perjanjian internasional dalam hukum di indonesia

advertisement
PERJANJIAN INTERNASIONAL
DALAM HUKUM DI INDONESIA
Sebelum Amandemen UUD 1945





Praktek Pembuatan dan ratifikasi PI di Indonesia
Sebelum Amandemen UUD 1945
Dasar hukum: Ps. 11 UUD 1945
Surat Presiden RI No. 2826/HK/1960: perjanjian yang
penting dibuat oleh Presiden harus persetujuan DPR,
yang tidak penting hanya untuk diketahui oleh DPR
setelah disahkan oelh Presiden.
Dalam praktek: politik, hukum, ekonomi dibuat dlm
bentuk perjanjian (disahkan dg UU) ex; Perjanjian RIArab Saudi, UU 9/71, RI dengan Siangapura: 7/1973
sdg ekonomi, keuangan dan pinjaman dibuat dg
persetujuan saja (disahkan dg Keppres)
Setelah Amandemen UUD 1945
1. Dasar
Hukum : UU Nomor 24 Tahun 2000
tentang Perjanjian Internasional
2. Pengertian PI (ps.1)
3. Harus Persetujuan DPR:
a.Masalah politik, perdaimaian,
pertahanan,keamanan negara
b.Perubahan wilayah dan penetapan batas wilayah
c.Keadulatan atau hak berdaulat
d.HAM
e.Pembentukan kaidah hkm baru
f. Pinjaman Luar negeri
CONTOH-2 PERJANJIAN INTERNASIONAL
YANG TELAH DI RATIFIKASI :
Focus 2001 - Rights of Women and Children;
 Focus 2002 - Sustainable Development
 Focus 2003 - Treaties Against Transnational
Organized Crime and Terrorism;
 Focus 2004 – Protection of Civilians;
 Focus 2005 – Responding to Global
Challenges (Liberia undertook 83 treaty
actions).

Download