RPS IPK 335 - Keperawatan Jiwa

advertisement
RENCANA PEMBELAJARAN SEMESTER GANJIL 2015/2016
PROGRAM STUDI KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS ILMU-ILMU KESEHATAN
UNIVERSITAS ESA UNGGUL
Mata kuliah
Mata kuliah prasyarat
Dosen Pengampu
Alokasi Waktu
Capaian Pembelajaran
:
:
:
:
:
SESI
MATERI
PEMBELAJARAN
1
KEMAMPUAN
AKHIR
Mahasiswa mampu
menganalisis konsep
dasar keperawatan jiwa
Keperawatan Jiwa
Ns. Diah Sukaesti, M. Kep, Sp. Kep J
Tatap muka 14 x 100 menit, Praktikum 14 x100 menit
Kode MK
Bobot MK
Kode Dosen
:
:
:
IPK 335
3 sks
7204
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran keperawatan jiwa, bila diberi kasus, mahasiswa mampu :
1. Menganalisis sejarah keperawatan jiwa dan Trend serta isu dalam keperawatan jiwa global.
2. Menganalisis Konseptual model dalam keperawatan jiwa termasuk prevensi primer, sekunder
Dan tertier.
3. Menganalisis proses terjadinya gangguan jiwa dalam perspektif keperawatan jiwa
4. Menganalisis peran dan fungsi perawat jiwa dan kolaborasi interdisiplin dalam kesehatan dan
Keperawatan jiwa.
5. Menerapkan proses keperawatan jiwa, prinsip-prinsip legal etis dan lintas budaya dalam
dalam asuhan keperawatan keperawatan jiwa
6. Menganalisa pelayanan keperawatan jiwa pada situasi bencana
7. Melakukan simulasi askep Sehat Jiwa sepanjang rentang kehidupan: ibu hamil, bayi, todler,
Pra sekolah, usia sekolah, remaja, dewasa, lansia
Menganalisis
konsep dasar
keperawatan jiwa
BENTUK
PEMBELAJARAN
1. Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2. Metoda
contextual
instruction
SUMBER
PEMBELAJARAN
1. Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts of
Care in Evidence-Based Practice.
Sixth Edition. Philadelphia. F.A
Davis Company
INDIKATOR
PENILAIAN
Menguraikan dan
menganalisis
pengertian konsep
dasar keperawatan
jiwa
2
Menganalisis
sejarah
Keperawatan jiwa
& Trend
dan issue
keperawatan jiwa
1.Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1. Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Mahasiswa mampu
menganalis masalah
masalah kesehatan Jiwa
antara lain bipolar,
skizoprenia dan
psikotik akut
Menganalisis
masalah-masalah
kesehatan jiwa
1.Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1. Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
SESI
KEMAMPUAN
AKHIR
MATERI
PEMBELAJARAN
SUMBER
PEMBELAJARAN
4
Mahasiswa mampu
menganalisa pelayanan
pada tatanan
keperawatan jiwa dan
pada situasi bencana
Menganalisa
pelayanan
keperawatan jiwa
pada situasi
bencana
BENTUK
PEMBELAJARAN
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
3
Mahasiswa mampu
menganalis sejarah
keperawatan jiwa serta
trend dan issue
keperawatan jiwa
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts
of Care in Evidence-Based
Practice. Sixth
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts
of Care in Evidence-Based
Practice. Sixth
Mahasiswa mampu
menguraikan sejarah
keperawatan jiwa
serta trend dan issue
keperawatan jiwa
Mahasiswa mampu
menguraikan
masalah - masalah
kesehatan jiwa
antara lain bipolar,
skizoprenia dan
psikotik akut
INDIKATOR
PENILAIAN
1. Stuart, G. W. (2013). Principles Mahasiswa mampu
and Practice of Psychiatric menguraikan
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby, pelayanan
Inc.
keperawatan jwa
Mahasiswa mampu
2. Townsend. (2009). Psychiatric menguraikan
Mental Health Nursing Concepts
pelaynanan
of Care in Evidence-Based
keperawatan jiwa
Practice. Sixth
dalam kondisi
bencana
5
6
7
Mahasiswa mampu
menganalisa dan
menerapkan proses
keperawatan jiwa,
prinsip-prinsip legal etis
dan lintas budaya dalam
asuhan keperawatan
jiwa
Menerapkan
proses
keperawatan jiwa,
prinsip-prinsip
legal etis dan
lintas budaya
dalam asuhan
keperawatan jiwa
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1. Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Mahasiswa mampu
melakukan simulasi
askep Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi, todler,
prasekolah, usia
sekolah, remaja,
dewasa, lansia
Melakukan
simulasi askep
Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi,
todler,
prasekolah, usia
sekolah, remaja,
dewasa, lansia
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1. Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Mahasiswa mampu
Melakukan simulasi
asuhan keperawatan
klien dengan gangguan
konsep diri
Asuhan
keperawatan klien
dengan gangguan
konsep diri
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
.1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts
of Care in Evidence-Based
Practice. Sixth
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts
of Care in Evidence-Based
Practice. Sixth
3. .Keliat, B. A., & Akemat.
(2010).Management kasus
gangguan jiwa Jakarta: Penerbit
Buku Kedokteran EGC
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts
Mahasiswa mampu
menguraikan dan
menerapkan proses
keperawatan jiwa,
prinsip-prinsip legal
etis dan lintas
budaya dalam
asuhan keperawatan
jiwa
Mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian simulasi
askep Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi, todler,
prasekolah, usia
sekolah, remaja,
dewasa, lansia
Mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian harga diri
rendah, faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
of Care in Evidence-Based
Practice. Sixth
8
Mahasiswa mampu
menganalisis dan
melakukan simulasi
asuhan keperawatan
klien dengan
Kecemasan dan
kehilangan
Asuhan
keperawatan klien
dengan
Kecemasan dan
kehilangan
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts of
Care in Evidence-Based Practice.
Sixth
3. .Keliat, B. A., & Akemat.
(2010).Management kasus
gangguan jiwa Jakarta: Penerbit
Buku Kedokteran EGC
9
Mahasiswa mampu
menganalisis asuhan
keperawatan klien
dengan
ketidakberdayaan dan
keputusasan
Asuhan
keperawatan klien
dengan
ketidakberdayaan
dan keputusasan
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien dengan
harga diri rendah
Mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian
kecemasan dan
kehilangan , faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien kecemasan
dan kehilangan
mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian diagnosa
keperawatan
ketidakberdayaan dan
2. Townsend. (2009). Psychiatric keputusasaan , faktor
Mental Health Nursing Concepts predisposisi, faktor
of Care in Evidence-Based
presipitasi,
Practice. Sixth
mekanisme koping,
pohon masalah dan
3. .Keliat, B. A., & Akemat.
mampu melakukan
(2010).Management kasus
asuhan keperawatan
gangguan jiwa Jakarta: Penerbit
pada klien
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Buku Kedokteran EGC
10
11
Mahasiswa
mampu Asuhan Keperamenganalisis
dan watan klien
melakukan pengkajian dengan waham
dan mendiskusikan ;
Laporan
pendahulan
dan strategi komunikasi
Pengertian
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Mahasiswa mampu
menganalisis dan
melakukan Asuhan
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Keperawatan klien
dengan Perilaku
kekerasan dan Resiko
Perilaku kekerasan
Asuhan Keperawatan klien
dengan Perilaku
kekerasan dan
Resiko Perilaku
kekerasan
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts of
Care in Evidence-Based Practice.
Sixth
3.Keliat, B. A., & Akemat.
(2010). Model Praktik
Keperawatan Profesional Jiwa.
Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC
ketidakberdayaan dan
keputusasaan
mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian diagnosa
keperawatan pada
klien waham , faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien dengan
waham
Mahasiswa mampu
menguraikan askep
pada klien dengan
perilaku kekerasan
dan resiko perilaku
2. Townsend. (2009). Psychiatric
kekerasan penkajian
Mental Health Nursing Concepts of dan mendiskusikan ;
Care in Evidence-Based Practice.
Laporan pendahulan
Sixth
dan
strategi
komunikasi
3.Keliat, B. A., & Akemat.
Pengertian,
faktor
(2010). Model Praktik
predisposisi,
faktor
Keperawatan Profesional Jiwa.
presipitasi,
Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC
12
13
Mahasiswa mampu
menganalisis dan
melakukan asuhan
keperawatan pada klien
dengan halusinasi
Asuhan Keperawatan klien
dengan Halusinasi
Mahasiswa mampu
menganalisis asuhan
keperawatan pada
klien dengan resiko
bunuh diri dan isolasi
sosial
Asuhan Keperawatan klien
dengan Resiko
bunuh diri dan
Isolasi sosial
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts of
Care in Evidence-Based Practice.
Sixth
3.Keliat, B. A., & Akemat.
(2010). Model Praktik
Keperawatan Profesional Jiwa.
Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Mental Health Nursing Concepts of
Care in Evidence-Based Practice.
Sixth
3.Keliat, B. A., & Akemat.
mekanisme koping,
analisa data pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumentasian
Mahasiswa mampu
Mengkaji
dan
mendiskusikan ;
Laporan pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
analisa data pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumentasian
Laboratoriun :
pengkajian strategi
Komunikasi
Mahasiswa mampu
Mengkaji
dan
mendiskusikan ;
Laporan pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
analisa data pohon
(2010). Model Praktik
Keperawatan Profesional Jiwa.
Jakarta: Penerbit Buku
Kedokteran EGC
14
Mahasiswa mampu
menganalisis terapi
modalitas
Melakukan Terapi
modalitas
1..Media : kelas,
komputer, LCD,
whiteboard, web
2.Metoda contextual
instruction
3. Praktikum
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumentasian
Laboratoriun :
pengkajian strategi
Komunikasi
1.Stuart, G. W. (2013). Principles
and Practice of Psychiatric
Nursing (9 ed.). Missouri: Mosby,
Inc.
Mahasiswa mampu
mendiskusikan dan
melakukan
terapi
modalitas yang tepat
di berikan :
2. Townsend. (2009). Psychiatric
Stimulasi sensori
Mental Health Nursing Concepts of Stimlasi persespsi
Care in Evidence-Based Practice.
Sosilisasi
Sixth
Defist perawatan
diri
3. Keliat, B.A & Akemat (2012)
Keperawatan
Jiwa,Terapi Aktivitas
Kelompok. Jakarta: EGC
Jakarta, Januari 2017
Mengetahui,
Ketua Program Studi,
Dosen Pengampu,
DR.Widaningsih
Ns. Diah Sukaesti, M. Kep,Sp.Kep.J
EVALUASI PEMBELAJARAN
SESI
PROSEDUR
Pre test
dan post
test
BENTUK
Test
tulis
(UTS)
SEKOR > 77
( A / A-)
Menguraikan dan
menganalisis
pengertian konsep
dasar keperawatan
jiwa dengan benar
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
Menguraikan dan
menganalisis
pengertian
konsep
dasar
keperawatan jiwa
dengan benar
SEKOR > 60
(C / C+ )
Menguraikan
pengertian
konsep dasar
keperawatan
jiwa dengan
benar
SEKOR > 45
(D)
Menguraikan
pengertian
konsep dasar
keperawatan
jiwa kurang
tetap
SEKOR < 45
(E)
Tidak
pengertian
konsep dasar
keperawatan
jiwa
BOBOT
2
Pre test
dan post
test
Test
tulis
(UTS)
Mahasiswa mampu
menguraikan sejarah
keperawatan jiwa
serta trend dan issue
keperawatan jiwa
dengan benar dan
jelas
Mahasiswa
mampu
menguraikan
sejarah
keperawatan jiwa
serta trend dan
issue
keperawatan jiwa
dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
sejarah
keperawatan
jiwa dengan
benar
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
sejarah
keperawatan
jiwa serta
trend dan
issue
keperawatan
jiwa
5%
3
Pre test
dan post
test
Test
tulis
(UTS)
Mahasiswa mampu
menguraikan
masalah - masalah
kesehatan jiwa
antara lain bipolar,
skizoprenia dan
psikotik akut dengan
benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
masalah masalah
kesehatan jiwa
antara lain
bipolar,
skizoprenia
Mahasiswa
mampu
menguraikan
masalah masalah
kesehatan
jiwa antara
lain
skizoprenia
Mahasiswa
mampu
menguraikan
sejarah
keperawatan
jiwa serta
trend dan
issue
keperawatan
jiwa kurang
tetap
Mahasiswa
mampu
menguraikan
masalah masalah
kesehatan jiwa
antara lain
bipolar,
skizoprenia
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
masalah masalah
kesehatan jiwa
antara lain
bipolar,
skizoprenia
5%
1
5%
SESI
PROSEDUR
BENTUK
SEKOR > 77
( A / A-)
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
dengan benar
SEKOR > 60
(C / C+ )
dengan
benar
4
Pre test
dan post
test
Test
tulis
(UTS)
Mahasiswa mampu
menguraikan
pelayanan
keperawatan jwa dan
pelayanan
keperawatan jiwa
dalam kondisi
bencana dengan
benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pelayanan
keperawatan jwa
dan pelayananan
keperawatan jiwa
dalam kondisi
bencana dengan
benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pelayanan
keperawatan
jwa
dengan
benar
5
Pre test
dan post
test
Test
tulis
(UTS)
Mahasiswa mampu
menguraikan dan
menerapkan proses
keperawatan jiwa,
prinsip-prinsip legal
etis dan lintas
budaya dalam
asuhan keperawatan
jiwa dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan dan
menerapkan
proses
keperawatan jiwa,
prinsip-prinsip
legal etis dalam
asuhan
keperawatan jiwa
dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
dan
menerapkan
proses
keperawatan
jiwa, dalam
asuhan
keperawatan
jiwa dengan
benar
SEKOR > 45
(D)
dan psikotik
akut dengan
tidak tetap
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pelayanan
keperawatan
jwa dan
pelayanan
keperawatan
jiwa dalam
kondisi
bencana
dengan tidak
tetap
SEKOR < 45
(E)
dan psikotik
akut
BOBOT
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
pelayanan
keperawatan
jwa dan
pelayanan
keperawatan
jiwa dalam
kondisi
bencana
10 %
Mahasiswa
mampu
menguraikan
dan
menerapkan
proses
keperawatan
jiwa, prinsipprinsip legal
etis dan lintas
budaya dalam
asuhan
keperawatan
jiwa dengan
tidak tetap
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
dan
menerapkan
proses
keperawatan
jiwa, prinsipprinsip legal
etis dan lintas
budaya dalam
asuhan
keperawatan
jiwa
5%
SESI
PROSEDUR
BENTUK
SEKOR > 77
( A / A-)
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
SEKOR > 60
(C / C+ )
SEKOR > 45
(D)
SEKOR < 45
(E)
BOBOT
6
Pre test
dan post
test
Test
tulis
(UTS)
Mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian simulasi
askep Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi, todler,
prasekolah, usia
sekolah, remaja,
dewasa, lansia
dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
simulasi askep
Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi,
todler,
prasekolah, usia
sekolah, remaja,
dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
simulasi
askep Sehat
Jiwa ibu
hamil, bayi,
todler,
prasekolah,
usia sekolah,
, dengan
benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
simulasi askep
Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi,
todler,
prasekolah,
usia sekolah,
remaja,
dewasa, lansia
dengan tidak
tetap
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
pengertian
simulasi askep
Sehat Jiwa ibu
hamil, bayi,
todler,
prasekolah,
usia sekolah,
remaja,
dewasa, lansia
10 %
7
Pre test
dan post
test dan
demostrasi
Test
tulis
(UTS)
Mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian harga diri
rendah, faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien dengan
harga diri rendah
dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian harga
diri rendah, faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
maslah pada klien
dengan harga diri
rendah dengan
benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
harga diri
rendah,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pada
klien dengan
harga diri
rendah
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
harga diri
rendah, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
pengertian
harga diri
rendah, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
10 %
SESI
PROSEDUR
BENTUK
SEKOR > 77
( A / A-)
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
SEKOR > 60
(C / C+ )
dengan
benar
8
Pre test
dan post
test dan
demostrasi
Test
tulis
(UAS)
Mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian
kecemasan dan
kehilangan , faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien
kecemasan dan
kehilangan dengan
benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
kecemasan dan
kehilangan ,
faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah pada
klien kecemasan
dan kehilangan
dengan benar
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
kecemasan
dan
kehilangan ,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pada
klien
kecemasan
dan
kehilangan
dengan
benar
9
Pre test
dan post
Test
tulis
mahasiswa mampu
menguraikan
mahasiswa
mampu
mahasiswa
mampu
SEKOR > 45
(D)
keperawatan
pada klien
dengan harga
diri rendah
dengan tidak
tetap
Mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
kecemasan
dan kehilangan
, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
keperawatan
pada klien
kecemasan
dan kehilangan
dengan tidak
tetap
mahasiswa
mampu
SEKOR < 45
(E)
keperawatan
pada klien
dengan harga
diri rendah
BOBOT
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
pengertian
kecemasan
dan kehilangan
, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
keperawatan
pada klien
kecemasan
dan kehilangan
dengan benar
10 %
mahasiswa
tidak mampu
10 %
SESI
PROSEDUR
test dan
demostrai
BENTUK
(UAS)
SEKOR > 77
( A / A-)
pengertian diagnosa
keperawatan
ketidakberdayaan
dan keputusasaan ,
faktor predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme koping,
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien
ketidakberdayaan
dan keputusasaan
dengan benar
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
ketidakberdayaan
dan keputusasaan
, faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah pada
klien
ketidakberdayaan
dan keputusasaan
dengan benar
SEKOR > 60
(C / C+ )
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
ketidakberda
yaan dan
keputusasaan
, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pada
klien
ketidakberda
yaan dan
keputusasaan
dengan
benar
10
Pre test
dan post
test
Test
tulis
(UAS)
mahasiswa mampu
menguraikan
pengertian diagnosa
keperawatan pada
klien waham , faktor
predisposisi, faktor
mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
SEKOR > 45
(D)
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
ketidakberdaya
an dan
keputusasaan
, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
keperawatan
pada klien
ketidakberdaya
an dan
keputusasaan
dengan tidak
tetap
mahasiswa
mampu
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
SEKOR < 45
(E)
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
ketidakberdaya
an dan
keputusasaan
, faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
keperawatan
pada klien
ketidakberdaya
an dan
keputusasaan
mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
pengertian
diagnosa
keperawatan
BOBOT
5%
SESI
11
PROSEDUR
Pre test
dan post
test
BENTUK
SEKOR > 77
( A / A-)
presipitasi,
mekanisme koping,
pohon masalah dan
mampu melakukan
asuhan keperawatan
pada klien dengan
waham dengan
benar
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
pada klien waham
, faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu pada
klien dengan
waham dengan
benar
SEKOR > 60
(C / C+ )
pada klien
waham ,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pada
klien dengan
waham
dengan
benar
SEKOR > 45
(D)
pada klien
waham , faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
keperawatan
pada klien
dengan
waham
dengan tidak
tetap
SEKOR < 45
(E)
pada klien
waham , faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, pohon
masalah dan
mampu
melakukan
asuhan
keperawatan
pada klien
dengan
waham
BOBOT
Test
tulis
(UAS)
Mahasiswa mampu
menguraikan askep
pada klien dengan
perilaku kekerasan
dan resiko perilaku
kekerasan penkajian
dan mendiskusikan ;
Laporan pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian, faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
Mahasiswa
mampu
menguraikan
askep pada klien
dengan perilaku
kekerasan
dan
resiko
perilaku
kekerasan
penkajian
dan
mendiskusikan ;
Laporan
pendahulan dan
strategi
komunikasi
Mahasiswa
mampu
menguraikan
askep pada
klien dengan
perilaku
kekerasan
dan
resiko
perilaku
kekerasan
penkajian dan
mendiskusika
n;
Laporan
Mahasiswa
mampu
menguraikan
askep
pada
klien dengan
perilaku
kekerasan dan
resiko perilaku
kekerasan
penkajian dan
mendiskusikan
;
Laporan
pendahulan
Mahasiswa
tidak mampu
menguraikan
askep
pada
klien dengan
perilaku
kekerasan dan
resiko perilaku
kekerasan
penkajian dan
mendiskusikan
;
Laporan
pendahulan
5%
SESI
12
PROSEDUR
Pre test
dan post
test
BENTUK
Test
tulis
(UAS)
SEKOR > 77
( A / A-)
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
SEKOR > 60
(C / C+ )
SEKOR > 45
(D)
SEKOR < 45
(E)
analisa data pohon
masalah, strategi
komunikasi dan
pendokumentasian
dengan benar
Pengertian, faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
koping, analisa
data pohon
masalah, dengan
benar
pendahulan
dan strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping,
analisa data
dengan benar
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, analisa
data pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumenta
sian
Mahasiswa mampu
melakukan
askep
pada klien dengan
halusinasi Mengkaji
dan mendiskusikan ;
Laporan pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
analisa data pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
Mahasiswa
mampu
melakukan askep
pada klien dengan
halusinasi
Mengkaji
dan
mendiskusikan ;
Laporan
pendahulan dan
strategi
komunikasi
Pengertian, faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
Mahasiswa
mampu
melakukan
askep pada
klien dengan
halusinasi
Mengkaji dan
mendiskusika
n;
Laporan
pendahulan
dan strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, analisa
data pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumenta
sian dengan
tidak tetap
Mahasiswa
mampu
melakukan
askep
pada
klien dengan
halusinasi
Mengkaji dan
mendiskusikan
;
Laporan
pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
Mahasiswa
tidak mampu
melakukan
askep
pada
klien dengan
halusinasi
Mengkaji dan
mendiskusikan
;
Laporan
pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
BOBOT
5%
SESI
PROSEDUR
BENTUK
SEKOR > 77
( A / A-)
pendokumentasian
dengan benar
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
SEKOR > 60
(C / C+ )
koping,
analisa predisposisi,
data
pohon faktor
masalah, dengan presipitasi,
mekanisme
benar
koping, ,
dengan
benar
13
Pre test
dan post
test ,
demostrasi
dan post
test
Test
tulis
(UAS)
Mahasiswa mampu
melakukan
askep
pada klien dengan
bunuh
diri
dan
isolasi
sosial
Mengkaji
dan
mendiskusikan ;
Laporan pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi, faktor
presipitasi,
mekanisme koping,
analisa data pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumentasian
dengan benar
Mahasiswa
mampu
melakukan askep
pada klien dengan
bunuh diri dan
isolasi
sosia;Mengkaji
dan
mendiskusikan ;
Laporan
pendahulan dan
strategi
komunikasi
Pengertian, faktor
predisposisi,
faktor presipitasi,
mekanisme
koping,
analisa
data
pohon
Mahasiswa
mampu
melakukan
askep pada
klien dengan
bunuh
diri
dan
isolasi
sosiaMengkaj
i
dan
mendiskusika
n;
Laporan
pendahulan
dan strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi,
faktor
SEKOR > 45
(D)
SEKOR < 45
(E)
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, analisa
data
pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumenta
sian
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
koping, analisa
data
pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumenta
sian
Tidak tetap
dengan benar
Mahasiswa
mampu
melakukan
askep
pada
klien dengan
resiko bunuh
diri dan isolasi
sosial
Mengkaji dan
mendiskusikan
;
Laporan
pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi,
faktor
Mahasiswa
tidak mampu
Mengkaji dan
mendiskusikan
askep
pada
klien dengan
resiko bunuh
diri dan isolasi
sosia ;
Laporan
pendahulan
dan
strategi
komunikasi
Pengertian,
faktor
predisposisi,
faktor
presipitasi,
mekanisme
BOBOT
10 %
SESI
14
PROSEDUR
Pre test
demostrasi
dan post
test
BENTUK
Test
tulis
(UAS)
SEKOR > 77
( A / A-)
Mahasiswa mampu
mendiskusikan dan
melakukan
terapi
modalitas yang tepat
di berikan :
Stimulasi sensori
Stimulasi persespsi
Sosilisasi
Defist perawatan
diri dengan benar
SEKOR > 65
(B- / B / B+ )
SEKOR > 60
(C / C+ )
SEKOR > 45
(D)
SEKOR < 45
(E)
masalah, dengan presipitasi,
benar
mekanisme
koping,
dengan benar
presipitasi,
mekanisme
koping,
dengantidak
tetap
koping, analisa
data
pohon
masalah,
strategi
komunikasi
dan
pendokumenta
sian
dengan
benar
Mahasiswa
mampu
mendiskusikan
dan
melakukan
terapi modalitas
yang tepat di
berikan :
Stimulasi sensori
Stimulasi
persespsi
Sosilisasi
dengan benar
Mahasiswa
mampu
mendiskusikan
dan melakukan
terapi
modalitas yang
tepat
di
berikan :
Stimulasi
sensori dengan
kurang tepat
Mahasiswa
tidak mampu
mendiskusikan
dan melakukan
terapi
modalitas yang
tepat
di
berikan :
Stimulasi
sensori
Mahasiswa
mampu
mendiskusika
n
dan
melakukan
terapi
modalitas
yang tepat di
berikan :
Stimulasi
sensori
dengan benar
Jakarta, Januari 2017
Mengetahui,
Ketua Program Studi,
Dosen Pengampu,
DR.Widaningsih
Ns. Diah Sukaesti, M. Kep,Sp.Kep.J
BOBOT
5%
Download