sudah
di dalamnya). Setiap tabel umumnya
diolah atau informasi dan membuat
memiliki
hubungan.
informasi tersedia saat dibutuhkan. Pada
Keterkaitan antar tabel ini biasa disebut
intinya basis data adalah media untuk
dengan Relasi. Terdapat tiga buah jenis
menyimpan data agar dapat diakses
relasi antar tabel di dalam bagan ERD.
dengan mudah dan cepat.
keterkaitan
Ketiga relasi tersebut yaitu:
basis
data
adalah
sistem
2.6 Web
a. One to One (Satu ke Satu)
Menurut BOONE (THOMSON), Web
Relasi ini menggambarkan
adalah koleksi sumber informasi kaya
hubungan satu field pada tabel
grafis yang saling berhubungan satu
pertama ke satu field pada tabel
sama lain dalam internet yang lebih
kedua. Relasi ini paling sederhana.
besar.
b. One to Many (Satu ke Banyak)
Web adalah suatu sistem di internet yang
Relasi
memungkinkan
siapapun
hubungan satu field pada tabel
menyediakan
informasi.
Dengan
pertama ke dua atau beberapa buah
menggunakan
teknologi
tesebut,
field di tabel kedua.
informasi dapat diakses selama 24 jam
c. Many
ini
to
menggambarkan
Many
(Banyak
ke
Banyak)
agar
bisa
dalam satu hari dan dikelola oleh mesin.
Untuk
mengakses
informasi
yang
disediakan web ini, diperlukan berbagai
Relasi ini berupa N ke N, yang
perangkat lunak, yang disebut dengan
artinya satu atau lebih fiekd pada
web browser.
table pertama dapat dihubungkuan
dengan satu atau lebih field di tabel
berikutnya.
Berikut adalah beberapa komponen
yang terdapat pada world wide web:
a. HTTP
(Hypertext
Transfer
Protocol)
d. Apache Web Server
Web
server
merupakan
HTTP adalah suatu protokol yang
Internet
digunakan oleh World Wide Web.
koneksi transfer data dalam protocol
HTTP
mendefinisikan
HTTP. Web server merupakan hal
suatu
pesan
bagaimana
yang
mampu
server
melayani
dan
yang terpenting dari server di Internet
dikirimkan dari server ke client. HTTP
dibandingkan server lainnya seperti
juga mengatur aksi-aksi apa saja
E-mail server, FTP server ataupun
yang harus dilakukan web browser
News server. Hal ini disebabkan web
sebagai
perintah-
server telah dirancang untuk dapat
perintah yang ada pada protokol
melayani beragam jenis data, dari
HTTP ini.
teks sampai grafis.
bisa
respon
diformat
atas
b. Web Browser
2.7 PHP
Dikenal juga dengan istilah browser,
Sibero
atau
peselancar,
(2012:49),
“PHP
adalah
atau
internet
pemograman (interpreter) adalah proses
suatu
program
penerjemahan baris sumber menjadi
komputer yang menyediakan fasilitas
kode mesin yang dimengerti komputer
untuk membaca halaman web di
secara langsung pada saat baris kode
suatu komputer.
dijalankan”.
browser.
Adalah
c. HTML
(Hypertext
Markup
Language)
Anhar (2010:3), “PHP singakatan dari
Hypertext Preprocessor yaitu bahasa
HTML adalah sekumpulan simbol
pemograman
web
markup atau kode yang disiapkan
bersifat open source”.
server-side
yang
dalam suatu file untuk menampilkan
isi
file
tersebut
Tanda/simbol
pada
markup
browser.
ini
yan
memberitahukan browser bagaimana
suatu
halaman
kepada pengguna.
web
ditampilkan
Saat
ini,
PHP
adalah
pemrograman
penuh
komprehensif
dengan
bahasa
fitur
yang
dukungan
orientasi objek solid. Dulu PHP diebut
sebagai bahasa scripting, saat ini PHP
lebih
baik
disebut
sebagai
bahasa
pemrograman dinamis. Tidak seperti
mengakses dan memproses data yang
bahasa pemrograman tradisional seperti
disimpan di komputer, diperlukan sistem
C / C++, PHP tidak perlu dikompilasi.
manajemen database seperti MySQL.
Sebaliknya kode sumber diinterpretasi
MySQL dapat digunakan pada berbagai
pada saat runtime.
platform
sistem
operasi.
Salah satu keuntungan utama yang
mempunyai
ditawarkan
kebebasan
query dan manipulasi data, melakukan
platform. Saat ini, daftar sistem operasi
proses menciptakan database dan tabel.
PHP
adalah
kemampuan
SQL
melakukan
yang mendukung termasuk Linux (untuk
berbagai
arsitektur
CPU),
Microsoft
Windows, Mac OS X, Sun Solaris
(SPARC dan Intel) dan lain lain. Karena
PHP bersifat open source, mudah untuk
melakukan
kompilasi
untuk
sistem
Pada MySQL terdapat pula beberapa
perintah. Perintah-perintah pada MySQL
ini hampir sama dengan database server
yang lain. Perintah-perintah umum pada
MySQL adalah sebagai berikut:
a. Create database digunakan untuk
operasi tambahan.
membuat database server.
Manfaat lain dari PHP adalah
b. Use database digunakan untuk
fleksibilitas. Karena tidak diperlukan
menunjuk pada database yang
kompilasi, mudah untuk melakukan
akan digunakan.
perubahan atau perbaikan bug dalam
c. Create table digunakan untuk
beberapa menit dan untuk menciptakan
membuat
versi baru dari program secara
database.
bertahap.
d. Insert
tabel
digunakan
e. Update
MySQL adalah sala satu jenis database
server, yang menggunakan SQL sebagai
dasar
untuk
mengakses
database. Database adalah sekumpulan
tabel yang saling berhubungan satu
sama
suatu
untuk
menambahkan record pada tabel.
2.8 MySQL
bahasa
pada
lain.
Untuk
menambah,
digunakan
untuk
mengubah record yang sudah ada
pada tabel.
f. Delete
digunakan
untuk
menghapus record yang ada pada
suatu tabel.
g. Drop
table
digunakan
untuk
menghapus tabel.
h. Show
i.
table
yakni sebuah pendekatan perangkat
untuk
lunak yang memisahkan aplikasi logika
menampilkan tabel yang telah
dari presentasi. Dalam prakteknya hal itu
dibuat dalam database yang aktif.
memungkinkan
Show
memuat script kecil karena presentasi
field
digunakan
digunakan
untuk
menampilkan seluruh field dalam
suatu tabel.
j.
Alter
table
digunakan
untuk
halaman
untuk
terpisah dari scripting PHP.
Pola pengembangan dari Codeigniter:
menambahkan, mengubah dan
a. Model merepresentasikan struktur
menghapus field dalam suatu
data. Biasanya kelas model akan
tabel.
berisi fungsi yang membantu kita
mengambil,
2.9 CodeIgniter
yang
memasukkan
dan
memperbaharui informasi dalam
CodeIgniter adalah sebuah framework
PHP
web
dapat
mempercepat
database kita.
b. View
adalah
informasi
pengembang untuk membuat sebuah
sedang
aplikasi web. Ada banyak library dan
pengguna. Sebuah view biasanya
helper yang berguna didalamnya dan
akan menjadi halaman web, tetapi
tentunya
dalam Codeigniter, view dapat
mempermudah
proses
disajikan
yang
kepada
juga menjadi fragmen halaman
development.
seperti header atau footer.
CodeIgniter merupakan sebuah web
c. Controller
berfungsi
sebagai
application framework yang bersifat open
perantara antara Model, View, dan
source digunakan untuk membangun
resource lainnya yang dibutuhkan
aplikasi php dinamis. Tujuan utama
untuk memproses HTTP request
pengembangan
dan menghasilkan suatu halaman
untuk
CodeIgniter
membantu
mengerjakan
developer
aplikasi
lebih
adalah
untuk
cepat
daripada menulis semua kode dari awal.
CodeIgniter
didasarkan
pada
pola
pengembangan Model-View-Controller,
web.
Tipe-tipe diagram UML:
a. Use Case Diagram
Use
case
diagram
merupakan
pemodelan
untuk
kelakuan
(behavior) sistem informasi yang
akan
Gambar 2. 1 Relasi Model - View Controller
dibuat.
mendeskripsikan
Use
case
sebuah interaksi
antara satu atau lebih aktor dengan
sistem informasi yang akan dibuat.
2.10 UML
Secara kasar, use case digunakan
Menurut
Grady
James
untuk mengetahui fungsi apa saja
Rumbaugh, Ivar Jacobson (1998), UML
yang ada di dalam sebuah sistem
(Unifed Modelling Language) adalah
informasi dan siapa saja yang berhak
sebuah
menggunakan fungsi-fungsi itu.
bahasan
Booch,
yang
berdasarkan
grafik/gambar untuk memvisualisasikan,
menspesifikasikan,
membangun,
dan
mendokumentasikan benda-benda dari
Simbol
Deskripsi
sebuah
sistem
Aktor
Orang, proses,
perangkat
lunak.
pengembangan
UML
atau sistem lain
merupakan
bahasa visual untuk pemodelan dan
yang
komunikasi mengenai sebuah sistem
berinteraksi
dengan menggunakan diagram dan teks-
dengan sistem
teks pendukung.
Use Case
informasi yang
akan dibuat di
UML hanya berfungsi untuk melakukan
luar sistem
pemodelan. Jadi penggunaan UML tidak
informasi yang
terbatas
akan dibuat itu
meskipun
paling
pada
pada
banyak
metodologi
tertentu,
kenyataannya
UML
digunakan
pada
metodologi berorientasi objek.
sendiri.
Asosiasi
<< include >>
Fungsionalitas
sebuah use case
yang disediakan
adalah bagian
sistem sebagai
dari use
unitunit yang
case lainnya.
saling bertukar
<< extend >>
pesan antar unit
Relasi use case
atau aktor;
tambahan ke
biasanya
sebuah use case
dinyatakan
dimana use case
dengan
yang
menggunakan
ditambahkan
kata kerja di
dapat berdiri
awal frase nama
sendiri walau
use case.
tanpa use case
tambahan itu.
Komunikasi
antara aktor dan
Table 2. 1 Simbol-simbol pada Usecase
Diagram
use case yang
b. Activity Diagram
berpartisipasi
Activity diagram menggambarkan
pada use case
workflow (aliran kerja) atau aktivitas
atau use case
dari sebuah sistem atau proses
memiliki
bisnis atau menu yang ada pada
interaksi dengan
perangkat
aktor.
diperhatikan disini adalah bahwa
activity
lunak.
diagram
Yang
perlu
menggambarkan
Kelakuan yang
aktivitas sistem bukan apa yang
harus terpenuhi
dilakukan aktor, jadi aktivitas yang
agar sebuah
dapat dilakukan oleh sistem.
event dapat
terjadi, dimana
pada kondisi ini
Simbol
Deskripsi
Status Awal
Status awal
aktivitas
memiliki
sebuah status
aktivitas sistem,
sebuah
Aktivitas
diagram
aktivitas sistem
akhir.
Table 2. 2 Simbol-simbol Activity
Diagram
c. Sequence Diagram
mempunyai
status awal.
Percabangan /
Aktivitas yang
Decision
dilakukan
sistem, aktivitas
Sequence diagram menggambarkan
kelakuan
objek
dengan
mendeskripsikan
hidup
objek
pada
dan
use
case
waktu
pesan
yang
dikirimkan dan diterima antar objek.
biasanya
Simbol
Deskripsi
diawali dengan
Aktor
Orang, proses,
kata kerja.
atau sistem lain
Status Akhir
yang berinteraksi
dengan sistem
Asosiasi
percabangan
dimana jika ada
informasi yang
Garis Hidup
akan dibuat di luar
/ Lifetime
system informasi
pilihan aktivitas
yang akan dibuat
lebih dari satu.
itu sendiri.
Menyatakan
Status akhir
yang dilakukan
Message /
kehidupan suatu
Pesan
objek.
sistem,
sebuah
diagram
Spesifikasi dari
komunikasi antar
objek yang
kelas-kelas yang akan dibuat untuk
memuat informasi -
membangun sistem. Kelas memiliki
informasi tentang
apa yang disebut atribut dan metode
Control
aktivitas yang
operasi.
Class
terjadi.
Boundary
Simbol
Class
Deskripsi
Himpunan dari
objek – objek yang
Entity Class
Digunakan untuk
berbagi atribut
menggambarkan
sebuah form.
serta operasi yang
Generalization
sama.
Digunakan untuk
menghubungkan
boundary dengan
table.
Hubungan yang
Association
menggambarkan
suatu kelas adalah
Digunakan untuk
menggambarkan
pewarisan dari
Dependency
kelas lainnya.
hubungan kegiatan
yang akan
Relasi antar kelas
dilakukan.
dengan makna
Table 2. 3Simbol-simbol pada sequence
diagram
umum.
Agregation
Hubungan yang
menandakan
bahwa satu atau
sekumpulan
elemen model
d. Class Diagram
Class
diagram
memerlukan
menggambarkan
struktur sistem dari segi pendefinisian
elemen model
lainnya untuk
spesifikasi atau
lebih
interaktif.
pelaksanaannya.
semboyan “write less, do more” yang
kurang
lebih
Jquery
mempunyai
maksudnya
adalah
kesederhanaan dalam penulisan kode,
Hubungan di mana
tapi dengan hasil yang lebih banyak.
suatu kelas yang
paling besar berisi
2.12 JSON
satu atau lebih
JSON
kelas yang lebih
adalah
kecil.
JavaScript untuk mendefinisikan objek.
Table 2. 4 Simbol-simbol class diagaram
(Javascript
satu
Notation)
struktur
data
Model struktur data JSON sekarang telah
menjadi
2.11 JQuery
salah
Object
salah
satu
standar
untuk
pertukaran data yang ringan, yang sama
JQuery pertama kali dirilis pada tahun
2006
oleh
John
Resig.
Pada
perkembangannya Jquery tidak sekedar
populernya dengan XML. JSON kini
menjadi format pertukaran data baku
yang terbuka (open standard).
sebagai framework Javascript, namun
memiliki kehandalan dan kelebihan yang
JSON kini bukan hanya ada di dalam
cukup banyak.
JavaScript
saja,
didukung
pada
Aloysius Sigit W. (2011:1) JQuery adalah
librari atau kumpulan kode JavaScript
siap pakai. Keunggulan menggunakan
JQuery dibandingkan dengan JavaScript
standar, yaitu menyederhanakan kode
JavaScript
fungsifungsi
dengan
yang
cara
memanggil
disediakan
oleh
JQuery.
Scripting
yang
bekerja
disisi
Client/Browser sehingga website bisa
sudah
banyak
ada
bahasa
pemrograman, dengan demikian kita
bisa menggunakan struktur data objek
dengan JSON. Pada setiap bahasa
pemrograman, pengimplementasiannya
berbeda.
JSON
akan
dipertukarkan
sebagai suatu string JSON. Dari JSON
inilah data yang ada di dalamnya akan
diproses.
JavaScript sendiri merupakan bahasa
tetapi
MySQL berbasis open source, yang
2.13 Array
dapat digunakan sebagai tool pembantu
Array adalah variable jamak, variable
yang mempunyai banyak elemen yang
diacu dengan satu nama yang sama.
Setiap elemen variable diacu dengan
pengembangan aplikasi berbasis PHP.
XAMPP
mengombinasikan
beberapa
paket perangkat lunak berbeda ke dalam
satu paket.
menggunakan nomor elemen.
Array dalam PHP juga merupakan tipe
data, bukan sekedar variable. Janis array
Memanfaatkan
database
interface
a. Array berindeks: merupakan tipe
lebih
pengoperasiannya,
array yang umum, yaitu variabel
disediakan
array
memenuhi
yang setiap elemennya
diacu
dengan
menggunakan
nomor elemen.
sebagai
database karena XAMPP menyediakan
aplikasi
dalam PHP:
XAMPP
MySQL
dengan
mudah
dalam
tooltool
cukup
yang
lengkap
kebutuhan
dan
perancangan
database selain itu XAMPP aplikasi
gratis.
b. Array asosiatif: merupakan array
yang setiap elemennya diacu
Kelebihan lain dari XAMPP adalah dapat
dengan
berjalan pada beberapa Sistem Operasi
menggunakan
nama,
berupa string ataupun nomor.
seperti Windows, Linux, Mac, dan lainlain. Programmer dan Developer biasa
2.14 Sublime Text
menggunakan XAMPP untuk membuat
Sublime Text adalah teks editor berbasis
server lokal atau biasa disebut localhost.
Python, sebuah teks editor yang elegan,
Komponen yang terdapat pada xampp:
kaya akan fitur, cross-platform, mudah
dan simpel yang cukup terkenal di
a. Apache
kalangan pengembang, penulis, dan
Tugas
desainer.
menghasilkan halaman web yang
2.15 XAMPP
utama
apache
adalah
benar kepada peminta, berdasarkan
kode
PHP
yang
dituliskan
oleh
(Choliviana, Triyono, & Sukadi, 2012),
pembuat
XAMPP merupakan paket PHP dan
diperlukan juga berdasarkan kode
halaman
web.
Jika
PHP yang dituliskan, maka dapat saja
semua
suatu
suatu program.
database
diakses
terlebih
dahulu untuk mendukung halaman
web yang dihasilkan.
xampp, xampp telah menyediakan
folder htdocs yang mana folder ini
berkas-berkas
pada
untuk
Metode pengujian perangkat lunak yang
Box Testing. Black Box Testing adalah
Setiap kali kita melakukan instalasi
dijalankan
fungsional
penulis gunakan adalah metode Black
b. Folder htdocs
berisi
peryaratan
yang
web
akan
browser
nantinya dengan mengetikan alamat
web localhost yang telah dibuat,
pengujian aspek fundamental sistem
tanpa memperhatikan struktur logika
internal
perangkat
http://localhost/dashboardpospro.
berfungsi
dengan benar. Pengujian black box
merupakan metode perancangan data uji
yang
didasarkan
pada
spesifikasi
perangkat lunak. Data di uji dibangkitkan,
dieksekusi
seperti
lunak
pada
perangkat
lunak
kemudian keluaran dari perangkat lunak
dicek apakah telah sesuai dengan yang
2.16 Pengujian Software
diharapkan.
Metode pengujian adalah cara atau
Pengujian black box berfokus pada
teknik untuk menguji perangkat lunak,
pengujian
mempunyai
untuk
perangkat lunak, untuk mendapatkan
menentukan data uji yang dapat menguji
serangkaian kondisi input yang sesuai 36
perangkat lunak secara lengkap dan
dengan persyaratan fungsional suatu
mempunyai kemungkinan tinggi untuk
program. Pengujian black box berusaha
menemukan kesalahan.
menemukan kesalahan dalam kategori:
Karmilasari.
mekanisme
(2016: 15) menyatakan
Pengujian Black-Box berfokus pada
persyaratan fungsional perangkat lunak.
Dengan demikian, pengjian black-box
memungkinkan perekayasa perangkat
lunak mendapatkan serangkaian kondisi
input yang sepenuhnya menggunakan
persyaratan
fungsional
a. Fungsi-fungsi yang tidak benar
atau hilang dalam aplikasi.
b. kesalahan interface.
c. kesalahan dalam struktur data.
d. kesalahan kerja inisialisasi dan
kesalahatan terminasi.
3. HASIL PELAKSANAAN PKL
3.1 Unit Kerja PKL
Selama penulis melakukan praktik kerja
lapangan, penulis ditempatkan pada
departemen produk
Management
Point of Sales
System.
Pada
departement tersebut terdapat divisi
Customer Relation & Marketing Analysis
(POS-CRM).
Bagian
Customer Relation
bertugas
untuk memonitor dan mempertahankan
pelayanan terhadap pengguna produk,
sedangkan bagian Marketing Analysis
bertugas
untuk
menganalisa
penggunaan produk yang akan dijadikan
Gambar 3. 1 Struktur Organisasi PT
Nusantara Cosplay Lestari
strategi pemasaran produk.
3.2 Uraian Praktik Kerja Lapangan
Minggu pertama PKL dilaksanakan pada
tanggal 8 Agustus 2016 diisi dengan
kegiatan
perkenalan
dengan
rekan-
rekan yang ada pada tim POS-CRM.
Setelah perkenalan penulis diajak untuk
keliling ruangan yang ada agar bisa
beradaptasi
dengan
mudah.
Lalu
dijelaskan tentang pembagian tugas dan
penulis
membuat
mendapat
modul
bagian
Sistem
untuk
Monitoring
Pengguna Aplikasi POS pada POSCRM.
Minggu kedua PKL penulis dikenalkan
3.3 Pembahasan Hasil PKL
tentang sistem yang akan dibuat. Setelah
itu penulis dijelaskan tentang bisnis
proses dari sistem tersebut. Selama
bulan September penulis memulai untuk
menganalisa
digunakan
data-data
dan
yang
mulai
akan
merancang
database dan sistem yang akan dibuat.
Setelah
itu
penulis
membuat
user
interface untuk tampilan menu utama
dan Add. Lalu memulai membuat coding
untuk
tampilan
itu.
Bulan Oktober penulis melanjutkan untuk
membuat user interface tampilan menu
Account Detail sesuai yang diinginkan.
Setelah itu penulis melanjutkan untuk
Sebelumnya pada bagian POS-CRM
untuk mengetahui penggunaan aplikasi
Point of Sales dilakukan secara manual
karena masih versi aplikasi desktop yang
di install pada perangkat komputer
berbasis Windows, untuk versi 2 aplikasi
POS tersebut diubah menjadi aplikasi
yang berbasis web. Pada sebelumnya
tim
POS-CRM
merancang
database untuk system point of sales
tersebut
namun
belum
Dengan
adanya
Sistem
terintegrasi.
Monitoring
Pengguna Aplikasi POS dibuat untuk
menjadi database pengguna untuk di
analisa
pembuatan sistem.
sudah
menjadi
sebuah
strategi
penjualan aplikasi yang terintegerasi.
Bulan November penulis menyelesaikan
Selain itu juga mempermudah bagian
grafik
POS-CRM
Accounts
detail
pembuatan
sistem
ditemukan
kendala.
karena
tersebut
saat
dalam
melihat
informasi
banyak
pengguna aplikasi dalam bentuk grafik
menu
tentang penggunaan aplikasi tersebut.
Accounts detail sudah sesuai penulis
Dalam sub-bab pembahasan hasil PKL
melanjutkan membuat user interface
ini
untuk Accounts Monitoring Dashboard.
Sistem Monitoring Pengguna Aplikasi
Setelah itu penulis melanjutkan untuk
POS.
Setelah
pembuatan sistem tersebut. Saat sedang
melakukan
testing
mendapatkan kendala.
penulis
membahas
terkait
perancangan
3.3.1 Physical Data Model
juga
Adapun Physical Data Model yang
dirancang dapat dilihat pada gambar 3.2.
lokasi aplikasi. Berikut ini penjelasan dari
tabeltabel tersebut.
3.3.2.1
User
Primary key : id
Fungsi
: sebagai
tempat penyimpanan data pengguna
sistem monitoring
N
Nama
o
Field
1
2
Type
id
fullnam
e
Constr
ain
int
Primary
(11)
Key
Auto
Increm
*
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
(125)
varch
3
email
ar
(125)
4
5
Gambar 3. 2 Physical Data Model
Sistem Monitoring Pengguna POS
6
database dengan nama pospro_db dan
ar
me
(125)
passwo
rd
varch
ar
(150)
user_ro
int
le
(11)
3.3.2 Kamus Data
Dalam sistem ini, penulis menggunakan
varch
userna
gan
ent
varch
ar
Keteran
User Id
Full
Name
Email
User
Usernam
e
Passwor
d
User
Role
Tabel 3. 1 Tabel User
3.3.2.2
Accounts
Primary key
: accounts_id
untuk penyimpanan data pengguna,
Foreign Key
: users_id, city,
table accounts untuk penyimpanan data
store_category
pengguna aplikasi POS, table category
Fungsi
untuk menyimpan data kategori took dan
penyimpanan data pengguna aplikasi
table kabupaten sebagai table master
Point of Sales
terdiri dari lima tabel, yaitu tabel user
: sebagai tempat
N
Nama
o
Field
1
2
3
Type
int
Primar
d
(11)
y Key
e
private_we
b
-
-
-
(50)
varch
4
fullname
ar
-
-
ar
-
-
ar
-
-
(150)
varch
7
city
ar
(25)
Nama
Fungsi
: penyimpanan data
Toko
jenis kategori toko
Sub
Domain
N
Nama
Typ
o
Field
e
Auto
Constrain
Lengka
1
id
Keterang
Increme
an
nt
int
Primary
(11)
Key
*
Id Kategori
User
Email
2
har
nama
(15
-
Nama
-
Kategori
0)
varch
password
: id
varc
(150)
6
Primary Key
p
varch
email
Account
Nama
(150)
5
Category
s
varch
-
3.3.2.3
Id
*
(150)
ar
ngan
ment
varch
ar
Tabel 3. 2 Tabel Accounts
Ketera
Incre
rain
accounts_i
store_nam
Auto
Const
Passwo
Tabel 3. 3 Tabel Category
rd
3.3.2.4
Foreig
n Key
-
Kabupaten
Id Kota
Primary Key
: id
Fungsi
: penyimpanan data
varch
8
phone
ar
-
-
No Telp
(15)
kota atau kabupaten
varch
9
currency
ar
-
-
(25)
1
store_categ
int
Foreig
0
ory
(11)
n Key
1
1
account_re
gistered
Mata
Id
-
-
-
2
d
1
account_pl
enum
3
an
()
date
-
-
Berakhi
r
Jenis
-
account_st
enum
-
Penggu
4
atus
()
Status
-
Fiel
-
Type
Constra
in
Auto
Increme
id
2
nam
a
int
Primary
(11)
Key
Id
*
Kategori
varch
ar
-
an
nt
d
1
Keterang
Nama
-
Kota
(150)
Tabel 3. 4 Tabel Kabupaten
3.3.2.5
Promocode
Paket
na
1
o
Terdaft
Tanggal
account_en
a
i
ar
1
N
Kategor
Tanggal
date
Nam
Uang
Penggu
na
Primary Key
: id
Foreign Key
: create_by
Fungsi
:
Penyimpanan data untuk kode promo
aplikasi
N
Nama
o
Field
1
2
id
kode_pr
omo
Type
Constr
ain
int
Primary
(11)
Key
Auto
Increm
gan
ent
*
varch
ar
Keteran
-
-
(15)
3
deskripsi
text
-
-
4
start
date
-
-
5
end
date
-
-
Id
Kategori
Kode
Promo
Deskripsi
Tanggal
Mulai
Tanggal
Akhir
Tabel 3. 5 Tabel Promocode
3.3.3 Use Case Diagram
Use case merupakan suatu aktivitas
yang dilakukan oleh sistem, biasanya
merupakan
sebuah
permintaan
dari
respon
pengguna
untuk
sistem.
Berikut ini adalah use case diagram yang
Gambar 3. 3 Use Case Diagram Sistem
Monitoring Pengguna POS
3.3.4 Activity Diagram
akan digunakan pada sistem monitoring
pengguna aplikasi POS.
Activity diagram merupakan sebuah tipe
dari
diagram
workflow
yang
menggambarkan tentang aktivitas dari
pengguna.
3.3.4.1
Activity Diagram Login
Activity diagram login hanya dapat
dilakukan oleh admin dan manager dari
departemen
POS-CRM
yang
dilihat pada gambar di bawah ini
dapat
3.3.4.2
Activity
Diagram
Add
Account
Gambar 3. 4 Activity Diagram Login
Gambar di atas merupakan alur aktivitas
dari
proses
melakukan
login.
login
Admin
dapat
dengan
cara
memasukkan username dan password
yang sesuai.
Gambar 3. 5 Activity Diagram Add
Accounts
Gambar diatas merupakan alur aktifitas
dari proses menambahkan pengguna
aplikasi point of sales baru. Setelah
admin mengisi data pada formulir, sistem
3.3.4.4
Activity
Diagram
Detail
Accounts Panel
akan membuat database sesuai nama
account yang di daftarkan jika validasi
bernilai benar.
3.3.4.3
Activity Diagram Account
List Panel
Gambar 3. 7Activity Diagram Detail
Accounts Panel
Gambar diatas merupakan alur aktifitas
dari proses melihat detail pengguna
aplikasi point of sales, seperti melihat
Gambar 3. 6 Activity Diagram Account
List Panel
Gambar diatas merupakan alur aktifitas
dari proses melihat list pengguna aplikasi
point of sales.
detail
aktifitas,
karyawan
atau
pendapatan
dan
account
yang
menggunakan aplikasi tersebut.
3.3.4.5
Activity
Diagram
List
Promocode
3.3.4.6
Activity Diagram Account
Detail Panel
Gambar 3. 8 Activity Diagram List
Promocode
dari proses melihat list kode promo
Gambar 3 8 Activity Diagram Account
Details
aplikasi point of sales, yang akan di
Gambar diatas merupakan alur aktifitas
gunakan untuk pemberian diskon atau
dari proses melihat detail pengguna
promo pada pembelian aplikasi point of
aplikasi point of sales, yang akan di
sales.
gunakan
Gambar diatas merupakan alur aktifitas
untuk
menganalisa
penggunaan aplikasi point of sales pada
setiap pengguna.
3.3.4.7
Activity
Diagram
Add
Promo Code
3.3.5 Class Diagram
Class diagram adalah sebuah spesifikasi
objek
yang
memiliki
atribut
dan
menggambarkan struktur serta deskripsi
kelas.
Gambar 3. 9 Activity Diagram Add
Promocode
Gambar diatas merupakan diagram alur
aktifitas dari menambahkan kode promo
pada menu add promocode.
Gambar 3. 10 Class Diagram Sistem
Monitoring Pengguna POS
3.3.6.2 Sequence
3.3.6 Sequence Diagram
Diagram
Manager
Login
3.3.6.1 Sequence Diagram Login
Gambar 3. 11 Sequence Diagram admin
Login
Gambar 3 12 Sequence Diagram
Manager Login
Gambar di atas menunjukkan sequence
Gambar di atas menunjukkan sequence
diagram dari login. Diagram diatas
diagram dari login. Diagram diatas
menjelaskan
menjelaskan
proses
melakukan login.
admin
yang
proses
melakukan login.
manager
yang
3.3.6.3 Sequence Diagram Add Accounts
3.3.6.4 Sequence
Diagram
Accounts
Detail Panel
Gambar 3. 13 Sequence Diagram Add
Acoounts
Gambar 3 14 Sequence Diagram
Account Detail Panel
Gambar di atas menunjukkan sequence
Gambar di atas menunjukkan sequence
diagram dari detail accounts panel.
Merupakan panel untuk melihat detail
dari pengguna aplikasi.
diagram dari add accounts. Diagram
diatas menjelaskan proses admin yang
memasukkan data accunts dan data
tersebut
masuk
kedalam
database.
Setelah itu langsung menuju ke menu
Accounts List Panel.
3.3.6.5 Sequence Diagram List Account
Panel
3.3.6.6 Sequence
Diagram
Add
Promocode
Gambar 3 15 Sequence Diagram List
Account Panel
Gambar 3. 16 Sequence Diagram Add
Promocode
Gambar di atas menunjukkan sequence
Gambar di atas menunjukkan sequence
diagram
panel.
diagram dari add promocode. Diagram
Diagram diatas menjelaskan proses
diatas menjelaskan proses admin yang
manager yang melihat data accunts dari
memasukkan kode promo dan data
database. Setelah itu langsung menuju
tersebut
ke menu Accounts List Panel.
Setelah itu langsung menuju ke menu
dari
list
accounts
masuk
kedalam
database.
Promocode List Panel.
3.3.7 Design Layout Aplikasi
Design layout aplikasi digunakan untuk
memberikan
kemudahan
dalam
penggambaran tampilan program yang
diusulkan oleh penulis.
3.3.7.1
Design Layout Login
3.3.7.2
Design Layout Dashboard
Design layout menu login yang akan
digunakan
adalah
seperti
gambar
berikut.
2
1
1
4
2
3
Gambar 3. 12 Rancangan tampilan login
Keterangan Gambar Rancangan
Gambar
Halaman Login:
a. Kolom 1 untuk mengisi nilai
b. Kolom 2 untuk mengisi nilai
password.
Halaman
Dashboard Monitoring Pengguna
Halaman Dashboard:
a. Kolom 1 menunjukan data total
c. Button 3 untuk mensubmit data
kedalam sistem.
keseluruhan jumlah pengguga
b. Kolom 2 menunjukan data jumlah
Halaman login terletak pada tengah
dengan
Rancangan
Keterangan Gambar Rancangan
username.
halaman
Gambar 3. 13 Rancangan Tampilan
Dashboard
memperhatikan
pengguna yang teregister saja
c. Kolom
3
menunjukan
kemudahan juga estetika penampilan
pengguna
error report untuk pesan kesalahan
menggunakan aplikasi Point of
username atau password
Sales
d. Kolom
4
yang
telah
jumlah
menunjukan
aktif
grafik
pengguna berdasarkan kota dan
kategori pengguna
Halaman
dashboard
ditengah
sistem
halaman
memperhatikan
dibuat
d. Kolom
termasuk
juga
pembelian
sesuai dengan tanggal yang diisi.
pajak.
Design Layout Accounts
grafik
penjualan
estetika penampilan grafik/data kosong
3.3.7.3
menunjukan
penggunaan aktifitas pengguna
dengan
kemudahan
4
serta
dan
pemantauan
3.3.8 Algoritma Pemrograman
Detail
Pembuatan
dan
algoritma
pengembangan
pemrograman
dapat
menggunakan dua cara yaitu dengan
menggunakan flowchart dan pseude
code.
2
1
3
Pada
laporan
menggunakan
PKL
pseude
penulis
code
dalam
pembuatan algoritma pemrograman.
4
3.3.8.1
Pseudo Code Modul Login
Input: [username, password]
Proses: [Jika berhasil = Password dan
username benar masuk ke dalam
Gambar
Rancangan
Halaman
sistem]
[Jika gagal = Password dan username
Dashboard Detail Pengguna
salah gagal masuk ke sistem]
Keterangan Gambar Rancangan
Output: [masuk ke dalam halaman
Halaman Dashboard:
utama sistem]
a. Kolom 1 menunjukan data total
keseluruhan produk yang diisi
b. Kolom 2 menunjukan data jumlah
3
menunjukan
jumlah
pengguna atau karyawan aplikasi
Point of Sales
Var
Username, Password: varchar;
transaksi penjualan
c. Kolom
Algoritma Name: login_sistem;
Begin
Read [Input];
Case aksi of
berhasil = masuk
Read [Input] ;
ke dalam sistem;
Case aksi of
gagal = kembali ke
halaman login;
berhasil = Data
tersimpan pada database;
End Case
Write [Output];
gagal = Data tidak
tersimpan ke dalam database;
End
End Case
3.3.8.2
Write [Output] ;
Pseudo Code Modul Add
Accounts
End.
Input: [ id, store_name, private_web,
fullname, email, city,
account_registered]
3.3.9 Tampilan Sistem
Proses: [ Jika berhasil = accounts
sesuai data tersimpan pada database
3.3.9.1
Menu Login
dan membuat database baru
berdasarkan private_web]
[ Jika gagal = accounts tidak sesuai
tidak tersimpan pada database]
Output: [ masuk ke dalam halaman
menu list accounts]
Algoritma Name:
Input_data_account;
Var
Gambar 3. 14 Tampilan Halaman Login
id: int;
store_name,
private_web, fullname, email, city:
varchar;
Begin
menu login IT POS-CRM, pada menu
login users atau pengguna aplikasi
monitoring
account_registered:
date;
Gambar di atas merupakan tampilan
ini
akan
memasukan
username dan password untuk dapat
mengakses menu utama pada sistem
monitoring pengguna aplikasi point of
3.3.9.3
Menu User Management
sales.
3.3.9.2
Menu Dashboard Analysis
Gambar 3. 16 Tampilan Halaman User
Management
Gambar di atas merupakan gambar
menu user management yang berisi list
pengguna aplikasi monitoring, dapat
mengubah dan menghapus user pada
menu ini. Dan mencari user berdasarkan
Gambar 3. 15 Tampilan Halaman
Dashboard
Gambar di atas merupakan dashboard
email, username dan nama lengkap
3.3.9.4
Accounts List Panel
awal setelah login sebagai admin IT
POS-CRM
Terdapat beberapa menu, yaitu:
a. Dashboard:
Menu
dashboard
akan muncul tampilan dashboard
keseluruhan data pengguna.
b. User Management: Menu user
management adalah menu untuk
memunculkan
data
pengguna
aplikasi monitoring.
c. Accounts: Menu accounts berisi
beberapa menu untuk mengelola
Accounts atau pengguna aplikasi
POS dan detail pengguna
Gambar 3. 17 Tampilan Halaman
Account List Panel
Gambar diatas merupakan tampilan dari
menu accounts list, yang berguna untuk
melihat data keseluruhan pengguna
penjualan serta grafik pendapatam dan
yang mendaftar, pada menu ini admin
pajak.
dapat
melihat
detail
pengguna,
3.3.10 Pengujian Sistem
mengubah dan menghapus pengguna
serta
dapat
berdasarkan
mencari
nama
pengguna
toko,
nama
pengguna dan kota pengguna daftar.
3.3.9.5
Accounts Details
Pada saat sebuah sistem informasi
berhasil diimplentasikan menjadi sebuah
perangkat
lunak
(software/aplikasi)
maupun terintegrasi ke dalam perangkat
keras
(hardware),
maka
dilakukan
langkah selanjutnya berupa pengujian.
Melalui
tahap
pengujian
ini
dapat
diketahui sejauh mana sistem informasi
yang telah diimplementasikan tersebut
memiliki nilai (manfaat) bagi pengguna di
dalam menyelesaikan masalah yang ada
serta bagaimana penelitian pengguna
terhadap layanan yang diberikan.
Gambar 3. 18 Tampilan Halaman
Accounts Details
Gambar diatas merupakan gambar detail
dari sebuah accounts atau pengguna
aplikasi, menu
accounts details ini
menapilkan kegiatan yang di lakukan
oleh pengguna aplikasi point of sales
yang telah terdaftar pada sistem, pada
menu ini menampilkan informasi berapa
jumlah produk yang diisi, berapa item
produk yang di jual, jumlah transaksi
No Test Case
Hasil yang
Hasil yang
diharapkan
Diperoleh
Variable
Keterangan
Admin dapat
Admin akan
masuk ke
dalam sistem
masuk
ke dalam
sistem
informasi
1
Login
menggunakan
username dan
menggunakan
username dan
-Username
Sukses
-Password
password yang
telah
didaftarkan
password yang
telah
didaftarkan.
Setelah admin
masuk
menggunakan
login maka
akan muncul
2.
Dashboard
data dalam
Admin dapat
bentuk grafik
melihat data
yang
dalam bentuk
menentukan
grafik
penggunaan
-Accounts_id
Sukses
-User_id
-City
berdasarkan
-Category
wilauyah dan
berdasarkan
kategori toko.
Setelah admin
memilih menu
3.
Account
List
list account
Admin dapat
maka admin
melihat seluruh
akan melihat
account
tabel list yang
dengan status
berisikan data
aktif, , register,
account yang
suspend dan
memperlihatkan deleted.
status dari akun
-Account_id
Sukses
Tabel 3. 6 Hasil Pengujian Modul
pembimbing industri terkait user
requirement
dan
juga
berkonsultasi dengan tim POSCRM.
3.4 Identifikasi Kendala yang Dihadapi
b. Memastikan
kebutuhan
Selama melaksanakan Praktik Kerja
permintaan fitur tidak melewati
Lapangan di PT Nusantara Cosplay
lingkup kerja sistem.
Lestari, banyak hal dan pengalaman
yang
penulis
dapatkan.
mendapatkan
ilmu
pemrograman
Penulis
mengenai
yang
menggunakan
codeigniter, mengetahui bagaimana alur
proses
pembuatan
sistem
tersebut.
Selain itu penulis dapat menerapkan
pengetahuan yang telah didapat saat
kegiatan
perkulihan
tempat
Praktik
berlangsung.
di
Kerja
Kendala
Tugas
Selama
Kerja
Lapangan,
mengalami
perusahaan
Lapangan
Pelaksanaan
menjalankan
tentunya
beberapa
Praktik
penulis
kendala,
diantaranya:
a. Adanya permintaan user yang
terkadang
berubah
setelah
diadakan review beberapa kali.
b. Adanya perbedaan pendapat dari
beberapa
pengguna
terhadap
permintaan fitur dalam aplikasi.
3.4.1 Cara Mengatasi Kendala
a. Berkonsultasi
dengan
4. PENUTUP
4.1 Simpulan
terlihat pada gambar 3.16.
4.2 Saran
Dari hasil Praktik Kerja Lapangan yang
sudah dilakukan, maka penulis dapat
menarik simpulan sebagai berikut:
Adapun
saran
berikan
terkait
yang
dapat
Sistem
penulis
Monitoring
Pengguna Aplikasi Point of Sales ini
a. Sistem
Monitoring
Pengguna
adalah dengan mengintegrasikan sistem
Aplikasi POS ini berhasil dibuat
pendaftaran
dapat
penggunaan
otomatis dengan sistem monitoring agar
aplikasi serta menjadi penanda
mempermudah admin dalam pengisian
bahwa penggunaan aplikasi yang
data pengguna dan keakuratan data
sudah
waktu
yang diisi seperti biodata pengguna yang
seperti yang terlihat pada Gambar
dapat diisi sendiri oleh pengguna pada
3.18 yang menampilkan data dari
saat melakukan pendaftaran.
memonitor
melebihi
batas
penggunaan aplikasi
Point of
Sales berupa jumlah pemakaian
produk,
jumlah
transaksi
penjualan serta jumlah karyawan
dalam bentuk grafik agar mudah
dianalisa dan dibaca yang di buat
menggunakan
bahasa
pemrograman PHP, framework
codeigniter serta MYSQL sebagai
database.
b. Dengan
adanya
Monitoring
POS,
Sistem
Pengguna
Aplikasi
mempermudah
bagian
POS-CRM dalam melihat grafik
pengguna aplikasi, data jumlah
pengguna, kategori dan wilayah
pengguna terbanyak seperti yang
pada
website
secara
5. Referensi
Hanif Al Fatta. 2007. Analisis dan
Perancangan Sistem Informasi.
Andi. Yogyakarta.
Mustakini, Jogiyanto Hartono. Sistem
Informasi Teknologi, Yogyakarta:
Andi Offset.2009.
Aloysius Sigit W. 2011. Pemrograman
Web Aplikatif dengan Java. PT. Elex
Media Komputindo. Jakarta.
Moekijat. Prasojo. Pengantar Sistem
Informasi Manajemen, Bandung: CV.
Remadja Karya. 2011.
Budiharto, W. and Rahardi, S.
2011.Aplikasi Database SQL Server
dengan PHP Codeigniter. Jakarta:
PT Elex Media Komputindo.
Daqiqil, Ibnu Id, M.Ti. 2011. Framework
Codeigniter: sebuah panduan dan
best practice. Pekanbaru
Eka Choliviana, Ramadian Agus Triyono,
dan Sukadi. 2012. Pembuatan
Sistem Informasi Pendaftaran Siswa
Baru Pada Madrasah Ibtidaiyah
Muhammadiyah Wonoanti III. FTI
UNSA.
A. S, Rosa, dan M. Shalahuddin. 2014.
Rekayasa
Perangkat
Lunak
Terstruktur dan Berorientasi Objek.
Bandung: Informatika.
Tim EMS. 2014. Teori dan Praktik Phpmysql untuk Pemula. Jakarta: PT
Elex Media Komputindo.
Priyadi, Yudi. 2014. Kolaborasi SQL dan
ERD dalam Implementasi Database.
Yogyakarta: Andi.
Eka, I Putu Agus Pratama. 2015. Sistem
Informasi dan Implementasinya.
Bandung. Informatika Bandung.
Sidik, Betha. 2014. Pemrograman Web
dengan PHP. Bandung. Informatika
Bandung
Fauziah.
2014.
Konsep
Dasar
Perancangan Web. Jakarta: Mitra
Wacana Media.
Karmilasari. Teknik Pengujian Perangkat
Lunak, (diunduh pada, 03 Desember
2016,15:55),
http://karmila.staff.gunadarma.ac.id/
Downloads/files/313
19/TEKNIK+PENGUJIAN+PERANG
KAT+LUNAK.pdf
Download