Sistem File - E Learning UPN Veteran Yogyakarta

advertisement
Sistem Basis Data
(IF1263)
Pertemuan Ke-1
Sistem File dan Sistem Basis Data
Rifki Indra Perwira
[email protected]
http://learning.upnyk.ac.id
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
1
Deskripsi
Sistem file; istilah-istilah dalam sistem file
dan kelemahan sistem file tradisional
dibandingkan dengan sistem basis data
 Konsep dasar basis data, istilah-istilah
dasar dan komponen basis data
 Keuntungan dan kerugian menggunakan
basis data

Teknik Informatika - UPN[V]Yk
2
Tujuan Instruksional Khusus (TIK)

Tujuan perkuliahan ini agar mahasiswa
mengerti tentang sistem file, istilah-istilah
dalam sistem file, perbedaan sistem file
tradisional dengan sistem file basis data,
Konsep dasar basis data, istilah-istilah
dasar basis data, serta keuntungan dan
kerugian menggunakan basis data serta.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
3
Sistem File
Tinjauan Umum Sistem File

Apakah Sistem File itu?


Sistem file adalah sistem pemrosesan file secara sendirisendiri berdasarkan kebutuhan unit pemakai dengan format
data sesuai kebutuhan unit.
Mengapa Kita Perlu Mempelajari Sistem File?




Dapat memberikan perspektif sejarah.
Mengajarkan kita bagaimana cara menghindari jebakan pada
manajemen data.
Karakteristiknya yang sederhana memudahkan kita untuk
memahami tentang kerumitan rancangan sebuah basis data.
Memberikan pengetahuan yang amat bermanfaat bagaimana
cara mengkonversi sebuah sistem file kedalam sebuah
sistem basis data.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
4
Sistem File
Contoh Sederhana Sistem File
Gambar 1.1. Contoh sederhana sistem file.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
5
Sistem File

Masalah Manajemen Data pada Sistem File

Sistem file memerlukan pemrograman dengan menggunakan
bahasa genarasi ketiga (3GL)

Pengembangan sejumlah file, menyebabkan dokumentasi
tentang file menjadi semakin sulit.

Membuat perubahan struktur file yang ada merupakan hal yang
penting dan sulit dilakukan.

Kelengkapan keamanan data merupakan hal yang sulit untuk
diprogram dan biasanya cenderung diabaikan.

Kesulitan mengumpulkan data akan membuat informasi menjadi terpisah-pisah dan tidak terintegrasi.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
6
Sistem File

Ketergantungan Struktural dan Ketergantungan Data




Ketergantungan Struktural
Perubahan pada setiap struktur file memerlukan modifikasi pada semua program yang menggunakan file tersebut.
Ketergantungan Data
Perubahan pada setiap karakteristik data file memerlukan
perubahan pada seluruh program yang mengakses data.
Arti ketergantungan data berbeda antara format data
secara logika dan fisik.
Ketergantungan data membuat sistem file sangat tidak
praktis bila dipandang dari segi pemrograman dan
manajemen data.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
7
Sistem File

Redudansi Data
Redudansi data atau duplikasi data yang tidak terkontrol
dapat menyebabkan terjadinya:

Ketidak-konsistenan Data
Ketidak-konsitenan (inkonsistensi) data adalah terjadinya
perbedaan data (anomali data) yang direkam dalam file.
Anomali dapat terjadi pada saat :
 Penyisipan data (insert)
 Pengeditan data (edit)
 Penghapusan data (delete)
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
8
Sistem File

Kelemahan Sistem File Tradisonal:
1. Duplikasi data (data redundancy) dan Ketidak-konsistenan
data (data inconsistency). karena file-file dan program
aplikasi disusun oleh programer yang berbeda, sejumlah
informasi mungkin memiliki duplikasi dalam beberapa file.
2.
Kesukaran dalam mengakses data (access data).
Munculnya permintaan-permintaan baru yang tidak diantisipasi sewaktu membuat program aplikasi, sehingga tidak
memungkinkan untuk pengambilan data.
3.
Data terisolir (isolation data) karena data tersebar dalam
berbagai file. File-file tersebut mungkin memiliki format
data yang berbeda-beda, sehingga sulit membuat program
aplikasi baru untuk mengambil data yang sesuai.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
9
Sistem File
4.
Masalah keamanan (security problem). Tidak semua
pemakai diperbolehkan mengakses seluruh data. Tetapi
sejak program-program aplikasi ditambahkan secara
tidak terencana maka sulit melaksanakan pengamanan
data seperti yang diharapkan.
5.
Ketergantungan data (data dependence). Apabila terjadi
perubahan atau kesalahan pada program aplikasi maka
pemakai tidak dapat mengakses data.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
10
Sistem File
Gambar 1.2. Ruang lingkup sistem basis data dan sistem file
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
11
Sistem Basis Data
Konsep Utama Basis Data



Data dan informasi
 Data - Fakta belum terolah
 Informasi - Data telah diproses
Manajemen data
 Hal yang berhubungan dengan proses pengelolaan data
Basis data
 Kumpulan dari sejumlah file yang saling berelasi satu
dengan yang lainnya yang disimpan dalam media
penyimpan data
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
12
Sistem Basis Data


Metadata data
 Data yang berisi tentang data. Digunakan untuk
menjelaskan deskripsi data.
Sistem Manajemen Basis Data (DBMS)
 Sebuah sistem atau program yang berfungsi untuk
mengelola basis data.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
13
Sistem Basis Data
Penjualan mobil PT. Jaya Mobil periode 2000-2003
Data Penjualan Mobil PT. Jaya Mobil
Tahun 2000-2003
1200
1000
Unit
800
Taruna
600
Kijang
400
200
0
2000
2001
2002
2003
Tahun
Gambar 1.3. Grafik penjualan mobil periode 2000-20003
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
14
Sistem Basis Data

Kegunaan DBMS
 Dapat membantu membuat manajemen data lebih
efisien dan efektif.
 Bahasa querynya memungkinkan untuk mem-peroleh
jawaban dengan cepat melalui perintah-perintah
khusus untuk queri.
 Membantu end users mengakses lebih banyak data
yang terorganisir secara lebih baik.
 Dapat memperlihatkan gambaran terintegrasi
terhadap operasi organisasi -- “Gambaran luas”
 Mengurangi terjadinya inkonsistensi data.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
15
Contoh DBMS - MySQL








Kelebihannya:
Opensource
Selalu stabil dan cukup tangguh.
Sangat mendukung transaksi, dan dukungan dari banyak
komunitas.
Sangat fleksisbel dengan barbagai macam program.
Kekurangannya:
Sulit diimplementasikan utk skala enterprise
Supporting kurang
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
16
Oracle






Kelebihannya:
Terdapat beragan fitur yang bisa memenuhi tuntutan
fleksibilitas dari organisasi atau perusahaan yang besar.
Bisa mendayagunakan lebih dari satu server dan
penyimpanan data dengan cukup mudah.
Performa pemrosesan transaksi yang sangat tinggi.
Kekurangannya:
Pemakaiannya membutuhkan dana atau biaya karena
mahal dan diperlukan DBA yang cukup handal sebab DBMS
ini cukup rumit.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
17
SQL server







Kelebihannya:
DBMS ini sangat cocok untuk perusahaan mikro, menengah
hingga perusahaan besar karena mampu mengelola data
yang besar.
Mempunyai kelebihan untuk men-manage user serta
tiap user-nya dapat diatur hak aksesnya terhadap
pengaksesan database oleh DBA.
Kelebihan lainnya mempunyai kemampuan membuat
database mirroring dan juga culustering.
Kekurangannya:
Hanya bisa berjalan pada platform OS (Operasi
system) Microsoft windows.
Perangkat lunak (software) ini berilisensi dan tentunya
pemakaiannya membutuhkan biaya yang tergolong cukup
mahal.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
18
Sistem Basis Data
DBMS mengelola interaksi antara end user dan basis data
Gambar 1.4. DBMS mengelola interaksi antara end user dan basis data
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
19
Sistem Basis Data

Mengapa Perancangan Basis Data Penting ?

Sebuah basis data yang dirancang dengan baik
membantu manajemen data dan menjadi penghasil
informasi yang berharga.

Sebuah basis data yang dirancang secara buruk
menjadi sumber redudansi data yang tidak terkontrol.

Sebuah basis data yang dirancang secara buruk akan
menghasilkan kesalahan yang dapat membuat terjadi
nya keputusan yang salah.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
20
Sistem Basis Data
Istilah Dasar pada File
Data
Fakta “belum terolah” yang memiliki sedikit arti, namun paling
tidak telah terorganisir secara logis. Unsur terkecil dari suatu
data berupa karakter tunggal seperti huruf X, angka 7 atau
beberapa simbol seperti ? > + * /. Sebuah karakter tunggal
memerlukan satu byte untuk penyimpanan.
Field
Satu atau sekumpulan karakter (alpabetik atau numerik) yang
memiliki arti khusus. Sebuah field dapat mendefinisikan nama
pegawai, tanggal lahir, alamat, no. telpon dan sebagainya.
Record
Kumpulan dari satu atau beberapa field yang saling berkaitan
secara logik yang dapat menggambarkan tentang orang, tempat
atau sesuatu. Sebagai contoh, sebuah field yang berisi record
untuk pegawai yang bernama Toni, dapat terdiri dari nama,
alamat, tanggal lahir dan sebagainya.
File
Kumpulan dari beberapa record yang saling berhubungan.
Sebagai contoh adalah file Pegawai.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
21
Sistem Basis Data
Isi File Pegawai
Nama = Nama pegawai
NIP
= No. Induk Pegawai
Alamat = Alamat rumah
Tgl_Lahir = Tanggal Lahir
Gaji
= Gaji pokok pegawai
Gambar 1.5. Isi file pegawai
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
22
Sistem Basis Data
Isi File Siswa
Nomhs = Nomor mahasiswa
Sks = SKS ditempuh
Nama = Nama mahasiswa
IPK = IP. Kumulatif
Alamat = Alamat rumah
Kode_wali = No. kode wali
Gambar 1.6. Isi file siswa
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
23
Sistem Basis Data

Definisi Field dan Konvensi Penamaan

Pendefinisian record yang baik (fleksibel), dapat mengantisipasi
kebutuhan pembuatan laporan dengan cara memecah field-field
berdasarkan komponennya.
Contoh :


Asal Sekolah  Nama, Alamat, Jurusan
Alamat Siswa  Jalan, Kota, Kode Pos
Nama Field
Isi
Nama_Siswa
Nama siswa
Asal_Sekolah
Nama sekolah
Alamat_Sekolah
Alamat sekolah
Jurusan
Nama jurusan
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
24
Sistem Basis Data

Sebaiknya memilih nama field yang disukai dan menggambar
kan isinya.

Sedapat mungkin nama field harus deskriptif dengan keterbatasannya.

Nama field harus merefleksikan kebutuhan dokumentasi
perancangnya dan kebutuhan pemrosesan dan pembuatan
laporan pemakai (user)
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
25
Sistem Basis Data
Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Basis data ?

Keuntungan menggunakan basis data:
 Dapat mengurangi terjadinya redudansi.
 Dapat menghindari terjadinya inkonsistensi data.
 Penggunaan data secara bersama-sama (sharing).
 Strandarisasi data dapat diterapkan dengan jelas.
 Keamanana data lebih terjamin
 Integritas data lebih terpelihara
 Konflik terhadap kebutuhan dapat diseimbangkan
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
26
Sistem Basis Data

Kerugian menggunakan basis data:
 Sistem basis data merupakan sesuatu yang kompleks,
sulit dan membutuhkan waktu untuk merancangnya.
 Memerlukan biaya yang cukup besar untuk kebutuhan
hardware dan software, sebagai langkah awal.
 Kerusakan pada basis data akan membawa dampak
terhadap program aplikasi (kekacauan sistem)
 Memerlukan biaya ekstra untuk mengkonversi data dari
bentuk sistem berbasis file menjadi basis data
 Memerlukan pelatihan untuk seluruh pengguna basis
data
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
27
Ringkasan Materi


Beberapa hal yang dapat disarikan dari materi sistem file
antara lain adalah pengertian sistem file yaitu sistem
pemrosesan file yang dilakukan secara sendiri-sendiri sesuai
dengan kebutuhan unit pemakai dan format datanya sesuai
kebutuhan unit pemakai. Tetapi sistem file tradisional ini
memiliki kelemahan dibandingkan dengan sistem basis data,
yaitu antara lain : 1) adanya redudansi dan inkon-sistensi
data, 2) kesukaran dalam mengkases data, 3) isolasi data,
4) masalah keamanan data dan 5) ketergantungan data.
Pada sistem basis data bebrapa hal yang telah dipelajari
antara lain adalah pengertian tentang data dan informasi,
basis data dan DBMS.
Basis data adalah kumpulan dari beberapa file yang saling
berelasi yang disimpan dalam media dan definisi tentang
datanya dijelaskan dengan menggunakan Metadata.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
28
Ringkasan Materi



Basis data tersebut biasanya dikelola dengan menggunakan
sebuah sistem atau program yang disebut DBMS.
Penggunaan DBMS ini dianggap penting karena dapat
membantu pengguna untuk mengola data lebih efisien dan
efektif dalam jumlah yang cukup besar dengan resiko
terjadinya inkonsis-ensi data lebih kecil.
Basis data tersebut sebelumnya harus dirancang terlebih
dahulu sebelum diimplementasikan. Hal ini dilakukan bertujuan agar informasi yang dihasilkan benar-benar berharga,
terhindar dari adanya redudansi yang tidak terkontrol
sehingga dapat digunakan sebagai data pendukung dalam
pengambilan keputusan.
Beberapa istilah yang sering digunakan pada basis data
antara lain adalah data, field, record dan file.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
29
Ringkasan Materi

Field adalah satu atau sekumpulan karakter yang memiliki
arti khusus. Record adalah kumpulan dari beberapa field
yang saling berkaitan secara logik yang dapat menggambarkan tentang orang, tempat atau sesuatu. File adalah
Kumpulan dari beberapa record yang saling berhubungan
Keuntungan penggunaan basis data antara lain adalah
dapat mengurangi terjadinya redudansi, menghindari
inkonsistensi data, penggunaan data secara bersama-sama
dengan standar data yang seragam dan keamanan data
lebih terjamin serta integritas data terpelihara.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
30
Ringkasan Materi
Namun demikian penggunaan basis data ini juga ada
kerugiannya antara lain karena basis data sifatnya
kompleks dan sulit sehingga proses perancangannya
membutuhkan waktu, hardware dan software yang tentu
saja membutuhkan biaya. Disamping itu kerusakan pada
basis data juga akan membawa dampak negatif terhadap
sistem yang berjalan.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
31
Soal Latihan
1. Jelaskan istilah-istilah berikut ini:
a)
b)
c)
d)
e)
f)
g)
h)
i)
2.
3.
4.
5.
Sistem file
Ketergantungan data dan struktural
Data
Informasi
Basis Data
Sistem Manajemen Basis Data (DBMS)
Field
Record
File
Sebutkan kelemahan sistem file dibanding sistem basis data!
Apa kegunaan DBMS ?
Mengapa perancangan basis data dianggap sesuatu yang penting ?
Sebutkan keuntungan dan kerugian menggunakan basis data !
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
32
Referensi

Buku Teks (Textbook)
1. Date, C.J. 2000, An Introduction to Database System,
Addison Wesley Publishing Company, Vol. 7, New York.
2. Fathansyah, 1999, Basis Data, Informatika, Bandung.

Referensi
3. Elmasri, Ramez; Navathe, Shamkant B., 2001,
Fundamentals of Database Systems, The Benjamin/
Cummings Publishing Company, Inc., California.
Teknik Informatika - UPN[V]Yk
33
Download