keterbukaan informasi publik

advertisement
IMPLEMENTASI
KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
PADA BADAN PUBLIK
Jakarta, 16 February 2016
disampaikan oleh :
soekartono
http://ppid.kominfo.go.id
ė-mail : [email protected]
[email protected]
KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA RI
PUSAT INFORMASI DAN HUMAS
© 2016
DASAR HUKUM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
 UUD 1945 ps. 28F :
Setiap orang berhak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi untuk mengembangkan
pribadi dan lingkungan sosialnya, serta berhak untuk mencari, memperoleh, memiliki,
menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi dengan menggunakan segala jenis
saluran yang tersedia.
 UUD 1945 ps. 28J :
1. Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain dalam tertib kehidupan bermasyarakat,
berbangsa, dan bernegara.
2. Dalam menjalankan hak dan kebebasannya, setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang
ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud semata-mata untuk menjamin pengakuan serta
penghormatan atas hak dan kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai
dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu
masyarakat demokratis.
 UU NO. 14 Tahun 2008
 PP No. 61 Tahun 2010
 Perki No. 1 Tahun 2010
 Perki No. 1 Tahun 2013
 UU lain yg terkait secara prosedur dan subtansi
TUJUAN KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK
BADAN PUBLIK
 Meningkatkan pengelolaan
dan pelayanan informasi di
lingkungan badan publik
untuk menghasilkan
layanan informasi yang
berkualitas.
WARGA NEGARA INDONESIA
1.
Menjamin hak warga negara untuk
mengetahui rencana pembuatan kebijakan
publik, program kebijakan publik, dan
proses pengambilan keputusan publik,
serta alasan pengambilan suatu keputusan
publik;
2.
Mendorong partisipasi masyarakat dalam
proses pengambilan kebijakan publik;
3.
Meningkatkan peran aktif masyarakat
dalam pengambilan kebijakan publik dan
pengelolaan badan publik yang baik;
4.
Mewujudkan penyelenggaraan negara
yang baik, yaitu yang transparan, efektif
dan efisien, akuntabel serta dapat
dipertanggungjawabkan;
5.
Mengetahui alasan kebijakan publik yang
mempengaruhi hajat hidup orang banyak;
6.
Mengembangkan ilmu pengetahuan dan
mencerdaskan
kehidupan
bangsa;
dan/atau
UNTUK
--- KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK ---
DANA
( UU NO. 17 TH.2003 )
BADAN
PUBLIK
(FUNGSI & TUGAS POKOK)
( UU NO.39 TAHUN 2008 )
INFORMASI
PUBLIK
( UU NO.14 TH.2008 )
BADAN PUBLIK
1. BADAN PUBLIK NEGARA :


Lembaga Eksekutif, Legislatif, Yudikatif, dan Badan Lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan penyelenggaraan
Negara,
Sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah;
2. ORGANISASI NON-PEMERINTAH :


Sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah
Sumbangan masyarakat, dan/atau luar negeri.
INFORMASI PUBLIK

Informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim, dan/atau diterima oleh suatu badan publik

Yang berkaitan dengan penyelenggara dan penyelenggaraan negara dan/atau penyelenggara dan penyelenggaraan badan publik
lainnya yang sesuai dengan Undang-Undang ini

Informasi lain yang berkaitan dengan kepentingan publik
--- HAK DAN KEWAJIBAN ---
DANA
BADAN
PUBLIK
INFORMASI
PUBLIK
(FUNGSI & TUGAS POKOK)
(UU NO.14 TH.2008)
PEMOHON
INFORMASI
PUBLIK
HAK PEMOHON INFORMASI PUBLIK
 Melihat & Mengetahui
HAK
1. Rahasia Negara
2. Rahasia Bisnis
3. Rahasia Jabatan
4. Rahasia Pribadi
KEWAJIBAN
1.
Memperoleh informasi
1. Menunjuk PPID
2. Menyediakan, memberikan
dan/atau menerbitkan Informasi
Publik yang akurat, benar, dan
tidak menyesatkan yang berada di
bawah kewenangannya
3. Membuat dan Mengembangkan
S I D untuk mengelola IP secara
baik dan efisien sehingga dapat
diakses dengan mudah
4. Mengumumkan layanan
informasi publik
 Mendapatkan salinan melalui permohonan
dengan mengajukan permintaan disertai
alasan
 Menghadiri pertemuan yg bersifat terbuka
2.
Menyebaluaskan
3.
Mengajukan gugatan
KEWAJIBAN PENGGUNA INFORMASI PUBLIK
1.
Menggunakan Sesuai Per – UU
2.
Mencantumkan Sumber dari mana memperolehnya baik untuk kepentingan
sendiri/ keperluan publikasi
1
PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
NO
(Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2010; pasal 14)
1.
Penyediaan Informasi,
Pendokumentasian
Penyimpanan
Pengamanan Informasi
2
Pelayanan Informasi yang cepat, tepat dan sederhana sesuai dengan aturan yang
berlaku;
3.
Penetapan Prosedur Operasional Penyebarluasan Informasi Pubblik;
4.
Pengujian Konsekuensi;
5.
Pengklasifikasian informasi dan/atau pengubahannya;
6.
Penetapan informasi yg dikecualikan yg telah habis jangka waktu pengecualiaannya
sebagai informasi publik yang dapat diakses;
7.
Penetapan pertimbangan tertulis atas setiap kebijakan yang diambil untuk memenuhi
hak setiap orang atas informasi public.
PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
--- TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB --NO
PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
ORGANISASI DAN TATA KERJA PENGELOLAAN INFORMASI DAN DOKUMENTASI
(Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2010; pasal 14)
1.
 Penyediaan Informasi,
PIMPINAN
BADAN PUBLIK
 Pendokumentasian
 Penyimpanan
 Pengamanan Informasi
2
Pelayanan Informasi yang
cepat, tepat dan sederhana
sesuai dengan aturan yang
berlaku;
3.
Penetapan Prosedur
Operasional Penyebarluasan
Informasi Pubblik;
4.
Pengujian Konsekuensi;
5.
Pengklasifikasian informasi
dan/atau pengubahannya;
6.
7.
Penetapan informasi yg
dikecualikan yg telah habis
jangka waktu
pengecualiaannya sebagai
informasi publik yang dapat
diakses;
Penetapan pertimbangan
tertulis atas setiap kebijakan
yang diambil untuk memenuhi
hak setiap orang atas informasi
public.
ATASAN P P I D
P P I D
BIDANG
BIDANG
BIDANG
BIDANG
PENGELOLAAN INFORMASI
DOKUMENTASI DAN ARSIP
PELAYANAN INFORMASI
PENYELESAIAN SENGKETA
INFORMASI PUBLIK
PEJABAT FUNGSIONAL
PRANATA KOMPUTER
ARSIPARIS
PRANATA HUMAS
Setiap Pemohon Informasi Publik dapat mengajukan keberatan secara
tertulis kepada atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi
berdasarkan :
ATASAN PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
Setiap Pemohon Informasi Publik dapat mengajukan keberatan secara tertulis kepada atasan
Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi berdasarkan :
a. Penolakan atas permintaan informasi berdasarkan alasan pengecualian
sebagaimana dimaksud dalam pasal 17;
b. Tidak disediakannya informasi berkala;
c. Tidak ditanggapinya permintaan informasi;
d. Permintaan informasi ditanggapi tidak sebagaimana yang diminta;
e. Tidak dipenuhinya permintaan informasi;
f. Pengenaan biaya yang tidak wajar;
g. Penyampaian informasi yang melebihi waktu yang diatur dalam undang-undang
ini.
WAKTU MENJAWAB ≤ 30 HARI KERJA
POTENSI SENGKETA INFORMASI PUBLIK
PENYEDIAAN INFORMASI PUBLIK
2
BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG – UNDANGAN
BADAN
PUBLIK
DANA
(UU NO.17 TH. 2003)
UU NO.39 TH.2008 :
Kementerian Negara
INFORMASI
PUBLIK
PEMOHON
INFORMASI PUBLIK
(UU NO.14 TH.2008)
INFORMASI PUBLIK
INF. YANG WAJIB DISEDIAKAN &
DIUMUMKAN
BERKALA
SERTA MERTA
INF. YANG DIKECUALIKAN
SETIAP SAAT
RAHASIA NEGARA
RAHASIA BISNIS
26
INF. ATAS DASAR
PERMINTAAN
RAHASIA PRIBADI
RAHASIA JABATAN
?
INFORMASI YANG WAJIB DISEDIAKAN DAN DIUMUMKAN SECARA BERKALA
1. Informasi tentang profil Badan Publik
1. Informasi tentang kedudukan atau domisili beserta alamat lengkap, ruang lingkup
kegiatan, maksud dan tujuan, tugas dan fungsi Badan Publik beserta kantor unitunit dibawahnya;
2. Struktur Organisasi, gambaran umum setiap satuan kerja , profil singkat pejabat
struktural;
3. Laporan harta kekayaan bagi pejabat negara yang telah dikirimkan oleh Komisi
Pemberantasan Korupsi ke Badan Publik untuk diumumkan.
2. Ringkasan informasi tentang program dan/atau kegiatan yang sedang dijalankan
dalam lingkup badan publik ;
3. Ringkasan informasi tentang kinerja dalam lingkup Badan Publik;
4. Ringkasan laporan keuangan;




Rencana dan L R A
Neraca
Laporan Arus Kas dan C A L K
Daftar Aset dan Investasi
5. Ringkasan laporan akses Informasi Publik;
6. Informasi tentang peraturan, keputusan, dan/atau kebijakan;
7. Informasi tentang hak dan tata cara memperoleh Informasi Publik;
8. informasi tentang tata cara pengaduan penyalahgunaan wewenang;
9. Informasi tentang pengumuman pengadaan barang dan jasa;
10. Informasi tentang prosedur peringatan dini dan prosedur evakuasi keadaan darurat.
INFORMASI YANG WAJIB DIUMUMKAN SECARA SERTA MERTA
1. Standar pengumuman informasi serta merta
 Informasi yang dapat mengancam hajat hidup orang banyak dan ketertiban umum
INFORMASI YANG WAJIB TERSEDIA SETIAP SAAT
1. Daftar Informasi Publik
2. Informasi tentang peraturan, keputusan dan/atau atau kebijakan Badan Publik
3. Informasi tentang organisasi, administrasi, kepegawaian, dan keuangan
4. Surat-surat perjanjian dengan pihak ketiga berikut dokumen pendukungnya
5. Surat menyurat pimpinan atau pejabat Badan Publik dalam rangka pelaksanaan tugas
pokok dan fungsinya
6. Syarat-syarat perizinan, izin yang diterbitkan dan/atau dikeluarkan berikut dokumen
pendukungnya, dan laporan penaatan izin yang diberikan
7. Data perbendaharaan atau inventaris
8. Rencana strategis dan rencana kerja Badan Publik
9. Agenda kerja pimpinan satuan kerja
10. Informasi mengenai kegiatan pelayanan Informasi Publik yang dilaksanakan, sarana dan
prasarana layanan Informasi Publik yang dimiliki beserta kondisinya, sumber daya
manusia yang menangani layanan Informasi Publik beserta kualifikasinya, anggaran
layanan Informasi Publik serta laporan penggunaannya;
INFORMASI YANG WAJIB TERSEDIA SETIAP SAAT
11. Jumlah jenis dan gambaran umum pelanggaran yang ditemukan dalam pengawasan
internal serta laporan penindakannya
12. Jumlah jenis dan gambaran umum pelanggaran yang dilaporkan masyarakat serta
laporan penindakannya
13. Daftar serta hasil penelitian yang dilakukan
14. Informasi Publik yang telah dinyatakan terbuka bagi masyarakat berdasarkan
mekanisme keberatan dan/atau penyelesaian sengketa sebagaimana dimaksud dalam
pasal 11 UU Keterbukaan Informasi Publik
15. Informasi dan kebijakan yang disampaikan pejabat publik dalam pertemuan terbuka
INFORMASI YANG WAJIB DISEDIAKAN DAN DIUMUMKAN
NO
PEJABAT PENGELOLA INFORMASI DAN DOKUMENTASI
TUGAS DAN TANGGUNG JAWAB
(Peraturan Pemerintah No. 61 Tahun 2010; pasal 14)
1.
 Penyediaan Informasi,
 Pendokumentasian
 Penyimpanan
 Pengamanan Informasi
2
3.
Pelayanan Informasi yang
cepat, tepat dan sederhana
sesuai dengan aturan yang
berlaku;
Penetapan Prosedur
Operasional Penyebarluasan
Informasi Pubblik;
4.
Pengujian Konsekuensi;
5.
Pengklasifikasian informasi
dan/atau pengubahannya;
6.
Penetapan informasi yg
dikecualikan yg telah habis
jangka waktu
pengecualiaannya sebagai
informasi publik yang dapat
diakses;
7.
Penetapan pertimbangan
tertulis atas setiap kebijakan
yang diambil untuk memenuhi
hak setiap orang atas informasi
public.
KANAL
SOP
http://ppid.kominfo.go.id
INFORMASI YANG DIKECUALIKAN
UU NO. 14 TAHUN 2008, PASAL 17
UNDANG-UNDANG
a.
Dapat Menghambat
Hukum;
b.
Dapat
Mengganggu
Kepentingan
Perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual
dan pelindungan dari persaingan usaha tidak
sehat;
-
c.
Dapat membahayakan pertahanan dan
keamanan negara;
7
d.
Dapat mengungkapkan
Indonesia;
-
e.
Dapat Merugikan
nasional;
f.
Dapat
Mengungkapkan
merugikan
kepentingan hubungan luar negeri;
4
g.
Dapat Mengungkapkan isi akta otentik yang
bersifat pribadi dan kemauan terakhir
ataupun wasiat seseorang;
-
h.
Dapat Mengungkap Rahasia Pribadi;
5
i.
Memorandum Atau Surat-Surat Antar Badan
Publik Atau Intra Badan Publik, Yang
Menurut Sifatnya Dirahasiakan Kecuali Atas
Putusan Komisi Informasi Atau Pengadilan;
-
Informasi yang tidak boleh diungkapkan
berdasarkan Undang-Undang.
∞
UU NO.14
TAHUN 2008
PENGUJIAN
KEPATUTAN
KONSEKUENSI
KEPENTINGAN UMUM
j.
Proses
Penegakan
kekayaan
ketahanan
alam
ekonomi
5
7
DAFTAR INFORMASI PUBLIK YANG DIKECUALIKAN
NO.
JENIS KLASIFIKASI INFORMASI YANG
DIKECUALIKAN
I
UMUM
1
Dokumen keuangan Negara
(Lap.Keuangan Sebelum Diaudit (Unaudited)
(Dokumen adalah data, catatan, dan/atau
keterangan yang berkaitan dengan pengelolaan
dan tanggung jawab keuangan negara, baik
tertulis di atas kertas atau sarana lain, maupun
terekam dalam bentuk/corak apapun) pasal 1, ayat
10 UU No.15 Tahun 2004
ALASAN
1. UU No.14 Tahun 2008; ps.17, huruf j :
JANGKA WAKTU
... Tahun
 UU No. 15 Tahun 2004 Tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara;
ps.10 : Dalam pelaksanaan tugas pemeriksaan,
pemeriksa dapat : (a). meminta dokumen yang wajib
disampaikan oleh pejabat atau pihak lain yang berkaitan
dengan pelaksanaan pemeriksaan pengelolaan dan
tanggung jawab keuangan negara; (b). mengakses
semua data yang disimpan di berbagai media, aset,
lokasi, dan segala jenis barang atau dokumen dalam
penguasaan atau kendali dari entitas yang menjadi objek
pemeriksaan atau entitas lain yang dipandang perlu
dalam pelaksanaan tugas pemeriksaannya;
 UU No.17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara; ps.
30 ayat (1) Presiden menyampaikan rancangan undangundang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan
APBN kepada DPR berupa laporan keuangan yang
telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan,
selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah tahun
anggaran berakhir.
II
TUGAS DAN FUNGSI
1
Daftar alokasi frekuensi dan penggunaan
frekuensi untuk keperluan pertahanan
keamanan negara (TNI/Polri) dan intelijen
UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,
Pasal 17 huruf C: informasi publik yang apabila dibuka dan
diberikan kepada pemohon informasi publik dapat
membahayakan pertahanan dan keamanan negara,
... Tahun
KEWENANGAN PEMBERIAN INFORMASI PUBLIK
SESUAI KETENTUAN UNDANG - UNDANG
LAPORAN KEUANGAN
NO.
KEWENANGAN
MENYAMPAIKAN
PENERIMA
1.
Presiden
Laporan Keuangan Audited
 DPR
2.
 Gubernur
 Bupati
 Walikota
Laporan Keuangan Audited
 DPRD
3.
Kepala Satuan Kerja
4.
Pejabat Pengelola Informasi
Dokumentasi (PPID)
Dokumen Keuangan
Ringkasan Laporan keuangan Audited :
1. Rencana dan L R A
2. Neraca
3. Laporan Arus Kas dan C A L K
4. Daftar Aset dan Investasi
 Auditor
 Warga Negara Indonesia
 Badan Hukum Indonesia
--- ASPEK HUKUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK ---
HAK
KEWAJIBAN
BADAN
PUBLIK
INFORMASI
PUBLIK
PEMOHON
( UU NO.14 TH.2008 )
MENGAJUKAN KEBERATAN
PENYELESAIAN SENGKETA
MENGAJUKAN GUGATAN
1. Gugatan ke Pengadilan
PTUN
2. Kasasi
Mahkamah Agung
KETENTUAN PIDANA
Badan Publik yang dengan sengaja tidak menyediakan,tidak memberikan, dan/atau
tidak menerbitkan Informasi Publik berupa Informasi Publik secara berkala, Informasi
Publik yang wajib diumumkan secara serta-merta, Informasi Publik yang wajib
tersedia setiap saat, dan/atau Informasi Publik yang harus diberikan atas dasar
permintaan sesuai dengan Undang-Undang ini, dan mengakibatkan kerugian bagi
orang lain dikenakan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan/atau pidana
denda paling banyak Rp5.000.000,00 (lima juta rupiah).
--- ASPEK HUKUM DALAM KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK --TERHADAP PEMBERIAN INFORMASI YANG DIKECUALIKAN
Pasal 54 : Setiap Orang/Kelompok orang/Badan Hukum/Badan Publik yang dengan sengaja
dan tanpa hak :
1. mengakses dan/atau memperoleh dan/atau memberikan informasi yang dikecualikan
sebagaimana diatur dalam Pasal 17 huruf a, huruf b, huruf d, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, dan
huruf j dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun dan pidana denda paling
banyak Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah).
2. mengakses dan/atau memperoleh dan/atau memberikan informasi yang dikecualikan
sebagaimana diatur dalam Pasal 17 huruf c dan huruf e, dipidana dengan pidana penjara paling
lama 3 (tiga) tahun dan pidana denda paling banyak Rp20.000.000,00 (dua puluh juta rupiah).
3
KOMPONEN
--- PELAYANAN INFORMASI PUBLIK --LAYANAN LANGSUNG
PENGUMUMAN
1.
DESK LAYANAN INFORMASI
√
√
2.
PETUGAS LAYANAN INFORMASI
√
√
3.
JAM LAYANAN INFORMASI
√
√
4.
DAFTAR INFORMASI PUBLIK
√
√
5.
TARIF/BIAYA
√
√
6.
MEKANISME
√
√
7.
WAKTU PROSES
√
√
8.
MAKLUMAT
√
√
9. FORMULIR
√
√
9. 10. S O P
√
√
NO. REGISTRASI
NO. REGISTRASI
No.Pendaftaran
http://ppid.kominfo.go.id
Semoga Bermanfaat
Sekian ……….
Terima Kasih
Download