3. Ilmu-ilmu Bioteknologi Mikrobiologi Biologi Sel

advertisement
BIOTEKNOLOGI
Oleh
An Nisa Febrianti
Apa aja sih
materi yang
dipelajari di
Bioteknologi
???
Pernahkah
kamu
melihat
cara
pembuatan kecap? Pernahkah pula kamu
membayangkan
bagaimana
petani
bercocok
tanam
tanpa
menggunakan
tanah sebagai tempat menanam tanaman?
Tentu kalian pernah mendengar atau
membaca tentang tanaman atau makanan
hasil rekayasa genetika.Tempe, tapai,
kecap, vaksin, tanaman dan makanan
hasil rekayasa genetika merupakan
hasil dari bioteknologi.


Bioteknologi berasal dari istilah latin yaitu bio
(hidup), teknos (teknologi = penerapan), dan logos
(ilmu), yang secara harfiah berarti ilmu yang
menerapkan prinsip-prinsip biologi.
Bioteknologi didefinisikan sebagai proses-proses
biologi oleh organisme yang dimanfaatkan oleh dan
untuk kepentingan manusia. Bioteknologi bukan
teknologi yang mampu menghidupkan bendabenda mati atau menciptakan makhluk hidup.
Mikrobiologi
Biologi
Genetika
Biokimia
Sel
Mikrobiologi merupakan ilmu yang
mempelajari mikroorganisme. Contoh
pemanfaatan dalam bidang industri
yaitu
pembuatan yoghurt dengan
menggunakan bakteri Lactobacillus.
Bukan hanya itu, hasil pemanfaatan
dengan menggunakan mikroorganisme
yaitu pada pembuatan tempe, kecap,
oncom, tapai ketan , dll.
Biologi sel (juga disebut sitologi,
dari bahasa Yunani kytos, "wadah")
adalah ilmu yang mempelajari sel. Hal
yang dipelajari dalam biologi sel
mencakup sifat-sifat fisiologis sel
seperti struktur dan organel yang
terdapat di dalam sel, lingkungan dan
antaraksi
sel,
daur
hidup
sel,pembelahan sel dan fungsi sel
(fisiologi), hingga kematian sel.
Pada sel tumbuhan mempunyai kemampuan untuk
tumbuh menjadi tanaman yang sempurna bila
diletakkan dalam lingkungan yag sesuai.
Kemampuan semacam ini dinamakan totipotensi.
Totipotensi dikembangkan sebagai dasar dalam
pengembangan tumbuhan secara in vitro atau
kultur jaringan. Contohnya pada tanaman anggrek,
tembakau, karet, dan coklat.


Genetika merupakan cabang biologi yang
mempelajari pewarisan sifat-sifat genetik
makhluk hidup dari satu generasi ke
generasi berikutnya.
Genetika berusaha menjelaskan:
• material pembawa informasi untuk
diwariskan (bahan genetik),
• bagaimana informasi itu diekspresikan
(ekspresi genetik), dan
• bagaimana informasi itu dipindahkan dari
satu individu ke individu yang lain
(pewarisan genetik)
Insulin manusia yang
diproduksi oleh
bakteri E. coli
Biokimia merupakan cabang ilmu kimia yang
mempelajari makhluk hidup dari aspek kimia.
Para ahli bioteknologi memperlakukan makhluk
hidup sebagai bahan kimia yang dapat dipadukan
dan direkayasa.
Tradisional
Modern
Teknologi ini melibatkan pembuatan suatu
produk
yang
umum
dihasilkan
oleh
mikroorganisme. Pada proses bioteknologi ini,
manusia hanya memodifikasi prosesnya, dan
mikroorganisme nya, sehingga dalam suatu industri
dapat diperoleh produk dalam jumlah besar.
Bioteknologi ini memanfaatkan mikroorganisme
untuk memproduksi alkohol, asam asetat, gula,
atau bahan makanan.







Bidang Pangan
Kecap
Tapai ketan
Tempe
Bidang Pertanian
Hidroponik
Aeroponik


Bidang Peternakan
Bidang Kesehatan dan
Pengobatan
Dalam
pembuatan
kecap,
jamur,
Aspergillus
oryzae
dibiakkan
pada
kulit gandum terlebih dahulu. Jamur
Aspergillus oryzae bersama-sama dengan
bakteri asam laktat yang tumbuh pada
kedelai
yang
telah
dimasak
menghancurkan campuran gandum. Setelah
proses
fermentasi
karbohidrat
berlangsung cukup lama akhirnya akan
dihasilkan produk kecap.
Tape dibuat dari bahan dasar ketela
pohon
dengan
menggunakan
sel-sel
ragi. Ragi menghasilkan enzim yang
dapat mengubah zat tepung menjadi
produk yang berupa gula dan alkohol.
Masyarakat kita membuat tape tersebut
berdasarkan pengalaman.
Tempe merupakan makanan yang mengandung
nilai gizi yang sangat baik. Karena
memiliki manfaat yang banyak untuk tubuh
kita.
Untuk
membuat
tempe,
selain
diperlukan bahan dasar kedelai juga
diperlukan ragi. Ragi merupakan kumpulan
spora mikroorganisme, dalam hal ini
kapang
Hidroponik berasal dari kata bahasa
Yunani hydro yang berarti air dan ponos
yang berarti bekerja. Jadi, hidroponik
artinya pengerjaan air atau bekerja
dengan air. Dalam praktiknya hidroponik
dilakukan
dengan
berbagai
metode,
tergantung media yang digunakan.



Adapun metode yang digunakan ialah :
metode kultur air (menggunakan media
air)
metode
kultur
pasir
(menggunakan
media pasir)
metode
porus
(menggunakan
media
kerikil, pecahan batu bata, dan lainlain)
Metode yang tergolong berhasil dan
mudah diterapkan adalah metode pasir.
Aeroponik berasal dari kata aero yang
berarti udara dan ponos yang berarti
daya.
Jadi,
aeroponik
adalah
pemberdayaan
udara.
Sebenarnya
aeroponik merupakan tipe hidroponik
(memberdayakan air), karena air yang
berisi larutan unsur hara disemburkan
dalam bentuk kabut hingga mengenai
akar
tanaman.
Akar
tanaman
yang
ditanam
menggantung
akan
menyerap
larutan hara tersebut.
Bioteknologi tradisional di bidang
peternakan , misalnya pada domba
ankon yang merupakan domba berkaki
pendek dan bengkok , sebagai hasil
mutasi alami dan sapi Jersey yang
diseleksi
oleh
manusia
agar
menghasilkan susu dengan kandungan
krim lebih banyak .
Beberapa
contoh
bioteknologi
tradisional di bidang pengobatan ,
misalnya antibiotic penisilin yang
digunakan untuk pengobatan , diisolasi
dari bakteri dan jamur , dan vaksin
yang merupakan mikroorganisme yang
toksinnya telah dimatikan bermanfaat
untuk meningkatkan imunitas.

Bioteknologi
modern
merupakan
bioteknologi
yang
memanfaatkan
biologi sel dan biologi molekuler
untuk membuat produk yang bermanfaat
bagi
kehidupan
dan
kesejahteraan
manusia.
› Bioteknologi
modern didasarkan pada
manipulasi atau rekayasa DNA dilakukan
dengan memodifikasi gen-gen spesifik
dan memindahkannya pada organisme yang
berbeda seperti bakteri, hewan, dan
tumbuhan.





Rekayasa Genetika
Bidang Peternakan
Bidang Kedokteran
Pengolahan Limbah
Bahan Bakar Masa Depan
Rekayasa genetika merupakan suatu cara
memanipulasikan gen untuk menghasilkan
makhluk hidup baru dengan sifat yang
diinginkan. Rekayasa genetika disebut
juga pencangkokan gen atau rekombinasi
DNA. Dalam rekayasa genetika digunakan
DNA untuk menggabungkan sifat makhluk
hidup
Hal itu karena DNA dari setiap
makhluk hidup mempunyai struktur yang
sama,
sehingga
dapat
direkomendasikan.
Selanjutnya
DNA
tersebut akan mengatur sifatsifat
makhluk hidup secara turun-temurun.
Untuk
mengubah
DNA
sel
dapat
dilakukan
melalui
banyak
cara,
misalnya melalui transplantasi inti,
fusi sel, teknologi plasmid, dan
rekombinasi DNA.
contoh pada bidang peternakan berupa
hormon
pertumbuhan
yang
dapat
merangsang pertumbuhan hewan ternak.
Dengan
rekayasa
genetika
dapat
diciptakan hormon pertumbuhan hewan
buatan atau BST (Bovin Somatotropin
Hormon). Hormon tersebut direkayasa
dari bakteri yang, jika diinfeksikan
pada hewan dapat mendorong pertumbuhan
dan menaikkan produksi susu sampai 20%.
Bioteknologi mempunyai peran penting
dalam bidang kedokteran, misalnya
dalam pembuatan antibodi monoklonal,
vaksin, antibiotika dan hormon.
antibiotik
vaksin
Kaleng,
kertas
bekas,
dan
sisa
makanan, sisa aktivitas pertanian
atau industri merupakan bahan yang
biasanya sudah tak dikehendaki oleh
manusia.
Bahan-bahan
tersebut
dinamakan
limbah
atau
sampah.
Keberadaan limbah sangat mengancam
lingkungan. Oleh karena itu, harus
ada
upaya
untuk
menanganinya.
Penanganan sampah dapat dilakukan
dengan berbagai cara, misalnya dengan
ditimbun, dibakar, atau didaur ulang.
Kamu sudah mengetahui bahwa bahan
bakar minyak termasuk sumber daya
yang tidak bisa diperbarui. Oleh
karena itu, suatu saat akan habis.
Hal itu merupakan tantangan bagi para
ilmuwan untuk menemukan bahan bakar
pengganti yang diproduksi melalui
bioteknologi.






Mikroorganisme
Penghasil makanan
dan minuman
Penghasil obat
Pembasmi hama
tanaman
Pengolah limbah
Pemisah logam dari
bijih logam


Kultur Jaringan
Rekayasa Genetik
Bioteknologi
tradisional
maupun
modern
telah
menggunakan
mikroorganisme sebagai bagian suatu
proses untuk menghasilkan produk dan
jasa.
Bioteknologi
umumnya
menggunakan
mikroorganisme
seperti
bakteri, khamir, dan kapang.
Bioteknologi
dengan
menggunakan
mikroorganisme
dapat
menghasilkan
makanan dan minuman karena dapat
tumbuh
dengan
cepat,
mengandung
protein yang cukup tinggi dan dapat
menggunakan produk-produk sisa sebagai
substratnya misalnya dari limbah dapat
menghasilkan produk yang tidak toksik
dan reaksi biokimianya dapat dikontrol
oleh enzim organisme itu sendiri.
Mikroorganisme dapat menjadi bahan
pangan ataupun mengubah bahan pangan
menjadi bentuk lain. Proses pembuatan
pangan yang dibantu oleh mikroorganisme
misalnya melalui fermentasi, seperti
keju, yoghurt, dan berbagai makanan
lain termasuk kecap dan tempe.
Fermentasi adalah bentuk pengawetan
makanan secara modern. Umumnya bahan
makanan yang akan diawetkan akan
mengalami
proses
pengubahan
karbohidrat menjadi alkohol. Proses
tersebut dipengaruhi oleh enzim yang
dibuat oleh sel-sel ragi. Umumnya
bahan makanan yang diawetkan ditaburi
dengan ragi, kemudian disimpan dalam
keadaan lembab tanpa sinar matahari.
Mikroorganisme
dapat
membantu
bidang
pengobatan. Mikroorganisme tersebut misalnya
digunakan untuk membuat antibiotik dan
vaksin.
 Antibiotik
Antibiotik sebagai substansi yang bahkan di
dalam konsentrasi rendah dapat menghambat
pertumbuhan dan reproduksi bakteri dan
fungi. Ada 4 kelompok antibiotik, yaitu :
 Penisilin
 Sefalosporin
 Tetrasiklin
 ertiromisin
Penicillin meliputi natural Penicillin,
Penicillin G dan Penicillin V, merupakan
antibiotik bakterisidal yang menghambat
sintesis dinding sel dan digunakan untuk
penyakit-penyakit
seperti
sifilis,
listeria, atau alergi bakteri gram
positif/Staphilococcus/Streptococcus.
Namun karena Penicillin merupakan jenis
antibiotik pertama sehingga paling lama
digunakan
telah
membawa
dampak
resistansi bakteri terhadap antibiotik
ini.
sefalosporin dihasilkan oleh jamur
Chepalosporium yang ditemukan pada
tahun 1948. sefalosporin aktif untuk
bakteri yang memiliki karakter dengan
kisaran yang kurang lebih sama dengan
penisilin. Sefalosporin terbaru sangat
efektif untuk melawan bakteri yang
resisten terhadap penisilin.
Tetracycline
merupakan
antibiotik
bakteriostatis yang berikatan dengan
subunit
ribosomal
16S-30S
dan
mencegah
pengikatan
aminoasil-tRNA
dari situs A pada ribosom, sehingga
dengan
demikian
akan
menghambat
translasi protein. Namun antibiotik
jenis ini memiliki efek samping yaitu
menyebabkan gigi menjadi berwarna dan
dampaknya terhadap ginjal dan hati.
Eritromisin memiliki kisaran yang sama
dengan
penisilin.
Eritromisin
bermanfaat untuk melawan bakteri yang
resisten terhadap penisilin atau dapat
digunakan untuk pasien yang alergi
terhadap penisilin.

Vaksin
Vaksin
adalah
bahan antigenik yang
digunakan untuk menghasilkan kekebalan
aktif terhadap suatu penyakit sehingga
dapat mencegah atau mengurangi pengaruh
infeksi
oleh
organisme
alami
atau
"liar".
Vaksin
dapat
berupa
galur virus atau bakteri yang telah
dilemahkan sehingga tidak menimbulkan
penyakit. Vaksin dapat juga berupa
organisme
mati
atau
hasil-hasil
pemurniannya (protein, peptida, partikel
serupa virus, dsb).
Tumbuhan tidak selamanya bisa hidup
tanpa
gangguan.
Kadang
tumbuhan
mengalami gangguan oleh binatang atau
organisme kecil (virus, bakteri, atau
jamur). Hewan dapat disebut hama
karena mereka mengganggu tumbuhan
dengan memakannya. Belalang, kumbang,
ulat, wereng, tikus, walang sangit
merupakan beberapa contoh binatang
yang sering menjadi hama tanaman.
Untuk membasmi hama dan penyakit,
sering kali manusia menggunakan obat
– obatan anti hama. Pestisida yang
digunakan untuk membasmi serangga
disebut insektisida. Adapun pestisida
yang digunakan untuk membasmi jamur
disebut fungsida. Karena pestisida
dapat menimbulkan kekebalan pada hama
dan
penyakit.
Oleh
karena
itu
pengguna obat – obatan anti hama dan
penyakit
hendaknya
diusahakan
seminimal dan sebijak mungkin.
Teknik Pengolahan air limbah banyak
ragamnya. Salah satu dari teknik Air
limbah adalah proses lumpur aktif
dengan
aerasi
oksigen
murni.
Pengolahan ini termasuk pengolahan
biologi, karena menggunakan bantuan
mikroorganisme
pada
proses
pengolahannya. Mikroorganisme sendiri
selain menguraikan dan menghilangkan
kandungan material, juga menjadikan
material yang terurai tadi sebagai
tempat berkembang biaknya.
Beberapa
mikroorganisme
memperlihatkan
kemampuan
mengoksidasi/mereduksi
logamlogam seperti besi (Fe), merkuri (Hg),
tembaga (Cu), timbal (Pb), dan seng (Zn).
Mikroorganisme demikian dapat dimanfaatkan
untuk pemisahan logam dari sumbernya
(batuan alam). Untuk proses mendapatkan
logam (tembaga, uranium, sumber mineral
penghasil emas, atau konsentrat mineral)
biasanya digunakan bakteri yang bersifat
asidofilik (menyukai kadar asam tinggi),
dan mikroba pengoksidasi sulfur dan besi
yang bersifat kemoliototrofik (mendapat
energi dari senyawa kimia batuan).
Kultur jaringan telah banyak diterapkan
dalam bidang pertanian dan perkebunan
dalam skala besar untuk mendapatkan bibit
unggul dalam waktu yang singkat. Kultur
jaringan dilakukan di dalam laboratorium
dengan cara menumbuhkan sel atau jaringan
tumbuhan/hewan di dalam medium buatan.
Teknik ini mudah diterapkan pada tumbuhan
dibandingan dengan hewan. Hal tersebut
dikarenakan sel tumbuhan memiliki sifat
totipotensi yang tinggi dibandingan dengan
sel hewan.


Kultur
jaringan
dapat
memperbanyak
tanaman dengan sifat seperti induknya,
pembiakan ini termasuk pembiakan secara
vegetatif, yaitu individu baru terjadi
dari bagian tubuh suatu induk. Oleh
karena itu, individu yang baru terbentuk
mempunyai
sifat
yang
sama
dengan
induknya.
Perbanyakan tanaman dengan teknik ini
membuat tanaman bebas dari penyakit
karena dilakukan secara aseptik.

Penggunaan metode ini sangat ekonomis
dan komersial karena bahan tanaman
awal yang diperlukan hanya sedikit
atau
satu
bagian
kecil
yang
menghasilkan
turunan
dalam
jumlah
besar, sehingga penyediaan bibit dalam
jumlah yang besar tidak memerlukan
banyak tanaman induk.
Rekayasa
genetika
(Ing.
genetic
engineering) dalam arti paling luas
adalah
penerapan
genetika
untuk
kepentingan manusia. Dengan pengertian
ini
kegiatan
pemuliaan
hewan atau tanaman melalui seleksi
dalam
populasi
dapat
dimasukkan.
Demikian pula penerapan mutasibuatan
tanpa target dapat pula dimasukkan.
Rekayasa genetika bermain pada tingkat
molekuler khususnya DNA.





Beberapa tahapan yang digunakan dalam
rekayasa genetika yaitu :
isolasi DNA
manipulasi DNA
perbanyakan DNA dan visualisasi hasil
manipulasi DNA
DNA rekombinan
Kloning Gen
DNA
(DeoxyriboNucleic
Acid)
yang
merupakan asam nukleat pembawa pesan
genetik dalam kehidupan terletak di
dalam sel dan
tersusun rapi membentuk
kromosom.
Pola DNA penyusun kromosom
inilah yang menentukan jenis rambut,
warna kulit dan sifat-sifat khusus yang
berbeda antara satu individu
dengan
lainnya. Karena perbedaan DNA yang
dimiliki oleh seseorang
inilah metode
sidik DNA menjadi salah satu alat
pembuktian yang cukup handal.
DNA dapat diisolasi dari semua bagian tubuh
misalnya dari daging, darah, sperma, ginjal,
jantung, hati, dan lain-lain. Begitu pun untuk
tanaman, DNA dapat diambil dari semua bagian.
DNA juga bisa diperoleh dari spesimen yang
berumur ratusan tahun atau fosil.



Untuk memanipulasi DNA, diperlukan
beberapa perangkat penting meliputi,
“gunting” untuk memotong molekul DNA
“lem/perekat” untuk
menggabungkan
molekul DNA
“gergaji” untuk membelah molekul
DNA.
Pada proses pemotongan molekul DNA,
“gunting” yang dimaksud
bukanlah
gunting yang biasa kita pakai untuk
memotong sesuatu,
tetapi merupakan
suatu enzim yang
dihasilkan oleh
mikroorganisme tertentu. Enzim ini
dikenal dengan nama enzim restriksi.
Setiap
enzim
restriksi
mempunyai
tempat pemotongan yang spesifik pada
suatu urutan molekul DNA.
Proses penggabungan (ligasi) antara dua
molekul DNA menggunakan lem/perekat berupa
enzim, yang dikenal dengan
nama enzim
ligase. Enzim ini berfungsi mensintesis
pembentukan
ikatan
fosfodiester
yang
menghubungkan nukleotida yang satu dengan
nukleotida di sebelahnya. Jadi, fungsi DNA
ligase hanya membuat ikatan fosfodiester
yang menghubungkan basa G dan basa C pada
urutan DNA bagian atas, dan basa C dengan
basa A pada urutan DNA bagian bawah.
Secara alami, proses rekombinasi
dapat terjadi sehingga memungkinkan
suatu gen dapat berpindah dari satu
organisme
ke
organisme
lain.
Persitiwa tersebut biasanya terjadi
diantara organisme yang memiliki
kekerabatan
yang dekat. Dengan
kemajuan
teknologi
molekuler,
perpindahan
gen
dapat
terjadi
meskipun antara organisme yang tidak
memiliki hubungan kekerabatan.
Misalnya
gen
manusia
yang
dipindahkan ke bakteri atau ke hewan
seperti babi. Teknik penggabungan
molekul DNA tersebut dikenal sebagai
Teknik rekombinan DNA.Untuk membuat
DNA rekombinan digunakan dua macam
enzim yaitu enzim restriksi yang
berfungsi memotong molekul DNA dan
enzim
ligase
yang
berfungsi
menggabungkan molekul DNA.
Insulin
Manusia
Kloning
Organisme
Transgenik
Para peneliti membuat insulin manusia rekombinan
dengan struktur yang identik dengan insulin
manusia menggunakan vektor bakteri E. coli yang
telah dilemahkan.
Sejak Banting dan Best menemukan hormon
insulin pada tahun 1921, pasien diabetes mellitus
yang mengalami peningkatan kadar gula darah
disebabkan gangguan produksi insulin, telah
diterapi dengan menggunakan insulin yang
berasal dari kelenjar pankreas hewan.
Struktur Insulin
Secara kimia, insulin adalah protein kecil
sederhana yang terdiri dari 51 asam amino, 30 di
antaranya merupakan satu rantai polipeptida, dan
21 lainnya yang membentuk rantai kedua. Kedua
rantai dihubungkan oleh ikatan disulfida. Kode
genetik untuk insulin ditemukan dalam DNA di
bagian atas lengan pendek dari kromosom
kesebelas yang berisi 153 basa nitrogen (63 dalam
rantai A dan 90 dalam rantai B).
DNA yang membentuk kromosom, terdiri dari
dua heliks terjalin yang dibentuk dari rantai
nukleotida, masing-masing terdiri dari gula
deoksiribosa, fosfat dan nitrogen. Ada empat
basa nitrogen yang berbeda yaitu adenin, timin,
sitosin dan guanin. Sintesis protein tertentu
seperti insulin ditentukan oleh urutan dasar
tersebut yang diulang.
Kloning merupakan
suatu
teknik
untuk menghasilkan banyak salinan
dari satu gen tunggal, kromosom, atau
keseluruhan individu. Klon (clone)
berasal dari kata Yunani yang berarti
ranting.
Jaringan-jaringan
non
reproduktif
digunakan
untuk
pengklonan
keseluruhan
individu.
Secara
alami,
seringkali
proses
kloning terjadi.
Misalnya pada tanaman kentang yang
mampu
berkembang
biak
secara
vegetatif yaitu mampu menghasilkan
tanaman baru dari tuber (umbi). Dalam
hal ini, kentang bisa dikatakan
mengalami proses kloning. Kloning
inidividu
pada hewan dapat terjadi
melalui campur tangan manusia di
laboratorium. Contoh yang paling
terkenal adalah domba Dolly yang
lahir di Inggris pada tahun 1996
melalui teknik transfer sel.
Penggunaan rekayasa genetika untuk
mencari
pemecahan suatu masalah,
memungkinkan
untuk
menghasilkan
organisme yang mengandung gen dari
organisme lain. Seperti organisme,
rekayasa genetika dengan menyisipkan
gen dari organisme lain, disebut
organisme
transgenik.Transgenik
hewan, tumbuhan, dan bakteri tidak
digunakan hanya untuk penelitian,
tetapi
juga
untuk
medis
dan
pertanian.
1. Hewan Transgenik
Saat ini, para ilmuwan menghasilkan sebagian
besar transgenik binatang di laboratorium
untuk penelitian biologi. Tikus, lalat buah,
dan cacing Caenorhabditis elegans, banyak
digunakan dalam penelitian di seluruh dunia
untuk mempelajari penyakit dan mengembangkan
cara untuk mengobatinya. Beberapa organisme
transgenik
telah
dihasilkan
untuk
meningkatkan pasokan makanan dan kesehatan
manusia. Kambing transgenik telah direkayasa
untuk mensekresi protein yang disebut anti
trombin III, yang digunakan untuk mencegah
manusia membentuk gumpalan-gumpalan darah
selama operasi.
Para peneliti berupaya untuk menghasilkan ayam
dan kalkun transgenik yang tahan terhadap
penyakit. Beberapa spesies ikan juga telah
direkayasa secara genetis untuk tumbuh lebih
cepat. Di masa depan, transgenik organisme
dapat digunakan sebagai sumber organ untuk
transplantasi organ.
2. Tanaman Transgenik
Banyak spesies tanaman telah secara
genetis direkayasa untuk menjadi lebih
tahan terhadap hama serangga atau virus.
Pada tahun 2003,
sekitar 67.7 juta
hektar
telah
ditanami dengan tanaman
transgenik
oleh 7 juta petani di 18
negara. Tanaman ini termasuk kedelai,
jagung,
kapas,
dan
canola
tahan
herbisida
dan insektisida. Rekayasa
genetika
juga
dilakukan
untuk
menghasilkan
kapas,
seperti
tahan
terhadap hama serangga. Selain itu, para
peneliti juga mengembangkan kacang dan
kedelai yang tidak menyebabkan reaksi
alergi.
Tanaman
lain
yang
ditanam
secara
komersial dan
telah diuji termasuk
tanaman
ubi
jalar
yang
resisten
terhadap virus yang dapat mengurangi
panen
di
sebagian besar Afrika,
tanaman padi dengan mengandung besi dan
vitamin yang bisa mengurangi kekurangan
gizi di negara-negara Asia,
tanaman
mampu bertahan kondisi cuaca ekstrim,
tanaman pisang yang memproduksi vaksin
untuk
penyakit
menular,
seperti
hepatitis
B,
dan
tanaman
yang
memproduksi plastik biodegradable.
Insulin, hormon pertumbuhan, dan zat
yang melarutkan gumpalan darah dapat
dibuat
oleh
bakteri
transgenik.
Transgenik bakteri juga memperlambat
pembentukan kristal es pada tanaman
untuk
melindungi
mereka
dari
kerusakan embun beku, membersihkan
tumpahan minyak secara lebih efisien,
dan sampah membusuk.
SEKIAN
Download