Uploaded by common.user152054

RPP PM KIMIA 10 (TP 1)

advertisement
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
PEMBELAJARAN MENDALAM
Identitas
Nama Satuan Pendidikan
Kelas
Mata Pelajaran
: SMAS Nurul Iman NW Tammimi Pengembur
: 10
: IPA (Kimia)
Profil Murid
Minat
: sains dan eksperimen, teknologi,
seni/visualisasi
: Visual, Auditory, Kinestetis, Reading/Writing
: Pedesaan
Cara Belajar
Lingkungan tempat tinggal
Identifikasi
Desain
Pembelajaran
Dimensi Profil Lulusan :
DPL 1
DPL 3
DPL 5
DPL 7
Keimanan dan
Ketakwaan terhadap
Tuhan YME
Penalaran
Kritis
Kolaborasi
Kesehatan
DPL 2
DPL 4
DPL 6
DPL 8
Kewargaan
Kreativitas
Kemandirian
Komunikasi
Tujuan Pembelajaran
Menganalisis partikel penyusun materi berdasarkan struktur atom, molekul,
dan ion dalam kaitannya dengan sifat zat
Praktik Pedagogis
Menggunakan beberapa model pembelajaran yaitu:
 Pembelajaran Berbasis Inkuiri → siswa menyelidiki bagaimana struktur
atom, molekul, dan ion berhubungan dengan sifat zat melalui percobaan atau
studi kasus
 Pembelajaran Kontekstual → guru mengaitkan materi dengan kehidupan
sehari-hari sesuai lingkungan murid (misalnya garam di pesisir, pupuk di
pedesaan, polusi udara di perkotaan)
 Project-Based Learning (PjBL) → siswa membuat model atom/molekul 3D
atau poster digital tentang hubungan struktur zat dengan sifatnya, sesuai
minat (visual, kinestetik, kreatif)
Kemitraan Pembelajaran
Melibatkan guru bidang studi lain, orang tua/keluarga, komunitas/lingkungan
sekitar (seperti petani) dan teman sebaya
Lingkungan Pembelajaran
Guru mengkondisikan suasana kelas menjadi budaya belajar kolaboratif
dengan mendorong diskusi dan kerja kelompok juga murid bisa
memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar
Pemanfaatan Digital
Murid bisa menggunakan beberapa alternatif pembelajaran dengan
memnfaatkan IT, seperti:
 Simulasi Atom & Molekul → menggunakan aplikasi PhET Simulation,
ChemSketch, atau model 3D digital untuk gaya belajar visual
 Perpustakaan digital/e-book → untuk siswa yang suka membaca dan
menulis
 Forum diskusi daring (WhatsApp/Telegram/Google Classroom) →
mendukung gaya belajar auditory & kolaboratif
 Penilaian daring interaktif (Quizizz, Kahoot, Google Form) → memberikan
umpan balik cepat sekaligus memotivasi siswa
Pengalaman
Belajar
Memahami (Berkesadaran/Mindful)
 Guru memantik dengan pertanyaan kontekstual: “Mengapa garam bisa
larut dalam air sedangkan minyak tidak?”
 Murid membaca/mengamati berbagai sumber (teks, video, simulasi digital)
tentang struktur atom, molekul, dan ion
 Diskusi kelompok kecil untuk membuat peta konsep visual hubungan
atom → molekul → ion → sifat zat
 Murid menuliskan tujuan pribadi belajarnya hari ini (learning goal setting)
→ melatih kesadaran diri sebagai pembelajar
Mengaplikasikan (Bermakna & Menggembirakan/ Meaningful &
Joyful)
 guru memfasilitasi murid melakukan eksperimen sederhana: menguji
konduktivitas larutan garam, gula, dan cuka → mengaitkan sifat zat dengan
struktur ion/molekul.
 Murid membuat proyek mini sesuai minat:
• Visual → poster/model 3D struktur molekul.
• Auditory → presentasi lisan tentang kaitan struktur zat dengan
kehidupan sehari-hari.
• Kinestetik → praktek simulasi/eksperimen.
 Hasil proyek dipresentasikan ke kelas dengan format kreatif (pameran mini,
presentasi digital, atau video singkat).
 Guru menghubungkan hasil murid dengan isu nyata di lingkungan:
pencemaran air, pupuk, baterai, atau garam laut
Merefleksikan (Berkesadaran & Bermakna/ Mindful & Meaningful)
 Guru memandu murid menulis jurnal refleksi singkat:
• Apa hal baru yang dipahami tentang atom, molekul, dan ion?
• Bagaimana pengetahuan ini berguna dalam kehidupan sehari-hari?
• Apa yang bisa diperbaiki untuk pembelajaran berikutnya?
 Guru mengarahkan murid melakukan diskusi kelas: berbagi refleksi →
menumbuhkan komunikasi dan kesadaran sosial
 Guru memberikan umpan balik apresiatif, menekankan keberhasilan dan
peluang perbaikan
Asesmen
Assessment of Learning (Awal)
Beberapa jenis asesmen yang bisa digunakan, diantaranya:
 Penilaian Diri → murid menuliskan apa yang mereka ketahui tentang atom,
molekul, dan ion; serta pertanyaan ingin tahu di kartu refleksi/lembar digital
 Observasi guru → mencatat respon murid saat diskusi pemantik (misalnya
tentang garam & minyak)
 Kuis diagnostik singkat (daring/luring) → pilihan ganda/benar-salah untuk
memetakan pengetahuan awal
Assessment as Learning (Proses)
 Penilaian Sejawat → saat diskusi kelompok atau presentasi proyek, murid
memberi komentar konstruktif terhadap ide teman.
 Observasi Kinerja → guru menilai keaktifan, kerjasama, dan kemampuan
komunikasi murid saat eksperimen/presentasi.
 Portofolio → kumpulan produk belajar (peta konsep, model 3D, poster,
laporan eksperimen) yang menunjukkan perkembangan berpikir
Assessment for Learning (Akhir)
 Penilaian Produk/Proyek → model molekul, poster, atau presentasi video
tentang hubungan struktur atom/molekul/ion dengan sifat zat
 Tes tertulis/tes lisan → soal analisis kontekstual (misalnya “Mengapa garam
larut dalam air tetapi tidak dalam minyak? Jelaskan berdasarkan struktur
molekul dan ikatan”)
 Refleksi Tertulis (Jurnal Belajar) → murid menuliskan apa yang dipelajari,
bagaimana itu bermanfaat, dan apa yang akan ditingkatkan ke depan
Rubrik Kriteria Ketuntasan Tujuan Pembelajaran (KKTP)
Kriteria
Baru Memulai (1)
1. Menjelaskan
fenomena kontekstual
Menyebutkan
(contoh: garam larut fenomena tanpa
dalam air, minyak
penjelasan ilmiah
tidak)
Berkembang
(2)
Cakap (3)
Sangat
Berkembang (4)
Menjelaskan
Menjelaskan
fenomena
Menjelaskan
fenomena dengan
dengan istilah
fenomena dengan benar, runtut, dan
sederhana,
benar dan
mengaitkannya
tetapi belum
menghubungkannya dengan lebih dari
menghubungkan dengan struktur
satu faktor (ikatan,
dengan struktur atom/molekul/ion
polaritas, gaya
partikel
antarmolekul)
Membuat
representasi
yang
menunjukkan
sebagian
hubungan antar
konsep, meski
masih terbatas.
2. Membuat
representasi/model
(diagram, peta
konsep, model 3D)
Membuat
representasi dasar
namun tidak
menunjukkan
hubungan antar
konsep
3. Melakukan
eksperimen
sederhana (misalnya
uji larutan elektrolit)
Melakukan
eksperimen
Melakukan langkah
dengan
eksperimen dengan
bimbingan
banyak bimbingan
terbatas, hasil
sebagian benar
Membuat
representasi jelas
yang menunjukkan
hubungan atom →
molekul → ion →
sifat zat
Membuat
representasi kreatif,
lengkap, dan akurat
yang menunjukkan
keterkaitan konsep
secara menyeluruh
dan inovatif
Melakukan
Melakukan
eksperimen secara
eksperimen secara mandiri, teliti, hasil
mandiri, hasil sesuai akurat, serta
prosedur, dan
menambahkan
mencatat data
pengamatan
dengan benar
tambahan atau
inovasi
Baru Memulai (1)
Berkembang
(2)
Menyajikan data
tanpa analisis
Menyajikan data
Menganalisis data
dengan analisis
dengan benar dan
sederhana,
menyusun
tetapi
kesimpulan sesuai
kesimpulan
teori
belum tepat
5. Menyajikan hasil
analisis (komunikasi
lisan/tulisan)
Menyampaikan
hasil dengan
informasi terbatas
dan kurang runtut
Menyampaikan hasil
Menyampaikan Menyampaikan hasil dengan jelas, runtut,
hasil dengan
dengan jelas,
percaya diri,
bahasa
runtut,
menggunakan
sederhana,
menggunakan
bahasa ilmiah tepat,
sebagian runtut istilah ilmiah dasar serta menarik
audiens
6. Refleksi belajar
(jurnal/refleksi diri)
Menuliskan
Menuliskan
pengalaman
Menuliskan
pengalaman
belajar,
pengalaman belajar belajar dan
menjelaskan
secara singkat
menyebutkan 1
pemahaman baru,
tanpa analisis diri
hal yang
serta cara belajar
dipelajari
yang membantu
Kriteria
4. Mengolah data
eksperimen
Sangat
Berkembang (4)
Cakap (3)
Menganalisis data
secara mendalam,
menyusun
kesimpulan runtut,
serta mengaitkan
dengan konteks
nyata
Menuliskan
pengalaman belajar
secara mendalam,
menghubungkan
dengan kehidupan
nyata, serta
merencanakan
perbaikan ke depan
Rubrik Penilaian
Kriteria
1. Menjelaskan
fenomena
kontekstual
(misal: garam
larut dalam air,
minyak tidak)
Level 1 – Baru
Memulai
Level 3 – Cakap
Level 4 – Sangat
Bobot
Berkembang
Menjelaskan
Menjelaskan
Menjelaskan
fenomena secara
fenomena
fenomena dengan
Menyebutkan
runtut, mendalam,
sederhana, belum benar dan
fenomena tanpa
mengaitkan lebih 20%
menghubungkan menghubungkanny
penjelasan ilmiah
dari satu faktor
dengan struktur a dengan struktur
(ikatan, polaritas,
partikel
atom/molekul/ion
gaya antarmolekul)
2. Membuat
Representasi
representasi/mode dasar, hubungan
l (diagram, peta
antar konsep
konsep, model 3D) tidak jelas
3. Melakukan
eksperimen
sederhana
Level 2 –
Berkembang
Melakukan
langkah dengan
banyak
bimbingan
Representasi
Representasi jelas: Representasi
menunjukkan
atom → molekul
kreatif, lengkap,
sebagian
→ ion → sifat zat akurat, inovatif
hubungan konsep
Melakukan
eksperimen
dengan
bimbingan
terbatas, hasil
sebagian benar
Melakukan
eksperimen
mandiri, hasil
sesuai prosedur,
data benar
15%
Eksperimen
mandiri, teliti, hasil
akurat, ada
20%
pengamatan
tambahan/inovasi
Kriteria
Level 1 – Baru
Memulai
Level 2 –
Berkembang
Level 3 – Cakap
Level 4 – Sangat
Bobot
Berkembang
Analisis mendalam,
kesimpulan runtut,
15%
terkait konteks
nyata
4. Mengolah data
eksperimen
Menyajikan data
tanpa analisis
Menyajikan data
Menganalisis data
dengan analisis
dengan benar,
sederhana,
kesimpulan sesuai
kesimpulan belum
teori
tepat
5. Menyajikan hasil
analisis
(komunikasi
lisan/tulisan)
Hasil terbatas,
kurang runtut
Hasil sederhana,
sebagian runtut
6. Refleksi belajar
(jurnal/refleksi
diri)
Refleksi
Refleksi
Refleksi singkat
menjelaskan
menyebutkan 1
tanpa analisis diri
pemahaman baru
hal yang dipelajari
& cara belajar
Hasil jelas, runtut,
Hasil jelas, runtut, bahasa ilmiah
20%
istilah ilmiah dasar tepat, menarik
audiens
Total Bobot: 100%
• Pemahaman konsep (kriteria 1 & 2) → 35%
• Keterampilan proses (kriteria 3 & 4) → 35%
• Komunikasi (kriteria 5) → 20%
• Refleksi (kriteria 6) → 10%
Contoh Perhitungan Skor Rubrik
Misal seorang siswa mendapat skor level berikut:
• Kriteria 1 (Fenomena kontekstual): Level 3 (Cakap)
• Kriteria 2 (Representasi/model): Level 2 (Berkembang)
• Kriteria 3 (Eksperimen): Level 4 (Sangat Berkembang)
• Kriteria 4 (Mengolah data): Level 3 (Cakap)
• Kriteria 5 (Komunikasi): Level 2 (Berkembang)
• Kriteria 6 (Refleksi): Level 3 (Cakap)
Konversi Skor
Tiap level dinilai sebagai:
• Level 1 = 25 poin
• Level 2 = 50 poin
• Level 3 = 75 poin
• Level 4 = 100 poin
Refleksi
mendalam, terkait
kehidupan nyata, 10%
ada rencana
perbaikan
Kriteria
Level
Skor (dari
100)
Bobot
Skor Akhir
1. Fenomena kontekstual
3
75
20%
15,0
2. Representasi/model
2
50
15%
7,5
3. Eksperimen
4
100
20%
20,0
4. Mengolah data
3
75
15%
11,25
5. Komunikasi
2
50
20%
10,0
6. Refleksi
3
75
10%
7,5
100%
71,25
Total
Hasil Akhir: 71,25 (Kategori: Cakap)
Artinya siswa sudah cukup menguasai kompetensi inti, terutama kuat dalam eksperimen,
namun masih perlu ditingkatkan pada komunikasi dan representasi model
Download