Neurologi

advertisement
Fakultas Fisioterapi
Neurologi
Winona Boentoro
[email protected]
201266048
ABSTRAK
N
eurologi adalah cabang ilmu kedokteran yang menangani kasus yang berkaitan
dengan saraf. Orang-orang yang mendalami ilmu dibidang neurologi ini disebut
neurolog.
Para neurology menangani kelainan-kelainan yang terdapat pada system saraf baik itu system
saraf pusat maupun system saraf tepi.
Cara Kerja Sistem Saraf
Sistem Saraf Pusat
Pada sistem saraf ada bagian-bagian yang
Sistem saraf pusat (SSP) meliputi
disebut :
otak (bahasa Latin: 'ensephalon') dan
a. Reseptor : alat untuk menerima rangsang
sumsum tulang belakang (bahasa Latin:
biasanya berupa alat indra
'medulla spinalis'). Keduanya merupakan
b. Efektor : alat untuk menanggapi rangsang
organ yang sangat lunak, dengan fungsi
berupa otot dan kelenjar
yang
c. Sel Saraf Sensoris : serabut saraf yang
perlindungan.
sangat
penting
maka
perlu
membawa rangsang ke otak
d. Sel saraf Motorik : serabut saraf yang
Otak
membawa rangsang dari otak
Otak mempunyai lima bagian utama,
e. Sel Saraf Konektor : sel saraf motorik atau
yaitu: otak besar (serebrum), otak tengah
sel saraf satu dengan sel saraf lain.
Winona Boentoro[Type text]
Page 1
Fakultas Fisioterapi
(mesensefalon), otak
kecil
(serebelum),
bahasa. Di sekitar kedua area tersebut dalah
sumsum sambung (medulla oblongata), dan
bagian yang mengatur kegiatan psikologi
jembatan varol.
yang lebih tinggi. Misalnya bagian depan
merupakan pusat proses berfikir (yaitu

Otak besar (serebrum)
mengingat, analisis, berbicara, kreativitas)
Otak besar mempunyai fungsi dalam
pengaturan semua aktivitas mental, yaitu
yang
berkaitan
dengan
dan emosi. Pusat penglihatan terdapat di
bagian belakang.
kepandaian

Otak tengah (mesensefalon)
(intelegensi), ingatan (memori), kesadaran,
dan pertimbangan.
Otak tengah terletak di depan otak
Otak besar merupakan sumber dari
kecil dan jembatan varol. Di depan otak
semua kegiatan/gerakan sadar atau sesuai
tengah
dengan
juga
hipofisis yang mengatur kerja kelenjar-
beberapa gerakan refleks otak. Pada bagian
kelenjar endokrin. Bagian atas (dorsal) otak
korteks otak besar yang berwarna kelabu
tengah merupakan lobus optikus yang
terdapat bagian penerima rangsang (area
mengatur refleks mata seperti penyempitan
sensor) yang terletak di sebelah belakang
pupil mata, dan juga merupakan pusat
area motor yang berfungsi mengatur gerakan
pendengaran.
kehendak,
walaupun
ada
terdapat
talamus
dan
kelenjar
sadar atau merespon rangsangan. Selain itu
terdapat area asosiasi yang menghubungkan
area motor dan sensorik. Area ini berperan

Otak kecil (serebelum)
dalam proses belajar, menyimpan ingatan,
membuat kesimpulan, dan belajar berbagai
Winona Boentoro[Type text]
Page 2
Fakultas Fisioterapi
Serebelum mempunyai fungsi utama
Jembatan varol berisi serabut saraf
dalam koordinasi gerakan otot yang terjadi
yang menghubungkan otak kecil bagian kiri
secara sadar, keseimbangan, dan posisi
dan kanan, juga menghubungkan otak besar
tubuh. Bila ada rangsangan yang merugikan
dan sumsum tulang belakang.
atau berbahaya maka gerakan sadar yang
Medula Spinalis
normal tidak mungkin dilaksanakan.

Sumsum
sambung
Pada penampang melintang sumsum
(medulla
tulang
oblongata)
belakang
tampak
bagian
luar
berwarna putih, sedangkan bagian dalam
Sumsum
sambung
berfungsi
berbentuk kupu-kupu dan berwarna kelabu.
menghantar impuls yang datang dari medula
Pada penampang melintang sumsum tulang
spinalis menuju ke otak. Sumsum sambung
belakang ada bagian seperti sayap yang
juga
refleks
terbagi atas sayap atas disebut tanduk dorsal
fisiologi seperti detak jantung, tekanan
dan sayap bawah disebut tanduk ventral.
darah, volume dan kecepatan respirasi, gerak
Impuls sensori dari reseptor dihantar masuk
alat
ke sumsum tulang belakang melalui tanduk
memengaruhi
pencernaan,
dan
jembatan,
sekresi
kelenjar
pencernaan.
dorsal dan impuls motor keluar dari sumsum
Selain itu, sumsum sambung juga
tulang belakang melalui tanduk ventral
mengatur gerak refleks yang lain seperti
menuju efektor. Pada tanduk dorsal terdapat
bersin, batuk, dan berkedip.
badan
sel
saraf
penghubung
(asosiasi
konektor) yang akan menerima impuls dari

Jembatan varol (pons varoli)
sel
saraf
sensori
dan
akan
menghantarkannya ke saraf motor.
Winona Boentoro[Type text]
Page 3
Fakultas Fisioterapi
punggung, lima pasang saraf pinggang, lima
Sistem Saraf Tepi
pasang saraf pinggul, dan satu pasang saraf
saraf
ekor. Kemudian diantara beberapa saraf ada
perifer) pada dasarnya adalah lanjutan dari
yang menjadi satu ikatan atau gabungan
neuron yang bertugas membawa impuls
(pleksus) membentuk jaringan urat saraf.
saraf menuju ke dan dari sistem saraf pusat.
Ada tiga macam pleksus yang terbentuk,
Dilihat dari arah impuls yang membawanya,
yaitu:
Sistem
saraf
tepi
(sistem
sistem saraf tepi dibedakan menjadi dua,

yaitu sistem saraf aferen, yang membawa
dan diafragma.

pusat ke efektor.
Plexus
branchialis,
merupakan
gabungan urat saraf lengan atas yang
mempengaruhi bagian tangan.
Sistem saraf tepi yang disusun oleh 31
pasang saraf yang keluar dari sumsum
belakang
merupakan
mempengaruhi bagian leher, bahu
saraf pusat, dan sistem saraf eferen, yaitu
tulang
cervicalis,
gabungan urat saraf leher yang
impuls saraf dari reseptor menuju ke sistem
membawa impuls saraf dari sistem saraf
Plexus
merupakan
campuran

Plexus lumbo sakralis, merupakan
gabungan urat saraf punggung dan
berbagai saraf. Sistem saraf sumsum tulang
pinggang
belakang berasal dari arah dorsal, sehingga
bagian pinggul dan kaki.
sifatnya sensorik.
Berdasarkan
yang
fungsinya,
mempengaruhi
saraf
tepi
sumsum
dikelompokkan menjadi dua, yaitu saraf
tulang belakang dibedakan menjadi delapan
somatik (saraf sadar) dan saraf otonom
pasang saraf leher, duabelas pasang saraf
(saraf tidak sadar).
Berdasarkan
asalnya,
Winona Boentoro[Type text]
saraf
Page 4
Fakultas Fisioterapi
Saraf simpatik memiliki ganglion yang
Saraf somatik
terletak di sepanjang tulang punggung dan
Saraf somatik mengatur gerakan yang
menempel pada sumsum tulang belakang.
disadari, misalnya gerakan kepala, badan,
saraf simpatik memiliki serabut praganglion
dan anggota gerak. Neuron sensori didalam
yang pendek, sedangkan serabut pasca
saraf somatik mengirimkan informasi dari
ganglion panjang
kulit, otot rangka, dan tendon ke sistem saraf
pusat.
Neuron
motorik
didalam
saraf
Saraf parasimpatik
somatik mengirimkan perintah yang dibawa
Saraf
parasimpatik
memiliki
serabut
dari otak dan sumsum tulang belakang
praganglion
panjang
dan
serabut
menuju otot rangka.
pascaganglion
Saraf otonom
pendek.
Susunan
saraf
parasimpatetik berupa susunan saraf yang
berhubungan dengan ganglion –ganglion
Saraf otonom mengatur gerakan yang tidak
yang tersebar di seluruh tubuh. Fungsi
disadari, misalnya gerakan otot polos, otot
sistem
saraf parasimpatetik merupakan
jantung, dan kelenjar.
kebalikan dari fungsi sistem saraf simpatik.
Berdasarkan sifat kerjanya, saraf otonom
dibedakan dua, yaitu saraf simpatik dan
saraf parasimpatetik. Kedua saraf tersebut
bekerja pada efektor yang sama, namun
pengaruh kerjanya berlawanan, sehingga
keduanya bersifat antagonis.
Saraf simpatik
Winona Boentoro[Type text]
Page 5
Fakultas Fisioterapi
Winona Boentoro[Type text]
Page 6
Download