Konsep tata kelola teknologi informasi

advertisement
Kontrak Perkuliahan
•
UAS : 30%
•
UTS : 30%
•
Tugas : 25%
•
Kuis : 15%
•
Tambahan : Keaktifan
PENGENALAN
PERENCANAAN STRATEGIS
SISTEM INFORMASI
Titien S. Sukamto
Pengantar
•
Sebagian besar organisasi yang bergerak di sektor industri, perdagangan dan
pemerintahan bergantung pada sistem informasi yang mereka miliki.
•
Industri lain dimana produk yang dihasilkan kebanyakan berwujud digital, seperti,
telekomunikasi, media, entertainment dan jasa keuangan, keberadaan organisasi
bergantung pula pada pemanfaatan TI.
•
Dalam rangka mengelola Sistem Informasi dan Teknologi Informasi secara
strategis, perlu untuk dimengerti bagaimana peran Sistem Informasi berbasiskan
TI yang berkembang dalam organisasi.
Definisi Strategi
•
Strategi merujuk pada pemikiran level global mengenai sistem informasi
organisasi dan integrasinya dengan pengelolaan perusahaan lainnya.
•
Strategi harus Jelas, Konsisten, dan Terarah.
Perencanaan Strategis
•
Perencanaan strategis lebih dari sekedar pernyataan strategi.
•
Perencanaan strategis berisi proses, proses penetapan tujuan strategi, kemudian
mengembangkan sebuah rencana untuk aktivitas mencapai sebuah perubahan.
•
Agar efektif, penerapan dari perencanaan strategis harus dapat dipastikan
berjalan meskipun terjadi perubahan pada bisnis dan teknologi.
Mengapa butuh IS Strategic Planning
•
Perusahaan meyadari bahwa mereka mengalami masalah pada penjaminan
kualitas mereka, dan mengetahui bahwa mereka tertinggal dari kompetitor lain
•
Pihak eksekutif di departemen SI ingin melakukan penilaian terhadap kondisi SI di
perusahaan mereka
•
Departemen bisnis merasa tidak puas dengan pelayanan dan tingkat respon dari
SI
•
Perusahaan membiarkan SI dalam tubuh perusahaan mereka berkembang sekian
lama tanpa ada perencanaan. Setelah beberapa tahun, perusahaan menyadari
bahwa mereka mengeluarkan dana yang terlalu besar terkait dengan SI
Manfaat IS Strategic Planning
•
Pengelolaan yang efektif terhadap aset organisasi yang berharga dan penting
•
Meningkatkan komunikasi dan hubungan antara bisnis dan sistem informasi
organisasi
•
Menyelaraskan arah dan prioritas SI terhadap arah dan prioritas bisnis
•
Mengidentifikasi kesempatan untuk menggunakan teknologi dalam mencapai
competitive advantage dan meningkatkan nilai bisnis
•
Merencanakan alur dari informasi dan proses
•
Memungkinkan alokasi sumberdaya SI secara efektif dan efisien
•
Pengurangan biaya dan usaha yang selama ini dibutuhkan untuk menunjang siklus
hidup SI
Klasifikasi IS/IT Strategic Planning
•
4 Tipe dari sistem yang strategis :
1.
Dapat membagi informasi melalui sistem berbasis teknologi dengan konsumen,
suplier, kemudian merubah kultur dari hubungan tersebut
2.
Menghasilkan integrasi yang lebih efektif dari penggunaan informasi dalam
proses penambahan nilai organisasi
3.
Memungkinkan organisasi untuk berkembang, memproduksi, memasarkan dan
mengantarkan produk/jasa baru atau upgrade berbasis informasi
4.
Menyediakan informasi kepada manajemen eksekutif untuk mendukung
pengembangan dan penerapan strategi (informasi dari internal & external
organisasi, kemudian di integrasikan melalui proses analisa)
Klasifikasi cont...
•
Sumber lain menyebutkan pengkategorian dari Strategic IS adalah,
1.
Sistem internal yang secara langsung membawa keuntungan bagi perusahaan
2.
Sistem eksternal yang membawa keuntungan bagi konsumen perusahaan
Success Factor di Strategic IS
1.
Fokus pada external. Berkiblat pada konsumen, kompetitor, suplier, industri lain
dan hubungan bisnis dengan bisnis yang hampir sama.
2.
Penambahan nilai, bukan pengurangan biaya. Lakukan dengan lebih baik,
bukan dengan lebih murah.
3.
Berbagi manfaat, baik itu dengan konsumen bahkan dengan kompetitor.
4.
Mengerti kebutuhan konsumen
5.
Business-driven innovation, bukan technology driven
6.
Pengembangan dilakukan step by step
7.
Penggunaan maksimal atas informasi yang didapatkan. Informasi yang
diperoleh dari sistem digunakan secara maksimal untuk pengambangan bisnis.
Implikasi dari Manajemen
•
Kontribusi dari SI/TI dalam dunia bisnis menjadi lebih signifikan, maka dari itu
tingkat keterlibatan manajemen perlu untuk naik hingga ke jenjang level
eksekutif.
•
Mereka kini harus memahami kemudian memutuskan apa saja yang harus dibeli
terkait dengan SI/TI.
•
SI/TI harus diperlakukan layaknya bisnis perusahaan, dimana terdapat proses
pemasaran, produksi, dan pembelian. Harus dilakukan secara efektif dan efisien
untuk kelangsungan bisnis, juga menjadi penyedia bagi organisasi untuk
meningkatkan competitive advantage-nya.
Referensi
•
Anita Cassidy. Information Systems Strategic Planning. 2006
•
John Ward & Joe Peppard. Strategic Planning for Information Systems. 2002
TERIMA KASIH
Download