hasil laporan analisa sidik jari

advertisement
Education Training & Consulting
Gedung Faria Graha Lt.3 – Jln Dr. Makaliwe Raya, 21 – Jakarta Barat 11450
Telp. 021-6899 1964 – Fax 021-560 3365
Tgl Test : 15 Agustus 2012
HASIL LAPORAN ANALISA SIDIK JARI
Berdasarkan hasil scan kesepuluh jari tangan kanan dan jari tangan kiri
Hendrickdidapatkan data-data sidik jari sebagai berikut:
J. Jempol
J. Telunjuk
J. Tengah
J. Manis
J. Kelingking
Tangan
Kanan
W 12
J. Jempol
W 2
L 5
J. Telunjuk
W 10
J. Tengah
L 9
J. Manis
J. Kelingking
Tangan
Kiri
DL 11
L
2
L
3
W 12
W 7
HENDRICK WARMAN
(6 tahun)
Education Training & Consulting
KEBUTUHAN DASAR (BASIC NEEDS)
Berdasarkan Analisa Sidik Jari (ASJ), Hendrickmemiliki kecenderungan
dominasi otak sebagai berikut:
Dari Analisa Sidik Jari, kita
dapat memperoleh informasi
tentang:
Cara kerja sistem saraf
(neuron) pada otak
Mana fungsi-fungsi bagian
otak yang dominan
Dominasi fungsi otak itu,
dapat menggambarkan:
• Motivasi seseorang dalam
bertindak
• Kepribadian seseroang
• Bakat yang bersifat genetik
ybs.
Grafik 1: Triune Brain Hendrickmenurut Analisa Sidik Jari
Berdasarkan pada teori Triune Brain seperti dikemukakan oleh Paul D. Mc. Lean
(1913 – 2007), seorang physician & neuroscientist Amerika, struktur otak manusia,
sesuai dengan tahapan evolusi dibagi atas tiga sistem:
HUMAN BRAIN, Neo Cortex,
Higher order thinking
Bila bagian otak neocortex ini dominan, maka
motivasi pribadi yang
bersangkutan didasarkan
pada pikiran rasional,
eksistensi diri. Landasan
motivasi didasarkan pada
pencapaian tujuan
(goals oriented) dan
penghargaan
LIMBIC BRAIN,
Mammal brain, Emotion
Bila bagian otak tengah
(sistem limbik) ini dominan,
maka motivasi pribadi yang
bersangkutan didasarkan
pada hubungan-hubungan
pribadi, perasaan, suasana
hati (mood)-nya.
BATANG OTAK, Reptile Brain
Berkembang paling awal pada struktur otak manusia (otak primitif).
Brain Stem yang fungsinya mengatur segala gerakan refleks, spontan, dan
mengatur kerangka berfikir sederhana. Bila bagian otak ini dominan, maka
seseorang memiliki kepekaan naluriah yang tinggi dan motivasinya
didasarkan pada sistem keyakinan, aturan, nilai-nilai yang telah dipelajari
sebelumnya.
2
Education Training & Consulting
KEAKTIFAN OTAK KIRI - KANAN
Berdasarkan Analisa Sidik Jari (ASJ), Hendrick memiliki keaktivan otak kiri
dan otak kanannya dengan komposisi sebagai berikut:
Grafik 2: Brain Hemisphere Hendrickmenurut Analisa Sidik Jari
Kinerja otak kiri dan otak kanan ini bekerja secara simultan dan saling
melengkapi satu sama lain. Otak yang lebih dominan cenderung lebih
bereaksi cepat ketika
Teori Brain Hemisphere ini dikemukakan oleh Roger W. Sperry (1913-1994)
seorang neuropsychologist. Otak dapat dibagi atas dua belahan, yakni otak kiri dan
otak kanan dengan fungsi yang berbeda-beda:
OTAK KIRI
Logika
Matematika
Berbicara
Membaca
Menulis
Analisis
Catatan: Otak Kiri memiliki
pola kerja yang obyektif,
faktual, logis, rasional,
struktural dan terencana. Otak
kiri berhubungan dengan
aktivitas: bahasa, menulis,
matematika, dan sains.
OTAK KANAN
Kepribadian
Kreativitas
Intuisi
Implementasi
Kinerja
Seni
Catatan: Otak Kanan memiliki
pola kerja yang subyektif, holistik,
imajinatif, kreatif, fleksibel, atau
non struktural. Otak kanan
berhubungan dengan aktivitas:
seni, musik, melukis, menari, dan
olah rasa.
3
Education Training & Consulting
GAYA BELAJAR (LEARNING STYLE)
Berdasarkan Analisa Sidik Jari (ASJ), Hendrickmemiliki Gaya Belajar
(Learning Style) sebagai berikut:
Grafik 3: Gaya Belajar (Learning Style) Hendrick
menurut Hasil Analisa Sidik Jarinya.
VISUAL: Lebih menyukai pembelajaran dan penyampaian informasi dalam
bentuk gambar, diagram, grafik, foto, video, dan tampilan-tampilan warnawarni yang menarik. Bila Gaya Visual dominan, maka yang bersangkutan
akan cepat belajar ketika melihat informasi atau konsep pelajaran itu
secara visual.
AUDITORY: Lebih menyukai pembelajaran dan penyampaian informasi
dalam bentuk audio, ceramah/literatur, musik dan cerita-cerita yang
menarik. Bila Gaya Auditory yang dominan, maka yang bersangkutan akan
cepat belajar ketika berdiskusi, mendengar penjelasan teman-temannya,
dan mungkin mengalami kesulitan memahami ketika hanya sekedar
membaca.
KINESTETIK: Lebih menyukai pembelajaran dan penyampaian informasi
melalui ekspresi gerakan-gerakan, perabaan, peragaan, dan berbagai olah
gerak tubuh. Bila Gaya Belajar Kinestetik yang dominan, maka yang
bersangkutan lebih cepat belajar ketika bergerak, menyentuh obyek yang
dilelajarinya.
4
Education Training & Consulting
GAYA BELAJAR (LEARNING STYLE)
Gaya Belajar itu dapat dispesifikasikan lebih rinci untuk melihat, potensi
yang paling dominan dimiliki oleh Anthony. Dari hasil Analisa Sidik Jarinya, ditemukan potensi berikut ini:
Grafik 4: Rincian Gaya Belajar (Learning Style) Hendrick
menurut Hasil Analisa Sidik Jarinya.
VISUAL
Pembelajaran
melalui indra
penglihatan
Text
Melihat huruf, angka, simbol, dan obyek dua
dimensi
AUDITORI
Pembelajaran
melalui indra
pendengaran
Bahasa (Linguistik)
Mendengar bahasa, tata bahasa, kosa kta, dan isi
kalimat
KINESTETIK
Pembelajaran
melalui gerakan dan
sentuhan.
Body (Gerakan)
Melakukan gerakan, ketangkasan gerak tubuh
Gambar
Melihat gambar, foto, diagram dan obyek tiga
dimensi
Musikal
Mendengar musik, bunyi-bunyian, intonasi,
akustikal
Tactile (Sentuhan)
Melakukan gerakan perabaan dan sentuhan tubuh
5
Education Training & Consulting
Tips: Cara Memanfaatkan Gaya Belajar
VISUAL:
Mereka belajar lebih cepat melalui
indera penglihatan.
Lebih mudah memahami melalui
bantuan gambar, warna, simbol dan
obyek.
Belajar lebih baik ketika melakukan
observasi, sebelum melakukan
sesuatu.
Tidak terganggu dengan suasana
hiruk-pikuk sehingga dapat belajar
dalam suasana yang ramai
Mampu mengingat lokasi dan tata
letak dengan mudah.
Senang melihat gambar atau simbol
PERLU DIPERHATIKAN:
Kurang nyaman saat diharuskan
bicara di depan publik.
Mengalami kesulitan saat harus
mengekspresikan pemikirannya.
Sulit mengingat informasi yang
disampaikan secara verbal.
Sulit memahami informasi yang
disampaikan dalam bentuk lisan tanpa
bantuan gambar.
KECERDASAN: VISUAL
KEGIATAN yang diminati:
Menggambar
Robotics
Building Blocks
Treasure hunt
Photography
Berkebun
Memelihara binatang
Pergi ke kebun binatang
Memancing
Berkemah
PROFESI yang sesuai:
Seniman
Designer
Ilustrator/kartunis
Arsitek
Fotografer
Pematung
Perencana Tata Kota
Inventor
Konsultan kecantikan
Dokter hewan
Ahli lingkungan hidup
Botanist
Landscape designer
Mudah terganggu dengan rangsangan
visual yang tidak seharusnya ada.
SARAN:
Belajar menggunakan diagram, grafik
dan illustrasi.
Menyajikan informasi melalui slide,
film, poster dan flash-card.
Informasi disajikan dalam bentuk
visualisasi.
6
Education Training & Consulting
Tips: Cara Memanfaatkan Gaya Belajar
AUDITORY:
Mereka belajar lebih cepat melalui
indera pendengaran.
Lebih mudah memahami melalui
bantuan suara, musik atau informasi
yang disampaikan secara lisan.
Mudah memahami melalui cerita
yang dibacakan untuknya.
KECERDASAN: MUSICAL
KEGIATAN yang diminati:
Membaca
Komunikasi
Permainan kata
Tampil di depan umum: pidato
Mendengar lagu
Main alat musik
Latihan vocal
Cenderung membaca bersuara.
Menyukai sesi diskusi daripada
harus membaca sendiri.
Memiliki kemampuan alami dalam
mempelajari bahasa asing.
Memiliki kepekaan terhadap ritme
suara.
PERLU DIPERHATIKAN:
Cenderung senang berbicara, maka
gunakanlah metode diskusi.
Sangat dipengaruhi oleh nada suasa
pembicara
Mengalami kesulitan berkonsentrasi di
tengah suasana gaduh.
Kurang mampu memahami informasi
visual. Lebih cepat bila diberi
penjelasan lisan.
PROFESI yang sesuai:
Penulis
Pengacara
Jurnalis
Pembicara
Trainer
Guru bahasa
Penterjemah
Konsultan
Presenter
Musisi
Penyanyi
Pencipta lagu
Entertainer
Even Organizer
Pelatih vocal
Bisa belajar lebih baik bila disajikan
dalam bentuk narasi.
SARAN:
Lakukan pengulangan pelajaran dalam
bentuk diskusi.
Bacakan instruksi dengan jelas.
Bisa mendengar informasi melalui
audio (rekaman) secara berulangulang.
7
Education Training & Consulting
Tips: Cara Memanfaatkan Gaya Belajar
KINESTETIK
Mereka belajar lebih cepat melalui
sentuhan obyek yang dipelajarinya.
Lebih mudah belajar ketika aktif
secara fisik dan motorik.
Saat berkonsentrasi, kadang
membutuhkan benda untuk
dipegang.
Biasanya memiliki koordinasi tubuh
yang baik.
Cenderung merasa nyaman ketika
diizinkan bergerak, saat harus
berkonsentrasi.
Menunjukkan minat ke arah karya
seni yang membutuhkan keahlian
fisik (tangan/tubuh)
KECERDASAN: BODY KINESTETIK
KEGIATAN yang diminati:
Kegiatan fisik
Olah raga
Bermain
PROFESI yang sesuai:
Penari
Aktor/aktris
Penyelam
Atlit
Juru masak
Penjelajah
Akupunturist
SARAN:
PERLU DIPERHATIKAN:
Cenderung aktif secara fisik (mobilitas
tinggi). Kalau diam, perlu tangannya
terus bergerak.
Menemukan masalah jika harus duduk
diam dalam waktu yang lama.
Mungkin menemukan kesulitan saat
harus mempelajari konsep yang
abstrak (matematika, geografi, dll).
Sekolah dengan metode belajar
aktif.
Belajar melalui percobaan.
Berikan tanggungjawab di kelas
atau di rumah.
Belajar melalui kegiatan-kegiatan
yang disukai.
Kadang merasa tertekan jika harus
belajar dalam kondisi yang hening
dan harus tenang (kondisi
konvensional).
Tampak seperti memiliki konsentrasi
yang pendek, karena kebutuhan akan
bergerak yang cukup tinggi.
8
Education Training & Consulting
KECERDASAN GANDA (MULTIPE INTELLIGENCE)
Distribusi kecerdasan majemuk (multipe intelliegence) – Hendrick menurut
hasil Analisa Sidik Jarinya, sbb:
Grafik 5: Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelliegence) Hendrick
menurut Hasil Analisa Sidik Jarinya.
KETERANGAN
Naturalis
Kemampuan memahami, menghubungkan, dan mengkategorikan
gambaran fenomena dan kejadian-kejadian di lingkungan, termasuk
pengenalan dan observasi.
Musikal
Kemampuan memahami tata suara, nada-nada, dan irama/intonasi,
termasuk memahami bahasa non-linguistik berdasarkan intonasi suara.
Linguistik
Kemampuan memahami, mengklarifikasi, dan mengkomunikasikan inti
permasalahan ke dalam bentuk bahasa komunikasi sehari-hari.
9
Education Training & Consulting
Body Kinestetik
Kemampuan mengkoordinasikan gerakan motorik, termasuk
didalamnya memahami instruksi operasional, mengerjakan
ketrampilan/kecekatan fisik.
Visual Spasial
Kemampuan berimajinasi ruang, konseptual dan ide-ide imajinasi, dan
kemampuan mengenal gambar/bentuk dimensi ruang.
Logika Matematika
Kemampuan berhadapan dengan angka dan logika, merasionalisasikan
masalah berdasar logika
Intrapersonal
Kemampuan memahami perasaan, emosi, motivasi, kedisiplinan, dan
kekuatan dan kepercayaan dalam diri sendiri, termasuk kemampuan
perencanaan/manajemen diri.
Interpersonal
Kemampuan memahami orang lain, dan mengatasi perbedaan dengan
orang lain, mengatasi konflik dan bekerja sama dengan orang lain.
LOGIKA/MATEMATIKA
PROFESI yg sesuai:
Ilmuwan
Insinyur
Ahli komputer
Akuntan
Analis
Auditor
Negosiator
Director
INTERPERSONAL
PROFESI yg sesuai:
Terapis
Human Resources
Mediator
Councellor
Politisi
Marketing
Guru
Dokter
Periklanan
Pelatih
INTRAPERSONAL
PROFESI yg sesuai:
Rohanian/wati
Staff ahli
Psikolog
Psikhiater
Ahli meditasi
Ahli moral
NATURALIS
PROFESI yg sesuai:
Dokter hewan
Florist
Zoologist
Pencinta alam
10
Education Training & Consulting
PROFILE KEPRIBADIAN
Berdasarkan Analisa Sidik Jari (ASJ), Hendrickmemiliki kecenderungan
bawaan yang menentukan dalam proses pembentukan kepribadiannya.
Pada dasarnya, Hendrickmemiliki tipe kepribadian sbb:
Kecenderungan Anthony:
Mendasarkan pemikirannya pada rasionalitas, namun masih
mengandalkan emosi perasaan dan inisiatif.
Ia mendalami sesuatu hal dari berbagai perspektif. Ia berpikir dari
berbagai aspek.
Ia memiliki banyak pertimbangan dan banyak tujuan. Ia peka pada
dampak sebab-akibat.
Ia sangat jeli dan mendalam dalam melakukan penilaian.
Dalam mengetahui sesuatu, ia butuh proses pendalaman yang lebih
intensif.
Ia cocok sebagai mediator
Ciri-Ciri Bawaan Lainnya
Proses pengenalan terhadap diri sendiri dan orang lain – dilakukan
denganpertimbangan yang mendalam, berkaitan dengan perasaan dan
keinginannya. Ia perfeksionis.
Pengambilan keputusan dilakukan secara analitis dan multi-integratif,
banyak pertimbangan, banyak tujuan. Ia ingin sempurna.
Bertindak penuh pertimbangan: pasti, analitis, reaktif dan perfeksionis,
multi-integratif.
Berkomunikasi secara seimbang antara emosi dan tujuan yang ingin
dicapai.
Kemampuan adaptasi ia menganalisa perubahan yang terjadi di
lingkungannya. Jika tertarik pada sesuatu hal, ia mengeksplorasi secara
mendalam dan detail. Ia butuh waktu beradaptasi pada lingkungan di luar
minatnya.
Lingkungan Positif: membuat Hendrickmemiliki pemikiran analitis yang tinggi dan
kepedulian. Ia melihat berbagai hal dari berbagsi sudut pandang. Ia menekuni satu
hal secara intensif dan memiliki banyak keinginan dan tujuan. Ia bisa berpikir dan
merasa secara simultan. Ia bisa melihat hal dari sudut pandangannya sendiri dan
sudut pandang orang lain, sehingga ia sangat cocok sebagai mediator.
Lingkungan Negatif: membuat Hendrickcenderung bersikap perfeksionis, tak
terkendali dan tidak pernah puas dengan keadaan. Selalu bertele-tele dalam
menyikapi sesuatu, terlalu banyak keinginan dan tujuan yang ingin dicapai. Ketika
menekuni sesuatu ia sulit mengalihkan perhatiannya pada hal lain. Cenderung
kurang tegas dalam menyampaikan sikapnya, karena terlalu banyak analisa dan
pertimbangan.
11
Education Training & Consulting
PENUTUP
Hasil Analisa Sidik Jari (ASJ) ini hendaknya dipergunakan dengan bijak.
Perlu diingat bahwa Hasil ASJ tidak dapat digunakan sebagai alat ukur
kecerdasan; jadi tidak boleh digunakan sebagai bahan pembanding
kecerdasan seseorang dengan orang lain.
Hasil ASJ hanya memberi “gambaran peta genetik” seseorang – yang
dapat menggambarkan potensi seseorang yang dibawa sejak lahir. Tentu
setiap orang kemudian dipengaruhi oleh pengalaman-pengalamannya,
rekaman-rekaman informasi, pola asuh, latihan-latihan dan proses
pendidikannya.
Oleh karena adanya pengaruh lingkungan, maka bila seseorang sudah
berusia 12 tahun – dimana pertumbuhan otak dan perkembangan kognitif
(berpikirnya) sudah maksimal – maka sebaiknya bila ingin mengetahui
bakat dan potensi bawaan yang sudah sungguh-sungguh berkembang
dengan jelas, perlu mengikuti Test Talenta Bawaan (Innate Talent
Inventory) berupa kuesioner yang apabila dijawab dengan jujur dapat
memberi gambaran tentang bakat bawaan secara lebih spesifik dan lebih
memberi gambaran yang lebih rinci dan lengkap.
Hasil ASJ ini hendaknya dapat digunakan dengan sebaik-baiknya demi
membantu proses pertumbuhan kepribadian mereka yang telah
mengikutinya. Segala saran dan pertanyaan dapat didiskusikan melalui email, [email protected] atau melalui pertemuan/konseling dengan janji
lebih dulu pada Pak Fidelis, No 0812 9520715 atau Ibu Vera (021-6899
1964)
Akhirnya, kami mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan
kepercayaan Bapak/Ibu pada Education Training & Consulting.
Jakarta, 19 Agustus 2012
Fidelis Waruwu, Lic., M.Sc.Ed
Finger Print Analysis – Certified - and
MBTI Professional Qualifying – Certified
12
Download