(Jan-Agst 2005) Total : 30,65% Pembinaan : 28,12

advertisement
RAPAT DENGAR PENDAPAT
KEPALA BAPPEBTI DEPDAG
DENGAN
KOMISI VI DPR-RI
TANGGAL 15 SEPTEMBER 2005
1
1a. TUPOKSI:
UU No. 32 Tahun 1997
Melaksanakan
pembinaan,
pengaturan
pengawasan kegiatan perdagangan berjangka.
dan
PERMENDAG No. 01/M-DAG/PER/3/2005
Melaksanakan
pembinaan,
pengaturan
dan
pengawasan kegiatan perdagangan berjangka serta
pasar fisik dan jasa.
2
1a. Kewenangan a.l.:
lanjutan
• Membuat penjelasan yang bersifat teknis
• Memberikan perizinan kepada pelaku usaha
di bidang PBK
• Melakukan pemeriksaan dan penyidikan
• Menyetujui Peraturan dan Tata Tertib Bursa
dan Lembaga Kliring
• Membentuk
perselisihan
sarana
penyelesaian
3
1b. Inventarisasi Masalah Bagi
Penyempurnaan UU NO 32/1997 ttg PBK
1. Penetapan komoditi sebagai subjek kontrak
berjangka dgn Keppres
2. Perdagangan Over The Counter (OTC) perlu
diatur dlm UU PBK karena ada unsur penarikan
margin
3. Restrukturisasi Badan Pengawas
4
2a. Langkah-langkah
Penyempurnaan Regulasi
1. Amandemen UU No. 32 tahun 1997
2. Pembahasan RUU Sistem Resi Gudang
3. Penyusunan peraturan teknis di bidang PBK
4. Evaluasi PTT Bursa dan Lembaga Kliring
5
2b. PENEGAKAN HUKUM
• Pemeriksaan dan penyidikan
• Memproses hasil penyidikan utk disidangkan di
Pengadilan
• Pengenaan Sanksi Administratif
6
2c. Upaya Pembinaan
•
•
•
•
Pertemuan berkala dgn pelaku pasar
Kegiatan pelatihan teknis
Sosialisasi
Melakukan pemeriksaan (audit & compliance)
7
3a. Alokasi Anggaran 2005
Total
• Pembinaan
• Pengaturan
• Pengawasan
: Rp. 39,63 M
: Rp. 34,18 M
: Rp. 2,80 M
: Rp 2,65 M
8
3b. Realisasi (Jan-Agst 2005)
Total
• Pembinaan
• Pengaturan
• Pengawasan
: 30,65%
: 28,12%
: 1,10%
: 1,43%
9
3c. Langkah-langkah Strategis utk Efisiensi
• Program kerja berdasarkan skala prioritas
• Pemantauan thdp pelaksanaan kegiatan
• Meningkatkan koordinasi dgn instansi/unit
terkait
10
4a. Program Bappebti
• Penguatan, pengembangan, pemantapan
kelembagaan
• Pengamanan kebijakan perdagangan
• Pemberdayaan masyarakat
• Pengembangan SDM
11
4b. Program Prioritas 2006
Melanjutkan program 2005 dgn memprioritaskan:
• Persiapan integrasi PBK dalam OJK
• Persiapan pembentukan lembaga distribusi
nasional
12
5a. Pelaksanaan Kegiatan PBK
• Keppres No. 12/1999, No. 73/2000, No.
114/2001
komoditi
yang
dapat
diperdagangkan di Bursa meliputi 22 produk
• Komoditi yang banyak diminati adalah Olein
& Emas
13
5a. Volume Transaksi PBK (dlm lot)
45000
40000
35000
LOT
30000
COFFEE
25000
CPO
20000
OLEIN
15000
GOLD
10000
5000
0
2000
2001
2002
2003
2004
2005
VOL TRANSACTION
COMMODITY
COFFEE
CPO
OLEIN
GOLD
TOTAL
*) until May 2005
YEAR
2000
91
183
2001
29
6
15663
274
15698
2002
2003
2004
2005 *)
15921
44753
60674
13099
22255
35354
8758
7694
16452
6556
1646
8202
14
5b. Trend Harga Olein Th. 2004 & 2005
B.1 Tren Harga Olein Tahun 2004 dan tahun 2005
Lampiran - 1
DATA HARGA OLEIN TAHUN 2004 dan 2005 DI PASAR BERJANGKA JAKARTA DAN
HARGA SPOT ROTTERDAM DAN JAKARTA
Rp./Kg
6,000
BBJ 2005
5,000
spot
Rotterdam
2005
spot Jakarta
2005
4,000
BBJ 2004
3,000
2,000
spot
Rotterdam
2004
1,000
spot Jakarta
2004
JANUARI
PEBRUARI
MARET
APRIL
MEI
JUNI
JULI
AGUSTUS SEPTEMBER OKTOBER NOPEMBER DESEMBER
PERKEMBANGAN HARGA OLEIN TAHUN 2004 DAN TAHUN 2005 (S/D JULI 2005) DALAM Rp/Kg
KOTA / TAHUN
JANUARI PEBRUARI
MARET
APRIL
MEI
JUNI
JULI
AGUST
SEPT
OKT
NOP
DES
BBJ 2005
3,815
3,646
4,120
4,118
4100
4,094
4,215
-
-
-
-
-
spot Rotterdam 2005
3,509
3,405
3,783
3,863
3705
3,850
3,930
-
-
-
-
-
spot Jakarta 2005
3,798
3,716
4,174
4,186
4140
4,191
4,256
-
-
-
-
-
BBJ 2004
4,485
4,732
5,010
4,800
5,162
4,479
4,328
4,223
4,223
4,551
spot Rotterdam 2004
4,174
4,418
4,814
4,734
4,939
4,224
3,883
3,900
3,900
4,163
3,810
3,782
4,539
4,744
5,055
Sumber : LKBN Antara dan BBJ Jakarta (diolah Bappebti)
5,010
5,088
4,584
4,353
4,369
4,369
4,574
4,20215
4,018
spot Jakarta 2004
4163
4015
5c. Trend Harga Emas Th. 2004 & 2005
B.1 Trend Harga Emas Tahun 2004 dan 2005
DATA HARGA EMAS TAHUN 2004 dan 2005 DI PASAR BERJANGKA JAKARTA DAN
HARGA SPOT LONDON, NEW YORK DAN JAKARTA
Rp/Gram
140,000
Spot BBJ
2005
Spot London
2005
130,000
Spot New
York 2005
120,000
Spot Jakarta
2005
110,000
Spot BBJ
2004
100,000
Spot London
2004
Spot New
York 2004
90,000
Spot Jakarta
2004
80,000
Jan
Feb
mar
apr
mei
jun
jul
aug
sep
oct
nov
dec
PERKEMBANGAN HARGA EMAS DI BURSA BERJANGKA (BBJ), SPOT LONDON, JAKARTA, NEW YORK (TAHUN 2004 S/D JULI 2005) DALAM RUPIAH / GRAM
KOTA / TAHUN
Jan
Feb
Mar
Spot BBJ 2005
126,658
125,738
130,863
Spot London 2005
125,549
125,885
130,388
Spot New York 2005
125,618
126,115
130,661
Spot Jakarta 2005
125,620
125,536
130,513
Spot BBJ 2004
111,709
110,166
111,724
Spot London 2004
111,650
109,765
112,092
Spot New York 2004
112,146
109,758
112,159
Spot Jakarta 2004
111,827
109,910
112,076
Sumber : LKBN Antara dan BBJ diolah Bappebti
April
129,700
129,227
129,349
129,423
110,332
109,092
109,159
109,076
Mei
Juni
Juli
128,050
123,764
122,984
126,994
110,224
111,441
111,636
111,530
128,400
127,197
127,213
127,931
117,644
117,137
112,421
117,247
133,250
131,947
132,972
132,017
116,224
115,666
115,740
115,886
Agustus September
118,413
119,103
119,012
119,098
119,792
119,608
119,701
119,730
Oktober
122,667
123,058
123,351
122,974
Nopember Desember
126,409
127,168
127,276
127,112
131,347
131,222
131,598
131,606
16
6a. Praktek-praktek Pelanggaran di Bidang PBK
Malpraktek :
- Tidak mengindahkan “know your customers”
- Penyalahgunaan dokumen Perjanjian Amanat Nasabah
- Penempatan dana Nasabah tidak sesuai ketentuan
- Pengelolaan amanat Nasabah oleh pihak yang tidak berhak
Melakukan kegiatan PBK tanpa izin BAPPEBTI.
17
6b. Langkah Strategis Mecegah Pelanggaran
• Sosialisasi PBK
• Pertemuan berkala dengan pelaku pasar
• Menerbitkan SE untuk mengingatkan kembali
mengenai ketentuan yang berlaku
18
6c. Kebijakan Bappebti dlm
Melindungi Konsumen
• Dalam Perdagangan Berjangka tidak dikenal
istilah Insider Trading dan Assismetric Price
Information
• Bappebti melakukan sosialisasi kpd produsen,
petani, prosesor, eksportir maupun pabrikan
agar menggunakan sarana Lindung Nilai yg
telah disediakan di Bursa Berjangka melalui
transaksi kontrak berjangka
19
SEKIAN
TERIMA KASIH
20
Download