Potensi Bencana dan Bahaya Pantai Selatan Jawa. Darus Hidayat

advertisement
POTENSI BENCANA DAN BAHAYA PANTAI SELATAN JAWA
Indonesia adalah suatu negara kepulauan. Dimana Negara ini dipersatukan oleh wilayah
lautan dengan luas seluruh wilayah teritorial adalah 8 juta km2, mempunyai panjang garis pantai
mencapai 81.000 km, hampir 40 juta orang penduduk tinggal di kawasan pesisir. Luas wilayah
perairan mencapai 5,8 juta km2 atau sama dengan 2/3 dari luas wilayah Indonesia, terdiri dari Zona
Ekonomi Ekslusif (ZEE) 2,7 juta km2 dan wilayah laut territorial 3,1 juta km2. Luas wilayah
perairan Indonesia tersebut telah diakui sebagai Wawasan Nusantara oleh United Nation
Convention of The Sea.
Gambar : Peta Indonesia
Dari luas wilayah Indonesia yang sebagian
besar lautan, menyebabkan seluruh pulau dikelilingi
oleh laut, begitu juga dengan pulau jawa. Pulau jawa
ialah pulau yang terletak antara pulau Bali ke timur
dan Pulau Sumatera ke barat, dikelilingi oleh Selat
Sunda di barat, Laut Jawa di utara, Selat Madura dan
Selat Bali di timur, Samudra Hindia di selatan. Pulau
ini terbesar ke-13 dunia dan pulau terpadat di dunia
Gambar 2 : Pulau Jawa. Indonesia
kondisi geografis pulau jawa hampir seluruhnya
berasal dari vulkanik. mengandung 38 pegunungan, beberapa dari mereka adalah gunung berapi
darushidayatIK2013UNDIP©
aktif. Gunung berapi tertinggi di Jawa adalah Gunung Mahameru atau Semeru (3.676 m). Gunung
berapi paling aktif di Indonesia juga terletak di pulau ini, yaitu Gunung Merapi (2.968 m).
Pada bagian selatan pulau jawa yaitu samudra lepas samudra Hindia, sedangkan dari timur
dan barat laju angin dan arus tidak ada yang menghalangi. Hal ini menyebabkan posisi laut selatan
rawan dengan cuaca yang berubah ubah dan menjadi salah satu daerah pantai yang berbahaya bagi
kapal maupun penghuninya.
Pantai selatan jawa memiliki morfologi daerah yang landai sehingga arusnya sangat cepat
dengan daya Tarik arus balik mencapai 80 kilometer per jam, arus balik itu tidak hanya kuat, tetapi
juga mematikan. Daerah yang terkenal sangat berbahaya pada sepanjang pantai selatan yaitu pantai
parangtritis yang terletak di Daerah Istimewa Yokyakarta. Dimana pantai ini sering membawa
korban menurut syahrul pegawai badan pariwisata Yogyakarta unit IV parangtritis yang tertulis
dalam blognya “SYAHRULLAH” menyebutkan bahwa dalam kurun lima tahun terahir mulai dari
2007 sampai 2012 korban tewas mencapai 30 orang.
Dari berita yang di dapat kebanyakan peristiwa yang terjadi di pantai parangtritis yang
menyebabkan kematian itu terkesan aneh atau tidak logis, kebanyakan korban terseret di saat
arusnya itu tenang. Hal ini membuktikan bahwa parang tritis adalah daerah bertemunya angin dan
arus dari barat dan timur, sehingga pada titik tertentu terdapat tumbukan arus yang menghasilkan
daerah pantai dengan ombak tidak terlalu besar namun memiliki kekuatan arus balik yang sangat
kuat dan sangat tenang. Sedangkan bila seseorang sudah terseret arus tersebut maka kecil
kemungkinan akan selamat, karna korban akan panic dan mudah tenggelam.
Selain dari tumbukan arus daya arus balik yang kuat juga
bisa terjadi akibat adanya rip current yaitu suatu peristiwa dimana
dua arus datang menuju pantai dan berbelok kea rah arus yang
satunya, dari hasil pertemuan tersebut maka menimbulkan kekuatan
arus balik yang sangat kuat.
Daerah pantai selatan selain berbahaya juga sangat
Gambar : Proses rip current
berpotensi bencana alam, seperti tsunami, gempa bumi dan badai
atau putting beliung. Bencana alam tersebut kebanyakan
disebabkan oleh pergeseran lempeng bumi, semisal tsunami, tsunami terjadi akibat pergeseran
darushidayatIK2013UNDIP©
lempeng bumi yang menciptakan sebuah celah di dasar laut dan pada saat celah tersebut terisi air
maka akan menimbulkan tekanan besar yang membentuk udara yang terperangkap di dalam air
membentuk gelombang besar. Dari pergeseran tersebut biasanya juga menyebabkan gempa bumi,
pergerakan lempeng lempeng tersebut karena letak atau struktur dari morfologi lautnya yang
tersusun dari beberapa lapis lepeng, dan pada dasar laut juga banyak di jumpai gunung berapi,
gunung berapi ini memungkinkan adanya pergerakan tanah/permukaan bumi akibat aktifitas
magma pada gunung tersebut. Sedangkan potensi badai atau puting beliung bisa kita lihat bahwa
pantai selatan adalah tepi dari suatu samudra yang tidak memiliki penghalang arus atau angin dari
tengah laut. Hal ini jika terjadi pertemuan angin dari barat dan timur dengan kondisi suhu yang
sangat berbeda (panas dan dingin) maka akan bertumbukan dan meyebabkan angina dengan suatu
pusaran kuat dan sangat besar atau yang biasa disebut putting beliung, yang mengarah ke daratan,
sedangkan daratan yang paling dekat adalah daerah pesisir pantai selatan.
Namun terdapat factor-faktor lain yang menyebabkan daerah pantai selatan jawa sangat
berbahaya, yaitu dilihat dari pandangan mistis tentang terdapatnya penunggu atau yang sering
disebut Ratu selatan (Nyai Rara Kidul).
Ratu selatan adalah terkenal penunggu pantai selatan terutama daerah DIY, dimana segala
bencana dan korban yang hanyut di laut di sebabkan karena adanya Nyai rara kidul. Menurut
penduduk sekitar korban yang hanyut tersebut pasti mengenakan pakaian hijau, dari paparan mitos
yang beredar bahwa warna hijau adalah warna yang di sukai oleh Nyai rara kidul, maka ia tidak
suka bila melihat manusia mengenakan baju dengan warna kesukaannya. Sedangkan untuk
bencana yang timbul di sebabkan karena Ratu selatan murka atau marah kepada seseorang
pemujanya sehingga datang berbagai bencana alam. Mitos ini masih sangat dipercayai oleh
penduduk pulau jawa terutama daerah Yogyakarta, karena memang sering terdapat berbagai halhal aneh yang seolah olah menyatakan bahwa mitos tersebut nyata.
darushidayatIK2013UNDIP©
Download