hukum pasar modal ii

advertisement
Penawaran Umum
Kegiatan penawaran Efek yang dilakukan oleh Emiten untuk menjual
Efek kepada masyarakat berdasarkan tata cara yang diatur dalam
UUPM dan peraturan pelaksananya.
Dalam penjelasan UUPM ditegaskan bahwa penawaran tersebut
dilakukan di wilayah Negara Republik Indonesia dengan
menggunakan media masa, atau ditawarkan kepada lebih dari 100
pihak atau telah dijual kepada lebih dari 50 (lima puluh) pihak dalam
batas nilai serta batas waktu tertentu. (pasal 1 ayat 15 UUPM)
Manfaat Penawaran Umum
Mempertemukan pihak yang membutuhkan
modal (Emiten) dengan pihak yang mempunyai
modal (Investor)
Pihak Yang Dapat Melakukan Penawaran
Umum (Emiten)
1. Perusahaan/Badan Hukum
2. Reksa Dana/Efek Beragunan Aset/Dana
Investasi Real Estat
3. Pemegang Saham Perusahaan
a. Perorangan
b. Badan Hukum
Instrumen Pasar Modal
Efek :
Surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat berharga
komersial, Saham, Obligasi, tanda bukti utang, Unit
Penyertaan Kontrak Investasi Kolektif, kontrak berjangka atas
Efek, dan setiap derivatif dari Efek.
Efek Syariah :
Efek Syariah adalah Efek sebagaimana dimaksud dalam
Undang-undang Pasar Modal dan peraturan pelaksanaannya
yang akad maupun cara penerbitannya memenuhi Prinsipprinsip Syariah di Pasar Modal.
Sistem Perdagangan Efek di Bursa
• Sistem perdagangan dengan warkat
• Sistem perdagangan tanpa warkat (scriptless)
Prinsip Keterbukaan
Adalah pedoman umum yang mensyaratkan Emiten, Perusahaan Publik, dan pihak
lain yang tunduk pada UUPM untuk menginformasikan kepada masyarakat dalam
waktu yang tepat seluruh informasi material mengenai usahanya atau Efeknya yang
dapat berpengaruh terhadap keputusan pemodal terhadap Efek dimaksud dan atau
harga dari Efek tersebut. (pasal 1 butir 25 UUPM)
Fakta Material
Adalah informasi atau fakta penting dan relevan mengenai peristiwa, kejadian, atau
fakta yang dapat mempengaruhi harga Efek pada Bursa Efek dan atau keputusan
pemodal, calon pemodal, atau Pihak lain yang berkepentingan atas informasi atau
fakta tersebut. (pasal 1 butir 7 UUPM)
Prospektus
Adalah setiap informasi tertulis sehubungan
dengan Penawaran Umum dengan tujuan agar
Pihak lain membeli Efek
ISI PROSPEKTUS
1.
2.
Penawaran Umum
Penggunaan Dana yang di
peroleh dari Penawaran Umum
3. Analisis & Pembahasan oleh
Manajemen
4. Resiko Usaha
5. Kejadian Penting setelah
Laporan
6. Keterangan Tentang Perseroan:
a. Riwayat singkat perseroan
b. Perkembangan kepemilikan
saham perseroan
c. Pengurusan & Pengawasan
d. Sumber Daya Manusia
7. Kegiatan Usaha & Prospek
Perseroan:
a. Umum
b. Kegiatan Usaha
c. Produksi d. Pemasaran
e. AMDAL
8. Iktisar Data Keuangan Penting
9. Modal Sendiri 10. Kebijakan Deviden
11. Perpajakan
12. Penjaminan emisi efek
13. Profesi Penunjang Pasar Modal
14. Legal Opinion
15. Laporan Auditor Independen dan
Laporan Keuangan Perseroan
16. Laporan Penilai 17. Anggaran Dasar
18. Persyaratan Pemesanan Pembelian
saham
19. Penyebarluasan Prospektus dan
Formula Pemesanan Pembelian
saham
Tahap Persiapan Sebelum Pernyataan
Pendaftaran
A. Due Diligence :
1. Akuntan (Laporan Keuangan Emiten 3 tahun terakhir)
2. Advokat (Aspek hukum Emiten sejak pendirian)
3. Penilai (Aset-aset yang dimiliki emiten)
B. Pembuatan Perjanjian :
Notaris
C. Penyusunan Prospektus :
1. Emiten
2. Penjamin Emisi
3. Profesi Penunjang
4. Lembaga Penunjang
D. Pelaksanaan RUPS :
Emiten
KEJAHATAN DI BIDANG
PASAR MODAL
*MELAKUKAN PENAWARAN
UMUM TANPA PERNYATAAN
EFFEKTIF DARI OJK
* MELAKUKAN KEGIATAN
TANPA IZIN SEBAGAI WAKIL
PERUSAHAAN EFEK
*PENIPUAN, MANIPULASI
PASAR, DAN INSIDER TRADING
PENIPUAN:
MEMBUAT PERNYATAAN TIDAK BENAR
MENGENAI FAKTA MATERIAL ATAU TIDAK
MENGUNGKAPKAN FAKTA MATERIAL
dengan tujuan
-menguntungkan atau
menghindarkan
kerugian untuk diri sendiri
-mempengaruhi Pihak lain untuk
membeli atau menjual efek
MANIPULASI PASAR:
-Menciptakan “Gambaran Semu” atau
menyesatkan mengenai kegiatan
perdagangan, keadaan pasar, atau
harga efek di bursa.
-”Rekayasa” harga efek di bursa.
GAMBARAN SEMU:
Ada Transaksi, namun tidak ada
perubahan kepemilikan.
INSIDER TRAIDING:
Perdagangan efek dengan
mempergunakan Informasi Orang
Dalam (IOD)
IOD adalah Informasi material yang
dimiliki orang dalam yang belum
tersedia untuk umum
ORANG DALAM (INSIDER) adalah:
a. Manajemen, pegawai atau pemegang
saham utama Emiten atau Perusahaan
Publik
b. Pihak yang karena kedudukan atau
profesinya atau karena hubungan
usahanya dengan Emiten atau
Perusahaan Publik yang memungkinkan
nya mempunyai IOD
c. Pihak yang dalam waktu 6 bulan terakhir
tidak lagi menjadi a dan b di atas.
Orang Dalam yang mempunyai IOD
dilarang:
a. Mentransaksikan Efek
perusahaannya atau Efek
perusahaan lain yang melakukan
kontrak dengan perusahaannnya.
b. Mempengaruhi Pihak Lain untuk
membeli atau menjual efek huruf a
di atas.
c. Memberi IOD kepada Pihak tertentu
PIHAK LAIN YANG DILARANG:
a. mereka yang memperoleh
IOD secara melawan
hukum.
b. perusahaan Efek yang
memiliki IOD
MODUS OPERANDI BEBERAPA KECURANGAN
TRANSAKSI DI PASAR MODAL:
1. Short Selling (jual kosong)
2. Cornering (goreng saham)
3. Market manipulation (manipulasi pasar)
4. Insider Trading (transaksi oleh orang dalam)
5. Buy back (transaksi beli kembali)
6. Mark-up nilai pasar wajar (harga penutup)
7. Gagal serah dan gagal bayar
8. Unfair dealing antara nasabah dan perusahaan Efek
(memunda amanat)
9. Transaksi melebihi MKBD (Modal Kerja Bersih Disesuaikan/
transaksi di luar bursa)
10. Transaksi marjin (transaksi dilakukan oleh Perush. Efek yg
tdk memiliki izin fasilitas marjin dari Otoritas Bursa)
12. Traksaksi affiliasi atas IPO sehingga oversubcript (harga
semu)
KETENTUAN PIDANA!!!!!!
Pihak yang melakukan penipuan,
manipulasi pasar, dan perdagangan
orang dalam……..
Akan dihukum maksimal 10 tahun
penjara dan denda maksimum Rp.
15 milyar
KETENTUAN PIDANA!!!!!!
Pihak yang melakukan penipuan,
manipulasi pasar, dan perdagangan
orang dalam……..
Akan dihukum maksimal 10 tahun
penjara dan denda maksimum
Rp. 15 milyar
PRINSIP PERLINDUNGAN INVESTOR
Regulator Pasar Modal wajib melindungi
kepentingan investor tetapi tidak dalam
konteks pemberian jaminan ekonomis
bahwa berinvestasi di pasar modal tidak
akan mengalami kerugian sebagai
konsekuensi logis dalam berinvestasi
Insider trading adalah keikutsertaan seseorang dalam suatu transaksi yang
didasarkan kepada informasi khusus yang didapatnya dari kedudukannya yang
mana hal ini menghasilkan keuntungan secara tidak fair.
Short selling adalah suatu cara yang digunakan dalam penjualan saham di
mana investor/trader meminjam dana (on margin) untuk menjual saham
(yang belum dimiliki) dengan harga tinggi dengan harapan akan membeli
kembali dan mengembalikan pijaman saham ke pialangnya pada saat saham
turun.
Goreng saham, diistilahkan permintaan palsu oleh karena si penggoreng
sendirilah yang memborong saham tersebut. Dan ketika para investor lain
mulai ramai membeli, si bandar langsung pasang posisi jual. Otomatis si
bandar kemudian meraih untung karena sebelumnya ia memborong saham
tersebut dengan harga murah.
Manipulasi pasar adalah sebuah upaya yang disengaja untuk
mencampurtangani situasi pasar dengan operasi pasar yang bebas dan adil
dan menciptakan kenampakan buatan yang palsu atau menyesatkan
menyangkut harga, atau pasar untuk sekuritas, komoditas, atau nilai tukar
Download