Analisis Kejadian Banjir Pacet Jumat, 3 Februari 2012

advertisement
Analisis Kejadian Banjir Pacet
Jumat, 3 Februari 2012
Kejadian Banjir Pacet, Kab. Mojokerto
• Hujan deras yang menguyur Mojokerto sejak siang,
menyebabkan banjir bandang di Kecamatan Pacet,
Kabupaten Mojokerto, Jum'at (03/02/2012) siang
(beritajatim.com)
• Tanggul jebol akibat meluapnya Kali Kromong yang
melintas di Desa Sajen, Pacet, Mojokerto
(vivanews.com)
• Basarnas Surabaya mendapatkan laporan dari Badan
Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa
Timur, bahwa banjir bandang di lokasi Wisata
Pemandian Ubalan Pacet, Mojokerto, menelan 1 korban
hanyut. (surabayapagi.com)
Daerah Aliran Sungai di
Lereng Gunung Welirang
Prakiraan Banjir BMKG bulan Februari 2011
Pacet belum termasuk dalam database
sebagai daerah rawan banjir BMKG
Analisis Dinamika Atmosfer
Tanggal 29 Januari – 4 Februari 2012
Dibandingkan
Rata-rata Klimatologi Tahun 1979-1995
Sea Surface Temperature Anomaly
Anomali SST Mingguan tanggal 29 Januari – 4 Februari 2012
Anomali Suhu Permukaan Laut di perairan selatan dan utara Jawa Negatif
SST Anomaly lebih dingin dari klimatoligisnya
Mengurangi peluang terbentuk awan di sekitar pulau jawa
Mean Sea Level Pressure Anomaly
Anomali Tekanan Udara Permukaan Normal hingga Negatif
MSLP cenderung lebih rendah dibanding klimatologisnya
Menambah peluang terbentuk awan
Anomali Ketinggian Geopotensial
Lapisan 500 mb
Anomali Ketinggian Geopotensial Lapisan 500 mb Normal hingga Negatif
Ketebalan atmosfer lebih rendah dibanding klimatologisnya
Memperkecil peluang terbentuk awan konvektif dengan pertumbuhan vertikal keatas
Anomali Komponen Angin Zonal (Timur-Barat)
Lapisan 850 mb
Anomali Komponen Angin Zonal Lapisan 850 mb Positif
Komponen angin lebih banyak didominasi dari arah baratan dibanding klimatologisnya
Menambah suplai uap air dari Samudera Hindia
Anomali Komponen Angin Meredional (Utara-Selatan)
Lapisan 850 mb
Anomali Komponen Angin Meredional Lapisan 850 mb Normal
Komponen angin utara–selatan relatif mirip dengan klimatologisnya
Suplai uap air dari utara sama seperti rata-ratanya
Precitable Water Anomaly
Anomali Ketersediaan Uap Air Positif
Ketersediaan uap air di atmosfer lebih banyak dibanding Klimatologisnya
Outgoing Longwave Radiation Anomaly
Anomali OLR Negatif
Tebal dan tutupan awan lebih besar dari pada rata-rata klimatologisnya
Analisis Pos Hujan PACET
RANKING
• Di Wilayah Pacet, Curah hujan Dasarian tertinggi terjadi Pada das 3
dan 4, (Jan III dan Feb I)
• Rata-rata Curah Hujan Das 3 dan 4 > 200 mm
• Data observasi pos Hujan Pacet pada tgl 3 feb 2012 = 182 mm
• Kejadian Banjir terjadi di Feb I, artinya pada saat rata-rata curah
hujan dasarian relativ tinggi
Dasarian
Normal
Obs 2012
Jan III
146 mm
109 mm
Feb I
202 mm
143 mm (s.d 6 Feb)
Banjir Bandang
Pacet
No.
1.
Nama Pos Pemantau Hujan
Trawas
Curah Hujan Tanggal 3 Pebruari 2012
118 mm
2.
Pacet
182 mm
Kesimpulan
• Tekanan udara permukaan cenderung lebih rendah
dibanding klimatologisnya sehingga memperbesar peluang
terbentuk awan
• Komponen angin baratan lebih dominan dibanding
klimatologisnya sehingga menambah suplai uap air dari
Samudera Hindia
• Ketersediaan uap air di atmosfer lebih banyak dibanding
Klimatologisnya
• Anomali OLR negatif sebagai akibat dari tebal dan luasnya
tutupan awan selama hampir satu minggu sebelum hingga
terjadinya banjir
• Banjir tanggal 3 Februari 2012 merupakan akibat hujan
lebih dari 100 mm dalam sehari di wilayah Pacet dan
sekitarnya
• Kecamatan Pacet belum termasuk dalam database sebagai
daerah rawan banjir BMKG
Terima Kasih
Download