INFANCY

advertisement
INFANCY
Psikologi Perkembangan 1
Unita Werdi Rahajeng
MASA SENSORIMOTOR (PIAGET)
1.
2.
3.
4.
5.
6.
Substage 1: Simple Reflex
Substage 2: Primary Circular Reaction
Substage 3: Secondary Circular Reaction
Substage 4: Coordination of secondary circular reaction
Substage 5: Tertiary Circular Reaction, novelty, curiosity
Substage 6: Internalization of schemes
INFANTILE AMNESIA
• Apakah anda mampu mengingat masa bayi anda???
• Piaget (1969) menyatakan bahwa di masa bayi otak
belum sepenuhnya terbentuk sehingga pengalamanpengalaman awal kehidupan belum dapat tersimpan
dalam memory
• Freud menyatakan bahwa pengalaman-pengalaman
awal bisa masuk memori tapi ditekan karena masalah
emosional
• Nelson (1992) menyatakan tidak bisa mengingat
dengan akurat hingga mereka bisa membicarakannya
PERKEMBANGAN BAHASA
• Bahasa (Language)  sistem simbol untuk
berkomunikasi dengan pihak lain
• 0-4 bulan  universal linguist. >6bulan 
native language. >9bulan  lebih
komprehensif (Patricia Kuhl)
TAHAPAN PERKEMBANGAN BAHASA
•
•
•
•
•
•
Babbling  3-6 bulan
First Word Understood  6-9 bulan
Receptive Vocab (300 kata/lebih)  2 tahun
First Instruction Understood  9-11 bulan
First Word Spoken  10-15 bulan
Spoken Vocab (200-275 kata)  2 tahun
EMOTION
• adalah perasaan yang
mempengaruhi reaksi fisik
dan perilaku
• MENANGIS  cara newborn
mengkomunikasikan
ketidaknyamanan
• TERSENYUM  reflexive vs
social
PERKEMBANGAN EMOSI BAYI (1)
Usia
0 - 3 bln
3 – 6 bln
Karakteristik
-
Terbuka terhadap stimulasi
Mulai menunjukkan ketertarikan dan ingin tahu
Siap tersenyum kepada orang lain
-
Mampu mengantisipasi apa yang akan terjadi dan merasa
kecewa/marah jika harapannya tidak terwujud
Sering tersenyum dan menggumam
Masa awal interaksi sosial khususnya antar bayi dan
pengasuh
-
6 – 9 bln
-
Terlibat dalam permainan sosial untuk mendapatkan
respon dari orang lain
Berusaha berbicara dan menyentuh orang lain
Menunjukkan aneka emosi (senang, takut, marah,
terkejut)
PERKEMBANGAN EMOSI BAYI (2)
9 - 12 bln
-
12 – 18 bln
18 – 36 bln
-
Terikat dengan pengasuh utamanya, takut dengan orang
asing
Tenang pada situasi baru
Menunjukkan gradasi perasaan dan suasana hati yang
beraneka ragam
Eksplorasi lingkungan
Sumber keamanan utama adalah pengasuh yang paling
dekat
Makin percaya diri dan antusias untuk menyampaikan
sesuatu
Kadang cemas ketika terpisah dengan pengasuhnya
Mengidentifikasikan diri dengan orang dewasa
TEMPERAMENT
Arnold Buss dan Robert Planin
1. Emotionality  distreesed tendency
2. Sociability  social tendency
3. Activity  tempo and vigor movement
TEMPERAMEN
• Definisi: karakteristik seseorang dan mengarah
pada bagaimana seseorang berperilaku.
• Lebih menetap dan menjadi inti perkembangan
kepribadian seseorang.
• Dikelompokkan menjadi 3 macam, yaitu Easy
Child, Difficult Child, dan Slow to Warm Up Child.
• Kebanyakan masuk dalam easy-child
• Modalitas menyesuaikan diri, memenuhi tugas
perkembangan
Easy Child
-
-
-
Secara
umum
memiliki
mood
yang
bahagia
(riang)
Beritme
dalam
fungsi biologis
Mudah adaptasi di
situasi baru
Mudah
adaptasi
autran
dan
rutinitas baru
Slow to warm up
child
Difficult child
-
-
Lebih
mudah terganggu
Sulit disenangkan
Ritme
biologis
tidak teratur
Lambat
beradaptasi
di situasi baru
Tantrum sebagai
reaksi frustasi
-
-
Secara
umum
memiliki
reaksi
emosi yang tenang
(tidak
mudah
senang
atau
terganggu)
Lambat
dalam
merespon
perubahan
Respon
yang
lambat
pada
stimulus baru
Ketertarikan
bertahap terhadap
stimulus
baru
setelah
diulangulang
PERAN SOSIAL KELUARGA
Hubungan
Pernikahan
Perilaku dan
Perkembangan
Anak
Parenting
SOSIALISASI BAYI
• Reciprocal Socialization  sifat dua arah. Anak
mempengaruhi orang tua dan orang tua
mempengaruhi anak secara simultan dan
timbal balik
• Scaffolding  Melalui perhatian dan perilaku
tertentu, orang tua/pengasuh memberikan
kerangka tentang bagaimana proses interaksi
ATTACHMENT
• Makna attachent pada bayi : ikatan
emosional yang kuat antara bayi dan
pengasuh
• Penelitian Bowlby  bayi cenderung
mengikuti dan menarik perhatian ibunya
Macam Kelekatan (Ainsworth):
1. Secure: aman untuk eksplorasi lingkungan
2. Anxious-avoidant: merasa tidak aman dan cuek
3. Anxious-resistant: melawan
PERAN IBU VS AYAH
• Bayi biasanya lebih lekat dengan ibu
• Peran Ibu  Maternal interaction  merawat
• Peran Ayah  Paternal interaction  rough-tumble
play
Apakah ayah bisa menjadi pengasuh/obyek lekat
bayi????
TRUST VS MISTRUST
• Erik Erikson
• Kepribadian bayi dibentuk di awal kehidupan
tergantung dari terpenuhi tidaknya kebutuhan oleh
pengasuh.
• Jika terpenuhi trust  merasa lingkungan adalah
tempat yang aman
AUTONOMY VS SHAME-DOUBT
• Autonomy didasari oleh perkembangan
mental dan ketrampilan motorik
• Pengasuh hendaknya memberi
kesempatan bagi bayi untuk eksplorasi
lingkungan dengan motoriknya
• Shame-Doubt : jika orang tua tidak sabar
dan tidak memberikan kesempatan
eksplorasi pada bayi
Download