Cara Baru Nikmati Oat yang Sehat dan Nikmat

advertisement
Cara Baru Nikmati Oat yang
Sehat dan Nikmat
Kini, berbagai alternatif olahan makanan menyehatkan semakin
banyak digandrungi masyarakat, khususnya para pelaku hidup
sehat, salah satunya jenis makanan serealia seperti oat.
Meskipun oatmeal dikenal sarat gizi, ternyata tidak semua
orang bisa menikmatinya, karena rasanya hambar dan bertekstur
lembek ketika sudah diolah sehingga kurang menggugah selera.
Agar oatmeal dapat disantap dengan nikmat, kreasi mengolah
oatmeal terus dikembangkan, salah satunya dengan menyajikan
oatmeal dingin atau yang biasa disebut overnight oatmeal.
Di luar negeri, overnight oatmeal telah menjadi menu sehat
yang biasa dikonsumsi. Penyajiannya terbilang mudah dan
praktis. Bahan-bahan yang digunakan pun tidak membutuhkan
proses pengolahan ulang. Cukup dengan mencampurkan beberapa
bahan seperti yogurt, oat meal dan susu cair ke dalam mason
jar (toples mutlifungsi), kemudian didiamkan semalaman di
dalam lemari pendingin. Keesokan harinya, overnight oatmeal
bisa disantap sebagai menu sarapan menyehatkan.
Yang istimewa, dalam penyajian overnight oatmeal dapat pula
dibubuhkan potongan buah segar seperti pisang, strawberi,
mangga atau kurma di atasnya. Bisa juga ditambahkan biji Chia,
madu, atau selai kacang. Perpaduan dinginnya yogurt, susu dan
oatmeal bercampur dengan buah segar menawarkan sensasi makan
oatmeal yang berbeda.
Melihat komposisinya saja, sudah pasti overnight oatmeal
tinggi kandungan protein, kalsium dan serat. Ahli nutrisi
Meryana Adriani, S.KM, M.Kes, menjelaskan, overnight oatmeal
baik dikonsumsi oleh siapapun tak terkecuali bagi yang sedang
menjalankan diet. Overnight oat bisa menjadi pilihan sarapan
yang tinggi serat namun rendah lemak dan gula.
Makanan yang tinggi serat seperti oat diketahui mampu
menurunkan kadar kolesterol. Dari berbagai penelitian
menyebutkan, oatmeal terbukti dapat memberi rasa kenyang lebih
lama dibandingkan sumber makanan lain, bahkan kandungan lignan
pada oatmeal diketahui dapat membantu menyehatkan jantung.
Menurutnya, mencampurkan oat dengan susu dan yogurt lalu
menyimpannya ke dalam kulkas adalah cara aman untuk
mempertahankan nutrisi dan bakteri penting pada yogurt. Dengan
menyimpan di kulkas, mampu menghambat tumbuhnya bakteri yang
merugikan dan dapat merusak kandungan nutrisi yogurt.
“Yang pasti overnight oatmeal ini sarat gizi dan bikin kenyang
lebih lama. Mengenyangkan namun rendah kalori. Jika itu
dibiasakan sebagai daftar sarapan setiap hari, manfaatnya luar
biasa untuk tubuh, terutama untuk pencernaan. Karena oat dan
buah-buahan menenangkan pencernaan,” jelasnya.
Sementara itu, untuk menghindari masuknya kalori dan lemak
berlebihan, tentunya susu yang sebaiknya digunakan dalam
pembuatan overnight oatmeal adalah jenis susu skim rendah
lemak, susu nonfat atau susu alternatif dari olahan bijibijian, seperti susu kedelai atau almond. Meri pun berpesan
untuk mengurangi pemakaian pemanis gula atau sirup.
“Jika ingin menambah rasa manis, madu kurma atau madu lebah
adalah pilihan tepat sebagai sebagai pemanis yang
menyehatkan,” paparnya.
Biji Chia
Selain susu dan yogurt, salah satu bahan andalan yang biasa
digunakan dalam pembuatan segelas overnight oatmeal yang
nikmat adalah biji Chia. Apa itu?
Biji Chia adalah jenis biji-bijian yang berasal dari bunga
Chia (Salvia hispanica), bentuknya lonjong menyerupai biji
selasih dan apabila direndam dalam air teksturnya akan
menyerupai gel. Pemakaian biji Chia cukup digemari kalangan
pecinta hidup sehat masa kini. Biji-bijian ini kaya serat,
protein, lemak omega 3, dan antioksidan. Biji Chia juga
mengandung triptofan, yaitu jenis asam amino esensial yang
berfungsi mengatur nafsu makan dan mengontrol suasana hati.
Di luar negeri, biji Chia seed memang menjadi superfood
andalan untuk membuat overnight oat meal. Sayangnya, karena
biji Chia tidak tumbuh di Indonesia, maka untuk mendapatkannya
harus mengimpor dari luar negeri, dan tentu saja harganya
tidak murah.
Dalam penyajiannya, biji Chia dapat dicampurkan pada makanan
atau minuman. Biji Chia tidak beraroma dan memiliki
karakteristik rasa yang berbeda.
Biji Chia serumpun dengan sage (Salvia officinalis). Biji-biji
kecil dengan warna hitam, putih, coklat dan bau-abu tersebut
pernah menjadi makanan pokok dari suku Inca, Maya dan Aztec,
bersama dengan penduduk asli Amerika dari barat daya. “Chia”
adalah kata dari suku Maya yang berarti kekuatan.
Biji Chia diyakini memiliki kandungan gizi yang cukup
berlimpah. Mengkonsumsi Chia, dapat meningkatkan daya tahan
dan energi tubuh serta membantu menurunkan berat badan.
Biji Chia sangat populer untuk menurunkan berat badan.
Kandungan nutrisinya dapat membantu mencegah penyerapan kalori
ke dalam tubuh sehingga dapat memberi rasa kenyang lebih lama.
Hal itu dikarenakan biji Chia menyerap 10 kali air yang masuk
ke dalam tubuh, membentuk gel besar.
Bahkan, biji Chia mengandung omega 3 tertinggi dibandingkan
ikan salmon. Omega 3 merupakan lemak penting yang bersifat
anti-peradangan sehingga dapat mencegah radang sendi
(arthritis) dan penyakit jantung.
Manfaat lainnya, biji Chia juga aman dikonsumsi penderita
diabetes. Karena biji itu dapat memperlambat perubahan
karbohidrat menjadi gula sederhana. Sejumlah penelitian
menunjukkan, biji Chia dapat mengontrol gula darah. Para
ilmuwan percaya bahwa biji Chia memiliki manfaat besar bagi
penderita diabetes.
Sehat Tak Perlu Mahal
Menurut Meri, untuk bisa mengonsumsi makanan sehat tidak harus
terlalu import minded dan mengeluarkan biaya mahal. Meri
menyarankan sebaiknya memanfaatkan bahan lokal yang sebenarnya
juga tidak kalah bagus kualitas nutrisinya dengan bahan
makanan impor. Oleh karenanya, dalam pembuatan overnight
oatmeal, dapat memadukan potongan buah segar yang mudah
diperoleh di pasaran.
Menurutnya, sumber antioksidan tidak saja diperoleh dari biji
Chia. Kita bisa memanfaatkan buah-buahan lokal seperti buah
naga atau anggur. Buah-buahan tersebut bisa
melengkapi oatmeal yang sudah didinginkan.
disajikan
“Kandungan nutrisi pada biji Chia sebenarnnya bisa digantikan
dengan alternatif buah-buah lokal yang tinggi vitamin E dan
antioksidan. Tinggal pandai-pandainya kita berkreasi saja.
Karena sebenarnya untuk sehat tidak selalu harus ditempuh
dengan mengonsumsi
jelasnya. (fya/ind)
sumber
makanan
yang
terlalu
mahal,”
Download