Tulang.pps

advertisement
 TULANG = JARINGAN DALAM TUBUH YANG PALING
KERAS
 TULANG MEMILIKI PEMBULUH DARAH DAN SARAF
 JARINGAN TULANG : SEL TULANG, MATRIKS
TULANG DAN JARINGAN PENGIKAT YANG
MELAPISIS TULANG (LUAR = ‘PERIOSTEUM’ DAN
DALAM = ‘ENDOSTEUM’)
 SEL-SEL TULANG : OSTEOBLAS (SEL INDUK
TULANG), OSTEOSIT (SEL TULANG DEWASA) DAN
OSTEOKLAS
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
1
OSTEOBLAST (OSTEOBLAS) = SEL INDUK TULANG
 MEMILIKI SULURAN SITOPLASMA YANG PENDEK
 TERSUSUN BERJAJAR SEPERTI EPITEL = EPITELOID
 OSTEOBLAST YANG TERKURUNG DALAM MATRIKS =
OSTEOSIT
OSTEOCYTE (OSTEOSIT) = SEL TULANG DEWASA
 BADAN SEL TERDAPAT PADA LAKUNA
 TERDAPAT SULURAN2 SITOPLASMA YANG TERDAPAT PADA
KANALIKULI
OSTEOCLAST (OSTEOKLAS)
 SEL BERUKURAN BESAR, INTI BANYAK (6-50), MEMILIKI
BANYAK SULURAN SITOPLASMA DAN MENGANDUNG
BANYAK LISOSOM
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
2
BERDASARKAN ADA/TIDAKNYA RONGGA : TULANG
KOMPAK (TULANG PADAT) DAN TULANG BUNGA
KARANG (TULANG SPONSA)
TULANG KOMPAK
CIRI KHAS: TERSUSUN ATAS SISTEM-2 HAVERS
(OSTEON) YANG MASING-2 TERDIRI 4-20 LAMELA
HAVERS, YANG TERSUSUN SECARA KONSENTRIS
MENGELILINGI SALURAN HAVERS.
SALURAN HAVERS MENGANDUNG PEMBULUH
DARAH DAN SARAF
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
3
 SALURAN HAVERS BERHUBUNGAN DENGAN
SALURAN HAVERS YANG LAIN MELALUI SALURAN
MELINTANG = SALURAN VOLKMANN
 DIANTARA LAMELA-LAMELA TERDAPAT LAKUNA
YANG BERISI OSTEOSIT
 OSTEOSIT DARI LAMELA YANG SATU
BERHUBUNGAN DENGAN OSTEOSIT DARI LAMELA
YANG LAIN MELALUI SALURAN-2 HALUS =
KANALIKULI
 DIANTARA SISTEM-2 HAVERS TERDAPAT LAMELA-2
INTERTISIAL YANG JUGA MENGANDUNG LAKUNA
BERISI OSTEOSIT
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
4
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
5
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
6
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
7
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
8
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
9
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
10
 TULANG BUNGA KARANG
CIRI KHAS: MEMILIKI BANYAK RONGGA YANG
SALING BERHUBUNGAN DAN TIDAK MEMILIKI
SISTEM HAVERS
TERDIRI DARI TRABEKULA-2 TULANG YANG
BERCABANG-2 DAN BERANASTOMOSIS
DALAM TRABEKULA TERDAPAT OSTEOSIT YANG
TERLETAK DI DALAM LAKUNA
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
11
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
12
OSIFIKASI (PENULANGAN)
1. OSIFIKASI INTRA MEMBRAN
PENULANGAN TERJADI DALAM MEMBRAN
JARINGAN PENGIKAT, YAITU DALAM
PEMBENTUKAN TULANG PIPIH, JUGA MEMBANTU
DALAM PERTUMBUHAN TULANG PENDEK DAN
PENEBALAN TULANG PANJANG
MATRIKS
TULANG
SEL MESENKIM
26 Maret 2010
OSTEOBLAS
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
OSTEOSIT
13
2. OSIFIKASI ENDOKONDRAL
PENULANGAN TERJADI DALAM TULANG RAWAN
HIALIN, YAITU DALAM PEMBENTUKAN TULANG
PENDEK DAN TULANG PANJANG
TERDIRI ATAS 2 PROSES UTAMA:
• HIPERTROFI KONDROSIT DAN DESTRUKSI
JARINGAN TULANG RAWAN
• PEREMBESAN BAHAN TULANG KE DAERAH
TULANG RAWAN YANG TELAH MENGALAMI
DESTRUKSI DAN PEMBENTUKAN OSTEOBLAS
YANG SELANJUTNYA AKAN MENJADI OSTEOSIT
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
14
PADA OSIFIKASI ENDOKONDRAL TERLIHAT
ZONA-ZONA DARI EPIFISIS KE DIAFISIS:
 ZONA ISTIRAHAT (ZONA KARTILAGO)
 ZONA PROLIFERASI
 ZONA HIPERTROFI (MATURASI)
 ZONA KALSIFIKASI
 ZONA ATROFI
 ZONA OSIFIKASI
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
15
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
16
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
17
26 Maret 2010
Struktur Hewan/Any Aryani/Bio
18
Download