Uploaded by User113826

askep gerontik indra

advertisement
FORMAT ASUHAN KEPERAWATAN GERONTIK
A. DATA BIOGRAFI
1. Nama
: Ny. Maesa (P)
2. Tempat & Tgl lahir
: Pontianak, 27-05-1955 (66th)
3. Pendidikan Terakhir
: Tidak Tamat SD (Sederajat)
4. Agama
: Islam
5. Status perkawinan
: Kawin
6. TB/BB
: 152 cm 44 kg
7. Penampilan
: Bersih rapi
8. Ciri-ciri Tubuh : Tinggi, kulit gelap, rambut beruban sedikit, tampak masih kuat dalam melakukan
aktivitas
9. Alamat : Jl. Parit Derabak, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Sei Raya, Kabupaten Kubu Raya
10. Orang yang dekat dihubungi : Saiya (P)
11. Hubungan dengan Usila: Anak kandung
12. Alamat
: Jl. Parit Derabak, Kelurahan Sei Raya, Kecamatan Sei Raya, Kabupaten
Kubu Raya
B. RIWAYAT KELUARGA
Genoram:
X
X
X
X
Keterangan:
66
th
X
X
: laki – laki
X : Meninggal
66
th
: Perempuan
- - - - : Serumah
: Pasien
C. RIWAYAT PEKERJAAN
1. Pekerjaan saat ini : Klien bekerja sebagai penjaga warung kopi
2. Alamat Pekerjaan : jl. Parit sembin
3. Beberapa Jarak Dari Rumah : 3km
4. Alat Transportasi : sepeda motor
5. Pekerjaan sebelumnya : Ibu rumah tangga
6. Berapa Jarak Dari Rumah : 3 km
7. Alat Transportasi: sepeda motor
8. Sumber-sumber Pendapatan & Kecukupan terhadap kebutuhan :
Klien bekerja sebagai penjaga warung kopi
D. RIWAYAT LINGKUNGAN HIDUP
1. Tipe tempat tinggal :Rumah Pribadi
2. Tempat tinggal pribadi tipe 45
3. Jumlah Kamar : 3 kamar
4. Jumlah Tongkat : Klien tidak memakai tongkat
5. Kondisi Tempat tinggal: Kondisi tempat tinggal bersih, halaman luas
6. Jumlah orang yang tinggal di rumah : Laki-laki : 2 orang/ perempuan : 1 orang
7. Derajat Privasi: 8. Tetangga Terdekat
Alamat/Telepon: E. RIWAYAT REKREASI
1. Hobbi / minat :
2. Keanggotaan organisasi : klien tidak pernah ikut kegiatan keorganisasian/ kader
3. Liburan / perjalanan : Klien tidak pernah pergi liburan dan hanya dirumah
saja jika hari libur
F. SISTEM PENDUKUNG
1. Perawat/ Bidan/ Dokter/Fisioterapi: Sistem pendukung adalah seorang perawat yang buka
praktek mandiri di sekitar daerah parit derabak
2. Rumah sakit: RS Khartika Husada Jaraknya 6,2 km
3. Klinik : Kimia farma Jaraknya 4 km
4. Pelayanan kesehatan di rumah : Tidak ada pelayanan
kesehatan dirumah, klien pergi ke puskesmas jika
ingin berobat
5. Makanan yang dihantarkan : Makanan bervariasi berupa lauk pauk, sayuran, seperti pakis
daun ubi
6. Perawatan sehari-hari yang dilakukan keluarga : tidak ada perawatan khusus yang
dilakukan
G. DISKRIPSI KEKHUSUSAN
Kebiasaan ritual : Klien sholat 5 waktu dan membaca al-Quran
H. STATUS KESEHATAN
1. Status kesehatan umum selama setahun yang lalu
Klien mengatakan belum pernah sakit tetapi pada saat ditensi barulah ketahuan saya menderita
hipertensi, pasien mengatakan tetapi saya suka makan yang asin”
2. Status kesehatan umum selama 5 tahun yang lalu :
Pasien mengatakan tidak pernah memeriksakan kesehatannya selama 5 tahun ini. Pasien belum
pernah dirawat dirumah sakit
3. Keluhan utama:
Pasien mengatakan mengalami keluhan seperti pusing, nyeri tengkuk tetapi
tidak sertiap waktu. Klien tampak duduk santai di halaman rumahnya
sendirian. Ny. S (anak) mengatakan terakhir GDS 133 mg/dL
4. Pemahaman & Penatalaksanaan Masalah Kesehatan
Klien mengatakan saya suka makan yang asin-asin seperti daun ubi, pakis dan
makanan yang bersantan, mungkin itu yang menyebabkan darah saya tinggi
Obat-obatan
No.
1
Nama Obat
Dosis
Keterangan
-
Status imunisasi : Klien mengatakan tidak pernah imunisasi
Alergi : Klien mengatakan tidak ada alergi makanan maupun obat-obatan
Faktor Lingkungan : Lingkungan dirumah dan halama klien bersih
Penyakit Yang Diderita:

Hipertensi
Rheumatoid
Asthma
Dimensia
I. AKTIVITAS HIDUP SEHARI-HARI (ADL)
Indeks Katz : A/B/C/D/E/F/G
1. Oksigenasi : RR 20x/menit, tidak terpasang oksigen
2. Cairan & Elektrolit : Klien minum sekitar 6-8 gelas/hari
(1400ml/hari)
3. Nutrisi : Klien makan 2-3x/hari, porsi habis
4. Eliminasi : Klien BAB lancar 1-2x/hari, BAK lancar 5-8x/hari
5. Aktivitas : Klien mampu beraktivitas secara mandiri
1
2
3
4
Keterangan:
Aktivitas
0
Mandi

0 : Mandiri
Berpakaian

1 : Perlu dibantu sebagian
Eliminasi

2 : Perlu bantuan oranglain
Mobilisasi

3 : Perlu bantuan oranglain dan alat
Pindah

4 : Ketergantungan parah
Makan Minum

6. Istirahat & tidur : Klien tidur nyenyak 6-8 jam
7. Personal Hygiene : Personal Hygiene terpenuhi mandi 2x/hari, sikat gigi 2x/hari
8. Seksual : Klien sudah lansia
9. Rekreasi : Klien rekreasi hanya menonton TV, setiap hari libur klien jarang melakukan rekresi
keluar
10. Psikologis
 Persepsi klien
: Klien berasumsi penyakitnya didapat dari Allah dan juga karena pola hidup yang
dilakukan klien dengan tidak menjaga apa yang dimakan
 Konsep diri
: Klien menerima dan berusaha dalam penyembuhan penyakitnya
 Emosi
: Status emosi klien tampak stabil dan ramah
 Adaptasi
: Klien mampu beradaptasi dengan lingkungan dan keadaan yang terjadi
 Mekanisme Pertahanan Diri:
: Klien melakukan kompromi meminta bantuan dan kerjasama dengan keluarga
sebelum melakukan tindakan misalnya ingin berobat dimana
J. TINJAUAN SISTEM
Keadaan umum
: Baik
Tingkat Kesadaran
: Composmentis
Skala Koma Glasgow
: Verbal = 5
Psikomotor = 6
Tanda-tanda vital
: Pulse = 79
Temp = 36,3 RR = 20
Mata = 4
Tensi = 140/100
1. Sistem Kardiovaskuler :
Inspeksi
: Bentuk simetris, tidak terlihat retraksi dada
Palpasi
: Pemeriksaan taktil fremitus dan vocal fremitus yaitu getaran dinding torak antara
kanan dan kiri teraba sama
Perkusi
: suara dinding torak sonor
Auskultasi : terdengar bunyi vesikuler
2. Sistem Pernafasan:
Inspeksi
: Bentuk simetris, tidak ada polip, bersih tidak ada kotoran, RR 20x/menit
Palpasi
: Tidak ada nyeri tekan
3. Sistem Integumen
Inspeksi
: berwarna hitam, tidak ada lesi, turgor kering
Palpasi
: tidak ada nyeri tekan
4. Sistem Perkemihan
Inspeksi
: Tidak ada kelainan di daerah genetalia
5. Sistem Muskuluskeletal:
5
5
sinistra
dekstra
5
KAKI
5
Inspeksi : simetris, tidak ada luka, tidak ada lesi
Palpasi : Tidak ada nyeri tekan
TANGAN
Inpeksi : simetris, tidak ada luka, tidak ada lesi
Palpasi : tidak ada nyeri tekan
6. Sistem Endokrin:
Inspeksi
: tidak terdapat pembesaran kelenjar getah bening
Palpasi
: tidak terdapat nyeri tekan
7. Sistem Immune:
Tidak ada kelaianan dan tidak ada pembengkaka kelenjar bening(tiroid).
8. Sistem Gastrointestinal:
Inspeksi
: perut terlihat simetris
Auskultasi
: terdengar bunyi bising usus 20x/m
Perkusi
: bunyi perut pasien timpani
Palpasi
: terdapat nyeri tekan didaerah epigastrik.
9. Sistem Reproduksi:
Klien sudah menikah satu kali, memiliki 2 orang anak. Klien mengatakan tidak pernah memiliki
riwayat gangguan reproduksi.
10. Sistem Persyarafan:
11. Sistem syaraf kranial :
Nervus 1:” penciuman baik ditandai dapat merasakan bau minyak kayu putih
Nervus 2: penglihatan baik , di tandai dapat medihat di sampingan dengan lrikan
Nervus 3: klien dapat mengangkat kelompak mata atas.
Nervus 4: klien dapat menggerakan mata kekiri dan kanan
Nervius 5: klien dapat mengunyah dengan baik.
Nervus 6: klien dapat menggerakan mata kekiri dan kekanan mengikuti jari perawat.
Nervus 7: fungsi penegcapan baik, di tandai dengan klien mengatakan tidak ada keluhan pada
waktu makndan nafsu makan baik .
Nervus 8: klien dapat berkomunikasi baik dengan perawat dan lingkungan.
Nervus 9: klien dapat menelan baik
Nervus 10 : fungsi menelan baik, pada saat instruksi mengatakan AAA,AAA uvula terangkat
dan tetap berada median.
Nervus 11: gerakan kepala dan bahu bisa di gerakan
Nervus 12: klien dapat menggerakan lidahnya (terkontrol).
12. Sistem Penglihatan:
Inspeksi : Simetris, konjungtiva an anemis, sklera non ikteris
Palpasi : tidak ada nyeri tekan, klien mengatakan pandangannya kabur
13. Sistem Pendengaran:
Inspeksi
: tidak terdapat serumen, pendengaran baik
Palpasi
: tidak terdapat nyeri tekan
14. Sistem Pengecapan:
Inspeksi
: Bentuk simetris, mukosa kering, lidah bersih, gusi merah mudah, dan gigi bersih,
tidak memakai gigi palsu, pengecapan baik
15. Sistem Penciuman:
Inspeksi
: Bentuk simetris, tidak ada polip, bersih tidak ada kotoran, pengecapan baik
Palpasi
: Tidak ada nyeri tekan
15.Tactil Respon:
Tactil respon normal, pklien dapat merasakan sentuhan yang diberikan
K. STATUS KOGNITIF/AFEKTIF/SOSIAL
1. Status emosional
2. Kemandirian manula (Katz Indexs)
3. Short Portable Mental Status Questionnaire (SPMSQ)
4. Mini Mental State Exam (MMSE)
5. Inventaris Depresi Beck
6. APGAR Keluarga
7. Keseimbangan manula
ANALISA DATA
No.
1.
Data (Sign & Symptom)
Ds:

Interpretasi
Masalah
(Etiologi)
(Problem)
Hipertensi
Risiko perfusi serebral
tidak
Klien mengatakan mengalami
keluhan seperti pusing tetapi tidak Kerusakan vaskuler berhubungan
setiap waktu.

pembuluh darah
Klien mengatakan saya suka
makan yang asin-asin seperti
daun ubi, pakis dan makanan
Perubahan struktur
yang bersantan, mungkin itu yang
menyebabkan darah saya tinggi
Penyumbatan
Do :

TTV: 140/100 mmHg

Tampak klien bersantai di
halaman rumah
pembuluh darah
vasokontriksi
gangguan sirkulasi
otak
suplay 02 menurun
Gangguan perfusi
serebral
efektif
dengan
faktor resiko (D.0017)
hipertensi
DS :
2.
Defisit

Klien mengatakan belum pernah
pengetahuan
berhubungan
dengan
kurang terpapar informasi
sakit tetapi pada saat ditensi
Perubahan status
barulah ketahuan saya menderita
kesehatan
hipertensi, pasien mengatakan
tetapi saya suka makan yang asin”
Sumber informasi tidak
Do :

adekuat
Ny. M tampak kooperatif
Kurang pengetahuan
PRIORITAS MASALAH
1. Resiko gangguan perfusi serebral berhubungan dengan hipertensi
2. Defisit
pengetahuan
berhubungan
dengan
kurang
terpapar
informasi
RENCANA KEPERAWATAN
No.
1.
Diagnosa
Rencana Keperawatan
Keperawatan
Tujuan
Intervensi (SIKI)
Resiko
perfusi
serebral tidak efektif
berhubungan
dengan faktor resiko
Setelah dilakuakn
tindakan
keperawatan
kepada Ny. M
selama 3x30
menit diharapkan
tekanan darah
stabil
Pemantauan Tanda-tanda vital dan
Tekanan Intrakranial
 Monitor tekanan darah,
nadi, pernapasan, dan suhu
tubuh
 Monitor peningkatan TD
 Monitor pelebaran tekanan
nadi (selisih TDS dan
TDD)
 Monitor penurunan
frekuensi jantung
 Monitor adanya keluhan
sakit kepala
 Periksa riwayat penyakit
pasien secara rinci untuk
melihat faktor risiko
 Monitor sirkulasi perifer
(mis. Nadi perifer, edema,


CRT, warna, suhu, dan
adanya rasa sakit pada
ekstremitas)
Monitor adanya tanda/gejala
peningkatan TIK
Hindari aktivitas yang dapat
meningkatkan tekanan
intracranial
Implementasi
Evaluasi
14 J uni 2021
14 Juni 2021

S:
Memonitor tekanan darah,
nadi, pernapasan, dan suhu
tubuh
 Memonitor peningkatan TD
 Memonitor pelebaran
tekanan nadi (selisih TDS
dan TDD)
 Memonitor adanya keluhan
sakit kepala
 Memeriksa riwayat
penyakit pasien secara rinci
untuk melihat faktor risiko
 Memonitor sirkulasi perifer
(mis. Nadi perifer, edema,
CRT, warna, suhu, dan
adanya rasa sakit pada
ekstremitas)
 Memonitor adanya
tanda/gejala peningkatan
TIK

Klien mengatakan
mengalami keluhan seperti
pusing tetapi tidak setiap
waktu.
O:

Tampak klien bersantai di
halaman rumah

TD: 140/100 mmHg
A : masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
16 Juni 2021
16 Juni 2021



Memonitor tekanan darah,
nadi, pernapasan, dan suhu
tubuh
Memonitor peningkatan TD
Memonitor adanya keluhan
sakit kepala
S:

Klien mengatakan pusing
saya sudah berkurang, saya
tidur pada saat saya tidak
melakukan aktivitas
O:

TD: 140/90 mmHg

Ny. M kooperatif saat
diberikan penjelasan
mengenai anjuran yang baik
untuk hipertensi
A : masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
3.
Defisit
pengetahuan
berhubungan
dengan
kurang
terpapar informasi
Setelah
dilakukan
tindakan
keperawatan
kepada Ny. M
selama 3x30
menit
diharapkan
tingkat
Edukasi Kesehatan
1. Observasi:
 Identifikasi kesiapan dan
kemampuan menerima
informasi
 Identifikasi faktor-faktor yang
dapat meningkatkan dan
menurunkan motivasi perilaku
14 Juni 2021
1. Observasi:
 Mengidentifikasi
kesiapan dan
kemampuan menerima
informasi
2. Terapeutik:
 Menyediaakan materi
14 Juni 2021
S:

Klien mengatakan belum
pernah sakit tetapi pada
saat ditensi barulah
ketahuan saya menderita
pengetahuan
meningkat
perilaku hidup bersih dan sehat
2. Terapeutik:
 Sediaakan materi dan media
pendidikan kesehatan
 Jadwalkan pendidikan
kesehatan sesuai kesepakatan
 Berikan kesempatan untuk
bertanya
3. Edukasi
Jelaskan penyebab dan faktor
rnesiko penyakit (Hipertensi)
dan media pendidikan
kesehatan
 Menjadwalkan
pendidikan kesehatan
sesuai kesepakatan
 Memberikan
kesempatan untuk
bertanya
3. Edukasi
Menjelaskan penyebab dan
faktor resiko penyakit
(Hipertensi)
16 Juni 2021
1. Observasi:
 Mengidentifikasi
kesiapan dan
kemampuan menerima
informasi
2. Terapeutik:
 Menyediaakan materi
dan media pendidikan
kesehatan
 Menjadwalkan
pendidikan kesehatan
sesuai kesepakatan
hipertensi, pasien
mengatakan tetapi saya
suka makan yang asin”
O:
-
Ny.M tampak kooperatif
A: Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
16 Juni 2021
S:
- Ny. M mengatakan belum
mengetahui
banyak
mengenai Hipertensi
- Klien dan keluarga siap
menerima informasi dan
siap dijadwalkan dalam
pemberian penkes
O:
- Ny. M dan keluarga
tampak kooperatif
A: Masalah belum teratasi
P : Intervensi dilanjutkan
(Pemberian penkes berupa
leaflet tentang DM)

Memberikan
kesempatan untuk
bertanya
3. Edukasi
Menjelaskan penyebab dan
faktor resiko penyakit
(Hipertensi)
PENGKAJIAN EMOSIONAL MANULA
Identifikasi Masalah Emosional
Nama Klien
: Ny. M
Tanggal : 22-06-1956
Jenis kelamin
: L/P
Umur : 66 tahun
Agama
: Islam
Suku : Madura
Tahun Pendidikan
: SD
Alamat
: Parit Derabak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
TB/BB : 152cm/ 42kg
Tahap I
Apakah klien mengalami sukar tidur ?
Ya

Tidak
Apakah klien sering merasa gelisah ?
Ya

Tidak
Apakah klien sering murung atau menangis sendiri ?
Ya

Tidak
Apakah klien sering merasa was-was atau khawatir ?
Ya

Tidak
Lanjutkan ketahap 2 bila minimal ada satu jawaban “ya” pada tahap I
Tahap 2
Keluhan lebih dari 3 bulan atau lebih dari 1 kali dalam 1 bulan?
Ya
Tidak
Ada masalah atau banyak pikiran ?
Ya
Tidak
Ada gangguan / masalah dengan keluarga lain ?
Ya
Tidak
Menggunakan obat tidur / penenang atas anjuran dokter ?
Ya
Tidak
Cenderung mengurung diri ?
Ya
Tidak
INDEKS KATZ
Indeks Kemandirian Pada Aktivitas Kehidupan Sehari-Hari
Nama Klien
: Ny. M
Tanggal : 22-06-1956
Jenis kelamin
: L/P
Umur : 74 tahun
Agama
: Islam
Suku : Madura
Tahun Pendidikan
: SD
Alamat
: Parit Derabak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
Skore
A
TB/BB : 152cm/ 42kg
Kriteria
Kemandirian dalam hal makan, kontinen, berpindah, ke kamar kecil, berpakaian
dan mandi
B
Kemandirian dalam semua aktivitas hidup sehari-hari, kecuali satu dari fungsi
tersebut
C
Kemandirian dalam semua aktivitas hidup sehari-hari, kecuali mandi dan
satufungsi tambahan
D
Kemandirian dalam semua aktivitas hidup sehari-hari, kecuali mandi,
berpakaiandan satu fungsi tambahan
E
Kemandirian dalam semua aktivitas hidup sehari-hari kecuali mandi,
berpakaian,ke kamar kecil dan satu fungsi tambahan
F
Kemandirian dalam semua aktivitas hidup sehari-hari kecuali mandi,
berpakaian,ke kamar kecil, berpindah dan satu fungsi tambahan
G
Lainlain
Ketergantungan pada ke enam fungsi tersebut
Lain-lainTergantung pada sedikitnya dua fungsi, tetapi tidak dapat
diklasifikasikan sebagai C, D, E, atau F
N
Kriteria
Mandiri
Keterangan
Bantuan
o.
1
Dengan
Makan
A
Frekuensi : 2-3x/hari
Jumlah : 1 porsi
Jenis : daging sayur
buah dll
2
Minum
A
Frekuensi : 6-8
gelas/hari
Jumlah : 1400ml
Jenis : air putih, kopi
3
Berpindah dari kursi roda
A
ketempat tidur, sebaliknya
4
Personal toilet (cuci muka,
A
menyisir rambut, gosok gigi)
5
Keluar masuk toilet (mencuci
Frekuensi :
2x/hari
A
pakaian, menyeka tubuh,
menyiram)
6
Mandi
A
7
Jalan dipermukaan datar
A
8
Naik turun tangga
A
2x/hari
9
Mengenakan pakaian
A
10
Kontrol bowel (BAB)
A
Frekuensi : 12x/hari
Konsistensi :
lunak
11
Kontrol bladder (BAK)
A
Frekuensi : 5-8x/hari
Warna : kuning
pucat, jernih
12
Olah raga/ latihan
A
Frekuensi : 30 menit
Jenis :
jalan santai
13
Rekreasi/ pemanfaatan waktu
luang
A
Frekuensi :
60 menit
Jenis :
menonton
TV
SHORT PORTABLE MENTAL STATUS QUESTIONNAIRE(SPMSQ)
Penilaian ini untuk mengetahui fungsi intelektual lansia
Nama Klien
: Ny. M
Jenis kelamin
: L/P
Umur : 66 tahun
Agama
: Islam
Suku : Madura
Tahun Pendidikan
: SD
Alamat
: Parit Derabak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
Skor
No
B S
1
Tanggal : 22-06-1956
TB/BB : 152cm/ 43kg
Pertanyaan
Tanggal berapa hari ini?
Jawaban
Hari Senin Tgl
14 Thn 2021
2
Hari apa sekarang ini?
Senin
3
Apa nama tempat ini
Parit derabak
4
Berapa no. Telpon anda? 4a.
Dimana alamat anda?
(tanyakan bila tidak memiliki no. Telpon)
5
Berapa umur anda?
74
6
Kapan anda lahir?
1947
7
Siapa presiden Indonesia sekarang?
Jokowi
8
Siapa presiden sebelumnya?
Susilo Bambang
Yudhoyono
9
Siapa nama kecil ibu anda?
Tidak tahu
10
Kurang 3 dari 20 dan tetap pengurangan 3 darisetiap
17
angka baru, semua secara menurun ?
Jumlah kesalahan total
1
Keterangan :
1. Kesalahan 0 – 2 Fungsi intelektual utuh
2. Kesalahan 3 – 4Kerusakan Ringan
3. Kesalahan 5 – 7Kerusakan Sedang
4. Kesalahan 8 – 10 Kerusakan Berat
Bisa dimaklumi bila lebih dari satu kesalahan bila subyek hanya berpendidikan sekolah dasar.
Bisa dimaklumi bila kurang dari satu kesalahan bila subyek mempunyai pendidikan di atas sekolah
menengah atas.
Bisa dimaklumi bila lebih dari satu kesalahan untuk subyek kulit hitam, dengan menggunakan kriteria
pendidikan yang sama.
MINI – MENTAL STATE EXAM (MMSE)
Menguji Aspek– aspek Kognitif dari Fungsi Mental
Nilai Maksimum
Pasien
Pertanyaan
Orientasi
5
5
(Tahun) (Musim) (Tanggal) (Hari)
(Bulan apa sekarang)?
5
5
Dimana kita : (negara bagian)
(wilayah)
(kota)
(rumah-sakit)
(lantai)
Registrasi
3
3
Nama 3 objek : 1 detik untuk
mengatakan masing-masing Kemudian
tanyakan klien ketiga objek setelah
anda telah mengatakannya. Beri 1 poin
untuk setiap jawaban yang benar.
Kemudian ulangi sampai ia
mempelajariketiganya.Jumlahkan
percobaan dan catat.
Percobaan : ……….
Perhatian dan kalkulasi
5
Mengingat
3
Meminta klien berhitung mulai dari
100, kemudian dikurangi 7 sampai 5
tingkat
1. 100, 92,85,65, 45
3
3
Minta untuk mengulang ketiga objek
diatas. Berikan 1poin untuk setiap
kebenaran.
Bahasa
9
Menanyakan kepada klien tentang
benda (sambil
menunjuk benda
tersebut).
1. Jendela
2. Jam dinding
9
Meminta klien untuk mengulang kata
berikut “tanpa, jika, dan, atau, tetapi”.
Klien menjawab
…, dan, atau, tetapi.
Meminta klien untuk mengikuti
perintah berikut yang terdiri dari 3
langkah.
Ambil pulpen di tangan anda, ambil
kertas,menulis “saya mau tidur”.
1. Ambil pulpen
2. Ambil kertas3. ….
Perintahkan klien untuk hal berikut
(bila aktivitas sesuai perintah nilai 1
poin): “tutup mata anda”.
1. Klien menutupmata
Perintahkan pada klienuntuk menulis
satukalimat dan menyalingambar (2
buah segi 5).
28
Nilai Total
Kaji Tingkat Kesadaran sepanjang kontinum :
Composmentis
Keterangan :
Apatis
Somnolen
Suporuscoma
> 23
: Aspek kognitif dari fungsi mental baik
18– 22
: Kerusakan aspek fungsi mental ringan
<17
: Terdapat kerusakan aspek mental berat
Coma
Nilai maksimal 30, Nilai 21 atau kurang biasanya indikasi adanya kerusakan kognitif yang
memerlukan pemeriksaan lanjut.
INVENTARIS DEPRESI BECK
Untuk Mengetahui Tingkat Depresi Lansia Dari Beck & Deck (1972)
Nama Klien
: Ny. M
Tanggal : 22-06-1956
Jenis kelamin
: L/P
Umur : 66 tahun
Agama
: Islam
Suku : Madura
Tahun Pendidikan
: SD
Alamat
: Parit Derabak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
Skor
TB/BB : 152cm/ 42kg
Uraian
A. Kesedihan 0
3
Saya sangat sedih/ tidak bahagia dimana saya tidak dapat menghadapinya
2
Saya galau/sedih sepanjang waktu dan saya tidak dapat keluar darinya
1
Saya merasa sedih/ galau
0
Saya tidak merasa sedih
B. Pesimisme 0
3
Saya merasa bahwa masa depan adalah sia-sia dan sesuatu tidak dapat membaik
2
Saya merasa tidak mempunyai apa-apa untuk memandang kedepan
1
Saya merasa berkecil hati mengenai masa depan
0
Saya tidak begitu pesimistis atau kecil hati tentang masa depan
C. Rasa gagal 0
3
Saya merasa benar-benar gagal sebagai orang tua (suami/istri)
2
Bila melihat kehidupan kebelakang, semua yang dapat saya lihat hanya kegagalan
1
Saya merasa telah gagal melebihi orang pada umumnya
0
Saya tidak merasa gagal
D. Ketidakpuasan 0
3
Saya tidak puas dengan segalanya
2
Saya tidak lagi mendapatkan kepuasan dari apapun
1
Saya tidak menyukai cara yang saya gunakan
0
Saya tidak merasa puas
E. Rasa bersalah 0
3
Saya merasa seolah-olah sangat buruk atau tidak berharga
2
Saya merasa sangat bersalah
1
Saya merasa buruk/tak berharga sebagian dari waktu yang baik
0
Saya merasa tidak benar-benar bersalah
F. Tidak menyukai diri sendiri 0
3
Saya benci diri saya sendiri
2
Saya muak dengan diri saya sendiri
1
Saya tidak suka dengan diri saya sendiri
0
Saya tidak merasa kecewa dengan diri sendiri
G. Membahayakan diri sendiri 0
3
Saya akan membunuh diri saya sendiri jika saya mempunyai kesempatan
2
Saya mempunyai rencana pasti tentang tujuan bunuh diri.
1
Saya merasa lebih baik mati
0
Saya tidak mempunyai pikiran-pikiran mengenai membahayakan diri sendiri
H. Menarik diri dari sosial 0
3
Saya telah kehilangan semua minat saya pada orang lain dan tidak peduli padamereka
semuanya
2
Saya telah kehilangan semua minat saya pada orang lain dan mempunyai
sedikitperasaan pada mereka
1
Saya kurang berminat pada orang lain dari pada sebelumnya
0
Saya tidak kehilangan minat pada orang lain
I. Keragu-raguan 0
3
Saya tidak dapat membuat keputusan sama sekali
2
Saya mempunyai banyak kesulitan dalam membuat keputusan
1
Saya berusaha mengambil keputusan
0
Saya membuat keputusan yang baik
J. Perubahan gambaran diri 0
3
Saya merasa bahwa saya jelek atau tampak menjijikkan
2
Saya merasa bahwa vada perubahan-perubahan yang permanen dalam penampilan saya dan ini
membuat saya tak menarik
1
Saya khawatir bahwa saya tampak tua atau tak menarik
0
Saya tidak merasa bahwa saya tampak lebih buruk dari pada sebelumnya
K. Kesulitan kerja 0
3
Saya tidak melakukan pekerjaan sama sekali
2
Saya telah mendorong diri saya sendiri dengan keras untuk melakukan sesuatu
1
Saya memerlukan upaya tambahan untuk mulai melakukan sesuatu
0
Saya dapat bekerja kira-kira sebaik sebelumnya
L. Keletihan 1
3
Saya sangat lelah untuk melakukan sesuatu
2
Saya merasa lelah untuk melakukan sesuatu
1
Saya merasa lelah dari yang biasanya
0
M. Anoreksia 0
3
Saya tidak lagi mempunyai napsu makan sama sekali
2
Napsu makan saya sangat memburuk sekarang
1
Napsu makan saya sebaik sebelumnya
0
Napsu makan saya tidak buruk dari yang biasanya
Skor = 1
Penilaian
0-6
Depresi tidak ada atau minimal
7-13
Depresi ringan
14-
Depresi sedang
21
22-
Depresi berat
39
Dari Beck AT, Beck RW : Screening depressed patients in family practice
(1972)
APGAR KELUARGA DENGAN LANSIA
Suatu Alat Skrining Singkat Yang Dapat Digunakan Untuk
Mengkaji Fungsi Sosial Lansia
Nama Klien
: Ny. M
Jenis kelamin
: L/P
Umur : 66 tahun
Agama
: Islam
Suku : Madura
Tahun Pendidikan
: SD
Alamat
: Parit Derabak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
No.
1
Tanggal : 22-06-1956
Uraian
Saya puas bahwa saya dapat
TB/BB : 152cm/ 42kg
Fungsi
Skor
Adaptation
2
Partnership
2
Growth
2
Affection
1
kembali pada keluarga(temanteman) saya untuk membantu pada
waktu sesuatu menyusahkan saya
2
Saya puas dengan cara keluarga
(teman-teman) saya membicarakan
sesuatu dengan saya dan
mengungkapkan masalah dengan saya
3
Saya puas bahwa keluarga
(teman-teman) saya menerima dan
mendukung keinginan saya
untuk melakukan aktivitas atau arah
baru
4
Saya puas dengan cara keluarga
(teman-teman) saya mengekspresikan
afek dan berespons terhadap emosiemosi saya, seperti marah, sedih atau
mencintai
5
Saya puas dengan cara teman-teman saya
Resolve
2
Total
9
dan sayamenyediakan waktu bersamasama
Penilaian :
Pertanyaan-pertanyaan yang
dijawab:
Selalu
:
skore 2
Kadang-kadang
:
skore 1
Hampir tidak pernah
0
: skore
PENGKAJIAN KESEIMBANGAN UNTUK LANSIA
Lembar Observasi Keseimbangan Lansia
Nama Klien
: Ny. M
Tanggal : 22-06-1956
Jenis kelamin
: L/P
Umur : 66 tahun
Agama
: Islam
Suku : Madura
Tahun Pendidikan
: SD
Alamat
: Parit Derabak, Kelurahan Sungai Raya Kecamatan Sungai Raya, Kab. Kubu Raya
TB/BB : 152cm/ 42kg
Komponen
utama dalam
bergerak
Langkah-langkah
Kriteria
A. Perubahan
Posisi atau
Gerakan
Keseimbang
an
1. Bangun dari
1. Tdk bangun dr tempat
kursi
2. Duduk kekursi
pdsternum
(mata ditutup)
√
√
duduk dgn satu gerakan,
ttpmendorong tubuhnya keatas
dgn tangan
a/ bergerak kedepan kursi
terlebih dahulu, tidak
stabilpd saat berdiri pertama
kali
2. Menjatuhkan diri
3. dorongan
Ya √ Tidak
kekursi, ttd duduk
ditengah kursi
3. Pemeriksa mendorong
sternum (perlahan
lahansebanyak 3 kali). Klien
menggerakan
kaki,memegang objek u/
dukungan, kaki tdk
menyentuhsisi-sisinya.
ya
Tidak
√
ya
tidak
√
Tidak
√
4. Bangun drkursi
4. Kriteria sama dengan
criteria u/ mata terbuka
ya
√
5. Kriteria sama dengan
5. Duduk
6. Menahan
dorongan pd
sternum
criteria u/ mata terbuka
6. Kriteria sama dengan
criteria u/ mata terbuka
7. Menggerakan kaki,
7. Perputaran leher
8. Gerakan
menggapai
sesuatu
ya
memegang obyek u/
dukungan, kaki tdk
menyentuh sisi-sisinya,
keluhan vertigo, pusinga/
keadaan tdk stabil.
ya
ya
√
tidak
v
v tidak
v
v√
√
Tidak
8. Tdk mampu u/ menggapai
sesuatu dengan bahufleksi
max, sementara berdirri
pada ujung-ujung jari kaki
tdk stabil, memegang
sesuatu u/ dukungan.
ya
√
Tidak
9. Membungkuk
9. Tdk mampu membungkuk
u/ mengambil obyek-obyek
kecil dr lantai, memegang
obyek u/ bisaberdiri,
memerlukanusaha-usaha
multiple
u/ bangun
B. Gaya
Berjalan
atau gerak
10.Minta klienu/
berjalan
ketempat
y/ ditentukan.
10.Ragu-ragu, tersandung,
memegang objek
u/ dukungan
ya
√
Tidak
Ya
Tidak
√
11. Ketinggian
langkah kaki(saat
berjalan)
11. Kaki tdk naik dr lantai secara
ya
konsisten(menggeser a/
menyeret kaki), mengangkat
kakiterlalutinggi (>50 cm)
Tidak
√
12. Setelah langkah-langkah awal,
12. Kontinuitas langkah
kaki (diobservasi
darisamping klien)
langkah menjaditdkkonsisten,
memulai mengangkat satu
kakisementara y/. lain
menyentuh tanah
√
ya
Tidak
13. Tdk berjalan pd garis lurus,
bergelombang darisisike sisi
13. Kesimetrisan
langkah
(diobservasi dari
samping klien)
14. Penyimpangan jalur
pd saatberjalan
(diobservasi dari
belakang klien)
14. Tdk berjalan pd garis lurus,
bergelombang darisisike sisi
Tidak
Ya
√
15. Berhenti sebelum berbalik,
jalan sempoyongan,bergoyang,
memegang obyek u/
dukungan.
Tidak
√
Ya
15. Berbalik
tidak
ya
INTERVENSI HASIL
Ket:
ya : 1
tidak : 0
0–5
Resiko jatuh rendah
6 – 10
Resiko jatuh sedang
11 – 15 Resiko jatuh tinggi
√
Download