Uploaded by topanofficial

LAPORAN PRAKTIKUM MEKTAN II TOPAN HIDAYATTULLOH 18611100

advertisement
LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
UJI SONDIR DAN SAND CONE
( Dosen Pembimbing : Irianto, ST., MT. )
Disusun Oleh:
Topan Hidayattulloh
( 18 611 100 )
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur atas kehadirat Allah Yang Maha Kuasa karena atas
rahmat dan izin-Nya saya dapat menyelesaikan Laporan Praktikum. Laporan
ini saya buat untuk memenuhi salah satu praktikum pada Mata Kuliah
Mekanika Tanah II. Tersusunnya laporan ini tidak terlepas dari bantuan
berbagai pihak. Untuk itu, tidaklah berlebihan jika kami ingin mengucapkan
terima kasih yang setulus-tulusnya kepada :
1.
Irianto, ST., MT. selaku Kepala Laboratorium Teknik Sipil
Universitas Yapis Papua.
2.
Reny Rochmawati, ST., M.Eng selaku Dosen Pengampu Mata Kuliah
Mekanika Tanah II.
3.
Semua pihak yang telah membantu hingga tersusunnya laporan ini,
yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu.
Saya mengakui bahwa dalam pembuatan laporan ini masih jauh dari
sempurna dan masih banyak kekurangan sehingga saya menerima kritik dan
saran agar ke depannya penulis bisa melakukannya lebih baik lagi.
Jayapura, 9 Desember 2020
Topan Hidayattulloh
i
Topan Hidayattulloh | 18611100
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ..........................................................................................................................i
DAFTAR ISI ........................................................................................................................................ ii
BAB I ..................................................................................................................................................... 3
PENDAHULUAN............................................................................................................................... 3
1.1
Latar Belakang ............................................................................................................... 3
1.2
Maksud dan Tujuan ..................................................................................................... 3
1.3
Lokasi ................................................................................................................................. 4
1.4
Ruang Lingkup Praktikum ....................................................................................... 4
BAB II .................................................................................................................................................... 5
PEMBAHASAN .................................................................................................................................. 5
2.1
Penyelidikan Sondir .................................................................................................... 5
2.2
Pengujian Kerucut Pasir (Sandcone) ............................................................... 11
BAB III ............................................................................................................................................... 19
PENUTUP ......................................................................................................................................... 19
3.1
Kesimpulan................................................................................................................... 19
3.2
Saran ................................................................................................................................ 19
LAMPIRAN ...................................................................................................................................... 20
ii
Topan Hidayattulloh | 18611100
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang
Praktikum
Mekanika
Tanah
II
merupakan
salah
satu
persyaratan dari Kurikulum Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik
Sistem Informasi, Universitas Yapis Papua.
Mempelajari mekanika Tanah bertujuan untuk menyelidiki
sifat-sifat kekakuan tanah. dipandang dari sudut teknik sipil, yaitu
terutama tanah untuk dasar bangunan dan tanah sebagai bahan
bangunan. Tanah dalam bidang Mekanika Tanah adalah kumpulan
butir-butir mineral alam yang dihasilkan oleh pelapukan dari batuanbatuan atau butir-butir yang mudah dipisahkan satu sama lain, bila
perlu dengan bantuan air. Ilmu Mekanika Tanah merupakan salah satu
disiplin ilmu dalam Teknik Sipil yang khusus mempelajari jenis-jenis
tanah, kekuatan tanah, perubahan-perubahan tanah serta stabilitas
tanah pada bangunan. Untuk mendapatkan data yang akurat dan dapat
dipertanggungjawabkan. Maka harus diadakan Baring atau sampling
untuk mendapatkan contoh tanah yang undisturb dari suatu lokasi
untuk diselidiki sifat dan karakteristiknya. Kemudian untuk m
mendapatkan sifat fisik tanah. Maka hasil Baring atau sampling tanah
tersebut dianalisa di laboratorium.
1.2
Maksud dan Tujuan
Secara garis besar maksud dan tujuan diadakannya Praktikum
Mekanika Tanah II ini adalah untuk mengetahui dan memahami segi
teknis dari penyelidikan tanah di lapangan. Sedangkan mahasiswa
dengan adanya praktikum ini, dapat mempraktekkan teori–teori yang
ada dalam mata kuliah Mekanika Tanah II yang didapat pada saat kuliah
secara langsung, sehingga mahasiswa diharapkan dapat memahami apa
yang dipelajari pada Mekanika Tanah II. Selain itu juga pengetahuan
tentang mekanis yang terjadi pada suatu jenis tanah dapat bertambah
3
Topan Hidayattulloh | 18611100
4
dengan dilakukannya pengujian serta
bertambahnya pengalaman
dalam penggunaan peralatan yang digunakan dalam praktikum. Adapun
secara khusus maksud dan tujuan praktikum ini adalah :
1. Melaksanakan, menguji dan melaporkan hasil pengujian tanah
dilapangan dalam bentuk Laporan Praktikum
1.3
Lokasi
Praktikum Uji Tanah ini dilaksanakan pada tanggal 26 November
2020, berlokasi di Pasir 2.
1.4
Ruang Lingkup Praktikum
Adapun praktikum Mekanika Tanah II ini secara garis besarnya
di bagi menjadi 2 macam pengujian, antara lain :
1. Penyelidikan Sondir
2. Pengujian Kerucut Pasir (Sandcone)
Topan Hidayattulloh | 18611100
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Penyelidikan Sondir
2.1.1
Teori
Yang dimaksud dengan qc adalah perlawanan penetrasi
konus atau perlawanan tanah terhadap ujung konus yang
diyatakan dalam gaya persatuan luas (kg/cm2). JHL adalah
jumlah hambatan lekat
perlawanan geser tanah terhadap
selubang bikonus yangdinyatakan dalam gaya persatuan
panjang (kg/cm).
2.1.2
Maksud dan Tujuan
Uji sondir dilakukan untuk mengetahui kedalaman
lapisan tanah keras serta sifat daya dukung maupun daya lekat
setiap kedalamannya, selain itu untuk mendapatkan nilai
perlawanan penetrasi konus(qc),hambatan lekat (LF), jumlah
hambatan lekat (JHL).
2.1.3
Peralatan
1.
Mesin Sondir
2.
Seperangkat stang sondir yang dilengkapi stang di
dalamnya
2.1.4
3.
Bikonus
4.
Manometer kapasitas 60 kg/cm2 dan 250 kg/cm2
5.
Angker
6.
Kunci-kunci
Prosedur Percobaan
1.
Bersihkan lokasi percobaan lalu pasanglah keempat angker
(jangkar) spiral dengan jarak tertentu agar cocok dengan
kaki sondir
5
Topan Hidayattulloh | 18611100
6
2.
Jepitlah kaki sondir pada jangkar tadi lalu atur posisi sondir
agar tegak lurus dengan cara mengendurkan kunci-kunci
samping. Sebaiknya menggunakan unting-unting.
3.
Untuk mengisi oli hydraulik, bukalah baut penutup lubang
pengisian oli dan kedua keran manometer lalu pasang kunci
piston pada ujung piston.
4.
Tekan kunci piston ke atas sampe oli keluar dan gelembunggelembung udara keluar semua.
5.
Setelah udara habis, pasang kedua manometer tadi (kran
tetap terbuka). Isilah oli dari lubang pengisian sampai
penuh (kunci piston ditarik ke bawah). Gerakan kunci
piston naik turun untuk menghilangkan gelembung udara,
kemudian tutup lubang oli setelah terisi penuh .
6.
Pasang bikonus/konus pada ujung stang sondir berikut
stang dalamnya, dan tempatkan stang sondir tersebut pada
lubang pemusat tepat di bawah ruang oli (piston).
7.
Tiang
sondir
diberi
menggunakan
spidol
tanda
mulai
setiap
dari
20
cm
posisi
dengan
sekarang
(permukaan tanah), gunanya untuk mengetahui dimana
akan dilakukan pembaca manometer.
8.
Dorong streker pada posisi lubang terpotong lau putarlah
engkol
sampai
menyentuh
ujung
atas
stang
sonder,percobaan sudah siap dilakukan.
9.
Putar engkol sehingga bikonus masuk kedalam tanah,setlah
mencapai 20cm (lihat tanda),engkel pemutar diputar sedikit
ke arah berlawanan dan treker di tarik kedepansehingga
posisi lubang bulat penuh.
10. Buat kran manomemetr 60 kg/cm2.
11. Engkel pemutar diputar kembali sehingga stang dalam
tertekan ke dalam tanah dengan kecepatan 2cm/detik.
Stang dalam akan menekam piston, tekanan yang terjadi
akan terbaca pada manometer.
Topan Hidayattulloh | 18611100
7
12. Tekan stang dalam sedalam 4cm lalu catat angka yang di
tunjukan manometer teruskan penekana sejarak 3 cm lagi
dan catat lagi angka yang ditunjukan manometer.
13. Angka perama menunjukan tahanan konus (qc) sedangakan
angka yang kedua menunjukan jumlah tahanan ujung konus
dan gesekan.
14. Lakukan penekana setiap interval 20 cm dan amati jarum
manometer.bila tekanan diperkirakan akan melebihi
kapasitas manomete r ,maka tutup manometer tersebut dan
buka kran manometer yang kapasitasnya lebih besar.
15. Setelah mencapai
kedalam
1,00
meterstang
sondir
disambung dan naikan piston penekan. ulangi prosedur 12
s/d 14 dan percobaan dihentikan apabila perlawan konus
mencapai lebih besar dari 200 kg/ .
16. Stang yang tertanam dicabut kembali :
- Putar engkel pemutar agar piston terangkat.
- Tarik terker pada posisi lubang penuh.
- Putar engkel pemutar sampai trreker melewati stang
kepala sondir.
- Dorong treker pada posisi lubang terpotong dan putar
engkel pemutar sehingga stang sondir terangkat sampai
pada stang berikutnya.
- Tahan stang sondir bawah dengan kunci pipa agar
rangkaian bawahnya tidak jauh
- Lepaskan stang sondr atas kemudian turunkan engkel
pemutar
- Ulangi prosedur ini untuk stang berikutnya sampai
sampai selesai.
Topan Hidayattulloh | 18611100
8
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Pengujian 1
Tabel Pengujian Sondir ( Cone Penetrometer Test )
NAMA
: TOPAN HIDAYATTULLOH
NPM
: 18611100
LOKASI
: PASIR 2
HARI/TGL
: KAMIS, 26 NOVEMBER 2020
KEDALAMAN
HAMBATAN
KONTUS
JUMLAH
HAMBATAN
HAMBATAN
PELEKAT
JUMLAH
HAMBATAN
PELEKAT
HAMBATAN
SETEMPAT
FRICTION
RATIO
(m)
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
(%)
0
0,08
0,08
1
1
0,04
4%
0,2
1,5
1,58
2
3
0,75
38%
0,4
1,9
3,48
1,9
4,9
0,95
50%
0,6
1,5
4,98
1,9
6,8
0,75
39%
0,8
2,2
7,18
1,9
8,7
1,1
58%
1
1,1
8,28
1,8
10,5
0,55
31%
1,2
1,1
9,38
1,8
12,3
0,55
31%
1,4
1,5
10,88
1,7
14
0,75
44%
1,6
2,1
12,98
2,1
16,1
1,05
50%
1,8
2,1
15,08
2,4
18,5
1,05
44%
2
2,1
17,18
3
21,5
1,05
35%
2,2
1,8
18,98
2,5
24
0,9
36%
2,4
1,8
20,78
2,4
26,4
0,9
38%
Topan Hidayattulloh | 18611100
9
KEDALAMAN
HAMBATAN
KONTUS
JUMLAH
HAMBATAN
HAMBATAN
PELEKAT
JUMLAH
HAMBATAN
PELEKAT
(m)
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
( Kg/m2 )
(%)
2,6
1,8
22,58
2,2
28,6
0,9
41%
2,8
1,5
24,08
2,2
30,8
0,75
34%
3
1,4
25,48
1,9
32,7
0,7
37%
3,2
1,5
26,98
2,4
35,1
0,75
31%
3,4
1,6
28,58
2,9
38
0,8
28%
3,6
1,6
30,18
2
40
0,8
40%
3,8
1,6
31,78
2,3
42,3
0,8
35%
4
1,2
32,98
2,1
44,4
0,6
29%
4,2
1,2
34,18
2
46,4
0,6
30%
4,4
1,2
35,38
2,4
48,8
0,6
25%
4,6
1,6
36,98
2,4
51,2
0,8
33%
4,8
1,6
38,58
2,5
53,7
0,8
32%
5
1,4
39,98
2,5
56,2
0,7
28%
5,2
1,2
41,18
2,8
59
0,6
21%
5,4
1,5
42,68
3,4
62,4
0,75
22%
5,6
1,2
43,88
2,3
64,7
0,6
26%
5,8
2
45,88
2,9
67,6
1
34%
6
1,9
47,78
4,5
72,1
0,95
21%
6,2
1,6
49,38
3,4
75,5
0,8
24%
6,4
2
51,38
3,5
79
1
29%
6,6
1,5
52,88
3,2
82,2
0,75
23%
6,8
1,9
54,78
2,9
85,1
0,95
33%
7
1,6
56,38
3,2
88,3
0,8
25%
7,2
2,2
58,58
2,3
90,6
1,1
48%
7,4
1,5
60,08
4
94,6
0,75
19%
7,6
1,5
61,58
4,1
98,7
0,75
18%
7,8
1,8
63,38
4,1
102,8
0,9
22%
8
1,2
64,58
2,8
105,6
0,6
21%
8,2
0,9
65,48
2,2
107,8
0,45
20%
8,4
0,9
66,38
1,6
109,4
0,45
28%
8,6
1
67,38
1,6
111
0,5
31%
HAMBATAN FRICTION
SETEMPAT
RATIO
Topan Hidayattulloh | 18611100
10
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Grafik Pengujian Sondir ( Cone Penetrometer Test )
Kedalaman
Grafik 1.1 Berat Isi Pasir dengan Botol Alat
8,6
8,2
7,8
7,4
7
6,6
6,2
5,8
5,4
5
4,6
4,2
3,8
3,4
3
2,6
2,2
1,8
1,4
1
HAMBATAN
SETEMPAT ( Kg/m2 )
HAMBATAN KONTUS
( Kg/m2 )
JUMLAH HAMBATAN (
Kg/m2 )
0
5
10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75
Kg/m2
Topan Hidayattulloh | 18611100
11
2.2
Pengujian Kerucut Pasir (Sandcone)
2.2.1
Teori
Pengujian Kerucut Pasir merupakan salah satu jenis
pengujian yang dilaku-kan dilapangan guna menentukan berat
isi kering (kepadatan) tanah asli ataupun hasil suatu pekerjaan
pemadatan dan dapat dilakukan pada tanah kohesif maupun
non- kohesif.
Nilai berat isi tanah kering yang diperoleh melalui
pengujian ini, biasanya digunakan untuk mengevaluasi hasil
pekerjaan
pemadatan
dilapangan yang dinyatakan dalam
derajat pemadatan (degree of compaction), yaitu perbandingan
antara ð›ūd (kerucut pasir) dengan ð›ūd maks hasil pengujian
pemadatan dilaboratorium dalam [%].
2.2.2
Maksud dan Tujuan
Pengujian
ini
dimaksudkan
untuk
menentukan
kepadatan lapisan tanah dengan cara pengukuran volume
lubang secara langsung.
2.2.3
2.2.4
Peralatan dan Bahan
1.
Corong sand cone
2.
Botol sand cone
3.
Plat sand cone
4.
Pasir Otawa
5.
Wadah
6.
Sendok tanah / pasir
7.
Tanah dilapangan
Persiapan
Siapkan alat beserta botol sand cone yang telah diisi
pasir dan telah diketahui beratnya dan siapkan juga permukaan
tanah yang akan diuji dan diratakan.
Topan Hidayattulloh | 18611100
12
2.2.5
Prosedur Percobaan
a. Menentukan Volume (Isi botol)
1. Persiapan semua peralatan serta bahan – bahan yang
diperlukan dalam pengujian
2. Timbangan berat botol + corong dalam keadaan kosong (W1)
3. Buka kran pada corong kemudian isi air kedalam corong
sampai penuh
4. Tutup kembali kran tersebut lalu balikkan botol agar air yang
tersisa pada corong keluar.
5. Timbang berat botol beserta corong yang berisi air (W2)
6. Tentukan volume botol tersebut dengan rumus:
ð‘‰ð‘ð‘œð‘Ąð‘œð‘™ =
W2−W1
γair
b. Menentukan berat isi pasir :
1. Keluarkan air dari dalam botol, lalu keringkan botol tersebut.
2. Masukkan pasir ke dalam botol sampai penuh kemudian
timbang (W3).
3. Berat isi pasir diperoleh dengan rumus.
ð›ū 𝑝𝑎𝑠𝑖𝑟 =
W3−W1
Vo. botol
c. Menentukan berat pasir dalam corong :
1. Masukkan pasir secukupnya, minimal ½ botol kemudian
timbang (W4)
2. Balikkan botol pada tempat yang rata, buka kran pada corong
sehingga pasir mengalir melalui corong
3. Corong atau kerucut yang telah berisi penuh dengan pasir, bila
pasir dalam corong tidak bergerak lagi kunci kembali kran
pada corong / kerucut lalu botol ditegakkan kembali
4. Tentukan berat botol beserta kerucut yang berisi sisa pasir
(W5)
5. Tentukan berat pasir dalam corong = W4 – W5.
Topan Hidayattulloh | 18611100
13
d. Menentukan berat isi tanah di lapangan :
1. Tentukan
lokasi
tempat
pengujian
tanah,
bersihkan
permukaan dari material – material lain yang dapat
menghambat selama pengujian
2. Ratakan permukaan tanah tersebut, kemudian letakkan plat
dasar di atasnya
3. Buat lubang sesuai dengan diameter pada pelat dasaar dengan
kedalaman yang hamper sama dengan diameter lubang
4. Tanah hasil galian dimasukkan kedalam plastik lalu timbang
dan tentukan kadar airnya.
5. Siapkan botol yang telah berisi pasir ± 2/3 dari tinggi botl lalu
timbang (W6).
6. Letakkan botol diatas
lubang dengan posisi kerucut
menghadap ke dalam lubang, lalu buka kran kerucut sehingga
pasir mengalir mengisi lubang hingga penuh
7. Timbang sisa pasir dalam lubang dan kerucut (W7)
8. Hitung berat pasir dalam lubang dan kerucut (W8) :
W8 = W6 – W7
9. Hitung berat pasir dalam lubang (W9) :
W9 = W8 – W6
10. Hitung volume galian :
𝑉𝑜𝑙 =
Berat pasir
γpasir
Topan Hidayattulloh | 18611100
14
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Pengujian 1
Tabel Pengujian Sand Cone
NAMA
: TOPAN HIDAYATTULLOH
NPM
: 18611100
LOKASI
: PASIR 2
HARI/TGL
: KAMIS, 26 NOVEMBER 2020
No
Uraian
Rumus
Pengujian
Gr
A.
Berat Isi pasir dengan
botol Alat
1
Berat Botol + Corong
W1
651
2
Berat Botol + Corong + Air
W2
3549
3
Isi Botol + Corong Kecil
W2 - W1
4898
4
Berat Botol + Corong + Pasir
W3
8476
5
Berat Isi pasir dengan botol
Alat
yp = (W3-W1) - (W2W1)
2,7
Topan Hidayattulloh | 18611100
15
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Pengujian 1
Tabel Pengujian Sand Cone
No
Uraian
Rumus
Pengujian
Gr
B.
I.
II.
III.
Berat Isi Pasir dengan
Takaran
Berat Pasir Dalam Corong
Berat Botol + Corong + Pasir
Berat Botol + Corong + Sisa
Pasir
Berat Pasir Dalam Corong
W4
6743
W5
5826
W4 - W5
917
Vk
W11
5345
5997
W12
3504
Berat Pasir Dalam Takaran
W13=W11-W12-(W4W5)
1576
Berat Isi Pasir
yp = W13 : Vk
0,29
Berat Pasir Dalam Takaran
Isi Takaran
Berat Botol + Corong + Pasir
Berat Botol + Corong + Sisa
Pasir
Topan Hidayattulloh | 18611100
16
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Pengujian 1
Tabel Pengujian Sand Cone
No
Uraian
Rumus
Pengujian
Gr
C.
Kepadatan Tanah
1
Berat Tanah + Wadah
W8
2296
2
Berat Wadah
W9
145
3
Berat Tanah
W8 - W9
2151
W6
2998
W7
1911
4
5
Berat Botol + Cororng +
Pasir
Berat Botol + Corong + Sisa
Pasir
6
Berat Pasir Dalam Tabung
W10= (W6-W7) - (W4W5)
1770
7
Isi Lubang
Ve = W10/yp
6002,95
8
Berat Isi Tanah
ys = ( W8-W9 )/ Ve
0,36
9
Berat Isi Kering Tanah
yd Lap = ys *100/
(1+Wc)
0,04
Topan Hidayattulloh | 18611100
17
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Garfik Pengujian Sand Cone
Grafik 2.1 Berat Isi Pasir dengan Botol Alat
9000
8476
8000
7000
6000
5000
4898
4000
3549
3000
2000
1000
651
0
2,7
Berat Botol +
Corong
Berat Botol +
Corong + Air
Isi Botol +
Corong Kecil
Berat Botol + Berat Isi pasir
Corong + Pasir dengan botol
Alat
Grafik 2.2 Berat Isi Pasir dengan Takaran
8000
7000
6000
6743
5997
5826
5345
5000
4000
3504
3000
2000
1000
1576
917
0
Berat Botol Berat Botol Berat Pasir Isi Takaran Berat Botol Berat Botol Berat Pasir
+ Corong + + Corong +
Dalam
+ Corong + + Corong +
Dalam
Pasir
Sisa Pasir
Corong
Pasir
Sisa Pasir
Takaran
Topan Hidayattulloh | 18611100
18
LABORATORIUM TEKNIK SIPIL
PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL
FAKULTAS TEKNIK DAN SISTEM INFORMASI
UNIVERSITAS YAPIS PAPUA
JL. Dr. Sam Ratulangi No. 11 Dok V Atas, Tlp (0967) 534012, 550355, Jayapura-Papua
Garfik Pengujian Sand Cone
Grafik 2.3 Kepadatan Tanah
7000
6000
6002,95
5000
4000
3000
2000
2998
2296
2151
1911
1770
1000
145
0
Berat
Tanah +
Wadah
Berat
Wadah
Berat
Tanah
0,36
0,04
Berat
Berat
Berat Isi Lubang Berat Isi Berat Isi
Botol + Botol +
Pasir
Tanah
Kering
Cororng + Corong + Dalam
Tanah
Pasir Sisa Pasir Tabung
Topan Hidayattulloh | 18611100
BAB III
PENUTUP
3.1
Kesimpulan
1.
Dari hasil praktikum yang dilakukan kita dapat mengetahui cara
penyelidikan sondir yang didapat hasil berupa data sondir.
2.
Data hasil perhitungan sondir ini tidak bisa dikatakan akurat
dikarenakan hanya dilakukan di satu titik saja.
3.2
Saran
Modul yang diberikan lebih baik bila dilengkapi dengan rumus
yang digunakan.
19
Topan Hidayattulloh | 18611100
LAMPIRAN
Topan Hidayattulloh | 18611100
Download