prinsip syariah dipasar modal

advertisement
PRINSIP SYARIAH DIPASAR
MODAL
Aini Masruroh SEi.,MM
LATAR BELAKANG
Alqur’an
&
Hadist
Syariah
Hukum dan aturan yang berisi perintah dan larangan yang
Ditetapkan oleh Allah swt kepada hambanya
Syariat
Penafsiran ulama terhadap syariah
Ibadah
-Hubungan manusia dengan Allah
-Semua tidak boleh dilakukan
Kecuali yang ada perintah atau
ketentuannya
Muamalah
-Hubungan Manusia dengan
manusia
-Semua bentuk muamalah boleh
Dilakukan kecuali ada dalil yang
mengharamkannya
Latar Belakang



Pasar Modal:
Kaidah Fikih menyebutkan bahwa pada dasarnya
semua bentuk muamalah boleh dilakukan kecuali
ada dalil yang mengharamkannya.
Kegiatan Pasar Modal pada dasarnya adalah bentuk
muamalah sehingga menurut kaidah fiqih di atas
dapat disimpulkan bahwa seluruh kegiatan pasar
modal boleh dilakukan sepanjang tidak melanggar
hal-hal yang dilarang.
Tindakan di Pasar Modal yang tidak
sesuai prinsip Syariah



Tadlis, tindakan menyembunyikan informasi oleh
pihak penjual dengan tujuan untuk mengelabuhi
pihak pembeli
Taghrir, Upaya mempengaruhi orang lain, baik
dengan ucapan maupun tindakan yang mengandung
kebohongan
Najsy, Upaya menawar barang dengan harga yang
lebih tinggi oleh pihak yang tidak bermaksud
membelinya, untuk menimbulkan kesan banyak
pihak yang berminat membelinya (Penawaran palsu)
Lanjutan



Ikhtikar, Upaya membeli suatu barang yang sangat
diperlukan masyarakat pada saat harga mahal &
menimbunnya, dengan tujuan untuk menjual kembali
pada saat harga lebih mahal
Ghisysy, Salah satu bentuk tadlis, penjual
menjelaskan keunggulan barang yang dijual tetapi
menyembunyikan kecacatannya
Ghabn Fahisy, merupakan ketidakseimbangan
antara dua barang yang dipertukarkan dalam suatu
akad
Lanjutan


Ba’I Al ma’dum, Jual beli yan obyeknya tidak
ada pada saat akad
Ba’I Al Maksyuf, Jual beli secara tunai atas
efek padahal penjual tidak memiliki efeknya
Riba

Riba merupakan tambahan yang diberikan
dalam pertukaran barang ribawi dan
tambahan yang diberikan atas pokok utang
dengan imbalan penangguhan pembayaran
secara mutlak
–
–

Riba Jahiliyya (tambahan atas pokok utang)
Riba Fadl (tambahan atas pertukaran barangbarang ribawi)
Contoh transaksi efek: Margin Trading
Qabdh

Penguasaan aset oleh pembeli yang menyebabkan
ia berhak untuk melakukan tindakan hukum
(tasharruf,mis:menjual)terhadap aset tersebut,
menerima manfaat atau menanggung risikonya
–
–

Qabdh Haqiqi:penguasaan aset oleh pembeli atas fisik aset
yang dibelinya
Qabdh Hukmi:Penguasaan aset oleh pembeli secara
dokumen, baik dalam bentuk catatan elektronik maupun
non elektronik
Contoh: Jual beli saham dengan settlement H+3
Bai’ Al Musawamah


Merupakan Akad jual beli dengan
kesepakatan harga pasar yang wajar melalui
mekanisme tawar menawar yang
berkesinambungan
Contoh: Transaksi efek syariah pada sistem
perdagangan di BEI
Mudharabah

Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih,
yaitu satu pihak sebagai penyedia modal
(shahib al-mal) dan pihak lain sebagai
penyedia tenaga dan keahlian (mudharib),
keuntungan akan dibagi berdasarkan nisbah
yang telah disetujui sebelumnya, sedangkan
kerugian akan ditanggung sepenuhnya oleh
shahibul mal, kecuali penyebab kerugian
adalah mudharib
Musyarakah

Akad kerjasama antara dua pihak atau lebih
untuk menggabungkan modal, baik dalam
bentuk uang maupun yang lainnya,
keuntungan akan dibagi sesuai dengan
nisbah yang telah disepakati sebelumnya,
sedangkan kerugian akan ditanggung
bersama sesuai dengan jumlah partisipasi
modal masing-masing pihak
Akad-akad yang lain




Ijarah (sewa)
Wakalah(Memberi kuasa)
Kafalah(Memberi jaminan)
Ju’alah (sukses fee)
Pedoman Syariah



Uang tidak boleh menghasilkan uang. Uang
hanya boleh berkembang bila diinvestasikan
dalam tangible economic activity
Hasil dari kegiatan ekonomi diukur dengan
the return on investment. Return ini dapat
diestimasikan tetapi tidak ditetapkan di
depan.
Uang tidak boleh dijual untuk memperoleh
uang
Definisi Pasar modal
Pasar Modal
– Kegiatan yang bersangkutan dengan Penawaran Umum dan
perdagangan Efek, Perusahaan Publik yang berkaitan dengan Efek
yang diterbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan
Efek
• Penawaran Umum
– Kegiatan yg bersangkutan dengan penawaran Efek yang dilakukan oleh
Emiten kepada masyarakat/umum/publik (minimal 100 pihak) untuk
menjual Efek kepada masyarakat/umum/publik (minimal 50 pihak)
berdasarkan tatacara yg di atur oleh Undang-Undang dan peraturan
pelaksanaannya.
• Bursa Efek
– Adalah pihak yang menyelenggarakan dan menyediakan sistem dan
atau sarana untuk mempertemukan penawaran jual dan beli pihak-pihak
lain dengan tujuan memperdagangkan Efek di antara mereka
Lanjutan



Efek,
Adalah surat berharga, yaitu surat pengakuan utang, surat
berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit
Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas
Efek, dan setiap derivatif dari Efek
Efek Syariah
Efek sebagaimana dimaksud dalam peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal yang akad, pengelolaan
perusahaan, maupun cara penerbitannya memenuhi prinsipprinsip Syariah
Emiten
Pihak yang melakukan Penawaran Umum
Kriteria Emiten Syariah


Jenis usaha, produk barang, jasa yg diberikan dan akad serta
cara pengelolaan perusahaan Emiten yang menerbitkan Efek
Syariah tdk boleh bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah
Jenis Usaha Yg Betentangan adalah
– Perjudian, permainan yg tergolong judi atau perdagangan yang
dilarang
– Lembaga keuangan konvensional
– Produsen, distributor, serta pedagang makanan dan minuman yg
haram.
– Produsen, distributor, dan atau penyedia barang atau jasa yg
merusak moral dan bersifat mudarat
– Melakukan investasi pada Emiten yg pd saat transaksi tingkat
hutang perusahaan kpd lembaga keuangan ribawi lebih dominan
dr modalnya.
Lanjutan



Emiten yang menerbitkan Efek Syariah wajib
menandatangani dan memenuhi akad yg sesuai dg
syariah
Emiten yang menerbitkan Efek Syariah wajib
menjamin kegiatan usahanya memenuhi prinsip
Syariah
Apabila suatu saat Emiten tidak bisa memenuhi
persyaratan-2 tersebut, maka otomatis Efek yang
diterbitkan bukan sebagai Efek Syariah
Efek Syariah

Efek Syariah adalah Efek sebagaimana
dimaksud dalam Undang-Undang Pasar
Modal dan peraturan pelaksanaannya yang
akad, cara,dan kegiatan usaha yang menjadi
landasan penerbitannya tidak bertentangan
dengan Prinsip-prinsip Syariah di Pasar
Modal
Kriteria Efek Syariah


Tidak melakukan kegiatan usaha yang bertentangan
dengan prinsip syariah;
Memenuhi rasio-rasio keuangan sebagai berikut:
– Total utang yang berbasis bunga dibandingkan dengan total
ekuitas tidak lebih dari 82% (delapan puluh dua per
seratus);
– Total pendapatan bunga dan pendapatan tidak halal lainnya
dibandingkan dengan total pendapatan usaha (revenue)
dan pendapatan lain-lain tidak lebih dari 10% (sepuluh per
seratus)
Kegiatan Usaha Yg Tidak Sesuai Prinsip
Syariah
(Keputusan Ketua Bapepam LK No : Kep-181/BL/2009 Tanggal : 30 Juni 2009)


Perjudian dan permainan yang tergolong judi;
Perdagangan yang dilarang menurut syariah, antara lain:
– perdagangan yang tidak disertai dengan penyerahan barang/jasa; dan
– perdagangan dengan penawaran/permintaan palsu;

Jasa keuangan ribawi, antara lain:
– bank berbasis bunga; dan
– perusahaan pembiayaan berbasis bunga;


Jual beli risiko yang mengandung unsur ketidakpastian (gharar) dan/atau judi
(maisir), antara lain asuransi konvensional;
Memproduksi, mendistribusikan, memperdagangkan dan/atau menyediakan
antara lain:
– barang atau jasa haram zatnya (haram li-dzatihi);
– barang atau jasa haram bukan karena zatnya (haram li-ghairihi) yang ditetapkan oleh
DSN-MUI; dan/atau
– barang atau jasa yang merusak moral dan bersifat mudarat.

Melakukan transaksi yang mengandung unsur suap (risywah);
Dewan Syariah Nasional (DSN)
Wewenangnya:





Mengeluarkan fatwa yang mengikat DPS dimasing-masing lembaga
keuangan syari’ah dan menjadi dasar tindakan hukum pihak terkait
Mengeluarkan fatwa yang menjadi landasan bagi ketentuan/peraturan
yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang,seperti departemen
keuangan dan BI
Memberikan rekomendasi dan atau mencabut rekomendasi namanama yang akan duduk sebagai DPS pada suatu lembaga keuangan
syariah
Mengundang para ahli untuk menjelaskan suatu masalah yang
diperlukan dalam pembahasan ekonomi syariah termasuk otoritas
moneter /lembaga keuanangan dalam dan luar negeri
Memberikan peringatan kepada lembaga keuangan syariah untuk
menghentikan penyimpangan dari fatwa yang telah dikeluarkan DSN
Fatwa DSN-MUI, diantaranya:






Fatwa no.05/DSN-MUI/2000 tentang jual beli saham
Fatwa no 20/DSN-MUI/2000 tentang pedoman
pelaksanaaninvestasi untuk Reksa dana syari’ah
Fatwa no.32/DSN-MUI/2002 tentang obligasi syariah
Fatwa no.33/DSN-MUI/2002 tentangobligasi syari’ah
mudharabah
Fatwa no.40/DSN-MUI/2003 tentang pasar modal
dan pedoman umum penerapan prinsip syari’ah
dibidang pasar modal
Fatwa no.41/DSN-MUI/2004 tentang obligasi syai’ah
ijarah
Contoh Saham Syariah












Indosat
Indofood sukses makmur
Unilever Indonesia
Bakrie & brothers
Aneka Tambang (persero)
Kalbe farma
Semen cibinong
Semen Gresik (persero)
Perusahaan Gas Negara (persero)
Telekomunikasi Indonesia
Barito pasific Timber
dll
TERIMA KASIH
SEMOGA
BERMANFAAT
Download