Stars Template

advertisement
ALAM
SEMESTA
•
•
•
•
•
•
•
Teori-teori Terjadinya Jagad Raya
Komponen-komponen Jagad Raya
Teori-teori terjadinya Tata Surya
Anggapan Mengenai Tata Surya
Komponen-komponen Tata Surya
Teori-teori Perkembangan Muka Bumi
Dinamika Kerak Bumi BerdasarkanTeori
Tektonik Lempeng
• Lempeng Utama Dunia
• Pelapisan Bumi
• Teori Dentuman Besar (the Big Bang Theory)
Jagat raya berawal dari adanya suatu massa
yang besar dengan berat jenis yang besar pula
yang mengalami ledakan pada intinya. Saat
terjadi ledakan besar bagian ledakan tersebut
menjauhi pusat ledakan yang kemudian menjadi
galaksi-galaksi.
• Teori Keadaan Tetap (Steady State)
Alam semesta tidak berawal dan berakhir.
Keadaan tetap bukan berarti tidak ada
perubahan. Teori ini mengakui bahwa alam
semesta mengalami pemuaian tetapi
pemuaiannya tetap.
• Bintang
adalah benda angkasa yang mempunyai
cahaya sendiri dan terdiri dari gas pijar.
• Galaksi
adalah kelompok bintang di jagat raya
yang sangat banyak jumlahnya.
• Tata Surya (Menu Bu Marju SUN
Bintang Sirius
Galaksi Bima Sakti (The Milky Ways)
• Hipotesis Nebula
Hipotesis ini dikemukakan oleh Immanuel
Kant dan Piere Simon Laplace.
• Hipotesis Planetesimal
Hipotesis ini dikemukakan oleh Moulton
dan Chamberlain.
• Hipotesis Pasang Surut
Hipotesis ini dikemukakan olehJeans dan
Jeffery.
• Hipotesis Bintang Kembar
Hipotesis Nebula menyebutkan bahwa
tata surya terbentuk dari gas dan debu
(nebula) yang berputar, kemudian terdapat
materi kabut yang terlepas. Karena terjadi
penurunan suhu, kabut yang terlepas
menjadi planet-planet. Perbedaan Teori
Kant dan Laplace adalah pada
gerakannya (Kant mengatakan
perputarannya lambat sedangkan Laplace
perputarannya cepat)
Hipotesis Planetesimal menyebutkan
bahwa tata surya terbentuk akibat
lewatnya bintang lain yang dekat dengan
matahari. Sehingga sebagian kecil
mengorbit pada matahari, mendingin dan
menjadi planet-planet dan anggota tata
surya lainnya.
Hipotesis Pasang-surut menyebutkan
bahwa tata surya terbentuk akibat adanya
bintang lain yang melintas dekat matahari,
sehingga terjadi pasang pada matahari.
Gaya tarik menyebabkan terlepasnya
sebagian massa matahari terlepas dan
terbentuklah planet-planet.
Hipotesis Bintang Kembar menyebutkan
bahwa tata surya terbentuk akibat
meledaknya salah satu bintang kembar
yang kemudian karena adanya gravitasi
dari bintang yang tidak meledak, pecahan
dari bintang tersebut mengelilinginya.
• Teori Geosentris
Dikemukakan oleh Claudius Ptolemaeus
yang menyatakan semua benda-benda
angkasa beredar mengelilingi bumi.
• Teori Heliosentris
Dikemukakan oleh Nicholas Copernicus
yang menyatakan bahwa bukan bumi
yang menjadi pusat peredaran bendabenda di angkasa, tetapi matahari yang
menjadi pusat peredaran benda-benda
langit.
Matahari
• Memiliki cahaya sendiri
• Diameternya kira – kira 1.400.000 km
• Suhunya mencapai 6.000o C dan pada
bagian dalamnya mencapai 15 jutao C
• Terdiri dari gas
• Lapisan Inti
Tempat terjadinya reaksi thermonuclear.
• Lapisan Fotosfer
Lapisan cahaya yang merupakan lapisan
kulit dari matahari. Pada permukaan
fotosfer terkadang ada noda-noda hitam
yang disebut sunspot.
• Lapisan Atmosfer
- Kromosfer
- Korona
Merkurius
• Planet terdekat dengan matahari dengan
jarak rata-rata 58 juta km
• Planet terkecil dalam tata surya
• Masa rotasinya 59 hari
• Masa revolusinya 88 hari
• Tidak mempunyai bulan dan atmosfer
• Jarak antara matahari dengan merkurius
adalah 58 juta km
Venus
• Planet ini sering disebut bintang
kejora/bintang timur
• Masa rotasinya 243 hari
• Masa revolusinya 225 hari
• Mempunyai atmosfer
• Jarak antara matahari dengan venus
adalah 108,2 juta km
Bumi
•
•
•
•
Masa rotasinya 24 jam
Masa revolusinya 365¼ hari
Mempunyai bulan dan atmosfer
Jarak antara matahari dengan bumi
adalah 150 juta km
• Diameter sekitar 12.756 km dengan 2/3
ditutupi air.
• Memiliki satelit bulan.
Mars
•
•
•
•
Masa rotasinya 24 jam, 37 menit, 23 detik
Masa revolusinya 887 hari
Mempunyai atmosfer
Mempunyai dua satelit yaitu deimos dan
phobos
• Terdapat es pada daerah kutub
• Terdapat kawah dan gunung api.
• Jarak antara matahari dengan mars
adalah 228 juta km
Jupiter
•
•
•
•
Masa rotasinya 89 jam, 50 menit
Masa revolusinya 11,86 tahun
Mempunyai atmosfer
Mempunyai banyak satelit diantaranya
Ganymede, Callisto dan Io.
• Jarak antara matahari dengan jupiter
adalah 778 juta km
Saturnus
• Masa rotasinya 12 jam
• Masa revolusinya 60 tahun
• Mempunyai tiga cincin yang berupa
gumpalan es
• Mempunyai banyak satelit diantaranya
Titan, Enceladus dan Phoebe.
• Jarak antara matahari dengan saturnus
adalah 1426 juta km
Uranus
• Masa rotasinya ± 10 jam, 47 menit
• Masa revolusinya 84 tahun
• Mempunyai banyak satelit diantaranya.
Umbriel, Miranda dan Ariel.
• Jarak rata-rata antara matahari dengan
uranus adalah 2.870 juta km
Neptunus
• Masa rotasinya 15 jam
• Masa revolusinya 165 tahun
• Mempunyai dua satelit yaitu triton dan
nereid
• Jarak antara matahari dengan neptunus
adalah 4493 juta km
1.
2.
3.
4.
5.
Menurut Perhimpunan Astronomi
Internasional ciri-ciri planet adalah
Mengorbit ke matahari
Mempunyai massa yang cukup bagi
gravitasinya sendiri
Telah menyingkirkan objek-objek lain di
sekitar orbitnya.
Tidak memiliki sumber cahaya
Memiliki satelit.
1.
2.
3.
4.
5.
TNO adalah objek tata surya yang mengorbit
dan melintas di luar orbit planet neptunus.
Menurut Perhimpunan Astronomi Internasional
Perhimpunan Astronomi Internasional dalam
sidang umum di Praha (Agustus 2006) ciri-ciri
planet kerdil adalah
Mengorbit ke matahari
Mempunyai massa yang cukup bagi
gravitasinya sendiri
Mempunyai bentuk hampir bulat
Belum menyingkirkan objek-objek lain di
sekitar orbitnya.
Bukan satelit.
Pluto tidak termasuk ke dalam planet lagi
karena :
1. Ukurannya yang yang kecil bila
dibanding keluarga Jovian (keluarga
Jupiter)
2. Pluto terdiri dari batuan dan es.
3. Bidang orbitnya pun menyimpang.
Pluto (planet kerdil)
Asteroid
Sabuk Asteroid
Meteor
Kawah Meteor
• Meteor sering disebut bintang beralih atau
bintang jatuh
• Meteor adalah benda angkasa yang yang
jatuh masuk ke dalam atmosfer bumi
• Meteorit adalah meteor yang tidak habis
dan sampai ke permukaan bumi
Komet
• Komet adalah benda angkasa yang terdiri
dari batuan yang disemuti gas dan es
• Komet terdiri bagian kepala dan ekor
• Bagian ekornya selalu menjauhi matahari
• Komet memiliki orbit sendiri yang secara
periodik dapat dilihat dari bumi seperti
komet Halley yang muncul setiap 76 tahun
sekali (terakhir muncul tahun 1986).
Bulan
• Gerhana Bulan dan Matahari
• Pengaruhnya yang ditimbulkan gerhana
adalah pasang surut air laut disebabkan
kuatnya daya tarik gravitasi bulan dan
matahari sehingga menyebabkan sisi yang
bagian yang dipengaruhi gravitasi
mengalami pasang dan bagian yang tidak
terpengaruh mengalami surut (volume air
tetap).
Gerhana Bulan
Gerhana Matahari
• Teori Kontraksi yang dikemukakan oleh
Descrates James Dana (1847) dan Elie de
Baumant (1852).
• Teori Laurasia dan Gondwana yang
dikemukakan oleh Eduard Suess
• Teori Apungan Benua yang dikemukakan
oleh Alfred Wagner
• Teori Konveksi yang dikemukakan oleh
Harry Hess dan Vening Meinesz
• Teori Tektonik Lempeng yang
dikemukakan oleh J. Tuzo Wilson
Menurut teori kontraksi,
bumi mengalami
pendinginan dan
menyebabkan mengerut,
sehingga terbentuklah
lembah-lembah dan
gunung.
Menurut Eduard Suess bahwa permukaan
bumi dahulu bermula dari dua benua yang
besar yaitu laurasia pada bagian utara dan
gondwana pada bagian selatan.
Namun menurut dia samudera-samudera
tercipta akibat pecahan-pecahan benua
yang tenggelam bukan karena terapung.
1.
2.
Selain itu didukung penemuan fosil di kedua benua tersebut
Berikut beberapa pertimbangan yang menguatkan pendapat
Alfred Wagner :
Berdasarkan pengamatannya saat melihat peta benua afrika dan
amerika selatan. Keduanya memiliki kecocokan bila kita
gabungkan layaknya puzzle. Hal itu akhirnya terbukti benar dari
formasi batuan dari sepanjang pantai afrika barat dengan pantai
peru sampai Bahia Blanca (Amerika Selatan)
Dahulu terdapat satu benua besar yang disebut pangae yang
terpecah dan bergerak diantaranya:
- Daerah Greenland menjauhi Benua Eropa dan Kep.
Madagaskar menjauhi benua afrika
- Samudra Atlantik semakin luas, sehingga terjadi
lipatan pegunungan di amerika utara dan selatan.
- Terjadi aktifitas seismik (kegempaan) di patahan San Andreas,
pantai barat Amerika
- Lempeng samudra hindia terus mendesak Lempeng Eurasia
sehingga menimbulkan lipatan peg. Himalaya
Teori ini menyatakan bahwa di
dalam bumi terdapat arus
konveksi yang mengerakkan
lapisan kulit bumi dan
menggantikan bagian kulit bumi
tua yang masuk ke dalam
lempeng benua.
TENAGA PENGGERAK
DI DALAM BUMI
ARUS KONVEKSI
• Ia meneliti Kepulauan Hawaii di samudera
Fasifik, dan menemukan bahwa terdapat hotspot yang menembus bagian atas mantel bumi.
Hot spot ini menjadi gunung bawah laut dan
kemudian timbul ke permukaan hingga akhirnya
terbentuk pulau.
• Berdasarkan pengamatannya bahwa usia pulau
yang berada pada jaringan hawai lebih tua
dibandingkan dengan yang ada sekarang.
Sehingga ia berkesimpulan bahwa terjadi
pergeseran pada lempeng-lempeng tektonik.
• Zona Divergensi
Gerakan saling menjauh antar lempeng tektonik.
Contohnya benua Amerika dengan Eropa.
• Zona Konvergensi
Gerakan saling bertumbukan antar lempeng
tektonik. Contohnya Lempeng India dengan
lempeng Eurasia (peg. Himalaya) dan lempeng
indo-australia dengan lempeng Eurasia (palung
Jawa).
• Zona Sesar Mendatar
Gerakan saling bergesekan antar lempeng
tektonik yang arahnya berlawanan. Contohnya
adalah patahan San Andreas di Amerika Serikat
•
•
•
•
•
•
Lempeng Eurasia
Lempeng Afrika
Lempeng Amerika (bagian utara, selatan)
Lempeng Indo-australia
Lempeng Pasifik
Lempeng Antartika
•
•
•
Bumi dapat dibagi menjadi tiga lapisan:
Crust (lapisan kerak/kulit)
adalah lapisan yang yang terdiri batuan
pembentuk kulit bumi dan merupakan lapisan
paling atas/luar.
Mantel (Lapisan tengah)
adalah lapisan yang berupa material kental
dan pijar (30000 C) yang disebut astenosfer
Barisfer (inti luar dan dalam)
adalah lapisan yang teriri dari besi dan nikel.
Lapisan inti luar merupakan lapisan pijar yang
kental sedangkan inti dalam merupakan
lapisan padat.
SELESAI
DARI BERBAGAI SUMBER
HERYANTO
Download