D. Material Safety and Data Sheet No 1. Nama Bahan Larutan Pb(NO3)2 ● ● ● ● 2. Larutan FeSO4 jenuh ● ● ● ● 3. Larutan NO3- ● Sifat Fisika Massa molar 331,2g/mol Densitas 4,53 g/cm3 (20 °C) Titik lebur 270 °C decomposes Kelarutan dalam air 37,65 g/100 ml (0 °C) 52 g/100 ml (20 °C) 127 g/100 ml (100 °C) Massa molar : 151.908 g/mol (anhidrat) 169.92 g/mol (monohidrat) 278.05 g/mol (heptahidrat) Tak berbau Densitas : 2.84 g/cm3 (anhidrat) 2.2 g/cm3 (pentahidrat) 1.898 g/cm3 (heptahidrat) Titik lebur : 70 °C (dehidrasi heptahidrat) 400 °C (dekomposisi) Massa molekul 62,0049 g/mol. Sifat Kimia ● Bersifat toksik ● Suatu oksidator ● Berpotensi karsinogen Bahaya ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan Penanggulangan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Bersifat paramagnetik ● Bersifat aquo complex [Fe(H2O)6]2+ ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Ion poliatomik ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 4. Larutan H2SO4 pekat 5. Larutan H2SO4 6. Larutan KNO2 7. Larutan CH3COOH ● Mm : 98 g/mol ● Cairan higroskopis, berminyak tak berwarna ● Tidak berbau ● Titik lebur : 10°C ● Titik didih ; 337°C ● Konsentrasi besar ● Mm : 98 g/mol ● Cairan higroskopis, berminyak tak berwarna ● Tidak berbau ● Titik lebur : 10°C ● Titik didih ; 337°C ● Massa molar : 85.10379 g/mol ● Bentuk : Kristal Bewarna Putih ● Tidak Berbau ● Densitas : 1.914986 g/cm3 ● Titik leleh : 440,02 °C ● Titik didih : 537°C ● Mm : 60.05 g/mol, ● Td: 118,10c, ● Tekanan uap : 11,4 pada suhu 200c ● Cairan tidak berwana ● Berbau menyengat, ● Bersifat asam kuat, ph=1 ● Asam kuat diprotik ● Zat pendehidrasi yang baik ● Reaksi hidrasi sangat eksotermik ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Bersifat asam kuat, ph=1 ● Asam kuat diprotik ● Zat pendehidrasi yang baik ● Reaksi hidrasi sangat eksotermik ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Senyawa elektrolit kuat, ● Agen pengoksidasi yang kuat ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Stabil, ● Polimerisasi berbahaya , ● Basa dan korosif ● Reaksi yang hebat dapat terjadi dengan logam ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar 8. Larutan H3BO3 9. Larutan CH3OH 10. Larutan C2H5OH 11. Padatan CH3COONa 12. Padatan KHSO4 ● Larut dalam air ● Bersifat polar ● Massa molar : 61,83 g·mol−1 ● Densitas : 1,435 g/cm3 ● Titik lebur : 170,9 °C (444,0 K) ● Titik didih : 300 °C (573 K) ● Massa molar : 32.04 g/mol ● Densitas : 0.7918 g/cm³ ● Titik lebur : –97 °C, 142.9 °F ● Titik didih : 64.7 °C, 148.4 °F ● Massa molar : 46,06844 g/mol ● Cairan tak berwarna dengan bau khas ● Densitas : 0,7893 g/cm3 ● Titik lebur : −114,14 ● Titik didih : 78,29 ● Massa molar : 82.03 g/mol (anhidrat) 136.08 g/mol (trihidrat) ● Serbuk putih ● Densitas : 1.45 g/cm³ ● Asam borat dapat dibuat dengan mereaksikan boraks (natrium tetraborat dekahidrat) dengan suatu asam mineral ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Mudah menguap ● Mudah terbakar ● Beracun ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● ● ● ● ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Natrium asetat bisa digunakan untuk memproduksi ester dari reaksi dengan alkil halida ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Massa molar : 136.169 g/mol ● Densitas : 2.245 g/cm3 ● Dipanaskan pada suhu tinggi dapat mengeluarkan asap beracun ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit Mudah menguap Mudah terbakar Beracun Pelarut berbagai bahanbahan kimia ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 13. Larutan FeCl3 14. Larutan HCl encer 15. Larutan Pb(CH3COO) 2 ● Titik leleh : 197 °C ● Titik didih : 300 °C ● Bersifat korosif ● Massa molar : 162,2 g/mol (anhidrat) 270,3 g/mol (heksahidrat) ● Sedikit berbau hcl ● Densitas : 2,898 g/cm3 (anhidrat) 1,82 g/cm3 (heksahidrat) ● Titik lebur : 306 °C (anhidrat) 37 °C (99 °F; 310 K) (heksahidrat) ● Titik didih : 315 °C (599 °F; 588 K) (anhidrat, terdekomposisi) 280 °C (536 °F; 553 K) (heksahidrat, terdekomposisi) ● Wujud: cair, ● Td : 108,980c, ● TL: -62,20c ● Tidak berwarna ● Mengalami hidrolisis ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Reaktif terhadap logam dan bahan organik ● Asam kuat monoprotik ● Reagensia pengasam yang baik ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Massa molar : 325.29 g/mol (anhydrous) ● Beracun ● Timbal asetat dapat dibuat dengan merebus timbal di ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● ● ● ● 16. Larutan Na3PO4 ● ● ● ● 17. Larutan AgNO3 ● ● ● ● ● 379.33g/mol (trihydrate) Bubuk putih atau tidak berwarna, kristal berkilau Titik lebur : 280 °C (536 °F; 553 K) (anhidrat) 75 °C (167 °F; 348 K) (trihidrat) berdekomposisi pada suhu ≥ 200 °C 22 °C (72 °F; 295 K) (decahydrate) Densitas : 3.25 g/cm3 (20 °C, anhidrat) 2.55 g/cm3 (trihidrat) 1.69 g/cm3 (dekahidrat Massa molar: 163,94 g/mol Titik didih: 100°C (212°F; 373 K) Kapasitas panas (C): 665 J/mol·K Ph antara 11,5 sampai 12,5 Padatan kristal Tidak berwarna Tidak berbau Tidak aromatis Rumus kimianya agno3 ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter dalam asam asetat dan hidrogen peroksida ● Bersifat korosif ● Dipanaskan hingga terdekomposisi, ia mengeluarkan asap beracun natrium oksida dan fosfoksida. ● ● ● ● Larut dalam air Merupakan Garam Oksidator Kuat Dapat diisolasi Beracun ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 18. Larutan NH3 ● ● ● ● ● Bersifat basa ● Bersifat korosif pada tembaga dan timah ● Digunakan sebagai bahan dasar alat kecantikan ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 19. Larutan HNO3 ● Massa molar : 63,012 g/mol ● Cairan bening tidak berwarna ● Densitas : 1,51 g/cm³ (20 °C) ● Titik lebur : −42 °C (231 K) ● Titik leleh : 83 °C (356 K) ● Mm = 97,181 g/mol ● Densitas = 1,8886 g/ml ● Kristal higroskopik tak berwarna ● Tidak berbau ● Titik leleh = 175oc ● Korosif ● Reaktif terhadap logam ● Oksidator kuat ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 20 Larutan KSCN ● Garam yang terbentuk dari kalium sianida ● Bereaksi dengan timbal nitrat ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 21. Larutan KCN ● Massa molar: 65,12 g/mol ● Titik lebur: 634,5°C ● Kepadatan: 1,52 g/cm³ ● Larut dalam: Air, Gliserol ● Diperoleh dengan mereaksikan hydrogen sianida dengan larutan kalium hidroksida ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 22. Larutan AgNO3 ● ● ● ● ● Larut dalam air ● Merupakan Garam ● Oksidator Kuat ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar Mm : 17,03 g/mol Titik lebur : -77,73 °C Titik didih : -33,34°C Berbau tajam Padatan kristal Tidak berwarna Tidak berbau Tidak aromatis 23. Larutan Na2S2O3 24. Larutan KMnO4 25. Larutan H2C2O4 26. Larutan KF ● Rumus kimianya agno3 ● Dapat diisolasi Beracun ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Massa molar: 158,11 g/mol ● Nama IUPAC: Sodium thiosulfate ● Rumus kimia: Na2S2O3 ● Indeks bias (nd): 1.489 ● Tak berbau ● Kristal putih ● Bau:berbau. ● .Berat Molekul: 158,03g /mol ● Warna:Ungu(Dark) ● Titran dalam iodometri ● Oksidator ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Bereaksi hebat dengan logam ammonia ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Massa molar: 90,03 g/mol ● Kepadatan: 1,9 g/cm³ ● Tak berwarna ● Kelarutan dalam air: 90 g dm-3 (pada 20 °C) ● Densitas: 1,90 g cm-3 ● Massa molar : 58.0967 g/mol (anhidrat) 94.1273 g/mol (dihidrat) ● Tidak berwarna ● Titik lebur : 858 °C (1576 °F; 1131 K) (anhidrat) ● Asam organik yang relatif kuat ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter ● Dibuat dengan mereaksikan kalium karbonat di dalam asam fluorida yang berlebih ● Korosif ● Beracun ● Mata dan kulit : iritasi ● Terhirup : sesak pernapasan ● Tertelan : iritasi pencernaan ● Mata dan kulit : basuh dengan air mengalir min. 15 menit ● Terhirup : pindah ke tempat berudara segar ● Tertelan : minum air putih dan segera bawa ke dokter 41 °C (dihidrat) 19.3 °C (trihidrat) ● Titik didih : 1502 °C (2736 °F; 1775 K) ● Kelarutan: Dapat larut dalam HF; Tidak dapat larut dalam alkohol ● Kelarutan dalam air: anhidrat: 92 g/100 ml (18 °C); 102 g/100 ml (25 °C) dihidrat: 349.3 g/100 ml (18 °C) 27. Aquadest ● ● ● ● ● Mm = 18 g/mol Td : 1000c , TL: 00c Cairan tidak berwarna Tidak berbau ● Pelarut universal, ● Bersifat polar, ● Bersifat netral, ph = 7 Tidak berbahaya Tidak ada penanggulangan