Uploaded by asnijannah

docdownloader.com-pdf-bab-2-buffer-dd 786d48133bd74eab400cd3d33c0d86f6

advertisement
BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
II.1 Larutan
II.1.1 Pengertian larutan
Larutan adalah campuran yang bersifat homogen antara
mole
mo
lek
kul
ul,, at
atom
om at
atau
aupu
pun
n io
ion
n da
dari
ridu
dua
a za
zatt atau
atau le
lebi
bih.
h. Di
Dise
sebu
butt
camp
ca
mpur
uran
an kar
aren
ena
a su
susu
suna
nann
nnya
ya at
atau
au kom
ompo
posi
sisi
siny
nya
a da
dapa
patt
berubah.D
beru
bah.Disebu
isebutt homog
homogen
en kar
karena
ena susu
susunanya
nanya begitu sera
seragam
gam
sehi
se
hing
ngga
ga ti
tida
dak
k da
dapa
patt di
diam
amat
atii ad
adan
anya
ya ba
bagi
gian
an-- ba
bagi
gian
an ya
yang
ng
berlai
ber
lainan
nan,, bah
bahka
kan
n den
dengan
gan mik
mikrrosk
oskop
op opt
optis
is sek
sekali
alipun
pun.. Fase
larutan dapat berwujud gas, padat ataupun cair. Larutan gas
misalnya
misal
nya udar
udara.
a. Laru
Larutan
tan padat misalnya perunggu
perunggu,, amalg
amalgam
am
dan
pa
padu
duan
an
lo
log
gam
ya
yan
ng la
lain
in.. La
Larruta
tan
n cai
airr mis
isal
aln
nya ai
airr
laut, larutan gula dalam air, dan lain-lain (Faizal,
(Faizal, !""#.
Larutan adalah suatu sistem homogen yang terdiri dari
molekul atom ataupun ion dari dua zat atau lebih. Larutan akan
terj
terjad
adii ji
jik
ka at
atom
om,, mo
mole
lek
kul at
atau
au da
dari
ri su
suat
atu
u za
zatt se
semu
muan
anya
ya
terdispersi. Larutan terdiri atas zat yang dilarutkan (zat terlarut#
yang
ya
ng di
dise
sebu
butt
so
solu
lute
te da
dan
n pe
pela
laru
rutt
ya
yang
ng dina
dinama
maka
kan
n
so
sol$
l$en
ent.
t.
%ol$
%o
l$en
entt at
atau
au pe
pela
laru
rutt me
meru
rupa
pak
kan se
seny
nyaw
awa
a da
dala
lam
m ju
juml
mlah
ah
yanglebih besar sedangkan senyawa dalam jumlah yang lebih
sedikit disebut solute atau zat terlarut (&aroro
(&aroroh,
h, !!'#.
em
embu
buat
atan
an la
laru
ruta
tan
n ad
adal
alah
ah
su
suat
atu
u
ca
cara
ra me
memp
mpel
elaj
ajar
arii
tentang
pencampuran

bahan
antara
cair atau
pada
pa
datt de
deng
ngan
an kon
onse
sent
ntra
rasi
si
te
tert
rten
entu
tu..
)n
)ntu
tuk
k
meny
menyat
atak
akan
an
kepe
epeka
kaaan
aan ata
atau
u kons
onsent
entras
rasii su
suatu
atu lar
laruta
utan
n da
dapat
pat dil
dilak
akuk
ukan
an
berbagai cara tergantung padatujuan penggunaannya. *dapun
satuan
satu
an yang digu
digunaka
nakan
n untu
untuk
k menen
menentuk
tukan
an ke
kepek
pekaan
aan laru
larutan
tan
adalah molaritas. +olalitas, persen berat, persen $olume, atau
sebagainya (Faizal, !"#.
rosedur untuk menyiapkan suatu larutan yang
molari
mol
aritas
tasny
nya
a dik
diketa
etahui
hui ada
adalah
lah seb
sebaga
agaii ber
berik
ikut,
ut, zat ter
terlar
larut
ut
ditimbang
ditim
bang secar
secara
a ak
akurat
urat dan ke
kemudia
mudian
n dimas
dimasukk
ukkan
an ke
kedalam
dalam
labu $olumeterik melalui corong, selanjutnya air ditambahkan
seca
se
cara
ra pe
perl
rlah
ahan
an ked
edal
alam
am la
labu
bu uk
ukur
ur kem
emud
udia
ian
n la
labu
bu uk
ukur
ur
digoyang perlahan untuk melarutkan padatan. %etelah semua
padata
pad
atan
n mel
melaru
arut,
t, air di tam
tambah
bahka
kan
n kemb
embali
ali se
secar
cara
a per
perlah
lahan
an
samp
sa
mpai
ai ket
etin
ingg
ggia
ian
n la
laru
ruta
tan
n tepa
tepatt me
menc
ncap
apai
ai tand
tanda
a $o
$olu
lume
me..
Dengan mengetahui $olume larutan dan kuantitasnya senyawa
yang terlarut, kita dapat menghitung molaritas larutan dengan
-
&ab  injauan ustaka
persamaan mol zat terlarut dibagi dengan liter larutan (/hang,
!!'#
II.1.2 Molaritas (M)
+enurut tim Dosen 0imia )& (!"'#, molaritas (+# adalah
jumlah zat terlarut dalam setiap liter larutan. 1arga kemolar
kemolaran
an
dapatt di
dapa
dite
tent
ntuk
ukan
an de
deng
ngan
an me
meng
nghi
hitu
tung
ng mo
moll za
zatt te
terl
rlar
arut
ut da
dan
n
$olume larutan. 0euntungan menggunakan satuan molar adalah
kemudahan
kemudah
an perhitungan dalam stoikiometri, kar
karena
ena konsen
konsentrasi
trasi
di
diny
nyat
atak
akan
an da
dala
lam
m ju
juml
mlah
ah mo
moll (s
(seb
eban
andi
ding
ng de
deng
ngan
an ju
juml
mlah
ah
par
arti
tik
kel ya
yan
ng seb
eben
enar
arny
nya#
a#.. 0er
erug
ugia
ian
n dar
arii pen
eng
ggu
guna
naan
an
satuan
satu
an ini adala
adalah
h ke
ketidak
tidaktepat
tepatan
an dalam peng
penguku
ukuran
ran $olu
$olume.
me.
%elain
%el
ain itu
itu,, $ol
$olume
ume sua
suatu
tu cai
cairan
ran ber
beruba
ubah
h ses
sesuai
uai tem
temper
peratu
atur,
r,
sehingga molaritas larutan dapat berubah tanpa menambahkan
atau
ata
u men
mengur
gurang
angii zat apa
apapun
pun.. %el
%elain
ain itu
itu,, pad
pada
a lar
laruta
utan
n yan
yang
g
tidak
begitu encer,
$olume molar
dari zat
itu sendiri
iri
meru
me
rupa
pak
kan fung
fungsi
si
da
dari
rik
kon
onse
sent
ntra
rasi
si,,
se
sehi
hing
ngga
ga
hu
hubu
bung
ngan
an
molaritas-konsentrasi
molaritas-k
onsentrasi tidak linear (2ikipedia, !"'#.
+olaritas dapat diketahui dengan menggunakan rumus 3
+4
n
v
m
atau
Mr
1000
5
v
Dimana 3
+
4 +olaritas (+#
n
4 +ol (n#
m
4 +assa (g#
$
4 6olume (L7ml#
+r
4 +assa relatif
II.1.3 Pengenceran
pengenceran
adalah
mencampur
larutan
pekat
(konsentrasi
tinggi#
dengan
cara
menambahkan
pelarut agar diperoleh
diperoleh $olume akhir yang lebih besar
besar.. 8ika suatu
larutan senyawa kimia yang pekat diencerkan, kadang-kadang
sejumlah panas dilepaskan. 1al ini terutama dapat terjadi pada
pengencer
era
an asam sulfat pekat. *gar panas ini dapat
di
dihi
hila
lang
ngk
kan de
deng
ngan
an am
aman
an,, as
asam
am su
sulf
lfat
at pe
pek
kat ya
yang
ng ha
haru
rus
s
di
dita
tamb
mbah
ahka
kan
n ke da
dala
lam
m ai
air,
r, ti
tida
dak
k bo
bole
leh
h seba
sebali
likn
knya
ya.. 8i
8ika
ka ai
airr
di
dittam
amb
bah
ahk
kan ke dal
alam
am as
asam
am su
sulf
lfat
at pe
pek
kat
at,, pan
anas
as yan
ang
g
dilepa
dil
epask
skan
an sed
sedemi
emikia
kian
n bes
besar
ar yan
yang
g dap
dapat
at men
menyeb
yebabk
abkan
an air
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
&ab  injauan ustaka
mendadak mendidih dan menyebabkan asam sulfat memercik.
8ika kita berada di dekatnya, percikan asam sulfat ini merusak
kulit (&rady, !!!#.
9umus
9umu
s sederhana pengenceran adalah sebagai berikut 3
+" 5 6" 4 + 5 6
Dimana
3
+"
4 molaritas larutan sebelum pelarutan
6"
4 $olume larutan sebelum pelarutan
+
4 molaritas larutan sesudah pelarutan
6
4 $olume larutan sesudah pelarutan
II.2 !
Kekuatan asam dan basa tergantung pada kemampuannya berionisasi. Kekuatan
basa tergantung dari ukuran ion positifnya. Jika ion positifnya bertambah besar dan
muatan
mua
tannya
nya lebih
lebih kecil
kecil maka
maka kecend
kecenderu
erunga
nganny
nnyaa mengad
mengadaka
akan
n pemisah
pemisahan
an antara
antara ion
positif dan OH- besar. Basa dari logam alkali adalah basa kuat. Karena ukuran ion
positifnya besar dan muatannya kecil.
Contoh :
KOH adalah basa kuat dibanding dengan NaOH karena ion K  lebih besar dari ion Na  .
!alam periode yang sama pada susunan berkala di "umpai NaOH adalah basa kuat dari
#g$OH%&. 'usunan kebasaannya adalah Na  ( #g% ( )l*.
+ntuk
+ntu
k asam-asam yang berasal dari unsur yang sama, maka kekuatan asamnya
asamnya
bergantung dari bilangan oksidasi dari unsur tersebut. Bilangan oksidasi yang lebih
tinggi mempunyai asam yang lebih besar.
besa r.
Contoh :
H%'O dan H%'O*
Jumlah ' pasa H%'O mempunyai biloks , sedangkan ' pada H %'O* mempunyai
biloks , maka H%'O bersifat asam lebih kuat daripada H%'O* karena atom ' pada
H%'O mempunyai gaya tarik terhadap elektron lebih besar pada elektron yang dipakai
bersama antara
antar a atom O dan ataom H sehingga H mudah lepas $/im dosen kimia, %00*:
%&.
!alam analisis kimia, kita sering berhadapan dengan konsentrasi-konsentrasi ion
hidrogen yang rendah. +ntuk menghindari kerumitan penulisan angka-angka dengan
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
&ab  injauan ustaka
faktor 10 berpangkat negatif, 'orensen memperkenalkan eksponen ion-hidrogen $pH&,
yang didefinisikan sebagai berikut :
2H 3 - log 4H5 3 log
H
¿
+¿
¿
¿
atau 4H5 3 10-pH.
1
¿
Jadi besarnya pH adalah sama dengan logaritma dari konsentrasi ion hidrogen
dengan diberi tanda negatif, atau logaritma dari kebalikan konsentrasi ion-hidrogen.
+ntuk larutan asam, pH 6 7
+ntuk larutan basa, pH ( 7
+ntuk larutan netral, pH 3 7
8stilah pOH kadang-kadang dipakai secara analog untuk eksponen ion hidroksi, yaitu:
OH
pOH 3 -log 4OH-5 3 log
¿
−¿
¿
¿
1
3 10-pOH
¿
pH  pOH 3 1
+ntuk setiap asam dengan tetapan disosiasi ka
1
pKa 3 - log ka 3 log
ka
Begitu pula, untuk setiap basa dengan tetapan disosiasi kb
1
pKb 3 - log kb 3 log log
log
kb
II.3 Larutan "u#er
II.3.1 Pengertian larutan "u#er
Larutan penyangga adalah larutan yang bersifat mempert
ahank
aha
nkan
an p1n
p1nya,
ya, jika
jika dit
ditamb
ambahk
ahkan
an sed
sediki
ikitt asa
asam
m ata
atau
u sed
sediki
ikitt
bas
asa
a atau
atau di
dien
ence
cerrkan
an.. La
Larrut
utan
an pen
eny
yan
angg
gga
a mer
eru
upak
pakan
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
&ab  injauan ustaka
cam
ampu
purran asa
sam
m le
lem
mah de
den
nga
gan
n bas
asa
a konj
njug
uga
asin
inya
ya at
atau
au
camp
ca
mpur
uran
an ba
basa
sa le
lema
mah
h de
deng
ngan
an as
asam
am kon
onju
juga
gasi
siny
nya.
a. :i
:ila
laii
p1 larutan bu;er tidak berubah (konstan# setelah penambahan
seju
se
juml
mlah
ah as
asam
am,, ba
basa
sa,, ma
maup
upun
un air
air.. La
Laru
ruta
tan
n bu;e
bu;err ma
mamp
mpu
u
menetralkan penambahan asam maupun basa dari luar ()tami,
!!<#.
Larutan bu;er bisa dibuat bukan dari campuran antara
basa lemah dengan garamnya saja. Larutan bu;er dapat juga
berupa campuran hasil reaksi dari basa lemah dan asam kuat
asalkan banyaknya basa lemah lebih banyak dari pada asam
kuat yang dicampurkan. /ara ini lebih umum dilakukan untuk
larutan bu;er (im Dosen kimia )ni$ersitas 1asanuddin, !"!#.
Laru
La
ruta
tan
n bu
bu;e
;err da
dapa
patt di
dibu
buat
at de
deng
ngan
an be
berb
rbag
agai
ai ca
cara
ra..
Larutan bu;er asam dapat dibuat dengan cara mencampurkan
sejumlah
larutan
asam lemah
dengan
larutan
basa
konjugasinya secara langsung. %elain itu, larutan bu;er asam
juga dapat dibuat dengan mencampurkan sejumlah larutan
basa kuat dengan larutan asam lemah berlebih. %etelah reaksi
selesai, campuran dari larutan basa konjugasi yang terbentuk
dan sisa larutan asam lemah membentuk larutan bu;er asam.
/ara yang serupa, larutan bu;er basa juga dapat dibuat melalui
dua
cara.
ertama,
mencampurkan
sejumlah
larutan
bas
asa
a lema
lemah
h
den
enga
gan
n la
larrutan
tan asam
sam
kon
onju
juga
gasi
sin
nya
sec
ecar
ara
a
langsung. /ara kedua, mencampurkan sejumlah larutan asam
kua
uatt de
deng
ngan
an la
laru
ruta
tan
n ba
basa
sa lema
lemah
h be
berl
rleb
ebih
ih.. %e
%ete
tela
lah
h rea
eaks
ksii
selesai, campuran dari larutan asam konjugasi yang terbentuk
dan sisa larutan basa lemah membentuk larutan bu;er basa
(*ndy, !!<#.
II.3.2 Jenis$%enis larutan "u#er
". Laru
Larutan
tan bu;er yang bers
bersifat
ifat asam
Larutan
Laru
tan ini mempe
mempertah
rtahanka
ankan
n p1 pada daerah asam(
asam(p1
p1
=>#. )ntuk mendapatkan larutan ini dapat dibuat dari asam
lemah dan garamnya yang merupakan basa konjugasi dari
asamnya. *dapun cara lainnya yaitu mencampurkan suatu
asam lemah dengan suatu basa kuat dimana asam lemahnya
di
dica
camp
mpur
urk
kan da
dala
lam
m ju
juml
mlah
ah be
berl
rleb
ebih
ih.. /a
/amp
mpur
uran
an ak
akan
an
menghasilkan garam yang mengandung basa konjugasi dari
asam lemah yang bersangkutan. ada umumnya basa kuat
yang digun
digunakan
akan seperti natrium,
natrium, kali
kalium,
um, bariu
barium,
m, kal
kalsium,
sium,
dan lain-lain.
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
&ab  injauan ustaka
/ontoh yang biasa merupakan campuran asam etanoat
dan na
nattriu
ium
m et
etan
ano
oat dal
alam
am la
larrut
utan
an.. ad
ada
a kas
asus
us in
ini,
i,
jika larutan mengandung
mengandung konsent
konsentrasi
rasi molar yang sebanding
anta
an
tara
ra as
asam
am da
dan
n ga
gara
ram,
m, ma
maka
ka ca
camp
mpur
uran
an te
ters
rseb
ebut
ut ak
akan
an
memi
me
mili
liki
ki p1 ',>?
',>?.. ni
ni bu
buk
kan su
suat
atu
u ma
masa
sala
lah
h da
dala
lam
m ha
hall
konsent
ko
nsentrasi
rasinya,
nya, sepan
sepanjang
jang ked
keduanya
uanya memil
memiliki
iki ko
konsent
nsentrasi
rasi
yang sam
yang
sama.
a. p1 lar
laruta
utan
n pen
penyan
yangga
gga dap
dapat
at diu
diubah
bah den
dengan
gan
mengubah rasio asam terhadap garam, atau dengan memilih
asam yang berbeda dan salah satu garamnya.
/ontoh 3
/1/@@1 dan /1/@@- dimana /1/@@- disediakan dari
garamnya (misalnya /1/@@:a atau (/1/@@#/a#
. Laru
Larutan
tan bu;er yang bers
bersifat
ifat basa
*pab
*p
abil
ila
a sua
uatu
tu ba
bas
sa le
lem
mah dica
dicam
mpu
purr de
deng
ngan
an asa
sam
m
konjugasinya
maka
akan
terbentuk
suatu larutan bu;er basa. Larutan ini akanmemper
akanmempertahankan
tahankan
p1 pad
pada
a dae
daerah
rah bas
basa
a (p1
(p1A>#
A>#.. +is
+isaln
alnya
ya lar
laruta
utan
n cam
campur
puran
an
B
:1 dengan ion amonium (:1' #. Larutan bu;er basa juga
dapat terjadi dari campuran suatu basa lemah dengan suatu
asam kuat dimana basa lemah dicampurkan berlebih. 8ika ke
dalam larutan ditambahkan suatu asam kuat, maka ion 1 B
yang
yan
g ber
berasa
asall dar
darii asa
asam
m itu ak
akan
an men
mengik
gikat
at ata
atau
u ber
bereak
eaksi
si
dengan ion @1 . 1al itu menyebabkan ke
kesetimbangan
setimbangan larutan
menjad
men
jadii ber
berges
geser
er ke ka
kanan
nan seh
sehing
ingga
ga kons
onsent
entras
rasii ion @1dapat dipertahankan atau dengan kata lain p1 larutan stabil
atau dapat bertahan.
Demikian juga pada penambahan suatu basa kuat, jumlah
ion @1- da
dala
lam
m la
laru
ruta
tan
n ak
akan
an be
bert
rtam
amba
bah.
h. 1a
1all in
inii ak
akan
an
menyebabk
meny
ebabkan
an ke
kesetim
setimbanga
bangan
n larut
larutan
an menjad
menjadii ber
bergeser
geser ke
kiri sehingga konsentasi ion @1 - dapat dipertahankan dan p1
larutan tidak berubah.
/ontoh 3
Larutan :1'@1 (:1# dan :1'B dimana :1'B disediakan
dari garamnya (misalnya :1'/l atau (:1'#%@'#
II.3.3 Si&at larutan "u#er
". p1 lar
larutan
utan ttidak
idak b
berub
erubah
ah jik
jika
a dien
diencerk
cerkan
an
pengeceran larutan yang mengandung :1'@1 !," + dan
:1'/l !," + hingga $olumenya 4  kali $olume semula. 8ika
laruta
lar
utan
n ini die
dience
ncerk
rkan
an hin
hingga
gga $ol
$olume
umenya
nya 4  ka
kali
li $ol
$olume
ume
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
&ab  injauan ustaka
semula,
maka
a
:1'@1
bertambah
yang
dapat
menyebabkan jumlah @1- dalam larutan bertambah. etapi,
kon
onse
sent
ntra
rasi
si @1
@1-- ti
tida
dak
k be
beru
ruba
bah
h se
seba
bab
b $o
$olu
lume
me la
laru
ruta
tan
n
bertambah. *kibatnya, p1 larutan tidak berubah.
. p1 laru
larutan
tan tidak be
beruba
rubah
h jika dita
ditambahk
mbahkan
an ke dal
dalamny
amnya
a
sedikit asam
8ika ke dalam larutan yang mengandung :1'@1 !," +
dan :1'/l !," + ditambahkan sedikit 1/l, maka p1 larutan
tidak berubah. 1al ini disebabkan 1B yang berasal dari 1/l
dalam larutan akan dinetralkan dengan :1'@1 berdasarkan
reaksi berikut.
1B(aC# B :1'@1 (aC#
:1'B(aC# B 1@(l#
9eaksi
9eak
si ini menyebabkan jumlah 1B dalam larutan tidak
berubah. *kibatnya, p1 larutan tidak berubah.
. p1
laru
larutan
tan tidak be
beruba
rubah
h jika dita
ditambahk
mbahkan
an ke dal
dalamny
amnya
a
sedikit
basa
8ika ke dalam larutan yang mengandung :1'@1 !," +
dan :1
:1'/
'/ll !,"
!," + di
dita
tamb
mbah
ahk
kan se
sedi
diki
kitt :a
:[email protected]
@1,, ma
mak
ka p1
larutan tidak berubah. 1al ini disebabkan @1- yang berasal
dar
arii :a
:[email protected]
@1 da
dala
lam
m la
laru
ruta
tan
n ak
akan
an dine
dinetr
tral
alk
kan :1
:1'B
'B ya
yang
ng
berasal dari :1'/l berdasarkan reaksi berikut.
@1-(aC# B :1'B(aC#
:1'@1(aC#
9eaksi ini menyebabkan jumlah @1- atau 1B dalam larutan
9eaksi
tidak berubah. *kibatnya, p1 larutan tidak berubah.
II.3.' Aliasi larutan "u#er
Larutan bu;er diperlukan untuk menjaga p1 yang tepat
untuk enzim dalam banyak organisme untuk bekerja. &anyak
enzi
en
zim
m be
bek
ker
erja
ja ha
hany
nya
a pad
ada
a kon
ondi
disi
si sa
sang
ngat
at te
tepa
pat
t bila
bila p1
bergerak ke luar dari rentang yang sempit, maka kerja enzim
mellam
me
amb
bat at
atau
au bah
ahk
kan ber
erhe
hen
nti dan dap
apat
at men
enga
gala
lam
mi
denaturasi atau kehilangan sifat alaminya. Dalam banyak kasus
denaturasi
denat
urasi dapat melum
melumpuh-k
puh-kan
an akti$
akti$itas
itas kat
katalitik
alitiknya
nya seca
secara
ra
perrma
pe
mane
nen.
n. &u
&u;e
;err as
asam
am kar
arbo
bona
natt (1/@# da
dan
n bik
bikar
arbo
bona
natt
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
&ab  injauan ustaka
(1/@E# terdapat dalam plasma darah, untuk mempertahankan
p1 antara >, dan >,'.
%ecara indus
%ecara
industri,
tri, laru
larutan
tan bu;er digunak
digunakan
an dalam proses
fermen
fer
mentas
tasii dan dal
dalam
am pen
pengat
gatura
uran
n kond
ondisi
isi yan
yang
g tep
tepat
at unt
untuk
uk
bahan pewarna yang digunakan di pabrik pewarnaan. Larutan
bu;er jug
bu;er
juga
a dig
diguna
unaka
kan
n dal
dalam
am an
analis
alisis
is kimia
kimia dan ka
kalib
libra
rasi
si p1
meter.. +ayo
meter
+ayoritas
ritas sampel biolog
biologii yang digun
digunakan
akan dalam riset
di
dibu
buat
at de
deng
ngan
an bu
bu;e
;er,
r, teru
teruta
tama
ma ai
airr as
asin
in ya
yang
ng dibu
dibu;e
;erk
rkan
an
dengan fosfat (&%# pada p1 >,'.
%istem pen
%istem
penyan
yangga
gga dig
diguna
unaka
kan
n dal
dalam
am ber
berbag
bagai
ai bid
bidang
ang
seperti
seper
ti indus
industri
tri far
farmasi,
masi, kimia anali
analik,
k, &akt
&akteriol
eriologi,
ogi, Fot
Fotogra
ograG,
G,
industri 0ulit, dan Hat 2arna, yang menggunakan rentang p1
yangcu
yan
gcuku
kup
p sem
sempit
pit unt
untuk
uk men
menda
dapat
patka
kan
n kerj
erja
a yan
yang
g opt
optimu
imum.
m.
Dalam
Dal
am tub
tubuh
uh man
manus
usia
ia man
manusi
usia,
a, sis
sistem
tempen
penyan
yangga
gga ber
berfun
fungsi
gsi
untu
un
tuk
k me
memp
mper
erta
taha
hank
nkan
an ha
harg
rga
a p1
p1,, se
sepe
pert
rtii as
asam
am ka
karb
rbon
onat
at
dengan
denga
n ionk
ionkarbon
arbonat.
at. %elain aplik
aplikasi
asi ters
tersebut,
ebut, ter
terdapat
dapat fungs
fungsii
penerapan konsep larutan penyangga ini dalamtubuh manusia
sep
eper
erti
ti pad
ada
a ca
cair
iran
an tu
tub
buh
uh.. /ai
airran tu
tubu
buh
h in
inii bis
bisa dal
alam
am
cair
ca
iran
an in
intr
tras
asel
el
ma
maup
upun
unca
cair
iran
an
ek
ekst
strrasel
asel.. Di
Dima
mana
na
si
sist
stem
em
penyangga utama dalam cairan intraselnya seperti 1@' dan
1@' ya
yang
ng da
dapa
patt be
berrea
eaks
ksii de
deng
ngan
an su
suat
atu
u as
asam
am da
dan
n basa
basa..
*dapun
*dap
un siste
sistem
m penya
penyangga
ngga ters
tersebut,
ebut,dapat
dapat menja
menjaga
ga p1 dara
darah
h
yang
yan
g ham
hampir
pir ko
konst
nstan
an yai
yaitu
tu sek
sekita
itarr >,'
>,'.. %el
%elain
ain itu pen
penera
erapan
pan
larutanpenyangga ini dapat kita temui dalam kehidupan seharihari seperti pada obat tetes mata.
II.3. *at e+"u#er se,er-ana
)ntuk bu;er dalam daerah asam, p1 dapat diatur pada
nilai yang diinginkan dengan menambahkan asam kuat seperti
1/l untuk zat pembu;er. )ntuk bu;er basa, basa kuat seperti
:[email protected] dapat ditambahkan. %ebagai alter
alternatif,
natif, bu;er c
campuran
ampuran
dari asam dan basa konjugatnya dapat dibuat. +isalnya, suatu
bu;e
bu
;err as
aset
etat
at da
dapa
patt di
dibu
buat
at da
dari
ri ca
camp
mpur
uran
an as
asam
am as
aset
etat
at da
dan
n
natrium asetat. Demikian pula dengan bu;er basa dapat dibuat
dari campuran basa dan asam konjugatny
konjugatnya
a.
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
*at e+"u#er
Ka
7entang
!
*sam sitrat
," ',>? ?,'!
," J >,'
*sam asetat
',I
,I J ,I
01@'
>,
?, J I,
/1K%
<,
I,J"!,
&orat
<,'
I, J
"!,
II.3. /a+uran "u#er uni0ersal
Dengan menggabungkan zat-zat dengan nilai pK
p Ka berbeda
deng
de
ngan
an ha
hany
nya
a du
dua
a at
atau
au kur
uran
ang
g da
dan
n me
meng
ngat
atur
ur p1
p1,, ren
enta
tang
ng
bu;er
bu;
er yan
yang
g lua
luas
s da
dapat
pat dip
diper
erole
oleh.
h. *sa
*sam
m sit
sitrat
rat ada
adalah
lah su
suatu
atu
kom
ompo
pone
nen
n ya
yang
ng be
berrgu
guna
na da
dari
ri ca
camp
mpur
uran
an bu
bu;e
;err kar
aren
ena
a ia
memiliki
memil
iki tiga nilai pKa, terpisah oleh kurang dari dua. 9entang
bu;
u;er
er dap
apat
at dit
itin
ingk
gkat
atk
kan de
deng
ngan
an pen
enam
amb
bah
ahan
an bah
ahan
an
penyangga lain. /ampuran dua-komponen
dua-komponen yang berikut (larutan
bu;er +cl$aine# mempunyai kisaran bu;er dari p1  sampai I.
2M Na2!P' 44+
+L
1M Asa+ sitrat 4+L
!5
!,
><,'
,!
I,
?",'
',!
",!
'I,!
,!
?,"
?,I
?,!
I,
">,?
>,!
<>,
,>
I,!
%uatu campuran yang mengandung asam sitrat, kalium
hidrogen fosfat, asam borat, dan dietil asam barbiturat dapat
dibuat untuk mengubah rentang p1 ,? J ".
II.3.6 Kaasitas "u#er
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
0apasitas buffer, , ialah penentuan kuantitatif dari daya
taha
tahan
n su
suat
atu
u la
laru
ruta
tan
n bu
bu;e
;err te
terrha
hada
dap
p pe
peru
ruba
baha
han
n p1 atas
atas
penambah-an ion hidroksida. 1al ini dapat dideGnisikan sebagai
berikut3
 4 dn
7d(pM1BN#
dn7d(pM1
Dimana dn adalah suatu jumlah basa yang ditambahkan sangat
kecil sekali dan d(pM1BN# ialah perubahan yang dihasilkan sangat
kecil sekali dalam logaritma konsentrasi ion hidrogen. Dengan
deGnisi ini kapasitas penyangga (bu;er# dari suatu asam lemah,
deng
de
ngan
an kon
onst
stan
anta
ta di
diso
sosi
sias
asii 0a, da
dapa
patt diny
dinyat
atak
akan
an se
seba
baga
gaii
berikut3
N7(K
dn7d(pH
dn7
pH## 4 ,! (M1BN B CAKa M1BN7(
Ka B M1BN# B [email protected]
di mana /* adalah konsentrasi asam analitik. p1 dideGnisikan
B
sebagai Plog"!M1 N.
*da tiga daerah kapasitas bu;er tinggi3
". ada pM1BN san
sangat
gat re
renda
ndah
h kead
eadaan
aan per
pertam
tama
a men
mendom
domina
inasi
si
dan peningkatan  dalam perban
and
dingannya dengan
konsentrasi ion hidrogen. ni tidak tergantung dari ada atau
tidak adanya bahan penyangga dan penggunaan pada semua
pelarut.
. Dalam daerah pM1BN 4 p 0a Q  kea
eada
daan
an ked
edua
ua me
menj
njad
adii
pentin
pen
ting.
g. 0a
0apas
pasita
itas
s bu;
bu;er
er seb
seband
anding
ing den
dengan
gan kons
onsent
entras
rasii
sehing
ingga
ga lar
laruta
utan
n enc
encer
er mem
mempun
punyai
yai
bahan peny
penyangga
angga,, CA, seh
kapasitas bu;er kecil.
. ada p
pMM1BN sangat tinggi keadaan ketiga mendominasi dan 
meningkat
menin
gkat dalam perb
perbandin
andinganny
gannya
a deng
dengan
an ko
konsent
nsentrasi
rasi ion
hi
hidr
drok
oksi
sida
da.. ni
ni kar
aren
ena
a io
ioni
nisa
sasi
si-s
-sen
endi
diri
ri da
dari
ri ai
airr da
dan
n ti
tida
dak
k
tergantung dari ada atau tidak adanya bahan penyangga.
0apasita
0apas
itas
s bu;
bu;er
er dar
darii bah
bahan
an pem
pembu;
bu;er
er ial
ialah
ah pad
pada
a pM1BN 4
p0amaksimum. 1al ini merosot sampai R dari nilai
maksimum pada pM1BN 4 p0a Q " dan menjadi "!R pada pM1 BN
4 p0a Q ",. *tas alasan ini rentang yang berguna ialah sekitar
p0a Q ".
II.' /ara er%a larutan "u#er
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
Lar
arut
utan
an pe
peny
nyan
angg
gga
a men
eng
gan
andu
dung
ng kom
ompo
pone
nen
n as
asam
am dan
basa dengan asam dan basa konjugasinya, sehinggadapat mengikat
baik ion 1B maupun ion @1-. %ehingga penambahan sedikit asam
kuat atau basa kuat tidak mengubah p1-nya secara signiGkan. &erik
&erikut
ut
ini cara kerja larutan penyangga 3
Larutan
n penyan
penyangga
gga asam
asam
". Laruta
+isa
+i
saln
lnya
ya la
laru
ruta
tan
n pe
peny
nyan
angg
gga
a 1:
1:@
@7:@campuran larutan 1:@ dengan :a:@
yan
ang
g
dibu
ibuat dar
arii
ada
a penambahan asam (+isal 3 1/l#
a. ad
&erda
&er
dasa
sark
rkan
an
Sa
Samb
mbar
ar
?a
?a,,
La
Laru
ruta
tan
n
peny
penyan
angg
gga
a
1:@7:@- dap
dapat
at dib
dibuat
uat dar
darii cam
campur
puran
an 1:@ da
dan
n :a
:a:@
:@.
&erarti dalam larutan ini terkandung molekul 1:@ , ion 1B,
:aB dan :@-. en
enam
amb
bah
ahan
an se
sed
dik
ikit
it as
asam
am kuat akan
mena
me
namb
mbah
ah kon
onse
sent
ntra
rasi
si 1B dal
alam
am la
laru
ruta
tan
n (?
(?b#
b#,, nam
amun
un
kelebihan
ini
dinetralisasi
oleh
:@ -,
membentuk
1:@ sehin
sehingga
gga ke
kesetim
setimbanga
bangan
n ber
bergeser
geser ke arah 1:@. 1al
B
ini
ini mem
embu
buat
at ju
juml
mlah
ah 1 dalam larutan menjadi tetap
tetap..
*kibatnya (?c# nilai p1 tetap
b. ada p
penamb
enambahan
ahan basa (mis
(misal
al 3 :
:[email protected]#
[email protected]#
&erdasarkan
&erdasar
kan Samb
Sambar
ar >b, penam
penambahan
bahan sedi
sedikit
kit bas
basa
a
kuat akan memunculkan ion baru dalam larutan penyangga
1:@7:@- yaitu @1-, namun ion tersebut dinetralisasi oleh
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
1:@, membentuk :@- sehingga kesetimbangan bergeser ke
arah :@-. 1al ini membuat @1 - tidak mengganggu 1B dalam
larutan.. *kibatnya (>c# nilai p1 tetap
larutan
tetap..
c. ada pen
pengen
gencer
ceran
an d
deng
engan
an 1
1@
@
&erdasarkan
&erdasar
kan Samb
Sambar
ar I, jika dilak
dilakuka
ukan
n penge
pengencer
nceran
an
deng
de
ngan
an 1@ ma
maka
ka de
dera
raja
jatt io
ioni
nisa
sasi
si (T
(T## as
asam
am le
lema
mah
h akan
akan
naik (Hukum Pengenceran Ostwald) yang berarti menambah
jumlah ion 1B da
dan
n :@- dari ionisasi asam lemah (Ib#. *kan
tet
etap
apii kar
aren
ena
a $o
$olu
lum
me la
larrut
utan
an ju
juga
ga be
berrtam
tamba
bah
h mak
aka
a
penambahan konsentrasi
konsentrasi 1B menjadi tidak berarti. *kibatnya
(Ic# nilai p1 tetap.
&erdas
&er
dasark
arkan
an kete
eteran
rangan
gan di ata
atas,
s, dap
dapat
at dis
disimp
impulk
ulkan
an
prinsip
kerja
larutan
penyangga
asam
dalam
mempertahankan
mempertahank
an p1 adalah sebagai berikut3
". %etiap penambahan 1B ak
akan
an din
dinetr
etrali
alisas
sasii oleh basa
konjugasi.
. %eti
%etiap
ap pe
pena
namb
mbah
ahan
an @1
@1-- ak
akan
an dine
dinetr
tral
alis
isas
asii ol
oleh
eh asam
lemah.
. %eti
%etiap
ap pe
peng
ngen
ence
cera
ran
n de
deng
ngan
an 1
1@
@ be
bera
rart
rtii me
memp
mper
erbe
besa
sarr
jumlah ion 1B dan basa konjugas
konjugasii dari ionisasi asam
lemah namun penambahan konsentrasi 1B menjadi tidak
berarti karena $olume larutan juga bertambah.
. Lar
Laruta
utan
n pe
penya
nyangg
ngga
a ba
basa
sa
+isa
+i
saln
lnya
ya la
laru
ruta
tan
n pe
peny
nyan
angg
gga:
a:1
17:1'B
campuran larutan :1'@1 dengan :1'/l
a. ada p
penamb
enambahan
ahan asam (misal
(misal 3 1
1/l#
/l#
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
yang
dibuat
dari
-
&ab  injauan ustaka
&erdasarkan Sambar <a, Larutan penyangga :1 7:1'B
dapat dibuat dari campuran :1 '@1(bentuk :1 dalam air#
dan :1'/l. &er
&erart
artii dal
dalam
am lar
laruta
utan
n ini ter
terka
kandu
ndung
ng mol
molek
ekul
ul
:1'@1, ion :1'B, ion @1- dan /l-. enambahan sedikit asam
kuat akan memunculkan ion baru dalam larutan (<b# yaitu
1B,
namun
ion
tersebut
dinetralisasi
oleh :1'@1,
B
membentuk :1' sehingga kesetimbangan bergeser ke arah
:1'B. 1a
1all in
inii me
memb
mbua
uatt 1B tid
tidak
ak men
mengga
ggangg
nggu
u @1- dalam
larutan. *kibatnya (<c# nilai p1 tetap.
b. ada p
penamb
enambahan
ahan basa (mis
(misal
al 3 :
:[email protected]#
[email protected]#
&erdasark
&erdas
arkan
an Sam
Sambar
bar "!, e
enam
nambah
bahan
an sed
sediki
ikitt bas
basa
a
kuat akan menambah konsentrasi @1- dalam larutan, namun
kele
elebih
bihan
an ini din
dinetr
etrali
alisas
sasii ole
oleh
h :1'B, me
memb
mben
entu
tuk
k :1'@1
sehingga
sehi
ngga kes
kesetimb
etimbangan
angan berg
bergeser
eser ke arah :1'@1. 1al ini
membuat jumlah @1- dalam larutan menjadi tetap
tetap.. *kibatnya
("!c# nilai p1 tetap
tetap..
c. ada pen
pengen
gencer
ceran
an d
deng
engan
an 1@
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
&erdasarkan Sambar "", jika dilakukan pengenceran
deng
de
ngan
an 1@ ma
maka
ka de
dera
raja
jatt io
ioni
nisa
sasi
si (T
(T## ba
basa
sa le
lema
mah
h ak
akan
an
berarti
ti
naik/turun(<# (Hu
(Hukum
kum Peng
Pengenc
encera
eran
n Ost
Ostwal
wald)
d) yang berar
B
menambah jumlah ion @1 dan :1' dari ionisasi basa lemah
(""b#.
(""b
#. *kan tetapi karen
karena
a $olu
$olume
me laru
larutan
tan juga bertamba
bertambah
h
maka
mak
a penam
penambahan
bahan ko
konsent
nsentrasi
rasi @1 menja
menjadi
di tidak berart
berarti.
i.
1al ini (""c# membuat nilai p1 tetap.
&erdasark
&erdas
arkan
an kete
eteran
rangan
gan di ata
atas,
s, dap
dapat
at dis
disimp
impulk
ulkan
an
prinsip
kerja
larutan
penyangga
basa
dalam
mempertahankan
mempertahank
an p1 adalah sebagai berikut3
". %etiap penambahan 1Bak
akan
an dine
dinetr
tral
alis
isas
asii ol
oleh
eh basa
lemah.
. %eti
%etiap
ap pe
pena
namb
mbah
ahan
an @1
@1-- ak
akan
an dine
dinetr
tral
alis
isas
asii ol
oleh
eh asam
konjugasi.
. %eti
%etiap
ap pe
peng
ngen
ence
cera
ran
n de
deng
ngan
an 1
1@
@ be
bera
rart
rtii me
memp
mper
erbe
besa
sarr
jumlah ion @1- dan asam konjugasi dar
darii ionisasi basa
lemah,
lem
ah, na
namun
mun pen
penamb
ambaha
ahan
n kons
onsent
entra
rasi
si @1
@1-- men
menjad
jadii
tidak berarti karena $olume larutan juga bertambah.
II. Meng-itung ! larutan "u#er
II..2 Asa+ +onoroti
ertama-tama, tuliskan persamaan kesetimbangannya.
1*
*E B 1B
ni men
menunj
unjukk
ukkan
an bah
bahwa
wa ketik
etika
a asa
asam
m ter
terdis
disosi
osiasi
asi ak
akan
an
menghasilk
mengh
asilkan
an ion hidr
hidrogen
ogen dan anion dengan jumla
jumlah
h setar
setara.
a.
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
0onse
onsentras
ntrasii kes
kesetimb
etimbangan
angan tiga ko
kompon
mponen
en ini dapat dihit
dihitung
ung
dalam tabel /K.
/K.
Ta"el I/8 untu asa+ +onoroti
7
9!A:
9A;:
9!<:

/!
!
U
/
-5
5
V
K
/ ! -5
5
5By
&aris pertama, diberi label WIW, menyatakan kondisi awal3
konsentrasi asam awal adalah / !, belum terdisosiasi, sehingga
konsentrasi *E dan 1B adalah nol y konsentrasi awal asam kuat
yang ditambahkan
asam klorida. 8ika
yang
ditambahkan,, misalnya
ditambahk
ditamb
ahkan
an ada
adalah
lah bas
basa
a ku
kuat,
at, mis
misal
al nat
natriu
rium
m hid
hidro
roksi
ksida,
da, y
akan bernilai negatif karena basa menghilangkan ion hidrogen
dari
da
ri la
laru
ruta
tan.
n. &a
&ari
ris
s ked
edua
ua,, di
dibe
beri
ri la
labe
bell W CW unt
untuk
uk per
peruba
ubahan
han
(Change
#, men
menyat
yatak
akan
an per
peruba
ubahan
han yan
yang
g ter
terjad
jadii keti
etika
ka asa
asam
m
hange#,
menga
men
galam
lamii dis
disos
osias
iasi.
i. 0ons
onsent
entras
rasii asa
asam
m men
menuru
urun
n sejuml
sejumlah
ah !
konsentrasi
*E serta
1B ked
edua
uany
nya
a
me
meni
ning
ngk
kat
" dan
sejumlah #". 1al ini men
mengik
gikuti
uti ka
kaida
idah
h kese
esetim
timban
bangan
gan.. &ar
&aris
is
ketig
etiga,
a, di
dibe
berri la
lab
bel WEW un
untu
tuk
k kon
onse
sent
ntra
rasi
si kes
eset
etim
imba
bang
ngan
an
(ECuilibrium concentrations#, adalah penjumlahan dua baris di
atasnya
d an
menunjukkan
konsentrasi
pada
saat
kesetimbangan.
)ntuk menen
)ntuk
menentuk
tukan
an ", gu
guna
nak
kan ru
rumu
mus
s un
untu
tuk
k te
teta
tapa
pan
n
kesetimbangan
kesetimb
angan yang dinyatakan sebagai konsen
konsentrasi3
trasi3
+¿
¿
H
0a
4
¿
−¿
A
¿
¿
¿
¿
%ubstitusikan konsentrasi
konsentrasi dengan nilai yang diperoleh dari
baris terakhir tabel /K3
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
0a
4
x ( x+ y )
C 0− x
Disederhanakan
Disederhanak
an menjadi3
5 B (0a B y#5 - 0a/! 4 !
)ntuk nilai /! tertentu, 0a dan y pada persamaan ini dapat
diguna
dig
unaka
kan
n unt
untuk
uk mem
memeca
ecahk
hkan
an 5. Dia
Diasum
sumsik
sikan
an bah
bahwa
wa p1 4
B
-log"!M1 N maka p1 dapat dihitung sebagai p1 4 -log "!(5By#.
II..2 Asa+ oliroti
*sam
*sa
m pol
polipr
iproti
otik
k ada
adalah
lah asa
asam
m yan
yang
g dap
dapat
at mel
melepa
epask
skan
an
lebih dari satu proton. etapan disosiasi proton pertama dapat
ditulis
dit
ulis seb
sebaga
agaii Ka" da
dan
n teta
tetapa
pan
n diso
disosi
sias
asii pr
prot
oton
on se
selan
lanju
jutn
tnya
ya
sebagai Ka, dst. *sam sitrat,
sitrat, 1*, adalah contoh asam poliprotik
yang dapat melepas tiga proton.
eseti+"angan
1*
1*E B 1B
nilai Ka
pKa" 4 ."
1*E
1*E B 1B
pKa 4 '.>?
1*E
*E B 1B
pKa 4 ?.'!
8ika perbedaan nilai pK yang berturutan kurang dari tiga,
akan
ak
an tim
timbul
bul tum
tumpan
pangsu
gsuh
h ant
antara
ara renta
rentang
ng p1 sp
spesi
esies
es dal
dalam
am
kesetim
ke
setimbang
bangan.
an. %ema
%emakin
kin kec
kecil
il perb
perbedaan
edaannya,
nya, sema
semakin
kin besar
tumpangsuhnya. Dalam kasus asam sitrat, tumpangsuhnya luas
dan larutan asam sitrat dapat mendapar pada rentang antara
p1 , to >,.
er
erhi
hittun
ung
gan p1 yan
ang
g mel
elib
ibat
atk
kan as
asam
am poli
lipr
prot
otik
ik
spesiasi.. Da
Dala
lam
m ka
kasu
sus
s as
asam
am si
sitr
trat
at,,
memerlukan perhitungan spesiasi
memerlukan pemecahan dua persamaan kesetimbangan massa
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
/* 4 M*-N B "M*-NM1BN B M*-NM1BN B M*-NM1BN
/1 4 M1BN B "M*-NM1BN B M*-NM1BN B M*-NM1BN
/* adalah
konsentrasi
analitik
asam,
/1 adalah
konsentrasi
analitik
ion
hidrogen
yang
ditambahkan,
C adalah tetapan asosiasi kumulatif.
Log
g  4 p0a B p0a, Lo
Log
Lo
g " 4 p0a, Lo
Log
g  4 p0a" B p0a B
p0a
0w adala
adalah
h tetap
tetapan
an ionis
ionisasi
asi air
air.. erd
erdapat
apat dua persamaan
simultan non-linear untuk dua $ariabel yang tak diketahui M*EN
dan M1BN. &anyak program komputer tersedia untuk melakukan
perrhi
pe
hitu
tung
ngan
an in
ini.
i. Di
Diag
agra
ram
m sp
spes
esia
iasi
si as
asam
am si
sitr
trat
at ju
juga
ga da
dapa
patt
dihasilkan oleh program 1y%%
II..3 Meng-itung ! larutan "u#er asa+
)ntuk larutan bu;er yang terdiri atas campuran asam
lemah dengan garamnya (larutannya akan selalu mempunyai
p1 = ># digunakan rumus 3
M1BN 4 0
M1BN
0a.
a. /a
/a7/
7/g
g
p1
4 p0a B log /a7/g
dimana
/g
a
/
0a
3
4k
k
ko
on
ns
se
en
nttrra
as
sii as
a
mmlle
ey
maah
4
o
ga
gs
aa
ra
n
4 tte
etapan iio
onisasi a
as
sam lle
emah
/ontoh 3
1itunglah p1 larutan yang terdiri atas campuran !.!" mol asam
asetat dengan!." mol natrium *setat dalam " "iter larutan X
0a bagi asam asetat 4 "! -
8awab 3
/a
4 !.!" mol7liter 4 "!- +
/g
4 !."! mol7liter 4 "!-"+
p1
4 p0a B log /g7/a
4 -log "!- B log-"7log-
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
&ab  injauan ustaka
4  B " 4 ?.
II..' Meng-itung ! larutan "u#er "asa
)ntuk larutan bu;er yang terdiri atas campuran basa
lemah dengan garamnya (larutannya akan selalu mempunyai
p1 A >#, digunakan rumus3
[email protected] 4 0
[email protected]
0b.
b. /
/b7/
b7/g
g
[email protected] 4 p
p0b
0b B llog
og /g7/b
dimana 3
/b
4 konsentrasi basa lemah
/g
4 konsentrasi ga
garamnya
0b
4 tte
etapan iio
onisasi b
ba
asa lem
ema
ah
/ontoh 3
%ebanyak ! mL larutan :1 !," + (0b 4 "!J# dicampur
dengan "!! mL larutan :1'/l !, +. 1itunglah p1 larutan
tersebutX
8awab3
! mL :1 !," + B "!! mL :1'/l !, +
mol :
:1
1
4
!
!m
mL
L Y !," m
mm
mol7mL 4  m
mm
mol
mol :1'
:1'/l
/l 4 "!
"!!
! mL Y !, m
mmol
mol7mL
7mL 4 ! m
mmol
mol
[email protected]
4 p0b J logb7g
[email protected]
4  J log7!
[email protected]
4  J log !,"
[email protected]
4  B"
4?
p1
4 "' J [email protected]
4 "' J ?
4I
Laboratorium 0imia *nalit
rogram %tudi D eknik 0imia
F - %
-
Download