FISIKA ATOM

advertisement
FISIKA ATOM
Author : rosyid adrianto
Publish : 26-05-2011 07:02:19
Atom merupakan penyusun dasar dari molekul-molekul yang membentuk alam beserta isinya. Sejumlah
Fisikawan berusaha untuk menguak misteri dari atom ini.Bagaikan butiran pasir yang sangat kecil akan tetapi
dengan perhitungan yang sempurna pasir tersebut bisa membentuk bangunan yang kokoh dan bahkan terkenal
dengan bentuk-bentuknya yang unik tersebut.Begitulah atom struktur terkecil dari wujud yang kita lihat
selama ini begitu menakjubkan hingga bisa menyusun alam semesta ini masih ada hingga saat ini.
Berikut ini beberapa Fisikawan yang mencoba menjelaskan bentuk atom tersebut.Menurut Thomsom,Atom
terdiri atas bahan bermuatan positif dan elektron yang bermuatan negatif yang tersebar merata dalam muatan
positif tersebut. Model ini dikenal dg "MODEL ROTI KISMIS".
Model Atom menurut Rutherford:Bermula dari percobaan hamburan partikel alfa yang dilakukannya bersama
2 mahasiswanya, rutherford membuat beberapa kesimpulan. Atom terdiri atas inti atom yang bermuatan
negatif dan bergerak mengelilingi inti,bagaikan planet-planet mengelilingi matahari pada tata surya. Akan
tetapi ada beberapa kelemahan dari model Rutherford yang keliatan lebih nyata ini.Beberapa Kelemahan teori
atom Rutherford sebagai berikut:
*Elektron mengelilingiinti sambil memancarkan gelembang elektro magnetik sehingga lintasannya selalu
mengecil dan elektron dapat jatuh ke dalam inti.
*Tidak dapat menjelasjkan tejadinya spektrum garis yang di pancarkan atom hidrogen.
Model atom Bohr :Niels Bohr (fisikawan muda saat itu) melakukan penyempurnaan dari atom model
Rutheford. Menurut Bohr, Atom terdiri atas inti dan elektron-elektron yang bergerak mengitari inti dalam
orbit-orbit yang bersifat diskrit dan stasioner. Berikut ini adalah teori atom bohr:
*Elektron-elektron bergerak mengelilingi inti pada lintasan tertentuyang disebut kulit atau timgkatan
energi.pada lintasan ini elektron tidak memencarkan energi.
*ELekron dapat berpindah dari lintasan yang satu ke lintasan yang lainnya.jika elektron berpindah kelintasan
yang lebih luar elektron menyerap energi.sebaliknya jika elekrton berpindah ke lintasan yang lebih dalam
elektron , melepaskan energi.
Meskipun model Bohr ini kelihatan lebih sempurna dan bisa menjawab pertanyaan dari kelemahan model
atom Bohr. Sekali lagi, "tak ada gading yang tak retak", tetap saja model ini memiliki beberapa kelemahan.
Berikut ini adalah kelemahanteori atom Bohr:a. Teoriatom bohr tidak dapat mejelasakan tentamh struktur
halus.b. Untukatom berelektorn banyak teori atom bohr mengabaikan gaya tolak menolak antara elektron yang
lain.c. Perbedaan sifat-sifat antara unsur yang satu dengan unsur yang lain tidak cukup diterangakan dengan
teori atom bohr.d. model atom bohr melamggar prinsip ketidakpastian yang dikemukan oleh Heiseberg.
Panjang gelombang yang dipancarkan oleh elektron jika tidak terjadi transisi dari lintasan luar ke lintasan
lebih dalam.
TRANSISI ELEKTRONPenjelasan transisi elektron telah dijelaskan oleh Rydberg dalam perhitungan panjang
gelombang foton yang dipancarkan elektron ketika berpindah kulit. Beberapa fisikawan pun mengujinya untuk
beberapa transisi elektron dari kulit tertentu. Berikut ini beberapa deret yang telah diuji
deret lyman (transisi elektron dari kulit ke-1)
deret balmer (transisi elektron dari kulit ke-2)
deret paschen (transisi elektron dari kulit ke-3)
deret bracket (transisi elektron dari kulit ke-4)
deret pfund (transisi elektron dari kulit ke-5)
Page 1
FISIKA ATOM
Dari transisi elektron ini memungkinkan sekali jika elektron menyerap sejumlah energi yang cukup, elektron
tersebut bisa tereksitasi (keluar) dari atom induknya. Jumlah energi yang dibutuhkan oleh sebuah elektron
untuk keluar dari atomnya disebut "Energi ionisasi". Selanjutnya kemampuan melepas atau menerima elektron
dari beberapa atom tidaklah sama. Bergantung dengan karakteristik atom tersebut yang digolong-golongkan
dalam sistem periodik. Kemampuan melepas atau menerima elektron dari beberapa atom ini disebut afinitas
elektron. Hal-hal yang mempengaruhi besar kecilnya afinitas elektron yaitu sebagai berikut:
* jumlah muatan dalam inti* jarak antar inti* jumlah elekron dalam atom
KONFIGURASI ELEKTRONDari pengembangan model Bohr selanjutnya dikenalkan empat bilangan
kuantum untuk menjelaskan konfigurasi elektron dari atom. Ada 4 macam bilangan kuantum yang dapat
menggambarkan keadaan elektron yaitu sebagai berikut :# Bilangan kuantum utama (n)# Bilangan kuantum
azimut (l)# Bilangan kuantum magnetik(m)# Bilangan kuantum spin (m)Bilangan kuantum utama (n) -->
menjelaskan tentang diskritisasi kulit elektron dan energi dalam kulit tersebut.Bilangan kuantum orbital juga
di sebut bilangan kuantum momentum sudut. Jika bilangan kuantum utama = n maka nilai bilangan kuantum
orbital l = 0 . . . n-1. momentum sudut elektron dapat dicari dengan persamaan berikut. L = √ (l [l + 1]) .
h/2π
Dalam penyusunan konfigurasi elektron harus memenuhi beberapa aturan. Di antaranya adalah :1. Azas
larangan Pauli Pauli menyatakan bahwa dalam sebuah atom, tidak boleh ada dua elektron yang
menepatikeadan kuantum yang sama,artinya elektron tidak boleh mempunyai 4 bilangan kuantum yang
sama.2. Aturan Aufbau3. Aturan Hund
Artikel ini merupakan pngetahuan umum d fisika atom dan mungkin sudah banyak yang menulis. Akan tetapi
penulis menghadirkan kembali agar terjadi diskusi menarik untuk menghasilkan karya baru yang nyata di luar
gagasan pikiran semata. Amin
SAlamGo Indonesia Physicist as Noble Prize Winner!!!
Page 2
Download