Context Diagram

advertisement
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI HARGA POKOK PRODUK
BUSANA MUSLIM DENGAN METODE ACTIVITY BASED COSTING
(PT. RAMLI EKSEKUTIF)
Muhammad Jefri 1)
S1/Jurusan Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika & Teknik Komputer Surabaya
email : [email protected]
Abstract : “In the company there are many difficulties in recording and processing of production data
as well as recording of financial transactions that occur, PT. Ramli Executive is a company that
engaged in producing garment and clothing. PT. Ramli has difficulties in recording the raw materials
used for the production process, labor and production process costs (overhead) used to manufacture a
product, more and more developed variants Moslem-wear often experience delays in determining the
cost of production. With information system, hence made a information system is expected to be a
calculation tool of the cost production. This computerized information system that includes an accurate
calculation of costs can increase a company's competitive advantage. The information system is
expected to generate output information in the form of cost of goods manufactured with the method of
Activity Based Costing, the cost of the activity report,the report selling prices, the raw material usage
reports, and the reports of labor. Application of system production cost can be used as a basis for
determining the selling price policy and to know the gross profit from a product.”
Keywords : Activity based costing, Harga pokok produksi, akuntansi biaya. Biaya Overhead.
Dalam
perusahaan
banyak
terjadi
informasi mengenai biaya yang diperlukan
kesulitan dalam pencatatan dan pengolahan
untuk menentukan harga pokok produksi tentu
data produksi, misalnya perhitungan harga
akan mengecewakan pelanggan. Hal seperti
pokok produksi. Menurut Mursyidi (2010),
ini tidak diharapkan oleh suatu perusahaan.
penentuan Harga Pokok Produk merupakan
Oleh karena itu diperlukan suatu sistem yang
pembebanan unsur biaya produksi terhadap
dapat melakukan perhitungan biaya produksi
suatu produk yang dihasilkan dari suatu proses
mengetahui harga pokok produksi.
produksi. Keterlambatan dalam memberikan
PT.
Ramli
Eksekutif
adalah
sebuah
LANDASAN TEORI
perusahaan yang bergerak dalam bidang usaha
Sistem Informasi
garment yang memproduksi Busana Muslim.
Robert A. Leitch dan K. Roscoe Davis dalam
Dengan semakin banyaknya varian busana
Hartono
muslim yang dikembangkan, PT. Ramli
informasi sebagai suatu sistem di dalam suatu
Eksekutif
organisasi yang mempertemukan kebutuhan
menghadapi
kesulitan
dalam
(1999)
mendefinisikan
transaksi
harian,
sistem
melakukan pencatatan bahan baku yang
pengolahan
mendukung
dipakai untuk proses produksi, Tenaga kerja
operasi, bersifat manajerial dan kegiatan
yang melakukan proses produksi dan biaya-
strategi dari suatu organisasi
biaya (overhead) yang digunakan untuk
memproduksi sebuah produk.
Pada sistem
Sistem Informasi Akuntansi
lama belum pernah menentukan harga pokok
Menurut James A. Hall (2007), Sistem
produksi maupun harga jual, sebelumnya
informasi akuntansi yaitu suatu sistem yang
harga jual yang dibebankan pada suatu produk
memproses berbagai transaksi keuangan dan
mengikuti harga pasar yang ada dan tidak
transaksi nonkeuangan yang secara langsung
pernah dilakukan perhitungan harga pokok
mempengaruhi
produksi dan perhitungan harga jual.
keuangan.
pemrosesan
transaksi
Menurut Mulyadi (2007), Dengan
penentuan harga pokok produksi dengan
Akuntansi Biaya
Metode
System
Menurut Mursyidi (2010), Akuntansi biaya
bermanfaat untuk menyediakan informasi
merupakan proses pencatatan, penggolongan,
berlimpah tentang aktivitas yang digunakan
peringkasan dan pelaporan biaya pabrikasi,
oleh perusahaan, Di samping itu ABC system
dan penjualan produk dan jasa, dengan cara-
menyediakan informasi kos produk sehingga
cara tertentu, serta penafsiran terhadap hasil-
informasi ini digunakan untuk penetapan
hasilnya.
Activity
Based
Costing
kebijakan harga jual suatu produk.
Harga Pokok Produksi
Berdasarkan latar belakang masalah,
Harga pokok merupakan salah satu unsur
penulis menggunakan metode Activity based
penting dalam menentukan harga jual suatu
costing
barang yang dihasilkan. Menurut Mursyidi
produksi.
untuk
menentukan
harga
pokok
(2010), Harga pokok adalah biaya yang belum
dibebankan
atau
dikurangkan
dari
penghasilan.
activity driver atau cost driver. Cost driver
adalah
sesuatu
yang
menjadi
penyebab
timbulnya konsumsi aktivitas oleh produk atau
jasa contohnya, jam kerja mesin, luas tempat
HPP : BBBU + BTKL + BOP
dan lain-lain.
Keterangan :
HPP
: Harga Pokok Produksi
Biaya Tenaga Kerja
BBBU : Biaya Bahan Baku Utama
Menurut
BTKL : Biaya Tenaga Kerja Langsung
merupakan usaha fisik atau mental yang
BOP
dikeluarkan karyawan untuk mengolah sebuah
: Biaya Overhead Pabrik
Mulyadi
(2009),
Tenaga
kerja
produk. Biaya tenaga kerja adalah harga yang
Biaya Overhead Pabrik
dibebankan untuk penggunaan tenaga kerja
Biaya overhead pabrik disebut juga factory
manusia tersebut.
burden merupakan biaya yang terjadi atau
dibebankan dalam suatu proses produksi selain
Biaya Bahan Baku
bahan baku dan tenaga kerja langsung.
Menurut
Menurut Mulyadi (2009), pengolongan biaya
merupakan bahan yang membentuk bagian
overhead
menyeluruh produk jadi.
pabrik
(BOP)
menjadi
enam
Mulyadi
(2009),
Bahan
baku
golongan berikut ini :
a. Biaya bahan Penolong
Metode Activity Based Costing
b. Biaya Reparasi dan Pemeliharaan
Menurut Mulyadi (2007), Activity Based
c. Biaya tenaga kerja tidak langsung
Costing System merupakan sistem analisis
d. Biaya yang timbul sebagai akibat penilaian
biaya berbasis aktivitas untuk memenuhi
terhadap aktiva tetap
e. Biaya
yang
kebutuhan
timbul
sebagai
akibat
berlalunya waktu
f. Biaya
overhead
dalam
pengambilan
keputusan, Menurut Mursyidi (2010), TahapTahap Prosedur pembebanan biaya sistem
pabrik
lain
secara
langsung memerlukan pengeluaran uang
tunai.
Sebelum melakukan
personel
ABC melalui dua tahap kegiatan:
A. Tahap Pertama
1. Mengidentifikasi aktivitas.
pembebanan biaya
overhead ke aktivitas dilakukan penentuan
2. Menentukan atau membebankan biaya
overhead atas aktivitas.
Dapat dilihat rumus pembebanan biaya ke
ANALISA PERANCANGAN SISTEM
aktivitas :
Sistem Flow Diagram
Sistem Flow Harga Pokok Produksi
Cost Driver Yang dipilih
Jumlah Cost driver yang dipilih
X biaya dibebankan
3. Mengelompokkan aktivitas-aktivitas yang
memiliki
karakteristik
yang
Sistem flow perhitungan harga pokok produksi
melibatkan
dua
bagian
yaitu
bagian
sejenis.
adminstrasi dan pimpinan, dimulai bagian
sebagai berikut: Unit Level Activities,
administrasi menginputkan daftar produksi
Batch Level Activities, Product Level
dan dilakukan proses perhitungan Harga
Activities, Facility level activities
pokok produksi yang melibatkan database
4. Menghitung Total jumlah untuk masing
biaya bahan baku utama, biaya tenaga kerja
kelompok.
langsung dan biaya overhead pabrik. Lalu
dapat dihitung dengan rumus sbb:
disimpan pada database Harga pokok produksi
Tarif = Unit Level + Batch Level + Product Level + Facility Level
yang berfungsi untuk membuat laporan Harga
pokok produksi dan menghitung harga jual
B. Tahap Kedua
dan laba kotor yang akan disimpan kedalam
1. Proses perhitungan biaya overhead yang
database harga jual yang berfungsi untuk
dibebankan.dapat dihitung dengan rumus
membuat
Laporan
harga
sebagai berikut:
Sistem flow Perhitungan Harga Pokok Produksi
Administrasi
BOP yang dibebankan :
tarif / unit cost driver X cost driver yang dipilh
Data Produksi
dengan cara menambahkan biaya bahan
dan hasil biaya overhead yang dibebankan.
pimpinan
Mulai
2. Proses Perhitungan Harga Pokok Produksi,
baku utama, biaya tenaga kerja langsung
jual.
Input
2
Biaya Bahan Baku
3
Biaya Tenaga kerja
4
Biaya perAktivitas
(overhead)
Perhutungan
Harga Pokok
produksi
HPP produksi
Membuat laporan
Hpp roduksi
Laporan Hpp
ProduksiLaporan Hpp
Produksi
N
Menghitung Harga
Jual dan Laba
Kotor
Harga Jual
& Laba
Kotor
Membuat Laporan
Harga Jual Dan
Laba Kotor
Laporan Harga
Jual Dan Laba
Kotor
Laporan Harga Jual
Dan Laba Kotor
Laporan Harga
Jual Dan Laba
Kotor
Laporan Hpp
Produksi
Selesai
N
1
DFD (Data Flow Diagram)
1
Simpan Data Bahan Baku
2
Simpan Data Tenaga Kerja
Bagian Produksi
Context Diagram
Data Tenaga Kerja
3
Simpan Tarif Tenaga Kerja
Maintenance Data Master
Context diagram dari sistem informasi ini
4
Simpan Data Aktivitas
Data Aktivitas
Data Tarif Tenaga Kerja
Bagian Administrasi
seperti digambarkan pada gambar di bawah
+
Data Produk
17
Data Mesin
Simpan data mesin
2
Process Model
Data Aktivitas
5
Data Bahan Baku
ini.
Data Tarif
Tenaga Kerja
Simpan Data Produk
Data Produk
Data Mesin
info Data Mesin
info Data Produk
Data Biaya Penyusutan Gedung
Info Aktivitas
Project : Tugas Akhir
Data Biaya Pembuatan Pola
Info Data Tarif Tenaga Kerja
Model : Sistem Informasi Harga Pokok Produksi
Author : Muhammad Jefri
Info Tenaga Kerja
Data Biaya Pemeliharaan gedung
Version 1.0 2/1/2011
info Bahan Baku
Data Biaya Pengiriman
Data Biaya Listrik
Info Biaya Listrik
Data Bahan Baku
18 Depresiasi Mesin
Info Depresiasi Mesin
Data Aktivitas
Bagian Administrasi
Transaksi Perhitungan Harga
Pokok Produksi
Simpan depresiasi Mesin
Data Produk
14
Detil Produk
Info Biaya Pengiriman
info Biaya Pembuatan Pola
Simpan Biaya Pembuatan Pola
Simpan Detil Produk
Detil Tenaga
Kerja
Simpan Detil Tenaga Kerja
16
Detil Aktivitas
Info Biaya Penyusutan gedung
Data Biaya Pembuatan Pola
Info Biaya Penyusutan Mesin
Simpan Detil Aktivitas
Data Biaya Listrik
Laporan Harga Pokok Produksi
13
+
Harga Pokok
Produksi
Laporan Harga Jual
19
8
Biaya
Pembuatan Pola
9
Biaya Penyusutan
Gedung
10
Biaya Penyusutan
mesin
11
Biaya Sewa gudang
Simpan Biaya Pemeliharaan gudang
Harga Jual
Simpan Harga Jual
Data Biaya Penyusutan Gedung
+
Data Biaya Penyusutan Mesin
Info Biaya Pemeliharan Gudang
Simpan Harga Pokok Produksi
Laporan Biaya Aktivitas
Sistem Informasi Harga Pokok
Produksi
Biaya
Pengiriman
Simpan Biaya Penyusutan Mesin
info detil aktivitas
Data Biaya Pengiriman
7
Simpan Biaya Penyusutan Gedung
info detil Tenaga Kerja
0
Biaya Listrik
Simpan Biaya Pengiriman
info detil produk
Data Mesin
15
6
Simpan Biaya Listrik
Data Biaya Penyusutan Mesin
Data Tarif Tenaga Kerja
Data Biaya Pemeliharaan gedung
Data Bahan Baku
Data Tenaga
Kerja
Simpan Biaya PerAktivitas
12
Biaya Per Aktivitas
(overhead)
info biaya Per Aktivitas
3
Info HargaJual
Data Tenaga Kerja
Pimpinan
Info Hpp
info biaya aktivitas
Laporan Harga Pokok Produksi
Bagian Produksi
Pimpinan
Laporan
Laporan Biaya Aktivitas
+
Laporan Harga Jual
Gambar 1 Context Diagram
Gambar 2 DFD Level 0
Dari context diagram diatas maka di break
down ke level 0 untuk melihat proses lebih
detail lagi seperti gambar dibawah ini :
Conceptual Data Model
Sebuah
Conceptual
Data
Model
menggambarkan secara keseluruhan konsep
struktur basis data yang dirancang untuk suatu
program atau aplikasi.
Data Bahan Baku
No_Bahan_Baku
Nama_Bahan_Baku
Harga
Satuan
Jenis_Bahan_Baku
Relation_215
Harga Jual
Harga_Jual
Laba_Kotor
Detil Produk
Cost_Driver
Jml_Pemakain
Sub Total
Relation_229
Data Tarif Tenaga Kerja
No_Tarif
Upah
Relation_233
Relation_216
Depresiasi Mesin
Jumlah_Pemkaian
Harga_Beli
Depresiasi_Mesin
Kebutuhan_Daya
Lama_Pemakaian
Kwh
Relation_230
Data Akti vitas
No_Aktivitas
Nama_Akti vitas
Level_Akti vitas
Relation_218
Detil Akti vitas
jam_mesin
luas_tempat
Jumlah_pegawai
Relation_228
Relation_219
Data Produk
No_Produk
Nama_Produk
jumlah_produksi
Lama_Pekerjaan
Relation_220
Data Mesin
No_Meisn
Nama_Mesin
Harga_Beli
Daya
Nilai_Residu
Kapasitas_Produksi
Umur_Ekonomis
Harga Pokok Produksi
no_hpp
Tanggal
BBBL
BTKL
BOP
HPP
HPP_Per_Produk
Relation_227
Biaya Per Aktivitas (overhead)
BBBP
BTKTL
Biaya_pemeliahraan_gudang
Biaya_Penyusutan_Gedung
Biaya_Penyusutan_Mesin
Biaya_Pengiriman
Biaya_Pembuatan_Pola
Biaya_Lis trik
Sub Total
Biaya Listrik
No_Biaya_Listrik
Cost_Driver
Biaya Beban
Biaya_Pemakaian
Total Biaya Listrik
Relation_221
Biaya Sewa gudang
No_Biaya_Pemeli haraan_Gudang
Cost_Driver
Biaya_Sewa_Gudang
Biaya_Pemeli haraan_Gudang
Relation_222
Relation_231
Relation_223
Relation_224
Relation_226
Biaya Penyusutan mesin
NO_BIAYA_PENYUSUTAN_MESIN
Cost_Driver
Biaya_Penyusutan_Mesin
Relation_225
Data Tenaga Kerja
No_Tenaga_Kerja
Nama
Alamat
Telp
Jenis_Kelamin
Status
Jenis_TK
Bagian
gaji_tk
Relation_217
Biaya Pengiriman
No_Biaya_Pengiriman
Cost_Driver
Biaya_Pengiriman
Detil Tenaga Kerja
Cost_Driver
Jumlah_Variabel
Sub Total
HASIL DAN PEMBAHASAN
Tujuan dari pembuatan aplikasi ini adalah
untuk membantu dalam menentukan harga
pokok produksi.
1.Penentuan Harga Pokok Produksi
Menu
perhitungan
harga
pokok
produksi berfungsi untuk menghitung harga
pokok produksi dengan metode ABC. Pada
form ini terdapat tiga tab yang berisi data
Biaya Penyusutan Gedung
No_Biaya_Penyusutan_Gedung
Cost_Driver
Harga_Perolehan
Nilai_Residu
Umur_Beli _Gedung
Biaya_Penyusutan_Gedung
Biaya Pembuatan Pola
No_Biaya_Pembuatan_Pola
Cost_Driver
Biaya
bahan baku utama, data tenaga kerja langsung
dan biaya overhead.
Gambar 3 CDM
HARGA_JUAL
HARGA_POKOK_PRODUKSI
DATA_AKTIVITAS
NO_PRODUK varchar(10)
NO_HPP
varchar(10) NO_AKTIVITAS varchar(10)
NO_HPP
varchar(10)
NO_PRODUK
varchar(10) NAMA_AKTIVITAS varchar(30)
HARGA_JUAL integer
timestamp LEVEL_AKTIVITAS varchar(30)
LABA_KOTOR integer NO_HPP = NO_HPP TANGGAL
BBBL
integer
BTKL
integer
BOP
integer
NO_AKTIVITAS = NO_AKTIVITAS
DATA_BAHAN_BAKU
HPP
integer
DETIL_PRODUK
HPP_PER_PRODUK integer
NO_BAHAN_BAKU varchar(10)
DETIL_AKTIVITAS
NO_BAHAN_BAKU varchar(10)
NAMA_BAHAN_BAKU varchar(20)
NO_BAHAN_BAKU = NO_BAHAN_BAKU
NO_PRODUK
varchar(10)
NO_AKTIVITAS varchar(10)
HARGA
integer
COST_DRIVER varchar(30)
NO_PRODUK
varchar(10)
SATUAN
integer
JML_PEMAKAIN integer
JAM_MESIN
varchar(10)
JENIS_BAHAN_BAKU integer
NO_PRODUK = NO_PRODUK
SUB_TOTAL
integer
LUAS_TEMPAT varchar(10)
NO_PRODUK = NO_PRODUK
JUMLAH_PEGAWAI varchar(10)
BIAYA_PER_AKTIVITAS__OVERHEAD_
NO_AKTIVITAS
varchar(10)
NO_PRODUK
varchar(10)
BBBP
integer
BTKTL
integer
BIAYA_PEMELIAHRAAN_GUDANG integer
BIAYA_PENYUSUTAN_GEDUNG integer
BIAYA_PENYUSUTAN_MESIN integer
BIAYA_PENGIRIMAN
integer
BIAYA_PEMBUATAN_POLA
integer
BIAYA_LISTRIK
integer
SUB_TOTAL
integer
DATA_TARIF_TENAGA_KERJA
NO_TARIF
varchar(10)
NO_PRODUK
varchar(10)
UPAH
integer
NO_PRODUK = NO_PRODUK
NO_PRODUK = NO_PRODUK
DEPRESIASI_MESIN
DATA_MESIN
NO_MEISN
varchar(30)
NO_MEISN
varchar(30)
NO_PRODUK
varchar(10)
NAMA_MESIN
varchar(30)
SN
JUMLAH_PEMKAIAN
integer
HARGA_BELI
integer NO_MEISN = NO_MEI
HARGA_BELI
integer
DAYA
integer
DEPRESIASI_MESIN integer
NILAI_RESIDU
integer
KEBUTUHAN_DAYA integer
KAPASITAS_PRODUKSI integer
LAMA_PEMAKAIAN integer
UMUR_EKONOMIS
integer
KWH
integer
DATA_PRODUK
NO_PRODUK
varchar(10)
NAMA_PRODUK varchar(30)
JUMLAH_PRODUKSI integer
LAMA_PEKERJAAN integer
NO_PRODUK = NO_PRODUK
BIAYA_SEWA_GUDANG
NO_BIAYA_PEMELIHARAAN_GUDANG varchar(10)
varchar(10)
COST_DRIVER
varchar(30)
BIAYA_SEWA_GUDANG
integer
BIAYA_PEMELIHARAAN_GUDANG
integer
NO_PRODUK = NO_PRODUKNO_PRODUK
NO_PRODUK = NO_PRODUK
BIAYA_LISTRIK
NO_BIAYA_LISTRIK varchar(10)
NO_PRODUK
varchar(10)
COST_DRIVER
varchar(30)
BIAYA_BEBAN
integer
BIAYA_PEMAKAIAN integer
TOTAL_BIAYA_LISTRIK integer
Gambar 4 Form Harga Pokok Produksi
BIAYA_PENYUSUTAN_MESIN
NO_BIAYA_PENYUSUTAN_MESIN varchar(10)
varchar(10)
COST_DRIVER
varchar(30)
BIAYA_PENYUSUTAN_MESIN integer
NO_PRODUK
NO_PRODUK = NO_PRODUK
2.Penentuan Harga Jual
NO_PRODUK = NO_PRODUK
NO_PRODUK = NO_PRODUK
DATA_TENAGA_KERJA
DETIL_TENAGA_KERJA
NO_TENAGA_KERJA varchar(10)
NO_TENAGA_KERJA varchar(10)
NAMA
varchar(30)
NO_PRODUK
varchar(10)
ALAMAT
varchar(30)
COST_DRIVER
varchar(30)
NO_TENAGA_KERJA = NO_TENAGA_KERJA
TELP
integer
JUMLAH_VARIABEL integer
JENIS_KELAMIN varchar(10)
SUB_TOTAL
integer
STATUS
varchar(10)
JENIS_TK
BAGIAN
GAJI_TK
varchar(15)
varchar(30)
integer
BIAYA_PEMBUATAN_POLA
NO_BIAYA_PEMBUATAN_POLA varchar(10)
NO_PRODUK
varchar(10)
NO_PRODUK = NO_PRODUK
COST_DRIVER
varchar(30)
NO_PRODUK = NO_PRODUK
BIAYA
integer
BIAYA_PENGIRIMAN
NO_BIAYA_PENGIRIMAN varchar(10)
NO_PRODUK
varchar(10)
COST_DRIVER
varchar(30)
BIAYA_PENGIRIMAN integer
Gambar 4 PDM
BIAYA_PENYUSUTAN_GEDUNG
NO_BIAYA_PENYUSUTAN_GEDUNG
NO_PRODUK
COST_DRIVER
HARGA_PEROLEHAN
NILAI_RESIDU
UMUR_BELI_GEDUNG
BIAYA_PENYUSUTAN_GEDUNG
varchar(10)
varchar(10)
varchar(30)
integer
integer
date
integer
Menu penentuan harga jual berfungsi
untuk menghitung harga jual suatu produk,
data yang diperlukan berasal dari data Harga
Pokok Produksi yang timbul. seperti tampak
pada gambar di bawah ini.
Gambar 7 Laporan HPP
Gambar 5 Penentuan Harga Jual
5.Laporan Harga Jual dan Laba Kotor
3.Laporan Biaya PerAktivitas
Hasil laporan yang terbentuk untuk
biaya per aktivitas seperti gambar di bawah
Hasil laporan yang terbentuk untuk
harga jual dan laba kotor seperti tampak di
bawah ini.
ini.
Gambar 8 Laporan Harga Jual
Gambar 6 Laporan Aktivitas
KESIMPULAN
4.Laporan Harga Pokok Produksi
Hasil laporan yang terbentuk untuk
Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil
implementasi dan Evaluasi pada bab
harga pokok produksi ABC sistem seperti di
sebelumnya adalah sebagai berikut:
bawah ini.
a. Sistem Infomasi Harga Pokok Produksi
dengan metode Activity Based Costing
dapat
memberikan
informasi
laporan
Harga Pokok Produksi.
b. Penerapan
sistem
ini
menyediakan
informasi harga pokok produksi dan dapat
digunakan sebagai dasar untuk penetapan
kebijakan
harga
jual
produk
serta
DAFTAR PUSTAKA
Hall, James A,2007, Sistem Informasi
Akuntansi, Salemba Empat, Jakarta.
Hartono, Jogiyanto, 1999, Analisis & Disain
Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur
Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis, Andi
Offset, Yogyakarta.
mengetahui laba kotor dari suatu produk.
SARAN
Dalam pengembanganya perancangan sistem
informasi harga pokok produksi produk
busana muslim dengan pendekatan sistem
Activity Based Costing ini dapat diajukan
beberapa saran, yaitu :
a. Didalam sistem ini bisa dikembangkan
lebih
lanjut
dengan
menggunakan
tekhnologi-tekhnologi baru, sehingga hasil
yang didapatkan
membantu
benar-benar
pimpinan
terutama
mampu
dalam
melakukan control pada sistem, dan tentu
saja
dapat
meningkatkan
Herlambang, Soendoro, dan Haryanto
Tanuwijaya, 2005, Sistem Informasi: konsep,
teknologi, dan manajemen, Graha Ilmu,
Yogyakarta.
Mulyadi, 2007, Activity Based
System,UPP STIM YKPN ,Yogyakarta.
Cost
Mulyadi, 2009, Akuntansi Biaya, UPP STIM
YKPN, Yogyakarta.
Mursyidi, 2010, Akuntansi Biaya,PT Refika
Aditama, Bandung.
Noviyanto Andri, 2008, Visual Basic
http://www.ittelkom.ac.id/library/index.php?o
ption=com_weblinks&view=categories&Itemi
d=13, di akses tanggal 18 November 2009.
kredibilitas
perusahaan.
b. Sistem ini bisa dikembangkan lagi dengan
metode Activity Based Management.
Ramadhan arief, 2007, 36 jam Belajar
Komputer Visual Basic 2005, Media
Komputindo, Jakarta.
Rian, Wahyu, 2007, Rancang Bangun Sistem
Informasi Harga Pokok Produksi
(Activity-base costing, Full Costing, Direct
Costing), Sekolah Tinggi
Manajemen
Informatika dan Teknik Komputer Surabaya,
Surabaya.
Download