NAMA : SYARIFA ANRIANI KELAS : A PGPAUD 2018 NIM : 1849042033 HANDEDNES PADA ANAK Anak penyandang handedness adalah anak yang cenderung menggunakan tangan kiri daripada tangan kanan mereka untuk beraktifitas. Pada kerja otak, anak penyandang handedness akan memproses dibelahan otak kiri mereka mereka memiliki kelebihan yang tidak bisa diremehkan begitu saja. bahkan kemampuan mereka jauh diatas rata rata anak yang menggunakan otak kanan. Orang kidal lebih cenderung menguasai bidang matematika, musisi, arsitek dan seniman. sungguh kemampuan yang tidak bisa diremehkan begitu saja. terlebih jumlah mereka yang sangat sedikit diantara populasi orang biasa menjadikan mereka mudah dikenal. Temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa anak kidal memiliki koordinasi mata-tangan yang baik, yaitu koordinasi antara mata dengan tangan kiri dan tangan kanannya. Anak kidal juga memiliki kelenturan jari-jari tangan yang baik, terutama pada saat menggunakan benda-benda yang diciptakan untuk kemudahan pengguna tangan kanan, Anak kidal memiliki kekuatan tangan kiri yang lebih besar dari tangan kanannya. Anak kidal juga memiliki kemampuan adaptasi yang baik terhadap kegiatan yang secara etika menuntut penggunaan tangan kanan dan pada penggunaan benda-benda yang di buat untuk kemudahan pengguna tangan kanan. Pada tahapan imitasi anak kidal tetap mempertahankan kekidalannya dalam mengimitasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan model dengan dominasi tangan kanan. Anak yang kidal terpantau lebih sulit melakukan aktivitas motorik halus, daripada anak-anak yang tidak kidal. Fasilitas dan alat bisa menjadi penyebab perkembangan motorik halus anak kidal tidak optimal. Pasalnya, banyak sekali fasilitas dan peralatan yang tidak memungkinkan untuk digunakan oleh anak kidal. Pengembangan keterampilan motorik halus anak dengan dominasi tangan kiri penting untuk perkembangan kemampuan lainnya. Tidak ada perkembangan yang berdiri sendiri, setiap aspek perkembangan berpengaruh pada aspek perkembangan lainnya. Perkembangan keterampilan motorik halus yang baik pada anak kidal, memudahkan anak tersebut dalam berbagai kegiatan. Keterampilan motorik halus anak tidak akan berkembang melalui kematangan usia begitu saja, tetapi perlu mendapatkan stimulasi agar perkembangannya menjadi optimal. Kidal tidak hanya menggunakan tangan kirinya sebagai tangan utama (superior) dan menjadikan tangan kanannya sebagai tangan pembantu (inferior), tetapi dalam kondisi tertentu, anak kidal juga harus melakukan hal sebaliknya, menjadikan tangan kanannya sebagai tangan superior dan tangan kiri sebagai tangan inferior. Anak dengan dominasi tangan kiri dapat menggunakan beberapa benda dan fasilitas yang memang diciptakan untuk kemudahan pengguna tangan kanan, namun dalam kondisi sebaliknya anak dengan dominasi tangan kanan, belum tentu dapat menggunakan benda-benda yang diciptakan khusus. Perkembangan fisik anak usia lima sampai enam tahun memiliki pilihan penggunaan tangan yang stabil. Pernyataan tersebut menegaskan bahwapada usia 6 tahun pilihan penggunaan tangan pada anak sudah menetap,sehingga sangat kecil kemungkinan anak pada usia tersebut mengubahkebiasaan penggunaan tangannya.