Disain dan Uji Teknis Pagar Listrik untuk Ternak Sapi

advertisement
111.
A.
DISAIN PAGAR LISTRIK
TAHAP PENDEKATAN
1.
Identifikasi Masalah
Masalah yang ada di lapangan adalah masalah
teknis dan masalah sosial ekonomis.
Masalah teknis
dengan pengembalaan tradisionil adalah produktifitas
rendah dan jumlah ternak yang bisa digembalakan
oleh peternak juga rendah.
Cara modern memerlukan
ketrampilan dan pengetahuan peternak untuk dapat
menggunakan alat- alat modern menurut semestinya.
Masalah sosial ekonomis dengan cara tradisionil pekerjaan melelahkan dan keuntungan per hari rendah.
Cara modern membutuhkan investasi yang cukup besar
dan belun banyak dikenal.
2.
Pemecahan Masalah
nerdasarkan hasil identifikasi masalah dalam
pengembalaan ternak maka dibutuhkan pagar yang dapat
untuk mengontrol ternak yang kapasitasnya besar, dikelola tanpa membutuhkan banyak tenaga sehingga
dapat dikembangkan di daerah peternakan.
Disamping
itu untuk memecahkan masalah sosial ekonomis pagar
tersebut perlu dirancang dengan pengoperaeian sederhana dan harganya murah.
B.
DISAIN FUNGSIONAL
Berdasarkan masalah yang ada maka perlu
--...
pagar listrik yang mempunyai kapasitas besar dan dapat
digunakan secara luas oleh peternak.
Pagar listrik dibagi atas dua komponen yaitu instrumen dan pagar.
Instrumen terdirl dari accu, 2 buah
kapasitor, rele dan transformator.
Sedangkan pagar ter-
diri dari kawat tanpa isolasi dan tonggak.
Masing-
masing komponen berfungsi sebagai berikut :
1.
Accu merupakan sumber tenaga yang dialirkan kepada
kawat tanpa isolasi.
2.
Kapasitor merupakan penyimpan tenaga, menstabilkan
arus yang mengalir dan mengatur waktu pengaliran
arus kepada kawat.
3.
Rele berfungsi untuk pemutus arus dan mengalirkan
arus dalam waktu sesaat supaya transformator dapat
beker ja.
4. Transformator berfungsi untuk menaikkan voltase ke
kawat tanpa isolasi sampai pada harga voltase yang
mengejutkan (shock) ternak yang menyinggungnya
tanpa mematikan.
5.
Kawat merupakan media mengalirnya arus listrik.
6.
Isolator berfungsi untuk menghambat arus supaya
tidak mengalir ke tanah melalui tonggak.
7. Tonggak berfungsi untuk menahan kawat dan merupakan
penghalang lansung terhadap ternak.
,.-:?-'
20
Dengan demikian secara keseluruhan dapat disajikan
diagram alir arus listrik sebagai berikut :
r
L --
-- - - - Rele
I
Trafo
I
Kawat
142
Ternak
Gambar 2 : Diagram alir arus listrik.
C.
DISAIN STRUKTURAL
Pagar listrik terdiri dari dua bagian utama, yang
pertama instrumen terdiri dari accu, 2 kapasitor, rele
dan transformator.
Yang kedua terdiri dari pagar,
tonggak dan isolator.
Komponen dari instrumen dihubungkan oleh kabel,
pada penyambungan disolder supaya aliran arus lancar.
Rele ditempatkan pada daerah yang tertutup supaya su-
21
asana pada rele tetap kering.
Instrumen ditempatkan
dalam kotak, yang bisa dibuka melalui engsel.
Eagian
bawah dari kotak diletakkan accu, dan bagian atas diletakkan komponen-komponen instrumen lainnya kemudian
ditutup dengan plastik tebal yang transparan. Kotak
ukurannya sederhana dan mudah dipindah-pindahkan. Komponen elektronika ukurannya kecil-kecil sehingga dalam
ruangan menggunakan sedikit tempat.
Tonggak dari bambu ditancapkan kedalam tanah sedalam 25 cm pada daerah yang datar.
Pada tonggak di-
pasang isolator kemudian dipasang kawat.
pada gambar 3
Dapat dilihat
.
Gambar 3 : Posisi tonggak dan kawat pagar.
D.
PERHITUNGAN PEMILIHAN KOMPONEN
Tegangan yang diinginkan/direkomendasikan adalah
628 volt dan kuat arus 0.21 mili amper.
Daya yang
sampai ke kawat adalah daya yang keluar dari kumparan
sekunder yaitu :
Daya sekunder = 0.21 x - ~ o - x~ A628 volt.
= 0,132 watt
= 132 mili watt.
22
Daya yang ada pada kumparan sekunder lebih kecil
dari daya pada kumparan primer.
Daya yang berkurang
ini dapat berubah menjadi panas asumsikan 25 %, maka
daya pada kumparan primer (D ) :
P
D = -loo Daya sekunder
75
= 0,176 watt
Kapasitor yang ada di pasaran mempunyai ukuran yang
bermacam-macam.
Untuk rangkaian ini dipilih kapasitor
yang mempunyai tegangan 25 volt sehingga :
I = 0.176 watt
P
g volt
= 0,01956 A
= 19,56 m A
Arus yang keluar dari kapasitor aican melewati rele
menyebabkan kontak tertutup dan arus mengalir ke trafo.
Hambatan yang ada pada rele disamakan dengan hambatan
yang ada pada kumparan primer trafo dan hambatan rele
yang ada di pasaran pada umurnnya 9 ohm, sehingga arus
yang mengalir pada kumparan primer sama besarnya dengan
arus yang mengalir pada rele, maka :
'kapasi tor * 2 x I P
= 39.12 m Amper.
23
Untuk menentukan kapasitas dari kapasitor, dipakai
rumus :
dimana : q = I x t
maka :
C = I x t
v
- 39.12
x 2.05 mA detik
9 volt
= 8.9 m F
Jadi kapasitor yang dipakai untuk mengalirkan arus
ke rele berkapasitas 8900 u F, 25 volt.
Untuk kapasitor
yang kedua, waktu yang diinginkan untuk mengisi kapasitor semakin besar maka kapasitas dari kapasitor harus
dibesarkan, seperti rumus :
t = RC
Perbandingan jumlah kumparan primer (N ) dengan
P
kumparan sekunder (NS) adalah :
Jadi perbandingan kumparan primer dan kumparan.s.ekwder
mendekati 1 ; 70
Download