aparat kepolisian mimika lakukan tindak kekerasan saat aksi

advertisement
GEMA DEMOKRASI Gerakan Masyarakat untuk Demokrasi
Situs: gemademokrasi.net Twitter: @gemademokrasi Sekretariat: Jl. Diponegoro No. 74, Jakarta INDONESIA E-­‐mail: [email protected] Kontak: +6281310728770 (Asep Komarudin) APARAT KEPOLISIAN MIMIKA LAKUKAN TINDAK
KEKERASAN SAAT AKSI PEKERJA FREEPORT
Jakarta, 27 April 2017 - Pada hari Kamis, 20 April 2017 para pekerja
Freeport yang tergabung dalam Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI)
melakukan aksi unjuk rasa di Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Mimika dan
Pengadilan Negeri Mimika secara bersamaan. Aksi tersebut bertujuan untuk
mendesak pemerintah agar melindungi para pekerja Freeport yang di-PHK
secara sepihak oleh perusahaan. Sedangkan aksi di Pengadilan Negeri
Mimika sebagai bentuk dukungan terhadap salah satu pekerja Freeport yang
bernama Sudiro yang menjadi korban kriminalisasi.
Hal ini merupakan dampak dari rencana pemerintah untuk mengubah Kontrak
Karya (KK) PTm Freeport Indonesia menjadi Izin Usaha Pertambangan
Khusus (IUPK). Sejak perundingan digulirkan, Pemerintah menangguhkan
izin ekspor Freeport yang mengakibatkan arus ekspor terhenti selama
perundingan berlangsung. Hal tersebut mendorong Freeport untuk
menjatuhkan PHK sepihak terhadap para pekerja secara bergantian.
Namun aksi unjuk rasa tersebut dihadapi dengan kekerasan oleh aparat
Kepolisian Mimika. Aparat kepolisian menggunakan senjata api untuk
menyerang para pekerja yang melakukan unjuk rasa dan jatuh korban
sebanyak 4 pekerja akibat luka tembak di beberapa bagian tubuh:
1. Muh. Faidsal (25 tahun) tertembak di pantat
2. Zainal Arifin (44 tahun) tertembak di paha kanan
3. Puguh Prihandono (39 tahun) tertembak di kaki kanan
4. Andrian W. Santoso (38 tahun) tertembak di kaki kanan.
Kekerasan yang dilakukan aparat kepolisian Mimika saat unjuk rasa pekerja
Freeport tidak dapat dibenarkan karena tindakan aparat kepolisian itu telah
membungkam kebebasan berekspresi dan berpendapat yang dilakukan oleh
para pekerja Freeport. Dalam kasus tersebut seharusnya pihak pekerja yang
mendapatkan perlindungan oleh pemerintah dan aparat kepolisian di saat
hak-hak atas kepastian kerja mereka terancam dilanggar oleh perusahaan.
Bukan malah melakukan tindakan represif hingga berujung kekerasan yang
telah melanggar hak kebebasan berpendapat dan berekspresi pekerja
sebagaimana dijamin oleh Konstitusi dan UU No. 39 Tahun 1999 tentang Hak
Asasi Manusia. Apalagi para pekerja menyalurkan aspirasinya dengan cara
yang sah sesuai UU No.9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan
Pendapat di Muka Umum yang didahului adanya pemberitahuan aksi ke
Kepolisian Resor Mimika.
Dengan melihat permasalahan tersebut, kami mendesak pihak Pemerintah RI
untuk:
1. Segera memerintahkan Kepala Kepolisian Republik Indonesia dan
Kepolisian Daerah Provinsi Papua untuk menindak personil kepolisian yang
melakukan tindakan kekerasan terhadap pekerja Freeport agar diproses
secara hukum;
2. Menjalankan amanat Konstitusi dan UU No.39 Tahun 1999 tentang Hak
Asasi Manusia untuk menjamin hak menyampaikan pendapat dan
berekspresi yang dilakukan oleh para pekerja Freeport Indonesia;
3. Turut melindungi hak-hak normatif pekerja Freepprt Indonesia yang
terancam dijatuhi PHK sepihak oleh perusahaan Freeport.
Jakarta, 27 April 2017
Narahubung:
1. Asep Komarudin : 081310728770
2. Alghifari Aqsa : 081280666410
3. Damar Juniarto 08990066000
GEMA DEMOKRASI terdiri dari:
Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, Aliansi Mahasiswa Papua (AMP), Asosiasi
Pelajar Indonesia (API), Arus Pelangi, Belok Kiri Festival, Desantara, Federasi SEDAR,
Federasi Mahasiswa Kerakyatan (FMK), Forum Solidaritas Yogyakarta Damai (FYSD), Garda
Papua, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gereja Komunitas Anugrah (GKA)
Salemba, Gabungan Solidaritas Perjuangan Buruh (GSPB), Gusdurian, Institute for Criminal
Justice Reform (IJCR), Imparsial, Indonesian Legal Roundtable (ILR), INFID, Institut Titian
Perdamaian (ITP), Integritas Sumatera Barat, International People Tribunal (IPT) ʼ65,
Jaringan Kerja Lembaga Pelayanan Kristen (JKLPK) Indonesia, Koalisi Seni Indonesia,
Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), KPO-PRP, komunalstensil, Komisi untuk
Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Komite Perlindungan Jurnalis dan
Kebebasan Berekspresi (KPJKB) Makassar, Komunitas Buruh Migran (KOBUMI) Hongkong,
Konfederasi Pergerakan Rakyat Indonesia (KPRI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA),
LBH Pers, LBH Pers Ambon, LBH Pers Padang, LBH Jakarta, LBH Bandung, LBH Padang,
LBH Pekanbaru, LBH Yogya, LBH Semarang, Lembaga Informasi Perburuhan Sedane
(LIPS), Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (Elsam), Lembaga Studi Pers dan
Pembangunan (LSPP), Marjinal, Papua Itu Kita, Partai Pembebasan Rakyat (PPR), Partai
Rakyat Pekerja (PRP), PEMBEBASAN, Perempuan Mahardhika, Perhimpunan Pers
Mahasiswa Indonesia (PPMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI),
Perjuangan Mahasiswa untuk Demokrasi (PM-D), Perpustakaan Nemu Buku – Palu,
Pergerakan Indonesia, Politik Rakyat, Pusat Perjuangan Rakyat Indonesia (PPRI), PULIH
Area Aceh, PurpleCode Collective, Remotivi, RedFlag, Sanggar Bumi Tarung, Satjipto
Rahardjo Institut (SRI), Serikat Jurnalis Untuk Keragaman (SEJUK), Serikat Perjuangan
Rakyat Indonesia (SPRI), Southeast Asia Freedom of Expression Network (SAFENET),
GEMA DEMOKRASI Gerakan Masyarakat untuk Demokrasi
Situs: gemademokrasi.net Twitter: @gemademokrasi Sekretariat Bersama: Jl. Diponegoro No. 74, Jakarta INDONESIA E-­‐mail: [email protected] Kontak: +6281310728770 (Asep Komarudin) 2 Sentral Gerakan Mahasiswa Kerakyatan (SGMK), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN),
Sloka Institute, Suara Bhinneka (Surbin) Medan, Serikat Kebudayaan Masyarakat Indonesia
(SeBUMI), Serikat Buruh Bumi Manusia-Nanbu (SEBUMI-NANBU), Solidaritas.net, Taman
Baca Kesiman, Ultimus, Yayasan Bhinneka Nusantara, Yayasan Satu Keadilan, Yayasan
Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Yayasan Manikaya Kauci, YouthProactive
dan individu-individu yang peduli pada masa depan demokrasi Indonesia antara lain:
Agus Wahyudi, Irine Gayatri, Roy Thaniago, Whisnu Yonar, Rizky Harahap, Aji Trilaksmana,
Aya Oktaviani, Shinte Galeshka
GEMA DEMOKRASI Gerakan Masyarakat untuk Demokrasi
Situs: gemademokrasi.net Twitter: @gemademokrasi Sekretariat Bersama: Jl. Diponegoro No. 74, Jakarta INDONESIA E-­‐mail: [email protected] Kontak: +6281310728770 (Asep Komarudin) 3 
Download