Uploaded by common.user152105

Putusan Mahkamah Agung Nomor 48 PK/Pid/2026

advertisement
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
PUTUSAN
Nomor 48 PK/Pid/2026
ng
DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA
MAHKAMAH AGUNG
memeriksa perkara tindak pidana pada pemeriksaan peninjauan kembali yang
gu
dimohonkan oleh Terpidana I, telah memutus perkara Terpidana I:
: ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN;
Tempat Lahir
: Perawang (Siak, Riau);
: 27 tahun/25 Juni 1998;
Jenis Kelamin
: Laki-laki;
Kewarganegaraan
: Indonesia;
Tempat Tinggal
: Dusun II Tanjung Kudu, RT 002 RW 001, Desa
Kualu,
am
Tambang,
Kabupaten
Kampar;
Agama
: Islam;
Pekerjaan
: Pelajar;
R
Terpidana I diajukan di depan persidangan Pengadilan Negeri Siak Sri
: RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI
A
gu
ng
Nama
CHANDRA;
Tempat Lahir
: Perawang (Siak, Riau);
Umur/Tanggal Lahir
: 25 tahun/3 Maret 2000;
Jenis Kelamin
: Laki-laki;
Kewarganegaraan
: Indonesia;
Tempat Tinggal
: Perawang Barat KM 09, RT 001 RW 004,
Kampung
Perawang
Barat,
Kecamatan
Tualang, Kabupaten Siak/Jalan Raya KM 11,
lik
ah
Belakang Alfamart Kampung Perawang Barat,
Agama
: Islam;
Pekerjaan
: Pelajar;
ub
Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak;
Terpidana I diajukan di depan persidangan Pengadilan Negeri Siak Sri
ep
m
ka
In
do
ne
si
Indrapura bersama-sama dengan Terpidana II:
Indrapura karena didakwa dengan dakwaan Tunggal melakukan tindak pidana
Halaman 1 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
yang diatur dan diancam dalam Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP;
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
Kecamatan
ep
ah
k
Umur/Tanggal Lahir
ub
lik
ah
A
Nama
Halaman 1
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
Mahkamah Agung tersebut;
Membaca Tuntutan Penuntut Umum pada Cabang Kejaksaan Negeri Siak
ng
tanggal 21 Maret 2023 sebagai berikut:
1. Menyatakan Terdakwa I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN dan Terdakwa II.
RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA telah terbukti secara
gu
sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Mengambil barang
sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan
A
maksud untuk dimiliki secara melawan hukum yang dilakukan oleh dua orang
Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP;
ub
lik
ah
atau lebih dengan bersekutu”, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam
dan Terdakwa II. RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA
berupa pidana penjara masing-masing selama 6 (enam) tahun 6 (enam) bulan
dikurangi selama Para Terdakwa berada dalam tahanan dengan perintah Para
Terdakwa tetap ditahan;
ep
ah
k
am
2. Menjatuhkan pidana terhadap Terdakwa I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN
3. Menetapkan barang bukti berupa:
-
nomor 11453757.B atas nama Andri;
-
A
gu
ng
1 (satu) Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dengan nomor K10198898 atas nama Andri;
-
1 (satu) pieces kunci sepeda motor;
-
1 (satu) unit sepeda motor merek Honda Beat warna biru tanpa nomor polisi
dengan
nomor
rangka
MH1JFM21XEK245359
dan
JFM2E124618;
-
-
1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna putih-hitam tanpa plat
nomor polisi;
ub
ah
1 (satu) pieces kunci kontak sepeda motor;
Dirampas untuk Negara;
ep
4. Menetapkan agar Para Terdakwa dibebani membayar biaya perkara masing-
on
In
d
A
gu
ng
M
Halaman 2 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
es
masing sebesar Rp5.000,00 (lima ribu rupiah);
R
ka
m
-
nomor mesin
lik
1 (satu) pieces kunci kontak;
Dikembalikan kepada Saksi Andri bin Refriadi;
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
In
do
ne
si
R
1 (satu) lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) dengan
Halaman 2
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
Membaca Putusan Pengadilan Negeri Siak Sri Indrapura Nomor
70/Pid.B/2023/PN Sak tanggal 28 Maret 2023 yang amar lengkapnya sebagai
ng
berikut:
1. Menyatakan Terdakwa I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN dan Terdakwa II.
RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA tersebut di atas terbukti
gu
secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana “Pencurian
dalam keadaan memberatkan”, sebagaimana dalam dakwaan Tunggal;
A
2. Menjatuhkan pidana berupa pidana penjara kepada Terdakwa I selama 4
3 (tiga) bulan;
ub
lik
ah
(empat) tahun 6 (enam) bulan dan kepada Terdakwa II selama 4 (empat) tahun
Terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
4. Menetapkan Para Terdakwa tetap ditahan;
5. Menetapkan barang bukti berupa:
-
1 (satu) lembar Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNKB) dengan
ep
ah
k
am
3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani Para
nomor 11453757.B atas nama Andri;
-
10198898 atas nama Andri;
1 (satu) pieces kunci sepeda motor;
-
1 (satu) unit sepeda motor merek Honda Beat warna biru tanpa nomor polisi
A
gu
ng
-
dengan
nomor
rangka
MH1JFM21XEK245359
dan
JFM2E1246184;
-
1 (satu) pieces kunci kontak sepeda motor;
Dikembalikan kepada Saksi Andri bin Refriadi;
1 (satu) pieces kunci kontak sepeda motor;
ub
Dirampas untuk Negara;
lik
nomor polisi;
6. Membebankan kepada Para Terdakwa membayar biaya perkara masingmasing sejumlah Rp5.000,00 (lima ribu rupiah);
Membaca
Akta
ep
ka
m
-
nomor mesin
1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna putih-hitam tanpa plat
ah
-
Permohonan
Peninjauan
Kembali
Nomor
62/Akta.Pid.PK/2025/PN Sak, yang dibuat oleh Plh. Panitera pada Pengadilan
Halaman 3 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
Negeri Siak Sri Indrapura, yang menerangkan bahwa pada tanggal 30 Oktober
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
In
do
ne
si
R
1 (satu) Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dengan nomor K-
Halaman 3
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
2025, Advokat Terpidana I berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 14 Oktober
2025 mengajukan permohonan peninjauan kembali terhadap Putusan Pengadilan
ng
Negeri Siak Sri Indrapura tersebut;
Membaca Memori Peninjauan Kembali tanggal 30 Oktober 2025 dari
Advokat Terpidana I sebagai Pemohon Peninjauan Kembali, yang diterima di
gu
Kepaniteraan Pengadilan Negeri Siak Sri Indrapura pada tanggal 30 Oktober
2025;
A
Membaca pula surat-surat lain yang bersangkutan;
Menimbang bahwa Putusan Pengadilan Negeri Siak Sri Indrapura tersebut
ub
lik
ah
telah diucapkan dengan hadirnya Terpidana I pada tanggal 28 Maret 2023.
Menimbang bahwa alasan peninjauan kembali yang diajukan oleh
Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana I dalam memori peninjauan kembali
selengkapnya termuat dalam berkas perkara;
Menimbang bahwa terhadap alasan peninjauan kembali yang diajukan
Peninjauan
Kembali/Terpidana
- Bahwa
alasan
R
berpendapat sebagai berikut:
peninjauan
I
kembali
tersebut,
dari
Mahkamah
Agung
In
do
ne
si
Pemohon
ep
ah
k
am
Dengan demikian, putusan tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap;
Pemohon
Peninjauan
A
gu
ng
Kembali/Terpidana I pada pokoknya menyatakan Pemohon Peninjauan
Kembali/Terpidana I terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan
tindak pidana “Mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian
adalah kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan
hukum”, sebagaimana Pasal 477 Ayat 1 huruf e Undang-Undang Nomor 1
Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;
- Bahwa alasan Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana I dapat dibenarkan
lik
ah
karena dalam putusan judex facti terdapat adanya kekhilafan hakim atau suatu
kekeliruan yang nyata meskipun judex facti telah mengadili Terpidana I dalam
ub
- Bahwa pada hari Sabtu, tanggal 10 Desember 2022 sekira pukul 18.30 WIB di
Jalan Hang Nadim, Gang Damai, Kampung Tualang, Kecamatan Tualang,
ep
Kabupaten Siak, tepatnya di depan teras rumah Saksi Andri, Para Terdakwa
mengambil 1 (satu) unit sepeda motor merek Honda Beat warna white blue
Halaman 4 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
dengan nomor polisi BM 2303 YU milik Saksi Andri;
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
ka
m
perkara a quo sesuai hukum acara pidana yang berlaku;
Halaman 4
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
- Bahwa awalnya Para Terdakwa hendak menuju Jalan Raya KM 05 dengan
melintasi Gang Damai dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Mio
ng
warna putih hitam milik Terpidana II. RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin
EDI CHANDRA, Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN duduk di
gu
belakang, sedangkan Terpidana II. RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI
CHANDRA mengendarai sepeda motor, lalu Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY
bin ARIFIN melihat sepeda motor milik Saksi Andri terparkir di teras depan
A
rumah dengan kunci kontak masih tergantung dan pintu rumah tertutup, saat
ub
lik
kepada Terpidana II. RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA
“Ada kunci honda tergeletak di honda nda”, Terpidana II. RANDA SETIYAWAN
alias RANDA bin EDI CHANDRA menjawab “Kita bawalah yok”, Terpidana I.
ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN menjawab “Ayok”, kemudian Terpidana I.
ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN dan Terpidana II. RANDA SETIYAWAN alias
RANDA bin EDI CHANDRA berbalik arah kembali ke rumah Saksi Andri,
ep
ah
k
am
ah
itu Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN langsung mengatakan
sesampainya di depan rumah Saksi Andri, Terpidana II. RANDA SETIYAWAN
In
do
ne
si
R
alias RANDA bin EDI CHANDRA menghentikan sepeda motor lalu Terpidana I.
ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN turun, sedangkan Terpidana II. RANDA
A
gu
ng
SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA menunggu di atas sepeda
motor, kemudian Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN menuju tempat
sepeda motor yang kunci kontaknya masih tergantung, Terpidana I. ARIFALDI
alias ALAY bin ARIFIN mengambil sepeda motor tersebut dan mendorong ke
jalan, sesampainya di jalan Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN
menghidupkan kontak sepeda motor dan mesin sepeda motor pun menyala,
setelah itu Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN mengendarai sepeda
lik
ah
motor tersebut menuju Pekanbaru, sedangkan Terpidana II. RANDA
SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA mengikuti dari belakang,
ub
motor tersebut ke kos abang sepupu Terpidana II. RANDA SETIYAWAN alias
RANDA bin EDI CHANDRA di Umban Sari Rumbai Kota Pekanbaru;
belum laku terjual;
R
on
In
d
A
gu
ng
M
Halaman 5 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
es
ep
- Bahwa Para Terdakwa berencana menjual sepeda motor tersebut akan tetapi
ah
ka
m
kemudian Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN membawa sepeda
ik
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
Halaman 5
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
- Bahwa Para Terdakwa tidak memiliki izin untuk mengambil sepeda motor
tersebut, sehingga Saksi Andri mengalami kerugian sejumlah kurang lebih
ng
Rp7.000.000,00 (tujuh juta rupiah);
- Bahwa dari pertimbangan tersebut di atas, perbuatan Terpidana I. ARIFALDI
gu
alias ALAY bin ARIFIN telah terpenuhi seluruh unsur-unsur Pasal 477 Ayat 1
huruf e Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang
Hukum Pidana;
A
- Bahwa putusan judex facti kurang memberikan pertimbangan hukum
gemotiveerd)
mengenai
keadaan
memberatkan
dan
meringankan Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN;
ub
lik
ah
(onvoldoende
Menimbang bahwa dengan demikian, permohonan peninjauan kembali
dikabulkan, oleh karena itu berdasarkan Pasal 322 Ayat (2) huruf b angka 4
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana terdapat
cukup alasan untuk membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Siak Sri Indrapura
ep
ah
k
am
dinyatakan dapat dibenarkan dan permohonan peninjauan kembali tersebut
Nomor 70/Pid.B/2023/PN Sak tanggal 28 Maret 2023 tersebut dan Mahkamah
In
do
ne
si
disebutkan di bawah ini;
R
Agung akan mengadili kembali perkara tersebut dengan amar seperti yang akan
A
gu
ng
Menimbang bahwa telah terjadi perbedaan pendapat (concurring opinion)
dalam musyawarah Majelis Hakim dan telah diusahakan dengan sungguhsungguh tetapi tidak tercapai mufakat, maka sesuai dengan ketentuan Pasal 30
Ayat (3) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 tentang Mahkamah Agung,
perbedaan pendapat (concurring opinion) dari Hakim Agung pada Mahkamah
Agung Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum. dimuat sebagai berikut:
- Bahwa alasan Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana I pada pokoknya
lik
ah
sependapat dengan judex facti dalam hal penerapan hukum yang menyatakan
Terpidana I terbukti bersalah melakukan tindak pidana melanggar Pasal 363
ub
dijatuhkan oleh judex facti dan memohon keringanan hukuman;
- Bahwa alasan peninjauan kembali Pemohon Peninjauan Kembali/Terpidana I
ep
dapat dibenarkan, meskipun tidak ditemukan bukti baru yang sifatnya
menentukan kesalahan Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN (novum)
Halaman 6 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
namun terdapat kekeliruan atau kekhilafan hakim yang nyata dalam
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
ka
m
Ayat (1) ke-4 KUHP, namun Terpidana I tidak sependapat dengan pidana yang
Halaman 6
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
dalam perkara a quo;
R
menjatuhkan pidana terhadap Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN
ng
- Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 3 Ayat (1) juncto Pasal 618 UndangUndang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana,
dalam hal terdapat perubahan Undang-Undang sesudah perbuatan terjadi dan
gu
tindak pidana tersebut dalam proses peradilan maka digunakan atau
diberlakukan ketentuan Undang-Undang yang baru kecuali apabila Undang-
A
Undang yang lama lebih menguntungkan bagi pelaku tindak pidana;
ub
lik
menjadi Pasal 477 Ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023
tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana sehingga secara otomatis
menggunakan ketentuan hukum yang baru;
- Bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 361 huruf c Undang-Undang Nomor 20
Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana perkara tindak pidana yang sudah
dilimpahkan ke pengadilan dan sudah dimulai proses pemeriksaannya tetap
ep
ah
k
am
ah
- Bahwa dalam perkara a quo Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP telah diubah
diperiksa, diadili, dan diputus berdasarkan ketentuan dalam Undang-Undang
In
do
ne
si
R
Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara
A
gu
ng
Republik Indonesia Nomor 3209), kecuali untuk proses peninjauan kembali
berlaku ketentuan dalam undang-undang ini;
- Bahwa dengan demikian terhadap pemeriksaan peninjauan kembali ketentuan
hukum acara yang berlaku adalah sebagaimana ketentuan Undang-Undang
Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana;
- Bahwa Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN dipersalahkan atas
perannya mengajak Terpidana II. RANDA SETIYAWAN alias RANDA bin EDI
lik
ah
CHANDRA untuk mengambil 1 (satu) unit sepeda motor milik Saksi korban
Andri yang terletak di teras rumah. Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin
ub
mengambil sepeda motor tersebut selanjutnya mengendarai/membawa ke
Pekanbaru dengan tujuan untuk dijual;
ep
- Bahwa mengenai pidana yang diputuskan judex facti, menurut Prof. Dr. Surya
Jaya, S.H., M.Hum., kurang tepat dan adil karena belum mempertimbangkan
Halaman 7 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
keadaan memberatkan dan meringankan hukuman secara adil, komprehensif
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
ka
m
ARIFIN juga yang masuk ke pekarangan rumah Saksi korban Andri dan
Halaman 7
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
serta objektif sebagaimana dimaksud Pasal 250 Ayat (1) huruf f UndangUndang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana juncto Pasal 8
ng
Ayat (2) Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan
Kehakiman;
- Bahwa terdapat alasan yang meringankan pidana Terpidana I. ARIFALDI alias
gu
ALAY bin ARIFIN, karena niat jahat/mens rea muncul dengan tiba-tiba saat
Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN dan Terpidana II. RANDA
A
SETIYAWAN alias RANDA bin EDI CHANDRA melewati rumah Saksi korban
ub
lik
Terpidana II tidak merencanakan sebelumnya untuk mengambil sepeda motor
tersebut. Sepeda motor milik Saksi korban Andri belum sempat dijual sehingga
Saksi korban Andri tidak mengalami kerugian;
- Bahwa pidana yang dijatuhkan judex facti tidak adil dan menimbulkan disparitas
pemidanaan dibandingkan dengan penjatuhan pidana dalam perkara lainnya
dengan peran, latar belakang pelaku tindak pidana sama serta nilai kerugian
ep
ah
k
am
ah
Andri dan melihat kunci kontak tergantung di sepeda motor. Terpidana I dan
yang lebih banyak jumlahnya dijatuhi pidana lebih ringan;
In
do
ne
si
R
- Bahwa berdasarkan alasan pertimbangan tersebut tepat menerapkan
ketentuan Pasal 477 Ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023
A
gu
ng
tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana dengan pidana lebih ringan;
Menimbang bahwa karena Terpidana I dipidana, maka dibebani untuk
membayar biaya perkara pada pemeriksaan peninjauan kembali;
Mengingat adanya transisi perubahan peraturan perundang-undangan dari
KUHP lama ke KUHP Nasional Pasal 477 Ayat (1) huruf g Undang-Undang Nomor
1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana eks Pasal 363 Ayat
(1) ke-4 KUHP, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara
lik
ah
Pidana, Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman
dan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung
ub
Perubahan Kedua dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2009 serta peraturan
perundang-undangan lain yang bersangkutan;
ep
M E N G A D I L I:
- Mengabulkan permohonan peninjauan kembali dari Pemohon Peninjauan
Halaman 8 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
Kembali/Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN tersebut;
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
ka
m
sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2004 dan
Halaman 8
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
- Membatalkan Putusan Pengadilan Negeri Siak Sri Indrapura Nomor
70/Pid.B/2023/PN Sak tanggal 28 Maret 2023 tersebut khusus terhadap
ng
Terpidana I;
MENGADILI KEMBALI:
gu
1. Menyatakan Terpidana I. ARIFALDI alias ALAY bin ARIFIN tersebut di atas,
terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana
“Pencurian dalam keadaan memberatkan” melanggar Pasal 477 Ayat (1) huruf
A
g KUHP Nasional eks Pasal 363 Ayat (1) ke-4 KUHP lama;
selama 3 (tiga) tahun 2 (dua) bulan;
ub
lik
ah
2. Menjatuhkan pidana kepada Terpidana I oleh karena itu dengan pidana penjara
Terpidana I dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan;
4. Menetapkan barang bukti berupa:
-
1 (satu) lembar Surat Tanda Kendaraan Bermotor (STNKB) dengan nomor
11453757.B atas nama Andri;
ep
ah
k
am
3. Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani oleh
-
1 (satu) buah Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dengan nomor K-
In
do
ne
si
R
10198898 atas nama Andri;
1 (satu) pieces kunci kontak sepeda motor;
-
1 (satu) unit sepeda motor merek Honda Beat warna biru tanpa nomor polisi
A
gu
ng
-
dengan nomor rangka MH1JFM21XEK245359 dan nomor mesin JFM2E1246184;
-
1 (satu) pieces kunci kontak sepeda motor;
Dikembalikan kepada Saksi Andri bin Refriadi;
-
1 (satu) unit sepeda motor merek Yamaha Mio warna putih-hitam tanpa plat
ah
-
1 (satu) pieces kunci kontak sepeda motor;
ub
5. Membebankan kepada Terpidana I untuk membayar biaya perkara pada
pemeriksaan peninjauan kembali sebesar Rp2.500,00 (dua ribu lima ratus
ep
rupiah);
Demikianlah diputuskan dalam rapat musyawarah Majelis Hakim pada hari
Halaman 9 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
In
d
on
ng
gu
A
es
R
Rabu, tanggal 21 Januari 2026 oleh Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum., Hakim
M
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
ik
ah
ka
m
Dirampas untuk Negara;
lik
nomor polisi;
Halaman 9
ep
u
b
hk
am
Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia
In
do
ne
si
a
putusan.mahkamahagung.go.id
R
Agung yang ditetapkan oleh Ketua Mahkamah Agung sebagai Ketua Majelis,
Ainal Mardhiah, S.H., M.H., dan Sigid Triyono, S.H., M.H., Hakim-Hakim Agung
ng
sebagai Hakim-Hakim Anggota, putusan tersebut diucapkan dalam sidang
terbuka untuk umum pada hari dan tanggal itu juga, oleh Ketua Majelis yang
dihadiri Hakim-Hakim Anggota, serta Nurrahmi, S.H., M.H., Panitera Pengganti
gu
dengan tidak dihadiri oleh Penuntut Umum dan Terpidana I.
A
Hakim-Hakim Anggota,
Ketua Majelis,
Ainal Mardhiah, S.H., M.H.
Prof. Dr. Surya Jaya, S.H., M.Hum.
ub
lik
t.t.d./
t.t.d./
Sigid Triyono, S.H., M.H.
Panitera Pengganti,
am
ah
t.t.d./
t.t.d./
R
Untuk Salinan,
Mahkamah Agung R.I.
a.n. Panitera
PANITERA MUDA PIDANA
A
gu
ng
Ditandatangani secara elektronik
on
In
d
A
gu
ng
M
Halaman 10 dari 10 halaman, Putusan Nomor 48 PK/Pid/2026
es
R
ah
ep
ka
ub
m
lik
ah
Dr. H. MINANOER RACHMAN, S.H., M.H.
NIP. 19660601 199212 1 001
In
do
ne
si
ah
k
ep
Nurrahmi, S.H., M.H.
ik
h
Disclaimer
Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas
pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.
Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :
Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318)
Halaman 10
Download