aliran tak-termampatkan

advertisement
AERODINAMIKA
ASWAN TAJUDDIN, ST
HUKUM BERNOULLI
Hukum Bernoulli
Daniel Bernoulli Lahir 8 Februari 1700 Groningen, Belanda Meninggal 8 Maret 1782
(umur 82)Basel , Switzerland Tempat tinggal tidak diketahui Dikenal atas Prinsip
Bernoulli, Teori kinetika gas, Termodinamika Agama Calvinist; Hukum ini diterapkan
pada zat cair yang mengalir dengan kecepatan berbeda dalam suatu pipa.
PRINSIP BERNOULLI
Prinsip Bernoulli adalah sebuah istilah di dalam mekanika fluida yang
menyatakan bahwa pada suatu aliran fluida, peningkatan pada kecepatan
fluida akan menimbulkan penurunan tekanan pada aliran tersebut. Prinsip ini
sebenarnya merupakan penyederhanaan dari Persamaan Bernoulli yang
menyatakan bahwa Jumlah energy pada suatu titik di dalam Suatu Aliran
tertutup sama besarnya dengan jumlah energy di titik lain pada jalur aliran
yang sama.
Dalam bentuknya yang sudah disederhanakan, secara umum terdapat dua
bentuk persamaan Bernoulli; yang pertama berlaku untuk aliran taktermampatkan (incompressible flow), dan yang lain adalah untuk fluida
termampatkan (compressible flow).
ALIRAN TAK-TERMAMPATKAN
Aliran tak-termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan tidak berubahnya
besaran kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh
fluida tak-termampatkan adalah: air, berbagai jenis minyak, emulsi, dll. Bentuk
Persamaan Bernoulli untuk aliran tak-termampatkan adalah sebagaiberikut:
di mana:
• v = kecepatan fluida
• g = percepatan gravitasi bumi
• h = ketinggian relatif terhadapa suatu referensi
• p = tekanan fluida
• ρ = densitas fluida
Persamaan di atas berlaku untuk aliran tak-termampatkan dengan asumsi-asumsi
sebagai berikut:
• Aliran bersifat tunak (steady state)
• Tidak terdapat gesekan
ALIRAN TERMAMPATKAN
Aliran termampatkan adalah aliran fluida yang dicirikan dengan berubahnya besaran
kerapatan massa (densitas) dari fluida di sepanjang aliran tersebut. Contoh fluida
termampatkan adalah: udara, gas alam, dll. Persamaan Bernoulli untuk aliran
termampatkan adalah sebagai berikut:
Hukum Bernoulli menyatakan bahwa jumlah dari tekanan ( p ), energi kinetik per
satuan volum (1/2 PV^2 ), dan energi potensial per satuan volume (ρgh) memiliki nilai
yang sama pada setiap titik sepanjang suatu garis arus. Dalam bagian ini kita hanya
akan mendiskusikan bagaimana cara berfikir Bernoulli sampai menemukan
persamaannya, kemudian menuliskan persamaan ini. Akan tetapi kita tidak akan
menurunkan persamaan Bernoulli secara matematis.
Kita disini dapat melihat sebuah pipa yang pada kedua ujungnya berbeda dimanaujung
pipa 1 lebih besar dari pada ujung pipa 2.
ALIRAN LAMINER
aliran laminer adalah aliran fluida yang bergerak dengan kondisi lapisan-lapisan yang
membentuk garis-garis alir dan tidak berpotongan satu sama lain. Alirannya relatief
mempunyai kecepatan rendah dan fluidanya bergerak sejajar (laminae) & mempunyai
batasan-batasan yang berisi aliran fluida. Aliran laminar adalah aliran fluida tanpa arus
turbulent ( pusaran air ). Partikel fluida mengalir atau bergerak dengan bentuk garis
lurus dan sejajar. Laminar adalah ciri dari arus yang berkecepatan rendah, dan partikel
sedimen dalam zona aliran berpindah dengan menggelinding (rolling) ataupun
terangkat (saltation). Pada laju aliran rendah, aliran laminer tergambar sebagai filamen
panjang yang mengalir sepanjang aliran. Aliran laminer mempunyai Bilangan Reynold
lebih kecil dari 2300.
ALIRAN TURBULEN
Aliran turbulen adalah aliran fluida yang partikel-partikelnya bergerak secara acak dan
tidak stabil dengan kecepatan berfluktuasi yang saling interaksi. Akibat dari hal
tersebut garis alir antar partikel fluidanya saling berpotongan. Turbulen mentransport
partikel-partikel dengan dua cara; dengan penambahan gaya fluida dan penurunuan
tekanan lokal ketika pusaran turbulen bekerja padanya. Keduanya adalah penyebab
terjadinya transportasi pasir sepanjang bawah permukaan. Di alam hampir semua
mekanisme transport pasir terjadi secara turbulen. Turbulen terutama terjadi di sungai
akibat penggerusan sepanjang batas arus air, dan meningkat akibat kekasaran bawah
permukaan; sepanjang garis pantai dan laut penyebabnya adalah ombak, tekanan
angin permukaan, dan penggerusan arus. Di udara turbulen yang membawa bekas
ledakan volkanis ditransport angin. Besarnya gerakan turbulen bervariasi dari mikro
hingga makro, yang terakhir tadi sangat mudah dilihat di sungai dengan penampakkan
pusaran yang kompleks atau dengan boil yang berbenturan dengan permukaan sungai,
secara terus menerus. Aliran turbulen mempunyai bilangan reynold yang lebih besar
dari 4000.
Download