analisis harga pokok produksi domba akikah di jasa layanan akikah

advertisement
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI DOMBA AKIKAH DI
JASA LAYANAN AKIKAH WILAYAH BOGOR BARAT
RIADI FESA MUTTAQIN
DEPARTEMEN ILMU PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN
FAKULTAS PETERNAKAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2015
PERNYATAN MENGENAI SKRIPSI DAN
SUMBER INFORMASI SERTA PELIMPAHAN HAK CIPTA
Dengan ini saya menyatakan bahwa skripsi berjudul Analisis Harga Pokok
Produksi Domba Akikah di Jasa Layanan Akikah Wilayah Bogor Barat adalah
benar karya saya dengan arahan dari komisi pembimbing dan belum diajukan
dalam bentuk apapun kepada perguruan tinggi manapun. Sumber informasi yang
berasal atau dikutip dari karya yang diterbitkan maupun tidak diterbitkan dari
penulisan lain telah disebutkan dalam teks dan dicantumkan dalam Daftar Pustaka
di bagian akhir skripsi ini.
Dengan ini saya melimpahkan hak cipta dari karya tulis saya kepada Institut
Pertanian Bogor.
Bogor,
Agustus 2015
Riadi Fesa Muttaqin
NIM. D14110102
ii
ABSTRAK
RIADI FESA MUTTAQIN. Analisis Harga Pokok Produksi Domba Akikah di
Jasa Layanan Akikah Wilayah Bogor Barat. Dibimbing oleh HENNY NURAINI
dan UJANG SEHABUDIN
Akikah merupakan penyembelihan ternak ruminansia kecil, seperti kambing
atau domba, sebagai pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya. Harga
atau biaya jasa akikah domba berbeda-beda disetiap unit usaha akikah, sehingga
dilakukan penelitian dengan mempertimbangkan harga pokok produksi. Penelitian
dilakukan di tiga tempat jasa akikah domba di wilayah Bogor Barat selama tiga
bulan. Analisis data menggunakan data deskriptif dengan menghitung harga
pokok produksi, pendapatan, dan revenue cost ratio (RC-1 rasio). Harga pokok
produksi domba jantan bobot 13 kg hingga 25 kg berkisar Rp 1 336 619 hingga
Rp 2 180 942 sedangkan domba betina lebih murah pada bobot 13 kg hingga 19
kg berkisar Rp 946 619 hingga Rp 1 250 369. Perbedaan harga pokok produksi
domba akikah dipengaruhi oleh biaya bahan baku dan operasional. Setiap
penjualan paket domba, jasa layanan akikah mendapatkan laba berkisar antara Rp
102 131 hingga Rp 449 058. RC-1 rasio domba akikah lebih dari 1 dan harga jual
telah menutupi harga pokok produksi sehingga unit usaha mendapat keuntungan
dan layak dijalankan.
Kata kunci : akikah, domba, harga pokok produksi.
ABSTRACT
RIADI FESA MUTTAQIN. Base Production Cost Analysis of Sheep Aqiqah in
Business Services Aqiqah at West Bogor. Supervised by HENNY NURAINI and
UJANG SEHABUDIN
Aqiqah is slaughtering small ruminant, like goat and sheep, as expression of
gratitude of parents on the birth of their child. Price or service fee of aqiqah is
different at every business unit, so the research done by considering the cost of
production. The study conducted at three sites sheep aqiqah services in West
Bogor for three months. Data analysis using descriptive data by calculating the
cost of production, income, and revenue cost ratio (RC-1 ratio). Production cost of
ram weight 13 kg to 25 kg range from Rp 1 336 619 to Rp 2 180 942, while ewes
in weight 13 kg to 19 kg range from Rp 946 619 to Rp 1 250 369. The differences
in production cost is influenced by the cost of sheep and operational. Aqiqah
service provider will receive a profit between Rp 102 131 to Rp 449 058 for every
package. Aqiqah sheep RC-1 ratio has been more than 1 and the selling price has
covered the production cost so that the business unit is beneficial and viable.
Key words : aqiqah, base production cost, sheep.
iv
ANALISIS HARGA POKOK PRODUKSI DOMBA AKIKAH DI
JASA LAYANAN AKIKAH WILAYAH BOGOR BARAT
RIADI FESA MUTTAQIN
Skripsi
sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar
Sarjana Peternakan
pada
Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan
DEPARTEMEN ILMU PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN
FAKULTAS PETERNAKAN
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2015
vi
Judul Skripsi : Analisis Harga Pokok Produksi Domba Akikah di Jasa Layanan
Akikah Wilayah Bogor Barat
Nama
: Riadi Fesa Muttaqin
NIM
: D14110102
Disetujui oleh
Dr Ir Henny Nuraini, MSi
Pembimbing I
Ir Ujang Sehabudin, MSi
Pembimbing II
Diketahui oleh
Dr Irma Isnafia Arief, SPt MSi
Ketua Departemen
Tanggal Lulus: (
)
viii
PRAKATA
Syukur Alhamdulillahi rabbil ‘alamin penulis panjatkan kehadirat Allah
SWT atas rahmat dan karunia yang diberikan sehingga penulis dapat
menyelesaikan penelitian dan penulisan skripsi ini. Skripsi yang berjudul Analisis
Harga Pokok Produksi Domba Akikah di Jasa Layanan Akikah Wilayah Bogor
Barat sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana peternakan di
Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada ibu Dr Ir Henny Nuraini MSi
selaku pembimbing utama dan bapak Ir Ujang Sehabudin MSi selaku pembimbing
anggota atas bimbingan dan motivasi yang telah diberikan. Terimakasih penulis
ucapkan kepada bapak Ir Andi Murfi MSi dan bapak Sigid Prabowo SPt MSc
selaku pembimbing akademik serta kepada ibu Ir Lucia Cyrilla ENSD MSi atas
saran dan masukan sejak penulisan proposal hingga pelaksanaan seminar. Penulis
mengucapkan terima kasih kepada ibu Ir Rini H. Mulyono, MSi selaku penguji
ujian sidang yang telah banyak memberikan saran-saran perbaikan skripsi. Penulis
mengucapkan terimakasih kepada bapak Afnan, ibu Yayuk, bapak Herman, dan
bapak Suwarman yang telah bersedia membantu dan memberikan informasi
terkait usaha akikah. Penulis mengucapkan terimakasih kepada Ferdian Iza dan
Eistifani atas bantuan selama penelitian, serta Faqih, Imam, Pramujo, M. Wafi,
dan Rio atas kebersamaannya. Penulis juga mengucapkan terimakasih kepada
Nurul Khoiriyah atas dukungan dan motivasinya, dan kepada teman-teman IPTP
48 atas kekeluargaan yang telah terjalin selama perkuliahan. Ucapan terimakasih
yang sebesar-besarnya kepada ayah Kun Edy Pitojo, ibu Sari Woelandari, serta
seluruh keluarga yang selalu memberi doa, semangat dan dukungannya. Semoga
karya ilmiah ini bermanfaat bagi pembaca dan ilmu pengetahuan nantinya.
Bogor, Agustus 2015
Riadi Fesa Muttaqin
x
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL ................................................................................................ xiii
DAFTAR LAMPIRAN ........................................................................................ xiii
PENDAHULUAN .................................................................................................. 1
Latar Belakang .................................................................................................... 1
Tujuan Penelitian ................................................................................................. 1
Ruang Lingkup Penelitian ................................................................................... 2
METODE ................................................................................................................ 2
Waktu dan Lokasi Penelitian ............................................................................... 2
Alat ...................................................................................................................... 2
Bahan ................................................................................................................... 2
Prosedur ............................................................................................................... 2
Persiapan .......................................................................................................... 2
Pengambilan Data ............................................................................................ 2
Analisis Data .................................................................................................... 3
HASIL DAN PEMBAHASAN ............................................................................... 4
Keadaan Umum Lokasi Penelitian ...................................................................... 4
Salamah Aqiqah ............................................................................................... 4
Bogor Aqiqah Center ....................................................................................... 4
Ar-Rahman Aqiqah .......................................................................................... 4
Akikah dan Karakteristik Domba Akikah ........................................................... 5
Manajemen Produksi dan Penyembelihan Domba Akikah ................................. 5
Permintaan Domba Akikah ................................................................................. 7
Harga Pokok Produksi ......................................................................................... 8
Harga Jual dan Laba Paket Domba Akikah ....................................................... 10
RC-1 Rasio Paket Domba Akikah ...................................................................... 11
SIMPULAN DAN SARAN .................................................................................. 11
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 12
LAMPIRAN .......................................................................................................... 13
RIWAYAT HIDUP ............................................................................................... 20
xii
DAFTAR TABEL
1
2
3
4
5
Gambaran umum tempat penyembelihan hewan
Permintaan domba akikah bulan Februari hingga April 2015
Daftar harga paket domba akikah
Harga pokok produksi jasa layanan akikah
Laba dan RC-1 rasio paket domba akikah
6
7
8
8
10
DAFTAR LAMPIRAN
1
2
3
4
5
Brosur dan keadaaan umum jasa layanan akikah
Biaya operasional Salamah Aqiqah Februari hingga April 2015
Biaya operasional Bogor Aqiqah Center Februari hingga April 2015
Biaya operasional Ar-Rahman Aqiqah Februari hingga April 2015
Kuesioner penelitian
13
15
16
17
18
1
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Domba merupakan ternak ruminansia kecil yang banyak di budidayakan
karena menghasilkan nilai ekonomi yang tinggi, mudah dalam pemeliharaan dan
pangsa pasar yang menjanjikan. Pada umumnya, usaha peternakan domba
merupakan usaha penggemukan dan pembibitan sebagai upaya memenuhi
kebutuhan daging. Populasi domba tertinggi di Indonesia berada di provinsi Jawa
Barat dengan populasi pada tahun 2013 yaitu 9.39 juta ekor, meningkat dibanding
tahun 2012 yaitu 8.25 juta ekor (Ditjenak 2013). Kebutuhan masyarakat terhadap
daging domba meningkat setiap tahunnya, namun pertumbuhan populasi domba di
Indonesia setiap tahunnya hanya berkisar antara 8.49 %. Permintaan domba
meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat untuk kegiatan
agama seperti akikah.
Akikah merupakan penyembelihan ternak kambing atau domba sebagai
pernyataan syukur orang tua atas kelahiran anaknya, lazimnya dilaksanakan pada
hari ketujuh. Prmintaan masyarakat untuk akikah meningkat seiring dengan
meningkatnya pertumbuhan penduduk terutama kelahiran anak. Jumlah penduduk
indonesia pada tahun 2010 sekitar 237 juta jiwa dengan tingkat rata-rata kelahiran
20.34 kelahiran dari 1 000 penduduk (BPS 2010). Tingkat kelahiran bayi yang
tinggi memberikan pengaruh terhadap permintaan akikah.
Peluang pasar jasa layanan akikah terjadi sepanjang tahun, karena
permintaan akikah meningkat seiring dengan meningkatnya pemahaman umat
islam pentingnya akikah (MT Farm dan Herianto 2010). Usaha jasa layanan
akikah memiliki prospek yang baik, saat ini usaha pelayanan akikah mulai banyak
berada didaerah Bogor karena termasuk kota besar dengan kelahiran penduduk
tinggi. Jasa layanan akikah hadir untuk memudahkan masyarakat dalam
melaksanakan kegiatan akikah yang meliputi penyiapan domba, pemotongan
domba, hingga penyediaan makanan siap saji seperti sate, gulai, dan nasi box atau
nasi kotak dengan menu yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.
Harga atau biaya jasa layanan akikah domba berbeda-beda di setiap unit
usaha, sedangkan bahan baku utama akikah yang digunakan sama yaitu domba.
Penyebab terjadi perbedaan harga antar jasa layanan akikah dapat diketahui
dengan menggunakan analisis harga pokok produksi. Selain itu, dengan
mengetahui harga pokok produksi dapat menghitung kisaran laba atau keuntungan
tiap ekor penjualan domba akikah dan Revenue Cost Ratio (RC-1 rasio) domba
akikah di tiga tempat jasa layanan akikah wilayah Bogor Barat.
Tujuan Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis harga pokok produksi domba
akikah di tiga tempat jasa layanan akikah domba yang berbeda pada wilayah
Bogor Barat.
2
Ruang Lingkup Penelitian
Penelitian ini menganalisis harga pokok produksi domba akikah di tiga
tempat pelayanan jasa akikah yang berbeda pada wilayah Bogor Barat. Analisis
harga pokok produksi dengan menghitung biaya bahan langsung, biaya tenaga
kerja langsung, dan biaya operasional. Selain itu dilakukan perhitungan laba atau
pendapatan dan Revenue Cost Ratio (RC-1 Rasio) setiap domba akikah.
METODE
Waktu dan Lokasi Penelitian
Penelitian ini dilakukan di tiga lokasi jasa layanan akikah domba yaitu
Salamah Aqiqah Mitra Tani Farm, Bogor Aqiqah Center, dan Ar-Rahman Aqiqah.
Waktu penelitian adalah bulan Februari hingga April 2015.
Alat
Alat-alat yang digunakan selama penelitian seperti alat tulis, kalkulator,
perekam suara dan kamera digital.
Bahan
Bahan yang digunakan selama penelitian yaitu kuesioner dan responden.
Prosedur
Prosedur yang dilakukan dalam penelitian ini adalah metode survei ke tiga
tempat jasa layanan akikah wilayah Bogor Barat dengan wawancara terkait harga
pokok produksi domba akikah. Prosedur yang dilakukan pada penelitian ini terdiri
dari atas :
Persiapan
Tahap persiapan penelitian dilakukan pembuatan kuesioner (daftar
pertanyaan) yang berkaitan dengan analisis kelayakan usaha dan harga pokok
produksi. Kuesioner yang digunakan berisi manajemen pelayanan akikah, total
penerimaan, total biaya, total pendapatan, biaya bahan langsung, biaya tenaga
kerja langsung, biaya operasional, dan arus kas dari pelayanan jasa akikah
tersebut.
Pengambilan Data
Data yang digunakan terdiri atas data primer dan data sekunder. Data primer
didapat dengan cara melakukan observasi langsung ke tempat jasa pelayanan
akikah, meliputi wawancara, pengisian kuesioner, catatan arus kas berupa
permintaan domba, biaya pembelian domba, biaya penjualan domba akikah, tipe
dan jenis kelamin domba akikah yang dipotong, dan segala biaya yang tercakup
3
selama proses produksi di jasa layanan akikah domba. Sedangkan data sekunder
mengenai karakteristik lokasi dan usaha diperoleh dari dinas setempat dan melalui
studi pustaka.
Analisis Data
Data primer dan data sekunder yang telah diperoleh dianalisis secara
deskriptif. Analisis harga pokok produksi didapat dengan menghitung biaya bahan
baku, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya operasional. perhitungan analisis
laba atau pendapatan usaha berupa penerimaan dan total biaya, dan analisis RC-1
rasio dengan menghitung pembandingan penerimaan dan total biaya. Berikut lebih
rinci terkait perhitungan analisis data
Analisis Harga Pokok Produksi
Menurut Samryn (2012) analisis harga pokok produksi dapat menggunakan
dua metode yaitu full costing dan variable costing. Perhitungan harga pokok
produksi domba akikah menggunakan metode full costing terdiri dari unsur
sebagai berikut:
HPP = Biaya Bahan Baku + Biaya Tenaga Kerja + Biaya Operasional
Keterangan : HPP = Harga pokok Produksi
Biaya bahan baku merupakan biaya yang dikeluarkan untuk pemakaian
bahan-bahan selama proses produksi dalam perhitungan harga pokok produksi
yaitu domba. Biaya tenaga kerja langsung dalam perhitungan harga pokok
produksi yaitu perkerja yang melakukan penyembelihan domba hingga dapat
karkas. Biaya overhead atau operasional merupakan biaya diluar bahan baku dan
tenaga kerja langsung
Penentuan harga jual didapat dengan harga pokok penjualan ditambah
dengan laba yang diharapkan. Harga jual jasa layanan akikah dapat diketahui
dengan harga jual langsung yang ditetapkan oleh unit usaha jasa layanan akikah
masing-masing.
Analisis Pendapatan Usaha
Pendapatan atau keuntungan dari kegiatan usaha akikah dihitung dengan
persamaan :
𝝅 = 𝐓𝐑 − 𝐓𝐂
Keterangan :
𝜋
= Laba atau keuntungan
TR = Total Revenue (Penerimaan total)
TC = Total Cost (Biaya total)
Analisis Revenue Cost Ratio (RC-1 rasio)
Analisis RC-1 rasio digunakan untuk mengetahui jumlah penerimaan yang
diperoleh dari setiap satu rupiah biaya yang dibayarkan. Suatu usaha dikatakan
menguntungkan jika nilai RC-1 rasio > 1. Perhitungan RC-1 rasio menggunakan
rumus sebagai berikut :
𝐏𝐞𝐧𝐞𝐫𝐢𝐦𝐚𝐚𝐧
RC-1 rasio = 𝐁𝐢𝐚𝐲𝐚 𝐓𝐨𝐭𝐚𝐥
4
HASIL DAN PEMBAHASAN
Keadaan Umum Lokasi Penelitian
Penelitian dilakukan di tiga tempat jasa layanan akikah domba wilayah
Bogor Barat. Tiga tempat jasa layanan akikah ini dipilih karena memiliki harga
jual domba akikah yang berbeda dan antar unit jasa layanan akikah berjarak
kurang dari 5 km serta berada pada wilayah Bogor Barat. Berikut keadaan umum
lokasi penelitian.
Salamah Aqiqah
Salamah Aqiqah merupakan perusahaan peternakan yang bergerak dibidang
jasa layanan akikah dan berdiri sejak tahun 2005 yang dikelola oleh bapak Afnan.
Salamah Aqiqah terletak di jalan Manunggal Baru No. 39 Desa Tegal Waru
Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Perusahaan ini merupakan
anak perusahaan dari Mitra Tani Farm (MT Farm).
Latar belakang berdiri Salamah Aqiqah adalah perusahaan menyadari bahwa
sebagian konsumen yang membeli domba dan kambing adalah perusahaan jasa
layanan akikah yang menawarkan daging domba dan kambing siap saji dengan
harga jual yang lebih tinggi dibandingkan menjual domba dan kambing dalam
keadaan hidup, selain itu juga karena konsumen yang membeli kambing untuk
akikah sering meminta agar kambing tersebut dipotong di tempat pembelian.
Melihat peluang prospektif tersebut, maka MT Farm mendirikan Salamah Aqiqah
(Hermawan 2013). Domba yang dipotong oleh Salamah Aqiqah berasal dari
domba MT Farm dengan pembelian berdasarkan kg bobot hidup.
Bogor Aqiqah Center
Bogor Aqiqah Center merupakan usaha jasa layanan akikah domba yang
telah berdiri sejak tahun 2012, pemilik usaha ini adalah bapak Suherman. Kantor
perusahaan ini berada di jalan Raya Semplak RT/RW 02/01, dan lokasi kandang
serta tempat pemotongan yang berjarak 1 Km dari kantor terletak di jalan
Pangkalan Batu RT/RW 02/03, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Bangsa
ternak yang disediakan untuk akikah pada perusahaan ini antara lain kambing
kacang, domba ekor tipis, dan domba ekor gemuk (Septian 2013).
Domba yang tersedia untuk akikah di Bogor Aqiqah Center terdiri atas jenis
kelamin jantan dan betina, sehingga apabila ada pemesanan domba siap dipotong.
Jasa layanan akikah ini dilengkapi dengan kandang domba luas 700 m2, kapasitas
domba hingga 130 ekor. Bogor Aqiqah Center memiliki tempat pemotongan
hewan dengan luas 15 m2.
Ar-Rahman Aqiqah
Ar-Rahman aqiqah merupakan usaha jasa layanan akikah yang bergerak di
layanan hewan domba akikah dan domba qurban. Perusahaan ini telah berdiri
semenjak tahun 2008 didirikan oleh bapak Suwarman. Perusahaan ini terletak di
jalan Nusa Indah Komplek IPB 1 Sindang Barang Loji, kecamatan Bogor Barat,
kota Bogor. Bangsa ternak domba yang terdapat pada perusahaan ini antara lain
domba ekor tipis, dan kambing kacang.
5
Domba yang terdapat dikandang berasal dari pembelian di pasar hewan
dengan kualifikasi domba jantan yang telah siap potong. Perusahaan ini hanya
memotong ternak domba jantan yang telah siap potong baik dari segi umur dan
bobot. Kandang Ar-Rahman Aqiqah mampu menampung sekitar 170 ekor domba
dengan total luas kandang 1 000 m2.
Akikah dan Karakteristik Domba Akikah
Akikah adalah menyembelih hewan pada hari ketujuh dari kelahiran seorang
anak, baik laki-laki maupun perempuan (IAIN 1992). Akikah merupakan
cerminan luapan kegembiraan atas kelahiran seorang bayi kedunia, salah satu cara
mensyukuri nikmat Allah, serta membagikan kebahagiaan kepada para fakir
miskin dan anak yatim dengan akikah (Ash Shiddieqy 2004). Pelaksanaan akikah
secara berurutan meliputi mencukur rambut, memberi nama, menyembelih
kambing atau domba dan makan bersama. Hewan untuk akikah yaitu dua ekor
domba untuk anak laki-laki dan satu ekor domba untuk anak perempuan.
Beberapa bangsa domba yang terdapat di Indonesia dan umum di pelihara
dalam usaha penggemukan domba yaitu Domba Ekor Tipis (DET), Domba Ekor
Gemuk (DEG), dan Domba Garut (Sutama dan Budiarsa 2009). Menurut
penelitian Septian (2013), bangsa domba yang umum digunakan sebagai domba
akikah adalah DET dan DEG. Sebagian besar bangsa domba yang tersedia untuk
akikah di Salamah Aqiqah dan Bogor Aqiqah Center yaitu DET karena harga
yang relatif murah dibanding domba dari bangsa lain. Unit usaha Ar-Rahman
Aqiqah menggunakan bangsa DET dengan jenis kelamin jantan sebagai ternak
yang disembelih untuk akikah.
Menurut Mulyono (2005) sekitar 80% populasi DET berada di daerah Jawa
Barat dan Jawa Tengah, sehingga memudahkan pemilik jasa layanan akikah untuk
mendapatkan domba ekor tipis sebagai bahan baku utama akikah. DET memiliki
ciri-ciri ekor relatif kecil dan tipis, bulu badan berwarna putih, domba betina tidak
bertanduk sedangkan domba jantannya bertanduk kecil dan melingkar. Domba ini
memiliki sedikit cadangan lemak, sehingga menurut beberapa orang daging
domba ini lebih enak dari domba lainnya (Mulyono 2005)
Hewan yang boleh di sembelih untuk akikah sama seperti hewan yang
dibolehkan sembelih untuk kurban dari sisi usia dan kriteria. Usia ternak domba
dan kambing yang boleh disembelih di atas satu tahun. Persyaratan domba yang
akan dipotong sesuai syariat Islam menurut Permentan (2014) yaitu hewan harus
sehat, tidak cacat, buta, pincang, patah tanduk, putus ekor, atau kerusakan daun
telinga, tidak kurus, berjenis kelamin jantan, dan cukup umur untuk kambing dan
domba diatas satu tahun.
Manajemen Produksi dan Penyembelihan Domba Akikah
Secara umum manajemen produksi domba akikah yang dilakukan oleh jasa
layanan akikah meliputi persiapan domba akikah siap potong, penyembelihan
domba akikah, dan penanganan karkas pasca pemotongan, dan pengiriman paket
akikah. Salamah aqiqah membeli domba yang berasal dari induk perusahaan yaitu
MT Farm dengan pembelian berdasarkan bobot hidup dan jenis kelamin domba.
Salamah Aqiqah ketika menerima pesanan akan memberitahukan konsumen
6
terkait jenis kelamin domba yang akan dipotong. Bogor Aqiqah Center membeli
domba untuk persediaan akikah di desa sentra ternak domba yang dipesan dan
datang setiap dua minggu sekali. Ar-Rahman Aqiqah membeli domba untuk
akikah di pasar hewan, pembelian dilakukan seminggu dua kali.
Salamah Aqiqah dan Bogor Aqiqah Center melakukan penyembelihan
domba di tempat penyembelihan hewan yang telah tersedia, namun Ar-Rahman
Aqiqah tidak memiliki tempat penyembelihan hewan dan memotong di lahan
yang tersedia. Berikut gambaran umum tempat penyembelihan hewan :
Tabel 1 Gambaran umum tempat peyembelihan hewan
Rincian Umum
Salamah
Bogor Aqiqah
Ar-Rahman
TPH
Aqiqah
Center
Aqiqah
TPH
ada
ada
2
Luas TPH (m )
25
15
Kapasitas (ekor)
10
6
Lantai
keramik
semen
tanah, rumput
Dinding
semen
semen
Air Bersih
ada
ada
ada
Keterangan : TPH = Tempat Penyembelihan Hewan
Berdasarkan Permentan (2014), tempat penyembelihan hewan harus
memenuhi persyaratan yang terdiri dari, lantai yang terbuat dari bahan yang tidak
kedap air, tidak licin, mudah dibersihkan dan didesinfeksi, tersedia suplai air
bersih dalam jumlah cukup untuk membersihkan tangan, peralatan, dan lantai.
Berdasarkan Tabel 1 dapat diketahui bahwa, Salamah Aqiqah dan Bogor Aqiqah
Center sudah memiliki tempat penyembelihan hewan yang baik dan sesuai dengan
persyaratan, namun Ar-Rahman Aqiqah belum memenuhi persyaratan terutama
alas lantai yang masih tanah dan rumput.
Ar-Rahman Aqiqah tidak memiliki tempat penyembelihan hewan karena
lahan yang disewa hanya boleh dibangun semi permanen. Proses penyembelihan
domba dilakukan oleh dua orang pekerja di lahan dekat lokasi kandang, kemudian
proses pengulitan digantung di tiang penyangga atap kandang dengan alas rumput
dan tanah untuk menampung darah yang keluar dari domba. Setelah didapat
karkas, proses memasak hingga didapat sate dan gulai dilakukan oleh bagian
masak.
Pada saat proses penyembelihan domba, ketiga jasa layanan akikah telah
memiliki juru sembelih yang beragama Islam dan sudah akil baligh, memiliki
keahlian dalam penyembelihan dan memahami tata cara penyembelihan secara
syar’i. Penyembelihan harus dilakukan sesuai syariat Islam dan menerapkan
kesejahteraan hewan, menurut Permentan (2014) syariat Islam yang dimaksud
meliputi, hewan yang disembelih menghadap kiblat, penyembelihan dilaksanakan
dengan niat menyembelih dan menyebut asma Allah “Bismillahi Allahu Akbar”,
kemudian penyembelihan dilakukan satu kali gerakan penyayatan tanpa
mengangkat pisau dari leher, penyembelihan dilakukan dengan mengalirkan darah
melalui pemotongan tiga saluran sekaligus, dan adanya pancaran aliran darah
sebagai tanda hewan yang disembelih dalam keadaan hidup. Salamah Aqiqah,
Bogor Aqiqah Center, dan Ar-Rahman Aqiqah telah melaksanakan proses
pemotongan dengan baik dan sesuai syar’i.
7
Permintaan Domba Akikah
Permintaan domba akikah berbeda-beda setiap bulannya, adapun permintaan
domba akikah pada tiga tempat usaha yang telah dilakukan penelitian disajikan
pada Tabel 2.
Tabel 2 Permintaan domba akikah bulan Februari hingga April 2015
Februari Maret
April
Total
Unit Usaha
Domba Bobot (kg)
(ekor)
(ekor) (ekor) (ekor)
13
10
7
10
27
15
2
2
2
6
Jantan
17
5
0
2
7
Total
17
9
14
40
Salamah Aqiqah
13
3
4
2
9
15
2
4
6
12
Betina
17
2
0
0
2
19
7
5
3
15
Total
14
14
11
38
16
2
5
6
13
17
2
1
0
3
Jantan
20
0
4
0
4
Bogor Aqiqah
Total
4
10
6
20
Center
13
26
2
9
37
Betina
15
8
9
21
38
Total
34
11
30
75
15
3
3
0
6
20
11
7
19
37
Ar-Rahman
Jantan
Aqiqah
25
6
8
7
21
Total
20
18
26
64
Tabel 2 memperlihatkan bahwa permintaan domba dari bulan Februari
hingga April 2015 mengalami fluktuasi permintaan. Hasil penelitian Ramadhani
(2012) menyatakan bahwa jumlah permintaan akikah dipengaruhi oleh tingkat
kelahiran bayi muslim tiap bulannya, harga pesaing, tingkat pendapatan
masyarakat, sosial budaya, dan tingkat pemahaman terhadap hukum dan manfaat
akikah. Permintaan domba tertinggi setiap bulan terdapat pada Bogor Aqiqah
Center dibanding dengan Salamah Aqiqah dan Ar-Rahman Aqiqah. Hal tersebut
terjadi karena posisi usaha akikah yang strategis berada di tengah kota di daerah
Semplak, selain itu strategi pemasaran dengan cara menyebarkan brosur akikah di
tempat praktek bidan dan klinik persalinan disekitar wilayah Bogor.
Mayoritas jenis kelamin domba yang dipotong di Bogor Aqiqah Center
adalah domba betina. Hal tersebut terjadi karena harga domba betina lebih murah
dibanding domba jantan, sehingga diharapkan dengan harga yang murah dapat
meningkatkan permintaan akikah domba. Berbeda dengan Bogor Aqiqah Center,
Ar-Rahman Aqiqah hanya melayani permintaan domba jantan saja sehingga
permintaannya lebih rendah dibanding dua unit jasa layanan akikah lainnya
8
karena harga yang relatif lebih mahal. Berikut pada Tabel 3 akan diketahui daftar
harga domba akikah.
Tipe
(Kg)
A (13)
B (15)
C (17)
D (19)
E (21)
Tabel 3 Daftar harga paket domba akikah
Salamah Aqiqah
Bogor Aqiqah Center
Ar-Rahman Aqiqah
Jantan
Betina
Tipe
Harga
Tipe
Jantan
(Rp)
(Rp)
(Kg)
(Rp)
(Kg)
(Rp)
1 500 000 1 200 000 C** (13) 1 125 000
C (20)
1 900 000
1 600 000 1 300 000 B** (15) 1 375 000
B (23)
2 300 000
1 800 000 1 400 000 A* (17) 1 975 000
A (25)
2 500 000
Super*
Super
1 900 000 1 500 000
2 350 000
3 000 000
(20)
(30)
Spesial*
Istimewa
2 100 000 1 700 000
1 650 000
4 000 000
(16)
(35)
Keterangan : * domba jantan, ** domba betina
Harga Pokok Produksi
Harga pokok produk merupakan semua biaya yang terjadi dalam rangka
pembelian atau pembuatan produk (Samryn 2012). Harga pokok produksi
meliputi biaya bahan langsung, biaya tenaga kerja langsung, dan biaya
operasional. Berikut hasil perhitungan harga pokok produksi pada tiga tempat
pelayanan jasa akikah dijelaskan pada Tabel 4.
Unit
Usaha
Salamah
Aqiqah
Bogor
Aqiqah
ArRahman
Aqiqah
Tabel 4 Harga pokok produksi jasa layanan akikah
Bobot
Harga
Tenaga
Operasional
Domba
(Kg)
(Rp)
Kerja (Rp)
(Rp)
13
1 040 000
50 000
246 619
15
1 200 000
50 000
247 869
Jantan
17
1 360 000
50 000
249 119
13
650 000
50 000
246 619
15
750 000
50 000
247 869
Betina
17
850 000
50 000
249 119
19
950 000
50 000
250 369
16
900 000
50 000
329 545
Jantan
17
1 250 000
50 000
354 545
20
1 500 000
50 000
379 545
13
550 000
50 000
254 545
Betina
15
650 000
50 000
304 545
15
1 000 000
50 000
400 942
20
1 500 000
50 000
415 942
Jantan
25
1 700 000
50 000
430 942
Keterangan : HPP = Harga Pokok Produksi
HPP (Rp)
1 336 619
1 497 869
1 659 119
946 619
1 047 869
1 149 119
1 250 369
1 279 545
1 654 545
1 929 545
854 545
1 004 545
1 450 942
1 965 942
2 180 942
9
Harga pokok produksi yang terdapat pada Tabel 4 memperlihatkan bahwa,
di Salamah Aqiqah dan Bogor Aqiqah Center harga pokok produksi domba jantan
lebih tinggi dibanding harga pokok produksi domba betina. Perbedaan harga
pokok produksi tersebut dipengaruhi oleh biaya bahan baku yaitu harga domba.
Menurut Jiwandono (2011), biaya bahan baku merupakan biaya terbesar yang
dikeluarkan dalam menghitung harga pokok produksi.
Salamah Aqiqah melakukan pembelian domba dari induk perusahaan yang
melakukan penggemukan domba yaitu MT Farm. Domba dibeli berdasarkan
bobot hidup, untuk domba jantan per kilogram bobot hidup seharga Rp 80 000,
sedangkan untuk domba betina per kilogram bobot hidup seharga Rp 50 000.
Harga domba jantan yang lebih tinggi dibanding dengan domba betina
mempengaruhi harga pokok produksi, sehingga pada bobot domba yang sama
harga pokok produksi domba jantan lebih tinggi dibanding harga pokok produksi
domba betina.
Harga pokok produksi domba betina di Salamah Aqiqah lebih tinggi
dibanding dengan harga pokok produksi domba betina di Bogor Aqiqah Center.
Hal tersebut terjadi karena Bogor Aqiqah Center membeli domba di desa sentra
ternak domba sehingga pembeliannya per ekor hidup. Menurut Sudarmono dan
Sugeng (2011) ternak domba lebih banyak diusahakan oleh petani di daerah
pedesaan dengan jumlah 3 hingga 5 ekor. Tabel 4 memperlihatkan bahwa, di
Bogor Aqiqah Center harga domba jantan lebih tinggi dibanding domba betina.
Perbedaan harga tersebut dipengaruhi oleh bobot domba jantan lebih tinggi
dibanding domba betina, dan perbedaan jenis kelamin. Perbedaan harga domba
mempengaruhi harga pokok produksi, sehingga di Bogor Aqiqah Center harga
pokok produksi domba jantan lebih tinggi dibanding dengan harga pokok
produksi domba betina.
Harga pokok produksi domba jantan dengan bobot 15 kg di Ar-Rahman
Aqiqah lebih rendah dibanding Salamah Aqiqah, hal tersebut terjadi karena
pembelian domba Ar-Rahman Aqiqah dilakukan di pasar hewan. Ar-Rahman
Aqiqah membeli domba sebagai bahan baku di pasar hewan sehingga harga yang
ditetapkan tersebut merupakan harga per ekor dengan memperkirakan bobotnya.
Penjualan domba kepada pemilik jasa layanan akikah lebih sering dilakukan di
pasar hewan karena menurut MT Farm dan Harianto (2010), peternak yang
menjual hewannya ke saluran jasa layanan akikah akan mendapat keuntungan atau
margin yang cukup besar.
Harga pokok produksi merupakan semua biaya yang dikeluarkan untuk
memproduksi suatu barang selama periode bersangkutan, termasuk biaya tenaga
kerja. Biaya tenaga kerja merupakan biaya yang dikeluarkan untuk pekerja yang
langsung mengerjakan suatu produk. Biaya ini disebut upah karena pembayaran
dihitung berdasarkan hasil produksi, jam atau hari (Kuswadi 2005). Biaya tenaga
kerja yang dihitung pada Tabel 4 merupakan upah hasil pemotongan. Setiap
pemotongan satu ekor domba dberikan upah Rp 25 000 per orang, setiap jasa
layanan akikah memiliki dua orang pekerja sehingga total biaya tenaga kerja yaitu
Rp 50 000.
Harga Pokok produksi meningkat seiring dengan peningkatan biaya
operasional. Biaya operasional merupakan biaya yang terjadi dan berkaitan
dengan proses produksi, diluar biaya bahan baku dan tenaga kerja (Warindrani
2006). Biaya operasional yang terdapat pada Tabel 4, seperti peralatan
10
pemotongan, biaya masak, biaya bumbu, dan biaya lain-lain. Biaya operasional
antar jasa layanan akikah berbeda tergantung pada kebijakan pelaku usaha
tersebut. Biaya operasional akan meningkat seiring dengan peningkatan bobot
hidup domba karena akan meningkatkan biaya pembelian bumbu, dan masakan
hingga menjadi sate dan gulai. Biaya bumbu, dan memasak hingga sate dan gulai
di Salamah Akikah yaitu Rp 140 000, setiap peningkatan bobot hidup dua kg akan
meningkat biaya Rp 1 250 karena menambah bumbu dan sate nya. Biaya sate,
masak dan bumbu di Bogor Aqiqah Center yaitu Rp 200 000 dan mengalami
peningkatan biaya Rp 25 000 setiap penambahan kg bobot hidup. Biaya bumbu,
masak, dan sate di Ar-Rahman Aqiqah yaitu Rp 300 000 dan mengalami
peningkatan Rp 15 000 setiap 5 kg bobot hidup.
Harga Jual dan Laba Paket Domba Akikah
Setelah mengetahui harga pokok, maka produk dapat dijual dengan harga
tertentu sehingga segera dapat diketahui keuntungan atau kerugian usaha tersebut
(Mulyono 2005). Harga jual domba akikah telah ditetapkan oleh masing-masing
unit usaha terdapat pada Tabel 5.
Unit Usaha
Salamah
Aqiqah
Bogor
Aqiqah
Ar-Rahman
Aqiqah
Tabel 5 Laba dan RC-1 rasio paket domba akikah
Bobot
Harga jual
Laba
Domba
HPP (Rp)
(Kg)
paket (Rp)
(Rp)
13
1 336 619
1 500 000
163 381
15
1 497 869
1 600 000
102 131
Jantan
17
1 659 119
1 800 000
140 881
13
946 619
1 200 000
253 381
15
1 047 869
1 300 000
252 131
Betina
17
1 149 119
1 400 000
250 881
19
1 250 369
1 500 000
249 631
16
1 279 545
1 650 000
370 455
Jantan
17
1 654 545
1 975 000
320 455
20
1 929 545
2 350 000
420 455
13
854 545
1 125 000
270 455
Betina
15
1 004 545
1 375 000
370 455
15
1 450 942
1 900 000
449 058
20
1 965 942
2 300 000
334 058
Jantan
25
2 180 942
2 500 000
319 058
RC-1
Rasio
1.12
1.07
1.08
1.27
1.24
1.22
1.20
1.29
1.19
1.22
1.32
1.37
1.31
1.17
1.15
Keterangan : HPP = Harga Pokok Produksi
Tabel 5 memperlihatkan bahwa harga jual telah ditentukan oleh unit usaha
akikah. Harga jual yang telah ditentukan mampu menutupi harga pokok produksi
dan harga pokok penjualan sehingga unit usaha akikah telah mendapat
keuntungan atau laba. Menurut Kasmir (2010) harga jual merupakan harga
persatuan atau unit atau per kilogram atau produk lainnya yang dijual ke
konsumen di pasaran.
11
Setiap penjualan paket domba akikah yang dilakukan oleh ketiga jasa
layanan akikah akan mendapat laba atau keuntungan berkisar antara 10 hingga 20
persen. Berdasarkan Tabel 5 diketahui bahwa, di Salamah Aqiqah domba betina
memiliki laba yang lebih tinggi dibanding dengan domba jantan, hal ini terjadi
karena harga pokok produksi domba jantan yang tinggi terutama harga bahan
baku yang mempengaruhi laba akhir. Laba yang didapat oleh Salamah Aqiqah dan
Bogor Aqiqah Center dari penjualan paket domba betina pada bobot yang sama,
maka mendapat laba yang sama berkisar antara Rp 200 000.
Presentase laba atau keuntungan yang besar pada jasa layanan akikah domba
memiliki prospek yang cerah. Menurut MT Farm dan Harianto (2010) pasar
domba akikah di dalam negeri terjadi sepanjang tahun dan sangat potensial, hal ini
didukung dengan kondisi masyarakat sebagian besar memeluk agama Islam.
RC-1 Rasio Paket Domba Akikah
Berdasarkan Tabel 5 diketahui bahwa, nilai RC-1 rasio paket domba akikah
yang didapat oleh Salamah Aqiqah, Bogor Aqiqah Center, dan Ar-Rahman
Aqiqah dari penjualan paket domba akikah lebih dari 1. Paket domba betina di
Salamah Aqiqah dan Bogor Aqiqah Center memiliki RC-1 rasio yang lebih tinggi
dibanding paket domba jantan. Perbedaan RC-1 rasio ini dipengaruhi oleh harga
pokok produksi domba betina yang lebih rendah dibanding domba jantan.
Paket akikah domba jantan yang dijual oleh Ar-Rahman Aqiqah juga
memiliki nilai RC-1 rasio lebih dari 1 hal ini menunjukkan bahwa usaha mendapat
laba dan memiliki prospek usaha yang bagus. Menurut Soekartawi (2006), usaha
dikatakan layak dijalankan jika nilai RC-1 rasio lebih besar dari satu. Semakin
besar nilai RC-1 rasio semakin baik usaha nya (Mulyono 2005). Oleh karena itu
ketiga jasa layanan akikah domba dikatakan layak dijalankan.
SIMPULAN DAN SARAN
Simpulan
Penyembelihan domba akikah sudah sesuai syariat Islam. Tempat
penyembelihan hewan di Salamah Aqiqah dan Bogor Aqiqah Center telah
memenuhi syarat, namun di Ar-Rahman Aqiqah belum. Harga pokok produksi
domba jantan lebih tinggi dibanding harga pokok produksi domba betina. Biaya
operasional akikah semakin meningkat seiring dengan meningkatnya bobot
domba karena peningkatan biaya bumbu, proses memasak, dan sate. Harga jual
paket akikah yang ditetapkan ketiga jasa layanan akikah mampu menutupi harga
pokok produksi, sehingga jasa layanan akikah mendapatkan keuntungan.
Keuntungan jasa layanan akikah dapat diketahu dari RC-1 rasio pada ketiga unit
usaha lebih besar dari satu.
12
Saran
Pelaku jasa layanan akikah sebaiknya melaksanakan proses produksi akikah
sesuai dengan syariat Islam dan peraturan pemerintah seperti kondisi kandang dan
tempat penyembelihan hewan yang sesuai standar. Penggunaan domba betina
untuk akikah harus dikurangi terutama betina produktif.
DAFTAR PUSTAKA
[BPS] Badan Pusat Statistik. 2010. Kabupaten Bogor dalam Angka 2010. Bogor
(ID) : Katalog bogor.
[Ditjenak] Direktorat Jenderal Peternakan. 2013. Berita Resmi Statistik
Peternakan. Jakarta (ID) : Direktorat Jenderal Peternakan.
Ash-Shiddieqy, TMH. 2004. Tuntunan Qurban dan Aqiqah. Semarang (ID) :
Pustaka Rizki Putra.
Hermawan L. 2013. Analisis kelayakan usaha penggemukan domba pada CV
Mitra Tani Farm di desa Tegal Waru Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor
[Skripsi]. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.
IAIN Syarif Hidayatullah. 1992. Ensiklopedi Islam Indonesia . Jakarta (ID) :
Djambatan
Jiwandono AW. 2011. Analisis harga pokok produksi telur puyuh (CoturnixCoturnix Japonica) yang diberi suplemen omega-3 [Skripsi]. Bogor (ID) :
Institut Pertanian Bogor.
Kasmir. 2010. Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta (ID): Kencana.
Kuswadi. 2005. Meningkatkan Laba Melalui Pendekatan Akuntansi Keuangan
dan Akuntansi Biaya. Jakarta(ID) : PT Elex Media Komputindo.
MT Farm, Harianto B. 2010. Buku Pintar Beternak dan Bisnis Domba. Jakarta
(ID): AgroMedia Pustaka.
Mulyono S. 2005. Teknik Pembibitan Kambing dan Domba. Cetakan ke-5. Jakarta
(ID) : Penebar Swadaya.
[Permentan] Peratutan Menteri Pertanian. 2014. No. 14/Permentan/PD.410/9/2014
Pemotongan Hewan Kurban. Jakarta (ID): Permentan.
Ramadhani WS. 2012. Analisis proyeksi permintaan dan strategi
pengembanganusaha ternak domba untuk akikah [Skripsi]. Bogor (ID):
Fakultas Peternakan. Institut Pertanian Bogor.
Samryn LM. 2012. Akuntansi Manajemen ; Informasi Biaya untuk
Mengendalikan Aktivitas Operasi dan Investasi. Jakarta (ID) : Kencana
Prenada Media Grup
Septian AW. 2013. Edible portion domba ekor tipis dan domba ekor gemuk di
jasa pelayanan akikah [Skripsi]. Bogor (ID) : Institut Pertanian Bogor.
Soekartawi. 2006. Analisis Usaha Tani. Jakarta (ID): UI Press.
Sudarmono AS, Sugeng YB. 2011. Beternak Domba. Jakarta (ID): Penebar
Swadaya.
Sutama IK, Budiarsana IGM. 2009. Panduan Lengkap Kambing dan Domba.
Jakarta (ID) : Penerbit Swadaya.
Wirandrani AK. 2006. Akuntansi Manajemen. Yogyakarta (ID) : Graha Ilmu
13
LAMPIRAN
Lampiran 1. Brosur dan keadaan umum jasa layanan akikah
(1) Ar-Rahman Aqiqah
(2) Bogor Aqiqah Center
(3) Salamah Aqiqah
(4) Tempat pemotongan hewan
Salamah Aqiqah
(5) Proses pelepasan kulit domba di
Salamah Aqiqah
14
(6) Kandang Bogor Aqiqah Center
(8) Kandang Ar-Rahman Aqiqah
(7) Proses pelepasan kulit di
Bogor Aqiqah Center
(9) Proses pelepasan kulit di ArRahman Aqiqah
15
Lampiran 2 Biaya operasional Salamah Aqiqah Februari Hingga April 2015
Macam Biaya
Unit
Total harga
(Rp)
Nilai
penyusutan
(Rp)
Umur
Teknis
Total Biaya /
3 bulan (Rp)
Tempat
Potong
1
12 000 000
10
1 200 000
300 000
Pisau
2
120 000
2
60 000
15 000
Pengasah
1
40 000
2
20 000
5 000
Kapak
1
45 000
2
22 500
5 700
Timbangan
1
150 000
1
150 000
37 500
Bak karkas
2
60 000
1
60 000
15 000
Cangkul
1
50 000
2
25 000
6 300
78
35 000
2 730 000
Listrik
1
4 500 000
4 500 000
Plastik
78
9 000
702 000
Transportasi
Biaya perlengkapan total
8 308 800
Biaya per unit
106 619
Domba Jantan (kg)
Biaya masak
Domba Betina (kg)
Domba Jantan (kg)
Biaya
operasional
total
Domba Betina (kg)
13
140 000
15
141 250
17
142 500
13
140 000
15
141 250
17
142 500
19
143 750
13
246 619
15
247 869
17
249 119
13
246 619
15
247 869
17
249 119
19
250 369
16
Lampiran 3 Biaya operasional Bogor Aqiqah Center Februari Hingga April 2015
Macam Biaya
Lahan
(m2)
Kandang
Tempat
Potong
Pisau
Unit
Total harga
(Rp)
Nilai
penyusutan
(Rp)
Umur
Teknis
Total Biaya /
3 bulan (Rp)
700
1 750 000
437 499
1
30 000 000
10
3 000 000
750 000
1
4 000 000
10
4 000 000
99 999
2
120 000
2
60 000
15 000
Pengasah
1
40 000
2
20 000
5 000
Kapak
1
45 000
2
22 500
5 700
Timbangan
1
150 000
1
150 000
37 500
Bak karkas
2
60 000
1
60 000
15 000
Cangkul
1
50 000
2
25 000
6 300
Transportasi
95
30 000
2 850 000
Listrik
1
35 000
105 000
Plastik
95
9 000
855 000
5 181 798
Biaya perlengkapan total
54 545
Biaya per unit
Domba Jantan (kg)
Biaya masak
Domba Betina (kg)
Biaya
operasional
total
Domba Jantan (kg)
Domba Betina (kg)
16
275 000
17
300 000
20
325 000
13
200 000
15
250 000
16
329 545
17
354 545
20
379 545
13
254 545
15
304 545
17
Lampiran 4 Biaya operasional Ar-Rahman Aqiqah Februari Hingga April 2015
Macam Biaya
Lahan
(m2)
Kandang
Unit
Total harga
(Rp)
1
5 000 000
1
30 000 000
Pisau
2
Pengasah
Nilai
penyusutan
(Rp)
Umur
Teknis
Total Biaya /
3 bulan (Rp)
1 249 998
120 000
1
2
250 000
60 000
750 000
15 000
1
40 000
2
20 000
5 000
Kapak
1
45 000
2
22 500
5 700
Timbangan
1
150 000
1
150 000
37 500
Bak karkas
2
60 000
1
60 000
15 000
Cangkul
1
50 000
2
25 000
6 300
Transportasi
64
50 000
3 200 000
Listrik
1
200 000
600 000
Plastik
64
9 000
576 000
6 460 298
Biaya perlengkapan total
100 942
Biaya per unit
Biaya masak
Biaya
operasional
total
Domba Jantan (kg)
Domba Jantan (kg)
20
300 000
25
315 000
30
20
330 000
400 942
25
415 942
30
430 942
18
Lampiran 3. Kuesioner penelitian
Tanggal
:
Nama Usaha Akikah :
I.
Identitas Responden
1. Nama
:
2. Umur
:
3. Alamat
:
II.
Data Ternak
1. Domba
: .................... Ekor
Bangsa
: ...................
2. Kambing
: .................... Ekor
Bangsa
: ...................
III.
Tata Laksana
1. Jumlah Tenaga Kerja di Usaha Pelayanan jasa akikah? ..................
Orang
2. Darimana biasanya saudara memperoleh hijauan makanan ternak?
3. a. Padang rumput/lahan pertanian milik sendiri
(berapa...................................m2 / Ha)
Rumput / legum/ pohon apa yang ditanam?
1). Rumput Gajah
2). Rumput Lapang
b. Padang rumput/lahan pertanian milik orang lain
d. Lainnya, sebutkan ................................
4. Berapa frekuensi pemberian hijauan ............... kali/hari (pukul berapa
saja?.........................., ................................, ..............................
5. Bagaimana mendapat ternak untuk akikah
a. Membeli dari pasar hewan
b. Membeli dari peternak lain
c. Meminta peternak atau petani lain untuk berinvestasi
d. Lain-lain .............................................................................................
IV.
Perkandangan dan Tempat Pemotongan
1. Kepemilikan Kandang
a. milik sendiri
b. Menyewa (biaya sewanya Rp........)
2. perincian kandang yang digunakan :
a. Luas kandang : ...........m2
b. jarak kandang dari rumah pemilik : ..............m2
c. atap
: genteng/seng/rumbia/asbes/lainnya............................
d. dinding
: papan kayu/tembok/bambu/lainnya...........................
e. lantai
: papan kayu/semen/beton/bambu/lainnya...................
3. Tempat Pemotongan
a. Luas Tempat Pemotongan : ............... m2
b. Lantai
: papan Kayu/semen/beton/bambu/lainnya...................
c. Dinding
: papan kayu/semen/beton/bambu/lainnya...................
d. Atap
: genteng/seng/rumbia/asbes/lainnya............................
e. Peralatan
: Pisau .......... Biji Panjang............ cm
V.
Pemasaran
1. Kemana Anda Memasarkan pelayanan Jasa akikah ?
2. Konsumen yang paling banyak pada daerah mana?
19
3. Dalam memasarkan produksi apakah mengikuti informasi pasar?
a. Selalu mengikuti perkembangan pasar
b. Kalau perlu saja mengikuti informasi pasar
c. Tidak pernah mengikuti informasi pasar
Alasan : ................................................................................................
............................................................................................
VI. Permintaan Usaha Pelayanan Jasa Akikah
1. Permintaan Pelayanan Jasa Akikah Domba
Tahun
Bulan
Permintaan Domba Akikah
Pendapatan
2015 Januari
Februari
Maret
Total
VII. Jumlah Biaya
1. Biaya Investasi
a. Tanah : Rp ................. / m2
b. Perkandangan
Jenis
Jumlah
Kapasitas
Tahun
Bangunan
Pembuatan
Kandang
Domba Siap
Potong
Tempat
Pemotongan
Total Biaya Pembuatan Kandang : Rp ..........
c. Peralatan Dan Perlengkapan
Jenis
Jumlah
Satuan
Umur
Ekonomis
Biaya
Pembuatan
Harga Satuan
(Rp)
Arit
Pisau
Cangkul
Kapak
Pengasah pisau
Timbangan
Tempat Karkas
Talenan
4. Biaya lain-lain :
a. Biaya Bumbu : Rp ...............
b. Biaya Sate : Rp ...............
c. Biaya Masak : Rp .................
d. Transportasi : Rp ......................
Responden
(..........................................)
20
RIWAYAT HIDUP
Penulis bernama lengkap Riadi Fesa Muttaqin dilahirkan pada tanggal 1
Februari 1994 di Pekanbaru dari pasangan Bapak Kun Edi Pitojo dan Ibu Sari
Woelandari. Penulis merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Pendidikan
Dasar diselesaikan pada tahun 2005 di SDN 036 Babussalam Pekanbaru.
Kemudian melanjutkan ke Sekolah Menengah Pertama di SMPN 8 Pekanbaru
diselesaikan pada tahun 2008. Pendidikan Sekolah Menengah Atas diselesaikan
pada tahun 2011 di SMAN 4 Pekanbaru. Penulis diterima di Departemen Ilmu
Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor
pada tahun 2011 melalui jalur Beasiswa Utusan Daerah (BUD).
Selama mengikuti pedidikan di perguruan tinggi penulis aktif di lembaga
kemahasiswaan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Peternakan IPB (DPM D)
pada komisi 3 legislatif dan advokasi pada tahun 2012-2013. Pada tahun 20122013 penulis juga aktif di Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Keluarga
Mahasiswa IPB (MPM KM) sebagai anggota badan pekerja hubungan
kelembagaan. Tahun 2013-2014 penulis menjadi ketua umum lembaga
kemahasiswaan DPM D. Penulis pernah mengikuti program Pekan Kreatifitas
Mahasiswa bidang Kewirausahan (PKM K) yang didanai pada tahun 2014 dengan
judul “Crazy Ice cream (Cracker with freeze yoghurt ice cream) diversifikasi
pangan sehat”. Pada tahun yang sama, penulis juga mengikuti program PKM
Pemberdayaan Masyarakat (PKM M) yang didanai dengan judul “Pemberdayaan
Perempuan Desa Sukawening Melalui Pembinaan Unit Usaha Peternakan Burung
Puyuh Dalam Upaya Peningkatan Konsumsi Protein Hewani”. Penulis mendapat
juara 1 voli putra pada dekan cup 2014 dan 2015, dan juara 2 voli putra dekan cup
2012.
Download