Manajemen Persediaan

advertisement
Welcome to our
presentation
By :
•
•
•
•
•
•
Fajarina Hardiyanti
Isti Wulandari
Lena Oktaviani
Septia Khaeriah
Widya P.
Armieta A.Irianti
(0710440001)
(0710440054)
(0710440083)
(0710443007)
(0710443009)
(0710443010)
Manajemen
Persediaan
outline
•
•
•
•
•
Arti dan Peranan
Biaya Persediaan
Strategi Operasi Persediaan
Metode Manajemen Persediaan
Contoh Soal dan Penyelesaian
Arti dan Peranan
• Definisi
“Persediaan adalah semua barang atau bahan
yang diperlukan dalam proses produksi dan
distribusi untuk diproses lebih lanjut atau
dijual dimana merupakan investasi yang
penting
pada
suatu
perusahaan”
(Sundjaja,2003)
manfaat
• Persediaan adalah semua barang atau bahan
yang diperlukan dalam proses produksi dan
distribusi untuk diproses lebih lanjut atau
dijual dimana merupakan investasi yang
penting pada suatu perusahaan
• Menghindari kehilangan penjualan
• Memperoleh diskon kuantiti
• Mengurangi biaya persediaan
• Mencapai biaya produksi yang efisien
•Jenis persediaan
persediaan bahan mentah
(bahan baku)
persediaan barang dalam
proses
persediaan barang jadi
Keuntungan dan kerugian
• Keuntungan persediaan
Perusahaan manufaktur dapat :
– Mempengaruhi ekonomi produksi
– Mempengaruhi pembelian
– Dapat memenuhi pesanan dengan lebih cepat
• Kerugian
Biaya penyimpanan
Biaya pemindahan
Pengembalian modal yang tertanam dalam bentuk persediaan
kerugian Persediaan
Tujuan dari pengelolaan
persediaan
• Menyediaan persediaan yang dibutuhkan
untuk menyokong operasi dengan biaya
minimum
• Menghilangkan pengaruh ketidakpastian
(mis: safety stock)
• Memberi waktu luang untuk pengelolaan
produksi dan pembelian
• Untuk mengantisipasi perubahan pada
permintaan dan penawaran.
Alasan penggunaan manajemen
persediaan
• Untuk menyeimbangkan biaya pemesanan atau persiapan dan biaya
penyimpanan.
• Untuk memenuhi permintaan pelanggan, misalnya menepati tanggal
pengiriman.
• Untuk menghindari penutupan fasilitas manufaktur akibat :
• Untuk menyanggah proses produksi yang tidak dapat diandalkan.
• Untuk memanfaatkan diskon
• Untuk menghadapi kenaikan harga di masa yang akan datang.
Kategori biaya persediaan
• Biaya bahan
• Biaya pesanan
• Biaya penyimpanan
1.Biaya gudang
2.Asuransi
3.Keusangan dan kebusukan
4.Kerusakan atau kehilangan
• Dana yang terikat pada persediaan
• Biaya kehilangan penjualan
Metode Manajemen Persediaan
•
•
•
•
Metode EOQ (Economic Order Quantity)
Reorder Point
Safety Stock
Just in Time
Metode EOQ
• EOQ atau kuantitas pesanan ekonomis adalah
suatu metode untuk menentukan berapa
jumlah pesanan yang paling ekonomis intuk
satu kali pesan
Reorder Point
• Reorder point atau titik pemesanan kembali
adalah saat persediaan mencapai titik dimana
perlu dilakukan pemesanan kembali yang
dinyatakan dalam persamaan berikut.
titik pemesanan kembali = tenggang waktu
X pemakaian
Safety Stock
• Persediaan pengamanan adalah persediaan
tambahan yang diadakan untuk melindungi
atau menjaga kemungkinan terjadinya
kekurangan bahan (stock out).
Just in time
Just in time (JIT) merupakan pendekatan untuk
meminimalkan total biaya penyimpanan dan persiapan yang
sangat berbeda dari pendekatan tradisional. Pendekatan
tradisional mengakui biaya penyiapan dan kemudian
menentukan kuantita pesanan yang merupakan saldo terbaik
dari dua kategori biaya. Dilain pihak, JIT tidak mengakui
biaya persiapan, tetapi sebaliknya JIT mencoba menekan
biaya-biaya ini sampai nol. Jika biaya penyiapan tidak
menjadi signifikan, maka biaya tersisa yang akan
diminimalkan adalah biaya penyimpanan, yang dilakukan
dengan mengurangi persediaan sampai ketingkat yang sangat
rendah.
Sistem ABC
Sistem ABC adalah teknik manajemen
persediaan dengan membagi persediaan ke
dalam tiga golongan sesuai dengan tingkat
penurunan kepentingan yang didasarkan pada
nilai rupiah pada investasi masing-masing
golongan persediaan.
Contoh Soal
Misalkan tersedia dat berikut :
Taksiran persediaan yang dibutuhkan setahun
Biaya bahan per unit
Biaya pemesanan untuk setiap order
2.000 unit
Rp. 2.000
Rp. 3.000
Biaya pemilikan persediaan
per unit per tahun
atau dalam % terhadap persediaan unit
Rp. 200
10%
Maka EOQ atau kuantitas pesanan yang ekonomis dihitung sebagai
berikut dengan metode tabel :
Besarnya Setiap Pesanan (Unit)
Data-Data Kuantitas
100
200
225
250
275
300
Berapa kali memesan (kebutuhan :
besarnya setiap pesanan)
20
10
8,9
8
7,3
6,7
Persediaan rata-rata (besarnya
setiap pesanan :2)
50
100
112,5
125
137,5
150
Data-Data Kuantitas
Biaya pemilikan setahun
(rata-rata persediaan unit x
Rp. 200)
Rp.10.000
Rp.20.000
Rp.22.500
Rp.25.000
Rp.27.500
Rp.30.000
Biaya pemesanan setahun
(banykanya pesanan x Rp.
3.000)
Rp.60.000
Rp.30.000
Rp.26.700
Rp.24.000
Rp.21.900
Rp.20.100
Rp.70.000
Rp.50.000
Rp.49.200
Rp.49.000
Rp.49.400
Rp.50.100
Total biaya persediaan
tahunan
Sudah jelas bahwa metode ini memang
terbatas. Karena kemungkinan-kemungkinan
kuantitas order tidak semuanya dihitung, maka
EOQ-nya tidak tepat; EOQ atau kuantitas
pesanan yang ekonomisnya terletak antara 225
dan 250 unit, atau antara 250 dan 275 unit.
Untuk mencari EOQ yang tepat diperlukan
analisis lebih lanjut.
THANKS FOR YOUR
ATTENTION
Download