Uploaded by pradinakim

RKS Upload 1

advertisement
RENCANA KERJA DAN ANGGARAN SEKOLAH (RKS-1)
ATAU RENCANA JANGKA MENENGAH EMPAT TAHUN
A.
ANALISIS LINGKUNGAN STRATEGIS
Menuju masyarakat informasi berbasis pengetahuan merupakan tujuan yang hendak
dicapai oleh bangsa Indonesia, khususnya dalam menciptakan dan meningkatkan kemandirian
bangsa. Untuk itu berbagai kegiatan dan aktivitas dalam mencapai tujuan tersebut perlu
dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan.
Hal ini tentu saja mengacu pada upaya membekali pengetahuan, keterampilan, keimanan
dan ketakwaan, nilai-nilai sosial dan moral, berbudaya dan berkepribadian Indonesia untuk
memperkokoh rasa kebangsaan dalam NKRI. Dalam rangka mewujudkan tujuan pendidikan
nasional, yaitu mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang
bermartabat, cerdas, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia,
sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta
bertanggung jawab, perlu persiapan dan penataan yang strategis melalui pendidikan. Berkaitan
dengan hal ini pemerintah telah melakukan upaya melalui ditetapkannya UUSPN No 20 Tahun
2003 yang di dalamnya termuat adanya dukungan anggaran sebesar 20% dari APBN untuk
pendidikan.
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu berupaya melaksanakan kebijakan pendidikan
bedasarkan Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan
menyelenggarakan pendidikan dengan mengacu kepada PP no 19 Tahun 2005 tentang Standar
Nasional Pendidikan. Hal itu dimasudkan untuk meningkatkan mutu serta relevansi dan efesiensi
pengelolaan pendidikan dalam rangka menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan
kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan peningkatan dan strategi yang
terencana, terarah dan berkesinambungan.
Untuk mewujudkan akses pendidikan, relevansi dan mutu, diperlukan manajemen sekolah
yang sehat, efisien, transparan, dan akuntabel harus mendapat dukungan oleh semua warga
sekolah dengan berperan aktif dan dinamis dalam semua kegiatan sekolah, sehingga terwujudnya
sekolah yang kondusif dan bermutu tinggi berstandar nasional.
B.
ANALISIS KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu merupakan salah satu sekolah yang menerapkan
kurikulum KTSP/Kurikulum 2013 dengan pemenuhan delapan standar nasional pendidikan yang
telah dikembangkan untuk meningkatkan penjaminan mutu sekolah. Hal tersebut tertuang dalam
uraian analisa keadaan sekolah pada saat ini yang meliputi :
1) Standar Kompetensi Lulusan Bidang Akademik rata-rata pencapaian KKM semua
mapel 70, rata-rata pencapaian NUN 6,25, Lomba Matematika Tingkat Kabupaten Indramayu
belum juara, Lomba IPA Tingkat Kabupaten Indramayu belum juara, Lomba Bahasa Inggris
Tingkat Kabupaten Indramayu belum juara. Bidang non Akademik Perolehan jumlah kejuaraan:
1 jenis/bidang pada tingkat Kabupaten meliputi MTQ, juara ke-1. Kelulusan Jumlah kelulusan
mencapai 100%. Melanjutkan Studi Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih
tinggi baru mencapai 78%, Jumlah lulusan yang melanjutkan ke SMA yang difavoritkan
masyarakat mencapai 16%.
2) Standar Isi Buku KTSP (Dokumen-1) Tersusunnya Kurikulum SMP/MTs Blog
Prakarya Indramayu, Silabus : Tersusun silabus 10 mata pelajaran, Tersusun silabus semua mapel
kelas 7,8 dan 9. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) : Tersusun RPP 100 % dari semua
mapel, Tersusun RPP semua mapel kelas 7,8 dan 9.
3) Standar Proses Persiapan Pembelajaran : Kepemilikan silabus oleh guru: 100%
memiliki, Kepemilikan RPP oleh guru: 100% memiliki, Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar:
75%, Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa:
50%. Persaratan Pembelajaran : Jumlah siswa per rombel: 40-48 anak(berfariasi), Beban
mengajar guru: 24 jam/minggu, Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel :3,
Pengelolaan kelas: 100 %. Pelaksanaan Pembelajaran : Cakupan pendahuluan dalam
pembelajaran oleh guru di kelas: 100%, Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang:
eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 50%, Penerapan CTL: 25%, Penerapan pembelajaran
tuntas: 50%, Penerapan PAIKEM/PAKEM: 60%, Penerapan pembelajaran di luar kelas/sekolah:
40%, Variasi pengelolaan kelas: 70%. Pelaksanaan Penilaian : Pengembangan instrumen
penilaian hasil belajar: 70%, Variasi model penilaian: 3 model, Pengolahan/analisis hasil
penilaian : 2 jenis manual dan pemanfaatan IT, Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian : 1
manfaat Pengawasan Proses Pembelajaran : Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 50%,
Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 60%, Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran: 60%,
Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 40%, Cakupan tindak lanjut hasil evaluasi
pembelajaran: 60%.
4) Standar Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Kepala Sekolah : Belum
pelatihan bahasa Inggris atau TOEFL, telah ikut pelatihan TIK, telah pelatihan kepemimpinan,
telah mengikuti pelatihan manajerial sekolah (MBS), Belum pelatihan kewirausahaan, telah
mengikuti pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah, telah pelatihan administrasi
persekolahan, telah pelatihan KTSP. Guru : yang telah
pelatihan CTL: 21%, Pelatihan
KBK/KTSP: 70%, Pelatihan Sertifikasi Profesi/Kompetensi: 48%, Pelatihan PTK: 33%,
Pelatihan bahasa Inggris: 40%, Pelatihan TIK: 20%, Pelatihan penelitian pendidikan: 80%,
Pelatihan kepribadian: 35%, Pengabdian masyarakat: 85%, Pelatihan PAIKEM/PAKEM: 50%.
Tenaga TU, Laboran, Pustakawan : Belum ikut pelatihan, Pelatihan bidangnya: 80%, Pelatihan
manajemen sesuai bidangnya: 50%.
5) Standar Sarana dan Prasarana Sarana dan Prasarana Minimal ; Ruang kepala
sekolah: 36m2, Ruang wakil KS ada ukuran 27m2, Ruang guru: 162m2, Ruang kelas: standar
sebanyak 19 ruang , Ruang perpustakaan: 81m2, Ruang Lab. IPA: 81m2, Gudang: ada, Ruang
UKS : ada tidak standar. Sarana dan Prasarana Lainnya ; Ruang Lab. Bahasa: ada, Ruang Lab.
Komputer ada, Ruang multi media: 81m2, Ruang akademik dan pengembangan SIM tidak ada,
Ruang kantin 3 buah tetapi tidak standar (<10m2). Alat musik baru memiliki satu set degung,
alat musik modern belum punya, Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian Daya listrik < 4000 W,
Komputer Guru: 1 unit, Komputer TU: 2 unit, Komputer perpustakaan: belum ada, Komputer
Lab IPA: tidak ada, Jaringan internet ada, Sarana olah raga: 50%.terpenuhi
6)
Standar
Pengelolaan
Perangkat
dokumen
pedoman
pelaksanaan
rencana
kerja/kegiatan: Dokumen RPS (RKS dan RKAS): 100%, Dokumen PSB: 100%, Dokumen
Pedoman pembinaan kesiswaan: 75%, Dokumen tata tertib sekolah: 75%, Dokumen kode etik
sekolah: 50%, Dokumen penugasan guru: 100%. Struktur organisasi dan mekanisme kerja:
Struktur organisasi: 75% lengkap, Dokumen pembagian tugas/ kewenangan/tupoksi: 60%.
Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah: Tidak ada tim khusus, Tidak ada
instrumen, Tidak ada pelaporan, Pendokumentasian : 50%, Tindak lanjut: 50%. Kemitraan dan
peranserta masyarakat: Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 90%, Dokumen program kerja
komite sekolah: 60%, Kepengurusan komite sekolah: 75% lengkap, Perolehan kerjasama dengan
pihak lain: 2 instansi, Bantuan biaya pendidikan dari orang tua untuk kegiatan tertentu. SIM
sekolah: Tidak terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah), Tidak terpasang jaringan SIM.
7) Standar Keuangan dan Pembiayaan Sumber dana: 4 buah, Pengalokasian dana : 7
SNP, Penggunaan dana: 85% benar, Pelaporan penggunaan dana: 80%, Dokumen pendukung
pelaporan: 85%.
8) Standar Penilaian Pendidikan : Frekuensi ulangan harian oleh guru: 75%, Ulangan
tengah semester yang dilakukan oleh guru: 100%, Cakupan materi ulangan akhir semester yang
dilakukan sekolah: 100%, Teknik-teknik penilaian yang dipergunakan guru dalam pembelajaran:
100%, Instrumen yang dikembangkan guru untuk ulangan harian: 80%, Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 80%, Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk ulangan kenikan kelas: 80%, Mekanisme dan prosedur penilaian
pendidikan oleh guru: 75% terpenuhi, Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan oleh
sekolah: 100% terpenuhi
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu berdiri sejak tahun pelajaran 1997/1998. Sebagai
lembaga penyelenggara pendidikan SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu terus-menerus
mengikuti perubahan dan perkembangan yang terjadi di dunia pendidikan, dari tahun ke tahun
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu telah mengalami banyak peningkatan prestasi baik secara
akademik maupun non akademik dengan ditandai perolehan NUN 2014-2015 rata-rata NUN =
7,14 dari input rata-rata = 6,50 sehinga GSA NUN = 1,09 dan GSA input dengan Output = 0,53,
pencapaian prestasi tersebut menjadikan SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu sebagai salah satu
sekolah yang diminati oleh masyarakat hal ini dibuktikan dari jumlah pendaftar tahun 2018-2019
mencapai 137 orang dengan daya tampung 5 rombel x 27 = 137 siswa, keunggulan lain
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu, adalah letak sekolahnya yang strategis, jauh dari
keramaian.
Keunggulan SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu, adalah letak sekolahnya yang strategis,
jauh dari keramaian. SDM (tenaga pendidik) yang potensial, yang memiliki pendidikan dan
pengalaman yang baik (94 % adalah sarjana pendidikan/S1), dan kinerja guru yang
profesionalismenya terus meningkat. Luas lahan sekolah ini yang cukup luas, hampir 7.250 meter
persegi, serta lokasinya yang berada di daerah yang sedang mengalami perkembangan pesat.
Selain itu, lingkungan masyarakat yang religius. Kondisi ini menjadikan SMP/MTs Blog
Prakarya Indramayu, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan kepercayaan dari
masyarakat.
Kondisi SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu ditinjau dari segi strategis sosial-ekonomi
menunjukkan bahwa SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu terletak dilingkungan pertanian hal ini
dapat dimanfaatkan sebagai pusat-pusat sumber belajar siswa dalam menambah wawasan dan
pengetahuan dan mengembangkan kecapakan hidup (life skill). Selain itu juga berdampak pada
pemahaman, pola pikir dan pola tindak siswa dalam mengembangkan dan menerapkan budaya
tertib, budaya disiplin, budaya santun dan etos kerja. Adapun kondisi sosial masyarakat di sekitar
sekolah bervariatif menurut tingkat kesejahteraannya.
Partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan masih perlu dioptimalkan,
dengan adanya biaya operasional sekolah (BOS), masyarakat masih mempunyai image bahwa
dengan adanya BOS sekolah atau pendidikan menjadi gratis. Dengan adanya BOS pemerintah
propinsi
Jawa
Barat
mengeluarkan
kebijakan
dengan
BOS
Daerah
sebesar
Rp.
127.500/siswa/tahun, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi berdampak pada pelaksanaan
pendidikan di sekolah dampak positif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut
layanan pendidikan yang berkualitas SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu harus berupaya
memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, hal ini tentu berimplikasi pada naiknya sektor
pembiayaan pendidikan di sekolah.
C.
ANALISIS PENDIDIKAN MASA DATANG
Peraturan Pemerintah No 19 tahun 2005 mengamanatkan bahwa Standar Nasional
Pendidikan dijadikan landasan pengembangan satuan pendidikan. Untuk itu, pendidikan masa
yang akan datang harus berupaya mengacu pada standar nasional pendidikan yaitu,
(1) Pengembangan Standar Kompetensi Kelulusan adalah kualifikasi kemampuan lulusan
yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Bidang Akademik : Rata2 pencapaian
KKM semua mapel 7,20, Rata2 pencapaian NUN 7,14, Jumlah kelulusan siswa 100%.
Melanjutkan Studi : Jumlah lulusan yang melanjutkan studi ke jenjang lebih tinggi 100%, Jumlah
lulusan yang melanjutkan ke SMA yang difavoritkan masyarakat 76%.
(2) Pengembangan Standar Isi mencakup lingkup materi dan tingkat kompetensi yang
berstandar untuk mencapai kompetensi kelulusan yang meliputi : Buku KTSP (Dokumen-1),
Penyempurnaan Kurikulum SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu, Silabus : Tersusun silabus 12
mapel, Tersusun silabus semua mapel kelas 7, 8, dan 9, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (
RPP ), Tersusun 100% dari semua mapel, Tersusun RPP semua mapel kelas 7, 8, dan 9, dengan
mengintegrasikan nilai-nilai kebangsaan, budi pekerti, dan lingkungan hidup.
(3) Pengembangan Standar Proses Pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang
berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran pada satu satuan pendidikan untuk mencapai standar
kompetensi lulusan yang meliputi Persiapan Pembelajaran dan Kepemilikan silabus oleh guru
100%, Kepemilikan RPP oleh guru 100% memiliki, Kepemilikan sumber belajar/bahan ajar
100%, Pengembangan perangkat instrumen untuk pemahaman guru terhadap karakteristik siswa
100%. Persyaratan Pembelajaran : Jumlah siswa per rombel 32 anak, Beban mengajar guru: ≥
24 jam/minggu, Ratio antara jumlah siswa dengan buku tekas mapel 1:3 , Pengelolaan kelas
100% teradministrasikan dengan baik. Pelaksanaan Pembelajaran : Cakupan pendahuluan dalam
pembelajaran oleh guru di kelas: 100%, Cakupan penerapan prinsip pembelajaran yang:
eksploratif, elaboratir, dan konformatif: 100%, Penerapan CTL: 100%, Penerapan pembelajaran
tuntas: 100%, Penerapan PAIKEM/PAKEM: 100%, Penerapan pembelajaran di luar
kelas/sekolah: 100%, Variasi pengelolaan kelas: 100%. Pelaksaan Penilaian : Pengembangan
instrumen penilaian hasil belajar:100%, Variasi model penilaian: 5 model, Pengolahan/analisis
hasil penilaian: 2 jenis manual, Pemanfaatan/tindak lanjut hasil penilaian: 3 manfaat.
Pengawasan Proses Pembelajaran : Cakupan kegiatan pemantauan pembelajaran: 100%,
Cakupan kegiatan supervisi pembelajaran: 100%, Cakupan kegiatan evaluasi pembelajaran:
100%, Dokumen pelaporan hasil evaluasi pembelajaran: 100%, Cakupan tindak lanjut hasil
evaluasi pembelajaran: 100%.
(4) Pengembangan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan adalah kriteria
pendidikan prajabatan dan kelayakan fisik maupun mental serta pendidikan dalam jabatan.
Kepala Sekolah : Sudah Pelatihan Bahasa Inggris atau TOEFL > 400, pelatihan TIK min. 5 kali,
pelatihan kepemimpinan min. 3 kali, pelatihan manajerial sekolah (MBS) min. 3 kali, pelatihan
kewirausahaan min. 3 kali, pelatihan supervisi, monitoring, dan evaluasi sekolah min. 3 kali,
pelatihan administrasi persekolahan min. 3 kali, Pelatihan KTSP min 2 kali. Guru : Pelatihan
CTL: 100% telah mengikuti, Pelatihan pembelajaran tuntas: 100% telah mengikuti, Pelatihan
penilaian dan evaluasi pembelajaran: 100% telah mengikuti, Pelatihan bahasa Inggris: 100%
sudah kursus, Pelatihan TIK: 100% telah melaksanakan, Pelatihan KTSP: 100% telah mengikuti,
Pelatihan penelitian pendidikan 100% telah mengikuti, Pelatihan kepribadian 100% telah
mengikuti, Pengabdian masyarakat: 100% melaksanakan, Pelatihan PAIKEM/PAKEM: 100%
telah mengikuti. Tenaga TU, Laboran, Pustakawan : Memiliki tenaga laboran dan pustakawan
khusus, Pelatihan TIK: 100%, Pelatihan bahasa Inggris: 100%, Pelatihan bidangnya: 100%,
Pelatihan manajemen sesuai bidangnya: 100%.
(5) Pengembangan Sarana dan Prasarana yang meliputi perabot, peralatan pendidikan,
media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, bahan habis pakai, serta perlengkapan lain
yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran yang teratur dan berkelanjutan. Sarana
dan Prasana Minimal : Ruang kepala sekolah: 42 m2, Ruang wakil KS dan para PKS ada, Ruang
kelas : standar sesuai dengan jumlah rombel, Ruang perpustakaan: standar, Ruang Lab. IPA: 2
buah, Ruang guru: standar (sama dengan atau lebih 4m2 / guru), Gudang: ada, Ruang UKS ada.
Sarana dan Prasarana Lainnya : Ruang Lab. Bahasa: ada, Ruang Lab. Komputer ada dan
memenuhi standar, Ruang multi media: tidak ada, Ruang akademik dan pengembangan SIM:
tidak ada, Ruang kantin: tidak standar (<10m2). Fasilitas Pembelajaran dan Penilaian : Daya
listrik 4500 W, Komputer Guru: 2 unit, Komputer TU: 3 unit, Komputer perpustakaan: 1 unit,
Komputer Lab IPA: 1 buah, Jaringan internet WLAN, Sarana olah raga: 100%.
(6) Pengembangan Standar Pengelolaan Pendidikan adalah standar nasional pendidikan
yang berkaiatan dengan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan kegiatan pendidikan agar
tercapai efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pendidikan, pengelolaan sarana dan prasarana
pendidikan, penilaian hasil belajar, dan pengawasan. Perangkat dokumen pedoman pelaksanaan
rencana kerja/kegiatan : Dokumen RPS (RKS dan RKAS): 100%, Dokumen PSB: 100%,
Dokumen Pedoman pembinaan kesiswaan :100%, Dokumen tata tertib sekolah: 100%, Dokumen
kode etik sekolah: 100%, Dokumen penugasan guru: 80%. Struktur organisasi dan mekanisme
kerja: Struktur organisasi: 100% lengkap, Dokumen pembagian tugas/ kewenangan/tupoksi:
100%. Supervisi, monitoring, evaluasi, dan akreditasi sekolah: Ada tim khusus: 100%, Ada
instrumen: 100%, Ada pelaporan: 100%, Pendokumentasian : 100%, Tindak lanjut: 100%.
Kemitraan dan peranserta masyarakat: Dokumen keberadaan Komite Sekolah: 100%, Dokumen
program kerja komite sekolah: 100%, Kepengurusan komite sekolah: 100% lengkap, Perolehan
kerjasama dengan pihak lain: 5 instansi, Bantuan biaya pendidikan dari orang tua siswa
dimusyawarahkan. SIM sekolah: Terpasang PAS (Paket Aplikasi Sekolah): 100%, Terpasang
jaringan SIM: 100%.
(7) Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan meliputi standar biaya investasi,
biaya operasional dan standar biaya personal.. Sumber dana: minimal 5 buah, Pengalokasian dana
:
8 SNP, Penggunaan dana: 100% benar, Pelaporan penggunaan dana: 100%, Dokumen
pendukung pelaporan: 100%.
(8) Pengembangan Standar Penilaian Pendidikan adalah standar nasional pendidikan
yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian prestasi belajar peserta
didik. Penilaian hasil belajar peserta didik dilakukan pendidik secara berkesinambungan untuk
memantau proses, kemampuan, dan kemajuan hasil belajar. Frekuensi ulangan harian oleh guru:
100% terlaksana, Ulangan tengah semester yang dilakukan oleh guru: 100% terlaksana, Cakupan
materi ulangan akhir semester yang dilakukan sekolah: 100% terlaksana, Teknik-teknik penilaian
yang dipergunakan guru dalam pembelajaran: 100% benar, Instrumen yang dikembangkan guru
untuk ulangan harian 100% dikembangkan dan dilaksanakan, Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk ulangan akhir semester: 100% melaksanakan, Variasi instrumen
yang dikembangkan sekolah untuk ulangan kenikan kelas: 100%, Mekanisme dan prosedur
penilaian pendidikan oleh guru: 100% terpenuhi, Mekanisme dan prosedur penilaian pendidikan
oleh sekolah100% terpenuhi.
Seiring dengan peningkatan kepercayaan dari masyarakat, maka mulai tahun 2012
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu terus melakukan penyempurnaan berbagai aspek dalam
upaya meningkatkan mutu sesuai dengan visi dan misi sekolah yaitu menghasilkan lulusan siswa
berprestasi, input siswa yang benar-benar berminat masuk ke sekolah ini tidak hanya berasal dari
wilayah Sukagumiwang tetapi juga dari seluruh wilayah kabupaten, peningkatan kepercayaan ini
menjadi tantangan bagi sekolah terutama guru untuk terus meningkatkan kinerja dan
profesionalismenya. Diharapkan pada tahun ini, kualifikasi guru 100% telah berijazah S-1, dan
20% berijazah S-2. Pembagian tugas mengajar dan pengelola sekolah didasarkan kepada
pendidikan dan pengalaman kerja serta sumber daya yang dimilki.
Setelah diberlakukannya UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan
diterbitkannya Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005, maka penyelenggaraan pendidikan di
SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu diarahkan pada program pemenuhan /pencapaian 8 standar
Nasional Pendidikan sebagai berikut : (1). Standar
Kelulusan Pendidikan, (2) Standar Isi
(Kurikulum), (3) Standar Proses Pendidikan, (4) Standar Sarana dan Prasarana Pendidikan, (5)
Standar Tenaga Pendidik dan kependidikan, (6) Standar Pengelolaan Pendidikan, (7) Standar
Pembiayaan/ Pendanaan Pendidikan, (8) Standar Penilaian Pendidikan.
D.
IDENTIFIKASI
TANTANGAN
NYATA
(KESENJANGAN
KONDISI)
ANTARA
KONDISI PENDIDIKAN SAAT INI TERHADAP KONDISI PENDIDIKAN MASA
DATANG
Untuk mewujudkan efisiensi dan efektifitas dalam pendidikan, diupayakan pengelolaan
sekolah yang strategis dan sistematis, baik dalam perencanaan, proses/ pelaksanaan, pembiayaan,
maupun hasil. Oleh karena itu diperlukan pengelolaan sekolah yang mengarah pada pencapaian
standar nasional pendidikan. Dalam mewujudkan mutu yang tinggi dan relevansi pendidikan,
sekolah perlu penataan dan pengelolaan sumber daya yang ada melalui peningkatan standar
isi/kurikulum, standar tenaga pendidik dan kependidikan, peningkatan standar proses, standar
sarana-prasarana pendidikan, peningkatan standar kelulusan, peningkatan standar mutu
kelembagaan dan manajemen, standar pembiayaan dan standar penilaian.
Upaya mewujudkan sekolah yang berkualitas, selain perlu dukungan internal sekolah juga
keterlibatan orang tua, komite sekolah, masyarakat dan pemerintah sebagai dukungan eksternal,
secara bersama-sama, bahu membahu, mendorong dan mendukung, serta berpartisipasi aktif
dalam mewujudkan sekolah yang kualitas, oleh karena itu untuk mengetahui program kegiatan
serta seberapa besar kegiatan yang harus dilakukan maka perlu di indentifikasi tentang aspekaspek yang dapat menunjang keterwujudan kualitas pendidikan sesuai dengan delapan standar
nasional yang telah ditetapkan oleh pemerintah sebagai berikut :
No.
1.
Kondisi pendidikan saat ini
Standar Kompetensi Lulusan
A. Bidang Akademik
1) Rata2 pencapaian KKM
semua mapel 72
2) Rata2 pencapaian NUN 7,14
3) Lomba Matematika Tingkat
Kabupaten belum juara
4) Lomba IPA Tingkat
Kabupaten belum juara
5) Lomba Bhs. Inggris Tingkat
Kabupaten belum juara
B. Bidang non Akademik
1) Perolehan jumlah kejuaraan:
1 jenis/bidang pada tingkat
kabupaten
C. Kelulusan
1) Jumlah kelulusan 100%
D. Melanjutkan Studi
1) Jumlah lulusan yang
melanjutkan studi ke
jenjang lebih tinggi 80%
2) Jumlah lulusan yang
melanjutkan ke SMA yang
Besarnya
tantangan
nyata
Kondisi pendidikan masa datang
Standar Kompetensi Lulusan
A. Bidang Akademik
1) Rata2 pencapaian KKM
semua mapel 77
2) Rata2 pencapaian NUN 7,25
3) Memperoleh juara ke-1 tk
kabupaten Lomba
Matematika
4) Memperoleh juara ke-1 tk
kabupaten bidang IPA
5) Memperoleh juara ke-1 tk
kabupaten bidang Bhs.
Inggris
B. Bidang non Akademik
1) Perolehan jumlah kejuaraan:
4 jenis/bidang pada tk
kab/kabupaten
2) Perolehan jumlah kejuaraan:
3 jenis/bidang pada tk
provinsi
0,5
0,11
1 tingkat
1 tingkat
1 tingkat
1 jenis
1 jenis
C. Kelulusan
1) Jumlah kelulusan 100%
D. Melanjutkan Studi
1) Jumlah lulusan yang
melanjutkan studi ke jenjang
lebih tinggi 100%
-
20%
No.
Kondisi pendidikan saat ini
dipavoritkan masyarakat
34%
2.
3.
2) Jumlah lulusan yang
melanjutkan ke SMA yang
difavoritkan masyarakat 50%
Standar Isi
Standar Isi
A. Buku KTSP (Dokumen-1)
1) Tersusunnya Kurikulum
SMP/MTs Blog Prakarya
Indramayu
A. Buku KTSP (Dokumen-1)
1) Penyempurnaan Kurikulum
SMP/MTs Blog Prakarya
Indramayu
B. Perangkat mengajar :
1) Tersusun silabus 11 mapel
kelas 7,8 dan 9
2) Tersusun RPP semua mapel
kelas 7,8 dan 9
B. Perangkat mengajar :
1) Penyempurnaan silabus 11
mapel kelas 7, 8, dan 9
2) Penyempurnaan RPP semua
mapel kelas 7, 8, dan 9
Standar Proses
Standar Proses
A. Persiapan Pembelajaran :
1) Kepemilikan silabus oleh
guru: 100 % memiliki
A. Persiapan Pembelajaran
1) Kepemilikan silabus oleh guru:
100% memiliki dan direvisi
sejalan KBM
2) Kepemilikan RPP oleh guru:
100% memiliki dan direvisi
terus sejalan KBM
3) Kepemilikan sumber
belajar/bahan ajar: 100%
4) Pengembangan perangkat
instrumen untuk pemahaman
guru terhadap karakteristik
siswa: 100%
2) Kepemilikan RPP oleh guru:
100% memiliki
3) Kepemilikan sumber
belajar/bahan ajar: 75%
4) Pengembangan perangkat
instrumen untuk pemahaman
guru terhadap karakteristik
siswa: 75%
B. Persaratan Pembelajaran :
1) Jumlah siswa per rombel: 40
anak
2) Beban mengajar guru: 24
jam/minggu
3) Ratio antara jumlah siswa
dengan buku tekas mapel 1:1
4) Pengelolaan kelas: 75 %
C. Pelaksanaan Pembelajaran :
1) Cakupan pendahuluan dalam
pembelajaran oleh guru di
kelas: 75%
2) Cakupan penerapan prinsip
pembelajaran yang:
eksploratif, elaboratir, dan
konformatif: 50%
3) Penerapan CTL: 50%
4) Penerapan pembelajaran
tuntas: 50%
5) Penerapan
PAIKEM/PAKEM: 60%
6) Penerapan pembelajaran di
luar kelas/sekolah: 40%
7) Variasi pengelolaan kelas:
70%
D. Pelaksanaan Penilaian :
1) Pengembangan instrumen
penilaian hasil belajar: 80%
Besarnya
tantangan
nyata
Kondisi pendidikan masa datang
B.
Persyaratan Pembelajaran :
1) Jumlah siswa per rombel: 32
anak
2) Beban mengajar guru: ≥ 24
jam/minggu
3) Ratio antara jumlah siswa
dengan buku tekas mapel 1:3
4) Pengelolaan kelas: 100%
16%
1
11 mapel
RPP kelas
7,8,9
peningkatan
kualitas
peningkatan
kualitas
25%
25%
Pengurangan 8
siswa/rombel
Penambahan 1
buku/siswa
25%
C. Pelaksanaan Pembelajaran :
1) Cakupan pendahuluan dalam
pembelajaran oleh guru di
kelas: 100%
2) Cakupan penerapan prinsip
pembelajaran yang:
eksploratif, elaboratir, dan
konformatif: 75%
3) Penerapan CTL: 80%
4) Penerapan pembelajaran
tuntas: 100%
5) Penerapan PAIKEM/PAKEM:
80%
6) Penerapan pembelajaran di
luar kelas/sekolah: 75%
7) Variasi pengelolaan kelas:
100%
D. Pelaksaan Penilaian :
1) Pengembangan instrumen
25%
25%
30%
50%
20%
35%
30%
No.
Kondisi pendidikan saat ini
Kondisi pendidikan masa datang
2) Variasi model penilaian: 3
model
3) Pengolahan/analisis hasil
penilaian: 2 jenis manual
4) Pemanfaatan/tindak lanjut
hasil penilaian: 1 manfaat
penilaian hasil belajar:100%
2) Variasi model penilaian: 5
model
3) Pengolahan/analisis hasil
penilaian: 2 jenis manual
4) Pemanfaatan/tindak lanjut
hasil penilaian: 3 manfaat
E. Pengawasan Proses
Pembelajaran :
1) Cakupan kegiatan supervisi
pembelajaran: 60%
2) Cakupan kegiatan evaluasi
pembelajaran: 60%
3) Dokumen pelaporan hasil
evaluasi pembelajaran: 60%
4) Cakupan tindak lanjut hasil
evaluasi pembelajaran: 50%
E. Pengawasan Proses Pembelajaran
:
1) Cakupan kegiatan supervisi
pembelajaran: 100%
2) Cakupan kegiatan evaluasi
pembelajaran: 100%
3) Dokumen pelaporan hasil
evaluasi pembelajaran: 100%
4) Cakupan tindak lanjut hasil
evaluasi pembelajaran: 100%
Besarnya
tantangan
nyata
20%
2model
1 jenis
pemanfaatan/
tindak lanjut
40%
40%
40%
50%
4.
Standar Tenaga Pendidik dan
Tenaga Kependidikan:
Standar Tenaga Pendidik dan
Tenaga Kependidikan:
A. Kepala Sekolah :
1) 12 guru pelatihan bahasa
Inggris tes TOEFL > 450
2) 5 guru mampu membuat
media pembelajaran berbasis
IT
3) Belum pelatihan
kepemimpinan
4) Belum pelatihan manajerial
sekolah (MBS)
5) Belum pelatihan
kewirausahaan
6) Belum pelatihan supervisi,
monitoring, dan evaluasi
sekolah
7) Belum pelatihan administrasi
persekolahan
8) Belum pelatihan KTSP
A. Kepala Sekolah :
1) 24 guru Pelatihan Bahasa
Inggris tes TOEFL > 450
2) 15 guru mampu membuat
media pembelajaran berbasis
IT
3) pelatihan kepemimpinan min.
3 kali
4) pelatihan manajerial sekolah
(MBS) min. 3 kali
5) pelatihan kewirausahaan min.
3 kali
6) pelatihan supervisi,
monitoring, dan evaluasi
sekolah min. 3 kali
7) pelatihan administrasi
persekolahan min. 3 kali
8) Pelatihan KTSP min 2 kali
B. Guru :
1) Pelatihan CTL: 100%
2) Pelatihan pembelajaran tuntas:
100%
3) Pelatihan penilaian dan
evaluasi pembelajaran: 100%
4) Pelatihan bhasa Inggris:100%
5) Pelatihan TIK: 100%
6) Pelatihan KTSP: 100%
7) Pelatihan penelitian
pendidikan: 100%
8) Pelatihan kepribadian: 100%
9) Pengabdian masyrakat: 100%
10) Pelatihan PAIKEM/PAKEM:
100%
B. Guru :
1) Pelatihan CTL:21%
2) Pelatihan pembelajaran
tuntas: 75%
3) Pelatihan penilaian dan
evaluasi pembelajaran: 40%
4) Pelatihan bahas Inggris: 20%
5) Pelatihan TIK: 35%
6) Pelatihan KTSP: 75%
7) Pelatihan penelitian
pendidikan: 20%
8) Pelatihan kepribadian: 10%
9) Pengabdian masyarakat: 10%
10) Pelatihan PAIKEM/PAKEM:
25%
C. Tenaga TU, Laboran, Pustakawan
:
1) Pelatihan TIK: 50%
2) Pelatihan bahasa Inggris: 10%
3) Pelatihan bidangnya: 10%
4) Pelatihan manajemen sesuai
C. Tenaga TU, Laboran, Pustakawan
:
1) Pelatihan TIK: 100%
2) Pelatihan bahas Inggris: 100%
3) Pelatihan bidangnya: 100%
4) Pelatihan manajemen sesuai
12 guru
10 guru
3 kali
3 kali
3 kali
3 kali
3 kali
2 kali
79%
25%
60%
80%
65%
25%
80%
90%
90%
75%
50%
No.
Kondisi pendidikan saat ini
bidangnya: 5%
Kondisi pendidikan masa datang
bidangnya: 100%
Besarnya
tantangan
nyata
90%
90%
95%
5.
Standar Sarana dan Prasarana
Standar Sarana dan Prasarana
A. Sarana dan Prasarana Minimal ;
1) Ruang kepala sekolah: 42 m2
2) Ruang wakil KS tidak ada
3) Ruang kelas: standar
4) Ruang perpustakaan: tidak
standar
5) Ruang Lab. IPA: 1 buah
A. Sarana dan Prasana Minimal
1) Ruang kepala sekolah: 4 m2
2) Ruang wakil KS ada
3) Ruang kelas : standar
4) Ruang perpustakaan: tidak
standar
Ruang KS
standar
Terbangun R
WK
Terbangun R
perpustakaan
5) Ruang Lab. IPA: 1 buah
6) Ruang guru: tidak standar (<
4m2 / guru)
7) Gudang: tidak ada
6) Ruang guru: tidak standar (<
4m2 / guru)
7) Gudang: tidak ada
8) Ruang UKS : tidak ada
8) Ruang UKS : tidak ada
B. Sarana dan Prasarana Lainnya ;
1) Ruang Lab.Bahasa: ada
2) Ruang Lab. Komputer ada
3) Rung multi media: tidak ada
4) Ruang akademik dan
pengembangan SIM: tidak
ada
5) Ruang kantin: tidak standar
(<10m2)
C. Fasilitas Pembelajaran dan
Penilaian
1) Daya listrik < 2250 W
2) Komputer Guru: 0 unit
3) Komputer TU: 2 unit
4) Komputer perpustakaan:0
unit
5) Komputer Lab IPA: tidak ada
6) Jaringan internet ada
7) Sarana olah raga: 50%
6.
B. Sarana dan Prasarana Lainnya
1) Ruang Lab. Bahasa: ada
2) Ruang Lab. Komputer ada
3) Ruang multi media: ada
4) Ruang akademik dan
pengembangan SIM: tidak ada
5) Ruang kantin: tidak standar
(<10m2)
C. Fasilitas Pembelajaran dan
Penilaian
1) Daya listrik 8000W
2) Komputer Guru: 2 unit
3) Komputer TU: 3 unit
4) Komputer perpustakaan: 1
unit
5) Komputer Lab IPA: 1 buah
6) Jaringan internet lan
7) Sarana olah raga: 100%
Standar Pengelolaan
Standar Pengelolaan
A. Perangkat dokumen pedoman
pelaksanaan rencana
kerja/kegiatan:
1) Dokumen RPS (RKS dan
RKAS): 100%
2) Dokumen PSB: 100%
3) Dokumen Pedoman
pembinaan kesiswaan: 60%
4) Dokumen tata tertib sekolah:
50%
5) Dokumen kode etik sekolah:
60%
6) Dokumen penugasan guru:
80%
A. Perangkat dokumen pedoman
pelaksanaan rencana
kerja/kegiatan:
1) Dokumen RPS (RKS dan
RKAS): 100%
2) Dokumen PSB: 100%
3) Dokumen Pedoman pembi
naan kesiswaan :100%
4) Dokumen tata tertib sekolah:
100%
5) Dokumen kode etik sekolah:
100%
6) Dokumen penugasan guru:
100%
Terbangun R
lab IPA 1 bh
Terbangun
ruang guru
Terbangun 1
gudang
Terbangun
ruang UKS
Pemb. Lab.
Bhs
Multimedia
terbangun
Ruang SIM
terbangun
Ruang kantin
Tambh 6750W
2 unit
3 unit
1 unit
1 unit
20 unit
1 jaringan
50%
Penyempurnaa
n
Menggunakan
ICT
40%
40%
40%
20%
No.
Kondisi pendidikan saat ini
Kondisi pendidikan masa datang
B. Struktur organisasi dan
mekanisme kerja:
1) Struktur organisasi: 75%
lengkap
2) Dokumen pembagian tugas/
kewenangan/tupoksi: 60%
B. Struktur organisasi dan
mekanisme kerja:
1) Struktur organisasi: 100%
lengkap
2) Dokumen pembagian tugas/
kewenangan/tupoksi: 100%
B. Supervisi, monitoring, evaluasi,
dan akreditasi sekolah:
1) Tidak ada tim khusus
2) Tidak ada instrumen
3) Tidak ada pelaporan
4) Pendokumentasian : 50%
5) Tindak lanjut: 50%
B. Supervisi, monitoring, evaluasi,
dan akreditasi sekolah:
1) Ada tim khusus: 100%
2) Ada instrumen: 100%
3) Ada pelaporan: 100%
4) Pendokumentasian : 100%
5) Tindak lanjut: 100%
D. Kemitraan dan peranserta
masyarakat:
1) Dokumen keberadaan
Komite Sekolah: 90%
2) Dokumen program kerja
komite sekolah: 60%
3) Kepengurusan komite
sekolah: 75% lengkap
4) Perolehan kerjasama dengan
pihak lain: 2 instansi
5) Bantuan biaya pendidikan
dari orang tua siswa: 40.000
rupiah/bulan
E. SIM sekolah:
1) Tidak terpasang PAS (Paket
Aplikasi Sekolah)
2) Tidak terpasang jaringan SIM
D. Kemitraan dan peranserta
masyarakat:
1) Dokumen keberadaan Komite
Sekolah: 100%
2) Dokumen program kerja
komite sekolah: 100%
3) Kepengurusan komite
sekolah: 100% lengkap
4) Perolehan kerjasama dengan
pihak lain: 5 instansi
5) Bantuan biaya pendidikan
dari orang tua siswa: 150.000
rupiah/bulan
E. SIM sekolah:
1) Terpasang PAS (Paket
Aplikasi Sekolah): 100%
2) Terpasang jaringan SIM:
100%
Besarnya
tantangan
nyata
25%
40%
100%
100%
100%
50%
50%
10%
40%
25%
3 instansi
90.000,-
100%
Jaringan SIM
7.
8.
Standar Keuangan dan Pembiayaan
Standar Keuangan dan Pembiayaan
1)
2)
3)
4)
5)
1)
2)
3)
4)
5)
Sumber dana: 4 buah
Pengalokasian dana : 7 SNP
Penggunaan dana: 80% benar
Pelaporan penggunaan dana: 90%
Dokumen pendukung pelaporan:
85%
Sumber dana: minimal 5 buah
Pengalikasian dana : 8 SNP
Penggunaan dana: 100% benar
Pelaporan penggunaan dana: 100%
Dokumen pendukung pelaporan:
100%
Standar Penilaian Pendidikan:
Standar Penilaian Pendidikan:
1) Frekuensi ulangan harian oleh
guru: 100%
2) Ulangan tengah semester yang
dilakukan oleh guru: 100%
3) Cakupan materi ulangan akhir
semester yang dilakukan sekolah:
90%
1) Frekuensi ulangan harian oleh
guru: 100%
2) Ulangan tengah semester yang
dilakukan oleh guru: 100%
3) Cakupan materi ulangan akhir
semester yang dilakukan sekolah:
100%
4) Teknik-teknik penilaian yang
dipergunakan guru dalam
pembelajaran: 50%
5) Instrumen yang dikembangkan
4) Teknik-teknik penilaian yang
dipergunakan guru dalam
pembelajaran: 100%
Minimal 1
1 SNP
20%
10%
15%
Peningkatan
kualitas
Peningkatan
kualitas
10%
50%
No.
Kondisi pendidikan saat ini
guru untuk ulangan harian: 80%
6) Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk
ulangan akhir semester: 80%
7) Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk
ulangan kenikan kelas: 80%
8) Mekanisme dan prosedur
penilaian pendidikan oleh guru:
75% terpenuhi
9) Mekanisme dan prosedur
penilaian pendidikan oleh
sekolah: 90% terpenuhi
9.
E.
Kondisi pendidikan masa datang
5) Instrumen yang dikembangkan
guru untuk ulangan harian 100%
6) Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk
ulangan akhir semester: 100%
7) Variasi instrumen yang
dikembangkan sekolah untuk
ulangan kenikan kelas: 100%
8) Mekanisme dan prosedur penilaian
pendidikan oleh guru: 100%
terpenuhi
9) Mekanisme dan prosedur penilaian
pendidikan oleh sekolah100%
terpenuhi
Pengembangan Budaya dan
Lingkungan Sekolah:
Pengembangan Budaya dan
Lingkungan Sekolah:
1) Pengembangan budaya bersih:
80%
2) Penciptaan lingkungan sehat, asri,
indah, rindang, sejuk, dll
(tamanisasi): 70%
3) Pemenuhan sistem
sanitasi/drainasi: 50%
4) Penciptaan budaya tata krama “in
action”: 70%
5) Peningkatan kerjasama dengan
lembaga lain relevan: 2 lembaga
6) Pengembangan lomba-lomba
kebersihan, kesehatan, dll: 2
lomba
1) Pengembangan budaya bersih :
100%
2) Penciptaan lingkungan sehat, asri,
indah, rindang, sejuk, dll
(tamanisasi): 100%
3) Pemenuhan sistem sanitasi/drainasi:
100%
4) Penciptaan budaya tata krama “in
action”: 100%
5) Peningkatan kerjasama dengan
lembaga lain relevan: 5 lembaga
6) Pengembangan lomba-lomba
kebersihan, kesehatan, dll: 5 lomba
Besarnya
tantangan
nyata
20%
20%
20%
25%
10%
20%
30%
50%
30%
3 lembaga
3 jenis lomba
MOTO JUANG, VISI MISI SMP/MTS BLOG PRAKARYA INDRAMAYU
A. Moto Juang
PROGRESIF (PROGRAM RELIGIUS INOVATIF) :
Berarti Program Peningkatan Mutu SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu Berdasarkan Nilai
Religius, Yang Berkembang Secara Inovatif Dalam Mewujudkan Peserta Didik Cerdas dan
Kompetitif.
B.
Visi Sekolah
Tercapainya Prestasi Siswa SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu Berkompetensi Amat Baik
Melalui Proses Pembelajaran Progresif.
C. Misi Sekolah
(SAPTA KARYA INOVATIF)
1. Membangun kultur budaya sekolah berkarakter religius
2. Menerapkan regulasi sekolah sesuai dengan asas hukum, politik dan sosial etik.
3. Mengembangkan kebutuhan sarana prasarana sekolah berstandar nasional.
4. Memfasilitasi integritas personal di dalam sistem sekolah yang informative.
5. Meningkatkan kualitas personal yang religius, maju, mandiri dan sejahtera.
6. Meningkatkan proses operasional dan kurikulum sekolah secara efektif dan efesien.
7. Mensosialisasikan prestasi hasil pendidikan menjadi milik publik.
F.
TUJUAN SMP/MTS BLOG PRAKARYA INDRAMAYU DALAM 4 TAHUN
Pada tahun pelajaran 2018/2019 sampai dengan tahun pelajaran 2021/2022 diharapkan:
1.
Menghasilkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan yang berstandar nasional.
2.
Menetapkan mata pelajaran mulok sebagai pembekalan pengembangan life skill siswa.
3.
Terwujudnya administrasi kurikulum yang berstandar nasional untuk semua mata pelajaran.
4.
Menghasilkan tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional.
5.
Menghasilkan sarana, media, dan sumber belajar untuk pembelajaran yang memadai dan
relevan dalam mendukung PBM.
6.
Menghasilkan prasarana pendidikan yang memadai dan relevan dalam mendukung PBM.
7.
Menghasilkan mutu lulusan, dari rata-rata 6,25 menjadi 7,14 standar kelulusan
8.
Menghasilkan prestasi akademik 3 besar tingkat Kabupaten dan 3 besar tingkat propinsi.
9.
Menghasilkan prestasi nonakademik dalam lomba rata-rata 3 besar tingkat Kabupaten dan
tingkat propinsi.
10. Menghasilkan sistem penilaian beragam (multiaspek) untuk semua mata pelajaran dan
semua jenjang kelas.
11. Menghasilkan budaya tertib, aman, sejuk, rindang dan indah dalam lingkungan sekolah
12. Mewujudkan lulusan yang berkualitas, beriman, dan dapat bersaing.
G.
PROGRAM STRATEGIS
Dalam rangka mewujudkan SMP/MTs Blog Prakarya Indramayu Kabupaten Indramayu dengan
kualifikasi Sekolah Standar Nasional (SSN) maka program strategis yang dicanangkan diarahkan
pada delapan standar nasional pendidikan yang terkandung di dalam PP No. 19 Tahun 2005.
Adapun program strategis yang dicanangkan adalah sebagai berikut:
1.
Seluruh warga sekolah wajib melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sesuai dengan
tugas dan fungsinya masing-masing (Kepala Sekolah, Guru, TU, Siswa dan Komite
Sekolah).
2.
Pengembangan kebutuhan sarana dan prasarana, media pembelajaran dan sumber belajar
yang memadai.
3.
Peningkatan kopetensi guru dalam melaksanakan tugas proses pembelajaran dan tugas
lainnya.
4.
Ekstrakurikuler dan keterampilan selain sebagai wadah kegiatan minat dan bakat, juga
dijadikan pembinaan prestasi dan life skill.
5.
Melaksanakan budaya nuansa Islami bagi seluruh warga selama di sekolah, di keluarga dan
di masyarakat kecuali non muslim sesuai agama yang dianutnya.
6.
Seluruh warga melaksanakan dan mencintai lingkungan sekolah dengan memelihara taman
sekolah dan lingkungan sekolah bebas dari sampah.
7. Menjalin hubungan kerjasama dengan komite sekolah dan masyarakt peduli pendidikan dalam
pengelolaan pendidikan.
H.
STRATEGI PELAKSANAAN/PENCAPAIAN
1. Peningkatan Standar Kompetensi Kelulusan
1)
Peningkatan
mutu lulusan yang terus meningkat, strateginya : menetapkan standar
kelulusan (SKL) dan standar ketuntasan belajar (SKB) setiap mata pelajaran,
mengembangkan jam pelajaran untuk 4 mata pelajaran (Bahasa Indonesia, Bahasa
Inggris, Matematika, dan IPA), mengembangkan pembelajaran model CTL atau
PAKEM, melakukan koordinasi dengan orang tua dan pihak lain yang terkait dalam
mengembangkan potensi belajar siswa, membentuk dan mengaktifkan MGMP sekolah,
melakukan try out untuk kelas IX, dan evaluasi.
2)
Peningkatan
prestasi akademik dalam lomba rata-rata 3 besar tingkat Kabupaten,
strateginya: Melakukan koordinasi, menyusun jenis dan jadwal kegiatan, membentuk
kelompok belajar untuk pelajaran bahasa Inggris, bahasa Indonesia, Matematika, IPA,
IPS bagi siswa kelas VII dan kelas VIII yang berpotensi, membentuk dan menetapkan
pembina/ pendamping, melakukan kegiatan dan evaluasi.
3). Peningkatan prestasi nonakademik dalam lomba rata-rata 3 besar tingkat Kabupaten,
strateginya: Melakukan koordinasi, menetapkan bidang ekstrakurikuler yang potensial,
menetapkan target, mengadakan seleksi pembina dan pelatih yang potensial, menyusun
jadwal kegiatan, melakukan kegiatan dan evaluasi.
2. Pengembangan Standar Isi
1) Untuk mewujudkan SSN berkaitan dengan standar isi kurikulum antara lain melakukan
pengembangan kurikulum yang dinamis dan inovatif, dengan strategi: menjalin
kerjasama dengan Komite Sekolah, kunjungan, lokakarya, dan workshop untuk
menghasilkan Kurikulum Muatan Lokal yang sesuai kondisi sekolah dan daerah.
2) Peningkatan pembekalan keterampilan siswa melalui pengembangan akademis maupun
nonakademis yang didukung oleh semua komponen sekolah, orang tua maupun
masyarakat.
3) Peningkatan administrasi kurikulum yang berstandar KTSP dan Kurikulum 2013 untuk
semua mata pelajaran, dengan strategi: melakukan koordinasi dengan guru mata
pelajaran, menyiapkan blanko/instrumen, studi banding, mengadakan workshop dan
kerjasama dengan pihak lain yang terkait.
4) Pengembangan pemetaan pengelompokan materi pelajaran yang serumpun : strateginya:
mengadakan musyawarah guru mata pelajaran sekolah, membentuk MGMP sekolah,
pelatihan, dan menjalin kerjasama dengan sekolah lain.
5) Pengembangan analisis materi, silabus, RPP (prota, promes, promig), dan evaluasi
pembelajaran yang berstandar KTSP/ dan Kurikulum 2013 dengan strategi : melakukan
koordinasi Kepala Sekolah, guru dan Komite Sekolah, menyiapkan instrumen/blanko
yang dibutuhkan, menyusun jadwal kegiatan, mendatangkan nara sumber, warkshop,
melakukan kegiatan dalam menganalisis materi, menetapkan SK, KD, menyusun silabus,
RP (prota, promes, promig), dan mengevaluasi proses dan hasil pengembangan.
6) Pengembangan instrumen penilaian yang berstandar SNP, strateginya : menyusun jadwal
kegiatan, mendatangkan nara sumber, workshop,
studi banding, menyusun dan
melaksanakan perangkat penilaian, serta mengevaluasi proses/hasil
3.
Peningkatan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan
Peningkatan pendidik dan tenaga kependidikan yang profesional dengan strateginya sebagai
berikut:
1)
Menjalin kerjasama dengan komite sekolah, studi banding, MGMP, pelatihan, workshop,
kolaborasi teman sejawat dan kerjasama dengan pihak terkait, dan mengevaluasi.
2) Peningkatan tenaga pendidik dan kependidikan yang berkualifikasi, dengan strategi:
pendataan,
melakukan
koordinasi,
mengikuti
pelatihan/workshop,
melanjutkan
pendidikan kejenjang yang lebih tinggi dan evaluasi.
3) Peningkatan tenaga pendidik dan kependidikan yang mampu mengoperasionalkan
komputer, strateginya
: melakukan koordinasi, menyusun perencanaan dan jadwal
kegiatan, menyeleksi pelatih/tutor, melakukan pelatihan, menjalin kerjasama dengan
komite, menyiapkan peralatan komputer, dan mengevaluasi.
4) Peningkatan guru dalam melaksanakan PTK untuk peningkatan proses pembelajaran,
strateginya: inventarisasi personal, pembuatan jadwal, menyiapkan ATK, mengundang
nara sumber, pelatihan, mendokumentasikan hasil, dan mengevaluasi.
4.
Peningkatan Standar Proses
1)
Pengembangan
proses pembelajaran yang efektif dan efisien untuk semua mata
pelajaran, strateginya: melakukan koordinasi, menyusun jadwal kegiatan, menyeleksi
nara sumber, workshop, studi banding, pelatihan, menjalin kerjasama dengan komite, dan
mengevaluasi
2)
Pengembangan model-model dan inovasi dalam pembelajaran untuk semua mata
pelajaran, strategi:
Menyusun perencanaan dan jadwal, menyeleksi nara sumber,
pelatihan/workshop, kolaborasi teman sejawat, studi banding dan mengevaluasi.
3)
Pengembangan sumber dan bahan pembelajaran yang inovatif, strategi: mengidentifikasi
sumber dan bahan pembelajaran yang inovatif, merencanakan sumber dan bahan
pembelajaran
yang
dibutuhkan,
melaksanakan
pengadaan
sumber
dan
bahan
pembelajaran, memanfaatkan dan mengevaluasi sumber dan bahan pembelajaran.
5.
Peningkatan Standar Sarana Prasarana Pendidikan
1)
Peningkatan sarana pembelajaran yang memadai dan relevan dalam mendukung PBM,
strateginya : Pendataan kebutuhan media pembelajaran, klasifikasi prioritas kebutuhan
media pembelajaran guru (buku pelajaran untuk siswa dan guru, boardmarker, komputer,
alat-alat praktik IPA, alat bantu pembelajaran dan lain-lain), kerjasama dengan Komite,
pengadaaan dan penggunaan, evaluasi dan laporan penggunaan.
2)
Prasarana pendidikan yang memadai dan relevan dalam mendukung PBM, strateginya:
Analisis
kebutuhan
fisik
sekolah,
menetapkan
prioritas
program
fisik
(rehab/pengembangan) gedung/bangunan, menjalin kerjasama dengan Komite atau
instansi terkait secara vertikal, evaluasi dan pelaporan.
6.
Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan
1)
Peningkatan pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil,
strateginya : meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pembiayaan sekolah, menjalin
kerjasama dengan orang tua melalui Komite Sekolah, menjalin kerjasama dengan pihak
terkait dalam peningkatan pembiayaan (pemberian beasiswa), menetapkan biaya sekolah
dengan model subsidi silang dan evaluasi.
2) Peningkatan kerjasama dengan penyandang dana (sponsor, alumni dan lain-lain) dalam
meningkatkan pengembangan pembiayaan pendidikan, strateginya: menjalin kerjasama
dengan pihak swasta, mencari informasi dan pendataan keberadaan alumni, membentuk
wadah alumni, mengaktifkan organisasi alumni dan evaluasi.
3)
Pengembangan usaha-usaha sekolah melalui unit produksi (Kopsis), strateginya:
memperkenalkan/mensosialisasikan keberadaan koperasi sekolah, tersusunnya anggaran
dasar dan anggaran rumah tangga KOPSIS,
menyiapkan macam kebutuhan yang
diperlukan warga sekolah, penjadwalan tenaga KOPSIS, pelatihan tenaga KOPSIS dan
evaluasi.
7.
Peningkatan Standar Pengelolaan
1) Peningkatan manajemen sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipatif, strateginya
: mengembangkan dan memantapkan konsep MBS terhadap warga sekolah,
mengembangkan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan sesuai tupoksi, mengikuti
kegiatan peningkatan mutu (pelatihan, seminar, kursus, studi lanjut) sesuai dengan
kebutuhan, menertibkan pengelolaan administrasi sekolah (antara lain : ketenagaan,
kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, keuangan, humas), mengembangkan pola
monev dalam pengembangan kelembagaan.
2)
Peningkatan sekolah yang kondusif, strateginya : menyusun program kegiatan yang
melibatkan komponen sekolah dalam mewujudkan sekolah yang kondusif, menetapkan
program prioritas, mengembangkan
budaya disiplin, tertib dan santun oleh warga
sekolah, menjalin sikap kooperatif dan kolaboratif antar warga sekolah dengan orang tua,
sekolah dengan masyarakat sekitar, sekolah dengan komite sekolah, dan evaluasi.
8.
Pengembangan Standar Penilaian
1.
Pengembangan sistem penilaian beragam untuk semua mata pelajaran dan semua jenjang
kelas, strateginya : melakukan identifikasi kemampuan guru dalam melakukan penilaian,
melakukan analisis kecenderungan guru dalam melakukan penilaian, membentuk
kelompok guru sesuai dengan kelompok bidang studi dalam penilaian, melakukan
workshop/pelatihan, melakukan evaluasi proses dan hasil penilaian dalam pembelajaran,
dan menindaklanjuti hasil kegiatan penilaian.
2)
Peningkatan sistem penilaian (PAN/PAP) oleh guru, dan sekolah dalam pembelajaran
atau akhir kegiatan pembelajaran, strateginya : melakukan koordinasi (guru, kurikulum,
orang tua dan pihak terkait) dalam menetapkan kreteria penilaian, menetapkan aspekaspek penialian ( kognitif, afektif dan psikomotorik) untuk semua mata pelajaran,
menetapkan aspek-aspek pendukung dalam penilaian, mengadakan koordinasi dengan
tim MGMPS untuk menentukan standar penilaian, dan mengembangkan model-model
penilaian sesuai dengan kemahiran guru.
I.
HASIL YANG DIHARAPKAN
1. Peningkatan Standar Kelulusan
a. Terwujudnya peningkatan mutu lulusan, dari 7,14 menjadi 7,25 dan ketuntasan pembelajaran
(dari 70 % menjadi 73 %).
b. Terwujudnya prestasi akademik dalam lomba rata-rata 3 besar tingkat Kabupaten dan 3
besar tingkat propinsi
c. Terwujudnya prestasi nonakademik dalam lomba rata-rata 3 besar tingkat Kabupaten dan 3
besar tingkat propinsi
2. Pengembangan Standar Isi
a. Terealisasinya perangkat kurikulum yang dinamis dan inovatif.
b. Terwujudnya administrasi kurikulum yang berstandar KTSP untuk semua mata pelajaran.
c. Terwujudnya pemetaan pengelompokan materi pelajaran yang serumpun.
d. Terwujudnya silabus, RP (prota, promes) dan evaluasi pembelajaran yang berstandar KTSP.
e. Terwujudnya instrumen penilaian yang berstandar KTSP.
3 Peningkatan / Pengembangan Tenaga Kependidikan
a. Terwujudnya tenaga pendidik dan kependidikan yang profesional.
b. Terwujudnya tenaga pendidik dan kependidikan yang berkualifikasi
c. Terwujudnya peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan kependidikan sesuai SNP.
d. Terwujudnya monev dari Kepala Sekolah terhadap kinerja pendidik dan tenaga kependidikan
e. Terealisasinya guru dalam melaksanakan PTK untuk peningkatan proses pembelajaran.
4. Peningkatan Standar Proses
a. Terealisasinya proses pembelajaran utamanya CTL yang efektif dan efisien untuk semua
mapel
b. Terealisasinya model-model pembelajaran yang variatif dan inovatif dalam meningkatkan
prestasi belajar siswa.
5. Peningkatan / Pengembangan Fasilitas Pendidikan
a. Terwujudnya sarana pembelajaran yang memadai dan relevan dalam mendukung PBM,
seperti komputer, alat musik, perlengkapan laboratorium yang memadai, dll.
b. Terwujudnya prasarana pendidikan yang memadai dalam mendukung PBM
6. Pengembangan Standar Pembiayaan Pendidikan
a. Terealisasinya pengembangan pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil.
b. Terwujudnya kerjasama dengan penyandang dana (sponsor, alumni dan lain-lain) dalam
meningkatkan pengembangan pembiayaan pendidikan.
c. Terwujudnya usaha-usaha sekolah melalui unit produksi ( Kopsis ).
7. Peningkatan Standar Pengelolaan Pendidikan
a. Terwujudnya manajemen sekolah yang akuntabel, transparan dan partisipatif.
b. Terwujudnya sekolah yang kondusif dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.
c. Terdapat dokumen rencana pengembangan sekolah tiap tahun baik jangka pendek maupun
panjang.
d. Terdapat dokumen pengembangan pendayagunaan SDM sekolah.
e. Terdapatnya struktur dan keorganisasian sekolah sesuai dengan kebutuhan sekolah sesuai
dengan tupoksi dan pedoman-pedoman kerjanya.
8. Pengembangan Standar Penilaian
a. Terdapatnya perangkat penilaian berbagai ragam untuk semua mata pelajaran dan semua
jenjang kelas.
b. Terselenggaranya berbagai model evaluasi (ulangan harian, ulangan tengah semester,
ulangan semester, dsb.)
c. Terdapat dokumen pengembangan bank soal.
Tabulasi Program-Program Strategis
dan Tonggak-tonggak Keberhasilan dalam RKAS-1
PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS
NO
1.
2.
3.
4.
BERDASARKAN KOMPONEN / ASPEK
TONGGAK-TONGGAK KUNCI
KEBERHASILAN
2018-2019 2018-2020 2020-2021 2021-2022
Standar Kompetensi Lulusan
a. Persentase kelulusan yang masuk sekolah vaforit
35%
tingkat kabupaten
b. Kejuaraan akademik/nonakademik tingkat kabupaten
40 %
c. Kejuaraan olimpiade nasional (matematika, fisika dan
0%
lain-lain)
d. Rata-rata NUN standar kelulusan
7,14
Standar Isi
a. Kepemilikan dokumen kurikulum secara lengkap
80%
b. Kepemilikan tim pengembang kurikulum yang handal
80%
Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Input (Guru)
a. Kecukupan jumlah guru
70%
b. Kepemilikan jumlah guru yang bersertifikasi
30%
c. Kepemilikan jumlah guru yang berkualifikasi S1
70%
Input (Kepala Sekolah)
a. Kecukupan kualifikasi kepala sekolah S-1
100%
b. Kepemilikan kepala sekolah yang bersertifikasi
100%
c. Kepemilikan kasek yang berpengalaman (min 4
100%
Tahun)
Input (Tenaga Pendukung)
a. Kecukupan jumlah ideal pustakawan
30%
b. Kecukupan jumlah ideal laboran
70%
c. Kecukupan jumlah ideal teknisi komputer
50%
d. Kecukupan jumlah ideal karyawan
60%
e. Kepemilikan pustakawan yang kompeten
50%
f. Kepemilikan laboran yang kompenten
70%
g. Kepemilikan teknisi komputer yang kompeten
50%
h. Kepemilikan karyawan yang kompenten
60%
Input (Organisasi dan Administrasi)
a. Kepemilikan Tupoksi yang jelas
75%
b. Kepemilikan sistem administrasi yang lengkap
70%
c. Kepemilikan SIM yang mutakhir
50%
Standar Proses
a. Pelaksanaan strategi pembelajaran mutakhir (CTL,
50%
Cooperatif Learning, Quantum Learning)
Proses (Manajemen)
a. Kelengkapan dan keakuratan Renstra
80%
37%
40%
45%
60 %
70 %
90%
10 %
15 %
20 %
7,20
7,50
8,00
90%
90%
95%
90%
100%
100%
90%
50%
95%
100%
80%
100%
100%
95%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
60%
80%
75%
75%
70%
80%
75%
75%
80%
90%
85%
80%
80%
90%
85%
75%
90%
100%
90%
90%
90%
100%
90%
90%
80%
80%
70%
85%
90%
75%
90%
100%
80%
70%
80%
90%
90%
100%
100%
PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS
NO
5.
6.
7.
BERDASARKAN KOMPONEN / ASPEK
b. Kelengkapan dan keakuratan Renop
c. Penerapan MBS secara konsisten
d. Kepemilikan kemitraan dengan warga sekolah dan
masyarakat.
Proses (Kepemimpinan)
a. Kepemilikan forum publikasi RKAS -1 dan RKAS-2
b. Budaya yang kondusif dalam PBM
c. Penerapan demokratisasi di sekolah
d. Kepemilikan regulasi sekolah yang dilaksanakan
secara konsisten
e. Kepemilikan usaha-usaha sekolah
Standar Sarana Prasarana
a. Kepemilikan lahan yang mencukupi
b. Kepemilikan ruang kelas yang cukup
c. Kepemilikan jumlah siswa perkelas yang ideal (36
siswa per rombel)
d. Kepemilikan perangkat ICT yang ideal
e. Kepemilikan buku pelajaran yang ideal (1:1) dan
referensi (1:3)
f. Kepemilikan ruang baca yang memadai
g. Berlangganan jurnal, buletin dsb
h. Kepemilikan komputer perpustakaan
i. Kepemilikan jaringan internet
j. Kepemilikan Laboratorium (IPA, Bahasa)
k. Kepemilikan Lab Komputer yang ideal
l. Kepemilikan ruang kesenian yang memadai
m. Kepemilikan Software yang selalu up date
n. Kepemilikan ruang Kurikulum yang memadai
o. kepemilikan ruang Osis yang memadai
p. Kepemilikan ruang Pramuka,Paskibra yang
memadai
q. Kepemilikan mebeler yang memadai
r. Kepemilikan lingkungan sekolah yang sehat dan
bersih
s. Kepemilikan sarana OR yang memadai
t. Kepemilikan ruang auditorium
u. Kepemilikan komputer untuk guru yang memadai
v. Kepemilikan bahan dan peralatan P3K
w. Kepemilikan toilet untuk laki-laki dan perempuan
yang memadai
x. Kepemilikan sistem sanitasi yang bersih dan
berstandar kesehatan
y. Kepemilikan tempat bermain yang memadai
z. Kepemilikan tempat ibadah yang mencukupi
Standar Pembiayaan Pendidikan Input (Kesiswaan)
a. Kepemilikan regulasi penerimaan siswa baru yang
profesional
b. Kepemilikan program pembinaan dan pembimbingan
siswa yang jelas
Input (Pembiayaan)
a. Kepemilikan regulasi pembiayaan pendidikan yang
jelas
b. Kepemilikan sarana untuk penggalangan dana
sekolah
Standar Pembiayaan Pendidikan Input (Kesiswaan)
a. Kepemilikan regulasi penerimaan siswa baru yang
profesional
b. Kepemilikan program pembinaan dan pembimbingan
siswa yang jelas
Input (Pembiayaan)
a. Kepemilikan regulasi pembiayaan pendidikan yang
jelas
TONGGAK-TONGGAK KUNCI
KEBERHASILAN
2018-2019 2018-2020 2020-2021 2021-2022
80%
95%
95%
100%
80%
90%
95%
100%
80%
90%
100%
100%
80%
80%
75%
95%
95%
90%
95%
100%
95%
100%
100%
100%
75%
90%
95
100%
30%
70%
80%
90%
90%
90%
90%
100%
90%
100%
90%
100%
0%
100%
100%
100%
25%
80%
85%
90%
50%
70%
80%
90%
50%
25%
10%
10%
70%
25%
0%
25%
10%
30%
80%
70%
80%
80%
80%
50%
50%
50%
60%
60%
85%
75%
90%
90%
95%
75%
75%
75%
70%
70%
90%
80%
100%
100%
100%
100%
100%
100%
80%
80%
0%
30%
50
70%
85%
90%
95%
100%
80%
90%
95%
100%
70%
60%
80%
25%
30%
80%
95%
50%
50%
85%
100%
80%
70%
90%
40%
70%
80%
90%
85%
90%
100%
100%
80%
90%
85%
95%
90%
95%
100%
100%
70%
90%
100%
100%
80%
90%
95%
100%
90%
95%
95%
100%
60%
70%
75%
80%
70%
90%
100%
100%
80%
90%
95%
100%
90%
95%
95%
100%
PROGRAM-PROGRAM STRATEGIS
NO
BERDASARKAN KOMPONEN / ASPEK
8. Standar Pengembangan Pengelolaan
a. Kepemilikan aturan yang jelas dalam sistem
pertanggung jawaban
Input (Regulasi Sekolah)
a. Penerapan regulasi sekolah secara konsisten
Input (Hubungan Masyarakat)
a. Kepemilikan wadah hubungan antara sekolah dengan
masyarakat
b. Kadar pelibatan masyarakat dalam pengembangan
sekolah
Input (Kultur Sekolah)
a. Kadar pengembangan budaya yang kondusif (harapan
yang tinggi, keunggulan, dan wawasan ke depan
yang positif)
b. Kepemilikan sarana yang membangkitkan komitmen
yang tinggi dan penciptaan rasa aman
c. Kepemilikan regulasi yang menciptakan rasa
tanggung jawab yang tinggi
d. Kepemilikan regulasi yang menciptakan suasana yang
harmonis dan etos kerja tinggi.
9. Standar Penilaian
a. Kepemilikan Bank Soal yang baik
b. Kepemilikan sistem validasi soal
c. Kepemilikan dokumen penilaian yang lengkap
d. Kepemilikan standar penilaian berdasarkan BSNP
J.
TONGGAK-TONGGAK KUNCI
KEBERHASILAN
2018-2019 2018-2020 2020-2021 2021-2022
75%
83%
85%
100%
75%
85%
90%
100%
85%
95%
100%
100%
75%
90%
95%
100%
80%
85%
90%
100%
70%
80%
95%
100%
75%
85%
90%
100%
80%
85%
90%
90%
60%
50%
60%
60%
80%
75%
75%
80%
90%
80%
80%
90%
100%
90%
90%
100%
SUPERVISI, MONITORING DAN EVALUASI
1.
Mewujudkan monev administrasi kurikulum yang berstandar KTSP/KTSP.
2.
Mewujudkan monev pemetaan materi pelajaran yang serumpun kelas 7 – 9.
3.
Mewujudkan monev penyusunan silabus, RP (prota, promes,).
4.
Mewujudkan monev pengembangan instrumen penilaian.
5.
Mewujudkan monev peningkatan tenaga pendidik dan kependidikan.
6.
Mewujudkan monev tenaga pendidik dan kependidikan dalam aspek profesionalime.
7.
Mewujudkan monev terhadap kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.
8.
Mewujudkan supervisi pelaksanakan PTK dalam proses pembelajaran.
9.
Mewujudkan monev proses pembelajaran yang efektif dan efisien.
10. Mewujudkan monev pengembangan model-model dan inovasi dalam pembelajaran.
11. Mewujudkan monev sarana pembelajaran yang memadai dan relevan.
12. Mewujudkan monev prasarana pendidikan yang memadai dan relevan.
13. Memujudkan monev peningkatan mutu lulusan.
14. Mewujudkan monev proses dan hasil prestasi akademik dan nonakademik.
15. Memujudkan monev pengelolaan sekolah dan pencapaian sekolah yang kondusif.
16. Mewujudkan monev pembiayaan pendidikan yang memadai, wajar dan adil.
17. Mewujudkan monev pengembangan pembiayaan pendidikan melalui sponsor dan alumni.
18. Mewujudkan monev usaha sekolah dalam pengembangan pembiayaan pendidikan.
19. Mewujudkan monev sistem penilaian yang beragam dan mencakup tiga aspek.
20. Mewujudkan monev penilaian yang mengacu pada kreteria PAP oleh guru dan sekolah.
K.
PEMBIAYAAN
Terlampir
Download