Slide 3 protokol data link

advertisement
Pembahasan







Protokol Datalink Layer
Error Detection dan Correction
Ethernet
Media Transmisi
Hub dan Switch
IEEE 802.11 LAN
WiMAX
Protokol Datalink Layer


a.
b.
c.
d.
Protokol data link berfungsi untuk mengatur
transfer antara node (node-to-node) dari data
antara dua komputer secara langsung.
Beberapa fungsi yang mendukung protokol ini
adalah :
Deteksi dan koreksi kesalahan transmisi
Framing dan link akses
Reliable delivery
Flow control
Framming

Yaitu mengenali awal atau akhir frame kendali
aliran yaitu dengan mengatur aliran frame
sehingga berjalan dengan lancar karena
disesuaikan dengan kemampuan penerima.
Reliable delivery


a.
b.
Layer ini mengatur jalannya aliran data yaitu
agar kecepatan data jangan melebihi
kemampuan penerima.
Teknik pengendalian aliran data, yaitu :
Stop and wait
Sliding Window
Stop and Wait

Penerima memberitahukan bahwa data siap
diterima, maka pengirim bisa mengirimkan
frame. Sebelum pengirim dapat mengirimkan
frame selanjutnya, penerima harus
memberitahukan kesediaannya menerima data.
Sliding Window


Pengiriman multiple frame per satu satuan
waktu.
Tiap frame yang dikirim diberi nomor.
Flow Control



-
Mengelola administrasi dari saluran, misal
pelayanan koneksi, pembebasan pemberian
nomor urut dll
Sebelum pengiriman dilakukan penerima harus
siap untuk menerima data.
Tahapan yang harus dilalui adalah :
Tahap inisialisasi (Link set up)
Tahap pemutusan hubungan (Link
disconnected)
Deteksi dan koreksi kesalahan
transmisi



Kanal transmisi atau media simpanan akan selalu
memiliki batas
Agar pengirim bisa mengirimkan secara utuh
maka diperlukan teknik pengkodean, yaitu
mengubah informasi pengirim secara utuh
menjadi suatu simbol.
Domain digital hanya ada dua bilangan yaitu
nol(0) dan satu (1)
Lanjutan…


Teknik ini berfungsi untuk mendeteksi dan
mengoreksi, kemudian mengubah dari yang
sebenarnya 1 menjadi 0 atau sebaliknya.
Prinsip dasar dari Error Correction Control
(ECC) adalah jika laju data pada pengirim lebih
kecil dari kapasitas kanal transmisi maka peluang
kesalahan akan kecil
Lanjutan…


Contohnya :
- pada jalur tol, bila jumlah mobil yang masuk
secara simultan dari pintu tol lebih kecil dari
pada kapasitas jalan tol maka kecelakaan akan
kecil.
Kedua adalah kecil kemungkinan untuk
membuat sistem yang ideal.
Permasalahan- Permasalahan dalam
ECC
1.
2.
3.
Kode yang baik harus mencakup keseluruhan
kemungkinan informasi yang dikirimkan
karena diharapkan akan mampu mendeteksi
dan memperbaiki kesalahan kode dari setiap
informasi.
Teknik yang praktis, dari sisi komputasi,
kompleksitas pengkodean
Metode pembalikan.
Ethernet


Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan
dipatenkan perusahaan Xerox
Ethernet adalaha implementasi metode
CSMA/CD (Carrier sense multiple access with
collision detection) yang dikembangkan tahun
1960 pada proyek wireless ALOHA di hawaii.
Lanjutan…




Standarisasi sistem ethernet dilakukan pada
tahun 1978 oleh IEEE
Kecepatan transmisi data mencapai 10 sampai
100Mbps.
Ethernet yang ada saat ini adalah 10Base.
Jenis2 10Base adalah 10Base2, 10Base5,
10BaseT dan 10BaseF.
Lanjutan…


Pada model ini, sebuah host yang akan
mengirimkan data ke jaringan, harus memastikan
bahwa jaringan sedang tidak dipakai.
Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi
data lain dan terjadi tabrakan(collision), maka
host tersebut diharuskan mengulang
permohonan(request) pengiriman pada selang
waktu berikutnya yang dilakukan secara acak.
Media Transmisi

a.
b.
c.
Macam2 jenis media transmisi adalah
Koaksial
UTP
Fiber optik
Koaksial


a.
b.
Kabel koaksial memiliki perlindungan yang lebih
baik dibanding dengan twisted pair, sehingga
kabel tersebut bisa digunakan untuk jarak yang
lebih jauh pada kecepatan tinggi.
Terdapat dua jenis kabel koaksial :
Kabel 50 ohm, sering dipakai untuk transmisi
digital dan kabel yang digunakan dalam jaringan
komputer
Kabel 70 ohm, sering digunakan untuk transmisi
analog.
Lanjutan…



Bandwith tergantung panjang kabel, untuk kabel
yang panjangnya 1 km, laju data 1 sampai 2 Gbps.
Connector pada kabel koaksial, adalah :
Jack connector : dipasang di ujung kabel
T-Connector : dipasang di NIC
Barell Connector : untuk menyambung kabel
End-Terminator : dipasang di ujung jaringan.
Topologi jaringan yang digunakan adalah BUS
UTP



UTP(unshielded Twisted-pair) adalah sebuah
jenis kabel jaringan yang menggunakan bahan
dasar tembaga yang tidak dilengkapi shield
internal.
UTP adalah kabel yang paling sering digunakan
dalam jaringa lokal (LAN) karena harganya
rendah, fleksibel dan kinerjanya bagus.
Panjang kabel maksimum adalah 100m
Struktur warna kabel

Struktur warna kabel UTP harus mengacu pada
standar internasional yaitu EIA/TIA 568A dan
568B
Model Jaringan Kabel StraightThrough
Pin number / color
Pin 1 => Orange/white
Pin 2 => Orange
Pin 3 => Green/white
Pin 4 => Blue
Pin 5 => Blue/white
Pin 6 => Green
Pin 7 => Brown/white
Pin 8 => Brown
Model Jaringan
Kabel StraightThrough
Pin number / color
Pin 1 => Orange/white
Pin 2 => Orange
Pin 3 => Green/white
Pin 4 => Blue
Pin 5 => Blue/white
Pin 6 => Green
Pin 7 => Brown/white
Pin 8 => Brown
Model Jaringan Kabel Crossed-Over
Pin number / color
Pin 1 => Orange/white
Pin 2 => Orange
Pin 3 => Green/white
Pin 4 => Blue
Pin 5 => Blue/white
Pin 6 => Green
Pin 7 => Brown/white
Pin 8 => Brown
Model Jaringan
Kabel Crossed-Over
Pin number / color
Pin 1 => Green/white
Pin 2 => Green
Pin 3 => Orange/white
Pin 4 => Blue
Pin 5 => Blue/white
Pin 6 => Orange
Pin 7 => Brown/white
Pin 8 => Brown
Fiber Optik

a.
b.
Berdasarkan bahan pembuat dan karakteristik
sinyal, terdiri dari :
Single Mode
Multimode
Struktur kabel
1.
2.
3.
Jacket
Cladding (lapisan isolator)
Core (fiber)
Kelebihan kabel fiber optik
1.
2.
3.
4.
Memiliki bandwith lebih besar, sampai 2 Gbps
Bentuk lebih kecil dan ringan
Isolasi terhadap pengaruh gelombang
elektromagnetik dari luar
Jarak antar repeater lebih jauh (100 Km)
Gambar model2 Switch atau Mini
Switch/HUB
Gambar Router
Wireless LAN


Wireless LAN yang biasa disingkat WLAN
menjadi teknologi alternatif dan dari segi
ekonomi merupakaan implementasi teknologi
murah dan terjangkau.
Fungsi utamanya adalah menjangkau wilayah
LAN yang sulit dicapai dengan kabel dan juga
untuk menjangkau pengguna yang mobile
Lanjutan…



Standar resmi teknologi wireless LAN adalah
IEEE 802.11.
Wi-fi adalah sinyal radio yang memancarkan
koneksi internet hingga 90 meter
Jika ditempelkan pada modem pita maka semua
komputer disekitarnya yang memiliki penerima
wi-fi akan bisa masuk ke jaringan internet tanpa
melalui kabel.
Komponen wireless 802.11
1.
Access point
adalah perangkat yang berfungsi sebagai pusat
koneksi klien
- perangkat ini dapat mengubah sinyal frekuensi
radio menjadi sinyal digital.
2.
Wireless LAN interface
perangkat ini bisa berupa card wireless, PC card
wireless dan juga USB wireless client.
- device ini dipasang di Access point atau
mobile/desktop PC.
Lanjutan…
3.
4.
Wire LAN
adalah jaringan kabel yang sudah ada, jika
wired LAN tidak ada maka hanya sesama
WLAN saling terkoneksi.
Mobile/Desktop PC
pada mobile PC biasanya sudah terpasang,
sedangkan pada desktop PC harus
ditambahkan PC Card wireless.
WIMAX




Wimax kepanjangan dari Wireless Microwave
Access
Dirancang untuk memenuhi kebutuhan akses
nirkabel berkecepatan tinggi.
WiMax memungkinkan akses terhadap banyak
aplikasi multimedia seperti video streaming
melalui koneksi nirkabel.
WiMax menyerupai Wi-Fi
Lanjutan…


Teknologi ini pertama dikembangkan pada
tahun 1960-1970.
Digunakan untuk mengurangi terjadinya
gangguan(interference) frekuensi di antara
berbagai kanal yang jaraknya saling berdekatan.
Lanjutan…



Wi-Fi dan WiMAX juga menggunakan satu
frekuensi free license (5,8GHz)
Wi-Fi umumnya bekerja pada frekuensi 2,4
GHz.
Wi-Fi tidak mampu bekerja dengan sinyal
pantulan dan harus bekerja tanpa halangan
objek.
Lanjutan…

WiMAX dengan frekuensi 2,5GHz dan 3,5GHz
(License) mampu menjangkau jarak yang lebih
jauh dan memiliki kemampuan untuk melewati
berbagai penghalang seperti gedung atau pohon.
Download