Uploaded by JUAL OBAT DI JEPANG

harga jual obat hiv paling manjur di jepang

advertisement
harga jual obat hiv paling manjur di
jepang
PUSAT LAYANAN DE NATURE :
Whatsapp
KLIK DISINI
082136022324 / 081903555115
Semua Orang yang baru saja terinfeksi HIV akan mengalami gejala seperti penyakit flu. Ini terjadi
selama kurang lebih satu bulan hingga dua bulan setelah terinfeksi. Gejala awal yang muncul seperti
demam, tenggorokan sakit, dan munculnya ruam. Tapi, beberapa orang yang menderita HIV tidak
merasakan tanda dan gejala selama bertahun-tahun.Hanya dengan menjalani tes HIV, kita bisa tahu
pasti apakah kita terinfeksi atau tidak. Makin cepat HIV terdeteksi, maka tingkat keberhasilan
pengobatan akan lebih tinggi.
harga jual obat hiv paling
manjur di jepang
PUSAT LAYANAN PT. DE NATURE
INDONESIA
TELPN / WA : 082136022324 /
081903555115
Jika Anda merasa berisiko terinfeksi HIV, konsultasikan kepada dokter atau klinik kesehatan terdekat.
Jangan menunda penanganan setelah Anda tahu telah terinfeksi HIV. Jika terlambat, virus bisa
dengan cepat menyebar ke dalam sistem kekebalan tubuh. Hal ini bisa mengganggu kesehatan
Anda. Anda juga bisa menghindari penyebaran virus kepada orang-orang terdekat atau pun kepada
orang lain.
HIV dapat bersembunyi di dalam tubuh dan tidak menunjukkan gejala apa pun hingga 10 tahun.
Namun, ini bukan berarti virusnya hilang dari dalam tubuh. Jika tidak diobati, HIV dapat berlanjut ke
tahap 3 bahkan jika tidak muncul gejala apa pun. Inilah mengapa deteksi dini sangat penting. Dengan
pengobatan HIV yang tepat, seorang penderita HIV dapat tetap hidup normal dan sehat dalam jangka
waktu panjang.
Ciri-ciri HIV Tahap Awal yang Perlu Diwaspadai
Gejala awal HIV terlihat mirip dengan penyakit flu,
yang dapat meliputi:
- sakit kepala
- demam- lesu
- pembengkakan kelenjar getah bening
- sakit tenggorokan
- sariawan
- munculnya ruam
- nyeri otot dan sendi
- bisul di mulut atau alat kelamin
- diarea
Selain itu, ada juga kemungkinan bahwa Anda akan mengalami berbagai gejala di luar yang telah
disebutkan.Anda tidak dapat mengetahui secara pasti apakah benar terjangkit HIV/AIDS sampai
diperiksa secara medis dan menyeluruh. Jika Anda mempunyai kekhawatiran ata pertanyaan tentang
suatu gejala, silakan berkonsultasi dengan dokter.
Tipe HIV
Virus HIV terbagi menjadi 2 tipe utama, yaitu HIV-1 dan HIV-2. Masing-masing tipe terbagi lagi
menjadi beberapa subtipe. Pada banyak kasus, infeksi HIV disebabkan oleh HIV-1, 90% di antaranya
adalah HIV-1 subtipe M. Sedangkan HIV-2 diketahui hanya menyerang sebagian kecil individu,
terutama di Afrika Barat.
Infeksi HIV dapat disebabkan oleh lebih dari 1 subtipe virus, terutama bila seseorang tertular lebih
dari 1 orang. Kondisi ini disebut dengan superinfeksi. Meski kondisi ini hanya terjadi kurang dari 4%
penderita HIV, risiko superinfeksi cukup tinggi pada 3 tahun pertama setelah terinfeksi.
Tanda-tanda dan gejala HIV
Infeksi Human Immunodeficiency Virus pada umumnya tidak menampakkan wujud yang jelas di awal
masa paparan. Kebanyakan ODHA tidak menunjukkan tanda atau gejala HIV/AIDS yang khas dalam
beberapa tahun pertama terinfeksi.
Jikalau mengalami gejala, kemungkinan intensitas yang dirasakan tidak begitu jelas atau ciri-ciri yang
muncul kerap disalahpahami sebagai penyakit lain yang lebih umum. Anda mungkin juga sudah
memiliki HIV tetapi masih terlihat sehat, bugar, dan bisa berkegiatan normal selayaknya orang sehat
lainnya.
Infeksi Human Immunodeficiency Virus umumnya memakan waktu hingga 2 sampai 15 tahun sampai
bisa memunculkan gejala pasti. HIV tidak akan langsung merusak organ tubuh Anda. Virus tersebut
perlahan menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkannya secara bertahap sampai
kemudian tubuh Anda menjadi rentan diserang penyakit, terutama infeksi.
harga jual obat hiv paling
manjur di jepang
Penyebab HIV/AIDS
Menurut Center for Disease Control and Prevention (CDC), penularan virus HIV dari pengidap hanya
bisa diperantarai oleh cairan tubuh seperti darah, air mani, cairan pra-ejakulasi, cairan rektal (anus),
cairan vagina, dan ASI yang berkontak langsung dengan luka terbuka di selaput lendir, jaringan
lunak, atau luka terbuka di kulit luar tubuh orang sehat.
Jalur penularan virus umumnya terjadi dari hubungan seks tanpa kondom (penetrasi vaginal, seks
oral, dan anal). Ingat, penularan HIV hanya bisa terjadi dengan syarat, Anda sebagai orang yang
sehat memiliki luka terbuka atau lecet di organ seksual, di mulut, atau di kulit.Biasanya perempuan
remaja cenderung lebih rentan terhadap risiko infeksi HIV karena selaput vagina mereka lebih tipis
sehingga lebih rentan lecet dan terluka dibandingkan wanita dewasa.
Penularan HIV lewat seks anal juga termasuk lebih rentan karena jaringan anus tidak memiliki lapisan
pelindung layaknya vagina, sehingga lebih mudah sobek akibat gesekan.
Selain dari paparan antar cairan dengan luka lewat
aktivitas seks, penularan HIV juga dapat terjadi jika
cairan terinfeksi tersebut disuntikkan langsung ke
pembuluh darah, misalnya dari:
- Pemakaian jarum suntik secara bergantian dengan orang yang terkontaminasi dengan Human
Immunodeficiency Virus.
- Menggunakan peralatan tato (termasuk tinta) dan tindik (body piercing) yang tidak disterilkan dan
pernah dipakai oleh orang dengan kondisi ini.
- Memiliki penyakit menular seksual (PMS) lainnya seperti klamidia atau gonore. Virus HIV akan
sangat mudah masuk saat sistem kekebalan tubuh lemah.
- Ibu hamil pengidap HIV/AIDS dapat menularkan virus aktif kepada bayinya (sebelum atau selama
kelahiran) dan saat menyusui.
Namun, jangan salah sangka. Anda TIDAK dapat
tertular virus Human Immunodeficiency Virus
melalui kontak sehari-hari seperti:
- Bersentuhan
- Berjabat tangan
- Bergandengan
- Berpelukan
- Cipika-cipiki- Batuk dan bersin
- Mendonorkan darah ke orang yang terinfeksi lewat jalur yang aman
- Menggunakan kolam renang atau dudukan toilet yang sama
- Berbagi sprei
- Berbagi peralatan makan atau makanan yang sama
- Dari hewan, nyamuk, atau serangga lainnya
Komplikasi dari HIV/AIDS
Jika Anda juga memiliki AIDS, Anda mungkin memiliki beberapa komplikasi kondisi yang cukup
parah, seperti:
1. Infeksi
Infeksi kuman lain bisa terjadi lebih dari satu dalam waktu yang bersamaan. Adapun berbagai infeksi
yang biasanya muncul yaitu tuberkulosis, infeksi sitomegalovirus, kriptokokus meningitis,
toksoplasmosis, dan cryptosporidiosis.
2. Kanker
Orang yang mengalami AIDS juga bisa terkena penyakit kanker dengan mudah. Jenis kanker yang
biasanya muncul yaitu kanker paru-paru, ginjal, limfoma, dan sarkoma Kaposi.harga jual obat hiv
paling manjur di jepang
3. Tuberkulosis (TBC)
Tuberkulosis (TBC) merupakan infeksi paling umum yang muncul saat seseorang mengidap HIV.
Pasalnya, orang dengan HIV/AIDS tubuhnya sangat rentan terkena virus. Oleh sebab itu, tuberkulosis
menjadi penyebab utama kematian di antara orang dengan HIV/AIDS.
4. Sitomegalovirus
Sitomegalovirus adalah virus herpes yang biasanya ditularkan dalam bentuk cairan tubuh seperti air
liur, darah, urin, air mani, dan air susu ibu. Sistem kekebalan tubuh yang sehat akan membuat virus
tidak aktif.Namun, jika sistem kekebalan tubuh melemah karena Anda mengidap penyakit HIV dan
AIDS, virus dapat dengan mudah menjadi aktif. Sitomegalovirus dapat menyebabkan kerusakan pada
mata, saluran pencernaan, paru-paru, atau organ lain.
4. Candidiasis
Candidiasis adalah infeksi yang juga sering terjadi akibat HIV/AIDS. Kondisi ini menyebabkan
peradangan dan menyebabkan lapisan putih dan tebal pada selaput lendir mulut, lidah,
kerongkongan, atau vagina.
5. Kriptokokus meningitis
Meningitis adalah peradangan pada selaput dan cairan yang mengelilingi otak dan sumsum tulang
belakang (meninges). Meningitis kriptokokal adalah infeksi sistem saraf umum pusat yang bisa
didapat oleh orang dengan penyakit HIV/AIDS. Kriptokokus yang disebabkan oleh jamur di dalam
tanah.
6. Toksoplasmosis
Infeksi yang mematikan ini disebabkan oleh Toxoplasma gondii, parasit yang menyebar terutama
melalui kucing, Kucing yang terinfeksi biasanya memiliki parasit di dalam tinjanya.Tanpa disadari,
parasit ini kemudian dapat menyebar ke hewan lain dan manusia. Jika orang dengan HIV/AIDS
mengalami toksoplasmosis dan tidak segera ditangani, kondisi ini bisa menyebabkan infeksi otak
serius seperti ensefalitis.
7. Cryptosporidiosis
Infeksi ini terjadi disebabkan oleh parasit usus yang umum ditemukan pada hewan. Biasanya
seseorang bisa terkena parasit ini cryptosporidiosis ketika Anda menelan makanan atau air yang
terkontaminasi.Nantinya, parasit akan tumbuh di usus Anda dan saluran empedu, menyebabkan
diare parah kronis pada orang dengan AIDS.Selain infeksi, Anda juga berisiko mengalami masalah
neurologis dan masalah ginjal jika memiliki penyakit AIDS.
Diagnosis HIV dan AIDS
Mendiagnosis infeksi virus HIV biasanya akan dilakukan dengan tes darah. Ini adalah cara yang
paling memungkinkan untuk dokter memeriksa sekaligus menentukan apakah Anda terinfeksi HIV
atau tidak. Keakuratan tes tergantung pada waktu kapan paparan terakhir HIV. Misalnya kapan
terakhir kali berhubungan seks tanpa kondom atau berbagi jarum suntik. Jika Anda pernah
melakukan berbagai tindakan yang berisiko terkena Human Immunodeficiency Virus, Anda bisa saja
benar terinfeksi virus HIV/AIDS.
Oleh karena itu, lebih baik melakukan tes HIV untuk mengetahui status kesehatan Anda. Butuh waktu
sekitar 3 bulan untuk antibodi Human Immunodeficiency Virus muncul pada tes HIV.Jika hasil tes
Anda positif (reaktif), tandanya Anda memiliki antibodi HIV dan memiliki infeksi penyakit tersebut.
Meski positif HIV, namun belum berarti Anda juga memiliki AIDS.
harga jual obat hiv paling
manjur di jepang
Pengobatan di rumah
Berikut gaya hidup, pengobatan rumahan, serta
pencegahan yang dapat membantu Anda mengatasi
infeksi virus HIV/AIDS:
- Makan makanan dengan gizi seimbang dan memperbanyak sayur, buah, biji-bijian, dan protein
tanpa lemak.
- Cukup istirahat.
- Rutin berolahraga.
- Menghindari obat-obatan terlarang termasuk alkohol.
- Berhenti merokok.
- Melakukan berbagai cara untuk mengelola stres seperti meditasi atau yoga.
- Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun setiap habis memegang hewan peliharaan.
- Menghindari daging mentah, telur mentah, susu yang tidak dipasteurisasi, dan makanan laut
mentah.
- Melakukan vaksin yang tepat untuk mencegah infeksi seperti radang paru dan flu.
Jika Anda positif terkena, Anda dapat menularkan
virus ke orang lain meski tubuh tidak menunjukkan
gejala apapun. Untuk itu, lindungi diri Anda dan
orang lain dan cegah penyebaran HIV dengan cara:
- Selalu menggunakan kondom saat berhubungan seks vagina, oral, atau anal.
- Tidak berbagi jarum atau peralatan obat lainnya.
- Jika Anda memiliki HIV dan hamil, berkonsultasilah dengan dokter yang memiliki pengalaman
tentang pengobatan infeksi Human Immunodeficiency Virus. Tanpa pengobatan, sekitar 25 dari 100
bayi yang lahir dari ibu dengan HIV juga terinfeksi.Namun, ibu hamil dapat secara langsung
mengurangi risiko penularan kepada calon anaknya dengan rutin menggunakan obat-obatan
HIV/AIDS, melahirkan lewat operasi caesar, dan tidak menyusui ASI eksklusif.
Pengobatan Dengan Herbal De Nature
Jika Anda sudah mencoba semua obat antibiotik dan alami diatas namun tidak kunjung sembuh, kami
De Nature Indonesia menyediakan obat herbalnya yang sudah terbukti bisa menyembuhkan dan
tidak ada efek samping.
Kami memberikan solusi atasi penyakit yang anda derita menggunakan obat khusus untuk penyakit
gonore dari De Nature Indonesia.Segera Obati penyakit anda sebelum menyerang organ tubuh yang
lain dan semakin susah disembuhkan jadi anda juga tak perlu khawatir karena Obat Herbal De
Nature yang kami produksi ini berbahan 100% herbal jadi aman dan tanpa efek samping.
Sebagai upaya pencegahan dini, dimana sebelumnya jika seorang terinfeksi, tidak dapat serta merta
memulai terapi HIV konvensional (dalam bentuk konsumsi ARV ) sebelum kondisi pasien tersebut
benar-benar melemah dengan nilai CD4 jatuh dibawah 300 dahulu. (karena ARV dinilai memiliki efek
samping yang sangat tinggi jika seseorang memulai terlalu awal sebelum CD4 seseorang benarbenar turun).harga jual obat hiv paling manjur di jepang
PUSAT LAYANAN PT. DE NATURE INDONESIA
Kami menjamin produk dikirimkan sampai alamat anda via Tiki, JNE, J&T atau Pos. Garansi 100%
uang kembali bila paket terkendala dan tidak sampai alamat. Kami De Nature menerima pemesanan
dan mengirimkannya ke seluruh daerah di Indonesia dan ke berbagai negara lain. Dengan kata lain,
bertransaksi dengan kami De Nature dijamin aman dan tidak ada bentuk penipuan apapun. Selain itu
obat herbal dari De Nature indonesia sudah mempunyai sertifikat halal MUI,Sertifikat Higienis BPOM
dan Sertifikat ISO 9001-2015.
Download