Uploaded by User70619

Buku Saku ssk

advertisement
FAQ
BKIPM
frequently asked questions
PANDUAN SINGKAT
SERTIFIKASi KESEHATAN
IKAN EKSPOR
PANDUAN SINGKAT
SERTIFIKASI KESEHATAN
IKAN EKSPOR
2
1
2
3
4
5
Pengertian KMK
No.2844/2018
dan PERMEN KP
No.18/2018
Jenis Ikan yang
Dilarang untuk
Diekspor
Pengertian PPK
online
Pemeriksaan
Karantina /
Mutu
Sinkronisasi 8
Elemen Data
6
PNBP
PNBP
OUTLINE
3
Apakah yang dimaksud
KMK No. 2844
tahun 2018...???
Adakah ikan yang
dilarang untuk
diekspor..?
und
ers
ize
KMK No.2844 adalah tentang daftar barang yang dibatasi
untuk ekspor dan impor berdasarkan PERMEN KP No.
18 tahun 2018 tentang jenis komoditas wajib periksa
karantina ikan, mutu dan keamanan hasil perikanan. Hal
ini mengamanahkan bahwa setiap jenis komoditi wajib
periksa dengan HS Code sebagaimana tercantum, harus
dilengkapi HC atau SPM sebagai elemen data ijin. Sehingga
apabila pengajuan PEB tidak dilengkapi HC atau SPM maka
respon Bea Cukai adalah reject (NPP). Pemberlakuan KMK
No. 2844 tahun 2018 ini terhitung 2 hari sejak ditetapkan
(4 Desember 2018) yaitu 6 Desember 2018 mulai berlaku.
4
Menurut peraturan PerundangUndangan yg berlaku, ada beberapa
jenis ikan yg dilarang untuk diekspor :
1. Benih Lobster
2. Lobster, Kepiting, Rajungan
bertelur atau undersize
3. Coral
4. Benih Sidat
5. Hiu Koboi dan Hiu Martil
1. PERMEN KP NOMOR 56/PERMEN-KP/2016 Tentang Larangan Penangkapan
dan/atau Pengeluaran Lobster (Panulirus spp.), Kepiting (Scylla spp.), dan
Rajungan (Portunus spp.) dari Wilayah Negara Republik Indonesia
2. PERMEN KP NOMOR PER.19/MEN/2012 / 2012 Tentang Larangan
Pengeluaran Benih SIDAT(Anguilla spp)Dari Wilayah Negara Republik Indonesia Ke
Luar Wilayah Negara Republik Indonesia
3. PERMEN KP NOMOR 21/PERMEN-KP/2014 / 2014 Tentang Larangan
Pengeluaran Ikan Hias Anak Ikan Arwana, Benih Ikan Bofia Hidup, dan Ikan Bofia
Hidup dari Wilayah Negara Republik Indonesia ke Luar Wilayah Negara Republik
Indonesia
4. PERMEN KP NOMOR 5/PERMEN-KP / 2018 Tentang Larangan Pengeluaran
Ikan Hiu Koboi (Carcharhinus longimanus) dan Hiu Martil (Sphyrna spp.) dari
Wilayah Negara Republik Indonesia ke Luar Wilayah Negara Republik Indonesia
5
6
7
PPK online…
PPK online merupakan aplikasi di Badan Karantina Ikan,
Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan
yang memudahkan pengguna jasa dalam pengajuan
sertifikasi karantina ikan dan pengendalian mutu hasil
perikanan untuk memperoleh Sertifikat Kesehatan
atau HC.
Alur pengajuan HC melalui PPK online adalah :
1. Membuka website www.ppk.bkipm.kkp.go.id
2. Melakukan registrasi dan mengisi formulir bagi
pengguna jasa yang belum memiliki username
3. Melakukan login setelah memperoleh username
4. Mengisi formulir pengajuan HC
8
www.ppk.bkipm.kkp.go.id
9
Registrasi PPK online…?
10
11
Bagaimana agar pengurusan
dokumen ekspor menjadi lancar ...?
Siapakah yang boleh
mengajukan PPK online..?
1. Yang boleh mengajukan permohonan / PPK online
adalah pemilik UPI / pemilik UUPI atau perorangan /
badan hukum yang diberi kuasa oleh pemilik.
2. Kuasa diberikan secara tertulis dengan materai
(Rp 6.000,-) dan bersifat transaksional (surat kuasa
hanya berlaku untuk satu kali pengiriman)
12
a. HC atau SPM dikategorikan ijin sebagai
persyaratan pada pengajuan PEB.
b. KI-D7 atau KI-D12 dikategorikan ijin sebagai
persyaratan pada pengajuan PIB.
c. Pengisian 8 elemen data HARUS sama antara
sisterkaroline, INSW dan CEISA yaitu :
1.satuan barang ( kg atau pcs ).
2.NPWP eksportir ( 15 digit. Contoh :
80.442.749.0-905.000 ).
3.HS Code utk penetapan tarif / pos tarif.
4.pelabuhan bongkar ( pelabuhan tujuan )
berdasarkan UN/LOCODE.
5. kode ijin pada modul PEB (kode 950 utk ijin
berupa HC atau kode 951 utk ijin berupa SPM )
6.Nomor ijin ( nomor HC atau nomor SPM ).
7.Tanggal dimulai ijin ( tanggal cetak HC atau
tanggal cetak SPM).
8.Tanggal berakhir ijin ( 6 hari kerja sejak HC
atau SPM diterbitkan ).
13
Bagaimana agar pengajuan
PEB kepada Bea dan Cukai
tidak ditolak..?
14
Pengisian 8 elemen data HARUS sama antara
sisterkaroline, INSW dan CEISA yaitu :
1. Satuan barang ( kg atau pcs ).
2.NPWP eksportir (15 digit. Contoh:
80.442.749.0-905.000 ).
3. HS Code utk penetapan tarif / pos tarif
4. Pelabuhan bongkar ( pelabuhan tujuan )
berdasarkan UN/LOCODE.
5. Kode ijin pada modul PEB (kode 950 utk
ijin berupa HC atau kode 951 utk ijin
berupa SPM ).
6. Nomor ijin ( nomor HC atau nomor SPM ).
7. Tanggal dimulai ijin ( tanggal cetak HC atau
tanggal cetak SPM).
8. Tanggal berakhir ijin ( 6 hari kerja sejak HC
15
Apakah Perlu
Pemeriksaan
Laboratorium..?
Bagaimana jika
TIDAK ada
persyaratan
laboratorium..?
Pemeriksaan laboratorium dilakukan apabila
dipersyaratkan oleh negara tujuan atau
dipersyaratkan oleh peraturan :
1. PERMEN KP Nomor PER.05/MEN/2005
tentang Tindakan Karantina Ikan Untuk
Pengeluaran Media Pembawa Hama
dan Penyakit Ikan Karantina
2 .Keputusan Menteri Kelautan dan
Perikanan Nomor 91 /KEPMEN-KP/2018
tentang Penetapan Jenis-Jenis Penyakit Ikan
Karantina, Golongan, dan Media Pembawa
3. Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk
produk perikanan
16
Dokumen
1. Kelengkapan Dokumen
2. Keabsahan Dokumen
Verifikasi Lapangan
1. Pengecekan kesesuaian
jumlah, jenih dan jumlah
2. Pengujian Klinis atau
3. Organoleptik
Pemeriksaan Ulang
17
Berapa PNBP yang
harus disetor..?
SESUAI DENGAN PERATURAN
PEMERINTAH REPUBLIK
INDONESIA NOMOR 75 TAHUN
2015 TENTANG JENIS DAN
TARIF ATAS JENIS PENERIMAAN
NEGARA BUKAN PAJAK YANG
BERLAKU PADA KEMENTERIAN
KELAUTAN DAN PERIKANAN
18
PANDUAN SINGKAT
SERTIFIKASI KESEHATAN
IKAN EKSPOR
19
Download