7 BAB II LANDASAN TEORI 2.1 Sistem Informasi 2.1.1 Sistem Suatu

advertisement
7
BAB II
LANDASAN TEORI
2.1
Sistem Informasi
2.1.1 Sistem
Suatu sistem sangatlah dibutuhkan dalam suatu perusahaan atau instansi
pendidikan , karena sistem sangatlah menunjang terhadap kinerja perusahaan atau
instansi pendidikan, baik yang berskala kecil maupun besar. Supaya dapat
berjalan dengan baik diperlukan kerjasama diantara unsur-unsur yang terkait
dalam sistem tersebut.
Sistem dapat didefinisikan sebagai kumpulan dari
prosedur-prosedur yang mempunyai tujuan tertentu (Jogiyanto, 2005).
2.1.2 Informasi
Informasi merupakan data yang telah diproses sehingga mempunyai arti
tertentu bagi penerimanya. Sumber dari informasi adalah Data, sedangkan Data
itu sendiri adalah Kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian, sedangkan
kejadian itu merupakan suatu peristiwa yang terjadi pada waktu tertentu .dalam
hal ini informasi dan data saling berkaitan. Menurut Jogiyanto dalam
buku ‘Analisis dan desain sistem informasi’ adalah : Informasi diartikan sebagai
data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang
menerimanya (Jogiyanto, 2005).
2.1.3 Pengertian Sistem Informasi
Pengertian Sistem Informasi Secara umum merupakan kegiatan atau aktifitas
yang melibatkan serangkaian proses, berisi informasi-informasi yang digunakan
untuk mencapai tujuan. Sistem informasi merupakan suatu sistem dalam suatu
organisasi
untuk
mempertemukan
kebutuhan
pengolahan
transaksi
harian,mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu
organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan-laporan yang
diperlukan (Jogiyanto, 2005).
7
8
2.1.4 Komponen Fisik Sistem Informasi
Berikut yang merupakan komponen Sistem Informasi:
1. Perangkat keras komputer: CPU, Storage, perangkat Input/Output, terminal
untuk interaksi, media komunikasi data.
2. Perangkat lunak komputer: perangkat lunak sistem (sistem operasi dan
utilitinya), perangkat lunak umum aplikasi (bahasa pemrograman), perangkat
lunak aplikasi (aplikasi akuntansi dll).
3. Basis data: penyimpanan data pada media penyimpan komputer.
4. Prosedur: langkah-langkah penggunaan sistem.
5. Personil untuk pengelolaan operasi (SDM).
2.2
Sistem Informasi Akademik
Sistem Informasi Akademik merupakan sumber daya yang terhadap segala
sesuatu dalam bentuk informasi yang ada kaitannya dengan masalah-masalah
akademik di sekolah. Sistem Informasi Akademik selain merupakan sumber daya
informasi di Sekolah, juga dapat digunakan sebagai sarana media komunikasi
antara guru dan orangtua, siswa-siswi dengan siswa-siswi guru dan siapa saja
yang ada di lingkungan Sekolah tersebut. Karena menggunakan teknologi internet
tidak hanya dilakukan dalam sekolah saja tetapi diluar sekolah pun bias dilakukan
bahkan dimana saja di seluruh dunia ini asalkan ada sebuah computer yang
terhubung dengan internet.
2.3
Daur Hidup Pengembangan Sistem
Daur atau siklus pengembangan sistem dari pengembangan sistem merupakan
suatu bentuk yang digunakan untuk menggambarkan tahapan utama dan langkahlangkah didalam tahapan tersebut dalam proses pengembangannya (Jogiyanto,
2005). Daur Hidup Pengembangan Sistem memiliki 6 langkah, yaitu:
1. Inisialisasi sistem dan mempelajari kemungkinan
Inisialisasi sistem dan mempelajari kemungkinan merupakan langkah untuk
melakukan dokumentasi atas sistem yang ada saat ini, tujuan dan manfaat
pembuatan sistem baru atau pengembangan dari sistem yang telah ada,
identifikasi untuk alternatif solusi sistem dan penentuan solusi secara pasti.
9
2. Analisa sistem
Analisa sistem merupakan langkah untuk membuat sketsa awal perencanaan
proyek dan dokumentasi untuk sistem baru.
3. Perancangan sistem
Perancangan sistem merupakan langkah untuk menghasilkan spesifikasi arsip
(file) basis data, spesifikasi masukan/keluaran, spesifikasi modul program dan
rencana proyek yang lebih rinci.
4. Pemrograman
Pemrograman merupakan langkah untuk membuat dan menghasilkan program
yang dibutuhkan oleh sistem baru.
5. Penerapan
Penerapan merupakan langkah dimana pengguna melakukan pengujian
terhadap program yang telah dibuat, perubahan file basis data, pelatihan
pengguna, dan melakukan pengenalan terhadap sistem baru.
6. Evaluasi penerapan
Evaluasi penerapan merupakan langkah untuk melakukan peninjauan ulang
apakah sistem ini memenuhi kebutuhan pengguna. Model Waterfall merupakan
salah satu dari model-model yang terdapat pada penerapan Daur Hidup
Pengembangan Sistem. Roger.S, Pressman membagi model Waterfall ke dalam
beberapa tahap, yaitu: tahap rekayasa sistem, analisis kebutuhan perangkat
lunak, perancangan, pemrograman, pengujian, dan pemeliharaan yangn dapat
digambarkan pada Gambar 2.1.
Gambar 2.1. Skema Model Waterfall
10
Tahapan-tahapan dalam waterfall adalah sebagai berikut:
1. Tahapan Rekayasa Sistem
Tahapan ini menyangkut pengumpulan kebutuhan pada tingkat sistem dengan
sejumlah kecil analisis serta desain tingkat puncak.
2. Tahapan Analisis
Pada tahap ini dilakukan pengumpulan perangkat lunak. Untuk memahami
perangkat lunak yang dibangun, perekayasa perangkat lunak harus memahami
domain informasi, tingkah laku, unjuk kerja, dan antarmuka yang yang
diperlukan.
Kebutuhan
baik untuk sistem
maupun perangkat
lunak
didokumentasikan dan dilihat lagi dengan pelanggan.
3. Tahapan Perancangan
Tahapan perancangan perangkat lunak sebenarnya adalah proses multi langkah
yang berfokus pada empat atribut program yang berbeda; struktur data, arsitek
perangkat lunak, representasi antarmuka, dan detail prosedural. Proses desain
menerjemahkan kebutuhan ke dalam sebuah representasi perangkat lunak yang
dapat diperkirakan demi kualitas sebelum dimulai pemunculan kode.
Sebagaimana persyaratan, desain didokumentasikan dan menjadi bagian dari
konfigurasi perangkat lunak.
4. Tahapan Pemrograman
Desain harus diterjemahkan ke dalam bentuk mesin yang bisa dibaca. Langkah
pemrograman melakukan tugas ini. Jika desain dilakukan dengan cara yang
lengkap, pembuatan kode dapat diselesaikan secara mekanis.
5. Tahapan Pengujian
Sekali kode dibuat, pengujian program dimulai. Proses pengujian berfokus
pada logika di dalam perangkat lunak, memastikan bahwa semua pernyataan
sudah diuji, dan di luar fungsi – yaitu mengarahkan pengujian untuk
menemukan kesalahan-kesalahan dan memastikan bahwa masukan yang
dibatasi akan memberikan hasil aktual yang sesuai dengan hasil yang
dibutuhkan.
6. Tahapan Pemeliharaan
Perangkat lunak akan mengalami perubahan setelah
disampaikan kepada
pelanggan. Perubahan akan terjadi kesalahan-kesalahan ditentukan, karena
11
perangkat lunak harus disesuaikan untuk menampung perubahan-perubahan di
dalam lingkungan luarnya. Pemeliharaan perangkat lunak menerapkan lagi
setiap tahap program sebelumnya dan tidak membuat yang baru lagi.
2.4
Unified Modeling Language (UML)
Unified Modeling Language selanjutnya disebut UML adalah suatu bahasa
permodelan standar untuk menulis rancangan aplikasi atau perangkat lunak. UML
dapat digunakan untuk visualisasi, spesifikasi, konstruksi, dan dokumentasi suatu
perangkat lunak yang intensif dari suatu sistem. UML bisa berfungsi juga sebagai
cetak biru karena sangat lengkap dan detil, oleh karena informasi yang detail
maka bisa diketahui mengenai coding program (Forward Engineering) atau
bahkan membaca program dan menginterpretasikannya kembali ke dalam diagram
(Reverse Engineering), yang berguna pada situasi dimana code program yang
tidak terdokumentasi akan dimodifikasi atau dipelihara. Hali ini bisa terjadi
dokumentasi asli hilang atau bahkan belum dibuat sama sekali.
2.4.1 Diagram use case
Diagram use case menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah
sistem. Yang ditekankan adalah ”apa” yang diperbuat sistem, dan bukan
”bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor
engan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke
sistem, membuat sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang atau sebuah
aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem
untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu.
Diagram use case dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun
persyaratan sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan
merancang kasus pengujian untuk semua corak yang ada pada sistem. Sebuah use
case dapat meliputi fungsionalitas use case lain sebagai bagian dari proses dalam
dirinya. Secara umum diasumsikan bahwa use case yang ditampung akan
dipanggil setiap kali use case yang meliputi dieksekusi secara normal. Sebuah use
case dapat ditampung oleh lebih dari satu use case lain, sehingga duplikasi
fungsionalitas dapat dihindari dengan cara menarik keluar fungsionalitas yang
12
umum. Sebuah use case juga dapat meluas use case lain dengan tingkah lakunya
sendiri. Sementara hubungan generalisasi antar use case menunjukkan bahwa use
case yang satu merupakan spesialisasi dari yang lain.
Tabel 2.1 menjelaskan empat komponen diagram use case yaitu:
Notasi
Nama
Keterangan
Aktor adalah entitas manusia atau mesin yang
berinteraksi dengan sistem untuk melakukan
pekerjaan-pekerjaan tertentu. Aktor diberi
Actor
nama
sesuai
dengan
tugasnya
ketika
menggunakan sistem. Jangan memberi nama
aktor dengan nama orang. Aktor dapat berupa
sistem lain di luar sistem yang dikembangkan
Use case adalah kegiatan atau fungsi yang
Use Case
dilakukan oleh aktor, diberi nama sesuai fungsi
yang dilakukan oleh aktor.
Sistem
Hubungan
Sistem berupa ruang lingkup aplikasi yang
dikembangkan.
Hubungan yang dilakukan oleh aktor dengan
(Relationship) use case yang dilakukan oleh aktor tersebut.
Tabel 2.1 Notasi diagram use case
13
Didalam use case terdapat association yang digunakan untuk menggambarkan
bagaimana actor terlibat dalam use case. Ada dua jenis Association yaitu:
1. Include:
jenis
association
yang
digunakan
untuk
menggambarkan
pemanggilan use case oleh use case lain, contohnya adalah pemanggilan
sebuah fungsi program.
2. Extend: merupakan perluasan dari use case lain jika kondisi atau syarat
terpenuhi.
Langkah-langkah membuat diagram use case:
1. Identifikasi semua aktor,
2. Identifikasi semua use case,
3. Urutkan prioritas use case,
4. Rincilah setiap use case,
5. Identifikasi adanya generalisasi tiap use case,
6. Identifikasi hubungan include,
7. Identifikasi hubungan extend,
2.4.2 Activity diagram
Diagram aktifitas (activity diagram) menggambarkan berbagai alir aktifitas
dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal,
keputusan yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Diagram
aktifitas juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada
beberapa eksekusi. Diagram aktifitas merupakan tahapan (state) diagram khusus,
di mana sebagian besar tahapan adalah aksi dan sebagian besar transisi dipicu oleh
selesainya status sebelumnya (pemrosesan internal atau internal processing). Oleh
karena itu diagram aktifitas tidak menggambarkan tingkah laku internal
(behaviour internal) sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak,
tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas
secara umum. Sebuah aktifitas dapat direalisasikan oleh satu use case atau lebih.
Aktivitas
menggambarkan
proses
yang
berjalan,
sementara
use
case
menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan
aktifitas. Sama seperti tahapan, standar UML menggunakan segiempat dengan
14
sudut membulat untuk menggambarkan aktivitas. Keputusan (decision) digunakan
untuk
menggambarkan
tingkah
laku
pada
kondisi
tertentu.
Untuk
mengilustrasikan prosesproses paralel (fork atau transisi menyebar dan join atau
transisi menyatu) digunakan titik sinkronisasi yang dapat berupa titik, garis
horizontal atau vertikal.
Diagram aktifitas dapat dibagi menjadi beberapa object garis batas
(swimlane) untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk
aktivitas tertentu.
Beberapa alasan membuat diagram aktifitas adalah sebagai berikut:
1. Menganalisis diagram use case lebih rinci,
2. Mengidentifikasi kondisi sebelum dan sesudah suatu use case (pre and post
condition),
3. Menemukan use case baru yang tersembunyi.
Cara untuk membuat diagram aktifitas adalah:
1. Identifikasi use case,
2. Pemodelan awal untuk setiap use case,
3. Pemodelan alternatif untuk setiap use case,
4. Menambahkan garis swimlane,
5. Refine aktivitas level akhir ke dalam diagram aktifitas.
Notasi diagram aktifitas dapat digambarkan pada Tabel 2.2 berikut:
Notasi
Nama
Keterangan
Action state
Kegiatan atau proses yang dilakukan.
Start Point
Terminasi awal proses dilakukan.
15
End Point
Fork
(Percabangan)
Join
Terminasi akhir proses yang dilakukan.
Percabangan proses pada kondisi tertentu.
Penggabungan
proses,
dari
kondisi
(Penggabungan) percabangan yang sebelumnya.
Decision
Percabangan proses pada kondisi tertentu.
Control flow
Alur kontrol dari antarproses.
Sebuah cara untuk mengelompokkan
Swimlane
activity berdasarkan Actor
(mengelompokkan activity dalam
sebuah urutan yang sama)
Tabel 2.2 Notasi diagram aktifitas
16
2.5
HTML
HyperText Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markup yang
digunakan untuk membuat sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi
di dalam sebuah Penjelajah web Internet dan formating hypertext sederhana yang
ditulis kedalam berkas format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud
yang terintegerasi (www.wikipedia.com). HTML terlihat
seperti bahasa
pengkodean lama, yang di awali dan diakhiri dengan kode-kode html dimana
menunjukkan bagaimana keluarannya pada saat di jalankan pada sebuah web
browser.
2.5.1 Struktur Dasar HTML
Seperti umumnya dokumen lain, dokumen HTML terdiri dari teks-teks dan
bahkan lebih dari dari itu. Dokumen HTML juga dapat mengandung suatu
gambar, suara, ataupun video. Satu hal yang membedakan dokumen HTML
dengan dokumen-dokumen lainnya adalah adanya elemen-elemen HTML beserta
tag-tagnya. Elemen dan tag HTML berfungsi untuk menformat atau menandai
suatu bagian tertentu dari dokumen HTML dan juga untuk menentukan struktur
bagian tersebut dalam dokumen HTML. Elemen dan Tag inilah yang merupakan
ciri utama dari suatu dokumen HTML. Secara garis besar, untuk menulisakn
sebuah dokumen HTML dibutuhkan kerangka penulisan dengan tag-tag dasar
sebagai berikut HTML, HEAD,TITLE dan BODY.
2.6
Web
Secara terminologi, website adalah kumpulan dari halaman-halaman situs,
yang biasanya terangkum dalam sebuah domain atau subdomain, yang tempatnya
berada di dalam World Wide Web (WWW) di Internet. Sebuah halaman
web adalah dokumen yang ditulis dalam format HTML (Hyper Text Markup
Language), yang hampir selalu bisa diakses melalui HTTP, yaitu protokol yang
menyampaikan informasi dari server website untuk ditampilkan kepada para
pemakai melalui web browser. Semua publikasi dari website-website tersebut
dapat membentuk sebuah jaringan informasi yang sangat besar.
17
Halaman-halaman dari website akan bisa diakses melalui sebuah URL yang
biasa disebut Homepage. URL ini mengatur halaman-halaman situs untuk menjadi
sebuah hirarki, meskipun, hyperlink-hyperlink yang ada di halaman tersebut
mengatur para pembaca dan memberitahu mereka sususan keseluruhan dan
bagaimana arus informasi ini berjalan.
Beberapa website membutuhkan subskripsi (data masukan) agar para user bisa
mengakses sebagian atau keseluruhan isi website tersebut. Contohnya, ada
beberapa situs-situs bisnis, situs-situs e-mail gratisan, yang membutuhkan
subkripsi agar kita bisa mengakses situs tersebut.
www.id.wikipedia.org
2.7
Basis Data
Basis data adalah Kumpulan data yang saling berhubungan yang disimpan
secara bersama sedemikian rupa dan tanpa pengulangan (redudansi) yang tidak
perlu, untuk memenuhi berbagai kebutuhan (Fatahansyah, 1999) seperti Microsoft
Access, MySQL, ORACLE dan sebagainya. Pokok dari perancangan basis data
adalah bagaimana merancang struktur logikal dan fisikal dari satu atau lebih basis
data untuk memenuhi kebutuhan informasi yang diperlukan oleh pemakai sesuai
dengan aplikasi-aplikasi yang telah ditentukan dan dirancang. Sedangkan sistem
basis data adalah
suatu sistem penyusunan dan mengelola record-record
menggunakan komputer untuk menyimpan atau merekam serta memelihara data
operasional lengkap sebuah organisasi atau perusahaan sehingga mampu
menyediakan informasi yang optimal yang diperlukan pemakai untuk proses
pengambilan keputusan (Marlinda, 2004:1).
2.8
PHP
PHP yang merupakan singkatan dari Hypertext Prosesor adalah suatu bahasa
pemrograman berbentuk skrip yang bersifat server-side artinya sintaks-sintaks
dan perintah yang kita berikan akan sepenuhnya dijalankan oleh server yang juga
dapat disertakan pada halaman HTML.
Kelahiran PHP bermula saat Rasmus Lerdorf membuat sejumlah skrip perl
pada tahun 1994. Skrip-skrip ini selanjutnya dikemas menjadi tool yang disebut
18
“Personal Home Page”. Paket inilah yang menjadi cikal-bakal php. Pada tahun
1995, Rasmus menciptakan PHP/FI Versi 2. Pada versi inilah pemrogram dapat
menempelkan kode terstruktur di dalam tag HTML.
Aplikasi-aplikasi yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan
hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan di server.
PHP dirancang untuk membentuk web dinamis. Artinya PHP dapat membentuk
suatu tampilan berdasarkan permintaan terkini. Misalnya
dapat mengakses
database dan menampilkannya di halaman web serta ineraktif dengan cepat dan
mudah. PHP dapat berinteraksi dengan hampir semua teknologi web yang sudah
ada. Karena PHP menggunakan bahasa pemrograman berbasis web maka PHP ini
mempunyai kelebihan yaitu kompabilitasnya dengan berbagai macam jenis
database, dukungan dengan berbagai macam jenis sistem operasi. PHP juga
termasuk dalam HTML-embedded, artinya kode php dapat disisipkan pada sebuah
halaman HTML. PHP lebih cocok dan umum digunakan jika digabungkan dengan
database MySQL. MySQL dengan PHP seakan-akan dua hal yang tidak dapat
dipisahkan. Tentunya untuk dapat menggunakan keduanya dibutuhkan tingkat
kemampuan programming tertentu. Banyak digunakan oleh programmer berlatar
belakang C/C++ karena kemiripan syntaxnya. Open source, karenanya gratis dan
bebas. Database pasangannya biasanya MySQL, dijalankan bersama webserver
Apache.
Untuk dapat menjalankan script php pada website yang telah di buat, ada
beberapa hal yang perlu kita tambahkan, salah satunya harus mempunyai sebuah
web server yang mengatur atau memberikan tempat untuk mengeksekusi script
php. Web server ini dinstall pada komputer server. Saat ini php dapat dijalankan
pada berbagai macam web server seperti pws, iis, xitami maupun apache. Penulis
sendiri menggunakan web server apache.
2.8.1 Skript PHP
Ada dua cara yang digunakan dalam menulis script pada PHP yaitu :
1. embedded script: yaitu dengan cara ini penulisan program PHP disisipkan
diantara tag dokumen HTML.
19
<html>
<head>
<title>ribka script</title>
</head>
<body>
<?
Echo “Halo ini adalah contoh embedded script”;
?>
</body> </html>
2. non embedded script: cara ini merupakan pembuatan program murni PHP, di
mana tagtag HTML yang diletakkan di dalamnya.
<?
echo “<HTML>”;
echo “<HEAD>”;
echo “<TITLE> Non-embedded script </TITLE>”;
echo “</HEAD>”;
echo “<BODY>”;
echo “Ini adalah contoh non-embedded script”;
echo “</BODY>”;
echo “</HTML>”;
?>
<html>
<head>
<title>embedded script</title>
</head>
<body>
<?
Echo “Ini adalah contoh embedded script”;
?> </body> </html>
20
2.8.2 Kelebihan PHP
PHP mempunyai banyak kelebihan diantaranya adalah:
1. Server side, artinya tidak diperlukan adanya kompatibilitas browser atau harus
menggunakan browser tertentu. Server yang akan mengerjakan skrip tersebut
dan hasil yang dikirimkan kembali ke browser biasanya dalam bentuk teks
ataupun gambar sehingga dapat dikenali oleh browser apapun.
2. Skrip asli PHP tidak dapat dilihat oleh browser sehingga keamanan lebih
terjamin.
3. Open source, sehingga source code dari PHP dapat digunakan, diganti atau
diubah tanpa terkena biaya.
4. Multi platform. Selain dapat dijalankan pada platform LINUX, PHP juga dapat
dijalankan pada platform windows .
5. Koneksi ke basis data. PHP mendukung banyak sekali basis data. Sistem basis
data yang telah didukung oleh PHP hingga saat ini adalah: Oracle, Sybase,
mSQL, MySQL, Solid, Generic,ODBC, PostgreSQL, Adabas D, FilePro,
Velocis, dBase, Unix dbm dan semua basis data dengan interface ODBC.
2.9
MySQL
MySQL database server adalah Relational Database Management System
(RDBMS) yang dapat menangani data yang bervolume besar. Meskipun begitu
tidak menuntut resource yang besar. MySQL adalah program database yang
mampu mengirim dan menerima data dengan sangat cepat dan multi user. MySQL
memiliki dua bentuk lisensi, yaitu free software dan sharesoftware. Penulis sendiri
menggunakan MySQL free software yang didistribusikan secara gratis dibawah
lisensi GPL (General Public License). Dimana setiap orang bebas untuk
menggunakan MySQL, namun tidak boleh dijadikan produk turunan yang bersifat
closed source atau komersial. MySQL sangat banyak dipakai dalam sistem
database web dengan menggunakan PHP. MySQL sebenarnya merupakan
turunan salah satu konsep utama dalam database sejak lama, yaitu SQL
(Structured Query Language). SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk
mengakses server basis data. Oleh karena MySQL perintah-perintah dengan
sintax-sintax dari SQL, maka MySSQL mempunyai keunggulan sebagai berikut:
21
1. Konsep database MySQL berkecepatan tinggi tentang system penyajian data.
2. Harga yang relatif murah, karena ada yang dapat diperoleh secara gratis
3. Sintaks bahasanya menggunakan perintah yang sederhana.
4. Dapat bekerja dalam beberapa system operasi seperti Windows, Linux, MacOs,
Unix (Solaris, AIX, dan DEC Unix), FreeBSD, OS/2, Irix.
2.10 Server Web
Web Server atau Server Web adalah sebuah perangkat lunak server yang
berfungsi
menerima
permintaan HTTP
(Hypertext
Transfer
Protocol) atau HTTPS (Hypertext Transfer Protocol Security) dari klien yang
dikenal dengan browser web dan mengirimkan kembali hasilnya dalam bentuk
halaman-halaman web yang umumnya berbentuk dokumen HTML. Server web
yang terkenal diantaranya adalah Apache dan Microsoft Internet Information
Service (IIS). Apache merupakan server web antar-platform, sedangkan IIS hanya
dapat beroperasi di sistem operasi Windows.
www.wikipedia .com
Web Server merupakan mesin yang didalamnya terdapat aplikasi yang
bertugas menerima permintaan data (HTTP Request) dari klien melalui perantara
web browser atau console, mengolah data atau memproses form dengan bantuan
form interpreter, dan mengembalikan data kembali (HTTP Response) ke klien,
biasanya data dalam format dokumen HTML (Hypertext Markup Language).
Dalam menjalankan tugasnya web server tidak berdiri sendiri. Di era web
dinamis seperti sekarang ini, web server membutuhkan aplikasi pendukung untuk
mengolah data yang dikirim klien dengan metode-methodenya seperti GET,
POST, HEAD, OPTIONS, dan TRACE (Red: umumnya metode GET dan POST
saja) melalui tag FORM pada HTML. Pemprosesan form dilakukan oleh
Intepreter seperti PHP, Pearl, .NET yang juga memiliki kemampuan membangun
aplikasi web dinamis, dan mendukung RDBMS seperti MySQL, PostgreSQL,
MSSQL, DB2 dan ORACLE. Penulis sendiri menggunakan Apache sebagai Web
Server.
22
2.10.1 Apache
Apache adalah server web yang bersifat open source yang berguna untuk
melayani dan memfungsikan situs web, protokol yang digunakan untuk melayani
fasilitas web ini menggunakan HTTP. Apache merupakan server web yang dapat
dijalankan
di
banyak
sistem
operasi
(Unix, BSD, Linux, Microsoft
Windows dan Novell Netware serta platform lainnya).
2.11 PHP MyAdmin
PHP MyAdmin merupakan suatu program yang dibuat menggunakan aplikasi
PHP berbasis web. Program ini digunakan untuk mengakses databse MySQL dan
mendukung berbagai operasi MySQL seperti mengelolah basis data, tabel-tabel,
relasi, user, dan lain-lain.
2.12 Email
Surat elektronik (disingkat ratel atau surel atau surat-e) atau post elektronik
(disingkat pos-el) atau nama umumnya dalam bahasa Inggris "e-mail atau email"
(ejaan Indonesia: imel) adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet.
Dengan surat biasa umumnya pengirim perlu membayar per pengiriman (dengan
membeli perangko), tetapi surat elektronik umumnya biaya yang dikeluarkan
adalah biaya untuk membayar sambungan internet. Tapi ada perkecualian
misalnya surat elektronik ke telepon genggam, kadang pembayarannya ditagih per
pengiriman.
Metode pengiriman surat
elektronik adalah kita
memerlukan suatu
program mail-client. Surat elektronik yang kita kirim akan melalui beberapa poin
sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh
yang dipakai adalah layanan SMTP (Simple Mail Transfer Protocol) dan POP3
(Post Office Protocol version 3) .
www.id.wikipedia.org
2.12.1 Pengiriman Email dengan PHP
PHP menyediakan script yang dapat digunakan untuk mengirim email. Fungsi
yang
digunakan
adalah
mail().
Berikut
cara
penggunaannya:
23
mail ( string $to , string $subject , string $message [, string $additional_headers [,
string $additional_parameters ]] ). Parameter pertama adalah email tujuan,
parameter kedua adalah subject, dan parameter ketiga adalah isi email. Untuk
menggunakan fungsi mail() di localhost, harus sedikit merubah file php.ini yang
berada pada xampp\apache\bin. Jika platform yang digunakan adalah windows
dan tidak menjalankan mail server sendiri, maka dibutuhkan suatu program untuk
me-relay email yang dikirim oleh PHP, yang biasa disebut dengan fakesendmail
(www.php.net). Setelah menggunakan fakesendmail, ada beberapa hal yang harus
diubah didalam php.ini. Berikut merupakan langkah-langkah penggunaan
faksendmail:
Langkah-langkah nya adalah (www.php.net) :
1. download sendmail.zip dari http://glob.com.au/sendmail/
2. Unzip folder yang sudah di download
3. Copy sendmail.exe dan sendmail.ini ke dalam direktori yang diinginkan,
penulis meletakan sendmail.exe dan sendmail.ini pada direktori c: \usr\lib
(glob.com.au/sendmail/)
4. Install sendmail.exe dalam \ usr \lib, dan kode yang ada di dalam
usr / lib / sendmail akan bekerja.
5. Ubah konfigurasi di dalam sendmail.ini
smtp_server = berisi mail server yang dipakai oleh email kita, sintaxnya adalah
:
smtp_server = mail.domainkita.com
smtp port yang digunakan untuk pengiriman email adalah 25.
smtp_port = 25
default domain yang digunakan oleh email kita di isikan pada baris
default_domain = domain kita.com
24
jika smtp server kita butuh authentication, kita harus mengisi dua baris berikut :
;[email protected]
;auth_password= xxxxxx
Isikan baris force_sender dengan domain email yang digunakam
force_sender= [email protected]
Isikan baris hostname. Dengan domain mail yang digunakan
hostname=domainkita.com
6. Ubah beberapa sintax didalam PHP.ini ( glob.com.au/sendmail/)
[mail function]
sendmail_path = "/usr/lib/sendmail.exe -t"
Ketika program kirim email dengan menggunakan PHP ini dijalankan, maka
fungsi fake sendmail akan me-relay email tersebut ke mail server yang digunakan,
selanjutnya mail server akan mengirimkan pesan tersebut kepada alamat email
yang tercantum di email tersebut.
2.13 Task Scheduler Pada Windows
Task Scheduler merupakan program bawaan dari Windows. Program ini
memungkinkan pengguna menjalankan suatu aplikasi yang sudah ada di komputer
secara otomatis dan terjadwal, misalnya untuk pengiriman email secara otomatis
pada waktu tertentu. Pada aplikasi Communication Book ini Task Scheduler akan
menjalankan php.exe dan syntax code program yang berisi query untuk
mengambil data dari minus point, komentar dan pengumuman yang mau dikirim
sesuai jadwal tertentu.
Berikut cara penggunaan Task Scheduler pada windows :
1. Buka Start menu yang terdapat di toolbars kemudia buka all programs
selanjutnya system tools lalu pilih task scheduler.
2. Pilih Create Basic Task, lalu isi nama program pada kolom name dan
keterangan mengenai program yang mau dijalankan pada kolom description.
25
3. Pada bagian trigger tentukan waktu untuk menjalankan program.
4. Pada bagian Action, task scheduler memberikan pilihan untuk menjalankan
program, mengirim email, atau menampilkan pesan. Karena program penulis
mengirimkan email dengan fake sendmail maka penulis memilih menjalankan
program.
5. Pada bagian Start Program pengguna harus menetukan file apa yang akan
dipakai untuk bekerjasama dengan task scheduler. Dan task scheduler sudah
bisa digunakan sesuai dengan keperluan pengguna.
Download