Slide 1 Latar Belakang Lahirnya Pancasila Kondisi Indonesia Sebelum Kemerdekaan • Indonesia mengalami penjajahan Belanda selama ratusan tahun. • Pada tahun 1942, Jepang datang dan mengambil alih kekuasaan di Indonesia. • Jepang mulai terdesak dalam Perang Dunia II sehingga berusaha menarik simpati rakyat Indonesia dengan menjanjikan kemerdekaan. • Untuk mempersiapkan kemerdekaan, Jepang membentuk BPUPK. Tujuan Dibentuknya BPUPK • Menyelidiki hal-hal penting terkait pembentukan negara Indonesia. • Merumuskan dasar negara Indonesia merdeka. • Menyatukan pendapat para tokoh bangsa. Slide 2 — Pengertian Pancasila Arti Pancasila Secara etimologis: • “Panca” berarti lima • “Sila” berarti dasar atau prinsip Fungsi Pancasila 1. Dasar negara Indonesia 2. Ideologi bangsa Indonesia 3. Pandangan hidup bangsa 4. Sumber dari segala sumber hukum Kedudukan Pancasila Pancasila menjadi pedoman dalam: • kehidupan bermasyarakat, • berbangsa, • dan bernegara. Slide 3 — Pembentukan BPUPK BPUPK (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) Dibentuk: • 29 April 1945 oleh pemerintah Jepang Ketua: • Dr. Radjiman Wedyodiningrat Anggota: • Terdiri dari tokoh nasional Indonesia Tugas BPUPK: • Membahas dasar negara • Menyusun rancangan Undang-Undang Dasar • Mempersiapkan kemerdekaan Indonesia Slide 4 — Sidang Pertama BPUPK Sidang Pertama BPUPK 29 Mei – 1 Juni 1945 Sidang membahas: Dasar Negara Indonesia Tokoh penting yang menyampaikan usulan: 1. Mohammad Yamin 2. Soepomo 3. Ir. Soekarno Slide 5 — Usulan Mohammad Yamin Usulan Dasar Negara oleh Mohammad Yamin Disampaikan pada: 29 Mei 1945 Isi usulan: 1. Peri Kebangsaan 2. Peri Kemanusiaan 3. Peri Ketuhanan 4. Peri Kerakyatan 5. Kesejahteraan Rakyat Makna Usulan • Menekankan nasionalisme • Mengutamakan kemanusiaan • Menjamin kesejahteraan rakyat Slide 6 — Usulan Soepomo Usulan Dasar Negara oleh Soepomo Disampaikan pada: 31 Mei 1945 Isi Pokok Pikiran: • Persatuan • Kekeluargaan • Musyawarah • Keadilan sosial Pendapat Soepomo Negara Indonesia harus: • bersatu, • tidak individualis, • dan mengutamakan kepentingan bersama. Slide 7 — Peristiwa Penting: Pidato Soekarno 1 Juni 1945 Lahirnya Nama “Pancasila” Disampaikan oleh: Ir. Soekarno pada 1 Juni 1945 Isi Usulan Dasar Negara: 1. Kebangsaan Indonesia 2. Internasionalisme/Kemanusiaan 3. Demokrasi/Musyawarah 4. Kesejahteraan Sosial 5. Ketuhanan Yang Maha Esa Soekarno memberi nama lima prinsip tersebut: “PANCASILA” Slide 8 — Makna Penting Peristiwa 1 Juni 1945 Mengapa Pidato Soekarno Penting? Karena: • Menjadi awal lahirnya istilah “Pancasila” • Menjadi dasar pembentukan ideologi negara • Menunjukkan semangat persatuan bangsa • Menyatukan berbagai golongan dalam satu dasar negara Nilai sejarah: 1 Juni diperingati sebagai: Hari Lahir Pancasila Slide 9 — Nilai Pancasila yang Tercermin Nilai-Nilai Pancasila dalam Sidang BPUPK 1. Nilai Persatuan • Tokoh bangsa bersatu demi kemerdekaan. • Mengutamakan kepentingan bangsa dibanding golongan. 2. Nilai Musyawarah • Keputusan diambil melalui sidang dan diskusi bersama. 3. Nilai Toleransi • Tokoh bangsa menghormati perbedaan agama dan pendapat. 4. Nilai Keadilan Sosial • Para pendiri bangsa ingin menciptakan kesejahteraan rakyat. Slide 10 — Piagam Jakarta Piagam Jakarta (22 Juni 1945) Dibentuk oleh: Panitia Sembilan Anggota Panitia Sembilan: • Ir. Soekarno • Mohammad Hatta • Mohammad Yamin • Agus Salim • Abikusno Cokrosuyoso • Abdul Kahar Muzakir • Ahmad Soebardjo • Wahid Hasyim • A.A. Maramis Tugas: Merumuskan dasar negara Indonesia. Slide 11 — Isi Piagam Jakarta Isi Penting Piagam Jakarta Piagam Jakarta berisi rumusan dasar negara sebelum disahkan. Sila pertama awalnya berbunyi: “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.” Kemudian diubah menjadi: “Ketuhanan Yang Maha Esa” Alasan Perubahan: • Menjaga persatuan bangsa • Menghargai keberagaman agama di Indonesia Slide 12 — Nilai Pancasila dalam Piagam Jakarta Nilai yang Tercermin 1. Toleransi • Tokoh bangsa rela mengubah rumusan demi persatuan nasional. 2. Persatuan Indonesia • Kepentingan bangsa lebih diutamakan daripada kepentingan golongan. 3. Musyawarah • Perubahan dilakukan melalui kesepakatan bersama. 4. Sikap Menghargai Perbedaan • Para tokoh menunjukkan sikap saling menghormati. Slide 13 — Pembentukan PPKI PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) Dibentuk: 7 Agustus 1945 Ketua: Ir. Soekarno Tugas: • Menyiapkan kemerdekaan Indonesia • Menetapkan dasar negara • Mengesahkan Undang-Undang Dasar Slide 14 — Sidang PPKI 18 Agustus 1945 Hasil Sidang PPKI Keputusan Penting: 1. Mengesahkan UUD 1945 2. Menetapkan Pancasila sebagai dasar negara 3. Memilih Soekarno sebagai Presiden 4. Memilih Mohammad Hatta sebagai Wakil Presiden Dampak: Indonesia resmi memiliki dasar negara dan konstitusi. Slide 15 — Rumusan Resmi Pancasila Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 1. Ketuhanan Yang Maha Esa 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab 3. Persatuan Indonesia 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Slide 16 — Refleksi Pribadi Pelajaran yang Dapat Diambil Dari Peristiwa Lahirnya Pancasila: • Persatuan sangat penting bagi bangsa Indonesia. • Perbedaan dapat diselesaikan dengan musyawarah. • Toleransi membuat bangsa tetap kuat dan damai. • Kepentingan bangsa harus diutamakan dibanding kepentingan pribadi atau golongan. Slide 17 — Relevansi bagi Generasi Muda Nilai Pancasila di Kehidupan Saat Ini Contoh Penerapan: 1. Persatuan • Tidak membeda-bedakan teman karena suku atau agama. 2. Musyawarah • Menyelesaikan masalah bersama tanpa kekerasan. 3. Toleransi • Menghormati ibadah agama lain. 4. Keadilan Sosial • Saling membantu dan peduli terhadap sesama. 5. Nasionalisme • Bangga menggunakan produk Indonesia dan menjaga budaya bangsa. Slide 18 — Kesimpulan Kesimpulan • Pancasila lahir melalui proses panjang dan penuh perjuangan. • BPUPK, Piagam Jakarta, dan PPKI memiliki peran penting dalam perumusan dasar negara. • Para pendiri bangsa menunjukkan sikap: • o persatuan, o musyawarah, o toleransi, o dan cinta tanah air. Nilai-nilai Pancasila masih sangat relevan bagi kehidupan generasi muda saat ini.