kelompok 7 pelanggaran etika profesi oleh humas *adam air

advertisement
KELOMPOK 7
PELANGGARAN ETIKA
PROFESI OLEH HUMAS
“ADAM AIR”
PUTRI WULANDARI
ARTARTY SIRINGORINGO
DYANA UTAMY
MIRZANI
QURRATA AINI
HAMDANI

(1001112227)
(1001132367)
(0901120241)
(0901155927)
(0901120272)
Pengertian Etika

Etika berasal dari bahasa Yunani, yaitu
ethos yang berarti watak kesusilaan atau
adat kebiasaan (custom). Etika adalah nilainilai dan asas-asas moral yang di pakai
sebagai pegangan umum bagi penentuan
baik buruknya perilaku manusia atau
benar salahnya tindakan manusia sebagai
manusia.
Fungsi Utama PR

Fungsi utama PR adalah menumbuhkan
dan mengembangkan hubungan baik
antarlembaga (organisasi) dengan
publiknya, internal maupun eksternal
dalam rangka menanamkan pengertian,
menumbuhkan motivasi dan partisipasi
publik dalam upaya menciptakan iklim
pendapat (opini publik) yang
menguntungkan lembaga organisasi
Pelanggaran Etika

Etika sebagai sebuah nilai yang menjadi
pegangan seseorang atau suatu kelompok
dalam mengatur tingkah laku di dalam
kehidupan kelompok tersebut, tentunya
tidak akan terlepas dari tindakan-tindakan
tidak etis. Tindakan tidak etis yang
dimaksudkan di sini adalah tindakan
melanggar etika yang berlaku dalam
lingkungan kehidupan tersebut.
Hal-hal yang menyebabkan terjadinya tindakantindakan tidak etis dalam sebuah perusahaan atau
organisasi yaitu
Kebutuhan Individu
 Tidak ada pedoman
 Perilaku dan kebiasaan individu
 Lingkungan tidak etis
 Perilaku atasan

Contoh Kasus Pelanggaran Etika
yang dilakukan praktisi Humas

Peristiwa retaknya badan pesawat Adam
Air 737-300 dengan nomor penerbangan
KI-172 yang mengangkut 148 penumpang
terjadi pada hari Rabu sore (21/ 2/ 07), di
Bandara Juanda, Surabaya. Badan pesawat
yang mengalami retak di bagian belakang
sayap ini mendarat secara mendadak di
Bandara Juanda di hanggar Merpati.

Yang menjadi masalah ialah pihak
manajemen Adam Air langsung
memerintahkan untuk mengecat seluruh
tubuh pesawat dari warna orange menjadi
warna putih, dan retakan di belakang sayap
pesawat tersebut ditutup dengan kain
putih.

Gambar ini sudah disebarkan melalui media,
khususnya di televisi yang menunjukkan
dengan jelas keretakan di tubuh Adam Air
dan diperlihatkan dengan jelas pihak Adam
Air mengecat seluruh tubuh Adam Air
menjadi putih. Sedangkan Humas Adam Air
distrik
Surabaya
Natalia
Budiharjo
menyatakan bahwa tidak benar pesawat
Adam Air 737-300 dengan nomor
penerbangan KI-172 ini mengalami keretakan
di
tubuhnya
dan
menolak
untuk
mengomentari perihal pengecatan.
Tindakan pengecatan yang dilakukan
manajemen Adam Air ini telah melanggar
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1992
tentang Penerbangan
 Tindakan Adam Air ini pun melanggar
peraturan dari PT. Angkasa Pura yang
melarang pemilik pesawat apapun yang
mengalami kecelakaan di Juanda untuk
menyentuhnya sebelum diselidiki oleh
KNKT.


Pelanggaran yang dilakukan Humas Adam
Air dari kasus di atas, berkaitan dengan
Etika PR ialah memberikan statement yang
tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan
kepada media dan publik, atau boleh
dikatakan sebagai pembohongan publik.
Kasus ini melanggar Etika Public Realtions
PERHUMAS dan IPRA.
Pelanggaran dalam kasus diatas tidak
sesuai dengan pasal III Perilaku Tehadap
Masyarakat dan Media Massa, butir c dan
d
 Pemberian informasi palsu oleh Humas
Adam Air distrik Surabaya melanggar pasal
2 tentang Penyebarluasan Informasi


Pernyataan dari Humas Adam Air meski
bertujuan untuk meningkatkan citra Adam
Air yang beberapa kali mengalami
kecelakaan sebelum peristiwa retak tubuh
Boeing 737-300 KI-172, namun justru
menguatkan opini publik bahwa Adam Air
memiliki manajemen kerja yang buruk

Nama Humas Adam Air sendiri pun
akhirnya menjadi buruk dengan kata lain
menodai profesi Humas dan citra Adam
air di mata masyarakat semakin merosot,
dan hal ini dapat berpengaruh pada kinerja
Adam air sendiri.
SEKIAN
TERIMAKASIH
Download